• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

Lampiran 7 Hasil Wawancara Bapak Via Aprilian S.Kom (Guru)

Hasil Wawancara Guru Nama : Via Aprilian. S.Kom

Tanggal/Waktu : 28 September 2016/16.49 Tempat : Ruang guru

1. Apakah dalam bekerja Ibu/Bapak membutuhkan motivasi ? Jika iya, apa alasan Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Menurut saya kalau bekerja memang harus ada motivasi, motivasi yang diberikan dan diharapkan kepada siswa dalam mengajar di kelas.

2. Apakah motivasi yang dibutuhkan muncul dari dalam diri atau dari luar diri Bapak/Ibu?

Jawaban:

Motivasi yang pertama dan paling utama berasal dari luar yaitu keluarga saya sendiri. Setelah itu motivasi berasal dari dalam diri saya yaitu bagaimana keikhlasan dan kepuasan batin saya dalam mengajar anak murid di kelas. 3. Apakah dalam bekerja Ibu/Bapak selalu dalam keadaan termotivasi ? Jawaban:

Dalam bekerja saya selalu dalam keadaan termotivasi, yang berasal dari anak murid saya sendiri.

4. Di dalam lingkungan sekolah, siapakah yang selalu memberikan motivasi kepada Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Dalam lingkungan sekolah yang selalu memberikan motivasi kepada saya yaitu orang di bagian bidang kurikulum ibu siti zubaidah beliau selalu memberikan motivasi karena dia seorang wanita yang hebat dan tangguh dan dia selalu memberikan yang terbaik untuk sekolah ini.

5. Apakah Ibu/Bapak membutuhkan motivasi dari kepala sekolah ? Jika iya, apa alasan Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Yang terpenting saya sangat membutuhkan support atau dukungan dari kepala sekolah untuk menjalankan program-program yang ada di sekolah dengan baik.

6. Apakah kepala sekolah selalu memberikan motivasi kepada Ibu/Bapak ? Jika iya, bagaimana bentuk motivasi yang diberikan ?

Jawaban:

Salah satu bentuk motivasi yang dilakukan secara langsung biasanya di akhir tahun ada semacam reward untuk guru dengan kehadiran yang maksimal. 7. Apakah motivasi dapat mempengaruhi Ibu/Bapak dalam bekerja ? Jika iya,

apa alasan Ibu/Bapak ? Jawaban:

Karena motivasi yang dimaksud adalah memberikan semangat kepada saya atau guru-guru yang lain supaya bisa lebih baik lagi kedepannya.

8. Apa sajakah yang dapat mempengaruhi motivasi Ibu/Bapak dalam bekerja ? Jawaban:

Motivasi yang mempengaruhi dalam bekerja saya adalah saya berharap bagaimana menjadikan anak didik mempunyai cita-cita yang diinginkan dan memberikan semangat kepada orangtua bahwa dalam mendidik anak di sekolah memiliki manfaat yang sangat banyak.

9. Apakah motivasi yang muncul dari luar dapat mempengaruhi Ibu/Bapak dalam bekerja ? Jika iya, bentuk motivasi seperti apa ?

Jawaban:

Bentuk motivasi dari luar biasanya berasal dari sekolah lain, misalnya sudah menjalankan pembelajaran tersebut tetapi kita belum, sampai saat itu saya termotivasi bagaimana caranya agar mencapai target keberhasilan anak didik dengan sekolah lain.

10. Apakah komunikasi yang dilakukan kepala sekolah kepada Ibu/Bapak dapat mempengaruhi motivasi Ibu/Bapak ? Jika iya, apa alasan Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Menurut saya sendiri, dalam berkomunikasi interpersonal dengan kepala sekolah tidak sampai mempengaruhi motivasi saya dalam bekerja.

11. Apakah Ibu/Bapak merasakan manfaat motivasi dalam bekerja ? Jawaban:

Manfaat yang dapat dirasakan oleh saya adalah selalu muncul ide-ide jika saya termotivasi dalam bekerja.

12. Apakah motivasi dapat meningkatkan kinerja Ibu/Bapak di sekolah ? Jika iya, bentuk peningkatan seperti apa yang Ibu/Bapak rasakan ?

Jawaban:

Bentuk peningkatan dalam kompetensi mengajar di kelas agar lebih baik lagi. 13. Apakah kepala sekolah sudah menunjukan dirinya sebagai komunikator yang

baik ? Jawaban:

Untuk selama ini kepala sekolah, secara tidak langsung selalu menunjukkan komunikator sangat baik yang selalu memberikan pengarahan secara jelas dan sesuai.

14. Apakah dalam berkomunikasi kepala sekolah menunjukan dirinya sebagai motivator ?

Jawaban:

Kalau dikatakan kepala sekolah menjadi motivator tidak.

15. Apakah dalam berkomunikasi kepala sekolah selalu menggunakan bahasa yang lembut ?

Jawaban:

Bahasa komunikasi yang digunakan kepala sekolah secara santai akan tetapi bukan berarti lembut.

16. Apakah dalam berkomunikasi kepala sekolah menunjukan empati kepada Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Untuk permasalahan empati kepala sekolah, saya tidak pernah memperhatikan.

17. Apakah komunikasi yang dilakukan kepala sekolah dapat membantu masalah yang muncul di sekolah ?

Jawaban:

Secara langsung komunikasi yang dilakukan kepala sekolah dapat membantu setiap permasalahan yang berada di lingkungan sekolah.

18. Apakah dalam berkomunikasi kepala sekolah menunjukan ketegasannya tetapi tidak terkesan memaksa ?

Jawaban:

Bentuk komunikasi yang dilakukan oleh kepala sekolah, tidak pernah memaksa kepada saya maupun pihak yang lain.

19. Apakah komunikasi yang ditunjukan kepala sekolah dilakukan secara cepat dan terkesan menyerang ?

Jawaban:

Komunikasi kepala sekolah tidak terlalu cepat dan menyerang.

20. Apakah komunikasi yang ditunjukan kepala sekolah di lakukan secara tidak tegas dan terkesan membiarkan Ibu/Bapak mengambil keuntungan dari kepala sekolah ?

Jawaban:

Secara tidak langsung kepala sekolah tidak menunjukkan keputusannya secara tidak tegas.

21. Apakah komunikasi yang dilakukan kepala sekolah dapat mengubah sikap dan perilaku Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Bentuk perubahan sikap dan perilaku saya adalah peningkatan tanggung jawab siswa kepada siswa saya yang ada di sekolah

22. Apakah dalam berkomunikasi kepala sekolah dapat membantu mencairkan suasana atau dalam kata lain untuk menghibur ?

Jawaban:

Iya kepala sekolah selalu menghibur.

23. Bagaimanakah gestur yang ditunjukan kepala sekolah dalam berkomunikasi ? Jawaban:

Bentuk gestur kepala sekolah dalam berkomunikasi dilakukan secara santai dan tegas.

24. Selain berkomunikasi secara tatap muka apakah Ibu/Bapak menggunakan media lain dalam berkomunikasi ?

Jawaban:

Biasanya alat media komunikasi yang dilakukan dengan group whatsapp. 25. Apakah komunikasi interpersonal yang dilakukan kepala sekolah dapat

membina motivasi kerja Ibu/Bapak ? Jawaban:

sejauh ini kepala sekolah belum pernah melakukan komunikasi interpersonal dalam kaitannya membina motivasi dan kinerja saya.

26. Seberapa seringkah Ibu/Bapak berkomunikasi dengan kepala sekolah ? Jawaban:

Komunikasi saya dengan kepala sekolah dilakukan jarang-jarang, artinya jika ada permasalahan yang sangat penting dilakukan diskusi bersama.

27. Apakah ada hambatan dalam melakukan komunikasi dengan kepala sekolah ? Jika iya, bentuk hambatan seperti apa ?

Jawaban:

Tidak ada hambatan dalam berkomunikasi dengan kepala sekolah, jika memang beliau tersedia waktu.

28. Apakah komunikasi interpersonal dengan kepala sekolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam peran Ibu/Bapak sebagai guru ? Jika iya/tidak, apa alasan Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Ya menjadi satu kesatuan yang uttuh.

29. Apakah komunikasi interpersonal yang dilakukan kepala sekolah dapat diterima dengan baik oleh Ibu/Bapak ?

Jawaban:

Secara komunikasi dalam bekerja harus dilakukan, hal ini untuk peningkatan sekolah khususnya peningkatan untuk anak murid.

30. Bagaimana kah penilaian Ibu/Bapak terhadap komunikasi yang dilakukan kepala sekolah ?

Jawaban:

Untuk penilaian komunikasi kepala sekolah cukup baik dengan menyelasaikan tiap permasalahan.

31. Apakah perlu ada perbaikan dari komuniksi interpersonal yang dilakukan kepala sekolah ? Jika iya, bentuk perbaikan seperti apa yang di harapkan ? Jawaban:

Bentuk perbaikan dalam komunikasi kepala sekolah sering mengunjungi sekolah setiap sebulan sekali.

32. Apakah Ibu/Bapak terkesan dengan komunikasi interpersonal yang dilakukan kepala sekolah ?

Jawaban:

Komunikasi itnerpersonal yang dilakukan kepala sekolah biasa saja tidak ada yang terkesan.

33. Bagaimanakah perasaan Ibu/Bapak apabila kepala sekolah dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan dan penerapan komunikasi interpesonal yang dimiliki oleh kepala sekolah ?

Jawaban:

Komunikasi antara kepala sekolah dengan agar guru lebih intens lagi untuk meminta bantuan ke kepala sekolah. Menurut saya komunikasi antara guru dengan kepala sekolah agak sungkan. Kepala sekolah selalu mengingatkan kepada guru-guru yang lain. Sebagai contoh menegur seorang guru yang belum masuk mengajar di kelas.

Ciputat, Oktober 2016

(...) (...)