Top PDF Potret Pendidikan Nabi Ya’qub As Kepada Nabi Yusuf As

Potret Pendidikan Nabi Ya’qub As Kepada Nabi Yusuf As

Potret Pendidikan Nabi Ya’qub As Kepada Nabi Yusuf As

Abstract: The study in this article shows that the story of Prophet Yusuf Ya'qub and contains elements of education. The method of teaching which is reflected in the story of Prophet Yaqub and Yusuf-psychological form of interactive dialogue which provides a guide for action and reaction educators learners. While the competence of educators and ethics learners in the story of Jacob and Joseph can be described as the attitudes held by the subject of such learners, such as: patience, secrecy, develop talents individually, look at the social conditions in advance if it will deliver something, conjugate dreams, love, take advantage of the situation, it is easy to forgive, pray for others, and let go and submit to Allah SWT. As educators and learners, if able to implement educational pattern as described above, then God willing, will be born generation, superior and competitive because it is born of the pattern of Qur'anic education. Qur'anic education pattern is a pattern of education is always ascribe all the teaching material to the teachings of monotheism. Keywords: education, Prophet Ya'qub and Yusuf
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Nabi Yusuf AS (9).doc 38KB Jun 13 2011 06:28:24 AM

Nabi Yusuf AS (9).doc 38KB Jun 13 2011 06:28:24 AM

Menurut as-Saddy dan beberapa mufassir lain, sebagaimana yang dikutip oleh Ibn Katsir (II:595) Yusuf menanyai mereka, berkata dengan sikap seakan-akan tidak mengenal dan curiga kepada mereka: “Apa yang menyebabkan kalian datang ke negeriku?” Mereka menjawab: “Yang Mulia, kami datang untuk membeli bahan makanan.” “Barangkali kalian ini mata-mata?”, sambut Yusuf. “Kami berlindung kepada Allah, tidaklah demikian maksud kedatangan kami!” ”Kalau demikian, dari mana kalian ini datang?” “ Kami datang dari negeri Kan’an. Bapak kami Ya’qub, seorang Nabi Allah.” Dan Yusuf bertanya lagi: “Apakah bapak kalian punya anak- anak selain kalian semua?” “Benar. Kami semua 12 orang bersaudara. Yang paling kecil di antara kami telah hilang waktu dia masih kecil, binasa di tengah belantara, dan dia adalah anak yang paling disayangi oleh bapak kami. Sedangkan yang seorang lagi, saudara kandung yang sudah tiada itu tinggal bersama bapak kami untuk
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

NABI IBRAHIM AS Nabi docx

NABI IBRAHIM AS Nabi docx

menghendakinya. Kami tinggikan darjat orang yang Kami kehendaki, dan diatas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.77.~ Mrk berkata: "Jika ia mencuri maka sesungguhnya telah pernah mencuri pula saudaranya sebelum itu". Maka Yusuf menyembunyikan kejengkelan itu pada dirinya dan tidak menampakkannya kepada mrk. Dia berkata: "{Dalam hatinya} kamu lebih buruk kedudukanmu {sifat- sifatmu} dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu terangkan itu".78.~ Mrk berkata: "Wahai Al-Aziz! Sesungguhnya ia mempunyai ayah yang sudah lanjut usianya, lantaran itu ambil salah seorang drp kami sebagai gantinya. Sesungguhnya kami melihat kamu termasuk orang-orang yang berbuat baik".79.~ Berkata Yusuf: "Aku mohon perlindungan Allah drp menahan seorang kecuali orang yang kami ketemukan harta benda kami padanya, jika kami berbuat demikian, maka benar-benarlah kami, orang-orang yang zalim".80.~ Maka tatkala mrk berputus asa drp {keputusan} Yusuf, mrk menyendiri sambil berunding dengan berbisik-bisik. Berkatalah yang tertua di antara mrk: "Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya ayahmu telah mengambil janji drp kami dengan nama Allah dan sebelum itu kamu telah mensia-siakan Yusuf. Sebab itu aku tidak akan meninggalkan negeri Mesir, sampai ayahku mengizinkan kepadaku. Dan Dia adalah hakim sebaik-baiknya".81.~ " Kembalilah kepada ayahmu dan berkatalah: " Wahai ayah kami! Sesungguhnya anak kamu telah mencuri dan kami hanya menyatakan apa yang kami ketahui dan sesekali tidak dapat menjaga {mengetahui} barang yang ghaib.82~ Dan tanyalah penduduk negeri yang kami berada di situ dan kafilah yang kami datang bersamanya dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar".83.~ Ya'qub berkata: "Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan {yang buruk itu}. Maka kesabaran yang baik itulah {kesabaranku}. Mudah-mudahan Allah mendatangkan mrk semua kepadaku sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA KISAH  NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN  Nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur’an.

NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN Nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur’an.

9 kewibawaan dan keagungannya sebagai sinyalemen dari bibit kenabiannya. Dan juga karena anak-anaknya itu terlalu memaksa ketika hendak membawa Yusuf bermain dengan mereka. Maka setelah mereka berhasil membawanya, mereka langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dan melenyapkannya, lalu mereka pulang dengan berpura-pura menangis dan segala tipu daya yang mereka upayakan. Oleh karena itu Ya’qub berkata sebenarnya hanya dir imu sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu; maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku) dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu kerjakan. 24
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Bab 8 Kisah Teladan Nabi Yusuf AS

Bab 8 Kisah Teladan Nabi Yusuf AS

Dengan diperolehnya gandum, bantuan percuma dari putera yang tidak mereka kenali, keluarga Ya’qub menjadi tenang dan merasa buat beberapa waktu, bahwa api didapur rumah akan tetap menyala. akan tetapi persediaan yang terbatas itu tidak bertahan lama jika tidak disusul dengan pengisian stok baru selama musim kemarau belum berakhir. Demikianlah maka Nabi Ya’qub yang melihat persediaan gandumnya makin hari makin berkurangan sedangkan tanda-tanda krisis makanan akan berakhir belum nampak, terpaksalah ia mengutus putera-puteranya kembali ke Mesir untuk meminta bahan makan untuk kedua kalinya dari Yusuf wakil Raja negeri itu. Dan karena putera-putera Ya’qub tidak akan berangkat ke Mesir tanpa Benyamin, sesuai janji mereka kepada Yusuf, maka terpaksa pulalah Ya’qub mengikut sertakan putera bungsunya Benyamin dalam rombongan. Setibanya di istana kerajaan merek diterima oleh adik mereka sendiri Yusuf yang belum mereka kenal kembali, dengan penuh ramah-tamah dan dihormati dengan jamuan makan. Bagi mereka disediakan tempat penginapan untuk setiap dua orang sebuah rumah, sedang adik bungs Yusuf, Benyamin diajak bersamanya menginap di dalam istana.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Dzulhijjah Bulan Keteladanan Nabi Ibrahim As

Dzulhijjah Bulan Keteladanan Nabi Ibrahim As

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menurunkan 313 rasul dan 124 ribu nabi. Diantara para rasul yang dijadikan teladan adalah Nabi Ibrahim as. Dalam menyongsong Idul Adlha ini sangat penting kita ingat kita sebut dan kita renungkan kembali kemudian kita teladani. Nabi Ibrahim as. selain beliau nabi pilihan yang mendapat gelar kholilullah (kekasih Allah) juga disebut Abul anbiya (bapak dari para Nabi) karena Nabi-nabi sesudah beliau adalah dari zduriyahnya (keturunannya) nabi- nabi bani Israil Nabi Ishaq, Ya`qub Yusuf Syuaib Harun, Musa sampai nabi Isa as. Dan demikian juga junjungan Nabi kita Muhammad saw bin Abdullah, bin Abdil Mutholib, bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushoy bin Kilab, bin Murroh bin Ka`ab, bin Luay, bin Gholib, bin Fihir, (Fihri dilaqobi Quroisy) bin Malik bin Nadlor, bin Kinanah bin Khuzaimah, bin Mudrikah bin Ilyas, bin Mudlor bin Nizar bin Ma`ad bin `Adnan bin Nabi Isma`il bin Ibrahim AS.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

KISAH NABI YUSUF As. (IBRAH DAN IMPLEMENTASI KONSEPTUAL DALAM PENDIDIKAN)

KISAH NABI YUSUF As. (IBRAH DAN IMPLEMENTASI KONSEPTUAL DALAM PENDIDIKAN)

dengan ilham dari Allah bahwa Yūsuf masih hidup meski belum tahu dimana keberadaannya. 148 Nabi Yaqub berpikir seandainya Yūsuf sudah meninggal, dia tidak akan berlarut-larut dalam kedukaan sehingga matanya sampai putih. Allah memberi tahu tentang apa yang saudara-saudara Yūsuf tidak ketahui, maka Nabi Yaqub memutuskan untuk tidak mengeluh kepada orang lain dan mengadukan kesedihannya kepada Allah seraya memohon agar dilepaskan semua kesedihan yang dia hadapi. Ilham yang diterima Nabi Yaqub merupakan pemahaman yang diperoleh secara langsung dari Allah, tanpa perantara, tanpa rentetan dalil dan susunan kata, serta tanpa melalui langkah-langkah logika satu demi satu. 149 Pemahaman yang diperoleh langsung dari Allah tersebut disebut dengan istilah intuisi atau ḥ ads. Intuisi dianugerahkan Allah kepada orang-orang yang bersih
Baca lebih lanjut

182 Baca lebih lajut

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dan Nabi Ya’qub ‘alaihissalam

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dan Nabi Ya’qub ‘alaihissalam

10. Dalam kisah ini dit erangk an bet apa besar anugerah y ang Allah Subhanahu w a Ta'ala berik an kepada Yusuf berupa ilm u, hilm ( k elem ahlem but an/ t idak t ergesa- gesa) , ak hlak y ang m ulia, berdak w ah k epada Allah Subhanahu w a Ta'ala dan k epada agam a- Ny a. Juga pem berian m aaf y ang segera dilak uk anny a t erhadap saudara- saudarany a y ang bersalah. Hal it u sem akin lengk ap k et ik a beliau m engat ak an bahw a t idak ada cercaan at as m erek a sesudah pem aafan ini. Kem udian k ebaj ik anny a y ang besar k epada k edua ibu bapakny a, lim pahan k ebaik anny a kepada saudara- saudarany a sert a m ak hluk Allah Subhanahu w a Ta'ala pada um um ny a. Sem ua ini sangat j elas t ergam bar dalam sej arah hidup Nabi Yusuf ‘alaihissalam .
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Biografi Nabi Yaqub as dan Nabi Yusuf as

Biografi Nabi Yaqub as dan Nabi Yusuf as

Nabi Ya'akub adalah putera dari Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim, bernama Rifqah binti A'zar. Ishaq mempunyai anak kembar, satu Ya'akub dan satu lagi bernama Ishu. Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yang lain bahkan Ishu mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya'qub saudara kembarnya yang memang dimanjakan dan lebih disayangi serta dicintai oleh ibunya. Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Nabi Ishaq.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

MAKALAH TENTANG KELAHIRAN NABI ISA AS DA

MAKALAH TENTANG KELAHIRAN NABI ISA AS DA

Siti Maryam adalah wanita solehah sesuai dengan nazar ayahnya”Imran”namun Siti Maryam sangat taat dala beribadah,suatu hari nabi Zakariya yang merupakan pamannya tidak sengaja menemukan buah- buahan yang seharusnya berbuah pada musim dingin.Dan buah-buah tersebut ada didalam kamar siti Maryam dengan keanehan dan keajaiban tersebut,nabi Zakariya bertanya kepada Siti Marya darimana dia mendapatkan buah-buahan tersebut,Siti Maryampun menjawab bahwasanya Allah memberikan rezeki kepada orang-orang yang kehendaki-Nya.

7 Baca lebih lajut

Karakter Nabi Ibrahim AS Dalam Al-Qur’an

Karakter Nabi Ibrahim AS Dalam Al-Qur’an

Kisah perjalanan hidup Ibrâhîm as tidak semata-mata utusan Allah, tapi ia memiliki mata rantai kepada nabi-nabi yang datang sebelumnya dan menjadi sumber dari kenabian yang akan datang sepeninggalnya kelak. Dari dakwah Ibrâhîm dan keluarganyalah menjadi icon bagi agama-agama besar di dunia. Ka’bah adalah rumah ibadah pertama yang dibangun oleh manusia yang agung yaitu Ibrâhîm as dan menjadi obyek dan tujuan ummat Islam sedunia sampai akhir zaman. Di Yerussalem adanya Betlehem yang berkaitan dengan nabi Isa as, dan disana pula hadir Bait al-Maqdis yang menjadi tanda pengabdian cucu nabi Ibrâhîm yaitu Ya’kub dengan membangun tempat yang dijadikan sebagai tempat ibadahnya. Dua putra nabi Ibrâhîm as yakni Ismail dan Ishak yang kelak menjadi nabi adalah hasil bimbingannya dan didikannya. Mata-rantai kenabian dari Ishak as. tidak hanya berhenti sampai Ya'kub as. saja tetapi diteruskan oleh keturunannya yaitu Yusuf as dan Ayyub as dan seluruh nabi-nabi Bani Israil adalah bersumber dari Ishak as yang tidak lain adalah putra dari nabi Ibrâhîm as, seperti Musa as., Isa as., Daud as., Sulaiman as., Yahya as., Zakaria as., dan lainnya. begitupun dari jalur keturunan Ismail as. yang bermuara kepada nabi Muhammad saw. sebagai penutup dari semua nabi dan rasul Allah Swt. Nabi Ibrâhîm as dimuliakan oleh Allah Swt. dengan dijadikannya sebagai bapak dari semua nabi, pemimpin orang-orang yang bertaqwa, menjadi kekasih Allah swt. Para nabi dari kalangan Bani Israil adalah bernasab darinya, bahkan Nabi Muhammad saw. adalah keturunanya dari jalur nabi Ismail as. Kemuliaan Nabi Ibrâhîm as. itu diabadikan dalam Al-Qur’an surat al-Nahl [16]: 120, yaitu: “Sesungguhnya Ibrâhîm adalah seorang imam yang
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

KEISLAMAN AYAH NABI IBRAHIM (Studi Analisis Tafsir Dan Hadits Nabi Tentang Agama Ayah Nabi Ibrahim As)

KEISLAMAN AYAH NABI IBRAHIM (Studi Analisis Tafsir Dan Hadits Nabi Tentang Agama Ayah Nabi Ibrahim As)

Salah satu ujian yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim adalah penentangan keluarga kepada risalah kerasulan Nabi Ibrahim bahkan menyembah patung-patung yang diciptakannya sendiri. Cobaan yang teramat berat tersebut tidak lain datangnya dari ayahnya sendiri yakni Azar. Azar merupakan pembuat patung dan penyembah patung tersebut. Azar juga menolak ajaran agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim. Azar adalah seorang yang kafir kepada Allah SWT dan kelak akan dimasukkan ke dalam api neraka yang sangat pedih siksaannya.

22 Baca lebih lajut

Sejarah Singkat Nabi Ibrahim as dan Isma

Sejarah Singkat Nabi Ibrahim as dan Isma

Nabi Ibrahim a.s. adalah anak Azar yang merupakan keturunan Sam bin Nuh. Pada masa itu Raja Namrud yang bertahta dinegri Mausul mengeluarkan undang- undang yang memerintahkan agar setiap anak lelaki yang lahir di negri Mausul dibunuh. Keadaan ini sama dengan Nabi Musa a.s. namun berkat rahmat Allah s.w.t. nabi Ibrahim a.s. lahir dengan selamat.

4 Baca lebih lajut

Mukjiyat Nabi Musa AS Dalam Al qur'an

Mukjiyat Nabi Musa AS Dalam Al qur'an

Nabi Musa as berangkat ke Thursina (Gunung Sinai) untuk menerima kitab Taurat dan mewakilkan pimpinan bani Israil kepada nabi Harun saudaranya. Di situ nabi Musa as memohon supaya melihat Dzat Allah tetapi Allah berfirman bahwa Dia tidak dapat dilihat dan pandanglah bukit itu, bila masih tetap ditempatnya kau dapat melihat Aku. Tetapi setalah Allah mempeerlihatkan kebesaran diri-Nya kepada bukit itu, menjadi runtuh dan nabi Musa as jatuh pingsan. Setelah itu nabi Musa as sadar dan bertaubat kepada Allah swt. Taurat dianugerahkan Allah kepada nabi Musa as adalah sebagai pembeda antara yang haq dan bathil, untuk penerang menuju kebaikan serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah swt. Ini menunjukkan nabi Musa as menerima mukjizat dua macam yaitu hissi dan maknawi. Bahwa kehadiran kitab suci bukan sekedar untuk dibaca, apalagi dijadikan hiasan dirumah, dikendaraan tetapi untuk dipelajari, dihayati dan diamalkan dengan harapan mengantar ketakwaan yakni terhindar dari segala macam sanksi.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA KISAH  NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN  Nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur’an.

NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN Nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur’an.

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa : Kisah nabi Yusuf dalam Al Qur’an surat Yusuf ayat 4 – 10 mengisahkan tentang tabir mimpi suatu saat nanti Yusuf akan menjadi orang yang terhormat walaupun saudara kandungnya tidak senang dan berencana untuk melenyapkannya. Nabi Yusuf pada usia 12 tahun sudah menerima wahyu dari Allah SWT lewat mimpi karena memiliki kemurnian jiwa. Nabi Yusuf seorang yang sabar dan tabah pada saat dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya yang tidak senang keberadaan Nabi Yusuf karena dinilai sangat dicintai oleh ayahnya. Nabi Yusuf memiliki keimanan yang kuat pada saat di goda oleh Zulaikha yang cantik jelita, tetapi tetap dalam keimanan walaupun masuk ke dalam penjara. Nabi Yusuf menolak jabatan dari raja ketika menafsirkan tabir mimpinya sebelum fitnah yang menimpa dirinya dengan Zulaikha benar-benar bersih atau dapat dibuktikan. Nabi Yusuf memiliki sifat amanah dan profesional kerja serta mampu menahan amarah ketika saudara kandung yang membuangnya datang untuk meminta bantuan. Nabi Yusuf merupakan sosok nabi yang memiliki sifat amar ma’ruf nahi mungkar, hal ini terbukti ketika saudaanya meminta bantuan walaupun dahulu yang membuang ke sumur segera dibantu dan dibimbing supaya betaubat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PADA KISAH NABI IBRAHIM AS. DALAM AL QUR’AN.

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PADA KISAH NABI IBRAHIM AS. DALAM AL QUR’AN.

(102). Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama- sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar". (103). Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). (QS. Surah As-Saffat : 102-103) Tatkala putranya telah merelakan diri serta Ibrahim telah bersiap mengulurkan tangan untuk menyembelih putranya, seketika Allah memanggil Ibrahim supaya menahan tangannya, sebab tindakan ini membuktikan bahwa Ibrahim bersedia melaksanakan apapun untuk Allah, juga membuktikan wujud seorang hamba yang berbakti serta seorang sosok yang terpercaya bagi Allah. Kemudian Ibrahim mendapati seekor sembelihan besar sebagai kurban pengganti putranya.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

Nabi Yusuf AS (5).doc 35KB Jun 13 2011 06:28:14 AM

Nabi Yusuf AS (5).doc 35KB Jun 13 2011 06:28:14 AM

KEMBALI kepada Yusuf. Menyadari Zulaikha sudah tidak dapat lagi mengendalikan dirinya, tidak ada cara lain untuk menyelamatkan diri dari amukan nafsu syahwat perempuan itu kecuali melarikan diri. Maka segera dia lari menuju pintu yang tadinya (beserta jendela-jendela ) ditutup rapat oleh Zulaikha. Akan tetapi, Zulaikha yang akal sehatnya sudah tertutupi oleh nafsu syahwat itu tidak kalah sigap

8 Baca lebih lajut

Nabi Yusuf AS (8).doc 34KB Jun 13 2011 06:28:22 AM

Nabi Yusuf AS (8).doc 34KB Jun 13 2011 06:28:22 AM

Kesaksian Zulaikha dan perempuan-perempuan elite itu diperlukan Yusuf supaya Al-‘Aziz mengetahui bahwa dia tidak pernah mengkhianatinya. Allah tidak akan pernah meridhai tipu daya orang-orang yang berkhianat. Sama sekali tidak ada maksud Yusuf untukmembanggakan diri, apalagi membalas dendam. Dia sadar bahwa dirinya juga memiliki nafsu, tetapi nafsunya dapat dikendalikan dengan kasih sayang Allah SWT. Tentang hal ini Allah SWT berfirman

8 Baca lebih lajut

Nabi Yusuf AS (5).doc 36KB Jun 13 2011 06:28:16 AM

Nabi Yusuf AS (5).doc 36KB Jun 13 2011 06:28:16 AM

KEMBALI kepada Yusuf. Menyadari Zulaikha sudah tidak dapat lagi mengendalikan dirinya, tidak ada cara lain untuk menyelamatkan diri dari amukan nafsu syahwat perempuan itu kecuali melarikan diri. Maka segera dia lari menuju pintu yang tadinya (beserta jendela-jendela ) ditutup rapat oleh Zulaikha. Akan tetapi, Zulaikha yang akal sehatnya sudah tertutupi oleh nafsu syahwat itu tidak kalah sigap

8 Baca lebih lajut

Nabi Yusuf AS (4).doc 38KB Jun 13 2011 06:28:13 AM

Nabi Yusuf AS (4).doc 38KB Jun 13 2011 06:28:13 AM

Demikianlah Yusuf memulai episode kehidupan baru di rumah al-‘Aziz. Keadaan cepat sekali berobah. Beberapa hari yang lalu dia dibuang kedalam sumur oleh saudara-saudaranya, dipungut dan dijual sebagai budak oleh para musafir, dan sekarang tiba-tiba Yusuf tinggal dan hidup dengan segala fasilitas yang tentu saja berbeda dengan kehidupannya sebelumnya. Kalau dulu dia hidup di rumah seorang Nabi yang sangat sederhana, sekarang dia hidup di rumah seorang pembesar Mesir dengan segala fasilitas yang bagi Yusuf dan rakyat umum tentulah sangat mewah. Di rumah pembesar Mesir inilah Yusuf tumbuh berkembang sehingga menjadi pemuda dewasa yang tampan dan berakhlaq mulia. Di samping itu Allah menganugerahi Yusuf ilmu takwil mimpi, sebuah kemampuan yang nanti sangat besar pengaruhnya dalam perjalanan hidup beliau. Demikianlah, Yusuf disiapkan oleh Allah untuk mendapatkan kedudukan yang terhormat yang tidak pernah terbayangkan oleh saudara-saudaranya yang membuangnya ke dalam sumur. “Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebnyakan manusia tiada mengetahuinya”.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...