Top PDF PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM

PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM

PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM

23 Dalam karyanya ini Ibnu Khaldun membagi topik bahasannya ke dalam 6 pasal besar yaitu: (1) Tentang masyarakat manusia setara keseluruhan dan jenis-jenisnya dalam perimbangannya dengan bumi; “ilmu sosiologi umum”. (2) Tentang masyarakat pengembara dengan menyebut kabilah-kabilah dan etnis yang biadab; “sosiologi pedesaan”. (3) Tentang negara, khilafat dan pergantian sultan-sultan; “sosiologi politik”. (4) Tentang masyarakat menetap, negeri-negeri dan kota; “sosiologi kota”. (5) Tentang pertukangan, kehidupan, penghasilan dan aspek-aspeknya; “sosiologi industri”. (6) Tentang ilmu pengetahuan, cara memperolehnya dan mengajarkannya; “sosiologi pendidikan”. Baca: Ibn Khaldun, Muqaddimah ibn Khaldun, terj. Ahmadie Thoha, cet. ke-2 (Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000). Dan Syamsuddin Abdullah, Agama dan Masyarakat (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM

PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM

Dalam kajian pendekatan sosiologi dalam studi Islam, banyak para penulis baik penulis dari barat maupun penulis muslim itu sendiri, yang telah menghasilkan karyanya tentang sosiologi yang ada hubungannya dalam memahami agama. Diantaranya adalah Clifford Geertz dalam bukunya; The religion of Java, tulisannya ini sangat menberikan kontribusi yang luar biasa meskipun banyak kritikan yang dilontarkan kepadanya. Namun dari segi metodologi banyak manfaatnya yang bisa diambil dalam karyanya ini.Geertz menemukan adanya pengaruh agama dalam pojok dan celah kehidupan Jawa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

MACAM PENDEKATAN INTERDISIPLINER id. pdf

MACAM PENDEKATAN INTERDISIPLINER id. pdf

Sosiologi adalah ilmu tentang kemasyarakatan, ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat. Sosiologi didefinisikan secara luas sebagai bidang penelitian yang tujuannya meningkatkan pengetahuan melalui pengamatan dasar manusia,dan pola organisasi serta hukumnya. Sosiologi dapat juga diartikan sebagai suatu ilmu yang menggambarkan tentang keadaan masyarakat lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan. Selanjutnya sosiologi digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam studi islam yang mencoba untuk memahami islam dari aspek sosial yang berkembang dimasyarakat, sehingga pendidikan dengan pendekatan sosiologis dapat diartikan sebagai sebuah studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan memecahkan berbagai problem yang dihadapinya. Pendidikan menurut pendekatan sosiologi ini dipandang sebagai salah satu konstruksi sosial atau diciptakan oleh interaksi sosial. Pendekatan sosiologi dalam praktiknya, bukan saja digunakan dalam memahami masalah- masalah pendidikan, melainkan juga dalam memahami bidang lainnya, seperti agama sehingga munculah studi tentang sosiologi agama. 12
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

STUDI ISLAM INTERDISIPLINER DI ERA DISRU (2)

STUDI ISLAM INTERDISIPLINER DI ERA DISRU (2)

Sosiologi adalah ilmu tentang kemasyarakatan, ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat.Sosiologi didefinisikan secara luas sebagai bidang penelitian yang tujuannya meningkatkan pengetahuan melalui pengamatan dasar manusia,dan pola organisasi serta hukumnya.Sosiologi dapat juga diartikan sebagai suatu ilmu yang menggambarkan tentang keadaan masyarakat lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan. Selanjutnya sosiologi digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam studi islam yang mencoba untuk memahami islam dari aspek sosial yang berkembang dimasyarakat, sehingga pendidikan dengan pendekatan sosiologis dapat diartikan sebagai sebuah studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan memecahkan berbagai problema yang dihadapinya. Pendidikan menurut pendekatan sosiologi ini dipandang sebagai salah satu konstruksi sosial atau diciptakan oleh interaksi sosial. Pendekatan sosiologi dalam praktiknya, bukan saja digunakan dalam memahami masalah-masalah pendidikan, melainkan juga dalam memahami bidang lainnya, seperti agama sehingga munculah studi tentang sosiologi agama. 7
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

URGENSI STUDI ISLAM INTERDISIPLINER DI E

URGENSI STUDI ISLAM INTERDISIPLINER DI E

Sosiologi adalah ilmu tentang kemasyarakatan, ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat.Sosiologi didefinisikan secara luas sebagai bidang penelitian yang tujuannya meningkatkan pengetahuan melalui pengamatan dasar manusia,dan pola organisasi serta hukumnya.Sosiologi dapat juga diartikan sebagai suatu ilmu yang menggambarkan tentang keadaan masyarakat lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan. Selanjutnya sosiologi digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam studi islam yang mencoba untuk memahami islam dari aspek sosial yang berkembang dimasyarakat, sehingga pendidikan dengan pendekatan sosiologis dapat diartikan sebagai sebuah studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan memecahkan berbagai problema yang dihadapinya. Pendidikan menurut pendekatan sosiologi ini dipandang sebagai salah satu konstruksi sosial atau diciptakan oleh interaksi sosial. Pendekatan sosiologi dalam praktiknya, bukan saja digunakan dalam memahami masalah-masalah pendidikan, melainkan juga dalam memahami bidang lainnya, seperti agama sehingga munculah studi tentang sosiologi agama. 5
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pendekatan Multidisipliner dalam studi I

Pendekatan Multidisipliner dalam studi I

Sosiologi adalah ilmu tentang kemasyarakatan, ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat. Sosiologi didefinisikan secara luas sebagai bidang penelitian yang tujuannya meningkatkan pengetahuan melalui pengamatan dasar manusia,dan pola organisasi serta hukumnya.Sosiologi dapat juga diartikan sebagai suatu ilmu yang menggambarkan tentang keadaan masyarakat lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan. Selanjutnya sosiologi digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam studi islam yang mencoba untuk memahami islam dari aspek sosial yang berkembang dimasyarakat, sehingga pendidikan dengan pendekatan sosiologis dapat diartikan sebagai sebuah studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan memecahkan berbagai problema yang dihadapinya. Pendidikan menurut pendekatan sosiologi ini dipandang sebagai salah satu konstruksi sosial atau diciptakan oleh interaksi sosial. Pendekatan sosiologi dalam praktiknya, bukan saja digunakan dalam memahami masalah- masalah pendidikan, melainkan juga dalam memahami bidang lainnya, seperti agama sehingga munculah studi tentang sosiologi agama. 8
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

URGENSI METODOLOGI STUDI ISLAM INTERDISI (3)

URGENSI METODOLOGI STUDI ISLAM INTERDISI (3)

di era millenial ini, banyak orang lebih suka bertransaksi secara online. Hal ini tentunya menjadi problematika tersendiri bagi umat Islam. Oleh karena itu, perlu adanya pengkajian dengan pendekatan sosio-historis. Yaitu, dalam memahami Al-Qur’an dan sunah tidak hanya berdasarkan teks saja, akan tetapi sebab turunya ayat, serta kondisi budaya masyarakat pada waktu itu juga perlu di kaji. Sehingga akan mendapatkan pemahaman yang utuh dari maksut dan tujuan ayat tersebut.

14 Baca lebih lajut

Pendekatan Sosial Humaniora Dalam Studi

Pendekatan Sosial Humaniora Dalam Studi

Keutuhan manusia dengan manusia lain sangat diperlukan dalam kehidupan hal ini tidak terlepas dari apa yang hendak dicapai manusia itu sendiri. Dalam studi kasus banyak beberapa pendekatan yang digunakan demi terwujudnya visi dan misi untuk menjaga keutuhan manusia yaitu dengan Pendekatan Sosial Humaniora dalam Studi Islam.

3 Baca lebih lajut

T2 752014029 Daftar Pustaka

T2 752014029 Daftar Pustaka

Doirebo, Ellymelek Dantel. (2004). “Keterlibatan Gereja Kristen Injili dalam Turut Menentukan Kebijakan Politik di Papua”. Tesis Program Studi Magister Sosiologi Agama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Effendy, Bahtiar. (2001). “Teologi Baru Politik Islam”. Galang Press:

3 Baca lebih lajut

URGENSI METODOLOGI STUDI ISLAM INTERDISI (2)

URGENSI METODOLOGI STUDI ISLAM INTERDISI (2)

Ketika metodologi digabungkan dengan Study Islam, maka artinyapun juga akan berbeda. Studi Islam atau Islamic Studies merupakan sebuah kajian mengenai ajaran-ajaran Islam. Suleiman dan Shihadeh dalam Bidhawy (2011: 2) menawarkan dua pendekatan mendasar mengenai definisi studi islam, yaitu definisi sempit dan definisi yang lebih luas. Definisi pertama melihat studi islam sebagai disiplin dengan metodologi, materi, dan teks-teks kuncinya sendiri. Lebih lanjut penulis menjelaskan bahwa studi ini berkaitan dengan teks-teks keagamaan klasik dan ilmu-ilmu keagamaan klasik dengan catatan memperluas ruang lingkupnya berarti akan mengurangi kualitas kajiaanya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Studi Islam Pendekatan dan Metode

Studi Islam Pendekatan dan Metode

Selama abad pertama hijrah belum ada kebutuhan akan usul fikih. Ketika nabi masih hidup, petunjuk dan solusi untuk setiap masalah yang dihadapi dapat diperoleh dari Nabi langsung melalui wahyu atau melalui perintahnya. Selama periode itu pula para sahabat berhubungan erat dengan ajaran-ajaran Nabi dan keputusan-keputusan sahabat yang diilhami oleh peristiwa yang sudah ada. Kedekatan pada sumber dan pengetahuan yang lekat tentang peristiwa-peristiwa membuat para sahabat memiliki otoritas untuk menjawab masalah praktis tanpa membutuhkan metodologi (Khallaf, ‘Ilm, p. 16; Abu Zahrah, Usul, pp. 16-17). Namun, bersamaan dengan semakin luasnya wilayah Islam, para sahabat mulai tersebar dan akses langsung pada mereka semakin sulit. Dengan demikian, kemungkinan terjadi kebingungan dan kekeliruan dalam memahami sumber-sumber teks menjadi lebih tampak. Perselisihan dan keragaman pemikiran fikih di berbagai wilayah berbeda menekankan perlunya metodologi usul fikih. Asy-Syafi’i datang pada saat kontroversi fikih telah terjadi antara fukaha Madinah dan Irak, yang dikenal sebagai ahl al-hadis dan ahl ar-ra’y. Pada masa ini pula para ulama hadis berhasil mengumpulkan dan mendokumentasi hadis. Pada akhirnya para fukaha menjamin keberadaan Sunnah, dan mereka mulai mengelaborasi hukum, dan karenanya membutuhkan metodologi untuk mengatur ijtihad menjadi semakin penting. Konsolidasi usul fikih sebagai disiplin syariah merupakan kesimpulan logis dari kompilasi sejumlah besar literatur hadis.
Baca lebih lanjut

320 Baca lebih lajut

Langkah Langkah yang Pendidikan Interdisiplin

Langkah Langkah yang Pendidikan Interdisiplin

Contoh dalam penggunaan pendekatan interdispiner adalah dalam menjawab status hukum aborsi. Untuk melihat status hukum aborsi perlu dilacak nash Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Tentang larangan pembunuhan anak dan proses atau tahap penciptaan manusia dihubungkan dengan teori embriologi. Sebagai tambahan Leonard Binder secara implisit menawarkan beberapa pendekatan studi islam, yakni:

9 Baca lebih lajut

langkah langkah yang Pendidikan Interdisiline

langkah langkah yang Pendidikan Interdisiline

Pendekatan Interdisipliner Dalam Studi Islam  Pendekatan interdisliner yang dimaksud disini adalah kajian dengan menggunakan sejumlah pendekatan atau sudut pandang perspektif.. Da[r]

8 Baca lebih lajut

RESENSI BUKU

RESENSI BUKU

Studi Islam juga didefinisikan berdasarkan kenyataan bahwa Islam perlu dikaji dalam konteks evolusi Islam modern yang penuh dengan teka-teki. Hal ini merupakan pendefinisian menurut arti luas. Studi Islam sangat penting diajarkan di universitas karena bisa menjembatani kesenjangan antara pendekatan tekstual dan pendekatan etnografi. Masalah utama yang dapat menyebabakan kesulitan untuk mendefinisikan Studi Islam adalah metodologi bagaimana Islam dikaji dan diajarkan. Kajian Islam di Barat menggunakan metodologi pengajaran yang berlandaskan pada objektivitas dan intregitas.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

6 TEORI DASAR METODE STUDI ISLAM (Pembacaan atas Pemikiran Charles J. Adams dan Richard C. Martin) Afiful Ikhwan STAI Muhammadiyah Tulungagung afifulikhwangmail.com Abstract - View of TEORI DASAR METODE STUDI ISLAM (Pembacaan atas Pemikiran Charles J. Ada

6 TEORI DASAR METODE STUDI ISLAM (Pembacaan atas Pemikiran Charles J. Adams dan Richard C. Martin) Afiful Ikhwan STAI Muhammadiyah Tulungagung afifulikhwangmail.com Abstract - View of TEORI DASAR METODE STUDI ISLAM (Pembacaan atas Pemikiran Charles J. Ada

Pendekatan fenomenologi juga menggunakan bantuan disiplin lain untuk menggali data, seperti sejarah, filologi, arkeologi, studi sastra, psikologi, sosiologi, antropologi dan sebagainya. Pengumpulan data dan deskripsi tentang fenomena agama harus dilanjutkan dengan interpretasi data dengan melakukan investigasi, dalam pengertian melihat dengan tajam struktur dan hubungan antar data sekaitan dengan kesadaran masyarakat atau individu yang menjadi objek kajian. Idealnya, bagi seorang fenomenologi agama yang mengkaji Islam harus dapat menjawab pertanyaan: apakah umat Islam dapat menerima sebagai kebenaraan tentang apa yang digambarkan oleh fenomenologis sebagaimana mereka meyakini agamanya? Apabila pertanyaan ini tidak dapat terjawab, maka apa yang dihasilkan melalui studinya bukanlah gambaran tentang keyakinan Islam. Dalam hal ini, Adams menguatkan apa yang dikatakan W.C. Smith yang menyarankan bahwa pernyataan tentang sebuah agama oleh peneliti dari luar (outsider) harus benar, jika pemeluk agama tersebut mengatakan ―ya‖ terhadap deskripsi tersebut 11 .
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

PENDEKATAN SOSIOLOGIS DALAM STUDI ISLAM (1)

PENDEKATAN SOSIOLOGIS DALAM STUDI ISLAM (1)

Ilmu sosiologi agama itu garis besarnya hasil penelitian terhadap agama dengan pendekatan sosiologis, hasil penelitian hubungan antara agama dengan masyarakat dalam kerjasama mereka yang saling tergantung dan juga hasil penelitian perwujudan proses sosial yang terjadi atas pengaruh agama. Sosiologi agama sebagai bagian dari ilmu sosiologi, terikat oleh frame-work sosiologi obyektif, yaitu untuk mengetahui manusia dan masyarakat sejauh dapat diperoleh atau dicapai melalui penelitian terhadap unsur-unsur, proses-proses serta hal-hal yang mempengaruhi serta hal-hal yang dipengaruhi, dari oleh dan dalam kehidupan berkelompok. Ahli sosiologi berangkat melangkah dengan asumsi dasar bahwa tingkah laku manusia (cara berpikir dan cara berbuatnya), dan juga sifat order sosial (struktur, nilai dan fungsi sosial), dipahami atau diyakini merupakan produk atau buah atau akibat kehidupan berkelompok. Sebaliknya ahli agama yang mempelajari agama dengan pendekatan sosiologis, asumsi dasarnya tidaklah demikian. Joachim Wach menyarankan agar tidak menganggap agama sebagai fungsi pengelompokan sosial yang alamiah manusia sosial dan juga menyarankan agar agama tidak dianggap sebagai suatu bentuk pelahiran budaya. Karena aspek, komponen atau segi agama seperti dimaksud juga menjadi subyek studi ilmu-ilmu agama yang lain, seperti psikologi agama, antropologi agama, teologi dan bahkan filsafat agama, maka tidak mustahil abstraksi- abstraksi atau kesimpulan-kesimpulannya menurut kacamata masing-masing ahlinya. Dan yang demikian itu tidak perlu bertabrakan atau saling menolak antara yang satu dengan yang lain.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Studi Islam Metode dan Pendekatan

Studi Islam Metode dan Pendekatan

Muslim dahulu akan menjawab pertanyaan apa itu islam dengan mengatakan dengan sederhana bahwa islam terdiri mulai dari firman-firman yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis yang merupakan kebiasaan-kebiasaan dari Nabi Muhammad SAW. Terdapat juga 5 rukun yaitu syahadat, salat, puasa, membayar zakat dan terakhir haji. Secara jelasnya, tafsiran sederhana dari Islam ini disebarkan oleh seluruh umat muslim dan bentuk dari mufakat islam. Seperti agama tauhid yang lainnya, islam bersifat universal, tentunya karena penyebarannya dinyatakan oleh banyak orang non-Arab di Afrika dan Asia. 2
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BEBERAPA PENDEKATAN dalam STUDI ISLAM

BEBERAPA PENDEKATAN dalam STUDI ISLAM

Yang lebih menyedihkan lagi, sikap para sejarawan psikologi dari Barat tersebut justru diikuti oleh para pakar psikologi Arab kontemporer. Mereka yang mempelajari berbagai manuskrip sejarah psikologi di banyak universitas sama sekali tidak melirik peranan para ilmuwan Muslim. Penghargaan terhadap andil mereka justru datang para sejarawan filsafat Islam, baik yang berasal dari bangsa Arab sendiri maupun non-Arab. Mereka menginformasikan kepada kita sejumlah ikhtisar (re-sume) yang bermanfaat tentang pandangan para ilmuwan Muslim terdahulu dalam bidang psikologi. Kendati nilainya sangat penting, namun ikhtisar tersebut tidak cukup menarik para psikolog Islam kontemporer untuk mendalami pandangan kejiwaan ilmuwan Muslim terdahulu, yang memungkinkan mereka memberikan penilaian ilmiah terhadap andil mereka dalam memajukan dan mengembangkan psikologi sepanjang sejarah. [56]
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Konflik Sosial Dalam Masyarakat Desa (Studi Kasus di Dukuh Pulutan Desa Pulutatr Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali).

DAFTAR PUSTAKA Konflik Sosial Dalam Masyarakat Desa (Studi Kasus di Dukuh Pulutan Desa Pulutatr Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali).

Metode Penelitian Ilmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif.. Sosiologi Prespektif Islam.[r]

6 Baca lebih lajut

Beberapa Pendekatan dalam Studi Islam

Beberapa Pendekatan dalam Studi Islam

Pendekatan fenomologi, pendekatan ini memiliki dua karakteristik pertama pendekatan ini bisa dikatakan bahwa fenomologi merupaka metode yang digunakan untuk memahami agama orang lain dalam persepektif netralitas dan menggunakan preferesi orang yang besangkutan untuk mencoba melakukan rekonstruksi dalam dan menurut pengalaman orang lain tersebut. 3 Aspek fenomologi ini sangatlah fundamental di dalam studi islam, ia merupakan kunci untuk menghilangkan sikap yang kurang simpatik, marah dan benci. Selanjutnya ada pendekatan psikologis yaitu, yang berhubungan dengan kajian studi islam yang digunakan untuk menjelaskan gejala gejala lahiriyah orang beragama. 4 Yakni pendekatan ini lebih menekankan pada kejiwaan seseorang yang berkaitan dengan sikap seseorang tersebut baik itu sikap baik maupun buruk, beriman dan bertaqwa, serta yang berkaitan dengan agama. 5 Perkembangan studi islam ini dengan pendekatan psikologi sangatlah berkembang ditambah dengan munculnya intelektual yang membaha tentang psikologi dan lebih spesifik lagi mengkaji tentang psikologi islam.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...