Make A Match

Top PDF Make A Match:

SKRIPSI PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTU MEDIA

SKRIPSI PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTU MEDIA

The result of the research after playying make a match learning model shows tha teacher’s skill increas from 80% in cycle I become 90% at cycle II. Student’s learning outcome in the cognitive domain also increase from cycle I 55,6% increase to 83,33% in cycle II. Affective domain increased from cycle I to cycle II from 71,11% to 85,37%. Psychomotor domain also increased from 68,86% in the first cycle to 82,18% in cycle II.

22 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Sidorejo Lor 05 Kec. Sidorejo Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Sidorejo Lor 05 Kec. Sidorejo Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015

Penelitian ini merupakan penelitian dengan variabel terikat hasil belajar IPA dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Penelitian pre-experimental ini menggunakan jenis intec-group comparison. Subjek penelitian sebanyak 40 siswa (20 kelas eksperimen) dan (20 kelas kontrol). Instrumen yang digunakan adalah dengan tes. Data dianalisis dengan menggunakan Paired Samples Test pada taraf signifikansi 5% ( = 0,05).

15 Baca lebih lajut

Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Make A Match pada Siswa Kelas IV SD Negeri Jongso Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.

Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Make A Match pada Siswa Kelas IV SD Negeri Jongso Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah guru dan 9 siswa kelas IV SD Negeri Jongso. Pengambilan data menggunakan lembar observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi foto. Analisis data non tes dilakukan secara kualitatif sedangkan tes dilakukan secara kuantitatif. Rumusan masalah dalam penelitian ini: (a) Apakah model pembelajaran make a match dapat meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran IPS SD Kelas IV?; (b) Apakah model pembelajaran make a match dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pelajaran IPS SD kelas IV?; (c) Apakan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS SD Kelas IV? Tujuan penelitian ini adalah; (a) Meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran IPS SD Kelas IV dengan menggunakan model pembelajaran make a match . (b) Meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPS SD dengan menggunakan model pembelajaran make a match di kelas IV. (c) Meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS SD Kelas IV.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN WRITING DI KELAS V SEKOLAH DASAR

MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN WRITING DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Salah satu cara untuk membuat kelas EYL lebih menarik adalah dengan penggunaan alat bantu mengajar atau media ketika guru mengajar. Media menurut Romiszowski (Suyanto, 2010: 100) adalah „… any extension of man which allows him to affect other people who are not in face to face with him. Thus, communication media include letters, television, film, printed matter and telephone‟ . Dalam pembelajaran make a match, peran media sangatlah sentral karena fungsi media juga sebagai bahan ajar. Media yang digunakan dalam pembelajaran make a match adalah kartu- kartu yang berisi pertanyaan yang disertai gambar serta kartu-kartu yang berisi jawaban. Kartu-kartu tersebut berisi mengenai topik yang akan dipelajari siswa selama pembelajaran. Berikut adalah langkah-langkah pembelajaran writing menggunakan teknik make a match: a. Guru menyiapkan beberapa kartu yang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENYESUAIAN DIRI MAKHLUK HIDUP DENGAN MENERAPKAN MAKE A MATCH.

PENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENYESUAIAN DIRI MAKHLUK HIDUP DENGAN MENERAPKAN MAKE A MATCH.

yang dapat mencocokkan kartunya sebe- lum batas waktunya diberi poin (Tarmizi Ramadhan, 2008). Dengan diterapkan- nya model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match ini siswa menjadi sema- ngat dan aktif dalam pembelajaran. Hasi- lnya adalah tingkat ketuntasan klasikal siswa pada siklus I meningkat menjadi 60,7%. Hasil ini belum memenuhi indikator kercapaian dalam penelitian ini sehingga perlu dilanjutkan ke siklus II.

4 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH TERHADAP.

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH TERHADAP.

Berdasarkan penelitian dan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS dengan metode pembe- lajaran Make a match lebih baik diban- dingkan dengan penggunaan metode konvensional. Ini dapat dilihat pada ni- lai rata-rata kelas yang menggunakan metode pembelajaran Make a match yang hasil belajarnya lebih besar yaitu 8,08 atau naik 0,86. Sedangkan, dengan metode konvensional diperoleh hasil belajar sebesar 6,83 yang berarti hanya naik 0,25 dibandingkan hasil pretest. Ini berarti dalam pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran Make a match lebih efektif. Perkemba- ngan hasil belajar yang lebih baik pada kelompok eksperimen juga membuk- tikan hipotesis bahwa ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif make a match terhadap hasil belajar.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Media terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Semester II SD Negeri Munding Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 20

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Media terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Semester II SD Negeri Munding Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 20

Menurut Sugiyono (2011: 31), “definisi operasional adalah penentuan konstrak atau sifat yang akan dipelajari sehingga menjadi variabel yang dapat diukur”. Definisi operasional menjelaskan cara tertentu yang digunakan untuk meneliti dan mengoperasikan konstrak, sehingga memungkinkan bagi peneliti yang lain untuk melakukan replikasi pengukuran dengan cara yang sama atau mengembangkan cara pengukuran konstrak yang lebih baik. Dalam penelitian ini, definisi operasional mengenai model pembelajaran Make a Match, media, dan hasil belajar.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

2.1 Kajian Teori - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Berbantuan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPS Siswa Kelas 4 SD Negeri Salatiga 10 Sem

2.1 Kajian Teori - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Berbantuan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPS Siswa Kelas 4 SD Negeri Salatiga 10 Sem

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti lain, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Letak perbedaan penelitian yang dilakukan pada variabel yang diteliti yaitu penggunaan media pop up book untuk menunjang pembelajaran muatan pelajara IPS kelas 4 SD Negeri Salatiga 10 tahun pelajaran 2017/2018.

11 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA SEKOLAH DASAR.

PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA SEKOLAH DASAR.

Pertama, untuk guru yaitu metode cooperative learning tipe make a match bisa menjadi sebuah pilihan metode dalam pembelajaran, karena dapat memberikan tambahan metode pembelajaran yang variatif . metode ini dapat meningkatkan keaktifan siswa sekolah dasar khususnya pada pembelajaran PKn materi pemerintahan pusat. Metode ini memiliki kelebihan yaitu pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, metode ini bukan hanya dapat diterapkan pada pembelajaran PKn saja tetapi pada semua mata pelajaran. Selain itu, metode yang dilakukan peneliti dapat melatih keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat, bertanya kepada guru, percaya diri dalam menjawab pertanyaan guru dan melatih kedisiplinan siswa mengenai waktu.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH.

Penelitian yang relevan dengan pene- litian ini adalah: Muna Dwi Pangestu (2010) yang berjudul “Peningkatan Kema mpuan Menulis Pantun Melalui Model Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Sondakan Surakarta Tahun Pe- lajaran 2010/2011 ” yang berkesimpulan bah - wa model pembelajaran kooperatif tipe kan- cing gemerincing dapat meningkatkan ke- mampuan menulis pantun pada siswa kelas IV SD N Sondakan Surakarta. Penelitian ini ada relevansinya dengan penelitian yang dilakuk- an oleh peneliti, yaitu sama-sama meneliti tentang mata pelajaran Bahasa Indonesia po- kok bahasan menulis pantun Hanya berbeda teknik dalam pengajarannya. Peneliti meneliti tentang menulis pantun menggunakan model Kooperatif tipe Make a Match , sedangkan Muna Dwi Pangestu meneliti tentang menulis pantun menggunakan model kooperatif tipe kancing gemerincing.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN TIPE MAKE A MATCH

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN TIPE MAKE A MATCH

Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam 2 siklus. Tahapan pada tiap siklusnya yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match secara keseluruhan sudah terlaksana dengan baik selama proses pembelajaran dan mampu meningkatkan minat serta hasil belajar siswa.

8 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARATIF ANTARA PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP KEAKTIFAN  Studi Komparatif Antara Problem Based Learning Dengan Make A Match Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Negeri Kandangsapi.

STUDI KOMPARATIF ANTARA PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP KEAKTIFAN Studi Komparatif Antara Problem Based Learning Dengan Make A Match Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Negeri Kandangsapi.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SD Negeri Kandangsapi, desa Kandangsapi, kecamatan Jenar, kabupaten Sragen, tahun ajaran 2011/2012. Sedangkan sampelnya adalah siswa kelas V SD Negeri Kandangsapi 1 yang dikenai metode pembelajaran Make a Match dan siswa kelas V SD Negeri Kandangsapi 3 yang dikenai metode pembelajaran Problem Based Learning . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Teknis analisis data yang digunakan adalah uji-t, yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI MAKE A MATCH PADA   Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Melalui Strategi Make A Match Pada Siswa Kelas IV SDN Gajahmati Tahun Pelajaran 2013/2014.

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI MAKE A MATCH PADA Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Melalui Strategi Make A Match Pada Siswa Kelas IV SDN Gajahmati Tahun Pelajaran 2013/2014.

a. Menentukan tujuan penerapan strategi Make a Match untuk pendalaman materi, artinya jika guru merancang strategi Make a Match untuk pendalaman materi maka guru harus membekali dulu siswa dengan materi yang akan dilatihkan. Guru dapat menjelaskan materi atau memberi tugas pada siswa untuk membaca materi terlebih dahulu, prinsipnya siswa harus mempunyai pengetahuan tentang materi yang akan dilatihkan terlebih dahulu baru setelah itu guru menggunakan strategi Make a Match;.

16 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI MAKE A MATCH PADA   Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Melalui Strategi Make A Match Pada Siswa Kelas IV SDN Gajahmati Tahun Pelajaran 2013/2014.

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI MAKE A MATCH PADA Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Melalui Strategi Make A Match Pada Siswa Kelas IV SDN Gajahmati Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa. Dilihat dari indikator motivasi belajar pada siklus I 42,10% dan siklus II 94,73%, keinginan membantu teman,kelompok belajar pada siklus I 63,15% dan siklus II 94,73%, keinginan menyelesaikan tugas dan masalah yaitu pada siklus I 64,15% dan siklus II 94,73%, kemauan bertanya terhadap materi yang belum dikuasai pada siklus I 31,57% dan siklus II 78,94%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan strategi make a match mampu meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Gajahmati.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII A SMP N 2 LAGUBOTI TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013.

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII A SMP N 2 LAGUBOTI TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan anugerahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Penerapan Kolaborasi Model Pembelajaran Make A Match dengan Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII A SMP N 2 Laguboti Tahun Pembelajaran 2012/2013”.

28 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...