• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Beban Kerja Dan Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Dengan Menggunakan Metode Work Load Analysis (Study Kasus di UKM. Keluarga Maju Tebing Tinggi)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Beban Kerja Dan Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Dengan Menggunakan Metode Work Load Analysis (Study Kasus di UKM. Keluarga Maju Tebing Tinggi)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1. Struktur Organisasi UD Keluarga Maju
Tabel 2.1. Daftar Pekerja

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian akan membandingkan beban kerja mental dari aktivitas pekerja dengan pendekatan metode Subjective Workload Assesment Technique (SWAT) dan Work Load Analysis agar

Pada Bagian Produksi Dengan Pendekatan Metode Work Load Analysis.. (WLA) Di PT.Surabaya

Penelitian menggunakan metode Subjective Workload Assesment Technique (SWAT) dan Work Load Analysis agar didapatkan jumlah pekerja yang optimal. SWAT digunakan untuk

Jumlah pekerja pada tiap stasiun yang berubah adalah stasiun parutan dari 3 orang bertambah menjadi 4 orang dan stasiun extractor dari 2 orang bertambah menjadi 3 orang,

Beban kerja yang di alami para pekerja di stasiun pemotongan, stasiun pencetakan dan stasiun pengepakan tergolong tinggi, berdasarkan dari hasil pengolahan data yang

Jumlah pekerja pada setiap stasiun yang berubah adalah stasiun pembelahan kelapa dari 3 orang bertambah menjadi 4 orang, stasiun pemarutan kelapa dari 4 orang bertambah menjadi

Pada bagian penderesan terdapat 3 orang pekerja dengan tugas yang sama, sehingga metode analisis yang digunakan adalah Work Sampling untuk mengamati kegiatan work dan idle

Pekerja stasiun pembentukan memiliki tanggung jawab atas semua hal yang berhubungan dengan pembentukan besi ulir sampai menjadi linggis.. Adapun tugas pekerja pada