• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh laporan Arus Kas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Tekstil Dan Garment Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh laporan Arus Kas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Tekstil Dan Garment Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dan analisis bagi investor dalam mengambil keputusan investasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan menjadi bahan referensi khususnya untuk mengkaji topik-topik yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas dalam disertasi ini.

TINJAUAN TEORITIS

Pengertian dan Tujuan Arus Kas

10 pendapatnya bahwa “Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas, pengeluaran kas dan perubahan bersih kas yang timbul dari aktivitas operasi, investasi dan pendanaan suatu perusahaan selama suatu periode dalam format yang merekomendasikan pembukaan dan penutupan saldo kas”. Laporan arus kas dimaksudkan untuk memberikan gambaran arus kas masuk dan arus keluar pada suatu periode waktu tertentu.

Komponen Laporan Arus Kas

  • Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
  • Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
  • Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan

Pendapatan tunai dari penjualan barang atau penyediaan jasa adalah arus kas utama bagi sebagian besar bisnis. Sebaliknya, suatu perusahaan mempunyai arus kas negatif jika arus kas dari aktivitas pendanaan lebih kecil dari arus kas.

Pelaporan Arus Kas Perusahaan

Menghitung total arus kas dengan metode langsung atau tidak langsung akan menghasilkan jumlah yang sama. Penggunaan metode langsung akan menghasilkan informasi yang berguna dalam memperkirakan arus kas masa depan yang tidak dapat dihasilkan dengan metode tidak langsung.

Return Saham

Return saham yang positif menunjukkan bahwa perusahaan dapat memberikan keuntungan berupa capital gain dan dividen. Sebaliknya, return saham yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan tidak memberikan capital gain kepada investor atau tidak membagikan dividen kepada investor.

Hubungan Arus Kas Dengan Return Saham

Selain itu, informasi arus kas juga berguna bagi investor dan pengguna lainnya sebagai dasar menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas (prospek arus perusahaan). Laporan arus kas membantu investor menilai lebih baik kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas (setara kas) karena laporan arus kas fokus pada posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan perusahaan. Laporan arus kas memberikan informasi penting yang melengkapi neraca dan laporan laba rugi, atau laporan arus kas.

Hal ini didasarkan pada logika bahwa analisis ketiga kategori arus kas diyakini mempengaruhi harga saham dan return saham. Harga saham suatu perusahaan akan naik jika investor memperkirakan arus kas yang akan diterimanya dari perusahaan tersebut akan meningkat. Sidauruk (2008) menyatakan bahwa “kenaikan harga saham karena perkiraan peningkatan arus kas di masa depan diharapkan dapat menghasilkan keuntungan (return) bagi investor.

Sebaliknya, jika investor memperkirakan arus kas yang akan diterimanya di masa depan akan menurun, maka harga saham perusahaan akan menurun, begitu pula dengan return sahamnya. Menurut Sidauruk (2008) “Perusahaan yang mempunyai rasio arus kas yang baik, laba yang tinggi sekaligus dana kas yang cukup diharapkan mampu memberikan return yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain”.

Tinjauan Peneliti Terdahulu

24 Penelitian Rosdiana tahun 2008 menguji pengaruh komponen laporan arus kas dan laba per saham terhadap return saham pada perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di BEJ. Rosdiana menggunakan arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan dan laba per saham sebagai variabel independen, sedangkan return saham sebagai variabel dependen. Penelitian Tagor pada tahun 2008 menguji pengaruh laporan arus kas terhadap harga saham dan return saham pada perusahaan manufaktur di BEJ.

Hasil penelitian Tagor menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh laporan arus kas terhadap return saham secara simultan dan parsial. Sedangkan pada harga saham menunjukkan bahwa laporan arus kas juga berpengaruh terhadap harga saham, namun secara parsial hanya arus kas operasi yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Komponen laporan arus kas dan laba per bagian atas imbal hasil saham perusahaan barang konsumsi di BEI.

Secara simultan rasio arus kas dan laba per saham berpengaruh terhadap return saham, sedangkan secara parsial hanya arus kas operasi dan laba per saham yang berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara simultan dan parsial penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh rasio arus kas terhadap return saham.

Tabel Tinjauan Peneliti Terdahulu  Peneliti
Tabel Tinjauan Peneliti Terdahulu Peneliti

Kerangka Konseptual dan Hipotesis

  • Kerangka Konseptual
  • Hipotesis Penelitian

Laporan arus kas melaporkan penerimaan dan pembayaran kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Arus kas investasi positif (surplus) menunjukkan bahwa perusahaan menerima uang tunai dengan melepas aset jangka panjang dan menjual surat berharga, sedangkan arus kas investasi negatif (defisit) menunjukkan peningkatan investasi seperti membeli aset atau surat berharga yang bernilai jangka panjang. Peningkatan investasi memberikan dampak positif bagi investor karena investor beranggapan bahwa peningkatan investasi akan memberikan arus kas yang lebih baik.

Investor berasumsi bahwa perusahaan dengan arus kas pendanaan positif akan menerbitkan lebih banyak utang (obligasi atau surat utang) sehingga dapat mengurangi arus kas operasi di masa depan dan mengurangi pendapatan perusahaan. Arus kas pendanaan yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan mampu membayar utang jangka panjang dan membayar dividen yang lebih besar kepada investor. Laporan arus kas yang dipublikasikan dan diterima investor diharapkan dapat memberikan dampak terhadap return saham.

Harga saham suatu perusahaan akan meningkat jika investor memperkirakan arus kas yang akan diperolehnya dari perusahaan tersebut. Kenaikan harga saham akibat perkiraan peningkatan arus kas di masa depan seharusnya memberikan keuntungan (yield) kepada investor.

METODE PENELITIAN

  • Jenis dan Sumber Data Penelitian
  • Metode Pengumpulan Data
  • Populasi dan Sampel Penelitian
  • Defenisi Operasional Variabel Penelitian
    • Variabel Penelitian
    • Defenisi Operasional Variabel
  • Model dan Teknik Analisis Data
    • Uji Asumsi Klasik
    • Pengujian Hipotesis

Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah komponen laporan arus kas yang terdiri dari arus kas operasi ( ), arus kas investasi ( ) dan arus kas pendanaan. Artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan terhadap return saham. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan terhadap return saham.

65 : a artinya variabel arus kas dari operasi, arus kas dari investasi dan arus kas dari pendanaan secara parsial tidak berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di BEI. Variabel arus kas pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham yang ditunjukkan dengan nilai (1,293) < (1,662) dengan taraf signifikansi α = 5% pada 0,204 > 0,05 Penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian Rosdiana (2008 ). Variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah return saham dan variabel bebasnya adalah arus kas dari aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi, dan arus kas dari aktivitas pendanaan.

Sedangkan variabel arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa laporan arus kas tidak dapat digunakan dalam menentukan return saham pada perusahaan tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Analisis Hasil Penelitian

  • Analisis Statistik Deskriptif
  • Uji Asumsi Klasik
    • Uji Normalitas
    • Uji Multikoloniearitas
    • Uji Heterokedastisitas
    • Uji Autokorelasi

Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mengilustrasikan data yang dikumpulkan. Ada dua cara yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah residu berdistribusi normal atau tidak, yaitu melalui analisis grafis dan uji statistik. Pada grafik histogram, data yang mengikuti atau mendekati sebaran normal merupakan sebaran data berbentuk lonceng.

Pada grafik P-P Plot, data dikatakan berdistribusi normal jika titik-titik datanya tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan, melainkan tersebar pada garis diagonal. Pada grafik P-P Plot terlihat titik-titik tidak tersebar disekitar garis diagonal dan jauh dari garis diagonal. Untuk memastikan apakah data sepanjang garis diagonal berdistribusi normal maka dilakukan uji Kolmogorov-Smirnov (1 sampel K-S) dengan melihat apakah sisa data berdistribusi normal atau tidak.

Melihat grafik histogram di atas dapat disimpulkan bahwa sebaran datanya normal karena pada grafik histogram terlihat sebaran data mengikuti garis diagonal yang tidak miring ke kiri dan tidak miring ke kanan. 56 Begitu pula dengan uji normalitas menggunakan grafik p-p berikut, pada grafik p-p normal terlihat titik-titik terletak di sekitar garis diagonal dan agak dekat dengan garis diagonal, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. .

Tabel 4.2 menunjukkan hasil ouput SPSS mengenai statistik deskriptif  variabel penelitian tahun 2009-2011 dengan jumlah sampel keseluruhan  sebanyak 42 (14 perusahaan selama 3 tahun)
Tabel 4.2 menunjukkan hasil ouput SPSS mengenai statistik deskriptif variabel penelitian tahun 2009-2011 dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 42 (14 perusahaan selama 3 tahun)

Pengujian Hipotesis

  • Analisis Regresi
  • Analisis Koefisien Korelasi
  • Pengujian secara Parsial (Uji t)
  • Pengujian secara Simultan (Uji F)

Nilai koefisien korelasi (R) menunjukkan seberapa besar korelasi atau hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. 66 Dari tabel hasil pengolahan SPSS terlihat besarnya variabel arus kas operasional sebesar -0,352 dengan nilai signifikan sebesar 0,727. Dilihat dari signifikansinya, nilai signifikansi arus kas operasi sebesar 0,727 lebih besar dari nilai signifikansi 0,05.

Dilihat dari signifikansinya, nilai signifikansi arus kas investasi sebesar 0,732 lebih besar dari nilai signifikansi 0,05. Hasil perhitungan baik nilai via maupun signifikan menunjukkan bahwa arus kas investasi tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel return saham. Dilihat dari signifikansinya, nilai signifikansi arus kas pendanaan sebesar 0,204 lebih besar dari nilai signifikansi 0,05.

Hasil perhitungan baik nilai via maupun signifikan menunjukkan bahwa arus kas pendanaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel return saham. Kesimpulan yang dapat diambil adalah variabel arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2011.

Tabel 4.9  Hasil Uji t
Tabel 4.9 Hasil Uji t

Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil uji simultan disimpulkan bahwa variabel arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham yang ditunjukkan dengan nilai (0,626). Berdasarkan hasil subtes diketahui bahwa variabel arus kas operasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham yang ditunjukkan dengan nilai (-0.352) < (1.662) dengan tingkat α = 5% pada signifikansi 0.727 > 0,05 . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah arus kas dari aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi, dan arus kas dari aktivitas pendanaan berpengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap return saham perusahaan tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Variabel arus kas operasi secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,727 > 0,05 setelah dilakukan uji t. Variabel arus kas investasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, hal ini terlihat dari angka signifikansi 0,732 > 0,05 setelah dilakukan uji t. Variabel arus kas pendanaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham yang ditunjukkan dengan tingkat signifikansi 0,204 > 0,05 setelah dilakukan uji t.

Penulis hanya menggunakan variabel arus kas dalam penelitian ini, namun sebenarnya masih banyak variabel lain yang dapat mempengaruhi return saham. Pengaruh Laporan Arus Kas Terhadap Harga Saham Dan Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Bursa Efek Jakarta”, Tesis Akuntansi Universitas Sumatera Utara Medan.

KESIMPULAN DAN SARAN

Keterbatasan

Perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini hanya terbatas pada perusahaan tekstil dan pakaian jadi saja.

Saran

Buku Pedoman Penulisan Tesis dan Ujian Komprehensif Program Sarjana (S1), Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Medan. Pengaruh Komponen Laporan Arus Kas dan Earning Per Share Terhadap Return Saham Perusahaan Consumer Goods di Bursa Efek Indonesia”, Karya Akuntansi Universitas Sumatera Utara Medan. Pengaruh Dividend Payout Ratio dan Informasi Arus Kas Terhadap Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan Perusahaan Perbankan di Pasar Modal Indonesia”, Tesis Akuntansi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

82 Lampiran ii Rasio pertumbuhan (selisih) arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan dan return saham (setelah transformasi) masing-masing perusahaan.

Tabel Populasi
Tabel Populasi

Gambar

Tabel Tinjauan Peneliti Terdahulu  Peneliti
Gambar 2.1 Kerangka Konseptual  Sumber : Penulis, 2012
Tabel 4.2 menunjukkan hasil ouput SPSS mengenai statistik deskriptif  variabel penelitian tahun 2009-2011 dengan jumlah sampel keseluruhan  sebanyak 42 (14 perusahaan selama 3 tahun)
Grafik Histogram
+7

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah arus kas total, arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan hubungan informasi arus kas (arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan) terhadap volume perdagangan saham pada

Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Leverage dan Size secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Return Saham perusahaan. 4.2.3.3 Uji

Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan arus kas aktivitas operasi, arus kas aktivitas investasi, arus kas aktivitas pendanaan, dan laba akuntansi tidak memiliki

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan arus kas (arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan) laba akuntansi, dan profitabilitas (Return

Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara informasi arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, laba bersih dan size

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah laba akuntansi, arus kas operasi dan arus kas pendanaan berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan Food and Beverage

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh arus kas operasi dan arus kas investasi secara simultan terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia