• Tidak ada hasil yang ditemukan

FRIESIAN HOLSTEIN (PFH) JANTAN DI KECAMATAN SELO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "FRIESIAN HOLSTEIN (PFH) JANTAN DI KECAMATAN SELO"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Populasi Sapi Perah di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Tahun 2010.
Tabel 2. Jumlah responden di Kecamatan Selo
Tabel 3. Produksi pertanian di Kecamatan Selo tahun 2010
Tabel 4. Populasi ternak dari berbagai jenis ternak di Kecamatan Selo tahun 2010
+7

Referensi

Dokumen terkait

Faktor penghambat yang diduga sebagai penyebab penurunan produksi sapi perah di Indonesia adalah manajemen pemeliharaan yang belum optimal, yang ditandai dengan sistem

Usaha penggemukan sapi potong pada prinsipnya adalah pemeliharaan sapi bakalan dalam suatu kandang yang disediakan peternak supaya terlindungi dari gangguan luar

Sapi perah PFH merupakan sapi perah lokal hasil persilangan antara Sapi FH dengan Sapi Grati yang tidak memiliki genetik murni penghasil susu, dan merupakan hasil persilangan

Penelitian analisis usaha ternak sapi perah di Kecamatan Selo bertujuan untuk 1) Mengetahui bagaimana karakteristik peternak sapi perah di Desa Samiran dan Desa Lencoh. 2)

Penelitian analisis usaha ternak sapi perah di Kecamatan Selo bertujuan untuk 1) Mengetahui bagaimana karakteristik peternak sapi perah di Desa Samiran dan Desa

Sudono (1999) menyatakan bahwa faktor yang terpenting untuk mendapatkan sukses dalam usaha peternakan sapi perah adalah peternak harus dapat menggabungkan kemampuan tata

Hal inilah yang menjadi pertimbangan bahwa usaha penggemukan sapi dapat dilakukan dengan memanfaatkan sapi potong lokal, bakalan yang berasal dari sapi perah, kerbau muda atau

Dr.Ir Herwintono,MS selaku Dosen Pembimbing II, dan Dosen bidang ilmu sapi perah yang telah memberikan bimbingan dalam penulisan skripsi ini dengan penuh kesabaran