Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 1 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
P U T U S A N
Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, memeriksa dan memutus perkara-perkara gugatan Hak Kekayaan Intelektual - Merek pada tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara:
Chipita Industrial and Commercial Company S.A. (“Chipita S.A.”), suatu perusahaan yang didirikan dan berada di bawah Undang-Undang Negara Yunani, beralamat di 12th km National Road Athens-Lamia, Metamorfossis, 14452 Attica, Greece, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Daru Lukiantono, S.H., Rr. Diyah Ratnajati, SH., MLI, M.H. dan M. Rafiqi Ramadhan Padmowijoto, S.H., semuanya Para Advokat dari Kantor Hukum HADIPUTRANTO, HADINOTO &
PARTNERS, beralamat di Pacific Century Place, Level 35, Sudirman Central Business District Lot 10, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia, berdasarkan Surat Kuasa tanggal 21 Februari 2020, selanjutnya disebut sebagai Penggugat;
lawan:
PT Prima Top Boga, beralamat di Jalan Inti 1 C1 Nomor 7 Kelurahan Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Dr. JUSTISIARI PERDANA KUSUMAH, S.H., M.H., RISTI WULANSARI, S.H., WARDAYA, S.H. M.H., ALDI ANDHIKA JUSUF, S.H., LL.M., ELSIANA INDA PUTRI MAHARANI, S.H., M.Hum., BINTANG LEO A. NAIBAHO, S.H., FAJAR BUDIMAN KUSUMO, S.H., BHREDIPTA CRESTI SOCARANA, S.H., LL.M., SOMNIS FERINA, S.H., ADRIAN LUTHFI IMANTAKA, S.H., RENDY FITRIANDY, S.H., M. LAZUARDI KUSUMAWIJAYA, S.H., EKA PUTERA APRILLIYANSAH, S.H. dan DHAFIN COLLIN HARYADI, S.H., para Advokat dn Advokat Magang pada K&K Advocates – Intellectual Property berkedudukan di KMO building 5th floor, suite 502, Jl. Kyai Maja No. 1, Jakarta 12120 – Indonesia, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 19 Januari 2021, selanjutnya disebut sebagai Tergugat;
dan
Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Kekayaan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 2 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Intelektual cq. Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, berkedudukan di Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9 Kuningan, Jakarta Selatan 12940, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Tarsisius Didik Taryadi, S.H. dan kawan-kawan, pegawai Direktorat Jenderal Merek dan Indikasi Geografis, Kementerian Hukum dan HAM RI, berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor HKI.4.HI.06.06.06- 307/2020 tanggal 16 Desember 2020, selanjutnya disebut sebagai Turut Tergugat;
Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri tersebut;
Setelah membaca berkas perkara beserta surat-surat yang bersangkutan;
Setelah mendengar kedua belah pihak yang berperkara;
TENTANG DUDUK PERKARA
Menimbang, bahwa Penggugat dengan surat gugatan tanggal 7 Desember 2020 yang diterima dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 8 Desember 2020 di bawah Register Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst., telah mengajukan Gugatan Pembatalan Merek, sebagai berikut:
Kepemilikan Merek “7 DAYS” dan Variannya atas nama Penggugat 1. Bahwa Penggugat, Chipita Industrial and Commercial Company S.A.
(“Chipita S.A.”) adalah perusahaan Yunani yang didirikan di Yunani pada 1973 dan dimaksudkan untuk menjalankan bisnis dan memproduksi kudapan-kudapan berasa gurih dan manisan coklat;
Pada tahun 1991, Penggugat mulai memproduksi croissant "7 DAYS"
(kudapan roti croissant panggang dalam kemasan dengan lama simpan tertentu), yang segera diikuti oleh peluncuran croissant mini "7 DAYS".
Penggugat telah mengukuhkan keberadaannya secara global setidaknya sejak tahun 1995 dalam berbagai kategori produk, seperti croissant dan produk adonan sejenis, keripik, snack gurih (bake rolls), kue dan kembang gula;
Penggugat memperluas bisnisnya di luar Yunani pada tahun 1996 dengan mendirikan pabrik di Mesir dan Bulgaria, diikuti oleh Polandia, Rumania, Rusia dan Arab Saudi, dan baru-baru ini di Turki, Malaysia, Meksiko dan India. Pada tahun 1996, Penggugat juga mendirikan kantor komersial di delapan negara Republik Ceko, Jerman, Hongaria, Serbia,
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 3 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Slovakia, Ukraina, Belarusia dan Inggris. Produk Penggugat diproduksi di 14 pabrik yang berlokasi di 11 negara berbeda dan dipasarkan kepada konsumen di 56 negara, baik secara langsung maupun melalui kemitraan strategis;
2. Mengikuti proses pembuatan dan penggunaan kata "7 DAYS" sebagai merek oleh Penggugat pada tahun 1990 dan 1991, Penggugat kemudian melanjutkan upaya dan investasinya untuk menguatkan keunikan merek "7 DAYS" agar menjadi lebih menarik dan menjadikannya karakteristik produk dengan cara melakukan kerjasama antara Departemen Pemasaran Penggugat dengan LANDOR UK.
Dimana setelah melakukan banyak penelitian dan investasi besar, Penggugat berhasil menciptakan bentuk baru merek "7 DAYS" dengan menggunakan kombinasi lingkaran berwarna dasar merah pada tahun
2003, sebagaimana berikut: (selanjutnya disebut sebagai Merek "7 DAYS"). Merek "7 DAYS" ini, kemudian telah mendapatkan pengakuan dunia atas keberadaannya.
3. Pada 2015, Departemen Pemasaran Penggugat sekali lagi telah bekerjasama dengan LANDOR UK untuk menciptakan dan mengembangkan ciri dan desain kemasan yang menarik dari
produk , dimana direpresentasikan dengan penggunaan berbagai kombinasi warna yang disesuaikan dengan isian croissant yang mana hal ini kemudian menjadikannya dikenal di dunia
dan digunakan untuk produk croissant di seluruh dunia.
Saat ini, produk croissant telah tersebar dan di pasarkan
menggunakan kemasan dengan berbagai kombinasi warna, meliputi tetapi tidak terbatas pada kombinasi warna berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 4 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
4. Merek Penggugat diciptakan secara khusus untuk memberikan kesan khas yang membedakannya dengan jenis produk sejenis yang ditawarkan di pasaran. Merek Penggugat ini juga khas dan secara instan mampu menciptakan kesan visual abadi pada konsumen.
Hal ini jelas didapatkan melalui banyaknya penelitian dan biaya yang tidak sedikit yang dilakukan Penggugat guna menciptakan merek yang unik dan dan dapat diterima masyarakat.
Penggugat telah mengajukan dan memperoleh perlindungan hukum
atas merek dan variasinya sejak tahun 1992 di banyak yurisdiksi di dunia, termasuk namun tidak terbatas pada negara-negara berikut:
Eropa Asia
Albania, Belarus, Bosnia, Bulgaria, Kroasi, Siprus, Republik Ceko, Uni Eropa, Makedonia Utara, Georgia,
Afghanistan, Azerbaijan, Bahrain Brunei, Kamboja, Republik Rakyat Cina (Tiongkok), Hong Kong, Indonesia, Iran, Irak, Israel,
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 5 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Jerman, Yunani, Hungaria, Italia, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Latvia, Lithuania, Malta, Moldova, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swiss, Ukraina, Uni Emirat Arab.
Kuwait, Kirgistan, Laos, Lebanon, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Oman, Pakistan, Jalur Gaza Palestina, Tepi Barat Palestina, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Taiwan, Tajikistan, Turki, Turkmenistan, Uzbekistan, Yaman.
Amerika Utara Afrika
Kanada, Chili, Republik Dominika, Meksiko, Panama, Amerika Serikat
Aljazair, Mesir, Ghana, Maroko, Nigeria, Sudan, Tunisia, Zambia
5. Produk Penggugat diciptakan dengan itikad baik dan telah memperoleh reputasi yang signifikan di seluruh negara di dunia karena produknya yang berkualitas dan penggunaannya yang telah terdistribusikan secara luas. Reputasi merek ini juga telah diketahui oleh masyarakat di Indonesia melalui diaspora Indonesia yang luas di seluruh dunia dan melalui wisatawan Indonesia yang mengunjungi banyak tujuan wisata terkemuka di Eropa, Amerika Serikat dan Australia, seringkali memiliki akses dan eksposur ke toko grosir dan supermarket lokal dimana produk-produk Penggugat dipasarkan dalam jumlah besar;
Penggugat juga secara rutin aktif menghadiri dan memamerkan produk- produk "7 DAYS" ini di berbagai pameran internasional di seluruh dunia.
Lebih khusus lagi, Penggugat telah berpartisipasi, sejak 2005, di Internationale Süßwarenmesse (ISM), pameran perdagangan kudapan terbesar di dunia. Pameran ini berlangsung setiap tahun di Koelnmesse, Cologne, Jerman;
Pada tahun 2016, Penggugat juga berpartisipasi dalam salah satu pameran perdagangan terbesar di negara-negara Arab, Gulfood di Dubai. Sementara di Malaysia, Penggugat bersama Muchico Bakery Sdn Bhd menggunakan jasa Naga DDB Tribal untuk produksi iklan komersial “7 DAYS”. Produksi iklan ini selesai pada 6 Februari 2017, dan iklan pertama kali ditayangkan pada 31 Juli 2017;
6. Bentuk penggunaan, publikasi, dan iklan merek "7 DAYS" Penggugat lainnya dapat diakses secara online, termasuk tetapi tidak terbatas pada
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 6 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
yang berasal dari situs website resmi Penggugat yaitu:
https://www.chipita.com/el-en/ (versi bahasa Inggris) serta akun media sosial, yaitu https://m.facebook.com/pages/Chipita-International- sa/525714037507733 (akun Facebook resmi Penggugat); dan https://www.linkedin.com/company/chipita-sa (akun resmi Linkedin Penggugat);
Sebagaimana diilustrasikan di atas, upaya Penggugat untuk memasarkan dan memperluas merek "7 DAYS", serta adanya aktivitas promosi Penggugat di situs website dan akun media sosial tersebut, jelas menunjukkan bahwa Penggugat telah secara ekstensif menggunakan merek "7 DAYS" untuk berbagai jenis barang, khususnya di Kelas 30;
Merek “7 Days” Milik Penggugat adalah Merek Terkenal
7. Bahwa, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis ("Undang-Undang Merek"), suatu merek dapat dinyatakan sebagai “merek terkenal” apabila memenuhi kriteria di bawah ini:
- pengetahuan umum masyarakat mengenai merek tersebut di bidang usaha yang bersangkutan;
- reputasi merek tersebut diperoleh karena promosi yang gencar dan besar-besaran;
- investasi di beberapa negara di dunia yang dilakukan oleh pemilik merek tersebut;
- bukti pendaftaran merek di berbagai negara di dunia;
Bahwa, berdasarkan ketentuan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 67 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Merek ("Peraturan Menkumham Nomor 67 Tahun 2016"), suatu merek dapat dinyatakan sebagai “merek terkenal” apabila memenuhi salah satu kriteria di bawah ini:
- Tingkat pengetahuan atau pengakuan masyarakat terhadap merek tersebut di bidang usaha yang bersangkutan sebagai merek terkenal;
- Volume penjualan barang dan/atau jasa dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan merek tersebut oleh pemiliknya;
- Pangsa pasar yang dikuasai oleh merek tersebut dalam hubungannya dengan peredaran barang dan/atau jasa di masyarakat;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 7 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
- Jangkauan daerah penggunaan merek;
- Jangka waktu penggunaan merek;
- Intensitas dan promosi merek, termasuk nilai investasi yang dipergunakan untuk promosi tersebut;
- Pendaftaran merek atau permohonan pendaftaran merek di negara lain;
- Tingkat keberhasilan penegakan hukum di bidang merek, khususnya mengenai pengakuan merek tersebut sebagai merek terkenal oleh lembaga yang berwenang; atau
- Nilai yang melekat pada merek yang diperoleh karena reputasi dan jaminan kualitas barang dan/atau jasa yang dilindungi oleh merek tersebut.
Bahwa, pada agenda sidang pembuktian yang akan datang, Penggugat akan menyampaikan bukti-bukti keterkenalan Merek "7 DAYS" Penggugat yang merujuk kepada kriteria-kriteria tersebut di atas.
8. Bahwa, agar Majelis Hakim yang terhormat dapat mempertimbangkan bahwa Merek "7 DAYS" milik Penggugat adalah merek terkenal, Majelis Hakim kiranya dapat memerhatikan pertimbangan- pertimbangan hukum dalam berbagai yurisprudensi dan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap untuk perkara-perkara pembatalan merek dengan dalil merek terkenal sebagaimana di bawah ini:
a) Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 12/Pdt.Sus-Merek/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst., yang diperkuat oleh Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 60 K/Pdt.Sus-HKI/2019 tanggal 21 Februari 2019, dalam perkara pembatalan Merek "NOVEC 1230" antara 3M COMPANY sebagai Penggugat dan DEWI NILASARI, sebagai Tergugat;
"Menimbang, bahwa pengertian merek terkenal berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Rl Nomor 1486 K/Pdt/1991 adalah apabila suatu merek telah beredar keluar dari batas-batas regional sampai batas-batas internasional, dimana telah beredar keluar negeri asalnya dan dibuktikan dengan adanya pendaftaran merek yang bersangkutan di berbagai negara;"
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 8 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
"Menimbang, bahwa dari pengertian dan kriteria yang telah dipertimbangkan tersebut di atas, maka Majelis Hakim berpendapat bahwa dengan terdaftarnya Merek "NOVEC"
milik Penggugat di beberapa negara sesuai dengan pengertian merek terkenal berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Rl Nomor 1486 K/Pdt/1991 adalah apabila suatu merek telah beredar keluar dari batas-batas regional sampai batas-batas internasional, dimana telah beredar keluar negeri asalnya dan dibuktikan dengan adanya pendaftaran merek yang bersangkutan di berbagai negara sebagaimana telah dipertimbangkan di atas serta kriteria yang lainnya berupa intensitas dan promosi merek, termasuk nilai investasi yang dipergunakan untuk promosi tersebut, volume penjualan barang dan/atau jasa dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan merek tersebut oleh pemiliknya, tingkat pengetahuan atau pengakuan masyarakat terhadap merek tersebut di bidang usaha yang bersangkutan sebagai merek terkenal khususnya untuk produk barang "bahan campuran pemadam kebakaran" dan "komposisi kimia untuk memodifikasi karakteristik permukaan cairan" Merek "NOVEC"
Penggugat dan lain-lain sebagaimana kriteria yang ditentukan dalam Penjelasan Pasal 21 ayat (1) huruf (b) Undang-Undang Merek jo. Pasal 18 ayat (3) Peraturan Menkumham No. 67 Tahun 2016 telah dipenuhi oleh Merek "NOVEC" milik Penggugat, oleh karenanya Merek "NOVEC" Penggugat beralasan hukum dinyatakan sebagai Merek Terkenal;"
"Menimbang, bahwa sebagaimana telah dipertimbangkan di atas, bahwa Merek "NOVEC" milik Penggugat di Amerika Serikat penggunaan pertama sejak tanggal 9 Desember 1999 dan terdaftar tanggal 12 Juni 2007 dan di Indonesia sejak tanggal 8 Oktober 2007 serta telah terdaftar di beberapa negara sehingga Merek "NOVEC" milik Penggugat telah dinyatakan sebagai merek terkenal, sedangkan Merek "NOVEC 1230"
terdaftar tanggal 23 Desember 2015, sehingga Merek "NOVEC"
milik Penggugat telah jauh terdaftar lebih dahulu dibandingkan dengan merek terdaftar "NOVEC 1230" milik Tergugat;"
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 9 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
"Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, maka Tergugat adalah pemohon yang patut diduga dalam mendaftarkan Mereknya "NOVEC 1230" memiliki niat untuk meniru, menjiplak atau mengikuti merek pihak lain demi kepentingan usahanya, menimbulkan kondisi persaingan usaha tidak sehat, mengecoh atau menyesatkan konsumen, sehingga Majelis Hakim berpendapat bahwa Tergugat adalah pemohon yang beritikad tidak baik;"
"Menimbang, bahwa oleh karena terbukti Tergugat adalah pemohon yang beritikad tidak baik maka berdasarkan bukti P-4 dan P-5 terhadap pendaftaran Merek "NOVEC" milik Penggugat tersebut, Majelis Hakim berpendapat Penggugat adalah sebagai pemakai pertama dan pemilik satu-satunya yang sah atas Merek
"NOVEC" di Indonesia dan sebagai merek terkenal, sehingga Merek "NOVEC 1230" milik Tergugat dengan nomor pendaftaran IDM000487501 kelas barang/jasa 9, nomor pendaftaran IDM000487594 kelas barang/jasa 35, dan nomor pendaftaran IDM000487620 kelas barang/jasa 38 memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek "NOVEC" milik Penggugat dan oleh karena itu Merek "NOVEC 1230" milik Tergugat dinyatakan batal pendaftarannya serta memerintahkan Turut Tergugat untuk membatalkan pendaftaran Merek "NOVEC 1230" milik Tergugat tersebut."
b) Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 76/Pdt.Sus-Merek/2017/PN.Niaga.Jkt.Pst., yang diperkuat oleh Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 842 K/Pdt.Sus-HKI/2018 tanggal 8 Oktober 2018, dalam perkara pembatalan Merek "HOLIKA HOLIKA" antara ENPRANI CO. LTD.
sebagai Penggugat dan JIMMY CHANDRA sebagai Tergugat;
"Menimbang, bahwa pengertian merek terkenal berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Rl Nomor 1486 K/Pdt/1991 adalah apabila suatu merek telah beredar keluar dari batas-batas regional sampai batas-batas internasional, dimana beredar keluar negeri asalnya dan dibuktikan dengan adanya pendaftaran merek yang bersangkutan di berbagai negara;"
"Menimbang, bahwa dari pengertian dan kriteria yang telah diuraikan dalam pertimbangan tersebut di atas maka Majelis
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 10 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Hakim berpendapat dengan terdaftarnya merek milik Penggugat di beberapa negara sesuai dengan pengertian merek terkenal berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Rl Nomor 1486 K/Pdt/1991 adalah apabila suatu merek telah beredar keluar dari batas-batas regional sampai batas-batas internasional, dimana telah beredar keluar negeri asalnya dan dibuktikan dengan adanya pendaftaran merek yang bersangkutan di berbagai negara sebagaimana telah dipertimbangkan tersebut di atas tentunya kriteria-kriteria sebagaimana yang ditentukan oleh Peraturan Menteri Kehakiman tersebut di atas telah dipenuhi oleh Merek Penggugat oleh karenanya Merek Penggugat beralasan hukum dinyatakan sebagai merek terkenal;"
"Menimbang, bahwa Merek milik Penggugat telah terdaftar di Korea tanggal 14 Oktober 2010 dan telah terdaftar di beberapa negara sehingga Merek milik Penggugat telah dinyatakan sebagai merek terkenal, sedangkan Merek milik Tergugat terdaftar tanggal 10 April 2012 maka Tergugat adalah pemohon yang patut diduga dalam mendaftarkan mereknya memiliki niat untuk meniru, menjiplak atau mengikuti merek pihak lain demi kepentingan usahanya, menimbulkan kondisi persaingan usaha tidak sehat, mengecoh atau menyesatkan konsumen, sehingga Majelis Hakim berpendapat Tergugat adalah pemohon yang beritikad tidak baik;"
"Menimbang, bahwa Tergugat adalah pemohon yang beritikad tidak baik maka berdasarkan bukti P-1, P-2, P-3 dan P-4, pendaftaran Merek milik Penggugat di lndonesia, Majelis berpendapat Penggugat adalah sebagai pemakai pertama dan pemilik satu-satunya yang sah atas Merek "HOLIKA HOLIKA" di lndonesia dan sebagai merek terkenal, sehingga Merek milik Tergugat dengan nomor pendaftaran IDM000424151 memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek milik Penggugat, dengan demikian Merek milik Tergugat dinyatakan batal pendaftarannya, dan oleh karena itu, memerintahkan Turut Tergugat untuk membatalkan pendaftaran Merek milik Tergugat tersebut."
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 11 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
c) Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 55/Merek/2003/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 17 September 2003 yang telah berkekuatan hukum tetap, dalam perkara pembatalan merek "MARIO ZEGNA" antara LANIFICIO ERMENEGILDO ZEGNA & FIGLI S.p.A. sebagai Penggugat I dan Consitex S.A. sebagai Penggugat II melawan Tuan GOBIND JIVATRAM selaku Tergugat, yang dalam pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa:
Menimbang bahwa pendaftaran merek MARIO ZEGNA, dengan nomor pendaftaran 372489, milik Tergugat didasarkan dan dilandasi oleh itikad tidak baik, yaitu dengan meniru dan membonceng keterkenalan merek-merek ERMENEGILDO ZEGNA dan merek merek lainnya yang merupakan kombinasi dari merek milik Para Penggugat. Patut ditenggarai bahwa Tergugat mendaftarkan merek MARIO ZEGNA dengan tujuan agar Tergugat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa harus bersusah payah mengeluarkan biaya administrasi dan biaya-biaya lain untuk mempopulerkan merek tersebut di Indonesia.
Menimbang bahwa selain itu, adanya itikad tidak baik dari Tergugat dapat pula dilihat dari fakta bahwa kata ataupun nama MARIO ZEGNA adalah bukan kata ataupun nama dari bahasa Indonesia. Dari hal tersebut jelas terlihat bahwa kata ataupun merek MARIO ZEGNA milik Tergugat pada dasarnya adalah tiruan atau setidak-tidaknya adalah terinspirasi dari merek-merek ERMENEGILDO ZEGNA dan merek-merek lainnya yang merupakan merek milik Para Penggugat.
Menimbang bahwa dengan demikian merek MARIO ZEGNA dengan nomor pendaftaran 372489 milik Tergugat seharusnya tidak dapat didaftarkan karena merek tersebut diatur atas dasar itikad tidak baik, sehingga dengan demikian mengacu pada Pasal 4 Undang-Undang No. 15 Tahun 2001, yang berbunyi
“Merek tidak dapat didaftarkan atas dasar permohonan yang diajukan oleh Pemohon yang beritikad tidak baik“ sudah seharusnya merek MARIO ZEGNA milik Tergugat dibatalkan pendaftarannya dari dalam Daftar Umum Merek.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 12 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
“…Menimbang, bahwa berdasarkan bukti-bukti yang diajukan oleh Para Penggugat yang bertanda P-1a sampai dengan P-1i, P-3 sampai dengan P-30, berupa pendaftaran merek Para Penggugat tersebut di Indonesia dan negara-negara lain di luar negeri dan juga promosi dari merek tersebut dibeberapa Negara lain, maka merek ERMENEGILDO ZEGNA dan merek-merek lain yang merupakan kombinasi dari padanya/mengandung kata ZEGNA milik Para Penggugat adalah merek terkenal, dan pokok permasalahan pertama telah terjawab.“
d) Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 57/K/N/HAKI/MEREK/2006/PN.NIAGA.JKT.PST. tanggal 22 November 2006 yang telah diperkuat oleh Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 02 K/N/HaKI/2007 tanggal 20 Februari 2007, serta Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan Nomor 016/PK/Pdt.Sus/2008 tanggal 14 Mei 2008 dalam perkara pembatalan pendaftaran merek "FENDICO" antara SUNARTO WIJAYA sebagai Pemohon Peninjauan Kembali (d/h Tergugat) melawan FENDI ADELE S.R.L selaku Termohon Peninjauan Kembali (d/h Penggugat), yang dalam pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa:
Bahwa Merek FENDI milik Penggugat adalah merek terkenal yang telah terdaftar di beberapa negara antara lain Amerika Serikat, Cina, Jepang, Singapura, Kanada, Uni Emirat Arab dengan promosi yang gencar (P.9 s/d P.31) yang ternyata belum dipertimbangkan oleh judex facti;
Bahwa merek FENDICO dan FENDI CO milik Tergugat dengan merek FENDI milik Penggugat, sudah seharusnya bahwa pendaftaran merek FENDI CO dan FENDICO milik Tergugat tidak dapat terdaftar di dalam daftar umum merek pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, dan oleh karenanya harus dibatalkan dari dalam Daftar Umum Merek atas dasar Pasal 68 ayat (1) jo. Pasal 6 ayat (1) huruf a dan huruf b, mempunyai persamaan dengan merek terkenal milik orang lain yang melindungi barang sejenis yang telah terdaftar di Indonesia;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 13 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Bahwa merek FENDI CO dan merek FENDICO milik Tergugat mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek FENDI milik Penggugat karena unsur kata “FENDI“
yang sangat menonjol sehingga menimbulkan persamaan kesan dalam pemakaian kata FENDI;
Bahwa di samping itu juga terdapat persamaan jenis barang, yaitu sama-sama melindungi produk dalam kelas 18;
Menimbang bahwa, berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, merek FENDICO dan FENDI CO milik Tergugat harus dinyatakan dibatalkan;
e) Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor 67/Merek/2003/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 18 November 2003 yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara pembatalan pendaftaran merek "STRELLSON" antara STRELLSON AG sebagai Penggugat melawan PT WIRAKO ASPAS DITEX sebagai Tergugat I dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual cq. Direktorat Merek sebagai Tergugat II, yang dalam pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa:
“Menimbang bahwa, berdasarkan Surat Bukti P-1 s/d P-11, merek STRELLSON milik Penggugat telah didaftarkan dibeberapa negara di dunia, sehingga dengan didaftarkannya merek STRELLSON milik Penggugat dibeberapa negara di dunia dapatlah dipandang bahwa Penggugat telah melakukan investasi di beberapa negara.“
Menimbang bahwa dengan adanya kemiripan suatu merek, menimbulkan kesan yang dapat membingungkan / mengecoh konsumen serta mengingatkan pada merek lain yang sudah di kenal luas dalam masyarakat;
Menimbang bahwa berdasarkan penjelasan Pasal 4 UU Merek Nomor 15 Tahun 2001, Pemohon yang beritikad baik adalah Pemohon yang mendaftarkan mereknya secara layak dan jujur tanpa adanya niat apapun untuk membonceng, meniru ataupun menjiplak ketenaran merek milik pihak lain demi kepentingan usahanya yang berakibat kerugian pada pihak lain atau
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 14 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatkan konsumen;
Menimbang bahwa, berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 220/PK/Perd/1986 tanggal 16 Desember 1986 (Perkara merek NIKE), Warga Negara Indonesia yang memproduksi barang-barang buatan Indonesia wajib menggunakan merek yang jelas menampakkan identitas nasional Indonesia dan sejauh mungkin menghindari menggunakan nama merek yang mirip apalagi menjiplak merek asing;
Menimbang bahwa pendaftaran merek yang mempunyai persamaan keseluruhan dengan merek orang lain yang lebih dahulu jelas merupakan perbuatan yang beritikad buruk, dengan tujuan membonceng pada ketenaran nama perniagaan dan nama merek yang telah terkenal tersebut;
Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa pendaftaran merek STRELLSON oleh Tergugat I didasari adanya itikad buruk yang tidak lain dimaksudkan untuk mengecoh konsumen produk bermerek STRELLSON dan oleh karena itu pendaftaran merek STRELLSON tersebut beralasan hukum untuk dibatalkan."
Pendaftaran dan Permintaan Pendaftaran Merek “7 DAYS” dan Variannya atas nama Penggugat di Indonesia
9. Bahwa, Penggugat memiliki atau mengajukan permintaan pendaftaran merek "7 DAYS" dan variasinya di Kantor Turut Tergugat sebagaimana berikut:
No Merek No. Agenda/No.
Pendaftaran
Tanggal Permohonan/
Tanggal Pendaftaran
Kelas
1. D002013000582/
IDM000580738
7 Januari 2013/
17 Mei 2017
30
2. D002012045122/
IDM000511918
24 September 2012/
28 Desember 2015
30
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 15 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
No Merek No. Agenda/No.
Pendaftaran
Tanggal Permohonan/
Tanggal Pendaftaran
Kelas
3.
DID2020022787 1 Mei 2020 30
4.
DID2020022786
1 Mei 2020 30
5. DID2020041421 28 Juli 2020 30
6. DID2020041417 28 Juli 2020 30
7. DID2020041423 28 Juli 2020 30
10. Berdasarkan uraian dan alasan di atas, Penggugat telah memenuhi syarat-syarat formalitas terkait pengajuan gugatan pembatalan merek menurut Pasal 76 ayat (2) Undang-undang Merek, di mana Penggugat berhak untuk mengajukan gugatan pembatalan merek-merek "5 DAYS" Tergugat di Kelas 30;
Pendaftaran Merek “5 DAYS” Milik Tergugat
11. Bahwa Penggugat telah mengetahui Tergugat memiliki pendaftaran merek "5 DAYS" di Kantor Turut Tergugat dengan rincian sebagai berikut:
No. Merek
No. Agenda/
No.
Pendaftaran
Tanggal Permohonan/
Tanggal Pendaftaran
Kelas
1. DID2018036126/
IDM000653883
31 Juli 2018/
2 September 2019
30
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 16 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
No. Merek
No. Agenda/
No.
Pendaftaran
Tanggal Permohonan/
Tanggal Pendaftaran
Kelas
2. DID2018062933/
IDM000661499
3 Desember 2018/
9 Desember 2019
30
3. DID2018062945/
IDM000661500
3 Desember 2018/
9 Desember 2019
30
4. DID2018062948/
IDM000661496
3 Desember 2018/
9 Desember 2019
30
5. DID2018062946/
IDM000661498
3 Desember 2018/
9 Desember 2019
30
(untuk selanjutnya merek-merek "5 DAYS" milik Tergugat di atas disebut sebagai "Merek "5 DAYS" Tergugat");
12. Bahwa, Penggugat meyakini Merek "5 DAYS" Tergugat tersebut di atas diajukan dan didaftarkan atas dasar itikad tidak baik dengan niat untuk meniru Merek "7 DAYS" Penggugat. Oleh karenanya, Merek "5 DAYS"
Tergugat harus dibatalkan pendaftarannya dari Daftar Umum Merek;
Bahwa, mempertimbangkan keterkenalan Merek "7 DAYS" Penggugat dan berdasarkan ketentuan Pasal 21 ayat (3) jo. Pasal 76 Undang- Undang Merek, bersama ini Penggugat mengajukan gugatan a quo untuk membatalkan Merek "5 DAYS" Tergugat;
Merek “5 DAYS” Tergugat mempunyai Persamaan Pada Pokoknya dengan Merek “7 DAYS” Penggugat
13. Bahwa, Penggugat sangat keberatan terhadap adanya pendaftaran Merek "5 DAYS" Tergugat dikarenakan adanya persamaan pada pokoknya dengan Merek "7 DAYS" Penggugat;
Penggugat menguraikan pengertian "persamaan pada pokoknya" yang diatur dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Merek dan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 17 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Pasal 17 ayat (1) Peraturan Menkumham Nomor 67 Tahun 2016 sebagai berikut:
"Yang dimaksud dengan "persamaan pada pokoknya" adalah kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur yang dominan antara Merek yang satu dengan Merek yang lain sehingga menimbulkan kesan adanya persamaan, baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur, maupun persamaan bunyi ucapan, yang terdapat dalam Merek tersebut."
Berdasarkan ketentuan di atas, sangat jelas bahwa "unsur yang dominan" adalah faktor utama untuk menentukan adanya persamaan pada pokoknya antara satu merek dengan merek lainnya.
14. Bahwa, apabila "unsur yang dominan" telah ditentukan, tindakan yang selanjutnya dilakukan adalah menganalisa persamaan antara merek yang bersangkutan dengan merek pembandingnya. Menurut Yurisprudensi Tetap Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 279 PK/Pdt/1992 tanggal 6 Januari 1998, suatu merek dapat dianggap mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek milik pihak lain, apabila terdapat:
- Persamaan bentuk (similarity of form);
- Persamaan komposisi (similarity of composition);
- Persamaan kombinasi (similarity of combination);
- Persamaan unsur elemen (similarity of elements);
- Persamaan bunyi (sound similarity);
- Persamaan ucapan (phonetic similarity); atau - Persamaan penampilan (similarity in appearance).
Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Yurisprudensi Tetap Mahkamah Agung tersebut di atas, Penggugat menilai bahwa Merek "5 DAYS" Tergugat secara jelas dan meyakinkan mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek "7 DAYS"
Penggugat;
15. Bahwa, guna membuktikan alasan Penggugat bahwa Tergugat telah meniru Merek "7 DAYS" Penggugat yang nota bene adalah merek terkenal, bersama ini Penggugat sampaikan perbandingan Merek "7 DAYS" Penggugat dan Merek "5 DAYS" Tergugat dengan nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 18 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
pendaftaran IDM000653883, IDM000661499, IDM000661500, IDM000661496 dan IDM000661498 di Kelas 30 dalam tabel di bawah ini.
A. Merek "7 DAYS" Penggugat dan Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000653883
Merek "7 DAYS" Penggugat Merek "5 DAYS" Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000653883
Dari tabel perbandingan di atas, sangat jelas terlihat Merek "5 DAYS"
Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000653883 mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek "7 DAYS" Penggugat, karena kedua merek tersebut memiliki persamaan unsur dominan;
Persamaan dominan antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan merek "7 DAYS" Penggugat. Merek "5 DAYS" Tergugat menggabungkan kombinasi angka dan kata sebagai unsur utamanya, yang memiliki persamaan dengan unsur utama pada Merek "7 DAYS"
Penggugat (terlebih lagi, bagian dekoratif Merek "5 DAYS" Tergugat tidak memiliki perbedaan signifikan dari perspektif konseptual. Hal ini dikarenakan Merek "5 DAYS" Tergugat juga menggunakan lingkaran dengan warna merah sebagai latar belakang dan kombinasi angka dan kata dengan warna merah dan putih);
Persamaan jenis barang antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Merek "7 DAYS" Penggugat, antara lain: (lihat huruf tebal).
Jenis barang dalam Merek "7 DAYS" Penggugat
Jenis barang dalam permintaan pendaftaran Merek "5 DAYS" Tergugat
dengan No. Pendaftaran IDM000653883
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 19 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Jenis barang dalam Merek "7 DAYS" Penggugat
Jenis barang dalam permintaan pendaftaran Merek "5 DAYS" Tergugat
dengan No. Pendaftaran IDM000653883
Roti-roti croissants dan produk- produk roti atau bakery (bakery products)
Pizza; produk-produk roti;
adonan terigu; bakpao; biskuit- biskuit; bolu; donat; fetucini;
gula-gula; kue kering; kue tar;
kue-kue; kue-kue pai;
makaroni; mie-mie; pai daging;
pasta-pasta; pastel berisi daging dan/atau sayuran; ragi; roti; roti kismis; wafer.
B. Merek "7 DAYS" Penggugat dan Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000661499
Merek "7 DAYS" Penggugat Merek "5 DAYS" Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000661499
Dari tabel perbandingan di atas, sangat jelas terlihat Merek "5 DAYS"
Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000661499 mempunyai
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 20 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
persamaan pada pokoknya dengan Merek "7 DAYS" Penggugat karena kedua merek tersebut memiliki persamaan unsur dominan;
Persamaan dominan antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan merek "7 DAYS" Penggugat. Merek "5 DAYS" Tergugat menggabungkan kombinasi angka dan kata sebagai unsur utamanya, yang memiliki persamaan dengan unsur utama pada Merek "7 DAYS"
Penggugat;
Bagian dekoratif Merek "5 DAYS" Tergugat tidak memiliki perbedaan signifikan dari perspektif konseptual. Hal ini dikarenakan Merek "5 DAYS" Tergugat juga menggunakan lingkaran dengan warna merah sebagai latar belakang dan kombinasi angka dan kata dengan warna merah dan putih. Selanjutnya, Merek "5 DAYS" Tergugat juga menggunakan warna dominan yang sama, yaitu: ungu tua seperti warna kemasan produk Penggugat. Secara keseluruhan, semua elemen merek "5 DAYS" Tergugat ditempatkan pada posisi yang sama dengan kemasan produk Penggugat;
Persamaan jenis barang antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Merek "7 DAYS" Penggugat, antara lain: (lihat huruf tebal).
Jenis barang dalam Merek "7 DAYS" Penggugat
Jenis barang dalam permintaan pendaftaran Merek "5 DAYS" Tergugat
dengan No. Pendaftaran IDM000661499
Roti-roti croissants dan produk- produk roti atau bakery (bakery products)
Pizza; produk-produk roti;
adonan terigu; bakpao; biskuit- biskuit; bolu; donat; fetucini;
gula-gula; kue kering; kue tar;
kue-kue; kue-kue pai;
makaroni; mie-mie; pai daging;
pasta-pasta; pastel berisi daging dan/atau sayuran; ragi; roti; roti kismis; wafer.
C. Merek "7 DAYS" Penggugat dan Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000661500
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 21 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Merek-merek "7 DAYS" milik Penggugat
Merek "5 DAYS" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran
IDM000661500
Dari tabel perbandingan di atas, sangat jelas terlihat Merek "5 DAYS"
Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000661500 mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek "7 DAYS" Penggugat karena kedua merek tersebut memiliki persamaan unsur dominan;
Persamaan dominan antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan merek "7 DAYS" Penggugat. Merek "5 DAYS" Tergugat menggabungkan kombinasi angka dan kata sebagai unsur utamanya, yang memiliki persamaan dengan unsur utama pada Merek "7 DAYS"
Penggugat;
Bagian dekoratif Merek "5 DAYS" Tergugat tidak memiliki perbedaan signifikan dari perspektif konseptual. Hal ini dikarenakan Merek "5 DAYS" Tergugat juga menggunakan lingkaran dengan warna merah sebagai latar belakang dan kombinasi angka dan kata dengan warna merah dan putih. Selanjutnya, Merek "5 DAYS" Tergugat juga menggunakan warna dominan yang sama, yaitu merah seperti warna kemasan produk Penggugat. Secara keseluruhan, semua elemen merek "5 DAYS" Tergugat ditempatkan pada posisi yang sama dengan kemasan produk Penggugat;
Persamaan jenis barang antara Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Merek "7 DAYS" Penggugat, antara lain: (lihat huruf tebal).
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 22 Putusan Nomor 71/Pdt.Sus-Merek/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Jenis barang dalam Merek "7 DAYS" Penggugat
Jenis barang dalam permintaan pendaftaran Merek
"5 DAYS" Tergugat dengan No.
Pendaftaran IDM000661500
Roti-roti croissants dan produk-produk roti atau bakery (bakery products)
Pizza; produk-produk roti;
adonan terigu; bakpao; biskuit- biskuit; bolu; donat; fetucini;
gula-gula; kue kering; kue tar;
kue-kue; kue pai; makaroni;
mie-mie; pai daging; pasta-pasta;
pastel berisi daging dan/atau sayuran; ragi; roti; roti kismis;
wafer.
Merek "7 DAYS" Penggugat dan Merek "5 DAYS" Tergugat dengan Nomor Pendaftaran IDM000661496
Merek-merek "7 DAYS" milik Penggugat
Merek "5 DAYS" Tergugat dengan No. Pendaftaran
IDM000661496
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22