• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU "

Copied!
118
0
0

Teks penuh

Oleh karena itu, pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum merupakan langkah awal dalam memenuhi kebutuhan tanah bagi pembangunan nasional. Kebijakan mengenai pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum mengalami perubahan karena kebijakan tersebut diharapkan dapat berjalan dengan sempurna.

Identifikasi Masalah

Penulis dalam penelitian ini berjudul “PELAKSANAAN PERATURAN GUBERNUR BENGKULU NOMOR 27 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN KOMPENSASI PERTUMBUHAN TANAMAN UNTUK PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM (Studi Kasus Penanaman Imbalan Pembangunan Jalan Tol Di Kabupaten Bengkulu, Kecamatan Talangkulu, Kabupaten Talangkulu)” . Kurangnya sosialisasi Peraturan Gubernur Bengkulu Nomor 27 Tahun 2016 tentang Pedoman Kompensasi Budidaya Tanaman Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum Dalam Penyelenggaraan Fasilitas Tol Bengkulu-Taba Penanjung;

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Sumbangan pemikiran bagi semua pihak mengenai pelaksanaan kompensasi produksi tanaman dalam pengadaan tanah. Saya menyumbangkan pemikiran dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan kompensasi tanam dalam pengadaan tanah untuk pembangunan Kajian Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung di Desa Jum'at Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah.

Sistematika Pembahasan

Bab ini terdiri dari jenis dan jenis penelitian, objek dan topik penelitian, lokasi penelitian, data penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data; Bab ini terdiri dari deskripsi lokasi penelitian Desa Jum'at Kecamatan Talang Empat (sejarah desa, profil desa), deskripsi data penelitian (latar belakang pembangunan jalan tol, pembangunan jalan tol Bengkulu-Curup-Lubuk Linggau, lokasi penelitian yang terkena dampak. oleh proyek jalan tol, Warga yang terdampak proyek jalan tol di Desa Jum'at, Tahapan Pelaksanaan Pembelian Tanah, Peraturan Pembelian Tanah untuk Pembangunan Kepentingan Umum, Perspektif Fiqh Siyasah Terhadap Kompensasi Tanam Tanaman Atas Pembelian Tanah Untuk Keperluan Umum, Kompensasi Tumbuh Tanaman Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2016 tentang Pedoman Kompensasi Penanaman Perolehan Lahan Budidaya Untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum) dan Pembahasan;

KERANGKA TEORI

Pengertian Hak Atas Tanah

Pihak-pihak yang dapat mempunyai hak atas tanah diatur dalam Pasal 9 ayat Wewenang khusus, yaitu pemegang hak atas tanah diberi wewenang untuk menggunakan tanahnya menurut

Macam-macam Hak Atas Tanah

Selain kewenangan, pemegang hak atas tanah juga berkewajiban mencari dan memelihara bidang tanah yang dimilikinya. Menurut pasal tersebut, jenis hak atas tanah huruf f yaitu hak membuka tanah dan huruf g yaitu hak memungut hasil hutan, seharusnya memberikan kewenangan hanya sebatas pembukaan lahan dan pemungutan hasil produksi, bukan hak pakai. dan mengeksploitasi tanah, apalagi menguasainya.

Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum

Sebagaimana Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan untuk Kepentingan Umum yang berbunyi: 20. Berdasarkan penetapan lokasi pembangunan untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (1) Kantor Nasional yang memerlukan tanah menyerahkan pelaksanaan Pengadaan Tanah kepada Badan Pertanahan. Untuk itu perlu adanya kajian ulang terhadap keberadaan peraturan pengadaan tanah di Indonesia.

Kenyataannya dalam kehidupan masyarakat, pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum masih menimbulkan permasalahan. Diharapkan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Kepentingan Umum yang disahkan pada tanggal 14 Januari 2012, Indonesia memiliki payung hukum yang kuat di tingkat legislatif untuk memfasilitasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur kepentingan umum dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan.

Tata Cara Ganti Rugi Tanam Tumbuh dalam Pengadaan Tanah

Pengumpulan data awal di lokasi rencana pengadaan meliputi kegiatan pendataan awal para pemegang hak dan objek pengadaan tanah bersama perangkat kelurahan/desa paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja setelah diumumkannya rencana pembangunan. Apabila hasil inventarisasi tidak diterima, pihak yang berhak dapat mengajukan keberatan kepada direktur pembelian tanah dalam waktu paling lama 14 (empat belas) hari kerja. Selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja setelah hasil penilaian penilai disampaikan kepada ketua pelaksana pembelian tanah, pelaksana pengadaan tanah akan berkonsultasi dengan pihak yang berhak untuk menentukan bentuk dan/atau besarnya ganti rugi atas tanah tersebut. dasar hasil penilaian kompensasi.

Kontraktor pembelian tanah menentukan bentuk ganti rugi berdasarkan berita acara kontrak dan/atau keputusan pengadilan negeri/pengadilan agung. Kontraktor utama pengadaan tanah meneruskan hasil pengadaan tanah kepada instansi yang meminta tanah dengan data pengadaan tanah paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak penyerahan hak penebusan dengan catatan resmi.

Tinjauan tentang Pembangunan untuk Kepentingan Umum

25 Oloan Sitorus dan Dayat Limbong, Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Mitra Kebijakan Pertanahan Indonesia, Yogyakarta, 2004. Menurut Pasal 1, Nomor 6 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, kepentingan umum adalah kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat, yang hendaknya diwujudkan dan dipergunakan oleh pemerintah untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Pasal 10 mencantumkan bidang-bidang kegiatan pembangunan yang dapat dikategorikan sebagai kepentingan umum dan tunduk pada pengadaan tanah.

Sesuai dengan Pasal 3 UU No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, tujuan pengadaan tanah untuk kepentingan umum adalah untuk menyediakan tanah bagi pelaksanaan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan dan kesejahteraan bangsa, negara, dan masyarakat. , dengan tetap menjamin kepentingan hukum penerima manfaat dan dengan menjamin kompensasi kepada penerima manfaat. Konsep konsultasi, kesepakatan dan keadilan ganti rugi budidaya tanaman dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Konsep Musyawarah, Kesepakatan dan Keadilan Ganti Rugi Tanam

Menurut Oloan Sitorus dan Carolina Sitepu, ganti rugi adalah ganti rugi yang diterima oleh pemegang hak atas tanah bukan nilai tanah termasuk di atasnya yang telah dilepas atau diserahkan. dengan nilai tanah itu, termasuk segala benda yang terkandung di dalamnya, yang telah dilepaskan atau diserahkan. Rachmad Budiono, S.H, M.Hum Penetapan, Harga dalam Pemberian Ganti Kerugian Hak Atas Tanah dan atau Bangunan Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol (Studi di Kelurahan Madyopuro Kota Malang). Sesuai Pasal 66 Ayat (4) Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012, besaran ganti rugi menjadi dasar musyawarah untuk menentukan bentuk ganti rugi.

Kontraktor pembelian tanah memberitahukan kepada penerima manfaat mengenai besaran ganti rugi, sebagaimana tercantum dalam berita acara kontrak. Adanya musyawarah menjadi penting karena dengan musyawarah tersebut ditentukan sesuatu, dalam hal ini kesepakatan mengenai besaran ganti rugi atas tanah yang menjadi subyek pengadaan tanah.

Landasan Teori

  • Penelitian yang Relevan
  • Kerangka Pikir

Pemilihan informan dilakukan dengan mengedepankan aspek kompetensi pengetahuan dan informan yang mengetahui informasi yang diperlukan. Forum Peduli Keadilan pembebasan jalan tol di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa, dimana masyarakat Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa yang menganggap penerimaan kompensasi tidak pantas, bergabung dalam forum tersebut dan menjadi salah satu informan yang menjadi informan dalam penelitian tersebut. Persamaan penelitian diatas dengan penelitian yang akan saya lakukan adalah sama-sama melakukan analisis terhadap pola pengumpulan data sehingga terjadi ketidaksesuaian nilai kompensasi dan menentukan informan mana yang dapat dijadikan informan dalam memberikan data wawancara penelitian terkait hal tersebut. kasus.

Namun karena begitu besarnya minat setiap orang terhadap tanah, hal ini justru menimbulkan permasalahan yang sangat kompleks antara pemilik hak atas tanah dan pemerintah, sehingga peraturan dan kebijakan yang mengatur perolehan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum perlu diperbarui. Tentu saja tujuan utama dari segala peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum adalah untuk mengefektifkan dan mensukseskan anggaran yang harus disiapkan oleh negara dalam rangka pengadaan tanah untuk pembangunan di Indonesia. kepentingan umum, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur jalan tol.

METODE PENELITIAN

  • Objek dan Subjek Penelitian
  • Lokasi Penelitian
  • Data Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisa Data

Tujuan penelitian ini adalah kompensasi penggarapan lahan perkebunan terhadap pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum dalam rangka pembangunan infrastruktur jalan tol Bengkulu-Taba Penanjung. Undang-undang ini menyempurnakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Peraturan ini merupakan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Hal inilah yang menjadi faktor penghambat pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum. Dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan untuk kepentingan umum, prinsip-prinsip pengadaan tanah harus diperhatikan.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Sejarah Desa

Desa Jum'at adalah nama salah satu desa di Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah. Pada awalnya Desa Jum'at merupakan bagian dari Desa Karang Nanding yang saat itu masih bernama Jum'at Akhir Pekan dan dipimpin oleh Kepala Desa Ismail Bedur. Disebut Pekan Jum'at karena dulunya merupakan tempat transaksi jual beli (pasar) yang berlangsung pada hari Jumat.

Karena secara geografis Dusun Pekan Jum'at jauh dari Desa Karang Nanding, maka berdasarkan kesepakatan tokoh masyarakat Pekan Jum'at, Karang Nanding dan Taba Lagan, serta pemerintah kecamatan saat itu, pihak dusun tersebut Pekan Jum'at digabung di Desa Taba Lagan dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pengelolaan administrasi pemerintahan. Dalam perjalanannya, Dusun Pekan Jum'at sempat beberapa kali diusulkan untuk pemekaran desa, namun baru pada tahun 2010 disadari menjadi desa definitif dan diberi nama Desa Jum'at.

Profil Desa

Deskripsi Data Penelitian

  • Latar Belakang Pembangunan Jalan Tol
  • Pembangunan Jalan Tol Bengkulu-Curup-Lubuk Linggau
  • Lokasi Penelitian yang Terkena Proyek Jalan Tol
  • Warga Terkena Proyek Jalan Tol di Desa Jum'at
  • Tahapan Pelaksanaan Pembebasan Tanah
  • Regulasi Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan
  • Perspektif Fiqh Siyasah untuk ganti rugi tanam tumbuh dalam
  • Ganti Rugi Tanam Tumbuh menurut Peraturan Gubernur Nomor

Acuan penghitungan kenaikan penanaman tentunya berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2016 tentang Pedoman Kompensasi Peningkatan Penanaman Dalam Rangka Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Jumlah total ganti rugi bidang tanah dalam proses pengadaan tanah pembangunan tol Lubuk-Linggau-Curup-Bengkulu Tahap I: Bengkulu, Taba Penanjung. Untuk mendukung implementasi undang-undang tersebut, diterbitkan peraturan pelaksanaan untuk mendukungnya, yaitu Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Namun Perpres Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum telah mengalami empat kali perubahan, yaitu Perpres Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pertanahan. Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, Keputusan Presiden Nomor 99 Tahun 2014 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan.

148 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Gambar IV.2 Bidang terkena proyek Pengadaan Tanah Bengkulu-Taba Penanjung   di Desa Jum
Gambar IV.2 Bidang terkena proyek Pengadaan Tanah Bengkulu-Taba Penanjung di Desa Jum'at Kecamatan Talang Empat

Pembahasan

45 Suyanto, Penghapusan hak atas tanah akibat terjaminnya ganti rugi pembelian tanah untuk kepentingan umum, Jakad Publishing Surabaya, 2020. Sedangkan untuk ganti rugi menanam tanaman atas pembelian tanah untuk kepentingan umum, ganti rugi yang ditetapkan oleh peraturan negara diharapkan sebesar akan sebanding dengan kerugian yang diderita masyarakat. Sehingga pelaksanaan pengadaan tanah dapat menimbulkan manfaat dan menghindari kerugian (jalb al mashalih wa daf’f al-mafasid).

Bengkulu Tengah, diketahui Peraturan Gubernur Bengkulu Nomor 27 Tahun 2016 tentang Pedoman Kompensasi Tumbuhan Perolehan Lahan Tumbuh Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum dalam pelaksanaan pembangunan jalan tol Bengkulu-Taba belum diketahui secara rinci. melalui sumber-sumber. Suyanto, Hilangnya Hak Atas Tanah Akibat Amannya Penitipan Ganti Kerugian Dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum, Jakad Publishing Surabaya, 2020.

PENUTUP

Saran

Adrian Sutedi, Implementasi Prinsip Kepentingan Umum dalam Pengadaan Tanah untuk Pembangunan, Jakarta: Sinar Graphic, 2019. Oloan Sitorus og Dayat Limbong, Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Indonesia Land Policy Partners, Yogyakarta, 2004. Agus Surono, Perlindungan Hak Korban Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Di Kabupaten Kendal (Perlindungan Hak Korban Proses Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Di Kabupaten Kendal), 2017.

Fratmawati Dwi, SH, Pembebasan Lahan Untuk Penyelenggaraan Pembangunan Kepentingan Umum di Semarang (Studi Kasus Pelebaran Jalan Raya Ngaliyan – Mijen). Handoyo Setiyono, Pembebasan tanah untuk pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum, diakses pada 02 Desember 2020 http://cahwaras.wordpress.com/2010,04,25.

Gambar

Gambar IV.1 Peta Desa Jum'at
Gambar IV.2 Bidang terkena proyek Pengadaan Tanah Bengkulu-Taba Penanjung   di Desa Jum'at Kecamatan Talang Empat
Tabel IV.1 Daftar WTP Pengadaan Tanah Bengkulu-Taba Penanjung   di Desa Jum'at Kecamatan Talang Empat
Gambar IV.3 Lampiran surat dari Direktorat Jenderal Bina Marga   (sumber: Kantor Pertanahan Kab
+3

Referensi

Dokumen terkait

Bengkulu dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap mekanisme penetapan harga Jual dan jasa pada Fotocopy dan Percetakan Ammey tersebut.Untuk mengungkap persoalan

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran polisi sangat penting dalam menangani perilaku menyimpang yang dilakukan remaja di Kecamatan Kampung Melayu dengan telah menerapkan

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Kepala Sekolah ibu Septalena pada tanggal 17 Oktober 2019 di SMPN 22 Kota Bengkulu, guru pendidikan Agama Islam berjumlah 1 orang, dari data

Pola Bimbingan Kerohanian Islam dan Kedisiplinan Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kota Bengkulu Bimbingan kerohanian Islam yang dilakukan kepada siswa yang melanggar

v ABSTRAK Penerapan Customer Relationship Management CRM Gerai 212 Mart Dalam Menciptakan Nilai Optimal Bagi Pelanggan Oleh Suhendra Rahmadan, NIM 1611130190 Tujuan penelitian

Pada tahap penelitian awal atau pendahuluan, peneliti melakukan observasi, pengamatan, wawancara dan dokumentasi di Desa Kayu Arang Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma di dapati

Kemudian di dukung juga dari hasil observasi/pengamatan yang telah dilakukan pada saat pelajaran yang menunjukan bahwa siswa pada kelas eksperimen lebih antusias dalam mengikuti

Tujuan pembinaan keagamaan muallaf Berdasarkan hasil wawancara dengan ustad Adi Sucipto selaku Ketua Umum Mualaf Center Indonesia MCI regional Bengkulu mengungkapkan: “Pembinaan