• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.4 Kritik Umum Teori Harapan Rasional

2.4.3 Batasan pada Penyesuaian Perkiraan Rasional

1 0 1 1 2 0 2 1 0 1 2.11

t t t t t

H Y   Y   W  Z      

Peramalan kesalahan dapat ditunjukkan melalui persamaan berikut ini.

 

1 2 1 2.12

t t t t t

YH Y

 u  

        

Berdasarkan nilai ut dan et yang keduanya adalah kesalahan acak dengan rata-rata nol, maka harapan rasional sebagai konsep keseimbangan model dalam berbagai variabel ekonomi, menjadi harapan rasional yang tidak merupakan model keseimbangan penuh (full

equilibrium model).

2.4.3 Batasan pada Penyesuaian Perkiraan Rasional

Hipotesis perkiraan-perkiraan rasional (seperti yang telah kita tegaskan), dapat dilihat sebagai pemakaian variabel-variabel yang diukur dengan proses-proses pengulangan yang stokastik. Ciri-ciri kesalahan dugaan rasional, telah didapatkan di atas dari sebuah analisis yang hanya merupakan sebuah proses. Akan tetapi, variabel perkiraannya telah dibentuk yang mungkin bukan merupakan jenis ini.

Contoh terbaru yang dibuat pada awal-awal tahun oleh pemerintahan Thatcher di Inggris dalam U.K. Pemerintahan ini berkomitmen untuk “mengikat” kebijaksanaan moneter dan fiskal. Banyak orang meragukan, bahwa kemampuan pemerintah untuk memelihara kebijaksanaan-kebijaksanaan itu dapat dilakukan dalam jangka panjang dan ada spekulasi tentang: apakah dan kapankah pembantu-pembantu

file arsip milik

PENERBIT ANDI

BAB 2--Teori Harapan Rasional

27

Nyonya Thatcher itu sendiri atau penggantinya akan meninggalkan mereka. Ada beberapa alasan yang bagus untuk mempercayai, bahwa semacam “putaran U” tidaklah terletak terlalu jauh. Signifikansi dari MPs Konservatif dan bahkan Menteri Kabinet diketahui bersikap tidak simpatik terhadap kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan. Pengangguran meningkat dengan spektakuler setelah periode Perang Dunia II. Pemerintah menyelenggarakan pemilihan yang sangat jelek. Setelah krisis Falklands tentu saja spekulasi mengenai “putaran U” benar-benar menghilang. Akan tetapi, nantinya hal ini merupakan sesuatu yang benar-benar masuk akal bagi seorang peneliti intelijen dalam mengharapkan pertumbuhan moneter yang lebih tinggi di masa yang akan datang, dibandingkan dengan yang benar-benar telah terjadi sebelumnya. Selanjutnya, hal ini benar-benar masuk akal untuk terus mengharapkannya, walaupun pertumbuhan moneter tersebut tetap saja belum muncul. Jadi, setelah melewati periode krisis Falklands, seseorang yang benar-benar berpikir rasional mungkin memperkirakan terjadi pertumbuhan moneter pada masa yang akan datang, karena dia menambahkan kemungkinan yang tidak nol pada sebuah “putaran U”. Kesalahan perkiraannya selama periode ini setidak-tidaknya tidak mendapatkan rata-rata nol.

Contoh yang lebih baru, dipaparkan pada kutipan berikut ini.

Satu produk dari analisis kami adalah untuk mengilustrasikan sebuah batasan dari banyak pekerjaan yang terbaru pada perkiraan-perkiraan rasional. Satu jalan yang dikonsepkan telah dibuat operasional, yaitu dengan mengenali secara rasional tentang

file arsip milik

PENERBIT ANDI

perkiraan-perkiraan. SeperƟ diketahui, perkiraan-perkiraan tersebut adalah rata-rata benar. Oleh karena itu, dilakukan dengan mengetes perkiraan-perkiraan tersebut secara rasional. Baik perbandingan perkiraan-perkiraan secara langsung atau Ɵ dak langsung dengan nilai-nilai variabel berikutnya mengenai perkiraan-perkiraan manakah yang akan dibentuk. Akan tetapi, perƟ mbangkanlah periode dari tahun 1880 sampai 1896. Hal tersebut benar-benar Ɵ dak rasional. Berdasarkan pada interpretasi bagian tersebut, para peserta dalam pasar fi nansial memperkirakan, bahwa dukungan poliƟ s yang tumbuh terhadap perak yang akan menguasai Amerika Serikat, dipisahkan dari standar emas guna mempengaruhi infl asi berikutnya. Oleh karena itu, semakin panjang defl asi terjadi, semakin banyak tekanan yang datang terhadap perak. Sehingga semakin Ɵ nggi minat seorang peneliƟ intelijen, untuk membentuk pernyataan pribadinya, bahwa infl asi bisa dikatakan Ɵ ga tahun.

SeperƟ yang terjadi, pengiriman emas telah dihindari. Hal tersebut Ɵ dak membukƟ kan bahwa orang-orang yang bertaruh dengan jalan lain adalah salah. Daripada kehilangan dua atau satu taruhan, dimana sebuah koin membukƟ kan akan membalikkan sisinya, bahwa untuk mengambil langkah pendek dari taruhan tersebut adalah merupakan hal yang salah. Dengan memberikan sebuah observasi jangka panjang dengan cukup, tentu saja, seluruh kejadian tersebut akan bisa terpelihara dan akhirnya akan terjadi keseimbangan.

file arsip milik

PENERBIT ANDI

BAB 2--Teori Harapan Rasional

29

Dalam pengalamannya menurut data yang kami peroleh melipuƟ : ada beberapa bagian independen yang cukup dan hal ini cocok untuk dites secara rasional dari perkiraan-perkiraan dengan ketepatan rata-rata mereka. Akan tetapi, hal itu cukup nyaman, karena beberapa studi melipuƟ sebuah periode dengan jangka waktu yang panjang, dan tujuan kami adalah benar-benar untuk mendapatkan usulan-usulan yang bisa diterapkan untuk periode-periode yang lebih pendek (Friedman dan Schwartz, 1982: 556-557).

Poin umum yang diilustrasikan oleh kedua contoh yang spesifik ini, meliputi: banyak kejadian mengenai perkiraan-perkiraan mana yang harus dibuat, tidak dapat dengan mudah melihat pemunculan sebagai hasil dari sebuah proses, hal mana yang memungkinkan untuk dapat dilihat dan dapat dibuat. Sebaliknya, banyak peristiwa ekonomi lainnya dapat dilihat sebagai sesuatu yang unik. Atau setidak-tidaknya, hal tersebut merupakan pengecualian atau hal yang luar biasa. Dalam sudut pandang, apakah hipotesis perkiraan-perkiraan rasional itu bisa dikatakan bisa dipakai untuk kasus-kasus pengecualian seperti ini?

Poin utama yang akan dibuat di sini, adalah hal yang benar-benar nyata. Dimana hipotesis perkiraan-perkiraan rasional dapat dipakai dengan baik untuk variabel-variabel atau untuk peristiwa-peristiwa yang dapat dilihat sebagai bagian dari sebuah proses pengulangan. Akan tetapi, tingkatan peristiwa ini bisa jadi merupakan sesuatu yang lebih besar daripada yang biasanya diperkirakan. Contoh pada 30 tahun

file arsip milik

PENERBIT ANDI

terakhir, dalam kebijaksanaan Pemerintah Inggris yang cenderung untuk berpaling di antara kebijaksanaan moneter dan fiskal yang ketat ataupun yang longgar. Pada awal dari masing-masing tahapan perluasan, perubahan kebijaksanaan telah sering dipresentasikan sebagai sesuatu yang unik, sebagai sebuah percobaan yang baru dan ditegaskan, ‘sedikit untuk pertumbuhan’. Tentu saja, hal ini selalu memungkinkan untuk dianalisis dalam hal kepribadian para politisi yang terlibat dalam model tersebut, perputaran politik khusus dan sebagainya. Analisis seperti itu, akan menekankan keunikannya atau ciri-ciri pengecualiannya. Akan tetapi, pada tingkat yang lebih dalam, perubahan-perubahan kebijaksanaan seperti itu dapat dilihat sebagai bagian dari suatu proses yang biasa dan dapat diprediksikan secara rasional. Satu unsur yang merupakan keinginan pemerintah, untuk mendapatkan kegiatan ekonomi pada tingkat tinggi pada saat berlangsungnya pemilihan umum. Jadi, peristiwa yang dapat digambarkan secara unik, bisa didapatkan dari sudut pandang lain yang menjadi bagian dari sebuah proses yang berkelanjutan.

Bahkan, peristiwa-peristiwa tidak dapat dilihat dalam cara seperti ini, tidak ada alasan nyata untuk menghapuskan asumsi yang keseluruhannya merupakan sesuatu yang relevan, informasi yang tersedia akan digunakan untuk membentuk perkiraan-perkiraan. Kepercayaan seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa pemerintahan Thatcher adalah sepertinya untuk membentuk ‘putaran U’ yang agaknya dipercepat dengan sebuah ujian dari perputaran politik ditambah dengan beberapa ‘rasa’ untuk kekuatan yang akan mereka gunakan dan perlawanan yang akan mereka temukan. ‘Rasa’ ini diukur dengan pasti oleh pengalaman

file arsip milik

PENERBIT ANDI

BAB 2--Teori Harapan Rasional

31

sebelumnya dari semacam perputaran yang sama. Dalam kasus pemerintahan Thatcher, pengalaman administrasi Konservatif sebelumnya yang telah membentuk ‘putaran U’ dalam kebijaksanaan ekonominya. Bahkan, dalam kasus-kasus ini perkiraan-perkiraan dibentuk dari taksiran perputaran-perputaran yang jelas, (setelah tidak satu pun yang benar-benar serius memprediksikan sebuah pengetatan kebijaksanaan yang drastis yang telah dikejar oleh pemerintahan Thatcher), walaupun proses di balik perputaran-perputaran itu sedikit lebih sulit untuk dapat ditelaah.