RAWAT INAP YANG KOOPERATIF DI RSUD DELI SERDANG LUBUK PAKAM
3. Bagi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan MEDISTRA
Lubuk Pakam
Penelitian ini memperkaya ilmu pengetahuan dalam
bidang keperawatan
khususnya terapi non
farmakologi untuk
dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
4. Bagi Peneliti
Menambah wawasan,
pengetahuan serta
pemahaman tentang pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan stress fisik dan psikososial pada pasien rawat
inap dan meningkatkan
keilmuan peneliti dalam penelitian selanjutnya.
METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif.Desain penelitian adalah pra eksperimen (One group pre and post test design)
yaitu penelitian yang
menggunakan satu kelompok subyek, pengukuran dilakukan sebelum dan setelah perlakuan
(Saryono, 2010), yaitu
menganalisa pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan stress fisik dan psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatif di RSUD Deli Serdang Lubuk
Pakam.Berikut ini adalah
rancangan desain penelitian tentang pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan stress fisik dan psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatif di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Tahun 2016.
Pre test Perlakuan Post test
Gambar 3.1. Desain Penelitian Keterangan :
01 : Observasi pertama (pre test) untuk melihat stress fisik pada pasien rawat inap yang kooperatifsebelum perlakuan denganterapi meditasi
02 : Observasi pertama (pre test)
untuk melihat stress
psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatifsebelum perlakuan denganterapi meditasi
X : Perlakuan yang diberikan denganterapi meditasi
03 : Observasi kedua (post test) untuk melihat penurunan stress fisik pada pasien rawat inap yang kooperatifsesudah perlakuan denganterapi meditasi.
04 : Observasi kedua (post test) untuk melihat penurunan stress psikososial pada pasien
rawat inap yang
kooperatifsesudah perlakuan denganterapi meditasi.
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini telah dilakukan di
RSUD Deli Serdang Lubuk
Pakam. Alasan peneliti memilih lokasi adalah :
a. Pada bulan April 2016
diperoleh jumlah pasien yang mengalami stress fisik dan psikososial selama 3 bulan terakhir sebanyak 120 orang. Melalui wawancara peneliti pada 10 orang pasien rawat inap diketahui bahwa 6 orang 01 X 02
x
meningkat tekanan darahnya diakibatkan oleh stress fisik dan psikososialpada saat peneliti melakukan survey awal.
b. Dari hasil wawancara peneliti pada 10 orang pasien tersebut belum pernah menggunakan
terapi meditasi untuk
mengatasi stress fisik dan psikososial.
2. Waktu Penelitian
Waktu penelitian telah
dilaksanakan pada bulan
Desember 2015 - Januari 2016.
C. Populasi dan Sampel
1. Populasi Penelitian
Populasi penelitian adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti (Notoatmodjo, 2010). Populasi dalam hal ini adalah seluruh pasien rawat inap yang mengalami stress fisik dan psikososial di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam dalam hal ini diketahui jumlah populasi dalam 3 bulan terakhir adalah sebanyak 120 pasien rawat inap yang mengalami stress fisik dan psikososial.Maka jumlah rata-rata populasi perbulan adalah sebanyak 40 pasien.
2. Sampel Penelitian
Sampel adalah bagian populasi yang akan diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Hidayat, 2011).
a. Tehnik Pengambillan Sampel Sampel dalam penelitian ini
menggunakan metode
nonprobability sampling
yaitu metode pengambilan
sampel dimana hanya
individu atau objek tertentu saja pada suatu populasi yang
dipilih menjadi
sampel.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu tehnik pengambilan sampel didasarkan pada
kriteria sampel yang
ditentukan oleh peneliti sendiri.
b. Besar Sampel
Besar sampel pada penelitian ini adalah 36 orang diperoleh dengan rumus :
= 1 + N(d)N =1 + 40 (0,05)40
n = 36,4 = dibulatkan menjadi 36 orang
Keterangan : N = Besar Populasi n = Besar Sampel d = Tingkat kepercayaan/ketepata n yang diinginkan (tingkat kepercayaan 95%). Karena keterbatasan
waktu peneliti dan
terbatasnya jumlah pasien rawat inap yang kooperatif
maka peneliti hanya
mendapatkan sampel
sebanyak 20 orang. c. Kriteria Sampel
Untuk membatasi
karakteristik dari sampel, dilakukan kriteria pemilihan yaitu kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.
1) Kriteria inklusi
Kriteria inklusi
merupakan persyaratan
umum yang harus
dipenuhi oleh subjek agar dapat diikutsertakan
ke dalam penelitian (Sastroasmoro, 2010).
Kriteria inklusi
penelitian ini adalah :
a) Bersedia menjadi
responden penelitian dan menandatangani inform concent (lampiran 2)yang diberikan.
b) Pasien rawat inap yang mengalami stress fisik dan psikososial di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam.
c) Pasien rawat inap yang kooperatif.
d) Pasien rawat inap yang sudah dirawat selama 3 hari.
2) Kriteria eksklusi
Kriteria eksklusi adalah
keadaan yang menyebabkan
subjek yang memenuhi kriteria inklusi tidak dapat diikutsertakan dalam penelitian (Harun, 2010). Yang menjadi kriteria eksklusi penelitian ini adalah :
a) Pasien rawat inap yang tidak bersedia menjadi responden b) Pasien rawat inap
yang mempunyai
penyakit low back pain.
c) Pasien rawat inap
yang mengalami
sesak nafas.
D. Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Data primer
Data primer merupakan data yang didapat dari sumber pertama, baik dari individu atau perseorangan seperti hasil wawancara atau hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan
peneliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan
tehnik kuesioner untuk
mendapatkan tingkat stress pada pasien sebelum dan sesudah dilakukan penelitian.
2. Data sekunder
Data sekunder sering disebut juga metode penggunaan bahan dokumen, karena dalam hal ini peneliti tidak secara langsung mengambil data sendiri tetapi meneliti dan memanfaatkan data atau dokumen yang dihasilkan oleh pihak-pihak lain. Data sekunder diperoleh dari rekam medis RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam berupa jumlah pasien yang mengalami stress fisik dan psikososial.
E. Variabel dan Definisi Operasional
1. Variabel adalah karakteristik yang diamati yang mempunyai variasi nilai dan merupakan operasionalisasi dari suatu konsep agar dapat diteliti secara
empiris atau ditentukan
tingkatannya (Setiadi, 2009). Jenis variabel dalam penelitian ini adalah :
a. Variabel Independen (bebas)
adalah variabel yang
nilainya menentukan
variabel lainnya (Nursalam, 2011). Variabel independen dalam penelitian ini adalah terapi meditasi.
b. Variabel Dependen (terikat)
adalah variabel yang
nilainya ditentukan oleh variabel lain (Nursalam, 2011). Variabel dependent dalam penelitian ini adalah penurunan stress fisik dan
psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatif. 2. Defenisi Operasional adalah
suatu definisi yang diberikan kepada suatu variable dengan cara memberikan arti, atau menspesifikasikan kegiatan atau memberikan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur variabel tersebut (Notoatmodjo, 2010).
F. Metode Pengukuran
1. Terapi Meditasi
Terapi Meditasi dilakukan di
ruangan yang
tenang.Pengukuran dilakukan dengan menggunakan lembar observasi yang dilakukan selama 10 menit, dengan menggunakan alat ukur checklist hasil yang diperoleh berupa data sebelum dan sesudah terapi meditasi.
2. Stress fisik dan psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatif
Pengukuran stress
menggunakan skala holmes terdapat 36 butir berbagai pengalaman dalam kehidupan seseorang, yang masing-masing diberi skor. dan dari hasil penjumlahan tersebut dapat diketahui tingkat stres responden, yaitu :
a. Tidak ada gejala stress jika skor < 300
b. Stress ringan jika skor 300 – 400
c. Stress berat > 400.
H. Pengolahan Data
Data yang sudah dikumpul diolah dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Proses Editing
Dilakukan pengecekan data yang telah terkumpul, bila terdapat kesalahan dan
kekurangan dalam
pengumpulan data maka
diperbaiki dengan
memeriksa kembali dan dilakukan pendataan ulang. 2. Coding
Coding merupakan kegiatan pembagian kode numerik (angka) terhadap data yang terdiri atas beberapa kategori.
3. Tabulating
Untuk memperoleh analisa data, pengolahan data serta pengambilan kesimpulan data dimasukkan ke dalam tabel distribusi frekuensi. 4. Cleaning
Apabila semua data dari setiap sumber data atau
responden selesai
dimasukkan, perlu dicek kembali untuk melihat
kemungkinan –
kemungkinan adanya
kesalahan – kesalahan kode, ketidaklengkapan, dan
sebagainya, kemudian
dilakukan pembenahan atau koreksi.
I. Analisa Data
Data yang terkumpul diolah secara manual dan dilanjutkan dengan computer, melalui tahapan editing, coding, entry data dan cleaning. Data dianalisis dengan komputer, jenis data yang dilakukan adalah :
1. Analisa univariat
Tujuan dari analisis univariat adalah untuk menjelaskan atau
mendiskripsikan karakteristik masing-masing variabel yang diteliti secara sederhana yang meliputi umur, jenis kelamin, dan pekerjaan yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
2. Analisa bivariat
Analisis ini diperlukan untuk menjelaskan atau mengetahui apakah ada pengaruh atau perbedaan yang signifikan antar variabel independent dengan variabel dependent.Analisis bivariate dilakukan setelah karakteristik masing-masing variabel diketahui.Data dianalisis untuk perhitungan bivariate pada penelitian ini menggunakan paired
samplet-testdengan derajat kepercayaan sebesar 95%. Suatu variabel dikatakan berhubungan atau berpengaruh ketika nilai p ≤ α (0,05).Pembuktian ini dilakukan untuk membuktikan hipotesa pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan stress fisik dan psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatif di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
Rumah Sakit Umum Deli Serdang Lubuk Pakam didirikan pada tahun 1958, pertama sebagai rumah sakit pembantu, pada tahun 1979 menjadi Rumah Sakit Umum Kelas D sesuai dengan SK Menteri Kesehatan RI. No. 51/Menkes/SK/II/1979, pada tahun 1987 menjadi Rumah Sakit Umum Kelas C sesuai dengan SK
Menteri Kesehatan RI. No.
303/Menkes/SK/IV/1987, tahun 2002 menjadi Lembaga Teknis Daerah
berbentuk Badan berdasarkan
Keputusan Bupati Deli Serdang No. 264 tanggal 01 Mei 2002, dan tahun 2008 menjadi Rumah Sakit Umum Kelas B Non Pendidikan sesuai dengan Keputusan Menkes RI. No. 405/Menkes/SK/IV/2008 tanggal 25 April 2008. Tahun 2011 lulus akreditasi 16 pelayanan. Rumah Sakit Umum Deli Serdang Lubuk Pakam
berada di kota Lubuk Pakam (Ibukota Kabupaten Deli Serdang) ± 29 km dari Kota Medan (Ibukota Propinsi Sumatera Utara). RSUD Deli Serdang mempunyai luas areal ± 2 Ha dengan luas bangunan ± 10.362 m2.
Instalasi Rawat Inap memiliki 186 tempat tidur dan terbagi dalam 14 ruang perawatan, 4 (dua) ruang perawatan VIP Anggrek atas, Anggrek bawah, Teratai atas dan Teratai bawah, 2 (dua) ruang perawatan anak dan bayi Kenanga dan Flamboyan, 2 (dua) ruang perawatan kelas I Dahlia dan Seroja, 2 (dua) ruang perawatan kelas II Mawar atas dan Mawar bawah, 1 (satu) ruang ICU, 1 (satu) ruang NICU dan 2 (dua) ruang perawatan kelas III Melur dan Melati.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 20 pasien rawat inap yang mengalami stress fisik dan psikososial di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Tahun 2016 mengenai pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan stress fisik dan psikososial pada pasien rawat inap yang kooperatifmaka didapatkan hasil sebagai berikut :
1. Analisa Univariat
a. Karakteristik Responden
mayoritas kelompok umur responden adalah kelompok umur 30 - 39 tahun sebanyak 9 orang (45%), kelompok umur 20 – 29 tahun sebanyak 7 orang (35%) dan minoritas adalah kelompok umur 40 - 49 tahun sebanyak 4 orang (20%).
Berdasarkan jenis kelamin
mayoritas responden adalah
perempuan sebanyak 11 orang (55%), dan minoritas responden adalah perempuan sebanyak 9 orang (45%).
b. Stress Fisik Dan Psikososial