• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS MUSIKAL DAN TEKSTUAL DAMPENG PADA UPACARA ADAT PERKAWINAN SUKU PESISIR DI KOTA SIBOLGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS MUSIKAL DAN TEKSTUAL DAMPENG PADA UPACARA ADAT PERKAWINAN SUKU PESISIR DI KOTA SIBOLGA"

Copied!
146
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1
Ayah Gambar 3.1 marapule mendapat giliran pertama melakukan penaburan beras dan
Kerabat dekat Gambar 3.2 anak daro mendapat giliran pertama melakukan penaburan
MarapuleGambar 3.3  sedang dipakaikan inai oleh induk inang dalam upacara barinai.
+7

Referensi

Dokumen terkait

New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs; serta terJemahannya dalam bahasa Indonesia, William P.. Malm, 1993, Kebudayaan Musik Pasiflk, Timur Tengah, dan Asia ,

Kenanga, Kota Sibolga Pekerjaan : Kepala Sekolah. Universitas

Secara umum, penulis melakukan penelitian terhadap naynyian Ayun-ayun Tajak pada upacara turun karai suku Pesisir di Kota Sibolga, yang diadakan dirumah keluarga

Dengan demikian, pengertian pesisir mencakup wilayah dan juga identifikasi sebagai sebuah suku atau etnis.Mereka ini juga memiliki wilayah budaya Pesisisr, yang

Hal ini yang membuat penulis tergerak untuk meneliti makna-makna yang terkandung pada upacara adat perkawinan masyarakat Mandailing agar kebudayaan tersebut dapat di

masyarakat pesisir Sibolga yang dianalisis dalam wujud teks lisan, teks lisan tersebut dituliskan, kemudian yang dianalisis adalah makna semiotik dan nilai- nilai

Dalam pembahasan ini akan menjelaskan struktur tari Saputangan dan mendeskripsikan bagaimana penyajian pada tari Saputangan dimana peneliti akan mendeskripsikan

Dengan demikian, pemakaian repertoar musik populer menjadi suatu hal yang penting dan lazim dalam upacara adat perkawinan masyarakat Simalungun, karena merka merasa