• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH KELOMPOK 1 PSIKOLOGI ABNORMAL “Normal Dan Abnormal”

N/A
N/A
Nurul Rasaki

Academic year: 2024

Membagikan "MAKALAH KELOMPOK 1 PSIKOLOGI ABNORMAL “Normal Dan Abnormal”"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH KELOMPOK 1 PSIKOLOGI ABNORMAL

“Normal Dan Abnormal”

Dosen Pengampu:

Prof. Dr. Firman. MS. Kons.

Dibuat Oleh Kelompok 1:

1. Dzillan Dzaliila (21006113) 2. Layla Hadi Khaswita (21006124) 3. Nahdiya Khaulah Winanti Defani (21006134) 4. Naila Rinanda Syakira (21006075)

DEPARTEMENT BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2023

(2)

i

KATA PENGANTAR Bismillahirahmanirrahiim.

Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan baik lahir maupun batin sehingga penulis dapat menyusun makalah ini dengan judul “Normal dan Abnormal” untuk menyelesaikan tugas kelompok 1 pada mata kuliah Psikologi Abnormal. Dan jangan lupa Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai risalah untuk umat manusia di seluruh dunia. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.

Dr. Firman. MS. Kons Sebagai dosen mata kuliah Psikologi Abnormal pada Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.

Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari masih banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan makalah ini di masa yang akan datang. Semoga makalah ini bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca dan khususnya bagi penulis.

Padang, September 2023

Kelompok 1

(3)

ii DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...

DAFTAR ISI ...

BAB I PENDAHULUAN ...

A. Latar Belakang ...

B. Rumusan Masalah ...

C. Tujuan ...

BAB II URAIAN MATERI ...

A. Definisi Normal dan Abnormal...

B. Karakteristik Normal dan Abnormal ...

C. Ruang Lingkup Kajian Psikologi Abnormal ...

BAB III PENUTUP ...

A. Kesimpulan ...

B. Saran ...

Daftar Pustaka ...

(4)

1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Psikologi abnormal adalah sebuah disfungsi dalam diri individu yang terkait dengan distres atau hendaya dalam fungsinya dan sebuah respon yang tidak diterima secara kultural. Perbedaan antara normal dan abnormal tidak sama dengan baik atau buruk. psikologi abnormal adalah salah satucabang psikologi yang menyelidiki segala bentuk gangguan mental danabnormalitas jiwa.

psikologi abnormalatau psikopatologi sebagai lapangan psikologi yang berhubungan dengankelainan atau hambatan kepribadian, yang menyangkut proses dan isikejiwaan.

Abnormal psychology is an academic andapplied subfield of psychology involving the scientific study of abnormalexperience and behavior (as in neuroses, psychoses and mental retardation)or with certain incompletely understood states (as dreams and hypnosis) inorder to understand and change abnormal patterns of functioning. Abnornalpsychology a branch of psychology concerned with mental and emotionaldisorders (as neuroses, psychoses, and mental retardation) and with certainincompletely understood normal phenomena (as dreams and hypnosis.

Kata abnormal mengacu pada beberapa makna. Mulai dari infrekuensi statistik, penyimpangan dari norma sosial, kegagalan berfungsi secara memadai, hingga penyimpangan dari kesehatan mental yang ideal. Abnormal dari sisi psikologi, artinya sifat, pemikiran, atau perilaku orang dapat diklasifikasikan sebagai abnormal, jika jarang, atau tidak biasa secara secara statistik. Penetapan seseorang untuk dikatakan sebagai orang yang abnormal, memerlukan beberapa langkah diagnosis dan evaluasi yang tepat. Perilaku yang dianggap abnormal dibagi menjadi dua kategori utama secara psikologis.

Kategori ini termasuk gangguan mental dan kondisi kesehatan mental lainnya.

Gangguan mental termasuk depresi dan skizofrenia. Kondisi kesehatan mental lainnya termasuk gangguan bipolar, gangguan stres pasca trauma, gangguan kecemasan, gangguan makan dan gangguan obsesif-kompulsif.

(5)

2 B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa Definisi Dari Normal Dan Abnormal?

2. Apa Saja Karakteristik Normal Dan Abnormal?

3. Apa Saja Ruang Lingkup Kajian Psikologi Abnormal?

C. TUJUAN

1. Untuk Mengetahui Definisi Dari Normal Dan Abnormal?

2. Untuk Mengetahui Karakteristik Normal Dan Abnormal?

3. Untuk Mengetahui Ruang Lingkup Kajian Psikologi Abnormal?

(6)

3 BAB II URAIAN MATERI A. DEFINISI NORMAL DAN ABNORMAL.

1. Definisi Normal

Normal adalah keadaan sehat (tidak patologis) dalam hal fungsi keseluruhan (Maramis, 1999). Perilaku Normal adalah perilaku yang adekuat (serasi dan tepat) yang dapat diterima oleh masyarakat pada umumnya (Kartini Kartono, 2000). Normal yaitu kemapaman, ketenangan, rileks batin dalam menjalankan kewajiban, baik kewajiban terhadap dirinya, masyarakat maupun Tuhan (Abdul Mujib, dkk. 2001:137). Jika seseorang mampu menangani masalah atau berhasil dalam menangani masalah, maka ia dikatakan memiliki penyesuaian yang baik. Seseorang dengan penyesuaian yang baik dikatakan memiliki jiwa yang normal.

Seseorang dikatakan normal dalam konsep ini jika individu menunjukkan kematangan pribadi. Kematangan pribadi diketahui dengan menyesuaikan perilaku individu dengan tingkat perkembangan. Jika perilaku dan tingkat perkembangan sesuai, maka individu dikatakan normal.

Normal adalah keadaan sehat (bukan patologis) dari segi keseluruhan fungsi. Terdapat dua pola, yaitu: pola negatif (salabiy) bahwa normal adalah terhindarnya seseorang dari segala neurosis dan pola positif (ijabiy) bahwa normal adalah kemampuan individu dalam peyesuaian terhadap diri sendiri dan terhadap lingkungan sosialnya (Mujib, dkk, 2001).

Normal adalah keadaan sehat (tidak patologis) dalam hal fungsi keseluruhan. (Maramis, 2008) Perilaku Normal adalah perilaku yang adekuat (serasi dan tepat) yang dapat diterima oleh masyarakat pada umumnya. Normal adalah stilah yang dikenal untuk setiap makhluk hidup bahwa tidak ada perbedaan signifikan dengan kelompoknya, meskipun dalam derajat yang bervariasi, setiap hidup yang memiliki perbedaan apa pun biasanya tidak diperhitungkan, dimana penggunaan Kata yang normal hanya bisa subjektif.

(7)

4 2. Definisi Abnormal

Abnormal adalah menyimpang dari yang normal (tidak biasa terjadi) (Maramis, 1999). Perilaku Pribadi Abnormal adalah sikap hidup yang sesuai dengan pola kelompok masyarakat tempat seseorang berada sehingga tercapai suatu relasi interpersonal dan intersosial yang memuaskan. (Kartini Kartono, 2000). Perilaku Abnormal adalah suatu perilaku yang berbeda, tidak mengikuti peraturan yang berlaku, tidak pantas, mengganggu dan tidak dapat dimengerti melalui kriteria yang biasa. Abnormalitas adalah kebalikan dari sekian banyak ciri-ciri normal yang telah disebutkan di atas.

Ciri-ciri orang abnormal ada tiga, yaitu: beranggapan buruk terhadap diri dan orang lain, berperilaku tidak pantas, dan merasa diri sengsara (Muhammad Utsman Najati. 2005:363). Jika individu tidak menunjukkan perilaku yang sesuai dengan tingkat perkembangan maka individu dikatakan abnormal. Abnormal dapat didefinisikan sebagai suatu ketidaknormalan yang dilihat oleh seorang yang normal. Abnormal dapat juga didefenisikan sebagai suatu keanehan yang terjadi di lingkungan orang-orang normal. Perilaku pribadi tidak normal adalah sikap hidup yang sesuai dengan pola masyarakat kelompok dimana seseorang berada sehingga tercipta interpersonal dan yang memuaskan hubungan antarsosial tercapai.

B. KARAKTERISTIK NORMAL DAN ABNORMAL.

1. Karakteristik Normal

Lesmana Jeanette (1994:134). Normalitas ditentukn ol Aspek TL Penyesuaian Diri dengan profil menurut Tingkatan Pernilaian Tingkah Laku Dalam rangka menguraikan pegangan praktis untuk menilai kesehatan mental Individu. Ada 7 Aspek Tingkah Laku Penyesuaian Diri, yaitu : a. Ketegangan

b. Suasana hati c. Pemikiran

d. Kegiatan / Aktivitas

(8)

5 e. Organisasi diri

f. Hubungan antar manusia g. Keadaan fisik.

Tingkah laku yang adequate (serasi dan tepat) yang dapat diterima oleh masyarakat pada umumnya. Karakteristik pribadi normal:

a. Perasaan aman yang adequat

b. Memiliki penilaian diri dan wawasan yang rasional c. Memiliki spontanitas dan emosionalitas yang adekuat

d. Memiliki dorongan dan nafsu jasmani yang sehat serta kemampuan untuk memenuhi dan memuaskannya

e. Memiliki kontak realitas yang efisien f. Mempunyai pengetahuan diri yang adequate g. Mempunyai tujuan hidup yang jelas

h. Mampu belajar dari pengalaman hidupnya

i. Sanggup untuk memuaskan tuntutan dan kebutuhan kelompok j. Memiliki intergrasi dan konsistensi kepribadian

2. Karakteristik Abnormal

Karakteristik tingkah laku abnormal a. Kejarangan statistik

Pengukuran statistic prilaku yang jarang dilakukan ke dalam kurva.

b. Personal distress

Perilaku dikatakan abnormal jika menimbulkan kesengsaraan c. Perilaku maladatif

Perilaku dikatakan abnormal jika mengahasilkan ketidakbahagiaan seseorang

Tingkah Laku Abnormal menurut Maher (1985)

a. Tingkah laku berbahaya terhadap diri dan orang lain b. Kontak realitas yang buruk

c. Reaksi emosional yang tidak sesuai dengan situasi

d. Tingkah laku tidak menentu (aneh) atau beralih tanpa dapat diramalkan

(9)

6

Menurut M. Fakhrurrozi, 2012: 2) Ada beberapa kriteria yang digunakan untuk menentukan suatu perilaku abnormal, antara lain :

a. Statistical infrequency b. Unexpectedness c. Violation of norms d. Personal distress

C. RUANG LINGKUP KAJIAN PSIKOLOGI ABNORMAL.

Secara garis besar, psikologi abnormal menangani beberapa hal, yaitu assessment, intervensi dan penelitian.

1. Assesment

Asessment adalah suatu proses dimana informasi mengenai subyek atau klien dikumpulkan. Assesmen bertujuan untuk mendapatkan pemahaman dan informasi yang mendetil tentang seseorang. Informasi dari assesmen juga digunakan untuk mengambil keputusan yang akan disampaikan. Assesmen dilakukan melalui beberapa langkah antara lain survey, riset, observasi, eksperimen, pengembangan teori dan studi kasus klinis.

2. Intervensi

Intervensi adalah upaya yang dilakukan untuk mengubah beberapa aspek dari seseorang seperti pikiran, perilaku dan perasaan. Intervensi dilakukan agar seseorang menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupannya. Dalam psikologi, intervensi klinis dilakukan untuk membantu seseorang dalam menangani masalah sehingga dapat mengembangkan hidup yang memuaskan.

3. Penelitian

Penelitian dalam psikologi abnormal dilakukan untuk membuktikan kebenaran teori serta bagaimana praktek dari teori. Penelitian psikologi abnormal juga dilakukan untuk memahami keunikan individu mulai dari perasaan, perilaku dan pikiran.

(10)

7 BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN

Seseorang dikatakan normal dalam konsep ini jika individu menunjukkan kematangan pribadi. Kematangan pribadi diketahui dengan menyesuaikan perilaku individu dengan tingkat perkembangan. Jika perilaku dan tingkat perkembangan sesuai, maka individu dikatakan normal. Sedangkan Perilaku Pribadi Abnormal adalah sikap hidup yang sesuai dengan pola kelompok masyarakat tempat seseorang berada sehingga tercapai suatu relasi interpersonal dan intersosial yang memuaskan.

Aspek Tingkah Laku Penyesuaian Diri, yaitu : a. Ketegangan, b. Suasana hati, c. Pemikiran, d. Kegiatan / Aktivitas, e. Organisasi diri, f. Hubungan antar manusia, g. Keadaan fisik. Karakteristik tingkah laku abnormal, yaitu: a.

Kejarangan statistik b. Personal distress c. Perilaku maladatif. Ruang Lingkup Psikologi Abnormal yaitu: assessment, intervensi dan penelitian.

B. SARAN

Dalam pembuatan makalah ini tentunya masih banyak kesalahan yang mungkin tidak kami sadari. Untuk itu diharapkan kepada para pembaca semua, apabila menemukan kesalahan dalam makalah yang kami buat ini, penulis berharap para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun, agar penulis tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. Dan untuk menciptakan makalah yang lebih baik

(11)

8

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Mujib, dkk. (2001). Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. Jakarta. Raja Grafindo.

Dearing,J.A, Maher.B.A., Oldfield.F., (1985), Geomorphological Linkagesbetween Soils and Sediments: The Role of Magnetic Measurement. Geomorphology and Soils. Hal 245-266.

Fakhrurrozi. M. (2012). Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga Press, Surabaya.

Jeanette Lesmana. M dkk. (1994). Apakah Mental Anda Sehat. Jakarta: PT. Migas Surya Grafindo.

Kartono, K. (2000). Hygiene Mental. Jakarta : CV. Mandar Maju.

Maramis, W.F. (1999). Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Erlangga University Press.

Maramis, W.F. (2008) Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga University.

Muhammad Utsman Najati. (2005). Psikologi Nabi. Bandung. Pustaka Hidayah.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam perkuliahan ini disampaikan konsep-konsep teoritis tentang keadaan normal dan tidak normal pada manusia, model diagnosa perilaku abnormal, jenis

Ilmuwan Psikologi dan Psikolog bertanggung jawab dalam hal langkah-langkah Ilmuwan Psikologi dan Psikolog bertanggung jawab dalam hal langkah-langkah yang diperlukan untuk

Dalam bahasa Inggris dinyatakan dengan istilah Abnormal Psychology Menurut para ahli: -Duran & Barlow 2006: Psikologi abnormal adalah sebuah disfungsi dalam diri individu yang

Gangguan bipolar merupakan gangguan kesehatan jiwa yang menyebabkan perubahan mood, energi dan konsentrasi secara tidak wajar, seseorang yang mengalami bipolar akan mengalami pergantian

LELTAL Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics, 21, 2017 66 Noprianto, Writing Student Descriptive Texts in an SFL Perspective is carried out by many

Bunuh diri semacam ini terkadang disebut bunuh diri yang rasional dengan keyakinan bahwa hal itu didasarkan pada keputusan yang rasional bahwa hidup tidak lagi berharga untuk dijalani

Itee : Kalau untuk melanjutkan pendidikan sih saya pengen banget lanjut kuliah ya, tapi melihat keadaan sekarang sepertinya masih banyak hal yang lebih penting yang harus saya tanggung,

Makalah ini membahas tentang Psikologi Industri yang mencakup berbagai aspek tentang psikologi di dunia