• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aspek Dinamis

Dalam dokumen Connecting Diversity. Laporan Tahunan 2013 (Halaman 163-176)

Pencapaian KPI Corporate

C. Aspek Dinamis

1 Employee Development Plan % 80,00 81,10

2 Percentage of Employee Satisfaction

a. Satisfaction % 63,00 71,70

b. Engagement % 62,00 67,40

3 ASK/Employee Juta 5,52 5,30

4 Information Capital Readiness Index Index 75,00 75,98

5 SBU Spin Off # of SBU 2,00 1,00

6 Global Alliance % 90,00 96,30

7 Rating “Perusahaan Idaman” Number 5,00 5,00

8 GCG Implementation % 85,00 90,91

Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)

RUPS mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris, dalam batas yang ditentukan dalam Undang-undang tentang Perseroan Terbatas (UUPT) dan ketentuan Anggaran Dasar (“AD”).

Pada tahun 2013, Garuda Indonesia telah melaksanakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2012 yang diselenggarakan pada tanggal 26 April 2013 (“RUPS Tahunan”).

Prosedur pelaksanaan RUPS Tahunan

Prosedur penyelenggaraan RUPS Tahunan telah memenuhi ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan peraturan di bidang Pasar Modal. Prosedur tersebut adalah sebagai berikut:

• Memberitahukan rencana penyelenggaraan RUPS Tahunan kepada Otoritas Jas Keuangan (OJK) sesuai batas waktu yang dipersyaratkan.

• Mengiklankan pengumuman mengenai akan dilaksanakannya RUPS Tahunan dalam 2 harian berbahasa Indonesia dan 1 harian berbahasa Inggris, sesuai batas waktu yang dipersyaratkan.

• Mengiklankan panggilan RUPS Tahunan kepada para Pemegang Saham dalam 2 harian berbahasa Indonesia dan 1 harian berbahasa Inggris, sesuai batas waktu yang dipersyaratkan.

• Mengumumkan hasil RUPS Tahunan dalam 2 surat kabar berbahasa Indonesia dan 1 surat kabar berbahasa Inggris, sesuai batas waktu yang dipersyaratkan.

Pemungutan Suara

Perusahaan memiliki 2 jenis saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham yang terdiri dari:

• Saham seri A dwiwarna

• Saham seri B

Perusahaan memberikan hak-hak istimewa kepada pemegang Saham “Seri A” dan hanya khusus dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. Hak dan batasan yang berlaku pada saham “Seri B” juga berlaku bagi saham “Seri A”.

Hak-hak istimewa dimaksud adalah untuk:

(i) Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi

(ii) Menyetujui perubahan Anggaran Dasar termasuk perubahan modal

(iii) Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pemisahan Perseroan, pengajuan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit, dan pembubaran

(iv) Meminta laporan dan penjelasan mengenai hal tertentu kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan khususnya peraturan di bidang Pasar Modal.

Sesuai dengan Pasal 25 ayat 13 Anggaran Dasar Perseroan, tata cara pemungutan suara yang dilakukan dalam pelaksanaan RUPS adalah secara lisan kecuali apabila Pimpinan Rapat menentukan lain.

Tata Kelola Perusahaan

Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan

Pemungutan suara secara lisan dilakukan dengan

“Mengangkat Tangan” dengan prosedur sebagai berikut:

1. Mereka yang memberikan suara Tidak Setuju akan diminta untuk mengangkat tangan dan menyerahkan kartu suaranya.

2. Mereka yang tidak memberikan Suara (Abstain) diminta untuk mengangkat tangan dan menyerahkan kartu suaranya.

a. Sesuai dengan Pasal 25 ayat 11 Anggaran Dasar Perseroan, Suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.

b. Selanjutnya jumlah suara yang tidak setuju akan diperhitungkan dengan suara yang sah dan selisihnya merupakan jumlah suara yang setuju.

Apabila terdapat peserta Rapat yang kehadirannya telah diperhitungkan dalam menentukan kuorum, namun tidak berada di ruangan Rapat pada saat pemungutan suara dilakukan, maka yang bersangkutan dianggap menyetujui segala keputusan yang diambil dalam Rapat. Perseroan memberikan hak yang setara kepada seluruh pemegang saham, tanpa membedakan jumlah, jenis dan kelas saham yang dimiliki.

Pelaksanaan RUPS

RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2013 dihadiri oleh 83,679% atau seluruhnya berjumlah 18.945.708.289 (delapan belas miliar sembilan ratus empat puluh lima juta tujuh ratus delapan ribu dua ratus delapan puluh sembilan) saham dari seluruh Pemegang Saham. Hal ini berarti telah memenuhi ketentuan AD Pasal 25 mengenai kuorum, hak suara dan keputusan dalam RUPS. RUPS telah memutuskan hal-hal sesuai dengan agenda rapat.

Agenda RUPS Tahunan :

1. Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2012 termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan

Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012;

2. Persetujuan Laporan Kegiatan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan tahun buku 2012, dan Pengesahan Laporan Keuangan PKBL Tahun Buku 2012;

3. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2012;

4. Penunjukkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Untuk Memeriksa Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2013;

5. Penetapan Tantiem Tahun Buku 2012, Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan lainnya bagi Direksi dan Dewan Komisaris Tahun Buku 2013;

6. Perubahan Susunan Kepengurusan Perseroan;

7. Perubahan Nomenklatur anggota-anggota Direksi Perseroan;

8. Pelimpahan Kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk melaksanakan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam rangka pelaksanaan program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP);

9. Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-03/MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara tanggal 29 Maret 2012 dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN tanggal 24 Agustus 2012;

10. Persetujuan Perubahan Iuran Program Pensiun;

11. Persetujuan Pendanaan/Pembiayaan Dalam Rangka Pengembangan Usaha, melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan/atau Instrumen Pinjaman.

Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 April 2013 adalah:

Agenda 1

Pengambilan keputusan agenda 1 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara Yang

Hadir Jumlah Suara Abstain

Jumlah Suara Tidak

Setuju Jumlah Suara Setuju Total Suara Setuju

(1) (2) (3) (4) (2)+(4)

18.945.708.289 1.648.000 0 18.944.060.289 18.945.708.289

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan

Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

1. Menyetujui dan mengesahkan:

a. Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2012, termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2012;

b. Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny berafiliasi dengan Deloitte Touche Tohmatsu sebagaimana dalam laporannya No. GA113/0142/GIA/OS tertanggal 26 Maret 2013, dengan pendapat “wajar tanpa pengecualian dalam

semua hal yang material posisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., dan entitas anak tanggal 31 Desember 2012, 1 Januari 2012/31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011/31 Desember 2010 dan hasil usaha, serta arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan Indonesia”.

2. Memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir 31 Desember 2012, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2012 dan 2011.

Agenda 2

Pengambilan keputusan agenda 2 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 1.648.000 0 18.944.060.289 18.945.708.289

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan/”PKBL” tahun buku 2012 termasuk Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny berafiliasi dengan Deloitte Touche Tohmatsu sebagaimana dalam Laporannya No. GA113 0208 PKBLGIA OS tertanggal 26 Maret 2013.

2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan PKBL yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 sejauh tindakan tersebut tercermin di Laporan Pelaksanaan PKBL Tahun 2012.

Agenda 3

Pengambilan keputusan agenda 3 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 137.107.500 85.000 18.808.515.789 18.945.623.289

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Tata Kelola Perusahaan

Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan

Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan tahun buku 2012 sebesar USD 110.598.370,00 sebagai berikut:

1. Dividen sebesar 0%;

2. Sebesar 5% dari Laba Yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2012 atau sebesar USD 5.529.919,00 digunakan untuk Cadangan Wajib Perseroan.

3. Sebesar 95% dari Laba Yang Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2012 atau sebesar USD 105.068.451,00 digunakan untuk Cadangan Lainnya.

Untuk Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ini, Perseroan tidak mengalokasikan Laba Bersih tahun 2012 untuk sumber dana PKBL, tetapi Perseroan akan membentuk cadangan biaya tahun 2013 untuk Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang besarnya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Perseroan

Agenda 4

Pengambilan keputusan agenda 4 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara Yang Hadir

Jumlah Suara Abstain

Jumlah Suara Tidak Setuju

Jumlah Suara Setuju

Total Suara Setuju

(1) (2) (3) (4) (2)+(4)

18.945.708.289 137.107.500 0 18.808.600.789 18.945.708.289

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan pemilihan/seleksi atas Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2013 dan Laporan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2013 dan penetapannya harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham seri A Dwiwarna, dengan ketentuan Dewan Komisaris harus mengajukan usulan Kantor Akuntan Publik tersebut kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dalam waktu 2 (dua) bulan setelah ditutupnya Rapat.

Agenda 5

Pengambilan keputusan agenda 5 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara Yang

Hadir Jumlah Suara Abstain

Jumlah Suara Tidak

Setuju Jumlah Suara Setuju Total Suara Setuju

(1) (2) (3) (4) (2)+(4)

18.945.708.289 137.107.500 631.835 18.807.968.954 18.945.076.454

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

1. Menetapkan gaji Direktur Utama Perseroan tahun 2013 sebesar Rp 138.500.000,00 per bulan, sedangkan gaji Direktur dan honorarium Dewan Komisaris mengikuti ketentuan sebagai berikut:

- Direktur : 90% gaji Direktur Utama

- Komisaris Utama : 40% gaji Direktur Utama - Komisaris : 36% gaji Direktur Utama

2. Menetapkan tantiem atas kinerja Perseroan tahun buku 2012 untuk Direksi dan Dewan Komisaris sebesar Rp 18.838.000.000,00, yang dibagi untuk Direktur Utama, anggota Direksi, Komisaris Utama, anggota Dewan Komisaris masing-masing 100%, 90%, 40%, 36% dan dibagikan secara proporsional sesuai dengan masa bakti yang bersangkutan pada tahun 2012. Pajak Penghasilan atas tantiem dibebankan kepada penerima dan tidak boleh dibebankan sebagai biaya Perseroan.

3. Menetapkan tunjangan dan fasilitas Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tahun 2013 sama dengan tahun sebelumnya sesuai pada ketentuan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-07/MBU/2010 tanggal 27 Desember 2010.

Agenda 6

Pengambilan keputusan agenda 6 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 10.819.000 453.112.747 18.481.776.542 18.492.595.542

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

A 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Tuan Sonatha Halim Yusuf sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak tanggal 16 Januari 2013, sehubungan dengan surat Menteri BUMN No. SR-49/MBU/2013 tanggal 28 Januari 2013, perihal Perubahan Anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikirannya selama masa bakti sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan.

2. Mengangkat Tuan Bagus Rumbogo, sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan sesuai surat

Menteri BUMN No. SR-117/MBU/2013 tanggal 20 Februari 2013 perihal Perubahan Anggota Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu waktu dapat memberhentikan yang bersangkutan sebelum masa jabatannya berakhir.

3. Memberhentikan dengan hormat Tuan Bambang Wahyudi dari jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan sesuai surat Menteri BUMN No. SR-216/MBU/2013 tanggal 8 (delapan) April 2013 perihal Perubahan Anggota Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikirannya selama masa bakti sebagai anggota Dewan Komisaris.

4. Mengangkat Tuan Chris Kanter sebagai anggota Dewan Komisaris Independen Perseroan sesuai surat Menteri BUMN No. SR-216/MBU/2013 tanggal 8 April 2013 perihal Perubahan Anggota Dewan Komisaris Perseroan, terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan yang bersangkutan sebelum masa jabatannya berakhir.

5. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat ini menjadi sebagai berikut:

a. Tuan Bambang Susantono sebagai Komisaris Utama;

b. Nyonya Betti Setiastuti Alisjahbana sebagai Komisaris Independen;

c. Tuan Peter Frans Gontha sebagai Komisaris Independen;

d. Tuan Wendy Aritenang sebagai Komisaris;

e. Tuan Doktorandus Bagus Rumbogo sebagai Komisaris;

f. Tuan Chris Kanter sebagai Komisaris Independen.

Tata Kelola Perusahaan

Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan

6. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan hak subtitusi untuk menyatakan dalam akta notaris tersendiri mengenai keputusan dalam agenda Rapat ini dan melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan

keputusan ini sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk untuk mendaftarkan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan.

B 1. Memberhentikan dengan hormat Tuan Elisa Lumbantoruan dari jabatannya sebagai anggota Direksi Perseroan sesuai surat Menteri BUMN No. SR-286/MBU/2013 tanggal 23 April 2013 perihal Perubahan susunan kepengurusan dan Nomenklatur Anggota-anggota Direksi Perseroan, terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikirannya selama masa bakti sebagai anggota Direksi.

2. Mengangkat Tuan Meijer Frederik Johannes, sebagai Direktur yang merupakan Direktur Tidak Terafiliasi dalam rangka memenuhi ketentuan Pasar Modal, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan yang bersangkutan sebelum masa jabatannya berakhir.

Apabila yang bersangkutan masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari jabatannya tersebut. Pengangkatan ini berlaku efektif setelah ditetapkannya keputusan tentang pemberhentian yang bersangkutan dari jabatannya saat ini.

Agenda 7

Pengambilan keputusan agenda 7 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 1.264.000 387.453.500 18.556.990.789 18.558.254.789

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

1. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

- semula Direktur Utama tetap Direktur Utama;

- semula Direktur Keuangan menjadi Direktur;

- semula Direktur Layanan menjadi Direktur;

- semula Direktur Pemasaran dan Penjualan menjadi Direktur

- semula Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum menjadi Direktur;

- semula Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada menjadi Direktur;

- semula Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko menjadi Direktur;

- semula Direktur Operasi menjadi Direktur.

2. Mengalihkan penugasan anggota-anggota Direksi Perseroan yang diangkat berdasarkan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2011 tanggal 27 April 2012 sehubungan dengan perubahan nomenklatur menjadi sebagai berikut:

a. Tuan Handrito Hardjono semula Direktur Keuangan menjadi Direktur;

b. Tuan Faik Fahmi semula Direktur Layanan menjadi Direktur;

c. Tuan Heriyanto Agung Putra semula Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum menjadi Direktur;

d. Tuan Batara Silaban semula Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada menjadi Direktur;

e. Tuan Judi Rifajantoro semula Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko menjadi Direktur;

f. Tuan Novianto Herupratomo semula Direktur Operasi menjadi Direktur.

Dengan demikian susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat ini menjadi sebagai berikut:

a. Tuan Emirsyah Satar sebagai Direktur Utama;

b. Tuan Handrito Hardjono sebagai Direktur;

c. Tuan Faik Fahmi sebagai Direktur;

d. Tuan Heriyanto Agung Putra sebagai Direktur;

e. Tuan Batara Silaban sebagai Direktur;

f. Tuan Judi Rifajantoro sebagai Direktur;

g. Tuan Novianto Herupratomo sebagai Direktur;

h. Tuan Meijer Frederik Johannes sebagai Direktur.

Adapun pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi sebagaimana dimaksud ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi Perseroan.

3. Masa jabatan Direksi Perseroan yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada jangka 2 (dua) diatas meneruskan sisa masa jabatannya sesuai dengan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2011 tanggal 27 April 2012.

4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi untuk menyatakan dalam akta notaris tersendiri mengenai keputusan dalam agenda Rapat ini dan melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan ini sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk untuk mendaftarkan susunan anggota Direksi Perseroan.

Agenda 8

Pengambilan keputusan agenda 8 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara Yang Hadir

Jumlah Suara Abstain

Jumlah Suara Tidak Setuju

Jumlah Suara Setuju

Total Suara Setuju

(1) (2) (3) (4) (2)+(4)

18.945.708.289 9.815.000 4.181.662 18.931.711.627 18.941.526.627

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menyatakan realisasi peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan Program Management and Employees Stock Option Plan (MESOP) yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 15 November 2010 dan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 26 Januari 2011, untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat ini.

Agenda 9

Pengambilan keputusan agenda 9 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara Yang Hadir

Jumlah Suara Abstain

Jumlah Suara Tidak Setuju

Jumlah Suara Setuju

Total Suara Setuju

(1) (2) (3) (4) (2)+(4)

18.945.708.289 1.264.000 251.994.000 18.692.450.289 18.693.714.289

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Tata Kelola Perusahaan

Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan

Menyetujui pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN sebagai berikut:

1. Peraturan Menteri BUMN No. PER-03/MBU/2012 tanggal 29 Maret 2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan BUMN;

2. Peraturan Menteri BUMN No. PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ Pendukung -Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN.

Agenda 10

Pengambilan keputusan agenda 10 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 146.662.500 304.467.412 18.494.578.377 18.641.240.877

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Menyetujui perubahan Iuran Program Pensiun yaitu (i) Iuran Perusahaan semula 5,5% (lima koma lima persen) menjadi 7% (tujuh persen); (ii) Iuran Pegawai yang semula 2% (dua persen) menjadi 3% (tiga persen).

Agenda 11

Pengambilan keputusan agenda 10 ini dilakukan dengan pemungutan suara dengan detail sebagai berikut:

Jumlah Suara

18.945.708.289 10.819.000 140.991.662 18.793.897.627 18.804.716.627

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS.

Menyetujui rencana pengembangan usaha Perseroan melalui penambahan armada pesawat, mesin maupun aset lainnya dan penguatan kebutuhan modal Perseroan dengan model pendanaan melalui pinjaman komersial, penerbitan obligasi dan/atau penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT).

Terhadap rencana tersebut Direksi perlu menyiapkan kajian dan rencana pelaksanaan secara komprehensif sehingga diperoleh waktu yang tepat untuk pelaksanaan pada

harga yang wajar, dengan tetap memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam RUPS tersebut Direksi juga menyampaikan laporan-laporan sebagai berikut:

1. Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Saham Perdana.

Pada awal tahun 2011, Garuda Indonesia telah berhasil mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek. Dari hasil penjualan saham, Garuda Indonesia berhasil memperoleh dana sebesar Rp 3.187.000.000.000,00.

Garuda Indonesia berkomitmen untuk memaksimalkan dana hasil Initial Public Offering (IPO), sebesar 80%

digunakan untuk ekspansi usaha, pengembangan rute dan armada baru, serta 20% digunakan untuk membiayai belanja modal Perseroan maupun Anak

Penggunaan dana yang telah terpakai sampai dengan tahun 2012 sebesar:

a. Rp 2.055.000.000.000,00 untuk pengembangan armada baru yaitu untuk mendanai Pre-Delivery Payment (“PDP”), security deposit dan biaya lain terkait pengembangan armada

b. Rp 461.002.000.000,00 untuk belanja modal Perseroan

Dengan demikian sisa dana hasil Penawaran Umum yang belum digunakan per 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp 176.022.000.000,00, yang seluruhnya dialokasikan untuk membiayai belanja modal investasi kepada anak perusahaan.

Realisasi Penggunaan Dana IPO per 31 Desember 2012.

Rencana penggunaan dana menurut prospektus:

a. Pengembangan Armada (80%)

- Pre Delivery Payment Rp 2.079.552,00 - Security Deposit dan biaya lain terkait

pengembangan armada Rp 470.064,00 Sub Total sebesar Rp 2.549.616,00.

b. Belanja modal Perseroan (20%) - Perseroan Rp 461.184,00 - Anak Perusahaan Rp 176.220,00 Sub Total Rp 637.404,00. Sehingga total keseluruhan sebesar Rp 3.187.020,00.

Realisasi Penggunaan Dana Menurut Prospektus a. Pengembangan Armada (80%)

- Pre Delivery Payment Rp 2.079.552,00 - Security Deposit dan biaya lain terkait

pengembangan armada Rp 470.064,00 Sub Total sebesar Rp 2.549.616,00.

b. Belanja modal Perseroan (20%) - Perseroan Rp 461.184,00 - Anak Perseroan nihil

Sub Total Rp 461.184,00. Sehingga total keseluruhan sebesar Rp 3.010.800,00.

Sisa Dana Hasil Penawaran Umum adalah sebagai berikut :

- Anak Perseroan Rp 176.220,00

Sehingga sisa total seluruhnya Rp 176.220,00.

2. Laporan Perkembangan Tambahan Penyertaan Modal Negara.

Pada tanggal 28 Juni 2012, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pengeluaran saham baru oleh Perseroan yang akan diambil bagian seluruhnya oleh Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari tambahan penyertaan modal negara atas aset berupa unit jet engine test cell eks Protocol Loan Perancis yang pengadaannya melalui DIP Departemen Perhubungan tahun 1982/1983 (sesuai surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-124/MK.016/1993 tanggal

Pada tanggal 28 Juni 2012, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pengeluaran saham baru oleh Perseroan yang akan diambil bagian seluruhnya oleh Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari tambahan penyertaan modal negara atas aset berupa unit jet engine test cell eks Protocol Loan Perancis yang pengadaannya melalui DIP Departemen Perhubungan tahun 1982/1983 (sesuai surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-124/MK.016/1993 tanggal

Dalam dokumen Connecting Diversity. Laporan Tahunan 2013 (Halaman 163-176)