• Tidak ada hasil yang ditemukan

60 | ISSN : 2459-9743 4)Refleks

Pada kegiatan ini peneliti bersama kolaborator melaksanakan diskusi dan menganalisis hasil evaluasi siswa dan lembar observasi yang dilakanaan saat pelaksanaan tindakan.

b. Siklus II

1) Perencanaan (Planning)

Tahapan Perencanaan Penelitian mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut:

a) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

b) Mencatat hal – hal penting hasil refleksi siklus pertama, untuk diperbaiki pada siklus kedua.

c) Merancang lembar observasi untuk peserta didik

d) Merancang lembar observai untuk guru

e) Menyusun kegiatan yang terdiri dari: (a) Mempersiapkan bahan belajar seperti buku, alat tulis, dan alat peraga

(b) Menentukan langkah

pembelajaran (Kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir)

(c) Menyusun alat evaluasi untuk mencapai tujuan perbaikan yang akan diberikan diakhir pembelajaran.

2) Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan siklus II akan dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2015, Jam 07.30 – 08.40 dengan langkah – langkah sebagai berikut:

a) Kegitan awal (10 Menit) (a) Guru Mengabsen siswa (b) Sebagai apersepsi guru

menayakan apa nama alat unuk merapikan atau memotong bung ataman ?

(c) Guru menyampaikan materi pesawat sederhana

b) Kegiatan Inti (40 Menit)

(a) Tanya jawab tentang berbagai macam alat dalam kehidupan sehari – hari

(b) Dengan bimbingan guru siswa dapat mengidentifikasikan berbagai jenis pesawat sederhana

(c) Siswa dibagi 4 kelompok dengan bimbingan guru masing –

masing kelompok

empreraktekkan penggunaan pesawat sederhana (Pengungkit

atau tuas, bidang miring, katrol, roda)

(d) Siswa mengerjakan lembar kerja (e) Pembahasan hasil kerja

(f) Dengan bimbingan guru siswa membuat kesimpulan

c) Kegiatan Akhir (10 Menit) (a) Siswa mengerjakan evaluasi (b) Guru menganalisis hasil evaluasi (c) Pemberian tugas/ PR sebagai

tindak lanjut 3) Observasi

Pada kegatan observas ini peneliti meminta bantuan dengan ibu Nujanah, S.Pd. SD yang merupakan guru Kelas VI.A SD Negeri 1 Epil, Kolaborator tersebut

akan melakukan pengamatan

pembelajaran dengan mengisi format obsevasi sebagai berikut:

a) Lembar observasi tentang aktifitas siswa

b) Lembar observasi guru. 4) Refleksi

Pada kegiatan ini peneliti bersama kolaborator melaksanakan diskusi dan menganalisis hasil evaluasi siswa dan lembar observasi yang dilakanakan saat pelaksanaan tindakan.

D. Analisis Data 1. Siklus I

a. Tahap Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pelajaran I, soal tes formatif I dan alat – alat pengajaran yang mendukung.

b. Tahap Kegiatan dan Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk Siklus I dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2015 di Kelas 5B SD Negeri 1 Epil dengan jumlah siswa 27 siswa. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagi guru. Adapun proses belajar mengajar mengacu pada rencana pelajaran yang telah dipersiapkan. Pengamatan (Observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar. Pada akhir prose belajar mengajar siswa diberi tes formatif I dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar yang telah dilakukan. Adapun data hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut:

ISSN : 2459-9743 | 61

Tabel 2. Jumlah Nilai dan Persentase Hasil Tes Formatif dan Ketuntasan Siklus I No Uraian Hasil Siklus

1. 2. 3. 4. 5. 6. Jumlah Skor

Jumlah Skor Maksimum Nilai Rata – rata

Jumlah siswa yang tuntas Persentase skor tercapai Persentase ketuntasan 1750 2700 64,8 16 64,8 % 59,3 % Keterangan:

- Klasikal belum tuntas

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa dengan menetapkan pembelajaran kontestual. Nilai rata – rata persentasi belajar siswa adalah 64,8 dan ketuntasan belajar mencapai 59,3% atau ada 16 siswa dari 27 siswa sudah tuntas belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai > 70 hanya sebesar 64,8% lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 88,9%. Hal ini disebabkan karena siswa masih asing dengan diterapkannya pembelajaran kontekstual.

2. Siklus II

a. Tahap Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pelajaran 2, soal tes formatif 2 dan alat- alat pengajaran yang mendukung.

b. Tahap Kegiatan dan Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk Siklus II dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2015 di Kelas 5B SD Negeri 1 Epil dengan jumlah siswa 27 siswa. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagi guru. Adapun proses belajar mengajar mengacu pada rencana pelajaran dengan memperhatikan revisi pada siklus I, Sehingga kesalahan atau kekurangan pada siklus I tidak terulang lagi pada siklus II Pengamatan (Observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar. Pada akhir prose belajar mengajar siswa diberi tes formatif II dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar yang telah dilakukan. Instrumen yang digunakan adalah tes formatif II. Adapun

data hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut:

Tabel 3. Nilai Tes Formatif dan Ketuntasan Belajar Siklus II

Keterangan:

- Klasikal tuntas

Berdasarkan table diatas diperoleh nilai rata-rata tes formatif sebesar 78,5 dan dari 27 siswa yang telah tuntas wsebanyak 24 Siswa dan 3 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Maka secara klasikal ketuntasan belajar yang teleh tercapai sebesar 88,9% (termasuk katagori tuntas). Hasil pada siklus II ini mengalami peningkatan lebih baik dari siklus I. Adanya peningkatan hasil belajar pada siklus II ini dipengaruhi oleh adanya

penigkatan kemampuan siswa

mnempelajari materi pelajaran yang telah diterapkan selama ini. Disamping itu dengan adanya metode pembelajaran ini siswa dapat bertanya dengan sesame temanya, dan teryata dariproses bertanya siswa ini, siswa lebih mudah menerima penjelasan dari temanya yang lebih paham tentang materi pelajaran tersebut. Juga dari hasil pembelajaran kontestual ini murid jadi lebih mudah untuk bekerja sama dengan sesame temanya.

c. Refleksi

Pada tahap ini akan dikaji apa yang telah terlaksana dengan baik maupun yang masih kurang baik dalam proses beajar mengajar dengan penerapan metode pembelajaran kontekstual. Dari data – data yang telah diperoleh dapat diuraika sebagai berikut.:

1) Selama proses belajar mengajar guru

telah melaksanakan semua

pembelajaran dengan baik. Meskipun ada beberapa aspek yang belum sempurna, tetapi persentase pelaksanaannya untuk masing – masing aspek cukup baik.

2) Berdasarkan data hasil pengamatan diketahui bahwa siswa aktif selama proses belajar berlangsung

62 | ISSN : 2459-9743