• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1948

PERKAWINAN. PEMBATALAN. PENCATATAN JIWA.

At uran-at uran ist imewa unt uk mel ancarkan pekerj aan pegawai pencat at an j iwa dal am hal perceraian dan perkawinan orang yang sudah cukup umur.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa berhubung dengan keadaan-keadaan l uar biasa pada masa ini perlu diadakan at uran-at uran ist imewa, agar supaya dapat memperlancarkan pekerj aan pegawai pencat at an j iwa;

Mengingat : pasal 5 ayat 1 dan pasal 20 ayat 1 berhubung dengan pasal IV At uran Peral ihan Undang-undang Dasar dan Maklumat Wakil -Presiden t anggal 16 Okt ober 1945 No. X;

Dengan perset uj uan Badan Pekerj a Komit e Nasional Pusat ;

MEMUTUSKAN :

Menet apkan Perat uran sebagai berikut :

UNDANG-UNDANG TENTANG BEBERAPA PERATURAN-PERATURAN ISTIMEWA MENGENAI PENCATATAN JIWA.

Pasal 1.

Jika keput usan hakim sepert i t ermaksud dal am pasal 99a, 205 dan 221 Kit ab Undang-undang Hukum Sipil ("Bur ger l i j k Wet boek") ol eh karena keadaan-keadaan l uar biasa t idak dapat didaf t arkan dit empat perkawinan dil angsungkan at au dit empat penyel enggaraan regist er pendaf t aran perkawinannya, maka pendaf t aran keput usan it u dil akukan pada kant or Pencat at an Jiwa di daerah hukum dari hakim yang menj at uhkan keput usan perceraian it u.

Dari t iap-t iap surat pendaf t aran sedemikian oleh Pegawai Pencat at an Jiwa t ermaksud dikirimkan kut ipannya kepada Kement erian Kehakiman.

(2)

Pasal 2.

Al asan pembebasan dinyat akan pada surat kawin.

Pasal 3.

Dalam segal a hal yang memperbolehkan seseorang mewakil kan dirinya pada kant or Pencat at an Jiwa, surat perwakilan yang diharuskan it u dapat diberikan dengan akt e dibawah t angan yang t idak bermet erai, apabil a menurut pendapat pegawai Pencat at an Jiwa karena keadaan-keadaan l uar biasa t idak mungkin diperoleh surat perwakil an dengan akt e resmi.

(3)

Pasal 5.

Undang-undang ini mulai berl aku pada hari diumumkan.

Dit et apkan di Yogyakart a pada t anggal 24 Maret 1948.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SOEKARNO.

Ment eri Kehakiman,

SOESANTO TIRTOPRODJO. Diumumkan

pada t anggal 25 Maret 1948. Sekret aris Negara,

(4)

Referensi

Dokumen terkait

At uran Ist imewa ini t erut ama bermaksud agar supaya t indakan-t indakan Pemerint ah unt uk memperbaiki nasib kaum buruhnya (dengan menambah bel anj anya dl l.

Dal am hampir sat u t ahun sesudah Undang-undang t ent ang Warga Negara dan Penduduk Negara Indonesia diumumkan, t ernyat a sedikit sekal i orang-orang t ermaksud dal am

Perat uran t ent ang mempersamakan "keadaan bahaya" dengan "t i j d van oor l og" sepert i yang dimaksud dalam Kit ab Undang-undang Hukum Pidana dan Kit

Mel angsungkan t arip padj ak pendapat an j ang berl aku dal am t ahun 1949 unt uk t ahun 1950 dan menj esuaikan t j ara pemungut annj a dengan t j ara pemungut an padj ak

Kenaikan t unjangan hari raya adalah disebabkan karena dalam t ahun 1966 Pem erint ah harus dua kali m enyediakan t unjangan t ersebut yakni, yang pert am a adalah unt uk

Unt uk menent ukan nil ai rupiahnya maka j uml ah uang at au harga nominal t ersebut dikal i kan dengan nil ai t ukar yang dit et apkan ol eh Ment eri Keuangan

(4) Perincian pendapat an, bel anj a, dan sisa-anggaran-l ebih sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) sampai dengan ayat (3), adal ah sepert i t ersebut pada

Kawasan siap bangun adalah sebidang t anah yang f isiknya t elah dipersiapkan unt uk pembangunan perumahan dan permukiman skala besar yang t erbagi dalam sat u lingkungan siap