Bagan 2. Alur Penelitian Tindakan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi melalui Pendekatan Kontekstual Komponen Pemodelan
A. Temuan Penelitian
2. Hasil Penelitian Siklus I
Kegiatan ini diawali dengan tahap perencanaan, kemudian diikuti oleh tahap tindakan. Selanjutnya, masuk pada tahap observasi atau evaluasi, serta diakhiri dengan tahap refleksi. Setiap tahapan tersebut memiliki berbagai aktivitas/ kegiatan pendukung. Untuk lebih jelasnya, berikut deskripsi mengenai kegiatan dari masing- masing tahapan.
a. Perencanaan
Agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan terarah, pada tahap ini guru harus merancang pelaksanaan siklus I yaitu berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disajikan dalam waktu tiga kali pertemuan (6 x 45 menit).
Rancangan tersebut disusun secara kolaboratif antara peneliti dan guru kolaborator
yang juga mengajar di SMA N 1 Enam Lingkung. Rancangan tersebut disusun dan disesuaikan berdasarkan program semester 1.
Indikator dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi (SK) ke-4, yakni
”Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskripsi, ekspositif)” dan Kompetensi Dasar (KD) ini terdiri atas tiga, yaitu: KD 4.1 ”Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif, KD 4.2 menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskripsi, dan KD 4.3 menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif”.
Selanjutnya, KD yang relevan dengan penelitian ini adalah KD 4.2 yaitu menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskripsi.
Siklus I pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 29 September 2012. Kegiatan-kegiatan yang direncanakan pada pertemuan pertama ini adalah sebagai berikut: (1) apersepsi dan motivasi; (2) guru meminta siswa untuk memaparkan pendapatnya tentang keterampilan menulis karangan deskripsi, yang meliputi pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan langkah-langkah menulis karangan deskripsi (construktivism); (3) bertanya jawab tentang kegiatan menulis karangan deskripsi pada pertemuan sebelumnya tanpa menggunakan pendekatan apapun dan bertanya (questioning) kepada siswa tentang kesulitan-kesulitan dalam menulis karangan deskripsi; (4) menyimpulkan hasil tanya jawab; (5) menyampaikan tujuan pembelajaran, yakni menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan; (6) memberikan penjelasan tentang materi, yaitu pengertian
deskripsi, jenis-jenis deskripsi, ciri-ciri deskripsi, dan langkah-langkah menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan; (7) guru meminta beberapa orang siswa membacakan hasil tulisannya mengenai karangan deskripsi yang telah ditulis pada pertemuan sebelumnya (tes awal); (8) siswa lain menanggapi penampilan temannya mengenai ciri-ciri deskripsi yang terdapat dalam karangan yang ditulis oleh siswa yang tampil dan dibimbing oleh guru; (9) memberikan kesempatan bertanya kepada siswa tentang materi yang telah dijelaskan (questioning); (10) menyimpulkan hasil pelajaran.
Pertemuan kedua siklus I ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 03 November 2012. Kegiatan yang direncanakan pada pertemuan kedua ini sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dirancang sebelumnya adalah sebagai berikut. Pertama, kegiatan pendahuluan tahap-tahapnya yaitu: (1) apersepsi; (2) mengadakan tanya jawab (questioning) dengan siswa tentang pelajaran yang lalu mengenai menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan. Kedua, kegiatan inti tahap-tahapnya yaitu: (1) guru menentukan jenis atau bentuk model yang sesuai dengan jenis keterampilan menulis deskripsi yang diajarkan; (2) guru membagi siswa dalam enam kelompok (learning community); (3) guru membagikan model (modeling) karangan deskripsi yang sempurna, di mana dalam karangan tersebut terdapat lima ciri-ciri deskripsi, model tersebut diberikan kepada setiap kelompok yang diambil dari berbagai sumber yang terdiri atas lima, di antaranya: model 1: ”Pesona Air Terjun Berasap” yang dikutip
dari Singgalang edisi Minggu 22 Januari 2012, model 2: ”Keindahan Pulau Cubadak Membuat Mata Terpana” yang dikutip dari Singgalang edisi Minggu 22 Januari 2012, model 3: deskripsi tentang benda yakni ”Gerobak” yang dikutip dari buku sumber Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X semester I halaman 56-57, model 4: deskripsi tempat yang dikutip dari buku sumber Gorys Keraf Tahun 1982 dengan judul Eksposisi dan Deskripsi halaman 102, dan model 5:
deskripsi orang yang dikutip dari buku sumber Gorys Keraf tahun 1982 dengan judul Eksposisi dan Deskripsi halaman 106-107; (4) setiap kelompok (learning community) mengamati model yang diberikan sambil berdiskusi untuk menemukan (inquiry) ciri- ciri deskripsi yang terdapat dalam model tersebut; (5) setiap kelompok menyampaikan pendapatnya mengenai ciri-ciri deskripsi yang ditemukan dalam model karangan deskripsi tersebut (construktivism); (6) kelompok lain menanggapi penampilan dari kelompok yang tampil; (7) guru membimbing diskusi kelompok dan memberikan penguatan mengenai ciri-ciri deskripsi yang terdapat dalam model tersebut; (8) setelah diskusi kelompok selesai, siswa diminta kembali duduk berdasarkan bangku masing-masing; (9) guru meminta siswa menulis karangan deskripsi minimal lima paragraf dengan memilih salah satu topik yang telah disediakan, siswa dapat mempedomani model (modeling) karangan deskripsi yang telah dibagikan untuk menambah pemahaman mereka dalam menulis karangan deskripsi (construktivism); (10) siswa menyampaikan hasil karangan deskripsi yang telah ditulisnya di depan kelas untuk ditanggapi oleh teman yang lain dan guru; (11)
guru dan siswa lain menanggapi karangan deskripsi yang dibacakan oleh setiap siswa yang tampil berdasarkan ciri-ciri deskripsi; (12) guru mengumpulkan pekerjaan siswa; (13) guru bertanya jawab (questioning) mengenai kemudahan-kemudahan dan kesulitan siswa dalam menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan (modeling). Ketiga, pada kegiatan akhir (penutup) guru menyimpulkan pelajaran dan menutup pelajaran (reflection).
Pertemuan ketiga siklus I dimulai pada hari Senin tanggal 05 November 2012 dengan kegiatan sebagai berikut: (1) guru menyampaikan tujuan pembelajaran, (2) guru meminta beberapa orang siswa untuk membacakan hasil tulisannya ke depan kelas, yakni menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan yang telah ditulis pada pertemuan sebelumnya, (3) guru bersama siswa membahas karangan deskripsi yang telah ditulis siswa dilihat dari ciri-ciri deskripsi, yaitu: (a) memperlihatkan detail atau perincian tentang objek; (b) memberi pengaruh sensitivitas dan membentuk imajinasi pembaca; (c) disampaikan dengan gaya yang memikat dan pilihan kata yang menggugah; (d) memaparkan tentang sesuatu yang dapat didengar, dilihat, dan dirasakan; (e) menggunakan susunan ruang, (4) guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran (reflection), (5) guru meminta siswa untuk mengisi angket mengenai respons siswa terhadap pembelajaran yang telah berlangsung, (6) guru menilai hasil kerja siswa (authentic assessment), dan (7) guru dan kolaborator menganalisis hasil observasi kegiatan belajar siswa dan angket respons siswa terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Komponen akhir perencanaan pembelajaran adalah evaluasi proses dan evaluasi hasil. Evaluasi proses yang direncanakan adalah mengamati aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Evaluasi proses tersebut dilakukan oleh kolaborator selama proses pembelajaran berlangsung, serta memantau kegiatan siswa pada lembar observasi. Sebaliknya, evaluasi hasil yang direncanakan adalah berupa penilaian hasil unjuk kerja siswa yakni hasil tes keterampilan menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Setelah siklus I selesai dilaksanakan, peneliti mengadakan diskusi dengan guru (kolaborator) yang bertujuan untuk merefleksikan tindakan yang telah dilaksanakan. Hasil refleksi siklus I, khususnya mengenai prosedur dan model karangan deskripsi yang membawa perubahan pada: (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dibuat, (2) prosedur pelaksanaan pembelajaran oleh peneliti, dan (3) alat atau media yang digunakan. Hasil refleksi ini nantinya akan diimplementasikan pada siklus I.
b. Tindakan
Setelah tahapan perencanaan selesai, tahapan berikutnya adalah tindakan.
Tahap tindakan ini merupakan wujud nyata dari persiapan-persiapan yang telah dilakukan pada tahap perencanaan sebelumnya. Pada pelaksanaan pembelajaran siklus I dilaksanakan tiga kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari
Sabtu, tanggal 29 Oktober 2012 dengan fokus penjelasan materi tentang karangan deskripsi dan cara menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan. Kemudian, pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 03 November 2012 dengan fokus penelitian menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan. Selanjutnya, pertemuan ketiga dilaksakan pada hari Senin, tanggal 05 November 2012 dengan fokus penelitian membahas hasil tes keterampilan menulis karangan deskripsi melalui pendekatan kontekstual komponen pemodelan dan mengisi angket respons siswa terhadap pembelajaran.
Berdasarkan perencanaan yang telah diuraikan sebelumnya, penggunaan model karangan deskripsi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada aspek menulis, khususnya menulis karangan deskripsi dilaksanakan dalam beberapa langkah. Untuk lebih jelasnya, pelaksanaan pembelajaran ini diuraikan berdasarkan langkah-langkah sebagai berikut.
1) Tahap Penjelasan Materi tentang Karangan Deskripsi dan Cara Menulis