PUPR ajukan anggaran Rp 106,7 triliun untuk 2018.
Pasca rugi, BAJA untung Rp 34,88 miliar di 2016.
WIKA kantongi kontrak baru Rp 19,98 triliun.
Terapkan efisiensi, ARNA bidik laba tumbuh 44%.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG pada perdagangan kemarin
berhasil rebound terbatas di ten‐
gah pergerakan konsolidasi. IHSG
sempat menguat 28 poin di sesi awal
namun di akhir sesi penguatan
berkurang tinggal 9,494 poin (0,17%)
di 5717,325, Secara technical level
support IHSG di 5700 berhasil ber‐
tahan. Aksi beli selektif mewarnai
perdagangan saham sektor tambang
dan perbankan. Sedangkan saham
perkebunan dan konsumsi cenderung
terkoreksi.
Perdagangan
kemarin
kurang bergairah dengan nilai tran‐
saksi di Pasar Reguler hanya Rp4,2
triliun dan pemodal asing cenderung
melepas saham dengan nilai pen‐
jualan bersih Rp188 miliar. Sementara
Wall Street tadi malam berhasil re‐
bound setelah dua hari perdagangan
sebelumnya terkoreksi.
Indeks DJIA dan S&P masing‐masing menguat 0,2% di 21173,69 dan
2433,14. Indeks Nasdaq menguat 0,4% di 6297,38. Saham‐saham perbankan men‐
jadi penopang penguatan indeks saham S&P. Sedangkan sektor energy terkoreksi
menyusul koreksi harga minyak mentah tadi malam di AS hingga 5% di USD45,78/
barel. Pasar kembali dikhawatirkan dengan pasokan minyak yang terus membanjiri
pasar setelah data cadagangan minyak mentah AS pekan lalu melonak 3,3 juta
barel mencapai 513 juta barel. Padahal sebelumnya cadagangan minyak mentah AS
pekan lalu diperkirakan turun 3,5 juta barel. Secara keseluruhan sentimen di Wall
Street digerakkan dengan isu politik terkait mantan direktur FBI Comey yang akan
bersaksi di depan Senat untuk megklarifikasi tuduhannya, Trump meminta beliau
menghentikan penyelidikan atas mantan kepala keamanan nasional Michael Flynn.
Namun Wall Street menilai kesaksian Comey Kamis ini akan kurang berdampak
terhadap posisi Trump dan pasar akan kembali fokus pada agenda ekonomi
Gedung Putih terutama optimisme reformasi pajak akan disetujui Kongres tahun
ini.
Resiko pasar saham global yang mulai redah akan berdampak pada
perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan bergerak bervariasi di tengah tren bearish
harga sejumlah komoditas, namun berpeluang menguat terbatas dengan dukungan
aksi beli selektif atas saham‐saham yang berbasiskan domestik seperti perbankan,
konsumsi dan infrastruktur. IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi dengan sup‐
port di 5700 hingga resisten di 5730 berpeluang menguat terbatas. Dari kawasan
Asia, pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh data ekspor impor China periode Mei
yang akan rilis. Neraca perdagangan China Mei lalu diperkirakan surplus 336 miliar
Yuan naik dari bulan sebelumnya 262 miliar Yuan.
S1 5700 S2 5670 R1 5730 R2 5750
Index Last Chg % DJIA 21173.69 37.46 0.18 S&P 500 2433.14 3.81 0.16 FTSE 100 7478.62 (46.33) (0.62) CAC 40 5265.53 (3.69) (0.07) DAX 12672.49 (17.63) (0.14) NIKKEI 225 19984.62 15.01 0.08 HANGSENG 25974.16 (22.98) (0.09) STI 3230.49 (10.98) (0.34) SHENZHEN 1850.53 39.73 2.19 SHANGHAI 3140.32 38.19 1.23 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 45.81 (2.22) (4.62) CPO (RM/M.T) 2499.00 0.00 0.00 Gold (USD/T.oz) 1289.50 (5.10) (0.39) Nikel (USD/M.T 8860.00 0.00 0.00 Timah (USD/M.T) 20145.00 0.00 0.00 Coal (USD/M.T) 78.80 1.25 1.61 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13301.00 (7.00) (0.05) USD/EUR 1.126 (0.00) (0.12) JPY/USD 109.83 0.30 0.27 IDR/SGD 9629.10 (18.39) (0.19) IDR/AUD 10042.70 51.80 0.52 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 32.60 4336 (0.09) (0.28)Top Gainers IDR % Chg
BABP‐W 2 100.00 1
MLIA 570 25.00 114
BBHI 252 13.50 30
BMSR 146 12.30 16
ESTI 123 11.80 13
Top Losers IDR % Chg
TRIS‐W 6 (33.30) (3)
HDTX 368 (24.60) (120)
MREI 3,060 (23.50) (940)
TIRA 204 (16.40) (40)
ICON 151 (15.20) (27)
Top Value IDR % (miliar)
TLKM 4,320 0.20 857 B
BBCA 17,800 1.40 528 B
BBRI 14,925 1.70 517 B
BMRI 12,400 (0.80) 306 B
WSBP 492 2.50 296 B
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 130 0.80 1,077.902 RIMO 176 0.00 897.762 WSBP 492 2.50 596.715 BUMI 330 0.60 481.694 IIKP 242 2.50 458.643 IHSG 5,717.33 Change 9.50 Change (%) 0.17 Change (%/ytd) 7.94
Total Value (IDR triliun) 5.636 Total Volume (miliar saham) 7.940 Net Foreign Buy (IDR miliar) (186.000)
News Update
2
PUPR ajukan anggaran Rp 106,7 triliun untuk 2018. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasi anggaran sebesar Rp 106,7 triliun untuk tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono pada rapat kerja mengenai anggaran dengan komisi V DPR RI (7/6). "Kami memiliki program dengan usulan anggaran 147,9 triliun, namun kami sampaikan program penyesuaian anggaran indikatif Rp 106,7 triliun," terang Basoeki. Anggaran tersebut dialokasikan kepada sejumlah proyek, di antaranya adalah sektor jalan, sektor sumber daya air, sektor cipta karya, dan sektor perumahan. Ketidaksesuaian anggaran dengan usulan yang diajukan membuat proyek irigasi dan perumahan terganggu. "Pembangunan perumahan saat ini baru 6%, oleh karena itu ada dari investasi juga," jelas Basoeki. Anggaran Kementerian PUPR tahun 2018 sebesar Rp 106,7 triliun akan dialokasikan ke dirjen dan badan di Kementerian PUPR. Lalu sebesar Rp 36,903 triliun untuk Dirjen Sumber Daya Air (SDA), Rp 41,398 triliun Dirjen Bina Marga, Rp 15,935 triliun Dirjen Cipta Karya, Rp 9,133 triliun Dirjen Penyediaan Perumahan, Rp 0,259 triliun Dirjen Pembiayaan Perumahan, serta 2,399 triliun untuk badan - badan di Kementerian PUPR. "Hal yang dikedepankan karena tinggal dua tahun harus diyakini anggaran 2018 menjamin dan memastikan tidak ada proyek yang mangkrak," ujar Basoeki. (Kontan)
Pasca rugi, BAJA untung Rp 34,88 miliar di 2016. PT Saranacentral Bajatama Tbk optimistis bisnis baja tahun ini bakal lebih kuat. Membaiknya ekonomi membuat manajemen perusahaan ini yakin produksi tiga lini produksinya bisa bekerja optimal untuk memenuhi permintaan pasar baja di tahun ini. Proyek-proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol dan pelabuhan diyakini akan memberikan efek domino bagi bisnis perusahaan dengan kode saham BAJA di Bursa Efek Indonesia. Keyakinan ini beralasan. Pasalnya, merujuk capaian kinerja perusahaan ini di tahun 2016, permintaan bajak mulai menunjukkan penguatan. BAJA mencatat peningkatan penjualan bersih sebesar Rp 978,84 miliar di tahun 2016. Penjualan ini bersumber dari penjualan produk baja lapis seng (BjLS) sebesar 56%, penjualan produk baja lapis seng aluminium (BjLAS) sebesar 39,31% .Tahun lalu, perusahaan ini memperoleh sumber pendapatan baru dari produk barunya, yakni saranacolor yang memberikan kontribusi sebesar 3,86% terhadap penjualan bersih perusahaan ini. Asal tahu saja, varian ini baru diluncurkan secara resmi di bulan Desember 2016. Kenaikan penjualan baja ini pula yang mendongkrak volume produksi produk-produk baja perusahaan ini. Misal volume produksi baja lapis seng (BjLS) menjadi 57.630 metrik ton (MT) dari sebelumnya 53.300 MT. Volume produksi baja lapis aluminium seng berwarna saranacolor juga meningkat menjadi 3.362,0MT di tahun 2016 dari tahun sebelumnya 2.257,5 MT. Meningkatnya volume produksi tak membuat beban pokok perusahaan naik. BAJA mampu menekan beban pokok penjualan sebesar 23,4% menjadi Rp 904,18 miliar dari Rp 1,18 triliun di tahun sebelumnya. Hal ini juga mendorong peningkatan laba kotor perusahaan sebesar 6% dari Rp 70,45 miliar di tahun2015 menjadi Rp 74,66 miliar di tahun 2016. Secara keseluruhan, BAJA berhasil membukukan laba tahun berjalan 2016 sebesar Rp 34,88 miliar, melesat tajam dibandingkan dengan tahun 2015 yang merugi hingga Rp 9,34 miliar. Dengan capain kinerja itu, manajemen perusahaan bakal menggenjot produksi bajanya. BAJA akan meningkatkan produksi saranalume dan saranacolor masing -masing sebanyak 100.000 metrik ton (MT) dan 30.000 MT di tahun ini. (Kontan)
WIKA kantongi kontrak baru Rp 19,98 triliun. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terus berburu kontrak baru. Sepanjang lima bulan pertama tahun ini, WIKA telah berhasil mengantongi kontrak anyar sebesar Rp 19,98 triliun. Dengan begitu, pencapaian perusahaan tersebut sudah mencapai sekitar 46,25% dari target yang ditetapkan perusahaan tahun ini yakni sebesar Rp 43,24 triliun. Tak hanya signifikan terhadap target, perolehan kontrak baru perusahaan pelat merah ini hingga akhir Mei juga tumbuh signifikan hingga 132,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 senilai Rp 8,6 triliun. Puspita Anggraeni, Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan, Dengan tambahan carry over tahun lalu, maka total kontrak yang dihadapi WIKA hingga saat ini adalah Rp83,59 triliun. WIKA optimistis target kontrak anyar yang telah ditetapkan perusahaan tahun ini akan tercapai karena perusahaan telah menyiapkan strategi untuk meraih target tersebut. "Strategi mencapai target adalah fokus pada proyek-proyek yang menjadi keunggulan bersaing WIKA yaitu di bidang infrastruktur termasuk di antaranya bendungan dan transportasi, dan EPC juga Oil and Gas infrastructure," kata Puspita, Senin (6/6). Selain itu, lanjut Puspita, optimisme perusahaan juga didukung oleh kekuatan kondisi keuangan yang dimiliki WIKA. Ditambah dengan ada kekuatan di sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan memiliki pengalaman yang kuat. Adapun kontrak baru WIKA ini didapat dari sejumlah proyek, diantaranya Jalan tol Lampung fase IV Rp 1.33 triliun, PLTMG WIKA -MAN (JO) Phase IV Rp 875,51 miliar, Development of Storage tank terminal, jetty and Logistic Rp 875 miliar, Coal Fire Power Plant Cilacap 1x1000 MW Rp 841 miliar, Property & Realty Rp 587,36 miliar. (Kontan)
Terapkan efisiensi, ARNA bidik laba tumbuh 44%. PT Arwana Citra Mulia Tbk menerapkan efisiensi demi memperoleh keuntungan yang signifikan. Berkaca pada kuartal pertama 2017, volume penjualan keramik ARNA naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 13,1 juta meter persegi. Sedangkan penjualan bersih terdongkrak 13,08% dari Rp 390 miliar menjadi Rp 441 miliar. CFO PT Arwana Citra Mulia Tbk, Rudy Sujanto mengatakan raihan penjualan yang besar disebabkan harga rata-rata produk keramik yang memang tengah naik. "Harga jual rata-rata naik sampai 2% pada tahun ini, bahkan di kuartal satu sudah terlihat," kata Rudy. Alhasil, perolehan laba bersih ARNA pada kuartal pertama 2017 tumbuh 71% year on year menjadi Rp 39 miliar. Menurut Rudy, hal ini juga didukung banyak inovasi dan efisiensi yang dilakukan ARNA dalam lingkup produksi. Ia mencontohkan, ARNA menurunkan peluang memproduksi barang cacat, yang biasanya memproduksi 100 keramik bakal ada 5 keramik yang tidak layak. Kata Rudy, pabrikan memaksimalkan produksi dengan me-recovery jika ada temuan cacat, sehingga dari 100 yang di produksi maka 99 keramik bisa layak jual. "Selain itu sejak kuartal empat tahun lalu, kami sudah meminimalisir penggunaaan gas dari yang semula 2 kubik gas untuk 1 meter persegi keramik menjadi 1,8 kubik gas per satu meter persegi," kata Rudy. Dengan menggunakan teknologi heat recovery dan penambahan lima layer ketika pemanasan, Rudy mengatakan, ARNA menghemat pemakaian energi gas yang semula 43% dari beban biaya produksi tahun 2015 menjadi 42% dari beban produksi 2016. Sampai akhir tahun ini, ARNA membidik penjualan tumbuh 15% menjadi Rp 1,74 triliun. Adapun, laba bersih dipatok mencapai Rp 130 miliar atau naik 44% dibanding tahun lalu. Sementara volume penjualan diproyeksi meningkat 13% menjadi 52,2 juta meter persegi. (Kontan)Stock Picks
3JSMR 5000‐5250. Harga saham Jasa Marga Tbk (JSMR) kemarin berhasil rebound terbatas setelah dilanda
aksi ambil untung dalam dua hari perdagangan sebelumnya. Saat ini support bertahan di Rp5000 dan
peluang rebound lanjutan akan menguji kisaran resisten di Rp5250 hingga Rp5300. Menjelang lebaran,
sentimen pasar atas emiten jalan tol ini cenderung positif menyusul meningkatnya trafik penggunaan jalan
tol menyambut musim mudik dan balik lebaran Juni ini. Sepanjang Mei lalu harga sahamnya bergerak
dalam tren bullish. Sebelumnya harga sahamnya kami targetkan berpeluang mencapai harga Rp5923
dengan PE 18,7x (E/17). Ini mencerminkan potensi penguatan sekitar 17% dari harga saat ini. Kinerja
perseroan sepanjang 1Q17 mencerminkan peningkatan kinerja dan sudah sejalan dengan estimasi kami
sebelumnya. Sepanjang 1Q17 total pendapatan perseroan tumbuh 72,22% mencapai Rp4,99 triliun
dibandingkan 1Q16 sebesar Rp2,90 triliun. Dari jumlah tersebut, pendapatan tol mencapai Rp2,14 triliun
tumbuh 4,5% dari 1Q16 sebesar Rp2,05 triliun. Sedangkan dari pendapatan konstruksi mencapai Rp2,85
triliun tumbuh 235% dari 1Q16 sebesar Rp852 miliar. Pencapaian total pendapatan 1Q17 mencerminkan
25,5% dari proyeksi total pendapatan tahun ini sebesar Rp19,16 triliun atau tumbuh 15% (yoy). Sedangkan
laba bersih 1Q17 mencapai Rp547,25 miliar tumbuh hampir 34% dari 1Q16 sebesar Rp408,52 miliar.
Pencapaian laba bersih 1Q17 tersebut mencerminkan pencapaian 24% dari proyeksi laba bersih tahun ini
yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp2,30 triliun atau tumbuh 22% (yoy). EPS proyeksi tahun ini
Rp316,75. Tahun ini perseroan akan mengoperasikan jalan tol sepanjang 210 km yang berasal dari enam
ruas tol baru yaitu : tol Semarang‐Solo (ruas Bawen‐Salatiga) sepanjang 17,5 km, serta Surabaya‐Mojokerto
(Sepanjang‐Kirian) 15,5 km. Kemudian ruas tol Gempol‐Pasuruan 20,5 km, Medan‐KualaNamu‐Tebing
Tinggi (Perbarakan‐Sei Rampah) 41,69 km, Solo‐Ngawi 90,25 km, dan Ngawi‐Kertosono (Ngawi‐Garuban)
25 km. Saat ini perseroan mengoperasikan 593 km jalan tol atau 61% dari 960 km dari seluruh panjang
jalan tol yang beroperasi di Indonesia. Maintain Buy, SL 4900
4
Stock Picks
PTPP 3000‐3200. Harga saham emiten konstruksi, PT PP Tbk (PTPP) sepekan terakhir bergerak konsolidasi
di tengah tren bullish harga sahamnya yang terbentuk sejak pertengahan Mei lalu. Saat ini kisaran resisten
di Rp3200 hingga Rp3250. Sedangkan support di Rp3000. Sepanjang berhasil bertahan di atas support
peluang rebound jangka pendek akan terbentuk. Di tengah pergerakan konsolidasi sahamnya saat ini,
pemodal bisa mengakumulasi sahamnya di kisaran supportnya. Sepanjang kuartal pertama 2017 (1Q17),
pendapatan usaha tumbuh 12,7% mencapai Rp2,92 triliun dibandingkan 1Q16 sebesar Rp2,59 triliun.
Pertumbuhan pendapatan usaha di 1Q17 ini lebih rendah ketimbang pertumbuhan pendapatan usaha di
1Q16 yang mencapai 30,57%. Sedangkan laba bersih 1Q17 tumbuh 32,6% mencapai Rp130 miliar
dibandingkan 1Q16 sebesar Rp98 miliar. Pertumbuhan laba bersih di 1Q17 lebih tinggi ketimbang periode
yang sama di 1Q16 yang tumbuh 4,96%. Marjin bersih 1Q17 mencapai 5,5% lebih tinggi dari 1Q16 sebesar
5%. Namun lebih rendah dari marjin bersih 2016 sebesar 6%. Tahun lalu laba bersih perseroan tumbuh 38%
mencapai Rp1 triliun dibandingkan 2015 sebesar Rp740 miliar. Sepanjang 1Q17 perseroan mencatatkan
pertumbuhan kontrak baru 38% mencapai Rp6,67 triliun dibandingkan 1Q16 sebesar Rp4,83 triliun. Sekitar
60% perolehan kontrak baru berasal dari BUMN dan BUMD, 25% berasal dari swasta, dan 14,8% dari APBN
dan APBD. Untuk tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru tumbuh 24,5% mencapai Rp40,6 triliun
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp32,6 triliun. Sebelumnya perseroan menargetkan pendapatan tahun ini
tumbuh 30% mencapai Rp21,40 triliun. Hingga 1Q17 pencapaian pendapatan usaha baru mencerminkan
13,6% dari proyeksi pendapatan usaha tahun ini. Sedangkan laba bersih tahun ini ditargetkan tumbuh 50%
mencapai Rp1,53 triliun. Hingga 1Q17 pencapaian laba bersih baru mencerminkan 8,5% dari proyeksi laba
bersih tahun ini. Laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp1,28 triliun. Ini mencerminkan
pertumbuhan 25,5% dari laba 2016 sebesar Rp1 triliun. EPS tahun ini diperkirakan Rp207,13. Sesuai dengan
industrinya, target harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PE 19x dalam kondisi pasar
bullish. Ini berarti berpeluang mencapai target harga di Rp3950. Perseroan hingga Mei lalu telah meraih
kontrak baru Rp12,6 triliun atau tumbuh 77% dibandingkan periode yang sama 2016 lalu sebesar Rp7,1
triliun. Pencapaian kontrak baru tersebut mencerminkan 31% terhadap target tahun ini. Maintain Buy, SL
2940
5
Stock Picks
HRUM 2200‐2330.
Harga saat saham emiten batubara pekan ini mendapatkan momentum penguatannya
kembali seiring kenaikan kembali harga komoditas batubara hingga USD77/MT saat ini dibandingkan akhir
Mei lalu yang masih di USD74/MT. Salah satu emiten batubara yakni Harum Energy Tbk (HRUM) kemarin
bergerak fluktuatif, sempat menguathingga Rp2250 namun tutup koreksitipis di Rp2170 akibat aksi ambil
untung di sesi dua. Secara technical pergerakan harganya kemarin berhasil ….mengindikasikan sinyal bull‐
ish reversal. Target resisten di Rp2330 dengan support saat ini di Rp2100. Sepanjang 1Q17 perseroan
membukukan laba bersih USD12,36 juta melonjak 850% dibandingkan 1Q16 yang hanya USD1,30 juta. Lon‐
jakan laba bersih membuat marjin bersih naik hingga 15,71% dari 2,96% di 1Q16. Lonjakan laba bersih dito‐
pang pertumbuhan pendapatan usaha hingga 79% mencapai USD78,69 juta dibandingkan 1Q16 sebesar
USD43,91 juta. Laba kotor 1Q17 melonjak 156% mencapai USD27 juta dengan marjin 34,4% naik dari 24%.
Perseroan juga berhasil membukukan lonjakan pendapatan bunga 58% mencapai USD893,77 ribu dari
USD563,85 ribu di 1Q16. Tahun ini perseroan menargetkan produksi batubara 4‐5 juta ton naik dari tahun
lalu 3 juta ton. Produksi batubara perseroan 100% di ekspor di kawasan Asia seperti Tiongkok, Korsel, Tai‐
wan, Malaysia dan Jepang. Sebelumnya, dengan volume penjualan batubara 4 juta ton dan harga jual rata‐
rata USD70/MT, proyeksi pendapatan perseroan tahun ini akan mencapai USD280 juta. Sedangkan laba
bersih dengan marjin 12% diperkirakan mencapai USD33,60 juta atau tumbuh 107% dari perkiraan tahun
lalu. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan USD0,0124 atau setara dengan Rp165,66 dengan kurs
1USD=Rp13330. Pencapaian pendapatan usaha perseroan hingga 1Q17 telah mencerminkan 28% dari
proyeksi tahun ini. Sedangkan pencapaian laba bersih 1Q17 telah mencerminkan 37% dari proyeksi laba
bersih tahun ini. Sebelumnya diperkirakan harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PE
15x (E/17) atau mencapai Rp2490. Maintain Buy, SL 2080
Kamis, 08 Juni 2017
Saham Pilihan
TLKM 4270-4450 Buy, SL 4200
INDF 8600-9100 Buy, SL 8500
UNVR 46800-48000 Buy, SL 46000
PTBA 11000-11900 Buy, SL 10000
ITMG 16500-17400 TB, SL 15000
KLBF 1500-1600 TB, SL 1450
CPIN 3050-3200 Buy, SL 2950
Stock View
6
Kamis, 08 Juni 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5717.33 5732.49 5747.66 5705.65 5693.98
PERKEBUNAN AALI 14275 14,383.33 14,491.67 14,208.33 14,141.67 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 272 278.00 284.00 268.00 264.00 LSIP 1500 1,508.33 1,516.67 1,488.33 1,476.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2020 2,033.33 2,046.67 2,013.33 2,006.67 SIMP 585 603.33 621.67 573.33 561.67 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 218 222.67 227.33 214.67 211.33PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1600 1,620.00 1,640.00 1,585.00 1,570.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 330 336.67 343.33 324.67 319.33 DEWA 50 50.67 51.33 49.67 49.33 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2170 2,226.67 2,283.33 2,136.67 2,103.33 ITMG 17000 17,241.67 17,483.33 16,591.67 16,183.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 11375 11,458.33 11,541.67 11,233.33 11,091.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1040 1,063.33 1,086.67 1,018.33 996.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 85 88.33 91.67 83.33 81.67
ELSA 304 307.33 310.67 301.33 298.67 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 2700 2,700.00 2,700.00 2,700.00 2,700.00 MEDC 2780 2,820.00 2,860.00 2,760.00 2,740.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 720 726.67 733.33 716.67 713.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 1880 1,895.00 1,910.00 1,860.00 1,840.00 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 820 830.00 840.00 815.00 810.00 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 17975 18,116.67 18,258.33 17,816.67 17,658.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 790 803.33 816.67 783.33 776.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9200 9,333.33 9,466.67 9,133.33 9,066.67 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 108 112.67 117.33 105.67 103.33 JPRS 147 150.00 153.00 143.00 139.00 KRAS 630 650.00 670.00 620.00 610.00 PAKAN TERNAK CPIN 3130 3,143.33 3,156.67 3,103.33 3,076.67 JPFA 1295 1,323.33 1,351.67 1,273.33 1,251.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8900 8,950.00 9,000.00 8,850.00 8,800.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71 GJTL 1120 1,140.00 1,160.00 1,085.00 1,050.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8725 8,783.33 8,841.67 8,683.33 8,641.67 INDF 8925 8,958.33 8,991.67 8,883.33 8,841.67 MYOR 2150 2,163.33 2,176.67 2,123.33 2,096.67 ROTI 1320 1,355.00 1,390.00 1,280.00 1,240.00 GGRM 75500 76,000.00 76,500.00 74,500.00 73,500.00 INAF 3180 3,273.33 3,366.67 3,133.33 3,086.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2960 3,023.33 3,086.67 2,873.33 2,786.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1560 1,566.67 1,573.33 1,546.67 1,533.33
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 192 195.33 198.67 187.33 182.67 ASRI 334 339.33 344.67 327.33 320.67 BKSL 75 76.67 78.33 73.67 72.33 BSDE 1800 1,808.33 1,816.67 1,788.33 1,776.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1235 1,241.67 1,248.33 1,231.67 1,228.33 CTRA 1120 1,140.00 1,160.00 1,110.00 1,100.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 328 332.00 336.00 324.00 320.00 MDLN 274 278.67 283.33 266.67 259.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2210 2,250.00 2,290.00 2,190.00 2,170.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 98 100.00 102.00 97.00 96.00 PTPP 3100 3,133.33 3,166.67 3,053.33 3,006.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 635 643.33 651.67 628.33 621.67 TOTL 735 741.67 748.33 731.67 728.33 WIKA 2230 2,246.67 2,263.33 2,206.67 2,183.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2390 2,410.00 2,430.00 2,380.00 2,370.00 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1375 1,378.33 1,381.67 1,368.33 1,361.67 JSMR 5050 5,100.00 5,150.00 5,000.00 4,950.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3410 3,446.67 3,483.33 3,356.67 3,303.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6100 6,383.33 6,666.67 5,958.33 5,816.67 TLKM 4320 4,350.00 4,380.00 4,290.00 4,260.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 362 368.67 375.33 356.67 351.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 382 392.67 403.33 374.67 367.33 WINS 288 292.00 296.00 284.00 280.00 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 835 861.67 888.33 821.67 808.33 BANK BBCA 17800 17,900.00 18,000.00 17,650.00 17,500.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 635 641.67 648.33 626.67 618.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6475 6,508.33 6,541.67 6,433.33 6,391.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 14925 14,983.33 15,041.67 14,808.33 14,691.67 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2440 2,460.00 2,480.00 2,420.00 2,400.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5125 5,291.67 5,458.33 5,041.67 4,958.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2230 2,290.00 2,350.00 2,190.00 2,150.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 12400 12,483.33 12,566.67 12,333.33 12,266.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1200 1,230.00 1,260.00 1,180.00 1,160.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6300 6,441.67 6,583.33 6,216.67 6,133.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 290 302.00 314.00 284.00 278.00 UNTR 27150 27,266.67 27,383.33 26,991.67 26,833.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6150 6,300.00 6,450.00 6,050.00 5,950.00 RALS 1230 1,275.00 1,320.00 1,195.00 1,160.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1900 1,938.33 1,976.67 1,878.33 1,856.67 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 67 69.33 71.67 65.33 63.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Kamis, 08 Juni 2017
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.