• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KKN PPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KKN PPM"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KKN PPM

1.1 Program Pokok

Berikut merupakan pemaparan dari program KKN yang meliputi program-program pokok baik yang termasuk ke dalam program tema maupun non tema.

1.1.1 Program Pokok Tema

Berikut merupakan pemaparan dari program KKN yang meliputi program-program pokok tema.

3.1.1.1 Pengadaan Bak Sampah untuk Desa Kelompok Sasaran

Kelompok sasaran dari kegiatan pengadaan bak sampah untuk desa ini adalah masyarakat Desa Tunjuk.

Latar Belakang

Sarana dan prasarana fisik, atau sering disebut dengan infrastruktur, merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. Berbagai fasilitas fisik merupakan hal yang vital guna mendukung gerak roda pemerintahan, perekonomian, industri dan berbagai kegiatan sosial dimasyarakat dan pemerintahan.Sarana pembuangan sampah Desa Tunjuk masih harus ditingkatkan, karena penempatan bak sampah di Desa Tunjuk kurang tepat sehingga penggunaannya kurang efektif. Keberadaan bak sampah dibutuhkan di areal-areal fasilitas umum seperti sekolah maupun tempat ibadah dan penyediaan sarana pembuangan sampah ini bertujuan untuk untuk menunjang kebersihan di lingkungan Desa Tunjuk agar masyarakat sekitar tidak melakukan tindakan membuang sampah sembarangan. Nantinya keberadaan bak sampah ini ditujukan untuk masyarakat Desa Tunjuk pengguna fasilitas umum.  Lokasi Kegiatan

Kegiatan pengadaan bak sampah ini dilakukan di Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan dengan konsentrasi tempat di setiap banjar dinas yang ada di desa tersebut yang meliputi : Beng Kaja, Beng Kelod, Tunjuk Kelod, Tunjuk Tengah, Tunjuk Kaja, Bungan Kapal, serta Legung.  Waktu Pelaksanaan

Penyediaan sarana pembuangan sampah (bak sampah) dilaksanakan dari tanggal 24 Juli 2016 sampai dengan tanggal 26 Agustus 2016 yang waktunya dilakukan pada saat pagi dan sore. Waktu pelaksanaan di pagi hari pada pukul 08.00-12.00 dan pada sore hari pada pukul 15.00-17.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan program pengadaan bak sampah untuk desa ini diawali dengan melakukan survei ke tempat-tempat di sekitaran Desa Tunjuk yang masih memerlukan tempat pembuangan

(2)

sampah. Setelah dilakukan survei, didapat 8 titik di wilayah Desa Tunjuk yang membutuhkan pengadaan bak sampah dengan konsentrasi tempat sebagai berikut : Beng Kelod, Tunjuk Kelod, Bungan Kapal, Legung. Bak sampah yang digunakan adalah jenis buiss dengan diameter 90 cm dan tinggi 60 cm, dimana harga per buiss nya sebesar Rp. 120.000.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari kegiatan ini yaitu untuk meminimalkan tindakan membuang sampah sembarangan, terutama kegiatan membuang sampah ke areal sungai. Dengan bertambahnya bak sampah yang ada di sekitaran wilayah Desa Tunjuk, maka diharapkan kesadaran masyarakat Desa Tunjuk untuk membuang sampah pada tempatnya semakin tinggi.

Kendala Program

Kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan program ini yaitu pada tahap pengecatan, dimana pada saat proses pengecatan sedikit terganggu akibat hujan.

Saran

Dengan adanya tambahan bak sampah di Desa Tunjuk, diharapkan masyarakat mempunyai kesadaran yang tinggi untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya serta tidak melakukan tindakan membuang sampah ke areal sungai karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta banjir.

3.1.1.2 Pendataan Penduduk dan Penginputan Data Penduduk Kelompok Sasaran

Banyak program yang dapat diangkat dalam bidang sosial budaya dan dalam kesempatan kali ini, kami mengambil program pendataan penduduk dan penginputan data penduduk. Program ini bertujuan untuk memvalidasi data kependudukan RTM (Rumah Tangga Miskin) yang telah dimiliki oleh perangkat desa di desa Tunjuk serta membantu para staf desa untuk menginput data jumlah penduduk. Program ini melibatkan Kepala Desa, Kaur Pembangunan, masyarakat desa Tunjuk dan tentu saja mahasiswa peserta KKN-PPM.

Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan program kerja pendataan penduduk dan penginputan data penduduk bertempat di desa Tunjuk dan kantor desa Tunjuk.

(3)

Waktu Kegiatan

Waktu kegiatan program kerja pendataan penduduk dan penginputan data penduduk yaitu dari hari Senin, 25 Juli 2016-Rabu 24 Agustus 2016.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan penginputan data ke web pordeskel dari Kementrian Dalam Negeri. Data yang diinput sebelumnya sudah tersedia di kantor kepala desa yang dipegang oleh Kaur Pembangunan Desa Tunjuk, Bapak I Wayan Suastika. Pada saat menginput, kamu juga memvalidasi data yang sudah terinput yang ternyata banyak mengalami perubahan. Sehingga, selain menginput data baru kami juga memperbaharui data yang sudah terinput sebelumnya namun tidak sesuai dengan data terbaru. Lalu, pada kegiatan sensus penduduk yang kami sensus adalah mengenai Kepala Keluarga (KK) yang tergolong sebagai Rumah Tangga Miskin (RTM). Kami melakukan sensus berdasarkan data yang sudah dimiliki kantor desa sebelumnya karena tujuan dari kegiatan ini adalah memvalidasi data yang sudah ada di kantor desa. Pada saat melakukan sensus, kami menemukan beberapa KK yang merasa dirinya tergolong sebagai RTM namun ia belum terdaftar sebagai RTM. Warga yang belum terdaftar sebagai RTM (Rumah Tangga Miskin) akan dimintai persetujuan Kepala Desa apakah warga tersebut dapat digolongkan sebagai RTM (Rumah Tangga Miskin) atau tidak.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari kegiatan program kerja pendataan penduduk dan penginputan data penduduk yaitu memvalidasi data kependudukan di desa Tunjuk serta membantu para staf desa untuk menginput data penduduk menjadi lebih cepat dan akurat.

Kendala Kegiatan

Kendala dari kegiatan program kerja pendataan penduduk dan penginputan data penduduk yaitu masih kurang validnya data yang ada di kantor desa sehingga menyulitkan untuk penginputan data serta masih ada beberapa warga desa Tunjuk yang belum mempunyai KK.

Saran

Melihat dari kendala yang ada, para masyarakat harus dihimbau untuk melengkapi data administrasi kependudukan mengingat pentingnya dokumen-dokumen kependudukan sangat penting karena dibutuhkan baik dalam mendata jumlah penduduk data yang didapatkan bisa akurat, maupun untuk mendapat program bantu dari pemerintah dalam bidang-bidang tertentu.

(4)

3.1.1.3 Penyuluhan dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik dan Manfaatnya di Bidang Kesehatan

Kelompok Sasaran

Penyuluhan dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik dan Manfaatnya di Bidang Kesehatan ini dilatarbelakangi dengan melihat potensi pertanian di Desa Tunjuk yang tinggi. Tujuan diberikannya penyuluhan ini kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Tunjuk adalah untuk meningkatkan produktivitas para ibu – ibu yang mengikuti kelompok tersebut dengan menambah pengetahuan mengenai pembuatan pupuk organik selain dan mengetahui manfaat dari pupuk organik dibidang kesehatan. Sasaran yang dituju adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Tunjuk.

Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan dari program pokok tema ini berada di Balai Subak Desa Tunjuk Br Tunjuk Kelod.

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Penyuluhan dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik dan Manfaatnya di Bidang Kesehatan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2016 jam 07.00 – 90.00 WITA (Persiapan kegiatan) 09.00 – 13.00 WITA (Pelaksanaan kegiatan).

Pelaksanaan Kegiatan

Penyuluhan Penyuluhan dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik dan Manfaatnya di Bidang Kesehatan diawali dengan persiapan tempat, pengecekan teknis dan juga pengarahan panitia. Penyampaian materi dilakukan oleh ahli dibidangnya, yaitu dengan mengundang pembicara dari BAPELUH Kabupaten Tabanan. Materi penyuluhan dibawakan oleh I Wayan Sukadarma, berupa materi presentasi tentang penggunaan pupuk organik pada bidang pertanian serta manfaatnya dibidang kesehatan dan juga praktik pembuatan pupuk organik yang didampingi oleh PPL dan Pekaseh Desa Tunjuk.

Manfaat Kegiatan

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan ibu – ibu KWT dapat membuat pupuk organik sehingga dapat digunakan sendiri atau dijual untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Maka perlu diadakannya penyuluhan pembuatan pupuk organik dan manfaatnya dibidang kesehatan di Desa Tunjuk agar nantinya ibu – ibu KWT lebih produktif.

Keberhasilan Program

Setelah kita mahasiswa KKN-PPM UNUD bekerjasama dengan BAPELUH Kabupaten Tabanan melaksanakan program ini, yang berpusat di Balai Subak Desa Tunjuk, Br. Tunjuk Kelod berjalan dengan cukup lancar dan mendapatkan peserta ibu – ibu angota KWT dari Br. Tunjuk Kelod.

(5)

Kendala Program

Permasalahan yang dihadapi, terjadi beberapa kendala teknis dalam pelaksanaan namun bisa diatasi.

Saran

Agar terus dilakukan pemantauan dari pihak terkait agar ibu – ibu KWT dapat terus membuat pupuk organik serta pengaplikasian pada bidang pertania. Sehingga ibu – ibu KWT dapat terus melakukan kegiatan pembuatan pupuk organik ini.

3.1.1.4 Penyuluhan Penyakit Kanker Kelompok Sasaran

Penyuluhan Penyakit Kanker ini dilatarbelakangi meningkatnya kematian yang diakibatkan oleh kanker sejak bertahun-tahun yang lalu, terutama kematian pada usia produktif. Maka dari itu sangat penting informasi tentang penyakit Kanker di sampaikan kepada siswa-siswi SMPN 4 Tabanan, agar lebih dini di ketahui apa saja penyebab, gejala, dan faktor resiko dari penyakit kanker, serta bagaimana cara pencegahan dan bagaimana cara pengobatan penyakit Kanker yang ada. Sasaran yang dituju adalah siswa-siswi kelas 9 SMPN 4 Tabanan.  Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan pokok tema ini berada di ruang kelas 9 SMPN 4 Tabanan yang berada di Desa Tunjuk

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Penyuluhan Penyakit Kanker dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2016 jam 09.00 – 12.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Penyuluhan Penyakit Kanker dilakukan untuk memberikan informasi tentang apa saja penyebab, gejala, dan faktor resiko penyakit kanker dan menginformasikan bagaimana cara pencegahan dan bagaimana cara pengobatan penyakit Kanker yang ada. Seperti yang kita ketahui sebagian besar siswa-siswi belum terlalu mengetahui informasi mengenai penyakit kanker, karena sangat begitu penting hal ini diketahui sejak usia dini agar dapat melakukan pencegahan awal dan menghindari faktor resiko dari penyakit kanker tersebut. Dengan menggunakan media Power Point dan sosialisasi disampaikan oleh narasumber yang berasal dari Komunitas Mahasiswa Peduli Kanker (KOMPAK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memaparkan materi tentang penyebab, gejala, dan faktor resiko penyakit kanker dan menginformasikan bagaimana cara pencegahan dan bagaimana cara pengobatan penyakit Kanker yang ada.

(6)

Dari kegiatan ini, para siswa dan siswi SMP N 4 tabanan memperoleh informasi yang sangat penting mengenai kanker, baik dari jenis-jenis, gejala sampai dengan cara pemeriksaan sendiri, pencegahan dan pengobatannya. Dengan demikian, mereka yang awalnya tidak tahu sudah menjadi tahu mengenai hal-hal yang telah dipaparkan dengan baik oleh pembicaara. Sehingga mereka dapat selalu waspada dan menghindari kemungkinan untuk terkena penyakit kanker.

Keberhasilan Program

Setelah kita bekerja sama dengan narasumber Putu Asita Pungky Mithayayi dari Komunitas Mahasiswa Peduli Kanker (KOMPAK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang dilaksanakan SMPN 4 Tabanan berjalan dengan cukup lancar terbukti dalam penyampaian penyuluhan ini dapat di terima dan di pahami dengan siswa-siswi kelas 9 dilihat dari antusias peserta dalam mengajukan beberapa pertanyaan di akhir penyampaian materi.

Kendala Program

Permasalahan yang dihadapi di lapangan adalah ada beberapa siswa-siswi kelas 9 yang mengikuti kegiatan gerak jalan dalam rangka 17 agustusan, sehingga siswa-siswa yang dapat mengikuti penyampaian materi kanker tidak secara keseluruhan.

Saran

Pentingnya pengetahuan tentang pengetahuan penyakit sangat perlu diketahui sejak dini dan siswa-siswi diharapkan selalu mencari informasi tentang bagaimana cara mencegah penyakit ini terkontaminasi di dalam tubuh. Sehingga dapat melakukan pencegahan dini agar nanti kedepannya tidak terjakit penyakit kanker yang sangat fatal untuk kehidupan penderitanya dan megetahui apa saja faktor resiko penyakit kanker yang harus dihindari.

3.1.1.5 Sosialisasi Posisi Ergonomis dan Cara Cuci Tangan yang Baik dan Benar Kelompok Sasaran

Sosialisasi Posisi Ergonomis dan Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Benar ini dilatarbelakangi dengan melihat kurangnya kesadaran siswa SD di Desa Tunjuk tentang prilaku hidup bersih dan sikap tubuh dalam posisi duduk, membawa tas, dan mengangkat buku pelajaran dengan benar. Diberikannya penyuluhan ini kepada siswa-siswi SD untuk meningkatkan kesadaran tentang kebersihan diri dan menginformasikan bagaimana sikap tubuh yang baik dan benar saat melakukan kegiatan belajar mengajar atau di kehidupan sehari-hari. Sasaran yang dituju adalah siswa-siswi SDN 1 Tunjuk dan SDN 3 Tunjuk.

Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan berada di SDN 1 Tunjuk dan SDN 3 Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

(7)

Waktu Pelaksanaan Sosialisasi Posisi Ergonomis dan Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Benar dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2016 dan 6 Agustus 2016 jam 09.00 – 12.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Sosialisasi Posisi Ergonomis dan Cara Cuci Tangan yang Baik dan Benar dilakukan untuk memberikan informasi tentang posisi tubuh yang baik dan benar saat duduk, membawa tas, dan mengangkat barang serta mengajarkan cara cuci tangan yang baik dan benar dengan 7 langkah cara cuci tangan. Seperti yang kita ketahui masyarakat pedesaan terkadang acuh tak acuh tentang posisi ergonomis atau posisi sikap tubuh yang benar dan terkadang tidak terlalu peduli dengan kebersihan dalam kehidupan sehari - hari, sebenarnya itu memiliki suatu resiko yang cukup fatal dalam bidang kesehatan yakni berkaitan postur tubuh dan kebersihan tubuh. Dengan menggunakan media poster dan sosialisasi disampaikan oleh mahasiswa KKN-PPM XIII tahun 2016 memaparkan materi tentang, posisi duduk yang baik dan benar, cara membawa tas ransel yang baik dan benar, cara mengangkat beban dengan baik dan benar, dan 7 cara cuci tangan yang baik dan benar.

Manfaat Kegiatan

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan siswa-siswi dapat melakukan pencegahan dini agar postur tubuhnya tidak mengalami kelainan tulang punggung (scoliosis, lordosis, kifosis) serta siswa-siswi dapat menjaga kebersihan tangan untuk menghindari tubuh dari penyakit akibat bakteri yang menempel di tangan. Maka perlu diadakannya penyuluhan kesehatan tentang posisi ergonomis dan cara cuci tangan yang baik dan benar agar nantinya siswa-siswi lebih memahami bagaimana posisi duduk, mengangkat beban, membawa tas yang benar untuk menghindari kelainan pada tulang punggung dan siswa-siswi juga mengetahui 7 langkah cuci tangan yang baik dan benar.

Keberhasilan Program

Setelah kita mahasiswa KKN-PPM UNUD yang dilaksanakan SDN 1 Tunjuk dan SDN 3 Tunjuk berjalan dengan cukup lancar terbukti dalam penyampaian penyuluhan ini dapat di terima dan di pahami dengan siswa-siswi dan mampu mencontohkan kembali dan mempraktekannya di lapangan.

Kendala Program

Permasalahan yang dihadapi di lapangan ada beberapa siswa-siswi yang tidak antusias mendengarkan informasi yang disampaikan.

Saran

Para pihak dilingkungan sekolah juga sebaiknya memantau siswa-siswinya untuk dapat menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Sehingga seluruh pihak juga terlibat dalam membina siswa siswinya untuk menjadi bagian dari pelaksana pola hidup dan sehat.

(8)

3.1.1.6 Senam Osteoporosis Kelompok Sasaran

Pengadaan senam osteoporosis ini didasari melihat banyaknya lansia di Desa Tunjuk yang masih giat mengikuti kegiatan senam yang diadakan setiap minggunya di Bale Banjar Tunjuk Tengah, dari berbagai senam yang di adakan, penulis melihat belum adanya pengadaan senam Osteoporosis, sehingga munculah gagasan untuk mengadakan kegiatan senam Osteoporosis ini. Sasaran yang dituju adalah lansia di Desa Tunjuk.

Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan berada di Bale Banjar Tunjuk Tengah.  Waktu Pelaksanaan

Senam Osteoporosis dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2016 yang di mulai pada pukul 16.00 hinggal pukul 18.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan senam Osteoporosis diadakan pada tanggal 29 Juli 2016 yang bertempat di Balai Banjar Tunjuk Tengah. Senam dimulai pada pukul 16.00 hingga pukul 18.00. Kegiatan diawali dengan absensi peserta yang hadir yang kemudian dilanjutkan dengan pemutaran music video senam yang di pimpin oleh 3 instruktur dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Setelah kegiatan selesai masing-masing peserta diberikan konsumsi yang telah disediakan oleh panitia.

Manfaat Kegiatan

Maanfaat dari diadakannya kegiatan senam Osteoporosis adalah meningkatkan kesadaran lansia di Desa Tunjuk akan pentingnya berolahraga diusia lanjut. Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kebugaran lansia di Desa Tunjuk. Dari diadakannya kegiatan ini diharapkan akan adanya kegiatan yang berkelanjutan yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Tunjuk.

Keberhasilan Program

Program senam Osteoporosis yang diadakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana terbilang cukup berhasil dilihat dari tingginya antusiasme dari peserta yang datang, ditambah dengan banyaknya peserta senam yang hadi pada acara ini.

Kendala Program

Dalam melaksanakan program senam Osteoporosis ini terdapat beberapa kendala teknis yang tidak terlalu berarti yang sudah dapat diatasi dengan baik oleh panitia pelaksana.

Saran

(9)

diharapkan akan mengurangi masalah tulang keropos yang biasanya sering dialami oleh lansia. Disini diharapkan adanya kelanjutan dari program senam ini nantinya yang dikelola oleh masyarakat di Desa Tunjuk.

3.1.1.7 Program Senam Jantung Sehat Kelompok Sasaran

Program senam jantung sehat ini dilatarbelakangi dengan melihat semakin meningkatnya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit gagal jantung. Jantung yang merupakan bagian vital di tubuh manusia perlulah dilatih untuk melancarkan peredaran aliran darahnya. Melihat pula masih sedikitnya pengetahuan tentang kesehatan jantung di kalangan masyarakat di Desa Tunjuk sehingga kami dari Mahasiswa KKN Universitas Udayana memiliki gagasan untuk mengadakan kegiatan berupa senam jantung sehat. Sasaran yang dituju dari kegiatan senam jantung sehat ini adalah ibu-ibu PKK di Desa Tunjuk.

Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan program senam jantung sehat bertempat di Lapangan Desa Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan program senam jantung sehat dilaksanakan pada 14 Agustus 2016 yang dimulai dari pukul 16.00 hingga pukul 18.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan senam jantung sehat diadakan pada tanggal 14 Agustus 2016 pada pukul 16.00 yang dimulai dengan absensi peserta yang hadir. Senam dilakukan menggunakan video yang telah disiapkan oleh panitia. Senam Osteoporosis kali ini dipimpin oleh instruktur dari mahasiswa KKN Universitas Udayana. Senam dilaksanakan hingga pukul 18.00 dan saat acara telah selesai setiap peserta mendapatkan konsumsi yang telah di siapkan oleh panitia.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari diadakannya senam jantung sehat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Tunjuk yang khususnya ibu-ibu PKK akan pentingnya menjaga kesehatan jantung mulai dini yang salah satunya dapat dilakukan dengan melakukan senam yakni senam jantung sehat itu sendiri. Juga memperkenalkan kepada masyarakat tentang senam jantung sehat yang notabenenya belum dikenal di Desa Tunjuk.

Keberhasilan Program

Program senam jantung sehat yang diadakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana dapat dikatakan berhasil melihat dari banyaknya peserta yang hadir dan tingginya antusias dari peserta yang dating.

(10)

Kendala dari program senam jantung sehat kali ini adalah kondisi cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaannya.

Saran

Dengan melihat pentingnya menjaga kondisi jantung yang dimana jantung merupakan salah satu organ vital, maka diharapkan masyarakta di Desa Tunjuk dapat melaksanakan kegiatan senam jantung sehat ini sacara berkelanjutan dan semakin menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

3.1.2 Program pokok non tema

Berikut merupakan pemaparan dari program KKN yang meliputi program-program pokok tema.

3.1.2.1 (KK Dampingan)

1. Nama KK Dampingan : I Wayan Sukayasa

Nama Mahasiswa : Kadek Ardhi Krisnawan Banjar Dinas : Bungan Kapal

2. Nama KK Dampingan : I Ketut Dastra

Nama Mahasiswa : Ida Ayu Adi Diah Kencana Dewi Banjar Dinas : Bungan Kapal

3. Nama KK Dampingan : I Nyoman Sutapa

Nama Mahasiswa : I Gusti Kade Arum Guna Wibawa Banjar Dinas : Legung

4. Nama KK Dampingan : I Nyoman Netra Nama Mahasiswa : Bekti Revhy Rahayu Banjar Dinas : Tunjuk Kaja

5. Nama KK Dampingan : I Ketut Yanto

Nama Mahasiswa : Ike Rizqyana Febryanti Banjar Dinas : Tunjuk Kaja

6. Nama KK Dampingan : I Wayan Yuda Kumara Nama Mahasiswa : Anissa Aulia

Banjar Dinas : Tunjuk Kaja 7. Nama KK Dampingan : I Nyoman Matra

Nama Mahasiswa : I Made Ageng Suyasa Banjar Dinas : Tunjuk Tengah 8. Nama KK Dampingan : I Wayan Badra

(11)

Banjar Dinas : Tunjuk Tengah 9. Nama KK Dampingan : Jro Puspa

Nama Mahasiswa : I Dewa Gede Dwi Juliarta Nurcahya Banjar Dinas : Tunjuk Tengah

10. Nama KK Dampingan : I Nyoman Sujana

Nama Mahasiswa : Gusti Ayu Rai Surya Saraswati Banjar Dinas : Tunjuk Kelod

11. Nama KK Dampingan : I Wayan Rangga

Nama Mahasiswa : Komang Aditya Nanda Kusuma Banjar Dinas : Tunjuk Kelod

12. Nama KK Dampingan : I Nyoman Sentana

Nama Mahasiswa : Zulinda Romadhona Hasibuan Banjar Dinas : Tunjuk Kelod

13. Nama KK Dampingan : I Gede Oka Sudarma Nama Mahasiswa : Ira Puspita

Banjar Dinas : Beng Kaja

14. Nama KK Dampingan : I Gusti Komang Agus Mustika Adi Nama Mahasiswa : Ery Maha Putra

Banjar Dinas : Beng Kaja 15. Nama KK Dampingan : I Gusti Putu Suci

Nama Mahasiswa : Anis Watusolehat Banjar Dinas : Beng Kelod 16. Nama KK Dampingan : I Putu Sukaastra

Nama Mahasiswa : Kadek Suniarini Banjar Dinas : Beng Kelod

3.1.2.2 Penanaman Tanaman TOGA Kelompok Sasaran

Penanaman tanaman TOGA (Tanaman Obat untuk Keluarga) dilatarbelakangi dengan melihat manfaat dari tanaman TOGA yang tinggi serta pemanfaatan lahan sempit yang ada disekitar rumah selain itu budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Tujuan dilakukanya penanaman TOGA ini adalah membuat contoh kebun TOGA untuk masyarakat sekitar di Desa Tunjuk. Sasaran yang dituju adalah masyarakat sekitar Desa Tunjuk.

(12)

Lokasi kegiatan berada di Kantor Kepala Desa, Desa Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Penanaman TOGA dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016 jam 08.00 – 12.00 WITA.

Pelaksanaan Kegiatan

Penanaman TOGA dilakukan di Kantor Kepala Desa, Desa Tunjuk. Diawali dengan persiapan penanaman yaitu menyiapkan pupuk organik, polibag serta bibit TOGA. Selanjutnya dilakukan pembersihan disekitar lahan penanaman, lalu penanaman. Penanaman dilakukan di Kantor Kepala Desa karena untuk membuat contoh bagi masyarakat sekitar, dan diharapkan masyarakat dapat termotivasi untuk menanam TOGA secara idividu. TOGA yang ditanam antara lain lidah buaya, kumis kucing, jahe merah, jarak, cegkeh, lengkuas, temu lawak dan lain-lain.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari kegiatan ini adalah dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan lempit yang ada dirumah untuk ditanami tanaman obat keluarga (TOGA).

Keberhasilan Program

Setelah kita mahasiswa KKN-PPM UNUD bekerjasama dengan Kepala Desa melaksanakan program ini, yang berpusat di Kantor Kepala Desa, Desa Tunjuk berjalan dengan lancar.

Kendala Program

Dalam penanaman TOGA ini terdapat beberapa kendala teknis yang dapat diatasi oleh panitia.

Saran

Agar ada perawatan yang berlanjut terhadap TOGA yang telah ditanam sehingga nantinya dapat dicontoh dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

3.1.2.4 Pemasangan Poster Kesehatan Posisi Ergonomis, Cuci Tangan, dan Penyakit Kanker

Kelompok Sasaran

Pemasangan poster kesehatan posisi ergonomis, cuci tangan, penyakit kanker di latarbelakangi karena diperlukan media untuk kembali mengingat informasi yang sudah pernah disampaikan sebelumnya kepada siswa-siswi agar dapat dipelajari dan di baca kembali melalui media poster yang di temple di ruang UKS dan Majalah Dinding di masing-masing sekolah. Sasaran yang dituju adalah siswa-siswi SDN 1 Tunjuk, SDN 3 Tunjuk, dan SMPN 4 Tabanan.  Lokasi Kegiatan

(13)

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Sosialisasi Posisi Ergonomis dan Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Benar dilaksanakan pada tanggal 26 agustus 2016 dan 27 Agustus 2016 jam 09.00 – 12.00.  Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan pemasangan poster tersebut ini untuk meningkatkan kemauan siswa-siswi untuk membaca kembali informasi yang di tempel di majalah dinding dan dapat selalu mengingat tentang informasi yang disampaikan melalui media poster tersebut. Seperti yang kita ketahui jika suatu informasi disampaikan secara lisan namun tidak ada media tulisan yang di berikan di suatu tempat media pemasangan informasi, akan sangat mudah dilupakan karena media informasi uyang disampaikan secara lisan jika tidak dipahami dengan baik maka akan cepat diingat. Media poster di pasang di majalah dinding dan UKS setiap sekolah oleh mahasiswa KKN-PPM XIII tahun 2016 memaparkan materi tentang, posisi duduk yang baik dan benar, cara membawa tas ransel yang baik dan benar, cara mengangkat beban dengan baik dan benar, dan 7 cara cuci tangan yang baik dan benar serta materi penyakit kanker.

Manfaat Kegiatan

Para siswa-siswi SD dan SMP dapat selalu mengingat dan membaca kembali seluruh informasi yang telah diberikan dari penyuluhan kesehatan sebelumnya.

Keberhasilan Program

Setelah kita mahasiswa KKN-PPM UNUD yang dilaksanakan SDN 1 Tunjuk, SDN 3 Tunjuk dan SMPN 4 Tabanan berjalan dengan cukup lancar terbukti setelah penempelan poster beberapa siswa-siswi antusias untuk membaca kembali materi yang pernah disampaikan sebelumnya.

Kendala Program

Kendala yang dihadapi adalah tidak bias laminating poster yang ada karena ukuran poster yang terlalu besar, dan kurang banyaknya ada space kosong di majalah dinding di masing-masing SD sehingga ada beberapa poster yang di tempel di jendela kaca dan tembok ruang UKS.

Saran

Pentingnya pemasangan poster tentang pengetahuan posisi ergonomis, cara cuci tangan yang baik dan benar, dan penyakit kanker sangat perlu diketahui sejak dini. Sehingga kebiasaan untuk duduk, mengangkat barang dan membawa tas dengan baik serta mencuci tangan dengan baik dan benar sudah tertanam sejak usia dini dan dapat melakukan pencegahan sendiri agar tidak mengalami kelainan tulang punggung dan tidak mudah terserang penyakit karena bakteri yang menempel di tangan serta mengetahui penyebab, gejala, dan faktor resiko kanker untuk dapat melakukan pencegahan sejak dini.

(14)

1.2 Program Bantu dan Tambahan

Berikut merupakan pemaparan dari program KKN yang meliputi program-program bantuan dan tambahan.

1.2.1 Gotong Royong Kelompok Sasaran

Gotong royong ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Bersih-bersih ini juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran Sekaa Teruna Teruni (STT) dan Karang Taruna untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Sasaran yang dituju adalah STT se-desa pekraman Tunjuk serta Karang Taruna Desa Tunjuk. Gotong royong ini dilakukan sebanyak 5 kali, yang pertama bersama STT Tunjuk Kaja, gotong royong kedua bersama Karang Taruna Desa Tunjuk, gotong royong ketiga bersama STT Tunjuk Kelod, yang keempat bersama STT Tunjuk Kelod, dan gotong royong yang terakhir bersama Karang Taruna Desa Tunjuk yang dilakukan berkaitan dengan 17 Agustus 2016.

Lokasi Kegiatan

Gotong royong ini berlokasi di lingkungan Banjar Dinas Tunjuk Kelod, Tunjuk Kaja, dan Lapangan Desa Tunjuk.

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan bersih-bersih pantai Tulamben ini berlangsung 5 kali. Berikut rinciannya : - Sabtu, 30 Juli 2016 - Minggu, 31 Juli 2016 - Kamis, 4 Agustus 2016 - Jumat, 5 Agustus 2016 - Minggu, 7 Agustus 2016  Pelaksanaan Kegiatan

Gotong royong yang pertama yaitu gotong royong membersihkan lingkungan Banjar Tunjuk Kaja sekaligus melakukan penghijauan. Kegiatan ini dilakukan bersama STT Tunjuk Kaja. Gotong royong kedua dilakukan bersama Karang Taruna untuk membersihkan lapangan Desa Tunjuk yang dipergunakan untuk penyelenggaraan acara 17-an. Gotong royong ketiga dan keempat dilakukan bersama STT Tunjuk Kelod untuk membersihkan lingkungan Tunjuk Kelod. Dan gotong royong yang terakhir dilakukan bersama Karang Taruna membuat garis lapangan dan mencari pohon pinang untuk rangkaian acara 17-an.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga

(15)

lingkungan sekitar.

Keberhasilan Program

Keberhasilan program ini dapat dilihat dari banyaknya sampah yang terkumpul dan termotivasinya STT dan Karang Taruna untuk lebih menjaga kebersihan lingkungan. STT dan Karang Taruna lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Kendala Program

Kendala yang dialami yaitu STT dan Karang Taruna pada awalnya kurang mau dan berniat untuk membersihkan lingkungan sekitar. Namun, dengan aksi kita dan tekad kita untuk membersihkan lingkungan, membuat mereka akhirnya turut ikut membersihkan lingkungan sekitar.

Saran

(16)

1.2.2 Ngayah di Pura Prajapati Kelompok Sasaran

Kegiatan ngayah diadakan dalam rangka kegiatan rutin sekaligus menyambut upacara pemelaspasan di Pura Prajapati. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat Desa Tunjuk yang secara sukarela meluangkan waktunya untuk ngayah.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan ngayah dilakukan di Pura Prajapati Desa Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ngayah berlangsung pada hari Minggu, 7 Agustus 2016 dimulai dari jam 07.00-12.00

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ngayah di Pura Prajapati ini dilakukan dengan memotong rumput di sekitar pura dan membersihkan lingkungan sekitar pura.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjaga kebersihan pura sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan pura.

Keberhasilan Program

Dalam kegiatan ini seluruh komponen masyarakat sangat antusias bekerja sama membersihkan pura sehingga kegiatan ini bisa dikatakan berhasil tanpa mengalami suatu kendala yang serius.

Kendala Program

Kendala yang dialami yaitu mesin pemotong rumput hanya ada 1 sehingga memerlukan banyak waktu untuk membersihkan rumput-rumput di pura dan di sekitar pura.

Saran

Diharapkan masyarakat dapat konsisten untuk mengadakan kegiatan ngayah.

1.2.3 Mengajar bulutangkis di Bale Banjar Tunjuk Tengah Kelompok Sasaran

Kegiatan mengajar bulutangkis dilakukan untuk meningkatkan kemampuan adik-adik dalam bermain bulutangkis sekaligus untuk meningkatkan motivasi mereka untuk meraih prestasi.

(17)

Lokasi Kegiatan

Kegiatan mengajar bulutangkis dilakukan di Bale Banjar Tunjuk Tengah.  Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini di lakukan sebanyak tiga kali yaitu pada hari jumat 3 Agustus, Minggu 7 Agustus dan Jumat 12 Agustus.

Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melatih dan mengajarkan teknik tenik bermian bulutangkis yang baik dan benar.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan adik-adik dalam bermain bulutangkis sekaligus memberi motivasi kepada mereka untuk rajin berlatih sehingga dapat meraih prestasi maksimal.

Keberhasilan Program

Kegiatan ini sangat berhasil karena adik-adik antusias untuk mengikuti kegiatan ini.  Kendala Program

Kendala yang dialami tidak terlalu bermakna dan bisa diatasi.  Saran

Diharapkan adik-adik dapat berlatih secara konsisten walaupun KKN-PPM telah berakhir.

1.2.4 Melakukan Kegiatan Puskesmas Keliling Sebulan Sekali Kelompok Sasaran

Kegiatan puskesmas keliling yang biasanya dilaksanakan selama sebulan sekali secara teratur di Desa Tunjuk dilakukan untuk memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat Desa Tunjuk, sehingga seluruh masyarakat di daerah bisa mendapatkan pelayanan ini. Pelaksanaan puskesmas keliling ini juga dilakukan bersamaan dengan program posyandu. Jadi sasaran dari kegiatan yang dilakukan oleh unit pelayanan kesehatan keliling ini ditujukan kepada seluruh masyarakat di Desa Tunjuk dari berbagai umur, baik manula hingga balita. Pelaksanaan kegiatan puskesmas keliling ini dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu pada bulan Agustus dan bulan Juli.

Lokasi Kegiatan

Puskesmas dan Posyandu keliling yang pertama berlokasi di bale banjar Tunjuk Tengah, dan lokasi pelaksanaan puskesmas dan posyandu keliling yang kedua adalah di bale banjar Tunjuk Kaja.

(18)

Waktu Pelaksanaan bersih-bersih pantai Tulamben ini berlangsung 2 kali. Berikut rinciannya :

- Selasa, 26 Juli 2016 - Jumat, 19 Agustus 2016  Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan puskesmas dan posyandu keliling dilakukan dengan berpartisipasi dalam membantu kegiatan yang dilakukan oleh petugas puskesmas dan posyandu. Kegiatan yang dilakukan adalah membantu mengecek tensi para pasien, membantu dalam proses menimbang berat badan balita, membantu dalam mengisi kelengkapan administrasi para pasien dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan senam kesehatan yang juga merupakan bagian dari kegiatan puskesmas keliling.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini, adalah masyarakat yang ada di Banjar Tunjuk Tengan dan Tunjuk Kaja bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, baik untuk mendapatkan pemeriksaan maupun melaksanakan kegiatan senam sehat. Dan bantuan dari mahasiswa KKN juga dapat meringankan tugas dari para petugas puskesmas dan posyandu keliling.

Keberhasilan Program

Keberhasilan program ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan dari puskesmas dan posyandu keliling. Selain itu masyarakat juga antusias dalam mengikuti senam kesehatan. Terlihat bahwa kegiatan ini memicu kesadaran masyarakat Desa Tunjuk untuk lebih menjaga kesehatannya.

Kendala Program

Kendala yang dialami yaitu cuaca yang tidak mendukung sehingga pada awalnya masyarakat yang berpartisipasi hanya sedikit. Namun akhirnya ada perubahan cuaca yang mendukung sehingga banyak masyarakat yang berdatangan dan ikut berpartisipasi untuk memeriksakan kesehatan dirinya maupun anak dan cucunya.

 Saran

Diharapkan masyarakat Tunjuk tetap memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga kesehatannya dan pelayanan puskesmas dan posyandu keliling yang sangat bermanfaat ini dapat tetap berjalan secara teratur.

1.2.5 Panitia Lomba Seni dalam Rangkaian Acara 17 Agustus Desa Tunjuk Kelompok Sasaran

Perlombaan 17 Agustus ini diadakan sebagai hiburan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Desa Tunjuk. Tujuannya adalah agar generasi muda Desa Tunjuk

(19)

senantiasa menjaga kelestarian budaya Bali di era globalisasi ini. Perlombaan di bidang seni adalah acara perlombaan yang diikuti oleh anak-anak SD sampai anak remaja di Desa Tunjuk.  Lokasi Kegiatan

Perlombaan seni dalam rangkaian acara memperingati 17 Agustus dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ini diadakan di bale banjar Tunjuk Tengah.

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Perlombaan 17 Agustus ini berlangsung pada Kamis, 11 Agustus 2016 dimulai dari jam 16.00-18.00.

Pelaksanaan Kegiatan

Perlombaan seni dalam rangka memperingati 17 Agustus ini diadakan sebagai hiburan dimana yang dilombakan dalam kegiatan ini adalah perlombaan tari tradisional (tari Bali). Selain itu juga ada lomba megegitan yang juga diikuti oleh anak-anak SD dan lomba mejejaitan yang diwakili oleh remaja dari masing-masing banjar dinas yang ada di Desa Tunjuk Dimulai dari jam 16.00 sore, para peserta sudah sangat antusias dengan diadakannya perlombaan ini. Perlombaan berlangsung sangat meriah, semangat dan ceria. Diakhir acara, diumumkan para pemenang dari jenis-jenis lomba yang telah dilaksanakan.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini, para generasi muda lebih semangat dan termotivasi untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia dan menjaga kelestarian budayanya. Juga seluruh masyarakat dapat bersosialisasi dan mempererat tali silahturahmi.  Keberhasilan Program

Di setiap perlombaannya para siswa sangat antusias dan semangat untuk mengikuti lomba. Sehingga kegiatan ini bisa dikatakan berhasil tanpa mengalami suatu kendala yang serius

Kendala Program

Kendala yang dialami adalah kesalahan-kesalahan kecil mengenai teknis acara namun tidak terlalu berpengaruh dan dapat ditangani.

Saran

Diharapkan siswa dapat terus termotivasi menjaga, melestarikan dan melindungi budaya asli Bali.

1.2.6 Menjadi panitia sebak bola mini Kelompok Sasaran

Sepak bola mini ini diadakan sebagai hiburan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2016. Perlombaan ini diikuti oleh seluruh Banjar Dinas yang ada di Desa Tunjuk. Dimana masing-masing Banjar

(20)

mengirim timnya yang terdiri dari siswa SD hingga SMP.  Lokasi Kegiatan

Perlombaan sepak bola mini ini diadakan di Lapangan Desa Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan Perlombaan sepak bola mini berlangsung dari hari Minggu, 7 Agustus 2016 hingga Rabu, 10 Agustus 2016 dimulai dari jam 15.00-selesai.

Pelaksanaan Kegiatan

Perlombaan sepak bola mini diadakan sebagai ajang mencari bakat dari anak-anak di Desa Tunjuk, ajang ini juga sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat Desa Tunjuk dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Indonesia. Lomba ini diikuti oleh 7 Banjar Dinas di Desa tunjuk. Dimana masing-masing Banjar mengirimkan timnya yang terdiri dari anak-anak SD hingga SMP. Pada akhirnya acara yang memperebutkan juara 1 dimenangkan oleh Banjar Tunjuk Tengah.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini, adalah timbulnya semangat sportivitas di kalangan para pemain yang notabena masih anak-anak yang merupakan hal positive jika diajarkan sejak dini. Selain itu manfaat dari kegiatan ini adalah memotivasi masyarakat Desa Tunjuk untuk memperingati hari Kemerdekaan Indonesia.

Keberhasilan Program

Kegiatan ini menciptakan antusiasme yang tinggi di Masyarakat Desa Tunjuk untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini juga meningkatkan semangat anak-anak Desa Tunjuk dalam berlatih bermain sepak bola sehingga nantinya mereka dapat mewakili Desanya dalam setiap perlombaan yang ada.

Kendala Program

Kendala yang dialami yaitu perubahan cuaca yang tidak menentu seperti turunnya hujan secara tiba-tiba sehingga menyebabkan keterlambatan dalam waktu perlaksaanan kegiatan.  Saran

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali di kesempatan berikutnya untuk meningkatkan antusiasme Masyarakat Desa Tunjuk dalam memperingati hari Kemerdekaan Indonesia.

1.2.7 Menjadi Panitia Lomba Hiburan Kelompok Sasaran

Lomba hiburan ini diadakan untuk meramaikan kegiatan dalam rangkaian hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2016. Kegiatan ini diisi dengan berbagai macam permainan seperti lomba tarik tambang, tangkap belut, lari kelereng, lari

(21)

terompak, memasukan paku dalam botol, dan panjat pinang. Hiburan ini ditujukan untuk Masyarakat yang berada di Desa Tunjuk agar dapat dinikmati dalam rangkaian memperingati hari Kemerdekaan Indonesia.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan hiburan ini dilaksanakan sepenuhnya di Lapangan Desa Tunjuk.  Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan kegiatan hiburan ini mulai dari Jumat, 12 Agustus 2016 hingga Rabu 17 Agustus 2016 dimulai dari 15.00-selesai.

Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan hiburan ini dilakasanakan di Lapangan Desa Tunjuk yang dimulai pukul 15.00-selesai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Masyarakat Desa Tunjuk. Terdapat berbagai macam lomba mulai dari tarik tambang, menangkap belut,memasukan paku dalam botol, dan puncaknya pada hari Rabu, 17 Agustus 2016 diadakan lomba panjat pinang yang merebutkan berbagai hadiah menarik dengan hadiah utama berupa sebuah televisi.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah rasa kebersamaan antara masyarakat di Desa Tunjuk. Kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat Desa Tunjuk dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Keberhasilan Program

Kegiatan ini sangat berhasil menarik minat masyarakat di Desa Tunjuk. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang hadir pada saat acara dilaksanakan.

Kendala Program

(22)

Saran

Diharapkan adanya keberlanjutan dalam melaksanakan kegiatan hiburan ini. 3.2.5 Mengajar Anak SD

Kelompok Sasaran

Kegiatan ini dilakukan untuk membantu anak-anak SD di Tunjuk mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Antusias anak-anak SD Tunjuk ini untuk belajar bersama di Posko KKN sangatlah besar. Pengajaran ini kami lakukan secara bersama-sama kepada anak SD N 1 Tunjuk maupun SD N 3 Tunjuk yang berada dikelas 2 sampai dengan kelas 6. Dari pengajaran ini, kami juga dapat mendekatkan diri dan lebih bersosialisasi dengan anak-anak SD yang ada di Desa Tunjuk.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan ini dilakukan di Posko KKN PPM UNUD XIII Desa Tunjuk yang berada di Puskesmas Pembantu Desa Tunjuk.

Waktu Pelaksanaan

Waktu Pelaksanaan kegiatan hiburan ini mulai dari Sabtu, 30 Agustus 2016 hingga Sabtu, 27 Agustus 2016.

Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan pengajaran ini dilakukan dengan pengajaran seorang mahasiswa kepada 1-3 anak SD. Biasanya, mereka mendatangi posko pada jam 1-3 dan belajar di posko hingga jam 5. Kehadiran mereka tidak menentu, bisa setiap hari ataupun di hari-hari tertentu. Mata pelajaran yang diajarkan meliputi seluruh mata pelajaran yang didapat di sekolah, terutama mata pelajaran yang dijadikan pekerjaan rumah.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah rasa kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan anak-anak SD yang datang untuk belajar, dan bahkan dengan orang tua masing-masing yang sering mengantar-jemput anaknya pada saat belajar di posko KKN. Juga dapat meningkatkan motivasi dan keinginan belajar dari anak-anak SD karena metode belajar yang menyenangkan.

Keberhasilan Program

Kegiatan ini sangat berhasil melihat banyaknya anak SD yang antusias untuk belajar bersama dan keinginan belajar yang kian meningkat. Selain itu, kemampuan mereka untuk menyerap materi yang diajarkan terlihat dari kemampuan mereka dalam menjawab ulang pekerjaan rumah mereka secara mandiri.

(23)

Kendala yang dialami adalah terkadang anak-anak yang datang untuk belajar terlalu banyak dan tidak tersedianya tempat untuk menampung mereka.

Saran

Diharapkan nantinya di sediakan sarana belajar untuk anak-anak yang belum mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah, dan lebih baik jika bimbingan belajar di luar sekolah tersebut tidak dipungut biiaya sehingga mereka bisa tetap belajar di luar jam sekolah dengan giat.

(24)

Referensi

Dokumen terkait

1.. 20  Tahap Persiapan : Hal yang paling pertama dilakukanya itu mengirim surat pemberitahuan undangan untuk masing- masing Kelian Dinas dimasing-masing banjar di Desa

Saran yang dapat diberikan untuk penyuluhan mengenai HIV/AIDS adalah melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada staf desa dan ketua Sekaa Teruna Teruni mengenai

1) Menyelenggarakan lomba gerak dan lagu untuk anak-anak yang ada di kecamatan Kaliwungu 1 x 300” Kecamatan Terlaksana 12 Februari 2017 di Balai Desa Kradenan (anak- anak)..

Pemetaan tracking jalur ekowisata merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pejukutan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat serta para wisatawan

Dengan adanya kegiatan ini, lansia yang berada di Desa Perancak merasa terbantu karena dapat memeriksakan kesehatan mereka serta menambah wawasan mengenai bahaya

Solusi yang dapat dipecahkan dari kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran ialah dengan memberikan perhatian penuh terhadap anak-anak, agar mereka mau mengikuti

Kendala yang dijumpai dalam pelaksanaan ini yaitu pada saat pelaksanaan penyuluhan, dan pemaparan materi tidak semua pengelola Daya Tarik Wisata Tukad Cepung dapat hadir

Program ini direncanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di Desa Besan khususnya anak-anak sekolah dasar mengenai perilaku hidup bersih