Daftar Pustaka
Daradjat, Zakiah. 1995.
Daradjat, Zakiah. 1995. Metodik Khusus Pen Metodik Khusus Pengajaran Agamgajaran Agama Islam.a Islam. Jakarta: Jakarta: Bumi Aksara.
Bumi Aksara. http://d-winur
http://d-winur.blogspot.com/2009.blogspot.com/2009/05/pengertian-kd-indikator/05/pengertian-kd-indikator-materi.html-materi.html Ismail SM. 2011.
Ismail SM. 2011. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM.Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM.
Semarang: Rasail Cetakan ke-16. Semarang: Rasail Cetakan ke-16.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2003. Undang-Undang Nomor 20
Kementerian Pendidikan Nasional. 2003. Undang-Undang Nomor 20 TTahun 2003ahun 2003 tentang
tentang Sistem Sistem Pendidikan Pendidikan Nasional Nasional (SNP)(SNP)
Kementerian Pendidikan Nasional. 2005. Peraturan Pemerintah
Kementerian Pendidikan Nasional. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 19 TNomor 19 Tahunahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 22
Nomor 22 TTahun 2006 tentang Sahun 2006 tentang Standar Isi.tandar Isi.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 23
Nomor 23 TTahun 2006 tentang Sahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lutandar Kompetensi Lulusan.lusan.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 6 T
Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Merubahan Peraturan Menteri Pendidikanenteri Pendidikan Nasional Nomor 2
Nasional Nomor 24 T4 Tahun 2006.ahun 2006.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2007. Peraturan Pemerintah
Kementerian Pendidikan Nasional. 2007. Peraturan Pemerintah Nomor 55 TNomor 55 Tahunahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2010. Peraturan Presiden Nomor 5 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2010. Peraturan Presiden Nomor 5
T
Tahun 2010 tentang ahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Kementerian Agama. 2010. Peraturan Menteri Agama Nomor 16
Kementerian Agama. 2010. Peraturan Menteri Agama Nomor 16 TTahun 2010ahun 2010 tentang Pengelolaan
tentang Pengelolaan Pendidikan Agama.Pendidikan Agama. Kementerian Agama. 201
Kementerian Agama. 2011. Keputusan Menteri Agama RI 1. Keputusan Menteri Agama RI (KMA) Nomor 211(KMA) Nomor 211 T
Tahun 2011 tentang ahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Pedoman Pengembangan Standar NasionalNasional Pendidikan Ag
Glosarium
Glosarium
akhlak:
akhlak: budi pekerti, kelakuan budi pekerti, kelakuan
aktivitas:
aktivitas: keaktifan; kegiatan keaktifan; kegiatan
al-Hadis:
al-Hadis: sumber hukum Islam kedua, ucapan, sumber hukum Islam kedua, ucapan, perbuatan dan ketetapan Nabiperbuatan dan ketetapan Nabi Muhammad saw.
Muhammad saw.
al-Qur’ãn
al-Qur’ãn:: kitab suci umat Islam yang berisi pedoman hidup dan sebagai sum- kitab suci umat Islam yang berisi pedoman hidup dan sebagai sum- ber hukum Islam
ber hukum Islam yang pertamayang pertama
audio:
audio: alat peraga yang bersifat dapat didengar alat peraga yang bersifat dapat didengar
da’i:
da’i: orang yang kerjanya orang yang kerjanya berdakwahberdakwah
dakwah:
dakwah: penyiaran agama dan penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat,pengembangannya di kalangan masyarakat, seruan untuk memeluk ajaran agama
seruan untuk memeluk ajaran agama
doa:
doa: permohonan kepada Allah Swt. permohonan kepada Allah Swt.
empati:
empati: merasakan apa yang dirasakan orang lain merasakan apa yang dirasakan orang lain
faṣih:
faṣih: lancar, bersih, dan baik lafalnya lancar, bersih, dan baik lafalnya
fasilitator:
fasilitator: orang yang menyediakan fasilitas; penyedia: di dalam konsep belajar orang yang menyediakan fasilitas; penyedia: di dalam konsep belajar mandiri, guru dan sekolah tidak lagi menjadi titik pusat kegiatan, tetapi lebih mandiri, guru dan sekolah tidak lagi menjadi titik pusat kegiatan, tetapi lebih bersifat sebagai pendu
bersifat sebagai pendukung dan fasilitator kebkung dan fasilitator kebutuhan peserta didik.utuhan peserta didik.
hikmah:
hikmah: makna yang dalam, manfaat makna yang dalam, manfaat sesuatu, kebijaksanaan sesuatu, kebijaksanaan Allah Swt.Allah Swt.
ibadah:
ibadah: merendahkan diri kepada merendahkan diri kepada Allah Azza Allah Azza wa Jallawa Jalla, yaitu tingkatan tunduk, yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa
yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbahmahabbah(kecintaan) yang paling tinggi(kecintaan) yang paling tinggi
ICT:
ICT: Information and Communication Technoloy Information and Communication Technoloy; Teknolog; Teknologi i Informasi adalahInformasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data,
suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses,termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas
untuk menghasilkan informasi yang berkualitas
ijtihad:
ijtihad: berusaha dengan s berusaha dengan sungguh-sungguh ungguh-sungguh untuk untuk mencari hukum baru mencari hukum baru yangyang belum terdapat pada
belum terdapat padaal-Qur’ãnal-Qur’ãn dan hadis dan hadis
iman:
iman: kepercayaan kepercayaan
implementasi:
implementasi: pelaksanaan; penerapan pelaksanaan; penerapan
inovatif:
inovatif: bersifat memperkenalkan s bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; beresuatu yang baru; bersifat pembaruansifat pembaruan (kreasi baru)
instrumen:
instrumen: alat yag dipakai untuk mengerjakan sesuatu, misal: penilaian alat yag dipakai untuk mengerjakan sesuatu, misal: penilaian
intelektual:
intelektual: cerdas, berakal, dan berpikiran jernih cerdas, berakal, dan berpikiran jernih berdasarkan ilmuberdasarkan ilmu pengetahuan; yang memp
pengetahuan; yang mempunyai kecerdasan tinggi; cenunyai kecerdasan tinggi; cendekiawandekiawan
interaksi:
interaksi: hal saling hal saling melakukan aksi, berhubungan, mempengaruhi;melakukan aksi, berhubungan, mempengaruhi; antarhubungan
antarhubungan
intisari:
intisari: isi yang paling pokok atau penting; pokok isi; sari; pati; isi yang paling pokok atau penting; pokok isi; sari; pati; sari patisari pati
jenazah:
jenazah: mayat, jasad orang yang telah meninggal mayat, jasad orang yang telah meninggal
jujur:
jujur: lurus hati, tidak lurus hati, tidak berbohong, kesesuaian antara perkataan dan perbuatanberbohong, kesesuaian antara perkataan dan perbuatan
kandungan:
kandungan: makna, maksud, isimakna, maksud, isi
karakter:
karakter: perangai; watak; budi pekerti; perbuatan yang selalu dilakukan; perangai; watak; budi pekerti; perbuatan yang selalu dilakukan; kelakuan; tingkah laku
kelakuan; tingkah laku
khatib:
khatib: orang yang berkhutbah orang yang berkhutbah
kisah:
kisah: cerita tentang kejadian (riwayat dsb.) cerita tentang kejadian (riwayat dsb.)
kitab suci:
kitab suci:
buku yang berisi rman-rman Allah Swt. yang diberikan kepada buku yang berisi rman-rman Allah Swt. yang diberikan kepada
para nabi-Nya (
para nabi-Nya (Taurat Taurat ,, Zabur Zabur ,, Injil Injil, dan, dan al-Qur’ãnal-Qur’ãn))
kompetensi:
kompetensi: kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan, keterampilan
pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam dan sikap kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaanmenyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar performa
atau tugas sesuai dengan standar performa yang ditetapkanyang ditetapkan
konkret:
konkret: nyata; benar-benar ada (berwujud, dapat dilihat, nyata; benar-benar ada (berwujud, dapat dilihat, diraba, dsb)diraba, dsb)
konsep:
konsep: rancangan; ide, dsb rancangan; ide, dsb
konsisten:
konsisten: tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek
kreatif:
kreatif: memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan
lingkungan:
lingkungan: daerah (kawasan dsb) yang termasukdi daerah (kawasan dsb) yang termasukdi dalamnyadalamnya
mu’amalah:
mu’amalah: melakukan interkasi sosial yang melakukan interkasi sosial yang meliputi jual beli, meliputi jual beli, sewa-menyewa,sewa-menyewa, pinjam-meminjam, dan utang
pinjam-meminjam, dan utang-piutang-piutang
muhajir�n
muhajir�n
:: kaum Mekkah yang ikut kaum Mekkah yang ikut hijrah bersama Rasulullah sawhijrah bersama Rasulullah saw. ke Madinah. ke Madinahmusyawarah:
musyawarah: pembahasan bersama pembahasan bersama dengan maksud mencapai dengan maksud mencapai keputusan ataskeputusan atas penyelesaian masalah
penyelesaian masalah
nabi:
nabi: orang yang menjadi orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyu-Nyapilihan Allah untuk menerima wahyu-Nya
pengetahuan:
pengetahuan: segala sesuatu yang diketahui; kepandaian segala sesuatu yang diketahui; kepandaian
persepsi:
persepsi: tanggapan (penerimaan) langsung dari sesuatu tanggapan (penerimaan) langsung dari sesuatu
profesional:
profesional: bersangkutan dengan profesi; memerlukan kepandaian khusus bersangkutan dengan profesi; memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya
untuk menjalankannya
proses:
proses: runtunan perubahan (peristiwa) dalam perkembangan sesuaturuntunan perubahan (peristiwa) dalam perkembangan sesuatu
rasul:
rasul: orang yang menerima orang yang menerima wahyu Twahyu Tuhan untuk disampaikan kepada manusiauhan untuk disampaikan kepada manusia
reeksi:
retorika:
retorika: keterampilan berbahasa secara efektif keterampilan berbahasa secara efektif
sekolah:
sekolah: bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran
menerima dan memberi pelajaran
simulasi:
simulasi: metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya
mirip dengan keadaan yang sesungguhnya
sistematis:
sistematis: teratur menurut sistem; memakai sistem; dengan cara yang diatur teratur menurut sistem; memakai sistem; dengan cara yang diatur baik-baik
baik-baik