VII. Keterangan Tentang Perseroan
7. Keterangan Mengenai Anak Perusahaan
6. Hubungan Kepemilikan, Pengurusan dan Pengawasan Perseroan
a. PT Krakatau wajatama (KwT) Pendirian dan Kegiatan Usaha
Perseroan mendirikan KWT, berkedudukan di Jakarta Selatan, KWT didirikan berdasarkan Akta No.96, tanggal 24 Juli 1992, dibuat di hadapan Rahmah Arie Soetardjo, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-8933 HT.01.01-Th.92, tanggal 30 Oktober 1992, didaftarkan dalam register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah No. 946/A.PT/HKM/1992/
PN.JKT.SEL, tanggal 12 Nopember 1992, yang diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 100, tanggal 15 Desember 1992 Tambahan No. 6501.
Anggaran Dasar KWT telah diubah beberapa kali, diantaranya diubah dengan perubahan anggaran dasar terakhir KWT berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 19, tanggal 27 Oktober 2009, dibuat di hadapan Abdul Syukur Hasan, S.H., Notaris di Kabupaten Tangerang, sehubungan dengan perubahan pasal 14 ayat 30 anggaran dasar KWT. Akta ini telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar KWT No. AHU-AH.01.10-20524, tanggal 17 Nopember 2009, didaftarkan dalam daftar perseroan No. AHU-0076073.AH.01.09.Tahun 2009, tanggal 17 Nopember 2009, didaftarkan dalam daftar perusahaan sesuai dengan UUWDP pada Dinas Perdagangan berdasarkan Surat Keterangan Notaris No. 140.AS/NOT/VIII/2010 tanggal 19 Agustus 2010.
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasarnya, kegiatan usaha KWT pada pokoknya adalah mendirikan dan mengoperasikan pabrik metal, besi, baja dan produk lainnya serta menjalankan perdagangan yang berhubungan dengan produk-produk tersebut. KWT memiliki pabrik di Jalan Industri Cilegon Serang, yang telah beroperasi secara komersial sejak bulan September 1992. KWT memiliki penyertaan sebanyak 1,92% saham dalam PT Krakatau Medika.
Pengurus dan Pengawas
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 32, tanggal 15 Oktober 2009, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Kota Cilegon, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi KWT adalah :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Fazwar Bujang
Komisaris : Aripin Sitepu
Komisaris : Achwan Effendi
Komisaris : Edy Putranto
Direksi
Direktur Utama : Setiawan Surakusumah Direktur Keuangan dan Umum : Slamet Gunawan Direktur Komersial : Siti Nuryani Direktur Produksi : Muhammad Irfan Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05, tanggal 3 Desember 2007, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Cilegon sebagaimana dinyatakan kembali dalam Akta Perubahan Anggaran Dasar KWT No. 75, tanggal 11 Agustus 2008, dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, struktur permodalan KWT adalah sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah), terbagi atas 400.000.000 (empat ratus juta) saham, masing-masing saham bernilai nominal sebesar Rp1.000,- (seribu Rupiah).
Modal Ditempatkan : Rp218.890.555.000,- (dua ratus delapan belas miliar delapan ratus sembilan puluh juta Rupiah) terbagi atas 218.890.555 (dua ratus delapan belas juta delapan ratus sembilan puluh ribu lima ratus lima puluh lima) saham.
Modal Disetor : Rp218.890.555.000,- (dua ratus delapan belas miliar delapan ratus sembilan puluh juta Rupiah).
Adapun susunan pemegang saham KWT adalah sebagai berikut :
no. Pemegang Saham nilai nominal per Saham rp1.000 %
Jumlah Saham (rp)
1. Perseroan 218.889.555 218.889.555.000 99,9995
2. PT Krakatau Engineering Corporation 1.000 1.000.000 0,0005
Jumlah 218.890.555 218.890.555.000 100,00
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting KWT pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang diambil dari laporan keuangan KWTuntuk periode-periode tersebut. Laporan keuangan KWT pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang tidak tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP Purwantono, Suherman & Surja (dahulu KAP Purwantono, Sarwoko & Sandjaja), akuntan publik independen, berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang laporannya tidak tercantum dalam Prospektus ini.
neraca
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2010 2009 2008 2007
Aset Lancar 841.139.322 608.804.255 635.809.588 552.980.789
Aset Tidak Lancar 221.283.155 210.071.907 197.942.499 185.135.972
Jumlah aset 1.062.422.477 818.876.162 833.752.087 738.116.761
Kewajiban Lancar 784.513.369 595.955.133 679.222.822 516.115.088
Kewajiban Tidak Lancar 68.967.339 62.404.744 13.362.904 48.698.241
Jumlah Kewajiban 853.480.708 658.359.877 692.585.726 564.813.329
Ekuitas 208.941.769 160.516.285 141.166.361 173.303.432
Jumlah Kewajiban & ekuitas 1.062.422.477 818.876.162 833.752.087 738.116.761
Laporan Laba rugi
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan Untuk periode Untuk tahun yang berakhir
6 (enam) bulan pada tanggal 31 Desember yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2010 2009 2008 2007
Penjualan Bersih 874.688.204 1.252.911.982 1.819.331.343 1.458.095.472
Beban Usaha 17.160.994 30.815.432 28.126.434 28.943.431
Laba/(Rugi) Usaha 48.697.073 20.622.084 (454.369) 85.523.183
Laba/(Rugi) Bersih 37.384.248 19.349.924 (32.137.071) 50.475.652
Penjualan bersih KWT untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 mengalami penurunan sebesar 31,1% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008, hal ini terutama disebabkan oleh turunnya harga jual baja tulangan maupun baja profil serta berkurangnya kuantitas penjualan baja profil.
Laba (rugi) bersih KWT untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008, mengalami penurunan sebesar 163,6% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh meningkatnya beban pokok penjualan KWT dan penerapan kebijakan comwill atau revaluasi persediaan serta rugi kurs mencapai Rp23,1 miliar. Sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009, laba (rugi) bersih KWT mengalami peningkatan sebesar 160,1% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008. Hal ini disebabkan oleh menurunnya beban pokok penjualan KWT karena adanya penurunan biaya persediaan produk jadi pada semester satu dan meningkatnya pendapatan lain-lain dari selisih kurs.
B. PT Krakatau Daya Listrik (KDL) Pendirian dan Kegiatan Usaha
KDL, berkedudukan di Kota Cilegon, berdasarkan Akta Perseroan Terbatas KDL No.3 tanggal 28 Pebruari 1996 juncto Akta Pengubahan Seluruh Anggaran Dasar Perseroan Terbatas KDL No.27 tanggal 27 Januari 1998 juncto Akta Perbaikan KDL No. 8 tanggal 24 April 1998, ketiganya dibuat di hadapan Tuti Setiahati Kushardani Soetoro, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta mana telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia sebagaimana disebutkan dalam Surat Keputusan No.C2-6422 HT.01.01.Th.98, tanggal 15 Juni 1998, yang didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No.TDP 10011400734 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/Kodya Serang No.93/BH.10-01/VI/1998 tanggal 27 Juni 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 102, tanggal 22 Desember 1998, Tambahan No. 7366.
Anggaran Dasar KDL telah disesuaikan dengan Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat KDL No.21 tanggal 13 Agustus 2008, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Cilegon, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkumham berdasarkan No.AHU-62221.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 12 September 2008, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0083682.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 12 September 2008 dan didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No.TDP 300414000406 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Cilegon No. 0406/BH.30-04/IX/2008 tanggal 24 September 2008 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 22478, Berita Negara No. 89 tanggal 4 Nopember 2008.
Anggaran Dasar KDL telah beberapa kali diubah dan terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 75 tanggal 30 Oktober 2009, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Kota Cilegon, yang isinya sehubungan dengan perubahan Pasal 14 ayat 30 Anggaran Dasar KDL. Akta tersebut telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar KDL No.AHU-AH.01.10-20505 tanggal 16 Nopember 2009 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0075996.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 16 Nopember 2009 serta telah didaftarkan di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Cilegon berdasarkan Pemberitahuan Perubahan di luar Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3) UUPT tanggal 26 Nopember 2009.
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasarnya, kegiatan usaha KDL pada pokokya adalah mendirikan dan mengoperasikan pembangkit listrik berikut jaringan listriknya, instalasi bahan bakar minyak dan gas di Cilegon dan/atau di tempat-tempat lain dan jasa kelistrikan serta penyimpanan, penyaluran dan niaga bahan bakar minyak dan gas, serta menjalankan perdagangan yang berhubungan dengan produk-produk tersebut.
KDL memiliki pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kawasan Industri Krakatau, Kota Cilegon, yang telah beroperasi secara komersial sejak tanggal 1996. KDL memiliki penyertaan sebanyak 30 % saham dalam PT Krakatau Daya Tirta.
Pengurus dan Pengawas
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.46 tanggal 22 Oktober 2009, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Kota Cilegon, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi KDL adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Syahrir Syah Pohan
Komisaris : Luizah
Komisaris : Suyoto
Komisaris : Zainal Syakhrudin
Direksi
Direktur Utama : Wisnu Kuncoro
Direktur Operasi : Tyas Waskito Lantip Direktur Keuangan dan Administrasi : Abubakar Zaini Direktur Perencanaan dan Niaga : Akmaludin Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Berdasarkan Akta Perseroan Terbatas KDL No.3 tanggal 28 Pebruari 1996 juncto Akta Pengubahan Seluruh Anggaran Dasar Perseroan Terbatas KDL No.27 tanggal 27 Januari 1998 juncto Akta Perbaikan KDL No.8 tanggal 24 April 1998, ketiganya dibuat di hadapan Tuti Setiahati Kushardani Soetoro, S.H., Notaris di Jakarta sebagaimana dinyatakan kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat KDL No. 21 tanggal 13 Agustus 2008, dibuat di hadapan Indrajati Tandjung, S.H., Notaris di Cilegon, struktur permodalan KDL adalah sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp800.000.000.000,- (delapan ratus milar Rupiah), terbagi atas 800.000.000 (delapan ratus juta) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp1.000,- (seribu Rupiah);
Modal Ditempatkan : Rp240.000.000.000,- (dua ratus empat puluh miliar Rupiah) atau sebanyak 240.000.000 (dua ratus empat puluh juta) saham;
Modal Disetor : Rp240.000.000.000,- (dua ratus empat puluh miliar Rupiah).
Adapun susunan pemegang saham KDL adalah sebagai berikut :
no. Pemegang Saham nilai nominal per Saham rp1.000 %
Jumlah Saham (rp)
1. Perseroan 239.999.999 239.999.999.000 99,99
2. PT Krakatau Industrial Estate Cilegon 1 1.000 0,01
Jumlah 240.000.000 240.000.000.000 100
Penyetoran modal Perseroan dalam KDL pada saat pendiriannya dilakukan oleh Perseroan, antara lain melalui inbreng berupa tanah seluas kurang lebih 93,3 Ha. Sebagian dari inbreng tanah tersebut atau seluas kurang lebih 8,9 Ha telah dibatalkan dan telah diganti dengan setoran uang tunai. Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan sedang dalam proses untuk membatalkan sebagian dari inbreng tanah dimaksud atau seluas kurang lebih 6,6 Ha, yang akan digantikan dengan setoran tunai ke dalam KDL. Proses penyelesaian atas inbreng seluas kurang lebih 6,6 Ha, telah mendapatkan persetujuan pemegang saham KDL berdasarkan Keputusan Pemegang Saham tanggal 23 Agustus 2010.
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting KDL pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang diambil dari laporan keuangan KDL untuk periode-periode tersebut. Laporan keuangan KDL pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang tidak tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP Purwantono, Suherman & Surja (dahulu KAP Purwantono, Sarwoko & Sandjaja), akuntan publik independen, berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang laporannya tidak tercantum dalam Prospektus ini.
neraca
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2010 2009 2008 2007
Aset Lancar 243.085.330 239.119.215 232.680.606 224.311.120
Aset Tidak Lancar 367.831.962 378.714.773 395.411.333 398.387.406
Jumlah aset 610.917.292 617.833.988 628.091.939 622.698.526
Kewajiban Lancar 127.121.146 154.445.888 227.605.637 270.608.222
Kewajiban Tidak Lancar 10.862.714 12.121.770 8.610.172 11.719.724
Jumlah Kewajiban 137.983.860 166.567.658 236.215.809 282.327.946
Ekuitas 472.933.432 451.266.330 391.876.130 340.370.580
Jumlah Kewajiban & ekuitas 610.917.292 617.833.988 628.091.939 622.698.526
Laporan Laba rugi
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan Untuk periode Untuk tahun yang berakhir
6 (enam) bulan pada tanggal 31 Desember yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2010 2009 2008 2007
Pendapatan Bersih 629.213.759 887.424.548 1.182.560.725 1.238.239.035
Beban Usaha 29.430.764 44.659.392 49.107.145 39.539.376
Laba Usaha 25.871.059 52.353.952 56.328.919 44.513.197
Laba Bersih 20.099.416 72.899.053 65.855.955 41.179.824
Laba bersih KDL untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 mengalami peningkatan sebesar 60,3% jika dibandingkan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh menurunnya beban lain-lain.
Kenaikan beban usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 disebabkan oleh meningkatnya biaya gaji dan kesejahteraan karyawan, sedangkan kenaikan Laba Bersih disamping dampak kenaikan dari kenaikan Laba Usaha juga karena pendapatan Klaim Asuransi fasilitas produksi (Boiler) sebesar Rp51,0 miliar.
C. PT KHI Pipe Industries (KHIP) Pendirian dan Kegiatan Usaha
KHIP berkedudukan di Jakarta Selatan dan didirikan dalam rangka Undang-undang No. 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing sebagaimana diubah dengan Undang-undang No. 11 Tahun 1970 tentang Perubahan dan Tambahan Undang-undang No.1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, sebagaimana diubah dengan Undang-undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. KHIP didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Krakatau Hoogovens International Pipe Industries Ltd.
No. 27 tanggal 15 Mei 1972 sebagaimana diubah dengan Akta Perubahan No. 17 tanggal 12 Oktober 1972, keduanya dibuat di hadapan Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. Y.A.5/249/17 tanggal 1 Nopember 1972, yang didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta berturut-turut di bawah No. 3108 dan No. 3109 tanggal 23 Nopember 1972, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 95, tanggal 27 Nopember 1973, Tambahan No. 857.
Pada tahun 1994 KHIP mengubah namanya dari PT Krakatau Hoogovens International Pipe Industries Ltd. menjadi PT KHI Pipe Industries berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Krakatau Hoogovens International Pipe Industries Ltd. No. 178 tanggal 29 Agustus 1994, dibuat di hadapan Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta.
Anggaran Dasar KHIP telah diubah beberapa kali, yang terakhir diubah berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar KHI No. 79 tanggal 11 Agustus 2008, dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan: (i) perubahan status KHIP dari perseroan terbuka menjadi perseroan tertutup; dan (ii) perubahan seluruh anggaran dasar KHI untuk disesuaikan dengan UUPT.
Akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menkumham berdasarkan Keputusan No. AHU-73762.
AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 15 Oktober 2008 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU- 0096247.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 15 Oktober 2008 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.17 tanggal 25 Februari 2010 Tambahan No.2045.
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasarnya, kegiatan usaha KHIP pada pokoknya adalah memproduksi pipa baja las spiral dan lurus, pipa baja square dan galvanized, pipa fitting atau accessories, memberikan jasa proteksi pelapisan baja, memasarkan dan memperdagangkan produk pipa dan accessorisnya, perencanaan, pembangunan, pengelolaan dan pengembangan usaha migas dan hasil olahannya yang meliputi kegiatan pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga, melakukan kegiatan jual beli kapasitas pipa transmisi, fasilitas penyimpanan serta transportasi migas dan hasil olahannya, perdagangan produk baja lainnya, dan usaha pengangkutan barang.
KHIP memiliki pabrik pipa di Kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon-Serang, yang mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973
Pengurus dan Pengawas
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Diluar Rapat KHI No. 38 tanggal 23 Oktober 2009 jo Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat KHI No. 24 tanggal 20 Mei 2010, keduanya dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi KHIP adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Irvan Kamal Hakim Komisaris : Isa Setiasyah Toha Komisaris : Adam Ariaji
Komisaris : Nur Arifin Direksi
Direktur Utama : Hilman Hasyim Direktur : Abdul Muntalib Direktur : Purwono Widodo Direktur : Hidi Kuat Purwono Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar KHIP No. 79 tanggal 11 Agustus 2008, dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, struktur permodalan KHIP adalah sebagai berikut :
Modal Dasar : Rp500.000.000.000,- (lima ratus milar Rupiah), terbagi atas 5.000.000.000 (lima miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah);
Modal Ditempatkan : Rp148.443.424.000,- (seratus empat puluh delapan miliar empat ratus empat puluh tiga juta empat ratus dua puluh empat ribu Rupiah) atau sebanyak 1.484.434.240 (satu miliar empat ratus delapan puluh empat juta empat ratus tiga puluh empat ribu dua ratus empat puluh) saham;
Modal Disetor : Rp148.443.424.000,- (seratus empat puluh delapan miliar empat ratus empat puluh tiga juta empat ratus dua puluh empat ribu Rupiah).
Adapun susunan pemegang saham KHIP adalah sebagai berikut :
no. Keterangan nilai nominal per Saham rp100 %
1 Perseroan 1.461.819.920 146.181.992.000 98,5
2 PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (d/h PT Indhasana) 22.614.330 2.261.433.000 1,5
Jumlah 1.484.434.250 1.484.434.240 100,00
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting KHIP pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang diambil dari laporan keuangan KHIP untuk periode-periode tersebut. Laporan keuangan KHIP pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, dan 2009, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta pada tanggal 30 Juni 2010 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang tidak tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP Purwantono, Suherman & Surja (dahulu KAP Purwantono, Sarwoko & Sandjaja), akuntan publik independen, berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang laporannya tidak tercantum dalam Prospektus ini.
neraca
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2010 2009 2008 2007
Aset Lancar 404.460.375 403.263.459 491.181.038 359.679.907
Aset Tidak Lancar 194.592.010 194.233.790 199.624.790 197.629.438
Jumlah aset 599.052.385 597.497.249 690.805.828 557.309.345
Kewajiban Lancar 402.727.490 406.808.306 443.547.586 438.003.775
Kewajiban Tidak Lancar 110.237.584 119.543.052 195.131.640 80.329.230
Jumlah Kewajiban 512.965.074 526.351.358 638.679.226 518.333.005
Ekuitas 86.087.311 71.145.891 52.126.602 38.976.340
Jumlah Kewajiban & ekuitas 599.052.385 597.497.249 690.805.828 557.309.345 Laporan Laba rugi
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan Untuk periode Untuk tahun yang berakhir
6 (enam) bulan pada tanggal 31 Desember yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2010 2009 2008 2007
Penjualan Bersih 287.850.151 922.497.358 567.315.213 319.682.346
Beban Usaha 26.013.650 53.797.832 56.849.193 33.307.403
Laba Usaha 10.450.138 59.742.522 41.280.637 12.465.568
Laba/(Rugi) Bersih 740.185 19.019.289 13.150.262 (7.583.697)
Ekuitas KHIP pada tanggal 31 Desember 2008 mengalami peningkatan sebesar 33,6% jika dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh menurunnya akumulasi kerugian yang tidak dicadangkan dan tidak terdapat selisih penilaian kembali aset pada tanggal 31 Desember 2007.
Pada tanggal 31 Desember 2009, ekuitas juga mengalami peningkatan sebesar 36,5% dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2008. Hal ini disebabkan oleh menurunnya akumulasi kerugian yang tidak dicadangkan dan adanya dampak kenaikan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009.
Penjualan bersih KHIP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 mengalami peningkatan sebesar 77,4% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh meningkatnya order pipa untuk proyek minyak dan gas dan pipa pancang. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009, penjualan bersih juga mengalami peningkatan sebesar 62,6% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan pipa minyak dan gas dan pipa pancang.
Beban usaha KHIP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 mengalami peningkatan sebesar 70,6% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh meningkatnya beban umum dan administrasi secara total dan beban penjualan dan juga peningkatan pada beban ongkos angkut penjualan.
Laba bersih KHIP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 mengalami peningkatan sebesar 273,7% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, hal ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan bersih KHIP dan menurunnya beban bunga dan bank. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009, laba bersih juga mengalami peningkatan sebesar 43,9% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan bersih KHIP dan menurunnya beban penjualan.
D. PT Krakatau Industrial estate Cilegon (KIeC) Pendirian dan Kegiatan Usaha
KIEC berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan berdasarkan Akta KIEC No. 17 tanggal 16 Juni 1982 juncto Akta Perubahan No. 5 tanggal 7 Juli 1982, keduanya dibuat di hadapan Soedarno, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. C2-229-HT01.01TH82 tanggal 14 Juli 1982, didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta, berturut-turut di bawah No. 2495 dan No. 2496 keduanya tertanggal 16 Juli 1982, diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 81 tanggal 11 Oktober 1983, Tambahan No. 920.
Anggaran Dasar KIEC telah disesuaikan dengan UUPT, berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar KIEC No. 76 tanggal 11 Agustus 2008, dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkumham berdasarkan Keputusan No. AHU-74450.AH.01.02.
Tahun 2008 tanggal 16 Oktober 2008 dan didaftar dalam Daftar Perseroan dibawah No. AHU-0096975.
AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 16 Oktober 2008, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 65 tanggal 14 Agustus 2009, Tambahan No. 21664.
Anggaran Dasar KIEC diubah terakhir kali berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham Tentang Perubahan Anggaran Dasar KIEC No. 19 tanggal 30 Oktober 2009, dibuat di hadapan Riyad, S.H., Notaris Kota Cilegon, yang isinya sehubungan dengan perubahan Pasal 14 ayat (30) Anggaran Dasar KIEC (“akta no.19 tanggal 30 Oktober 2009”). Akta mana telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Cilegon berdasarkan Pemberitahuan Perubahan Di Luar Pasal 15 (2) dan ayat (3) UUPT tanggal 16 Agustus 2010. Akta No.19 tanggal 30 Oktober 2009 sedang dalam proses pemberitahuan kepada Menkumham berdasarkan berdasarkan Surat Keterangan dari Notaris Riyad, S.H., dengan No. 421/4/I-KIEC-RUPS/
VIII/2010 tanggal 20 Agustus 2010.
Sesuai dengan Anggaran Dasarnya, kegiatan usaha KIEC pada pokoknya kegiatan adalah berusaha dalam kawasan industri di Cilegon, merencanakan, membangun serta mengembangkan suatu kawasan industri guna mempersiapkan dan menyediakan fasilitas-fasilitas industri, melakukan kegiatan pengusahaan serta perawatan atas seluruh kawasan industri, memberikan pelayanan kepada para penanam modal yang akan membangun pabrik dalam kawasan industri, melakukan usaha-usaha pelaksanaan pembangunan dan consulting, merencanakan, membangun serta mengembangkan kawasan komersial, kawasan hunian, dan industri-industri yang mendukung pengembangan Krakatau Steel group, terutama dalam bentuk penyertaan saham langsung, dan melakukan ekspor dan impor perdagangan hasil dari kawasan industri.
KIEC mengusahakan kawasan industri di Cilegon, yang mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1982. KIEC memiliki penyertaan sebanyak 99,99% saham dalam PT Laksana Maju Jaya dan sebanyak 23,05 % pada PT Krakatau Medika.