• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAB. M ALUKU BARAT DAYA

2.2.4. Sub Bidang Drainase

Pem bangunan drainase di Kabupat en M aluku Barat Daya um um nya m engut am akan kaw asan-kaw asan dengan kepadat an penduduk yang t inggi dan kegiat an ekonom i yang relat if t inggi, pada sebagian besar saluran yang ada di Kabupat en M aluku Barat Daya adalah saluran t erbuka yang belum t ert at a secara baik dengan jenis konst ruksi pasangan bat u dan bet on cor.

Kebiasaan sebagian w arga m asyarakat yang m enjadikan saluran drainase sebagai t em pat pem buangan sampah, m engakibat kan sering t erjadi penyum bat an pada saluran drainase. Kondisi ini mengakibat kan saluran drainase t idak dapat m enam pung dan rnengalirkan air dengan baik yang berujung pada luapan air yang m enggenangi daerah sekit arnya.

Um um nya kondisi drainase cukup m em prihat inkan karena sebagian besar t elah m engalam i kerusakan, sehingga bila t iba m usim hujan t erjadi genangan karena luapan air

pada sungai m aupun saluran-saluran di lokasi perm ukim an dan jalan raya. Kondisi dem ikian akan bert am bah parah bila air pasang yang t erjadi secara bersamaan dengan curah hujan yang cukup t inggi. M asalah-m asalah pokok yang dihadapi adalah :

1. Pola penanganan drainase kot a dilakukan t idak konprehensif nam un secara parsial sehingga t idak dapat menyelesaikan m asalah.

2. Berkem bangnya perm ukim an dan t em pat -t em pat usaha yang t idak berat uran khususnya selam a konflik berlangsung.

3. Rendahnya kesadaran m asyarakat dengan menggunakan saluran air (drainase) unt uk m em buang sam pah.

4. M enurunnya fungsi saluran akibat t ingginya sedim ent asi pada sungai sert a penum pukan kot oran di saluran-saluran sekunder dan t ersier.

2.2.5. Sub Bidang Tat a Bangunan dan Lingkungan

Penat aan bangunan dan lingkungan adalah serangkaian kegiat an yang diperlukan sebagai bagian dari upaya pengendalian pem anfaat an ruang, t erut am a unt uk m ew ujudkan lingkungan binaan, baik diperkot aan m aupun diperdesaan, khususnya w ujud fisik bangunan gedung dan lingkungannya. Kondisi nyat a t ent ang Tat a Bangunan dan lingkungan di w ilayah Kabupat en M aluku Barat Daya dapat digam barkan sebagai berikut :

Bahw a penggunaan lahan di Kabupat en M aluku Barat Daya dibedakan at as dua bagian, yait u daerah t erbangun dan daerah t idak t erbangun. Pengunaan lahan di daerah t erbangun pada um um nya difungsikan sebagai kaw asan perum ahan, perkant oran, fasilit as sosial, perdagangan dan jasa.

Sedangkan lahan di daerah yang t idak t erbangun di fungsikan unt uk hut an, t anah pert anian, t egalan, lapangan t erbuka, dll.

2.2.6.

Sub Bidang Pengem bangan Perm ukim an

Sist em pusat -pusat perm ukim an t idak bisa dilepaskan dari st rukt ur t at a ruang yang ada, karena perm ukim an m erupakan salah sat u unsur pent ing dalam mem bent uk st rukt ur ruang. Sem ent ara it u penat aan ruang sendiri pada dasarnya mengarahkan pada sist em pusat -pusat perm ukim an.

Fungsi Kot a-kot a dalam lingkup w ilayah Kabupat en M aluku Barat Daya akan diarahkan sesuai kem am puan kecam at an t ersebut dalam m endukung fungsi yang diem bannya, baik sebagai pusat kegiat an dalam w ilayah kot a it u sendiri m aupun secara regional at au w ilayah kot a di sekit arnya.

Penet apan fungsi-fungsi kot a t ersebut berdasarkan pert im bangan keberadaan kot a yang sangat m endukung pengem bangan kaw asan sekit ar dan pengem bangan w ilayah secara um um . Sesuai dengan fungsinya dalam lingkup w ilayah Kabupat en M aluku Barat Daya, maka pengem bangan kot a diarahkan sebagai pusat -pusat pelayanan, yait u :

a) Pusat pengem bangan kabupat en pada khususnya dan w ilayah M aluku Barat Daya pada um um nya

b) Pusat Pem erint ahan kabupat en

c) Pusat perdagangan, jasa dan pem asaran d) Pusat perhubungan dan kom unikasi e) Pusat produksi pengolahan

f) Pusat pelayanan sosial (kesehat an, pendidikan dan lain-lain)

Kelengkapan prasarana dan sarana yang t erdapat pada m asing-m asing Kecamat an akan m enjadikan kecam at an t ersebut sebagai pusat dari w ilayah belakangnya. Di pihak lain t erdapat pengelom pokkan kecam at an yang m em bent uk fungsi Kecam at an berdasarkan lingkup pelayanan adm inist rasi pem erint ahan (Ibukot a kabupat en at au Ibukot a Kecam at an).

Penat aan perum ahan dan lingkungan t ent u menjadi perhat ian dalam pem bangunan yang diharapkan akan m encipt akan suasana yang nyam an bagi seluruh penduduk. Penggunaan lahan yang ada perlu diat ur/ dit at a dengan baik agar t ercipt a daerah perm ukim an yang sehat dan nyam an. Dit am bah lagi dengan persebaran penduduk yang t idak m erat a, m enyebabkan pem bangunan perm ukim an perlu diperhat ikan pem erint ah dengan serius. Khusus unt uk bangunan rum ah t inggal, m aka kualit as bahan bangunan rum ah dan fasilit as yang digunakan sehari-hari dapat mem perlihat kan t ingkat kesejaht eraan penghuninya. Sem akin baik kondisi dan kualit as rum ah yang dit em pat i dapat dikat akan sem akin baik pula keadaan sosial ekonom i penghuninya.

Rum ah sehat dan layak, t erkait erat dengan pot ensi perum ahan yait u kepadat an rum ah, m ut u rumah besert a fasilit asnya. Luas lant ai dan bahan bangunan rumah t inggal sepert i jenis at ap, lant ai, dinding m erupakan beberapa indikat or rum ah sehat dan dapat

dijadikan sebagai ukuran kesejaht eraan penghuninya. Dat a yang digunakan unt uk jenis lant ai, jenis at ap dan jenis dinding m enggunakan dat a susenas t ahun 2007 (sebelum pem ekaran). Jenis lant ai yang dipergunakan t urut m em pengaruhi kesehat an rum ah dan penghuninya. Dat a sebelum pemekaran, t ercat at bahw a persent ase rum ah t inggal yang berlant ai t anah sebesar 33,53%, yang berart i m asih ada rum ah t angga yang t inggal dalam rum ah yang kurang sehat .

Rum ah yang nyam an adalah rum ah yang relat if luas sehingga penghuninya t idak berdesakan. Ini sesuai dengan krit eria rum ah sehat menurut badan Kesehat an Dunia (WHO), yait u rum ah t inggal sehat adalah rum ah dengan luas lant ai per orang m inim al 10 m 2. Dengan dem ikian bila rat a-rat a jum lah anggot a rum ah t angga di Kabupat en M aluku Barat Daya sebanyak lim a orang, m aka luas lant ai yang diperlukan m inim al 50 m 2 unt uk set iap rum ah t angga.

Indikat or lain dari bahan bangunan adalah jenis at ap dan dinding. Dikat akan at ap layak yait u at ap yang bukan t erbuat dari dedaunan dan dinding perm anen yait u dinding t em bok. Sebagian besar rum ah t inggal di Kabupat en M aluku Barat Daya m em akai at ap seng. Ini sam a dengan rat a-rat a rum ah t inggal di M aluku um um nya, karena selain m udah diperoleh, harganyapun masih bisa dijangkau sert a daya t ahan pakai cukup lam a.

Bila dilihat dari jenis dinding yang dipergunakan, m aka jenis dinding yang paling banyak dipergunakan rumah t angga adalah dinding t em bok dan kayu/ bam bu, sehingga m asih banyak rum aht angga yang m asih m enggunakan dinding t idak perm anen.

3.1. Strategi/ Skenario Pengembangan W ilayah Kota Berdasarkan RTRW

3.1.1 Arahan pengembangan Struktur Kabupaten M aluku Barat Daya

Konsep st rukt ur ruang di Kabupat en M aluku Barat Daya berdasarkan konsep pengem bangan w ilayah adalah dalam rangka peningkat an pert um buhan ekonom i dan pem erat aan pendapat an sert a peningkat an kesejaht eraan m asyarakat m elalui pem bangunan w ilayah. Konsep ini dikem bangkan ant ara lain dengan m eningkat kan ket erkait an int ernal dan ket erkait an ekst ernal di w ilayah Kabupat en M aluku Barat Daya melalui pengembangan dan pem erat aan infrast rukt ur (ut am anya prasarana dan sarana t ransport asi, dan perdagangan) yang dapat m endukung kegiat an ekonom i.

Pem ant apan aksesibilit as w ilayah dilakukan unt uk m endukung ket erkait an int ernal dan ket erkait an ekst ernal. Ket erkait an int ernal m eliput i hubungan ant ar kaw asan perkot aan dan perdesaan pada m asing-m asing kecamat an, ant ar kecam at an dengan kecamat an lainnya, dan ant ar kecam at an dengan ibukot a Kabupat en M aluku Barat Daya. Sedang ket erkait an ekst ernal dilakukan unt uk m enghubungkan ant ara Kabupat en M aluku Barat Daya dengan Kabupat en lainnya di Provinsi M aluku, dan dengan kabupat en lainnya di luar Provinsi M aluku.

Sesuai dengan t ujuan di at as, maka sasaran yang ingin dicapai dalam pengembangan wilayah Kabupaten M aluku Barat Daya unt uk jangka panjang adalah:

1. Terselenggaranya pemanfaatan ruang wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai dengan daya dukung lingkungan hidup serta kebijaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

2. Terselenggaranya pengaturan pemanfaatan ruang untuk kawasan lindung dan budidaya