jaringan penerbangan maskapai SkyTeam dengan kenyamanan dan kemudahan
optimal.
Langkah Strategis Memperkuat Pertumbuhan Bergabungnya Garuda Indonesia dengan SkyTeam
merupakan sebuah keputusan strategis yang dapat menjadi landasan untuk memperkuat pertumbuhan Perusahaan di masa depan.
Pada tanggal 5 Maret 2014, Garuda Indonesia akan resmi menjadi anggota ke-20 aliansi SkyTeam, sebuah aliansi kerjasama penerbangan antar maskapai penerbangan di dunia. Garuda Indonesia memilih untuk bergabung dengan SkyTeam, satu di antara tiga aliansi maskapai penerbangan dunia, karena jaringan penerbangan SkyTeam dan Garuda Indonesia bisa saling melengkapi.
Maskapai-maskapai penerbangan yang menjadi anggota SkyTeam dapat mengembangkan bisnisnya bersama-sama secara terintegrasi. Garuda Indonesia melihat adanya peluang pertumbuhan usaha yang begitu besar dengan bergabung ke SkyTeam.
Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan
V :
V
SKYTEAM BLOCKMARK SLOGAN Nº dossier :
Date : 09/12/10 alidation DA/DC alidation Client
100 80 0 30
S K Y T E A M
BUFFER SPACE
beberapa touch point sebagai berikut: check-in baggage, drop-off baggage, ticket office queueing, passport control, security lines, boarding, transfer desk & baggage handling. Terkait hal tersebut, Garuda Indonesia harus mempertahankan kualitas layanannya pada level terbaik dunia untuk dapat terus berada dalam aliansi SkyTeam.
Kedua. Maskapai-maskapai yang tergabung dalam SkyTeam dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman, sehingga secara bersama-sama semua maskapai tersebut dapat mengembangkan layanannya secara maksimal.
Ketiga. Sinergi antar maskapai SkyTeam akan menciptakan efisiensi biaya yang signifikan. Sebagai contoh, Garuda Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas di bandara secara bersama-sama dengan anggota lainnya.
Keempat. Garuda Indonesia juga akan mendapatkan keuntungan intangible yang sangat penting untuk kesinambungan usahanya, yakni Brand Value. Garuda Indonesia sebagai sebuah brand akan semakin kuat di mata dunia.
Secara garis besar, bergabung dengan SkyTeam sejalan dengan strategi jangka panjang Garuda Indonesia dan mendukung upayanya untuk mencapai target Quantum Leap 2011-2015.
SkyTeam membawa lebih dari seribu destinasi baru di seluruh dunia bagi Garuda Indonesia, dengan demikian jaringan penerbangan yang dapat dinikmati oleh pelanggan Garuda Indonesia menjadi semakin luas. Namun bukan ini saja keuntungan yang dapat diraih Garuda Indonesia dari SkyTeam.
Di lain pihak, penumpang dari maskapai lain dalam aliansi SkyTeam akan semakin mudah untuk melakukan perjalanan ke berbagai destinasi dalam negeri yang dilayani oleh Garuda Indonesia. Hal ini berarti potensi Garuda Indonesia untuk meraih penumpang dari luar negeri akan semakin besar. Pendapatan Garuda Indonesia diproyeksikan meningkat antara 10 hingga 15 persen setelah Garuda Indonesia bergabung dengan SkyTeam.
Di luar hal-hal tersebut di atas, ada hal-hal lain yang sama pentingnya bagi masa depan Garuda Indonesia.
Pertama. Kualitas layanan yang dapat dinikmati pelanggan Garuda Indonesia akan meningkat secara signifikan, antara lain melalui layanan premium SkyPriority. SkyPriority menawarkan kemudahan akses di bandara bagi high value customers yang meliputi penumpang Elite Plus, First Class dan Business Class. Akses tersebut dapat dirasakan oleh high value customers dengan tersedianya priority pada
Laporan Keuangan Konsolidasian
Data Perusahaan
SkyTeam
Kenyamanan Jaringan SkyTeam
Dengan bergabung ke SkyTeam, Garuda Indonesia dapat memberi manfaat lebih bagi para penumpangnya dalam bentuk jaringan penerbangan ke seluruh penjuru dunia yang dirancang untuk memberi kenyamanan optimal dalam perjalanan, baik sebelum keberangkatan, saat transit, hingga kedatangan.
Salah satu bentuk layanan yang disediakan SkyTeam dan maskapai-maskapai anggotanya adalah proses transfer penumpang dan bagasi dari penerbangan yang satu ke penerbangan berikut dengan cara yang cepat dan nyaman.
Selain pilihan jadwal lebih beragam dan jaringan penerbangan yang sangat luas, serta pengelolaan yang profesional, maka kemana pun tujuan penerbangannya,
Semua fasilitas bersama anggota SkyTeam menyediakan layanan check-in, premium customer check-in, transfer desks dan lounge. Untuk memperlancar proses transfer, maskapai anggota SkyTeam membuka layanan transfer kiosk di beberapa bandara. Bila penumpang ketinggalan pesawat, maka transfer kiosk ini dapat membantu memberikan boarding pass baru untuk penerbangan alternatif, serta memberikan layanan lain yang dibutuhkan penumpang sambil menunggu keberangkatan.
SkyTeam Lounge
Sejak bergabung dengan SkyTeam ada banyak fasilitas baru yang dapat dinikmati oleh penumpang Garuda Indonesia.
Salah satunya adalah SkyTeam Lounge.
para penumpang akan mendapatkan layanan proses reservasi antar connecting flight yang dirancang sederhana dan mengutamakan kenyamanan penumpang pesawat.
SkyTeam terus menerus meninjau jaringan penerbangan global yang dimilikinya untuk menemukan destinasi-destinasi baru dan meningkatkan kualitas dari bandara-bandara di destinasi yang sudah ada. SkyTeam
mengupayakan proses transfer dan check-in yang cepat dan nyaman di setiap bandara yang disinggahi oleh maskapai-maskapai penerbangan anggotanya. Dengan demikian, penumpang Garuda Indonesia dapat menikmati
Ada lebih dari 530 lounge eksklusif di seluruh penjuru dunia tersedia bagi penumpang Garuda Indonesia. Semua lounge yang dimiliki oleh maskapai-maskapai yang menjadi anggota SkyTeam dirancang untuk memberi standar kenyamanan dan layanan yang konsisten, antara lain suasana lounge yang nyaman dan tenang, staff yang ramah, sopan dan profesional, serta fasilitas yang memenuhi syarat yang diajukan oleh SkyTeam.
SkyTeam menyadari bahwa lounge bukan sekedar ruang tunggu keberangkatan namun harus memberi manfaat
Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan
Oleh sebab itu, selain menyediakan layanan makanan dan minuman, lounge-lounge tersebut harus memiliki layanan yang mendukung keperluan bisnis, seperti koneksi wi-fi yang dapat diandalkan.
SkyTeam mensyaratkan seluruh anggotanya untuk saling bekerja sama dalam penggunaan lounge. Dengan demikian, penumpang dari setiap maskapai SkyTeam dapat menggunakan fasilitas lounge dari maskapai anggota SkyTeam lainnya.
Penumpang yang berhak menggunakan fasilitas lounge, atau Lounge Access, dari maskapai anggota SkyTeam adalah para pemegang SkyTeam Frequent Flyer Elite Plus, penumpang First Class dan penumpang Business Class.
SkyTeam Lounge Access
Fasilitas SkyTeam Lounge Access diberikan kepada penumpang premium pada hari keberangkatan, baik untuk penerbangan transit dari dalam atau ke luar negeri yang menggunakan maskapai anggota SkyTeam. Fasilitas ini dapat dinikmati penumpang mulai dari 24 jam sebelum keberangkatan.
Tentang SkyTeam
SkyTeam didirikan oleh empat maskapai penerbangan dunia, yakni Aeromexico, Air France, Delta Air Lines dan Korean Air pada bulan Juni tahun 2000. Pada tahun 2013, SkyTeam tumbuh menjadi sebuah aliansi beranggotakan 19 maskapai penerbangan, yang menawarkan lebih dari 1.000 destinasi, serta frekuensi penerbangan yang lebih tinggi dan konektivitas yang lebih luas. Dalam sepuluh tahun terakhir, di saat dunia penerbangan global sedang menghadapi tantangan, SkyTeam justru berhasil menggandakan jumlah penerbangan dan jumlah destinasinya.
Dalam mengembangkan jaringan penerbangannya, sebagaimana yang terlihat dari keragamannya, SkyTeam berfokus pada pertumbuhan jaringan yang tidak hanya semakin luas namun juga saling melengkapi. SkyTeam juga
merancang berbagai program menarik dan kemudahan bagi penumpang maskapai penerbangan anggotanya.
Baik untuk perjalanan bisnis maupun perjalanan pribadi, SkyTeam memberikan pilihan yang lebih beragam dan lebih nyaman bagi penumpang pesawat. Di masa mendatang, seiring dengan pertumbuhannya SkyTeam akan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, sambil tetap berpegang pada semboyannya: Caring more about you.
Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan
Passenger Service System (PSS) adalah salah satu sistem utama sebuah maskapai penerbangan. PSS adalah sistem yang digunakan untuk melayani penumpang mulai dari tahapan penjualan di reservasi, ticketing, hingga tahapan check-in di bandara. Sistem PSS ini juga digunakan untuk pengaturan schedule penerbangan, inventory, alokasi seat di pesawat, pengelolaan fare & pricing, pengelolaan bagasi penumpang, pengelolaan code share dan interline, serta layanan-layanan lainnya.
Pada umumnya PSS juga terintegrasi dengan sistem dan aplikasi lain seperti Revenue Management System, Revenue Accounting System, Scheduling System, Data Warehouse, Pricing Engine, Internet Booking Engine, Catering System, dan sistem-sistem lainnya yang saling mendukung untuk memberikan layanan kepada penumpang dan mengoptimalkan pendapatan bagi maskapai. Selain itu, PSS juga terhubung dengan sistem pihak ke-3 seperti Global Distribution System (GDS) untuk penjualan di travel agent dan PSS maskapai lain yang bekerja sama untuk keperluan code share, interline, dan lainnya.
Pada tahun 2013, Garuda Indonesia telah berhasil migrasi ke sistem PSS baru bernama Altèa yang dikembangkan oleh Amadeus dan telah digunakan oleh 8 dari 16 maskapai yang tergabung dalam SkyTeam. Sistem Altèa-Amadeus juga digunakan lebih dari 160 maskapai yang ada di seluruh dunia.
Kelebihan New PSS (ALTEA)
Sistem PSS Altéa yang dikembangkan oleh Amadeus menggunakan model hosted community system, dimana pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan, dan penanganan atas masalah yang terjadi pada sistem dan hal teknis lainnya merupakan tanggung jawab penyedia
layanan PSS (Amadeus). Selain itu Amadeus telah memiliki beberapa customer yang tergabung menjadi satu komunitas pengguna layanan PSS. Komunitas inilah yang menjadi pendorong pengembangan dan sumber inisiatif agar sistem bisa mengikuti dan memiliki fungsionalitas terbaik dan best practice PSS. Pada komunitas ini maskapai-maskapai dapat bertukar pikiran dan bekerja sama untuk melakukan pengembangan sistem ke depan agar dapat lebih kompetitif. Oleh karena itu, maskapai tidak perlu lagi berinvestasi untuk keperluan infrastruktur sistem karena penyedia layanan PSS telah memiliki kesadaran dan selalu cepat tanggap untuk memenuhi ketentuan standar industri tepat pada waktunya. Di sisi lain, maskapai dapat lebih fokus untuk melakukan pengembangan bisnis dan kebijakan/prosedur guna meningkatkan pendapatan dan tidak perlu dipusingkan lagi dengan masalah-masalah teknis pengembangan yang menjadi kewajiban penyedia layanan. Maskapai akan mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk berinovasi menggunakan sistem yang sudah siap dari segi fungsionalitas untuk menghadapi kompetisi dengan pesaing-pesaingnya dan memperoleh peningkatan pendapatan.
Berada di dalam sistem yang memiliki banyak customer juga berarti bahwa segala bentuk koneksi antar sistem dengan sistem/aplikasi pihak ketiga yang pernah dibuat untuk salah satu maskapai anggota komunitas pengguna layanan PSS (baik sistem milik internal maupun eksternal/partner), dapat digunakan juga oleh anggota komunitas lainnya tanpa harus melakukan pengembangan lagi dari awal. Hal ini memberikan efisiensi yang cukup besar, bukan hanya dari sisi biaya tetapi juga waktu dan sumber daya untuk pengembangan.
Laporan Keuangan Konsolidasian Data Perusahaan