Informasi Dokumen
- Penulis:
- Nurhadi Setyo Nugroho
- Pengajar:
- Dr. Zainur Rofiq
- Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
- Mata Pelajaran: Pendidikan Teknik Mesin
- Topik: Pengaruh Metode Pembelajaran Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD) Di SMKN 2 Wonosari
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2012
- Kota: Yogyakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bab ini menjelaskan latar belakang penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD) di SMKN 2 Wonosari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran MMOD, yang terlihat dari nilai rata-rata evaluasi yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pembelajaran yang ada saat ini, serta untuk menawarkan solusi melalui penerapan metode pembelajaran Jigsaw yang lebih interaktif dan kolaboratif.
1.1. Latar Belakang Masalah
Kemajuan teknologi dan kebutuhan industri menuntut pendidikan kejuruan untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan. Di SMKN 2 Wonosari, terdapat masalah dalam metode pengajaran yang cenderung pasif, sehingga siswa tidak terlibat aktif dalam proses belajar. Metode ceramah yang dominan digunakan oleh guru menyebabkan siswa merasa bosan dan kesulitan dalam memahami materi. Oleh karena itu, perlu ada perubahan metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
1.2. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar dengan metode Jigsaw dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Jigsaw dalam meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran MMOD, serta untuk memberikan rekomendasi bagi pengajaran di SMKN 2 Wonosari.
II. KAJIAN PUSTAKA
Bagian ini membahas teori-teori yang relevan dengan penelitian, termasuk pengertian pembelajaran, hasil belajar, metode pembelajaran, dan strategi pembelajaran ekspositori. Penjelasan mengenai metode Jigsaw juga diuraikan secara mendalam, termasuk langkah-langkah penerapannya dan kelebihan serta kekurangannya dalam konteks pendidikan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana metode Jigsaw dapat diterapkan dalam pembelajaran MMOD dan bagaimana ia dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
2.1. Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses interaksi antara guru dan siswa yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Menurut Hamzah Uno, pembelajaran melibatkan pemilihan dan pengembangan metode yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam konteks ini, penting untuk memilih metode yang tidak hanya efektif, tetapi juga melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar.
2.2. Metode Pembelajaran Jigsaw
Metode Jigsaw adalah teknik pembelajaran kooperatif yang memungkinkan siswa untuk saling mengajarkan satu sama lain. Dalam metode ini, siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan setiap anggota kelompok bertanggung jawab untuk mempelajari bagian tertentu dari materi. Setelah itu, mereka berkumpul kembali untuk berbagi pengetahuan. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dan mendorong interaksi yang lebih baik di dalam kelas.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain Quasi Eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMKN 2 Wonosari dengan membandingkan dua kelompok siswa, yaitu kelompok yang diajar dengan metode Jigsaw dan kelompok yang diajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan, serta observasi selama proses pembelajaran.
3.1. Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X program studi pemesinan di SMKN 2 Wonosari. Sampel diambil secara acak dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Jigsaw dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Pengambilan sampel dilakukan untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas.
3.2. Teknik Pengumpulan Data
Data dikumpulkan melalui beberapa teknik, termasuk tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Tes hasil belajar terdiri dari pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah diterapkan metode Jigsaw. Observasi dilakukan untuk mengamati interaksi siswa selama pembelajaran, sedangkan dokumentasi digunakan untuk mencatat hasil belajar dan kegiatan pembelajaran.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Jigsaw memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai post-test siswa yang diajar dengan metode Jigsaw lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional. Selain itu, interaksi dan partisipasi siswa selama pembelajaran juga meningkat signifikan. Pembahasan ini mencakup analisis data dan interpretasi hasil yang diperoleh dari penelitian.
4.1. Hasil Belajar
Data menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test siswa di kelas eksperimen yang menggunakan metode Jigsaw adalah 72,75, sedangkan rata-rata nilai post-test di kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional adalah 68,875. Hal ini menunjukkan bahwa metode Jigsaw lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
4.2. Pembahasan
Pembahasan hasil belajar menunjukkan bahwa metode Jigsaw tidak hanya meningkatkan nilai akademis, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Siswa merasa lebih termotivasi dan aktif dalam diskusi, yang berdampak positif pada pemahaman mereka terhadap materi. Ini menunjukkan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan.
V. PENUTUP
Bab penutup menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk praktik pendidikan di SMKN 2 Wonosari. Kesimpulan utama adalah bahwa metode pembelajaran Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran MMOD. Rekomendasi juga diberikan untuk penggunaan metode ini secara lebih luas di kelas-kelas lain dan untuk penelitian lebih lanjut di bidang ini.
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Jigsaw memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Menggunakan Mesin Operasi Dasar (MMOD). Rata-rata nilai siswa yang diajar dengan metode Jigsaw lebih tinggi dibandingkan dengan yang diajar dengan metode konvensional.
5.2. Saran
Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan metode Jigsaw di berbagai mata pelajaran dan tingkat pendidikan lainnya. Selain itu, guru disarankan untuk terus menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Referensi Dokumen
- Nilai- nilai berdistribusi F ( Sugiyono )