VII. Keterangan Tentang Perseroan
1. Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan berkedudukan di Kota Cilegon adalah suatu perseroan terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya menurut dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia, didirikan berdasarkan Akta Perseroan No. 34 tanggal 27 Oktober 1971, sebagaimana diubah dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No.25 tanggal 29 Desember 1971, keduanya dibuat di hadapan Tan Thong Kie, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Penetapan No. J.A/5/224/4 tanggal 31 Desember 1971, telah didaftarkan di dalam buku register yang berada di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta berturut-turut di bawah No..22 dan No. 23 tanggal 6 Januari 1972, diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.11 tanggal 8 Pebruari 1972, Tambahan No.44 (untuk selanjutnya disebut “akta Pendirian”). Perseroan didirikan dalam kerangka penanaman modal dalam negeri berdasarkan Undang-undang No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri juncto Undang-undang No.12 tahun 1970 tentang Perubahan dan Tambahan Undang-undang No. 6 Tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri (saat ini telah digantikan oleh Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal), dan telah memperoleh persetujuan penanaman modal berdasarkan Surat Persetujuan Tetap Penanaman Modal Dalam Negeri 47/1/PMDN/1980 tanggal 15 April 1980. Perseroan didirikan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35 Tahun 1970 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Untuk Pendirian Perusahaan Perseroan P.T. “Krakatau Steel”.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan yaitu sebagaimana termaktub dalam:
1. Akta Pendirian.
2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham Perseroan No. 15 tanggal 19 Nopember 1984, dibuat di hadapan Hadi Moentoro, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 1983 tentang Cara Pembinaan dan Pengawasan Perusahaan Jawatan (Perjan), Perusahaan Umum (Perum) dan Perusahaan Perseroan (Persero) tanggal 25 Januari 1983 Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 No. 3 Tambahan No. 3246, akta tersebut kemudian diperbaiki dengan Akta Pembetulan No. 14 tanggal 17 Desember 1984, dibuat di hadapan Hadi Moentoro, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan perubahan Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 33 Anggaran Dasar Perseroan. Kedua akta tersebut diatas telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-2162-HT 01-04 Th. 85 tanggal 20 April 1985 dan didaftar di dalam buku register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Serang berturut-turut di bawah No. 80/PT/1985/PNS dan 81/PT/1985/PNS tanggal 22 Mei 1985 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tanggal 28 Juni 1985 Tambahan No.
895. (untuk selanjutnya disebut “Akta No. 15 Tanggal 19 Nopember 1984”)
3. Akta Keterangan Risalah Rapat Perseroan No. 149 tanggal 17 September 1991, dibuat di hadapan Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (1) dan (2) serta perubahan Pasal 11 ayat (3) dan (4) Anggaran Dasar Perseroan. Akta tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan surat Keputusan No. C2-6105.HT.01.04-TH.92 tanggal 31 Juli 1992. (untuk selanjutnya disebut :
“Akta No. 149 Tanggal 17 September 1991”)
4. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 50 tanggal 22 Januari 1998, dibuat di hadapan Indah Fatmawati, S.H., pengganti Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan (i) peningkatan modal dasar Perseroan semula dari Rp4.000.000.000.000,- (empat triliun Rupiah) menjadi Rp8.000.000.000.000,- (delapan triliun Rupiah), (ii) perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan, (iii) perubahan saham prioritas menjadi saham biasa dan (iv) penyesuaian seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dengan UU No. 1/1995.
Akta tersebut telah memperoleh persetujuan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Keputusan No.C2-1689.HT.01.04.TH.98 tanggal 12 Maret 1998 dan didaftarkan dalam daftar perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No. TDP 10011300571di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/Kodya Serang No. 05/RUB/10-01/IV/98 tanggal 20 April 1998 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tanggal 30 Juni 1998 Tambahan No. 3457 (untuk selanjutnya disebut : “Akta No. 50 Tanggal 22 Januari 1998”).
5. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No.73 tanggal 17 September 1998, dibuat di hadapan Toety Juniarto, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan UU No.1/1995. Akta ini telah memperoleh persetujuan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Keputusan No.C-10602 HT.01.04.TH.99 tanggal 8 Juni 1999 dan didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No. TDP 10011300571 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/Kodya Serang No.42/RUB/10-01/VII/1999 tanggal 29 Juli 1999, Data Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan Pasal 15 ayat (2) UU No.1/1995 tanggal 31 Maret 1999, Laporan Data Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan Pasal 15 ayat (3) UU No.1/ 1995 tanggal 31 Maret 1999, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 81 tanggal 8 Oktober 1999 Tambahan No. 6538.
6. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.7 tanggal 4 Nopember 2002, dibuat di hadapan Lenny Janis Ishak, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan persetujuan sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan anggaran dasar Badan Usaha Milik Negara (Persero). Akta ini telah memperoleh persetujuan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan No.C-03934 HT.01.04.
TH.2003 tanggal 25 Pebruari 2003 dan di daftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No.TDP 300417300217 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Cilegon No.0217/BH.30- 04/IV/2003 tanggal 14 April 2003 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 56 tanggal 15 Juli 2003 Tambahan No. 5501.
7. Akta Risalah Rapat Perseroan No.5 tanggal 5 Januari 2007, dibuat oleh Dr. Herlien, S.H., Notaris di Bandung, yang isinya sehubungan dengan perubahan Pasal 10, Pasal 11, Pasal 15, Pasal 19, Pasal 21, Pasal 24 Anggaran Dasar Perseroan, yang laporannya telah diterima oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia sebagaimana ternyata dari Penerimaan Laporan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. W8-HT.01.04-824 tanggal 23 April 2007, dan didaftar dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No. TDP 300417300217 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/
Kodya Cilegon No. 0217/BH.30-04/IV/2003 tanggal 14 April 2003; serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 41 tanggal 22 Mei 2007, Tambahan No. 551.
8. Akta Pernyataan Keputusan Rapat dan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 89 tanggal 26 Juni 2008, dibuat di hadapan Notaris Masjuki, S.H. pengganti dari Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, yang isinya sehubungan dengan perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan UUPT. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menkumham dengan Keputusan No. AHU-45322.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008 dan didaftar dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0064035.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008, didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No. TDP 300417300217 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/
Kodya Cilegon No. 0217/BH.30-04/VIII/2010 tanggal 16 Agustus 2010, serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 32 tanggal 21 April 2009, Tambahan No. 11022.
9. Akta No. 135/2010, yang isinya sehubungan dengan :
i. perubahan nilai nominal saham Perseroan dari semula Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah) menjadi Rp500,- (lima ratus Rupiah);
ii. peningkatan modal dasar dari semula sebesar Rp8.000.000.000.000,- (delapan triliun Rupiah) menjadi Rp20.000.000.000.000,- (dua puluh triliun Rupiah) dan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang berasal dari kapitalisasi sebagian dari laba ditahan per 30 Juni 2010 sebesar Rp2.043.506.740.052,- (dua triliun empat puluh tiga miliar lima ratus enam juta tujuh ratus empat puluh ribu lima puluh dua Rupiah) dan kapitalisasi laba tahun berjalan dari Januari sampai dengan 30 Juni 2010 sebesar Rp956.493.259.948,- (sembilan ratus lima puluh enam miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta dua ratus lima puluh sembilan ribu sembilan ratus empat puluh delapan Rupiah) dari semula sebesar Rp2.000.000.000.000,- (dua triliun Rupiah) menjadi Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun Rupiah);
iii. perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan disesuaikan dalam rangka menjadi Perseroan Terbuka dengan Peraturan Bapepam dan LK No. IX.J.1 antara lain perubahan status Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka dan persetujuan penerbitan saham seri A Dwiwarna sebanyak 1 (satu) lembar dan saham seri B;
iv. pengeluaran saham baru dalam simpanan Perseroan sebanyak-banyaknya 30% (tiga puluh persen) Perseroan setelah IPO dengan nilai nominal sebesar Rp.500,- setiap saham untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui penawaran umum saham perdana yang didalamnya sudah termasuk program alokasi kepemilkan saham manajemen dan karyawan/management and employee stock allocation (MESA) dan opsi kepemilikan saham manajemen dan karyawan/
management and employee stock option plan (MESOP). Persetujuan tersebut berlaku efektif setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Struktur Kepemilikan Saham Negara Melalui Penerbitan dan Penjualan Saham Baru Pada PT Krakatau Steel (Persero);
v. program MESA sebanyak 5% (lima persen) dari jumlah penerbitan saham baru dan pemberian MESOP paling banyak 2% (dua persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah IPO; dan
vi. Mohammad Imron Zubaidy dan Alexander Rusli masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi anggota Dewan Komisaris Independen Perseroan.
Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menkumham melalui Keputusan No.AHU-43147.
AH.01.02 Tahun 2010 tanggal 1 September 2010 didaftarkan dalam daftar Perseroan sesuai dengan UUPT No. AHU-0065860.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 1 September 2010 dan didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP dengan No. TDP 30017300217 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Cilegon No. 0217/BH.30-04/IX/2010 tanggal 20 September 2010
10. Akta No. 75/2010, yang isinya sehubungan dengan:
i. berkenaan dengan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan sebesar Rp1.310.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus sepuluh miliar Rupiah) oleh Negara Republik Indonesia, dimana sebesar (i) Rp1.303.465.272.478,- merupakan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada Perseroan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2002 juncto Keputusan Menteri Keuangan No. 417/KMK.06/2010 tanggal 6 Oktober 2010 tentang Penetapan Nilai Penyertaan Modal Negara pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Krakatau Steel, dan (ii) Rp6.534.727.522,- merupakan kapitalisasi Laba Ditahan (Retained Earning) per 30 Juni 2010. Sehingga modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan menjadi sebesar Rp6.310.000.000.000,- (enam triliun tiga ratus sepuluh miliar Rupiah);
ii. penetapan jumlah saham baru yang akan dijual dalam penawaran umum saham perdana (IPO) sebanyak-banyaknya sejumlah 3.155.000.000 saham atau 20% dari seluruh saham Perseroan yang ditempatkan dan disetor penuh, yang didalamnya sudah termasuk Program Alokasi Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan/Management and Employee Stock Allocation (MESA) sebanyak-banyaknya sejumlah 157.750.000 saham atau 5% dari jumlah penerbitan saham baru. Penetapan penerbitan saham baru untuk Opsi Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan/Management and employee Stock Option Plan (MESOP) sebanyak-banyaknya sejumlah 315.500.000 saham atau 2% dari jumlah seluruh saham Perseroan yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penjualan saham;
iii. penetapan jumlah saham baru yang dialokasikan untuk program MESA sebanyak-banyaknya 157.750.000 saham atau 5% dari jumlah penerbitan saham baru dan alokasi untuk Progran MESOP sebanyak-banyaknya 315.500.000 saham atau 2% dari jumlah seluruh saham Perseroan yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penjualan saham;
iv. penetapan Sukandar, Direktur Keuangan Perseroan sebagai Direktur Tidak Terafiliasi.
Perubahan anggaran dasar berdasarkan Akta No.75/2010 telah diberitahukan dan pemberitahuan mana telah diterima oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum umum atas nama Menkumham berdasarkan surat No.AHU-AH.01.10-25693 tanggal 11 Oktober 2010 dan didaftarkan dalam daftar perseroan sesuai dengan UUPT No.AHU-0073610.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 11 Oktober 2010.
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasarnya, maksud dan tujuan Perseroan ialah melakukan usaha dibidang industri besi dan baja serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat serta mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:
a. memiliki dan mengusahakan kegiatan pertambangan bijih besi/iron ore, batu bara dan/atau mineral dan/atau bahan tambang lainnya;
b. mengolah bahan mentah, bahan lain atau hasil tambang mineral menjadi bahan baku besi dan baja;
c. mengolah bahan baku besi dan baja menjadi produk besi dan baja sebagai bahan baku industri;
d. mengolah bahan baku industri besi dan baja menjadi barang-barang jadi dan/atau setengah jadi;
e. membuat mesin dan peralatan dari besi dan baja atau membuat suatu hasil produk atau barang yang lebih bermanfaat dari bahan baku yang ada serta merakit mesin atau peralatan untuk keperluan industri hulu dan hilir;
f. menyelenggarakan kegiatan pemasaran, perdagangan, distribusi dan keagenan, baik produksi sendiri maupun produksi pihak lain, atau jenis-jenis produk besid an baja lainnya, baik dalam maupun luar negeri;
g. melakukan pengadaan bahan baku/penolong, barang-barang atau suku cadang, mesin peralatan beserta komponen-komponennya baik dari dalam maupun luar negeri;
h. melakukan pekerjaan desain engineering, perencanaan konstruksi, manajemen konstruksi, studi penelitian, perbaikan dan pemeliharaan mesin dan peralatan, pengoperasian pabrik, latihan keterampilan, konsultasi dan jasa teknis lainnya dalam sektor industri besi dan baja dan fasilitas pendukung industri baja lainnya.
Selain kegiatan usaha utama tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan, yaitu pergudangan, perbengkelan, properti, pelabuhan, pendidikan dan pelatihan, limbah produk dan limbah industri, pembangkit listrik, pengelolaan air dan jasa teknologi informasi.
Perseroan telah memiliki izin-izin yang wajib dipenuhi terkait dengan kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan yaitu :
1. Surat Persetujuan Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal No.47/1/PMDN/1980, tanggal 15 April 1980 tentang Persetujuan Penanaman Modal.
2. Surat Keputusan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 237/T/INDUSTRI/1989, tanggal 24 Nopember 1989, tentang Pemberian Izin Usaha Industri, untuk bidang usaha industri baja terpadu.
Izin Usaha ini berlaku sejak Perseroan berproduksi komersial sejak tahun 1982 untuk seterusnya selama Perseroan masih berproduksi.
3. Surat Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal No.
61/T/INDUSTRI/1996, tanggal 9 Januari 1996, tentang Pemberian Izin Usaha Industri, untuk bidang usaha industri baja terpadu, baja lembaran canai dingin, jasa pelabuhan, perdagangan umum, distributor dan keagenan. Izin Usaha ini berlaku sejak Perseroan berproduksi komersial sejak tahun 1982 untuk seterusnya selama Perseroan masih berproduksi.
Surat Keputusan Kepala BKPM No. 208/T/Industri/2006, tanggal 1 Maret 2006 tentang Izin Perluasan, yang berlaku sejak proyek perluasan berproduksi komersial pada bulan Mei 2005 dan seterusnya selama Perseroan masih berproduksi.
2. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan