• Tidak ada hasil yang ditemukan

T1__BAB I Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dari Ritual ke Pasar: Pergeseran Makna Saguer pada Masyarakat Halmahera Utara (Studi Kasus pada Masyarakat Desa Gossoma, Halmahera Utara) T1 BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "T1__BAB I Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dari Ritual ke Pasar: Pergeseran Makna Saguer pada Masyarakat Halmahera Utara (Studi Kasus pada Masyarakat Desa Gossoma, Halmahera Utara) T1 BAB I"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam konteks pemberdayaan masyarakat Papua, modal sosial bisa dalam bentuk lembaga.. gereja, pemerintah daerah, lembaga adat, pemahaman keagaman,

Dilema Pemberantasan Minuman Keras terhadap Pelestarian Budaya Masyarakat Bata Toba (Studi Kasus di Desa Ria-Ria Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang

ini, peneliti hendak menggunakan konsep Hibua Lamo dengan maksud untuk menggambarkan peran kelembagaan lokal – yaitu peran nilai adat Hibua Lamo dalam upayanya

Sebagai falsafah hidup, Hibua Lamo memuat nilai dan makna kehidupan sebagai wujud dari pada kearifan lokal ( local wisdom ) masyarakat di Halmahera Utara, yang

Fenomena inilah yang akhirnya menjadi pemicu terjadinya pergeseran makna dari ritual ke pasar, para produsen, distributor dan penjual Saguer kini seakan-akan mulai berlomba

Merapi yang merupakan kearifan lokal di lereng Gunung Merapi.

Kearifan lokal yang masih terjaga dalam upaya menjaga sumber mata air bersih bagi keberlangsungan hidup masyarakatnya terjadi di Kawasan Hutan Adat Wonosadi, Desa Beji,

Kegiatan upacara Seren Taun, sebagai salah satu dari pelaksanaan pedoman hidup masyarakat kasepuhan dengan memperlihatkan budaya, adat, dan kearifan lokal yang