• Tidak ada hasil yang ditemukan

5 PRINSIP UMUM DALAM PENGEMBANGAN KURIKU (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "5 PRINSIP UMUM DALAM PENGEMBANGAN KURIKU (1)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

5 PRINSIP UMUM DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Rida Aeni (1500964)

Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis [email protected]

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan yang mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara-cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Nasution,2005). Sedangkan pengertian pengembangan kurikulum menurut Tyler (1973) yaitu merupakan istilah yang komprehensif, didalamnya mencakup: perencanaan, penerapan dan evaluasi. Kesimpulannya pengembangan kurikulum adalah kegiatan yang mengacu utuk menghasilkan kurikulum baru,dalam kegiatan tersebut meliputi,penyusunan-penyusunan ,pelaksanaan,penilaian,dan penyempurnaan dan akan menghasilkan kurikulum.

Dalam pengembangan kurikulum harus memperhatikan prinsip. Prinsip menunjukkan sesuatu hal yang sangat penting mendasar harus diperhatikan memiliki sifat mengatur dan mengarahkan. Dalam pengembangkan kurikulum ada beberapa prinsip dasar yang harus kita perhatikan. Sukmadinata (2012: 150-151) menjelaskan bahwa terdapat lima prinsip umum pengembangan kurikulum, yaitu ; (1) Prinsip Relavansi, yaitu yang dimaksud dengan relevansi pendidikan disini adalah adanya kesesuaian antara hasil pendidikan dengan tuntutan kehidupan yang ada di masyarakat.Atau dengan kata lain ,bahwa pendidikan itu dianggap relevan jika hasil pendidikan mempunyai nilai fungsional bagi kehidupan (Nurhayati, 2010:19).

Selanjutnya, (2) Prinsip Fleksibititas, artinya Kurikulum yang fleksibel dapat disesuaikan, diubah, dilengkapi atau dikurangi berdasarkan tuntutan, keadaan, kemampuan setempat dan sesuai dengan situasi dan kondisi tertentu, tempat dimana kurikulum di terapkan. (3) Prinsip Kontinuitas, artinya kurikulum itu dikembangkan secara berkesinambungan, tidak terputus-putus atau terhenti-henti,Kesinambungan ini meliputi sinambung antar kelas, maupun sinambung antar jenjang pendidikan. (4) Prinsip Praktis, artinya kurikulum dan pendidikan selalu dilaksanaka dalam keterbatasan –keterbatasan,baik keterbatasan waktu,biaya,alat,maupun personalia.Kurikulum bukan hanya harus ideal tapi juga praktis (Sukmadinata, 2012:151). (5) Prinsip Efektifitas, artinya sejauh mana perencanaan kurikulum dapat sesuai dengan keinginan yang ditentukan.

Daftar Pustaka:

Nasution S. Asas-Asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara. 2005.

Tyler R.W. Basic Principles of Curriculum and Instruction. London: Lowe and Brydone (Printers) Ltd. 1973.

Prof.Dr.Nana Syaodih Sukmadinata,Pengembangan Kurikulum,(Bandung:Remaja Rosdakarya,2012)hal.151

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal ini, Nana Syaodih Sukmadinata (1997) mengetengahkan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum yang dibagi ke dalam dua kelompok : (1) prinsip – prinsip

Prinsip menunjukkan sesuatu hal yang sangat penting, mendasar, harus diperhatikan, memiliki sifat mengatur dan mengarahkan, serta sesuatu yang biasanya selalu ada

Prinsip- prinsip umum pengembangan kurikulum yang diuraikan oleh Nana Syaodih, (2009) adalah sebagai berikut; (1) Primsip Relevansi, artinya kesesuaian antara

Dalam pengertiannya, prinsip relevansi memiliki dua jenis yaitu relevansi internal yang artinya kurikulum harus sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat (tujuan, bahan,

Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum khusus yang dimaksud adalah: prinsip berkenaan dengan tujuan pendidikan, prinsip yang berkenaan dengan isi pendidikan, prinsip berkenaan

Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum menurut Subandijah meliputi: (1) prinsip relevansi, (2) prinsip efektifitas dan efisiensi, (3) prinsip kesinambungan, (4)

Selain itu, pijakan dalam menegembangkan kurikulum juga perlu memperhatikan prinsip-prinsip umum dan khusus, seperti; prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi,

Prinsip efisiensi dan relevansi dalam pengembangan dan implementasi