MODUL AJAR
PERENCANAAN DAN PENGALAMATAN JARINGAN INFORMASI UMUM
A. Identitas Sekolah
Sekolah : SMKN 1 Batudaa
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
Fase : F
Materi : Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Tahun Pelajaran : 2024 – 2025
Kelas / Semester : XI / Ganjil Alokasi Waktu :
B. Kompetensi Awal
Kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam merancang pengalamatan jaringan komputer sehingga jaringan bekerja dengan baik.
C. Profil Pelajar Pancasila
Peserta didik dapat memiliki karater Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif.
D. Sarana Prasarana
a. Media : WAG, GC, GF, GM, Powerpoint, Canva
b. Alat / Bahan : Komputer/Laptop, Proyektor LCD, alat tulis, kertas
c. Sumber Belajar : Buku Konsentrasi Keahlian XI-TKJ, Internet, buku-buku penunjang, sumber belajar lain yang mendukung.
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya satu gaya misalnya dengan audio ataupun video. Memiliki kesulitan dengan bahasa dan pemahaman materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka panjang, dan sebagainya.
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir nalar tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin.
F. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning, Blended Learning
Strategi dan Cara Pembelajaran (Metode) : Diskusi Kelompok dan Penugasan, Project Base Learning (PjBL) dalam bentuk praktikum / simulasi Asesmen : Asesmen awal (Non Kognitif), Sumatif dan Formatif
(Koginitif) KOMPETENSI INTI
A. Capaian Pembelajaran
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan.
B. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan jaringan
C. Pemahaman Bermakna
Perencanaan topologi dan arsitektur jaringan, sesuai kebutuhan.
D. Pertanyaan Pemantik
Apakah adik-adik pernah mendengar istilah topologi jaringan?
Sebutkan Kebutuhan teknis pengguna jaringan
Sebutkan peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai E. Persiapan Pembelajaran
Kesiapan mental dan fisik peserta didik.
Kesiapan sarana dan prasarana.
Instrument asesmen awal non kognitif F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke – 1 ( Discovery Learning) a. Kegiatan Pendahuluan :
Melakukan pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran;
Guru Melakukan absensi
Melakukan asesmen awal non kognitif
Melakukan kesepakatan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bentuk Kesepakatan Kelas Meliputi :
Duduk tertib di masing-masing meja selama proses pembelajaran berlangsung
Tidak berbicara saat guru menjelaskan materi pelajaran kecuali ketika di berikan izin oleh guru (saat menjawab pertanyaan.
Tidak keluar masuk kelas saat proses pembelajaran berlangsung
Meminta izin terlebih dahulu ketika ada kepentingan mendesak (izin buang air)
Konsekuensi apabila disepakati : Menyanyikan lagu Nasional
Apersepsi dengan cara mengulas materi yang telah/pernah dipelajari di kelas sebelumnya
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai;
Menyampaikan teknik penilaian dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
b. Kegiatan Inti :
Pemberian Rangsangan
Guru memberikan pertanyaan pemantik dan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru:
1)Apakah adik-adik pernah mendengar istilah topologi jaringan; (2)Apakah adik-adik pernah melihat gambar topologi jaringan?
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar/video yang ada di layar komputer/LCD tentang Perencanaan topologi dan arsitektur jaringan, (https://www.youtube.com/watch?v=zbqrNg4C98U)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Identifikasi Masalah
Peserta didik membaca materi yang ada pada bahan ajar tentang perencanaan topologi dan arsitektur jaringan, melalui sumber materi yang diberikan guru dan melalui internet
Peserta didik melakukan eksplorasi konsep dengan menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan kalimat yang diutarakan
Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan materi dengan meminta informasi dan memberikan informasi terkait : perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Pengumpulan Data
Peserta didik secara berkelompok membuat laporan tentang materi perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Peserta didik mencari informasi yang berkaitan materi dengan perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Peserta didik menggunakan sumber belajar berupa internet, dan video tutorial untuk menggali informasi sebanyak mungkin terkait materi perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Pembuktian
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok dibuat dalam bentuk laporan persentasi terkait materi perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Peserta didik berkolaborasi dan berkomunikasi untuk bertukar pendapat, argumentasi dan ide terhadapat jawaban yang telah didapatkan secara mandiri di kelompoknya masing-masing
Hasil laporan persentasi dalam bentuk softcopy / hardcopy di serahkan kepada guru mapel Kesimpulan
Peserta didik menarik kesimpulan atas jawaban dari pertanyaan yang diperoleh
Peserta didik menyajikan materi perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan membimbing/menilai keterampilan, menganalisis, menggunakan teori dan menyimpulkan data, serta menilai kemampuan peserta didik dalam terkait materi perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
c. Penutup
Peserta didik menyimpulkan tentang perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Guru memberikan konfirmasi danpenguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
Memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa Pertemuan ke – 2 ( Project Base Learning (PjBL ))
a. Kegiatan Pendahuluan :
Melakukan pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran;
Guru Melakukan absensi
Melakukan asesmen awal non kognitif
Melakukan kesepakatan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bentuk Kesepakatan Kelas Meliputi :
Duduk tertib di masing-masing meja selama proses pembelajaran berlangsung
Tidak berbicara saat guru menjelaskan materi pelajaran kecuali ketika di berikan izin oleh guru (saat menjawab pertanyaan.
Tidak keluar masuk kelas saat proses pembelajaran berlangsung
Meminta izin terlebih dahulu ketika ada kepentingan mendesak (izin buang air)
Konsekuensi apabila disepakati : Menyanyikan lagu Nasional
Apersepsi dengan cara mengulas materi yang telah/pernah dipelajari di kelas sebelumnya
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai;
Menyampaikan teknik penilaian dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
b. Kegiatan Inti :
Penentuan pertanyaan mendasar
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar/video yang ada di layar komputer/LCD tentang topologi jaringan dan arsitektur jaringan;
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami.
Mendesain Perencanaan Proyek
Guru menjelaskan, mempraktekan topologi jaringan dan arsitektur jaringan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer di depan peserta didik dan peserta didik memperhatikan kemudian mencoba mempraktekannya
Siswa dengan difasilitasi guru melaksanakan langkah – langkah membuat rancangan proyek dan panduan observasi.
Menyusun Jadwal
Guru membuat jadwal untuk mengetes peserta didik dalam praktek topologi jaringan dan arsitektur jaringan dengan menggunakan Job Sheet.
Memonitor Peserta Didik dan Kemajuan Proyek
Guru memanggil peserta didik sesuai absen untuk mempraktekkan topologi jaringan dan arsitektur jaringan dan mengarahkan jika ada peserta didik yang belum tahu
Menguji Hasil dan Mengevaluasi Pengalaman
Guru mengamati, menguji, dan mengevaluasi hasil yang telah dibuat oleh peserta didik dalam mempraktekkan topologi jaringan dan arsitektur jaringan
c. Penutup
Peserta didik menyimpulkan tentang hasil praktek perencanaan topologi dan arsitektur jaringan
Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
Memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa
Pertemuan ke – 3 ( Discovery Learning) a. Kegiatan Pendahuluan :
Melakukan pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Guru Melakukan absensi
Melakukan asesmen awal non kognitif
Melakukan kesepakatan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bentuk Kesepakatan Kelas Meliputi :
Duduk tertib di masing-masing meja selama proses pembelajaran berlangsung
Tidak berbicara saat guru menjelaskan materi pelajaran kecuali ketika di berikan izin oleh guru (saat menjawab pertanyaan.
Tidak keluar masuk kelas saat proses pembelajaran berlangsung
Meminta izin terlebih dahulu ketika ada kepentingan mendesak (izin buang air)
Konsekuensi apabila disepakati : Menyanyikan lagu Nasional
Apersepsi dengan cara mengulas materi yang telah/pernah dipelajari di kelas sebelumnya
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai;
Menyampaikan teknik penilaian dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
b. Kegiatan Inti :
Pemberian Rangsangan
Guru memberikan pertanyaan pemantik dan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar/video yang ada di layar komputer/LCD tentang pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan.
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Identifikasi Masalah
Peserta didik membaca materi yang ada pada bahan ajar tentang pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan melalui sumber materi yang diberikan guru dan melalui internet
Peserta didik melakukan eksplorasi konsep dengan menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan kalimat yang diutarakan
Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan materi dengan meminta informasi dan memberikan informasi terkait : pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
Pengumpulan Data
Peserta didik secara berkelompok membuat laporan tentang materi pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
Peserta didik mencari informasi yang berkaitan materi dengan pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
Peserta didik menggunakan sumber belajar berupa internet, dan video tutorial untuk menggali informasi sebanyak mungkin terkait materi pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan Pembuktian
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok dibuat dalam bentuk laporan persentasi terkait materi pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
Peserta didik berkolaborasi dan berkomunikasi untuk bertukar pendapat, argumentasi dan ide terhadapat jawaban yang telah didapatkan secara mandiri di kelompoknya masing-masing
Hasil laporan persentasi dalam bentuk softcopy / hardcopy di serahkan kepada guru mapel Kesimpulan
Peserta didik menarik kesimpulan atas jawaban dari pertanyaan yang diperoleh
Peserta didik menyajikan materi pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan melalui presentasi
Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan membimbing/menilai keterampilan, menganalisis, menggunakan teori dan menyimpulkan data, serta menilai kemampuan peserta didik dalam terkait materipengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
c. Penutup
Peserta didik menyimpulkan tentang pengumpulan kebutuhan teknis pengguna jaringan
Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
Memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa Pertemuan ke – 4 ( Project Base Learning (PjBL ))
a. Kegiatan Pendahuluan :
Melakukan pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Guru Melakukan absensi
Melakukan asesmen awal non kognitif
Melakukan kesepakatan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bentuk Kesepakatan Kelas Meliputi :
Duduk tertib di masing-masing meja selama proses pembelajaran berlangsung
Tidak berbicara saat guru menjelaskan materi pelajaran kecuali ketika di berikan izin oleh guru (saat menjawab pertanyaan.
Tidak keluar masuk kelas saat proses pembelajaran berlangsung
Meminta izin terlebih dahulu ketika ada kepentingan mendesak (izin buang air)
Konsekuensi apabila disepakati : Menyanyikan lagu Nasional
Apersepsi dengan cara mengulas materi yang telah/pernah dipelajari di kelas sebelumnya;
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai;
Menyampaikan teknik penilaian dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
b. Kegiatan Inti :
Penentuan pertanyaan mendasar
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar/video yang ada di layar komputer/LCD tentang gambaran tentang jaringan komputer;
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami.
Mendesain Perencanaan Proyek
Guru menjelaskan, mempraktekan jaringan komputer menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer di depan peserta didik dan peserta didik memperhatikan kemudian mencoba mempraktekannya
Siswa dengan difasilitasi guru melaksanakan langkah – langkah membuat rancangan proyek dan panduanobservasi..
Menyusun Jadwal
Guru membuat jadwal untuk mengetes peserta didik dalam praktek jaringan komputer dengan menggunakan Job Sheet
Memonitor Peserta Didik dan Kemajuan Proyek
Guru memanggil peserta didik sesuai absen untuk mempraktekkan topologi jaringan dan arsitektur jaringan dan mengarahkan jika ada peserta didik yang belum tahu
Menguji Hasil dan Mengevaluasi Pengalaman
Guru mengamati, menguji, dan mengevaluasi hasil yang telah dibuat oleh peserta didik dalam mempraktekkan jaringan komputer
c. Penutup
Peserta didik menyimpulkan tentang hasil praktek jaringan komputer
Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
Memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa Pertemuan ke – 5 ( Discovery Learning)
a. Kegiatan Pendahuluan :
Melakukan pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.
Guru Melakukan absensi
Melakukan asesmen awal non kognitif.
Melakukan kesepakatan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bentuk Kesepakatan Kelas Meliputi :
Duduk tertib di masing-masing meja selama proses pembelajaran berlangsung
Tidak berbicara saat guru menjelaskan materi pelajaran kecuali ketika di berikan izin oleh guru (saat menjawab pertanyaan.
Tidak keluar masuk kelas saat proses pembelajaran berlangsung
Meminta izin terlebih dahulu ketika ada kepentingan mendesak (izin buang air)
Konsekuensi apabila disepakati : Menyanyikan lagu Nasional
Apersepsi dengan cara mengulas materi yang telah/pernah dipelajari di kelas sebelumnya
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai;
Menyampaikan teknik penilaian dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
b. Kegiatan Inti :
Pemberian Rangsangan
Guru memberikan pertanyaan pemantik dan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar/video yang ada di layar komputer/LCD tentang pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai.
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Identifikasi Masalah
Peserta didik membaca materi yang ada pada bahan ajar tentang pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai melalui sumber materi yang diberikan guru dan melalui internet
Peserta didik melakukan eksplorasi konsep dengan menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan kalimat yang diutarakan
Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan materi dengan meminta informasi dan memberikan informasi terkait : pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Pengumpulan Data
Peserta didik secara berkelompok membuat laporan tentang materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Peserta didik mencari informasi yang berkaitan dengan materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Peserta didik menggunakan sumber belajar berupa internet, dan video tutorial untuk menggali informasi sebanyak mungkin terkait materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Pembuktian
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok dibuat dalam bentuk laporan persentasi terkait materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Peserta didik berkolaborasi dan berkomunikasi untuk bertukar pendapat, argumentasi dan ide terhadapjawaban yang telah didapatkan secara mandiri di kelompoknya masing-masing
Hasil laporan persentasi dalam bentuk softcopy / hardcopy di serahkan kepada guru mapel Kesimpulan
Peserta didik menarik kesimpulan atas jawaban dari pertanyaan yang diperoleh
Peserta didik menyajikan terkait materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai melalui presentasi
Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompk dan membimbing/menilai keterampilan, menganalisis, menggunakan teori dan menyimpulkan data, serta menilai kemampuan peserta didik dalam terkait materi pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai c. Penutup
Peserta didik menyimpulkan tentang pengumpulan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
Memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa G. Asesmen
a. Bentuk Asesmen : Sikap (observasi), pengetahuan (formatif, sumatif), dan keterampilan (praktik, kinerja, projek).(terlampir)
b. Instrumen Penilaian : Lembar observasi penilaian sikap, Lembar penilaian pengetahuan, Lembar penilaian keterampilan(terlampir)
H. Program Tindak lanjut/Remidial, Pengayaan
a. Remedial : Diberikan dalam bentuk lembar kerja atau tugas yang belum dicapai oleh masing – masing peserta didik yang berbeda (Terlampir)
b. Pengayaan : Pengayaan diberikan dalam bentuk materi yang lebih kompleks dan tambahan latihanlatihan (Terlampir)
I. Refleksi Peserta Didik dan Guru
Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran?
Apakah semua siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran?
Apa saja kesulitan siswa yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?
Apakah siswa yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik?
Apa level pencapaian rata-rata siswa dalam kegiatan pembelajaran ini?
Apakah seluruh siswa dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran?
Apa strategi agar seluruh siswa dapat menuntaskan kompetensi?
Batudaa, Juli 2024 Mengetahui,
Kepala SMKN 1 Batudaa Guru Mata Pelajaran
Drs. Wilson Jusuf Masionu, M.Pd Ismail Ibrahim, S.Kom NIP. 19671011 199702 1 003 NI PPPK. 19790225 202221 1 001 LAMPIRAN
A.Lembar Penilaian
Instrumen Penilaian Sikap Lembar Observasi Sikap Peserta Didik
Capaian Pembelajaran Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan
Elemen Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan
Kelas XI
Pertemuan
Materi Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan
No Nama Siswa
Dalam pembelajaran dan kegiatan diskusi kelompok Aktif Bekerja Sama Berfikir Kritis
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Alyssa Ramadhani Yunus 2 Amelia Puluhulawa 3 Aprianto Halid 4 Apriliya Ahmad 5 Desi Nuraini 6 Elrivki Puluhulawa
7 Fahril Ahmad Fauzan Baruadi 8 Julita A. Mohamad
9 Kelvin A. Iyati 10 Maryam S. Akuba 11 Moh. Alghazali B. Thaeb 12 Moh. Khoirul Azzam A. Nurdin 13 Mohamad Tomayahu
14 Muhammad Nabil Yunginger 15 Noval Lateka
16 Rifaldy Alfarezi Bobihoe 17 Rindiyani Yunus
18 Saskiya Widyaningsi Hardiyanti Puti 19 Umar Lateka
20 Yuyan Laiya
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 19790225 202221 1 001 Rubrik Asesmen Pengamatan Aktivitas Dalam Kelompok Diskusi
Instrumen Penilaian (Lembar Observasi)
Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan
Kriteria Indikator Predikat Skor
Keaktifan dalam kegiatan diskusi
kelompok
Menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan
tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten Sangat Baik 4 Menunjukkan sudah ada ambil bagian dalam pembelajaran
tetapi belum ajeg/konsisten Baik 3
menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam
pembelajaran namun pasif dalam diskusi kelompok Cukup 2 Menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam
kegiatan kelompok pembelajaran. Baik 1
Kerjasama dalam kelompok
Menunjukkan sudah bekerjasama dalam menyelesaikan
tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten Sangat Baik 4 Menunjukkan sudah bekerjasama bagian dalam
pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten Baik 3
Menunjukkan sudah ada usaha bekerjasama ambil bagian
dalam pembelajaran namun pasif dalam diskusi kelompok Cukup 2 Menunjukkan sama sekali tidak berusaha untuk
bekerjasama dalam kegiatan kelompok pembelajaran Baik 1
Kritis dalam menyampaikan pendapat di dalam
diskusi kelompok
Menunjukkan pemikiran yang kritis dalam berdiskusi
mencari solusi dari permasalahan secara terus menerus Sangat Baik 4 Menunjukkan pemikiran yang kritis dalam berdiskusi
mencari solusi dari permasalahan tetapi tidak terus
menerus Baik 3
Kurang Menunjukkan pemikiran yang kritis dalam mencari
solusi dari permasalahan Cukup 2
Tidak Menunjukkan sama sekali pemikiran yang kritis
dalam mencari solusi dari permasalahan Baik 1
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 197902252022211001
Rekapitulasi Penilaian
Asesmen Pengamatan Aktivitas Dalam Kelompok Diskusi Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan
No Nama Siswa
Kriteria Penilaian
Jumlah Aktif Bekerja Skor
Sama Berfikir Kritis 1 Alyssa Ramadhani Yunus
2 Amelia Puluhulawa 3 Aprianto Halid 4 Apriliya Ahmad 5 Desi Nuraini 6 Elrivki Puluhulawa
7 Fahril Ahmad Fauzan Baruadi 8 Julita A. Mohamad
9 Kelvin A. Iyati 10 Maryam S. Akuba 11 Moh. Alghazali B. Thaeb 12 Moh. Khoirul Azzam A. Nurdin 13 Mohamad Tomayahu
14 Muhammad Nabil Yunginger 15 Noval Lateka
16 Rifaldy Alfarezi Bobihoe 17 Rindiyani Yunus
18 Saskiya Widyaningsi Hardiyanti Puti 19 Umar Lateka
20 Yuyan Laiya
Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x 100 Total nilai Skor
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 197902252022211001
Rekapitulasi Penilaian
Asesmen Pengamatan Aktivitas Dalam Kelompok Diskusi Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan
No Nama Siswa
Kriteria Penilaian
Jumlah Aktif Bekerja Skor
Sama Berfikir Kritis 1 Alyssa Ramadhani Yunus
2 Amelia Puluhulawa 3 Aprianto Halid 4 Apriliya Ahmad 5 Desi Nuraini 6 Elrivki Puluhulawa
7 Fahril Ahmad Fauzan Baruadi 8 Julita A. Mohamad
9 Kelvin A. Iyati 10 Maryam S. Akuba 11 Moh. Alghazali B. Thaeb 12 Moh. Khoirul Azzam A. Nurdin 13 Mohamad Tomayahu
14 Muhammad Nabil Yunginger 15 Noval Lateka
16 Rifaldy Alfarezi Bobihoe 17 Rindiyani Yunus
18 Saskiya Widyaningsi Hardiyanti Puti 19 Umar Lateka
20 Yuyan Laiya
Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x 100 Total nilai Skor
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 197902252022211001
Instrumen Penilaian Diri
Isilah pertanyaan pada tabel dibawah ini sesuai dengan yang anda ketahui, berilah penilaian secara jujur, objektif, dan penuh tanggung jawab dengan memberi tandacentang pada kolom pilihan.
No. Kemampuan Diri Ya Tidak
1 Apakah anda memahami tentang topologi dan arsitektur jaringan?
2 Apakah anda memahami jenis-jenis topologi yang ada pada jaringan?
3 Apakah anda dapat menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari jenis-jenis topologi tersebut?
4 Apakah anda dapat menjelaskan alat-alat jaringan yang dibutuhkan untuk topologi jaringan?
5 Apakah anda dapat dapat perbedaan setiap topologi tersebut?
Catatan:
Bila ada jawaban"Tidak",maka segera lakukan review pembelajaran, bila semua jawaban"Ya",maka anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya.
Lembar Asesmen Diagnostik Asesmen Non Kognitif
Tujuan Deskripsi Bentuk Tes
Mengetahui gaya
belajar Gaya belajar dan ciri siswa pemiliki gaya belajar tersebut : 1. Gaya Belajar Visual
Adalah gaya belajar yang lebih menonjolkan siswa dalam bidang visual.
Dimana anak lebih paham dengan apa yang mereka lihat baik membaca atau melihat gambar maupun video. Ciri-ciri anak dengan gaya belajar visual yaitu cenderung rapi pada peampilan, berbicara dengan cepat, sering membuat coretan-coretan, teliti, tidak mudah terganggu oleh suara keributan ketika sedang belajar, dan lebih suka membaca daripada dibacakan. Karena mungkin dengan membaca sendiri akan lebih greget 2. Gaya Belajar Auditoris
Adalah gaya belajar yang lebih menonjolkan fungsi pendengaran siswa daripada visual. Mereka lebih paham jika sudah mendengar entah itu mendengar ceramah guru ataupun mendengar hasil rekaman pribadi.
Ciri anak dengan gaya belajar auditoris yaitu terkesan independen dan unggul dalam kecerdasan interpersonal, jika bercanda mereka lebih senang bercanda langsung daripada harus membaca komik lucu.
3. Gaya Belajar Kinetis
Adalah gaya belajar yang memanfatkan gerak tubuh. Siswa denga tipe ini sangat tidak beruntung jika besar dalam lingkungan yang tidak dapat memahami mereka. Siswa kinetis tidak akan menangkap informasi secara total jika harus dipaksa untuk duduk diam tanpa melakukan apapun, mereka cenderung menggerakkan ataupun memainkan apapun yang ada di dekatnya, bicara lebih lamban dari gaya yang lain, dan sering ekspresif dan penuh gerak jika berbicara atau berinteraksi
Kuesioner
Asesmen Diagnostik
Non Kognitif (Gaya Belajar Peserta Didik)
a. Petunjuk Pengerjaan
Baca dengan seksama uraian kuisioner dibawah ini
Pilih salah satu jawaban a / b/ c sesuai dengan kecenderungan anda b. Naskah Soal
Nama Peserta Didik :
Kelas :
Jurusan :
Tanggal :
No Soal Jawaban
1 Pada waktu belajar untuk Penilaian atau Ulangan Harian,Penilaian tengah semester dan Penilaian akhir semester apakah anda memilih :
A. Membaca catatan, membaca judul dan sub-judul dalam buku, dan melihat diagram dan ilustrasi
B. Meminta seseorang memberi anda pertanyaan, atau menghafal dalam hati sendirian
C. Membuat catatan pada kartu dan membuat model atau diagram 2 Apa yang kalian lakukan sewaktu anda mendengarkan musik?
A. Berkhayal (melihat benda-benda yang sesuai dengan musik yang sedang didengarkan
B. Berdendang mengikuti alunan musik tersebut
C. Bergerak mengikuti musik tersebut, mengetukkan kaki mengikuti irama, dsb.
3 Pada waktu kalian sedang memecahkan masalah,apakah anda :
A. Membuat daftar, mengatur langkah, dan mengeceknya setelah langkah itu dikerjakan
B. Menelpon teman atau ahli untuk membicarakan masalah tersebut
C. Menguraikan (menganalisa) masalah itu atau melakukan semua langkah yang anda pikirkan
4 Jika kalian membaca untuk sekedar hiburan,apakah kalian memilih:
A. Buku perjalanan dengan banyak gambar di dalamnya B. Cerita misteri yang penuh dengan percakapan di dalamnya
C. Buku yang dapat menjawab pertanyaan dan memecahkan masalah anda 5 Untuk mempelajari bagaimana kerja komputer,apakah anda memilih :
A. Menonton film tentang cara kerja komputer
B. Mendengarkan seseorang menjelaskan cara keja komputer
C. Membongkar komputer dan mencoba menemukan sendiri cara kerjanya 6 Apa kira – kira yang anda lakukan pada waktu kalian merasa senang?
A. meringis (tersenyum) B. berteriak dengan senang C. melompat dengan senang
7 Seandainya anda berada pada suatu acara pesta,entah pernikahan atau yang lainnya, apa yang akan kira – kira paling anda ingat pada keesokan harinya?
A. muka orang-orang dalam pesta, tetapi bukan namanya B. nama orang-orang dalam pesta, tetapi bukan mukanya C. sesuatu yang anda lakukan dan katakan selama dalam pesta 8 Pada waktu kalian bercerita,apakan anda memilih untuk:
a. menulisnya
b. menceritakannya dengan suara keras c. memerankannya
9 Apa yang paling mengganggu bagi kalian pada waktu anda mencoba untuk berkonsentrasi?
a. gangguan visual b. suara gaduh
c. gangguan lainnya seperti rasa lapar, sepatu yang sempit, atau rasa khawatir 10 Apa yang kira – kira anda lakukan ketika kalian sedang marah?
a. cemberut atau memperlihatkan muka marah b. berteriak atau “mengamuk”
c. menghentakkan kaki dengan keras dan membanting pintu
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 197902252022211001
Asesmen Kognitif
Instrumen Penilaian Pengetahuan (Formatif) Penilaian Test tertulis (Menjodohkan) 1. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Materi:
Topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan 2. Petunjuk Umum
a. Instrumen penilaian pengetahuan ini berbentuk menjodohkan.
b. Butir soal 10 nomor
c. Soal ini dikerjakan oleh peserta didik.
3. Petunjuk Pengisian
Soal ini dikerjakan dengan waktu 20 menit 4. Kriteria Penilaian
Kriteria Skor
Jawaban benar sesuai dengan kunci jawaban 1 Jawaban tidak benar tidak sesuai dengan kunci jawaban 0 Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x 100
Total nilai Skor
5. Pasangankan pertanyaan dan jawaban dengan caramenuliskan kolom jawabanyang benar.
No Pertanyaan Jawaban
1. Metode atau cara yang digunakan agar bisa menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel atau pun nirkabel (tanpa kabel).
A. Topologi BUS
B. Manfaat dari perancangan topologi jaringan
C.Topologi TREE D.Topologi Jaringan E. Kekurangan Topologi F. Karakteristik topologi StarRING G.Jenis-jenis dari topologi
jaringan komputer
H.Keuntungan Topologi BUS I. Topologi
J. Kekurangan Topologi BUS 2 Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network
engineer untuk melakukan konfigurasi
Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang
Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.
Penggunaan menjadi sangat mudah disisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.
3 Topologi Bus
Topologi Star
Topologi mesh
Topologi ring
Topologi tree
4
5 Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun
Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan
HUBTopologi star mudah untuk dikembangkan
Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik
Kabel UTP sebagai media transmisi 6 Sulit melakukan konfigurasi ulang
Menambah atau mengurang komputer akan membuat jaringan kacau
Apabila terdapat salah satu komputer yang tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan.
7
8 Instalasi relatif lebih murah
Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
Biaya relatif lebih murah
9 Pada dasarnya adalah peta dari sebuah jaringan
10 Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
Kunci Jawaban Soal Menjodohkan :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
D B G A F E C H I J
Asesmen Kognitif
Instrumen Penilaian Pengetahuan (Sumatif)
Penilaian Test tertulis (Essay) 1. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Materi :
Topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan 2. Petunjuk Umum
a. Instrumen penilaian pengetahuan ini berbentuk Essay.
b. Butir soal 5 nomor
c. Soal ini dikerjakan oleh peserta didik.
3. Petunjuk Pengisian
Soal ini dikerjakan dengan waktu 30 menit 4. Kriteria Penilaian
Kriteria Skor
Peserta didik menjawab dengan jelas /tepat sesuai dengan kajian teori pada buku pelajaran 20 Peserta didik menjawab dengan jelas/mendekati kajian teori pada buku pelajaran 15 Peserta didik menjawab tidak terlalu jelas/tepat denga kajian teori pada buku pelajaran 10 Peserta didik menjawab tidak sesuai dengan kajian teori pada buku pelajaran 5 Peserta didik tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan 0 Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x 100
Total nilai Skor 5. Soal Test Essay.
No Soal Skor
1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan topologi jaringan 20
2 Bagaimana cara kerja topologi jaringan 20
3 Sebutkan 5 jenis topologi jaringan 20
4 Jelaskan apa yang dimaksud dengan topologi jaringan star 20
5 Sebutkan kekurangan topologi star 20
Asesmen Kognitif
Instrumen Penilaian Pengetahuan (Sumatif) Penilaian Test tertulis (Pilihan Ganda) 1. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Materi :
Topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan 2. Petunjuk Umum
a. Instrumen penilaian pengetahuan ini berbentuk Pilihan Ganda.
b. Butir soal 20 nomor
c. Soal ini dikerjakan oleh peserta didik.
3. Petunjuk Pengisian
Soal ini dikerjakan dengan waktu 45 menit 4. Kriteria Penilaian
Kriteria Skor
Jawaban benar sesuai dengan kunci jawaban 1 Jawaban tidak benar tidak sesuai dengan kunci jawaban 0 Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x 100
Total nilai Skor 5. Soal Test Pilihan Ganda :
No Soal Kunci Skor
1 Skema desain pembangunan sebuah jaringan komputer dikenal dengan istilah….
a. Tipe b. Topologi c. Geografi d. Skalabilitas e. Media transmisi
B 1
2 Merupakan bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan.
a. Topologi
b. Topologi Jaringan c. Arsitektur Topologi d. Manfaat Topologi
e. Jenis – jenis topologi jaringan
C 1
3 Hubungan antara beberapa perangkat jaringan yang memiliki bentuk tertentu disebut dengan ….
a. Topologi jaringan b. Jaringan computer c. Keamanan jaringan d. Desain jaringan e. Jaringan local
A 1
4. Faktor apa yang harus dipertimbangkan saat memilih topologi jaringan komputer?
a. Biaya, kecepatan, dan skalabilitas b. Kecepatan, keamanan, dan biaya c. Skalabilitas, keamanan, dan biaya d. Skalabilitas, kecepatan, dan keamanan e. Biaya ,skalabilitas, dan kecepatan
C 1
5 Apa yang dimaksud dengan topologi fisik dalam jaringan komputer?
a. Representasi tingkat tinggi tentang bagaimana node terhubung b. Cara menghubungkan perangkat telekomunikasi
c. Menunjukkan susunan perangkat keras dan lokasi komponen jaringan d. Menjelaskan bagaimana data mengalir dalam jaringan
6 Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua, yaitu a. Topologi secara fisik dan topologi secara Bus b. Topologi secara fisik dan topologi secara logika c. Topologi secara logika dan Bus
d. Topologi secara fisik, topologi secara logika dan Bus e. Topologi secara logis dan topologi secara Ring
B 1
7 Sebagai bagian non-nyata dari koneksi atau konfigurasi perangkat lunak jaringan.
Ini menunjukkan bagaimana data mengalir di dalam jaringan.
a. Topologi
b. Topologi jaringan c. Topologi fisik d. Topologi logis e. Manfaat Topologi
D 1
8 Iwan ingin membangun jaringan komputer di rumahnya, bantulah iwan untuk membangun jaringan. Namun apa saja yang musti diperhatikan pada waktu membantu iwan?
a. Skala jaringan b. status
c. Biaya d. Tujuan e. penggunaan
B 1
9 Jenis topologi jaringan yang semua perangkat terhubung ke satu kabel utama disebut:
a. Topologi bintang b. Topologi cincin c. Topologi bus d. Topologi mesh e. Topologi pohon
C 1
10 Budi akan membangun jaringan komputer dengan pertimbangan bahwa jaringan yang dibangun akan menyerupai lingkaran, maka topologi yang dipilih budi adalah
…
a. topologi bus b. topologi ring c. topologi mesh d. topologi tree e. topologi star
B 1
11 Susi ingin memiliki perangkat jaringan yang akan terkoneksi ke jalur utama, Susi akan memilih menggunakan topologi …
a. topologi bus b. topologi ring c. topologi mesh d. topologi tree e. topologi star
A 1
12 Yani akan membangun jaringan computer menggunakan konsentrator dalamjaringannya, maka jaringan computer yang dipilih akan maenggunakan topologi …
a. topologi bus b. topologi ring c. topologi mesh d. topologi tree
E 1
e. topologi star
13 Salah satu keuntungan jaringan komputer menggunakan topologi bus adalah ….
a. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil b. Kepadatan lalu lintas pada jalur utama c. Diperlukan repeater untuk jarak jauh d. Lay out kabel kompleks
e. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa menggangu workstation lain.
D 1
14 Topologi jaringan yang dapat menjangkau jarak fisik yang lebih jauh adalah...
a. Topologi Ring b. Topologi Star c. Topologi Tree d. Topologi Mesh e. Topologi Bus
D 1
15 Topologi yang paling sering digunakan adalah ….
a. Bus b. Ring c. Star d. Mesh e. Tree
C 1
16 Keuntungan utama menggunakan topologi star pada jaringan adalah ….
a. Mudah untuk mengelola dan memperbaiki b. Dapat mentoleransi kegagalan dalam satu titik c. Mempunyai kinerja terbaik
d. Sangat murah dalam implementasinya
e. Dapat menjangkau area yang luas secara efisien
B 1
17 Salah satu kelemahan topologi bus adalah ….
a. Memiliki tingkat keamanan yang tinggi
b. Sulit untuk menambahkan atau menghapus perangkat c. Mudah untuk mendiagnosis gangguan jaringan d. Tidak memerlukan perangkat aktif seperti switch e. Mempunyai biaya implementasi yang rendah
B 1
18 Topologi jaringan komputer yang menggunakan BNC (T) sebagai konektornya adalah....
A. Topologi Bus B. Topologi Coaxial C. Topologi Ring D. Topologi Star, E. Topologi Workstation
A 1
19 Dalam topologi jaringan Bus, jika ada gangguan pada kabel utama, apa yang terjadi pada seluruh jaringan?
a. Seluruh jaringan terputus
b. Hanya bagian tertentu yang terpengaruh
c. Seluruh jaringan tetap beroperasi tanpa gangguan d. Hanya jaringan pusat yang terpengaruh
e. Hanya jaringan Client yang terpengaruh
A 1
20 Topologi yang digunakan baik dalam membentuk jaringan maupun yang digunakan untuk interkoneksi antarsentral dengan tingkat hirarki yang berbeda adalah … a. Mesh
b. Star c. Tree d. Bus e. Ring
C 1
HASIL ULANGAN SUMATIF Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian TKJ
Kelas / Semester : XI-TKJ / Ganjil
Penilaian : Test tertulis Pilihan Ganda
No Nama Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1
4 1516 1 7 18 1
9 20 JML Tuntas / Tidak Tuntas 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 20
1 Alyssa Ramadhani Yunus 2 Amelia Puluhulawa 3 Aprianto Halid 4 Apriliya Ahmad 5 Desi Nuraini 6 Elrivki Puluhulawa
7 Fahril Ahmad Fauzan Baruadi 8 Julita A. Mohamad
9 Kelvin A. Iyati 10 Maryam S. Akuba 11 Moh. Alghazali B. Thaeb 12 Moh. Khoirul Azzam A. Nurdin 13 Mohamad Tomayahu
14 Muhammad Nabil Yunginger 15 Noval Lateka
16 Rifaldy Alfarezi Bobihoe 17 Rindiyani Yunus
18 Saskiya Widyaningsi Hardiyanti Puti 19 Umar Lateka
20 Yuyan Laiya
Guru Mata Pelajaran
Ismail Ibrahim, S.Kom NI PPPK. 19790225 202221 1 001
B. Lembar Kerja Peserta Didik (Job Sheet)
Lembar Penilaian Keterampilan
Unjuk Kerja (Joobsheet)
Membuat Topologi Jaringan BUS Secara Statik Dengan Cisco Packet Tracer
Identitas Sekolah : SMKN 1 Batudaa
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian TKJ
Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Kelas / Semester : XI / Genap
Materi Pokok : Perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Capaian Pembelajaran
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan serta menerapkan pengalamatan jaringan (subnetting, CIDR, dan VLSM)
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menerapkan perencanaan topologi, arsitektur jaringan sesuai kebutuhan Kelas : ___________________________________________________
Individu / Kelompok : 1.__________________________________________________
(Nama Siswa) : 2.__________________________________________________
: 3.__________________________________________________
: 4.__________________________________________________
: 5.__________________________________________________
Hari / Tanggal : ___________________________________________________
I. Peralatan Praktikum Alat dan Bahan 1. Alat
a) 1 Buah Personal Komputer (PC), Komputer All In One, Laptop 2. Bahan
a) Aplikasi Cisco Packet Tracer
b) Modul / Buku / Video pembelajaran (https://www.youtube.com/watch?v=Xyt7zEIPPA0) III. Topologi Jaringan
Komponen Cisco Packet Tracer yang di Gunakan
No Nama Alat Jumlah Device Keterangan
1 Switch-PT 4 Sebagai penghubung antara komputer
mengirimkan paket data.
2 PC-PT 4 Komputer Client
3 Kabel Straight - Media penghubung Switch dengan Router, dan Switch dengan PC-PT
4 Kabel Cross - Media penghubung Switch dengan Switch
Ketentuan Topologi
Nama Alat IP Address Subnetmask Interface
PC-PT (PC0) 192.168.10.1 255.255.255.0 FastEthernet PC-PT (PC1) 192.168.10.2 255.255.255.0 FastEthernet PC-PT (PC2) 192.168.10.3 255.255.255.0 FastEthernet PC-PT (PC3) 192.168.10.4 255.255.255.0 FastEthernet Cara Kerja :
Pertama Buka aplikasi Cisco Packet Tracer.
Klik menu Network Devices Switches Klik atau drag Switch-PT ke area kerja
Klik menu End Devices PC Klik atau drag PC ke area kerja sebanyak 4 kali
Tampilannya seperti ini.
Menghubungkan perangkat a. Switch-PT dengan Switch-PT
Klik menu Connection Copper Cross-Over Klik atau drag kabel Copper Straight-Through untuk menghubungkan Switch-PT dengan Switch-PT
b. Switch-PT dengan PC-PT
Klik menu Connection Copper Straight-Through Klik atau drag kabel Copper Straight-Through untuk menghubungkan Switch-PT dengan PC-PT
Tampilan Seperti ini
Pengisian IP Address dan Subnet Mask Secara Statik Pada PC
Klik PC-PT(PC0) > pilih tab menu desktop >Ip Configuration> Klik Statik> Tampilannya seperti di bawah ini : kemudian isi > IP Address = 192.168.10.2 Subnet Mask = 255.255.255.0
Kemudian Klik PC-PT(PC1) > pilih tab menu desktop >Ip Configuration> Klik Statik> Tampilannya seperti di bawah ini : kemudian isi > IP Address = 192.168.10.2 Subnet Mask = 255.255.255.0
Kemudian Klik PC-PT(PC2) > pilih tab menu desktop >Ip Configuration> Klik Statik> Tampilannya seperti di bawah ini : kemudian isi > IP Address = 192.168.10.3 Subnet Mask = 255.255.255.0
Kemudian Klik PC-PT(PC3) > pilih tab menu desktop >Ip Configuration> Klik Statik> Tampilannya seperti di bawah ini : kemudian isi > IP Address = 192.168.10.4 Subnet Mask = 255.255.255.0
Pengujian Konektifitas dengan Perintah Ping a. PC-PT(PC0) ke PC-PT(PC3) atau sebaliknya
Klik PC-PT(PC0) > pilih tab menu dekstop > Command Prompt> Ketik ping 192.16.10.166 > jika hasilnya menunjukkan replay from maka berhasil > Tampilannya seperti di bawah ini :
b. PC-PT(PC1) ke PC-PT(PC2) atau sebaliknya
Klik PC-PT(PC1) > pilih tab menu dekstop > Command Prompt> Ketikping 192.168.3 > jika hasilnya menunjukkan replay from maka berhasil > Tampilannya seperti di bawah ini :
Pengujian konektifitasdengan m engirimkan f ile menggunakan Add Simple PDU Cara kerja :
Klik Icon Add Simple PDU atau menekan tombol huruf P pada keyboard. Kemudian klik pada PC-PT(PC0 ke PC-PT(PC3) atau sebaliknya untuk mengirimkan file.
Pada area simulasi tertulis / tertera Successful
Lembar Penilaian Keterampilan Unjuk Kerja (Job Sheet) Membuat Topologi Jaringan BUS Secara Statik
Dengan Cisco Packet Tracer
Nama : Tanggal :
Kelas : Pukul :
Semester : Nilai :
NO KOMPONEN/ SUB KOMPONEN PENILAIAN
Kompeten
Belum YA
Cukup Baik Sangat
1 2 3 Baik4
1 2 3 4 5 6
1 PERSIAPAN KERJA 1.1 Kelengkapan peralatan 1.2 Kelengkapan bahan
2 PROSES KERJA (SISTEMATIKA DAN CARA KERJA)
2.1 Menentukan / meletakan device pada area kerja Cisco Packet Tracer
2.2 Menghubungkan device
2.3 Pengisian IP Address pada PC sesuai blok subnet 2.4 Pengujian Konektifitas melalui Command Prompt 2.5 Pengujian Konektifitas dengan Simple PDU 3 SIKAP KERJA
3.1 Penggunaan alat dan bahan 3.2 Keselamatan kerja
4 WAKTU
4.1 Waktu Penyelesaian praktek
Jumlah Skor Total Skor Hasil Akhir = (Jumlah Skor : Total Skor) x 100 Kriteria Penilaian Unjuk Kerja (Job Sheet)
1. Persiapan Kerja
Kriteria Indikator Skor
Kelengkapan Peralatan
Kelengkapan peralatan sudah terpenuhi 4
Kelengkapan peralatan lebih dari sebagian sudah terpenuhi 3
Kelengkapan peralatan hanya sebagian terpenuhi 2
Kelengkapan peralatan belum terpenuhi 1
Kelengkapan Bahan
Kelengkapan bahan sudah terpenuhi 4
Kelengkapan bahan lebih dari sebagian terpenuhi 3
Kelengkapan bahan hanya sebagian terpenuhi 2
Kelengkapan bahan belum lengkap 1
2. Proses Kerja
Kriteria Indikator Skor
Menentukan / Letak device tersusun dan tertata dengan baik 4
Lebih dari sebagian device tersusun dan tertata dengan baik 3 Letak device sebagian tersusun dan tertata dengan baik 2 Letak device belum tersusun dan tertata dengan baik 1 Menghubungkan
device
Semua device sudah terhubung dengan baik 4
Lebih dari sebagian device terhubung dengan baik 3
Hanya sebagian device terhubung dengan baik 2
Device belum terhubung dengan baik 1
Pengisian IP Address pada PC sesuai blok
subnet
Semua PC sudah terisi IP Address sesuai dengan blok subnet 4 Lebih dari sebagian PC sudah terisi IP Address sesuai dengan blok subnet 3 Sebagian PC sudah terisi IP Address sesuai dengan blok subnet 2 PC sudah terisi IP Address belum sesuai dengan blok subnet 1 Pengujian
Konektifitas melalui Command Prompt
Semua PC sudah terhubung dengan baik 4
Lebih dari sebagian PC sudah terhubung dengan baik 3
Hanya sebagian PC sudah terhubung dengan baik 2
PC belum terhubung dengan baik 1
Pengujian Konektifitas dengan
Simple PDU
Pengujian konektifitas dengan Simple PDU semua sudah sukses 4 Pengujian konektifitas dengan Simple PDU lebih dari sebagian yang sukses 3 Pengujian konektifitas dengan Simple PDU hanya sebagian yang sukses 2 Pengujian konektifitas dengan Simple PDU belum sukses 1 3. Sikap Kerja
Kriteria Indikator Skor
Penggunaan alat dan bahan
Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan prosedur 4 Lebih dari sebagian menggunakan alat dan bahan sesuai dengan prosedur 3 Hanya sebagian menggunakan alat dan bahan sesuai dengan prosedur 2 Belum benggunakan alat dan bahan sesuai dengan prosedur 1 Keselamatan kerja
Bekerja sesuai kaidah keselamatan kerja 4
Lebih dari sebagian bekerja sesuai dengan kaidah keselamatan kerja 3 Hanya sebagian bekerja sesuai dengan kaidah keselamatan kerja 2
Bekerja belum sesuai kaidah keselamatan kerja 1
3. Waktu Kerja
Kriteria Indikator Skor
Waktu Penyelesaian praktek
Penyelesaikan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan waktu yang ditetapkan 4 Penyelesaian pekerjaan cepat waktu yang ditetapkan 3 Penyelesaian pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan 2 Penyelesaian pekerjaan kurang sesuai dengan waktu yang ditetapkan 1
C. Pengayaan dan Remidial
Format Tindak Lanjut Hasil Ulangan Harian
No Nama Siswa Nilai Remidial Pengayaan
Keterangan
A B C D E F G
1 Alyssa Ramadhani Yunus 2 Amelia Puluhulawa 3 Aprianto Halid 4 Apriliya Ahmad 5 Desi Nuraini 6 Elrivki Puluhulawa
7 Fahril Ahmad Fauzan Baruadi 8 Julita A. Mohamad
9 Kelvin A. Iyati 10 Maryam S. Akuba 11 Moh. Alghazali B. Thaeb 12 Moh. Khoirul Azzam A. Nurdin 13 Mohamad Tomayahu
14 Muhammad Nabil Yunginger 15 Noval Lateka
16 Rifaldy Alfarezi Bobihoe 17 Rindiyani Yunus
18 Saskiya Widyaningsi Hardiyanti Puti 19 Umar Lateka
20 Yuyan Laiya Keterangan :
A. Bimbingan khusus guru mata pelajaran
B. Mengerjakan soal-soal dari KD yang belum tuntas C. Membuat ikhtisar dari pokok bahasan yang diajarkan D. Membuat tugas proyek
E. Membimbing teman-temannya yang mengikuti perbaikan dengan perolehan nilai 45,0 - 54,9 F. Menyelesaikan soal-soal dari berbagai buku sumber kepustakaan yang relevan dengan materi yang diajarkan
G. Memperdalam materi pelajaran sesuai meteri yang diajarkan Klasifikasi Nilai Perolehan dan Jenis Tugas :
1. Nilai 85 - 100 : Tugas E, G 2. Nilai 75 - 84,9 : Tugas F 3. Nilai 65 - 74,9 : Tugas C 4. Nilai 55 - 64,9 : Tugas B
5. Nilai 45 - 54,9 : Tugas B, C atau B, D 6. <44,9 : Tugas A, B, C
D. Materi Ajar
Perencanaan topologi dan arsitektur jaringan Pengertian Topologi
Topologi (dari bahasa Yunani topos, "tempat", dan logos, "ilmu") merupakan cabang matematika yang bersangkutan dengan tata ruang yang tidak berubah dalam deformasi dwikontinu (yaitu ruang yang dapat ditekuk, dilipat, disusut, direntangkan, dan dipilin tetapi tidak diperkenankan untuk dipotong, dirobek, ditusuk atau dilekatkan). Ia muncul melalui pengembangan konsep dari geometri dan teori himpunan, seperti ruang, dimensi, bentuk, transformasi. Ide yang sekarang diklasifikasikan kedalam topologi telah dinyatakan semenjak 1736, dan pada akhir abad ke-19 sebuah ilmu yang jelas terpisah dikembangkan.
Ilmu ini disebut
dalam bahasa Latin sebagai geometria situs ( "geometri dari tempat") atau analisis situs (Yunani Latin untuk "pengkajian tempat "), dan kemudian memperoleh nama mutakhir topologi. Di tengah-tengah abad ke-20, ilmu ini adalah kawasan pertumbuhan yang penting dalam matematika.
Pengertian Topologi Jaringan Komputer
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Topologi jaringan komputer adalah studi tentang bagaimana komputer terhubung satu sama lain untuk membentuk sebuah jaringan. Ini melibatkan metode menghubungkan dua atau lebih komputer menggunakan kabel UTP, fiber optik, atau media nirkabel sebagai media transmisi. Dengan topologi jaringan, pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain dengan mudah meskipun berada di lokasi yang berbeda.
Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.
Topologi jaringan juga memengaruhi kecepatan komunikasi antar komputer. Pada dasarnya, topologi jaringan adalah peta dari berbagai jaringan komputer, yang terbagi menjadi dua jenis: topologi fisik dan topologi logis. Secara fisik, topologi menggambarkan susunan perangkat keras seperti komputer dan kabel, serta lokasi komponen jaringan. Sedangkan topologi logis menggambarkan cara aliran data dalam jaringan. Belajar tentang topologi jaringan sangat penting untuk membangun jaringan yang efisien dan andal.
Cara Kerja Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan logis adalah representasi tingkat tinggi tentang bagaimana dua atau lebih node terhubung. Topologi jaringan logis menggambarkan atau menjelaskan bagaimana sinyal bekerja pada jaringan dan bagaimana data ditransmisikan dari satu node ke node lain pada tingkat yang sangat tinggi.
Di sisi lain, topologi fisik menggambarkan bagaimana node secara fisik terhubung satu sama lain. Koneksi fisik dapat dibuat menggunakan kabel, konektivitas nirkabel, komponen jaringan, dan banyak lagi.
Manfaat Perancangan Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan komputer menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja manfaat dari sebuah topologi jaringan?
Arah jalur internet menjadi jelas. Jadi, memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi.
Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi, minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang.
Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer karena semua telah terstruktur dengan rinci. Pemberian label di setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.
Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user karena semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.
Jenis – jenis Topologi Jaringan
Jenis-jenis tersebut adalah sebagai berikut:
Topologi Jaringan Fisik:
Ini dapat dijelaskan sebagai jenis koneksi yang nyata. Ini adalah koneksi fisik dalam jaringan seperti kabel, router, sakelar, kabel, dll. Ini adalah tata letak fisik node dan koneksi antara node jaringan.
Topologi Jaringan Logis:
Ini dapat dijelaskan sebagai bagian non-nyata dari koneksi atau konfigurasi perangkat lunak jaringan.
Ini menunjukkan bagaimana data mengalir di dalam jaringan. Contoh konfigurasi tersebut adalah VLAN (Virtual LAN). Topologi logis dari dua sistem dapat sama meskipun memiliki topologi fisik yang berbeda.
a. Topologi Bus
Topologi bus adalah jenis topologi paling sederhana di mana bus atau saluran umum digunakan untuk komunikasi dalam jaringan. Bus terhubung ke berbagai tap dan dropline. Keran adalah konektornya, sedangkan dropline adalah kabel yang menghubungkan bus dengan komputer. Dengan kata lain, hanya ada satu saluran transmisi untuk semua node.
Gambar Topologi BUS Keuntung Topologi Bus
Instalasi relatif lebih murah
Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
Biaya relatif lebih murah Kekurangan Topologi Bus
Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal
Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yangmengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
b. Topologi Ring (Cincin)
Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperticincin yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin.Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusatberkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
Secara lebih sederhana lagi topologi cincin merupakan untaian media transmisi darisatu terminal ke terminal lainnya hingga membentuk suatu lingkaran, dimana jalur transmisihanya “satu arah”. Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan data,penerimaan data, dan pemindahan data.
Dalam topologi ring, jika token gratis maka node dapat menangkap token dan melampirkan data dan alamat tujuan ke token, dan kemudian meninggalkan token untuk komunikasi. Ketika token ini mencapai node tujuan, data dihapus oleh penerima dan token dibebaskan untuk membawa data berikutnya.
Misalnya, Token Ring, dll.
Gambar Topologi Ring Keuntungan topologi Ring
Jaringan cincin dapat menjangkau jarak fisik yang lebih jauh, karena node akan membuat ulang pesan saat sedang diteruskan.
Menambahkan lebih banyak node tidak akan memperlambat seluruh jaringan, karena hanya node yang memiliki token yang dapat mengirimkan data;
Jaringan dering yang lebih besar hanya akan memiliki banyak token yang diedarkan.
Relatif terjangkau dan mudah untuk membangun/ memperluas jaringan cincin, karena pada dasarnya hanya menempatkan perangkat ke dalam rantai daisy tertutup.
Kekurangan topologi Ring
Bergantung pada bagaimana jaringan dering dikonfigurasi, satu pemutusan jaringan secara teknis masih dapat berfungsi secara normal. Tetapi dengan 2 node yang rusak, jaringan cincin pada dasarnya akan runtuh menjadi 2 bagian yang terpisah.
Sangat sulit untuk menambah atau menghapus sebuah node, karena akan mempengaruhi seluruh jaringan.
c. Topologi Star
Topologi star adalah topologi jaringan komputer di mana semua node terhubung ke hub terpusat.
Hub atau switch bertindak sebagai middleware antara node. Setiap node yang meminta layanan atau menyediakan layanan, pertama-tama hubungi hub untuk komunikasi.
Perangkat pusat (hub atau sakelar) memiliki tautan komunikasi titik ke titik (tautan khusus antara perangkat yang tidak dapat diakses oleh beberapa komputer lain) dengan perangkat. Perangkat pusat kemudian menyiarkan atau unicast pesan berdasarkan perangkat pusat yang digunakan. Hub menyiarkan pesan, sedangkan sakelar unicast pesan dengan mempertahankan tabel sakelar. Penyiaran meningkatkan lalu lintas data yang tidak perlu dalam jaringan.
Dalam topologi star, hub dan switch bertindak sebagai server, dan perangkat lain yang terhubung bertindak sebagai klien. Hanya satu port input-output dan satu kabel yang diperlukan untuk menghubungkan sebuah node ke perangkat pusat. Topologi ini lebih baik dari segi keamanan karena data tidak melewati setiap node. Misalnya LAN Berkecepatan Tinggi, dll.
Gambar Topologi Star Keuntungan topologi Star
Relatif mudah diatur dan dirawat – Cukup sambungkan atau putuskan sambungan perangkat dari hub pusat.
Node yang rusak tidak akan memengaruhi jaringan lainnya.
b. Kekurangan topologi Star
Performa jaringan dan jumlah koneksi dibatasi oleh perangkat pusat.
Hub atau router pusat yang baik bisa sangat mahal.
Titik kegagalan. Jika node pusatturun, seluruh jaringan runtuh.
d. Topologi Tree (Pohon)
Topologi pohon – juga disebut topologi “hierarki” atau “bintang dari bintang”, topologi pohon adalah kombinasi dari topologi bus dan bintang. Node terhubung dalam kelompok workstation berkonfigurasi bintang yang bercabang dari “root” tunggal. Node akar biasanya mengontrol jaringan dan terkadangarus lalu lintas jaringan. Topologi ini mudah diperluas ketika pengguna baru perlu ditambahkan, itu hanya masalah menambahkan hub baru. Ini juga mudah dikendalikan karena root menyediakan manajemen dan pemantauan terpusat.
Gambar Topologi Tree
Keuntungan topologi Tree
Baik untuk jaringan besar yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Misalnya, organisasi dengan berbagai departemen – Pelatihan, keuangan, pemasaran, dll…
Lebih mudah dikelola karena jaringan dibagi menjadi beberapa segmen.
Cukup kuat bila dikonfigurasi dengan benar. Jika sub-jaringan rusak, itu tidak akan memengaruhi jaringan lainnya.
Kekurangantopologi Tree
Mahal untuk membangun, karena melibatkan banyak peralatan jaringan dan kabel.
Tergantung pada bagaimana jaringan pohon dibangun kembali – Jika “node tingkat atas” atau hub pusat turun, seluruh jaringan dapat lumpuh.
e. Topologi Jala (Mesh)
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang dirancang untuk memiliki tingkat restorasi denganberbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih daridua sinyal aggregate, dan tingkat crossconnect (koneksi persilangan) yang beragampada level sinyal SDH.
Topologi jaringanmesh ini menerapkan hubungan antar sentralsecara penuh. Jumlah saluran ini harusdisediakan untuk membentuk suatu jaringantopologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n- 1,dengan n adalah jumlah sentral).Tingkat kerumitan yang terdapat padajaringan mesh ini sebanding dengan
meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.Dengan demikian disamping kurangekonomis juga relatif mahal dalampengoperasiannya.
Gambar Topologi Jala (Mesh) Keuntungan topologi Mesh
Apabila ada salah satu jalur padakomputer putus, komputer masihdapat berhubungan dengan jaluryang lain.
Kerugian topologi Mesh
Penggunaan ethernet dan kabelyang banyak sehingga dibutuhkandana yang besar
f. Topologi Extended Star
Topologi extended star adalahkombinasi karakteristik antara topologi stardan topologi bus. Topologi ini terdiri ataskumpulan topologi star yang dihubungkandalam satu topologi bus sebagai backbone.Komputer-komputer dihubungkan ke hub,sedangkan hub lain di hubungkan sebagaijalur tulang punggung atau backbone.
Gambar Topologi Extended Star Keuntungan topologi extended star
Dapat terbentuknya suatukelompok yang dibutuhkan padasetiap saat. Sebagai contoh,perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atasterminal pembukuan, serta padakelompok lain dibentuk untukterminal penjualan
Kerugian topologi extender star
Apabila simpul yang lebih tinggikemudian tidak berfungsi, makakelompok lainnya yang beradadibawahnya akhirnya juga menjaditidak efektif/mati
g. Topologi Hirarki (Hierarchical Topology)
Berbentuk seperti pohon bercabangyang terdiri dari komputer induk (host) yang dihubungkan dengan simpul atau node lainsecara berjenjang, jenjang yang lebih tinggiberfungsi sebagai pengatur kerja jenjang
dibawahnya, biasanya topologi ini digunakanoleh perusahaan besar atau lembaga besaryang mempunyai beberapa cabang daerah,sehingga data dari pusat bisa didistribusikanke cabang atau sebaliknya.
Gambar Topologi Hirarki Keuntungan topologi hirarki adalah :
Data terpusat secara hirarkisehingga manajeman data lebihbaik dan mudah
Terkontrol dan mudahdikembangkan menjadi jaringanyang lebih luas Kerugian topologi hirarki adalah :
Komputer di bawahnya tidak dapatdioperasikan apabila kabel padakomputer tingkat atasnya terputus
Dapat terjadi tabrakan file(collision) h. Topologi Wireless (Nirkabel)
Wireless Local Area Network sebenarnya hampir sama dengan jaringan LAN, akantetapi setiap node pada WLAN menggunakan wireless device untuk berhubungan denganjaringan. Node pada WLAN menggunakan channel frekuensi yang sama dan SSID yangmenunjukkan identitas dari wireless device.
Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapatdigunakan yaitu Mode infastruktur dan Mode Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalahkomunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN.Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputerdengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhanuntuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.
Topologi Ad-Hoc
Ad-Hoc merupakan mode jaringan WLAN yang sangat sederhana, karena pada ad-hocini tidak memerlukan access point untuk host dapat saling berinteraksi. Setiap host cukupmemiliki transmitter dan reciever wireless untuk berkomunikasi secara langsung satu sama lain. Kekurangan dari mode ini adalah komputer tidak bisaberkomunikasi dengan komputer pada jaringan yang menggunakan kabel. Selain itu, daerahjangkauan pada mode ini terbatas pada jarak antara kedua komputer tersebut
Gambar Topologi Ad-Hoc Topologi Infrastruktur
Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagiprinter misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan mode infrastruktur. Pada mode infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasiutama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauantertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluasjangkauan dari WLAN. Mode infrastruktur dapat dikatakan seperti keterangan dibawah ini :
Terdapat 1 buah Access Point (AP) yang terhubung jaringan LAN kabel dan routeruntuk koneksi internet
PC pada jaringan LAN kabel (wired LAN) berkomunikasi dengan PC wireless LANmelalui Access Point, demikian pula komunikasi antar PC wireless LAN
PC wireless LAN memerlukan wireless LAN berupa PCI, PCMIA atau USB adapter,bisa juga menggunakan AP yang diset pd mode Client Infrastructure / StationInfrastructure
PC dalam jaringan wired & wireless bersama-sama mengakses internet melalui router
Kualitas Saluran (Link Quality) antara AP ke wireless Client ditetukan oleh kuat sinyal(signal strength) yg diterima oleh wireless adapter pd PC Client.
Gambar Topologi Infrastruktur Cara Memilih Topologi yang Tepat
Ada faktor-faktor tertentu yang harus dipertimbangkan saat memilih topologi mana yang terbaik untuk bisnis mereka. Berikut ini adalah faktor terpenting yang harus dipertimbangkan saat memilih topologi jaringan komputer untuk bisnis mereka:Mengetahui topologi jaringan komputer yang sesuai dan memenuhi kebutuhan bisnis adalah faktor terpenting dalam menentukan topologi jaringan mana yang harus diadopsi.
Setiap bisnis memiliki persyaratan dan kebutuhannya sendiri, misalnya beberapa bisnis memerlukan tingkat transmisi data yang tinggi sedangkan beberapa bisnis perlu menangani jumlah data yang lebih besar secara real time.
1. Skalabilitas
Setiap bisnis memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang. Jadi skalabilitas topologi jaringan komputer yang digunakan merupakan faktor penting. Jika pemilik bisnis mampu memprediksi pertumbuhan bisnis maka akan lebih mudah untuk memilih topologi komputer tertentu.Setiap topologi memiliki potensi skalabilitasnya sendiri misalnya topologi Star memudahkan untuk menambah atau menghapus node dari jaringan karena setiap node memiliki tautan individual dengan perangkat pusat sedangkan dalam kasus topologi Ring penambahan atau penghapusan node sangat merepotkan karena seluruh jaringan offline untuk menjalankan tugas-tugas ini.
2. Hemat biaya
Biaya selalu merupakan faktor penting secara umum. Setiap bisnis ingin menghemat uang, mengurangi biaya, dan meningkatkan pendapatannya. Dalam kasus topologi jaringan komputer, kompleksitas jaringan berbanding lurus dengan biaya pengaturan topologi jaringan.Saat memilih topologi jaringan komputer, kita tidak hanya harus mempertimbangkan biaya pengaturan jaringan tetapi juga mempertimbangkan biaya pemeliharaan jaringan dan biaya peningkatan jaringan. Harus ada keseimbangan antara biaya pemasangan jaringan, pemeliharaan jaringan, pengoperasian jaringan, dan tingkat kinerja jaringan. Misalnya topologi Mesh mungkin merupakan topologi yang paling tidak efisien karena membutuhkan banyak tautan sedangkan dalam kasus topologi ring dan topologi bintang, biaya jaringan minimal.
3. Keamanan
Keamanan data adalah bagian yang sangat penting dari kebijakan bisnis apa pun. Keamanan dan kerahasiaan data sangat penting dan reputasi perusahaan dipertaruhkan dalam hal keamanan data.
Topologi jaringan yang pal