Top PDF Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Selain itu terdapat pula UU no. 17 tahun 2000 tentang zakat sebagai pengurang dalam pendapatan kena pajak. Ada juga keputusan Dirjen Pajak no.KEP-542/PJ/2001 bahwa zakat penghasilan dapat dikurangkan atas penghasilan neto.Fatwa dan UU tersebut diatas tentu saja dibuat dengan pertimbangan agar dapat meningkatkan jumlah zakat penghasilan (maal) yang dikumpulkan di Indonesia.Fenomena masih besarnya jarak antara potensizakat maal dengan jumlah zakat maal yang benar – benar ditunaikan oleh wajib zakat merupakan konsekuensi dari berbagai faktor.Salah satu faktor yang sangatdominan adalah masih sangat sedikitnya wajib zakat yang telah menunaikan kewajibannya tersebut secara baik (membayar secara teratur dan melalui BAZ/LAZ) dibandingkan mereka yang masih enggan atau tidak peduli terhadap kewajiban yang melekat padaharta mereka.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Petunjuk pengisian Berilah tanda silang X pada huruf yang mewakili jawaban Pilih jawaban yang sesuai dengan anda dengan cara memberi tanda silang X pada pertanyaan bagian I, dan pilihl[r]

19 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Analisis Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Institusi Pembayaran Zakat Di Kota Medan

Muchib Aman Aly, Muhammad Ghazali, dan Yusuf Al-Qardhawi merupakan ulama-ulama yang mengqiyaskan dalam zakat penghasilan bahwa tidak perlu menunggu sampai satu haul untuk menunaikan zakat. Lukman (1997) menyatakan pada fikih zakat menurut Qardhawy, hadits-hadits yang menyatakan harus menunggu satu haul dalam membayar zakat harta itu mempunyai kelemahan- kelemahan sehingga tidak bisa untuk dijadikan landasan hukum yang kuat (hadis shahih) apalagi untuk dikenakan pada jenis harta penghasilan karena akan bentrok dengan apa yang pernah dilakukan oleh beberapa sahabat. Adanya perbedaan pendapat di kalangan para sahabat tentang persyaratan setahun untuk zakat penghasilan juga mendukung ketidak-shahihan hadis-hadis tersebut. Qardhawi berpendapat bila benar hadis-hadis tersebut berasal dari Nabi SAW, maka tentulah pengertian yang dapat diterima adalah "harta benda yang sudah dikeluarkan zakatnya tidak wajib lagi zakat sampai setahun berikutnya". Tetapi beberapa sahabat seperti Ibnu Mas’ud (riwayat: Ibnu Mas’ud) menceritakan bagaimana harta penghasilan langsung dikeluarkan zakatnya ketika diterima tanpa menunggu setahun. Sehingga semakin dapat diyakini bahwa masa setahun bukan merupakan syarat, namun hanya merupakan tempo antara dua pengeluaran zakat.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Secara finansial, pengolahan keuangan kota Medan mengalami peningkatan, dilihat dari data Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Medan, sepanjang 2014 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Medan tercapai sebesar Rp.1,3 triliun dari target Rp.1,6 triliun. Sedangkan realisasi belanja tidak langsung tercapai Rp.3,6 triliun dari target Rp.4,6 triliun. Bahkan, dari total realisasi anggaran pendapatan belanja negara (APBD) tahun 2014 masih terdapat sisa kas Pemko Medan yakni sisa lebih dari pembiayaan Rp.330 miliar, dimana dananya di kas Pemko Medan Rp.298 miliar, dan kas Badan Layanan Umum Daerah (BULD) Pirngadi sebesar Rp.31 miliar. Adapun APBD Kota Medan 2015 senilai Rp.4,68 triliun, lalu dalam perubahan bertambah Rp.411,02 miliar menjadi Rp5,09 triliun(bpkd.pemkomedan.go.id, 2015).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

The results of the research is the biggest factor which influence preference of Medan city society of using the non-cash payment card is quickness and efficiency in the transaction. In terms of accessibility factors which influence to the use of non-cash payments is technology in non cash payment system.

2 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Secara finansial, pengolahan keuangan kota Medan mengalami peningkatan, dilihat dari data Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Medan, sepanjang 2014 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Medan tercapai sebesar Rp.1,3 triliun dari target Rp.1,6 triliun. Sedangkan realisasi belanja tidak langsung tercapai Rp.3,6 triliun dari target Rp.4,6 triliun. Bahkan, dari total realisasi anggaran pendapatan belanja negara (APBD) tahun 2014 masih terdapat sisa kas Pemko Medan yakni sisa lebih dari pembiayaan Rp.330 miliar, dimana dananya di kas Pemko Medan Rp.298 miliar, dan kas Badan Layanan Umum Daerah (BULD) Pirngadi sebesar Rp.31 miliar. Adapun APBD Kota Medan 2015 senilai Rp.4,68 triliun, lalu dalam perubahan bertambah Rp.411,02 miliar menjadi Rp5,09 triliun(bpkd.pemkomedan.go.id, 2015).
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Bank Indonesia tidak hanya peduli pada terciptanya efisiensi dalam sistem pembayaran, tapi juga kesetaraan akses dan perlindungan konsumen. Terciptanya efisiensi sistem pembayaran berarti memberi kemudahan bagi pengguna untuk memilih metode pembayaran yang dapat diakses di seluruh wilayah dengan biaya serendah mungkin. Kesetaraan akses berarti Bank Indonesia memperhatikan penerapan asas kesetaraan dalam penyelenggaraan sistem pembayaran. Sementara itu, aspek perlindungan konsumen dimaksudkan Bank Indonesia mewajibkan penyelenggara sistem pembayaran nontunai untuk mengadopsi asas-asas perlindungan konsumen secara wajar dalam penyelenggaraan sistemnya (Bank Indonesia, 2011).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Kajian Penggunaan Instrumen Sistem Pembayaran Sebagai Leading Indicator Makro Ekonomi, Working Paper Bank Indonesia.. Non-Cash Payments and Monetary Policy Implications in Indonesia.[r]

3 Baca lebih lajut

Analisis persepsi muzaki terhadap preferensi dan keputusan memilih laz (studi kasus di kota Medan dan sekitarnya)  Repository UIN Sumatera Utara

Analisis persepsi muzaki terhadap preferensi dan keputusan memilih laz (studi kasus di kota Medan dan sekitarnya) Repository UIN Sumatera Utara

Dalam pelaksanaannya, peneliti akan mewawancarai responden dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Pengambilan data dilakukan selama satu bulan yang dimulai tanggal 05 – 25 Desember 2016. Kuesioner yang digunakan terbagi dalam 5 bagian, yaitu pertanyaan mengenai identitas responden, pernyataan dari komponen persepsi, pernyataan dari komponen preferensi konsumen, serta pernyataan dari komponen keputusan dalam menentukan LAZ. Penyebaran kuesioner dilakukan di berbagai tempat antara lain di LAZ Dompet Dhuafa, LAZ IZI ex. PKPU, dan LAZ Rumah Zakat dengan pertimbangan kemudahan pemberian izin untuk penelitian. Responden yang diambil disesuaikan berdasarkan pada ketersediaan dan kemudahan untuk mendapatkannya. Rata –rata dibutuhkan waktu selama 10–15 menit untuk mengisi kuesioner. Responden dapat menanyakan langsung pada peneliti jika terdapat pertanyaan yang kurang dipahami.
Baca lebih lanjut

158 Baca lebih lajut

Analisis Persepsi dan Respon Masyarakat Terhadap Eksistensi Lembaga-Lembaga Zakat Di Kota Medan (Studi Kasus: Masyarakat Kelurahan Pulo Brayan Darat II Medan)

Analisis Persepsi dan Respon Masyarakat Terhadap Eksistensi Lembaga-Lembaga Zakat Di Kota Medan (Studi Kasus: Masyarakat Kelurahan Pulo Brayan Darat II Medan)

The results showed that the public’s perception and response Pulo Brayan Darat II about the existence of zakat institutions in Medan is very good. It can be seen from the public knowledge about the development of zakat institusion. And then, for the location of zakat institusion also get a positive response because the locations of zakat’s office is very strategic so can be easily reached by the public. Information about zakat institusion is very much not only from mass media but also from electronic media. The existences of zakat institution should be able to help people who want to distribute zakat funds and to help people in the low economy.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Saya Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Departemen Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara, sedang menyusun sebuah karya ilmiah berupa Skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara dengan judul “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai Di Kota Medan”.

4 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai di Kota Medan

Saya yang bertandatangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi dan Aksesibilitas Masyarakat Dalam Penggunaan Pembayaran Non Tunai Di Kota Medan” adalah benar hasil karya tulis saya sendiri yang disusun sebagai tugas akademik guna menyelesaikan beban akademik pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.

14 Baca lebih lajut

Faktor Penentu Membayar Zakat BAZNAS

Faktor Penentu Membayar Zakat BAZNAS

Berdasarkan hasil analisis yang telah dibuat, masyarakat kota Medan masih ramai yang belum mengetahui BAZNAS sebagai institusi zakat. Perbandingan antara yang tidak mengetahui dengan yang mengetahui ialah masing-masing 56.2 peratus dan 43.8 peratus. Data tersebut dapat menyimpulkan bahawa masyarakat kota Medan ramai yang tidak mengetahui apatah lagi membayar zakat di BAZNAS. Pada awalnya, kajian ini dibuat untuk menganalisis faktor- faktor yang menentukan masyarakat membayar zakat di BAZNAS. Namun, dari hasil analisis data jawapan responden, dapat dilihat bahawa ramai anggota masyarakat tidak membayar zakat di BAZNAS. Selama ini, masyarakat membayar zakat di masjid. Data menunjukkan bahawa hampir keseluruhan masyarakat, (95.2 peratus) membayar zakat di masjid. Manakala, segelintir sahaja iaitu sebesar 4.8 peratus sahaja membayar zakat di institusi zakat lain serta langsung kepada asnaf. Oleh itu, kajian dilanjutkan untuk menganalisis faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mengetahui BAZNAS sebagai institusi zakat rasmi negara. Sudah tentu tidak mungkin masyarakat membayar zakat di BAZNAS jika mereka tidak mengetahui BAZNAS serta tugas dan fungsinya dalam masyarakat.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Analisis Potensi Dan Preferensi Masyarakat Terhadap Bank Syariah Di Wilayah Kota Medan

Analisis Potensi Dan Preferensi Masyarakat Terhadap Bank Syariah Di Wilayah Kota Medan

Result of research for the examination of all sampel got that potency of medan community from demography facet known that most of the sampel has maximal education level of Strata-1 with the amount as much 187 responder people or equal to 55% from all responder, believe in the Islam as much 268 responder people (78%), others as much 200 people of responder are men, most of responder is 27 year old (8,2%). From economic facet as much 159 responder or 46% taken as sampel confess to put hand to the governance sector with the production level range from 1,5 till 5 million rupiah. As much 141 responder people of taken as sampel confess have married but not yet owned the child as much 141 people or as much 41% from overall of responder, and experience the life every day pursuant to religion norm believed. Meanwhile preference of Medan community to islamic bank, from all responder which is being sample as much 17 people or 5% confessing relate to the islamic bank because of the advantage which is not got in conventional bank. Others as much 58 responder people or 17,1% confessing get more information from islamic bank than conventional bank. Meanwhile from facet kompatibilitas, complexity and triabilitas as much 155 people or 45,6% responder confess the applied of islamic bank compatible in Kota Medan, because islamic bank is also involved in public and social matter. By using analysis of regresi logistics got a most of dominant factor influence the responder in saving in islamic bank work factor, this matter is shown with the degree of significant equal to 0,552. Meanwhile in the case of obtaining, most dominant factor defrayal have an effect on is complexity factor from islamic banking, with the degree of significant equal to 0,961
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

Perkembangan Partai Politik di Sumatera Tengah ………... Pemerintahan Sumatera Tengah ………..[r]

2 Baca lebih lajut

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

Dengan kata lain, partisipasi langsung dari masyarakat yang seperti ini merupakan pengejewantahan dan penyelenggaraan kekuasaan politik yang absah oleh rakyat, keikutsertaan masyarakat dalam berpartisipasi sangatlah penting karena teori demokrasi menyebutkan bahwa masyarakat tersebut sangatlah mengetahui apa yang mereka kehendaki. Hak-hak sipil dan kebebasan dihormati serta dijunjung tinggi. Tiada demokrasi tanpa partisipasi politik warga, sebab partisipasi merupakan esensi dari demokrasi. Partisipasi atau keterlibatan masyarakat dalam berpolitik merupakan ukuran demokrasi suatu negara. Hal ini dilihat dari pengertian demokrasi tersebut secara normatif, yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa besarnya animo masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu 1955 di Sumatera Tengah dikarenakan event pemilu baru pertama kali dilangsungkan di Indonesia, selain itu Sumatera Tengah pada saat itu sedang mengalami kekosongan demokrasi dengan dibekukannya DPRST. Bersandarkan alasan tersebut, maka Pemilu 1955 benar-benar dimaknai sebagai sebuah wujud pengharapan dari masyarakat, atas pergolakan politik yang terjadi di Sumatera Tengah.

1 Baca lebih lajut

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH BANK SYARIAH - Repositori Universitas Andalas

PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM 1955 DI SUMATERA TENGAH SKRIPSI Diajukan Kepada Panitia Ujian Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarj[r]

1 Baca lebih lajut

Tidak Ada Hal di Dunia Ini Yang Tidak Bisa Diselesaikan Lebih Banyak Hal Yang Sanggup Kita Raih Daripada Hanya Sekedar UANG Laki-laki Ganteng Hanya dan Hanya Jika Laki-laki itu tidak pernah lupa Sholat 5 Waktu

Tidak Ada Hal di Dunia Ini Yang Tidak Bisa Diselesaikan Lebih Banyak Hal Yang Sanggup Kita Raih Daripada Hanya Sekedar UANG Laki-laki Ganteng Hanya dan Hanya Jika Laki-laki itu tidak pernah lupa Sholat 5 Waktu

Perumahan adalah Kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan yang memenuhi syarat-syarat guna mendukung kehidupan manusia. Berdasarkan hasil penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi selera konsumen dalam memilih rumah. Preferensi atau selera adalah sebuah konsep, yang mengasumsikan pilihan realitas atau imajiner antara alternatif-alternatif dan kemungkinan dari pemeringkatan alternatif tersebut, berdasarkan kesenangan, kepuasan, pemenuhan, kegunaan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi faktor-faktor teknis dalam pemilihan perumahan menurut Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ponorogo, mengetahui faktor yang paling mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih perumahan, sehingga didapatkan Preferensi Alternatif Perumahan terbaik yang paling strategis menurut konsumen di Kabupaten Ponorogo.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Penelitian Sebelumnya - PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI SITUS INTERNET UNTUK TRANSPARANSI DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN BAZNAS KABUPATEN GRESIK - UMG REPOSITORY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Penelitian Sebelumnya - PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI SITUS INTERNET UNTUK TRANSPARANSI DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN BAZNAS KABUPATEN GRESIK - UMG REPOSITORY

Usaha menanggulangi anak-anak telantar seperti anak-anak yatim, telah banyak dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi atau lembaga swasta, di kota maupun pedesaan. Usaha tersebut bersifat kemanusiaan dan merupakan salah satu ajaran yang sangat didorong agama Islam (memelihara/mendidik anak yatim). Dari hasil zakat dapat dibantukan pembiayaan kepada anak yatim piatu. Program yang dilakukan dapat berupa pemberian bantuan kepada organisasi yang sudah ada (panti asuhan yatim piatu) dan bantuan itu dapat berupa uang atau peralatan ketrampilan. Program ini dapat pula berupa mendirikan organisasi atau panti asuhan baru, sehingga dapat menampung anak yatim piatu dalam jumlah banyak.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...