• Tidak ada hasil yang ditemukan

Eksplorasi Penyebab Masalah

N/A
N/A
Maria Agustina Hendrika

Academic year: 2023

Membagikan "Eksplorasi Penyebab Masalah"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

LK 1. 2

EKSPLORASI PENYEBAB MASALAH

SEPTEMBER 22, 2023

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMAN SISWA PPG DALJAB 2023

(2)

LK 1. 2 Eksplorasi Penyebab Masalah

Nama Mahasiswa: MARIA AGUSTINA HENDRIKA Asal Institusi: SD ALODIA 1

Petunjuk: Pada langkah ini, Anda akan melakukan eksplorasi penyebab-penyebab masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya. Gunakan petunjuk berikut untuk membantu Anda dalam eksplorasi penyebab masalah:

1. Kajian Literatur

o Lakukan pencarian literatur terkait masalah yang diidentifikasi.

o Baca artikel, jurnal, buku, atau sumber informasi lain yang relevan dengan topik masalah.

o Identifikasi faktor-faktor yang dikaitkan dengan masalah tersebut berdasarkan temuan dalam literatur.

2. Wawancara dengan Guru/Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Rekan Sejawat di Sekolah:

o Ajukan pertanyaan kepada guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, atau rekan sejawat yang memiliki pengalaman terkait masalah yang diidentifikasi.

o Tanyakan pengalaman, pandangan, dan pemikiran mereka mengenai penyebab masalah tersebut.

o Catat informasi yang diperoleh dari wawancara sebagai referensi untuk menganalisis penyebab masalah.

3. Wawancara dengan Pakar dan Pihak Terkait Lainnya:

o Carilah pakar atau pihak terkait lainnya yang memiliki keahlian atau pengalaman dalam masalah yang diidentifikasi.

o Lakukan wawancara dengan pakar tersebut untuk mendapatkan wawasan dan pemahaman lebih mendalam tentang penyebab masalah.

o Tanyakan saran atau rekomendasi mereka mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut.

o Mintalah masukan, arahan, dan saran dari mereka untuk membantu Anda menganalisis penyebab masalah secara lebih mendalam.

Setelah Anda mengumpulkan informasi dari langkah-langkah di atas, Anda dapat menggunakan data yang terkumpul sebagai dasar untuk menganalisis dan mengidentifikasi penyebab masalah yang lebih spesifik. Selanjutnya, langkah selanjutnya adalah merencanakan strategi dan tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

(3)

Tabel Hasil Eksplorasi Penyebab Masalah No Masalah yang

telah

diidentifikasi

Hasil eksplorasi penyebab masalah Analisis eksplorasi penyebab masalah

1 Keinginan siswa untuk membaca sangat rendah

1. Kajian Literatur

a. Prasetyono (2008: 21) menyatakan bahwa rendahnya minat membaca pada anak disebabkan oleh beberapa hal, seperti judul dan isi buku yang kurang menarik, harga buku mahal, sehingga bagi mereka yang berpenghasilan pas-pasan tidak mampu membeli buku untuk memenuhi kebutuhan membaca b. (Putra, 2008: 131) Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Pada tingkat pendidikan dasar, kebiasaan membaca anak-anak masih rendah Pada tingkat pendidikan dasar, kebiasaan membaca anak-anak masih rendah

https://journal.student.uny.ac.id/index.php/pgsd/artic le/viewFile/13875/13400

c. Prasetyono (2008: 29) berkomentar kalau rendahnya atensi membaca pada siswa diakibatkan oleh sebagian aspek semacam aspek internal serta aspek eksternal siswa. Aspek internal merupakan aspek yang terdapat dalam diri siswa tersebut, sebaliknya aspek eksternal merupakan faktor- faktor yang berasal dari luar diri siswa semacam aspek area, baik dari area keluarga ataupun area sekolah.

https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/school/ar ticle/viewFile/29137/17297

2 Guru

a. Siswa lebih suka bermain gadget dan bermain dengan temannya.

Dari hasil eksplorasi penyebab masalah yang telah dilakukan maka analisisnya sebagai berikut:

1. Pembiasaan literasi yang sangat kurang

2. Siswa masih tergantung dari intruksi guru, belum memiliki iniasiatif sendiri untuk membaca apa yang mau dibaca atau yang diperlukan.

3. Siswa sangat senang bermain dengan hp dari pada mencari informasi pembelajaran

4. Jadwal khusus membaca tidak ada di setiap kelas maupun sekolah khusus untuk perpustakaan.

5. Kurang sarana dan prasarana perpustakaan.

(4)

b. Guru masih suka ceramah dari pada pembiasaan membaca pada siswa

c. Lebih banyak diam karena saling menunggu kawan lainnya saja yang menjawab atau langsung dijawab guru.

d. Tidak mau mencari informasi dalam sebuah bacaan, siswa banyak tergantung pada siswa lain yang mau membaca.

3 Kepala Sekolah

a. Guru kurang membiasakan literasi

b. Fasilitas sekolah kurang terhadap buku bacaan sesuai yang diminati siswa SD.

c. Perpustakaan tidak dihidupkan lagi sudah 5 tahun belakang.

d. Sekolah tidak menekankan adanya jadwal khusus untuk siswa per kelas membaca di perpustakaan.

e. Buku di perpustakaan hanya ada buku Pelajaran, sedangkan buku cerita masih minim,

4 Guru Penggerak

a. Siswa masih masa bermain dari pada belajar/membaca

b. Guru tidak membiasakan siswa membaca

c. Guru kurang dalam mengorganisasikan kelas sehingga memiliki ketakutan akan ketidaktercapainya tujuan pembelajaran

5 Pengawas

a. Siswa SD masih harus disuruh oleh guru untuk membaca

b. Siswa belum digalakkakn untuk ke perpeustakaan c. Siswa SD masih harus terus dibimbing untuk membaca.

6. Dosen

(5)

a. Anak sejak kecil sudah disuguhkan hp/gadget b. Guru kurang variatif dalam mengajar

c. Guru jangan terpaku membaca hanya pada buku, tetapi melalui media yang lain

2 Dalam belajar, siswa sering kurang focus terhadap materi yang sedang

diterangkan oleh guru.

1. Kajian Literatur

a. (Anggraeni et al., 2020) menyimpulkan bahwa faktor penyebab kesulitan belajar matematika adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu sikap siswa yang cenderung negatif saat pembelajaran matematika, minat belajar rendah, motivasi siswa yang lemah, dan kemampuan pengindaraan yang kurang. Sedangkan faktor eksternal yaitu guru yang menonton, peralatan belajar yang masih minim, lingkungan keluarga yang kurang mendukung, dan lingkungan masyarakat yang cenderung ramai serta rata-rata pendidikan masyarakat yang masih rendah.

https://scholar.google.com/scholar?lookup=0&q=

faktor+penyebab+kesulitan+belajar+matematika

&hl=id&as_sdt=0,5

b. Rooijakker dalam Dimyati dan Mudjiono (2009:

240) menjelaskan bahwa perhatian siswa meningkat pada 15-20 menit pertama, kemudian turun pada 15- 20 menit kedua, dan selanjutnya meningkat dan menurun kembali. Adapun, kecenderungan menurunnya perhatian terjadi sejajar dengan lama waktu belajar yang dijalankan.

https://ecampus-

fip.umj.ac.id/h/umj/Tq2sRO3Uj4LsZXKPL5O6gw.

pdf

2 Guru

a. Siswa senang berbicara pada kawannya saat belajar.

b. Siswa kurang istirahat malam karena bermain gadget.

c. Siswa masih tergantung dengan orang tua dalam menyelesaikan tugas tugas.

Analisis :

1. Guru tidak membuat pembelajaran yang menarik tidak variative. dan belum inovatif.

2. Guru tidak melakukan pembelajaran yang membuat siswa melakukan sesuatu yang bermakna atau learning to do.

3. Guru kurang berinteraksi dengan orang tua agar orang tua lebih memperhatikan anaknya di rumah dan mempersiapkan anak dengan baik di ke sekolah.

4. Guru tidak menggunakan model pembelajaran berbasis teknologi inovatif agar siswa lebih tertarik belajar.

(6)

d. Orang tua kurang memperhatikan istirahat malam anaknya.

e. Siswa hanya senang ke sekolah untuk bermain, bukan belajar.

3 Kepala Sekolah

a. Guru kurang memberikan semangat pada siswa b. Guru perlu menciptakan suasana disiplin dalam kelas.

4. Guru Penggerak

a. Guru belum menciptakan pembelajaran yang variative dan tidak menarik perhatian siswa.

b. Guru belum mengorganisasikan kelas dengan baik.

c. Guru mengajar dengan tidak menyenangkan siswa.

5. Pengawas

a. Guru masih lebih sering menggunakan metode ceramah

b. Guru masih terpaku pada buku cetak/Pelajaran siswa

c. Guru sangat sulit diajak maju, mengubah metode pembelajaran

6. Dosen

a. Guru tidak memperhatikan gaya belajar siswa b. Guru masih menanamkan menggunakan media sebagai hal yang merepotkan

c. Guru tidak membuat pembelajaran yang mendorong siswa untuk melakukan sesuatu atau beraktivitas.

3 Siswa kurang termotivasi untuk

menyelesaikan latihan soal

1 Kajian Literatur

a. (Sudjana, 2013: 61) menurutnya, tinggi rendah motivasi belajar dapat terlihat dari sikap yang ditunjukkan siswa pada saat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar seperti minat, semangat, tanggung

Analisis:

1. Guru kurang memotivasi siswa dalam mengerjakan tugas.

(7)

tepat waktu di kelas

jawab, rasa senang dalam mengerjakan tugas dan reaksi yang ditunjukkan siswa terhadap stimulus yang diberikan guru

b. (Siregar dan Nara, 2011: 52) motivasi merupakan faktor yang paling baik untuk prestasi belajar dan motivasi mempunyai kontribusi sampai 64%

terhadap prestasi belajar

https://journal.student.uny.ac.id/index.php/otomotif- s1/article/viewFile/2896/2504

b. Sabrina, R., Fauzi, dan M. Yamin (2017:115) menurutnya peserta didik memiliki perasaan mengeluh dan tertekan dalam pembelajaran akan membuat motivasi belajar menjadi rendah.

https://jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/viewFile/49328/

30667

2. Guru

a. Siswa tidak memperhatikan pembelajaran yang sedang berlangsung.

b. Siswa tidak memahami materi dengan baik.

c. Siswa masih tergantung dengan orang tua dalam menyelesaikan tugas tugas.

d. Guru terlalu banyak memberikan soal latihan sehingga siswa jadi jenuh

e. Lebih banyak diam saling menunggu kawan lainnya saja atau langsung dijawab guru.

f. Siswa masih tergantung bantuan orang tua untuk emngerjakan tugas.

3. Kepala Sekolah

a. Siswa lebih suka berbicara dengan teman (mengobrol) dan bercanda

b. Siswa cepat teralihkan perhatiannya dan tidak focus

c. Siswa tidak memperhatikan guru saat menjelaskan

2. Siswa masih tergantung dengan orang tua dalam mengerjakan tugas.

3. Guru tidak memberikan ice breaking yang tepat sehingga belum memotivasi belajar siswa.

4. Guru masih kurang atau tidak memperhatikan gaya belajar siswa dan terhubung dengan pembuatan latihan atau LKPD yang sesuai dengan kemampuan belajar siswa.

(8)

d. Guru kurang tegas terhadap siswa 4 Guru Penggerak

a. Guru belum membuat metode pembelajaran yang tepat saat pembelajaran

b. LKPD yang dibuat guru belum sesuai dengan daya tangkap siswa.

c. Guru tidak melakukan ice breaking dalam pembelajaran.

d. Guru belum menggunakan media pembelajaran yang variative.

5. Pengawas

a. Siswa kurang merespon guru saat pembelajaaran b. Siswa cermat dalam mengerjakan Latihan.

c. Pembelajaran daring yang cukup lama membuat siswa siswa menganggap mengerjakan latihan lebih enak di rumah karena banyak yang membantu mengerjakan.

6. Dosen

a. Guru kurang mempersiapkan RPP dengan baik b. Guru belum menyiapkan media yang tepat untuk siswa.

c. Guru tidak memperhatikan gaya belajar setiap siswa yang berbeda.

d. Jika memungkina ada sarana dari sekolah, gunakan berbasis teknologi agar dapat merangsang siswa untuk belajar.

LAMPIRAN WAWANCARA

(9)

1.

Wawancara dengan guru

Ibu Mastutik, S.Pd.

2.

Wawancara dengan Kepala Sekolah

Ibu Nuriti, S.Pd.

(10)

3.

Wawancara dengan Guru Penggerak Bapak Ambo Enre, S.Pd.

(11)

4.

Wawancara dengan Pengawas

Bapak Haji Ahmad Sahroni, M.Pd.

5.

Wawancara dengan dosen UNY

Bapak Dr.

Fery

Muhammad Firdaus M.Pd.

Referensi

Dokumen terkait

Kajian Literatur Jurnal Formatif 21: 71-81 Supardi U.S., dkk._ PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA: Rendahnya hasil belajar Fisika siswa

Model dan media pembelajaran yang kurang tepat Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan pengembangan media pembelajaran dan memilih metode yang tepat untuk membangkitkann motivasi

disimpulkan bahwa memang inilah masalah yang sering dihadapi oleh siswa dalam kelas rendah bukan hanya pada materi PJOK tapi pada materi lainnya juga, sehingga memang guru harus lebih

Menurut Hamalik 2017 : 23 Faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar yaitu : sikap dari guru yang tidak bervariasi saat memberikan pembelajaran, pengaruh dari orang lain yang

6 Pembelajaran dilaksanakan tidak /belum diintegrasikan dengan teknologi pembelajaran HASIL KAJIAN LITERATUR Buku Rahman dkk 2023 Media Dan Teknologi Pembelajaran, Jakarta :

Berikut adalah beberapa penyebab motivasi siswa rendah yang perlu dipahami: 1.Guru Tidak Memberikan Motivasi Kepada Siswa Penyebab motivasi belajar rendah yang pertama adalah karena

N o Masalah yang telah diidentifikasi Hasil eksplorasi penyebab masalah Analisis eksplorasi penyebab masalah 2 Kesulitan belajar peserta didik dalam memahami materi pelajaran Sumber

4.2 Daya Serap Peserta Didik Rendah 4.3 Suasana belajar yang tidak kondusif Penyebabnya : Kurangnya kemampuan guru dalam pengelolaan kelas Hasil kajian literatur bahwa daya