• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 6 Februari 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 6 Februari 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Ekonom: Pertumbuhan ekonomi 2016 sekitar 5%.



Produsen air minum Cleo segera melantai di BEI.



DSNG siapkan Rp 780 miliar untuk akuisisi.



SRIL bidik pendapatan US$ 760 juta di 2017.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

enguatan  IHSG  akhir  pekan  lalu 

mulai  tertahan  menyusul  aksi 

ambil untung terbatas pelaku pasar. 

IHSG ditutup di 5360,767 atau men‐

guat  7,054  poin  (0,13%).  Aksi  beli 

terutama  melanda  saham  sektor 

properti  dan  perbankan  dan  aneka 

industri.  Sedangkan  aksi  ambil  un‐

tung melanda saham pertambangan 

dan  perkebunan.  Harga  komoditas 

logam  dan  CPO  yang  terkoreksi 

setelah  rally  beberapa  sesi  perda‐

gangan sebelumnya menjadi pemicu 

aksi ambil untung di saham tambang 

logam dan perkebunan. Hal ini teru‐

tama  dipicu  data  pabrikan  China 

yang  tumbuh  melambat,  seperti 

tercermin di Indeks Caixin Manufac‐

turing  PMI  China  Januari  lalu  turun 

ke 51,0 di bawah perkiraan 51,8 dan 

bulan sebelumnya 51,9.  

 

Pasar juga merespon kebijakan bank sentral China (PBoC) yang secara 

tak  terduga  menaikkan  tingkat  bunga  acuannya  (Repo)  10  bp  menjadi  2,35%, 

yang  dikhawatirkan  sebagai  akhir  kebijakan  pelonggaran  moneter  di  negara 

tersebut.  Selama  sepekan  IHSG  berhasil  menguat  0,90%  melanjutkan  pekan 

sebelumnya  1,1%.  Harga  komoditas  logam  dan  perkebunan  yang  cenderung 

menguat, sejumlah isu individual emiten terutama rilis laba 2016 dan masuknya 

kembali  dana  asing  ke  pasar menjadi  katalis  penguatan  IHSG  sepekan  terakhir. 

Sepekan kemarin pembelian bersih asing mencapai Rp714,54 miliar melanjutkan 

pembelian bersih asing pekan sebelumnya Rp731,88 miliar.  

 

Sementara  Wall  Street  akhir  pekan  lalu  bergerak  bullish.  Indeks  DJIA 

dan  S&P  di  Wall  Street  masing‐masing  menguat  0,94%  dan  0,73%  di  20071,46 

dan  2297,42.  Pasar  merespon  positif  data  tenaga  kerja  AS  yang  keluar  akhir 

pekan  lalu.  Angka  kesempatan  kerja  Januari  2017  di  AS  bertambah  227  ribu  di 

atas perkiraan 170 ribu dan bulan sebelumnya 157 ribu. Tingkat pengangguran 

di AS Januari 2017 mencapai 4,8%. Rencana Presiden Trump yang akan meninjau 

ulang regulasi sektor keuangan telah mendorong rally saham keuangan di Wall 

Street akhir pekan lalu.  

 

Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervari‐

asi  dalam  rentang  terbatas.  Redahnya  resiko  capital  outflow  dan  kondusifnya 

pasar saham global akhir pekan lalu menjadi katalis positif di pasar. Namun ter‐

batasnya  ruang  pelonggaran  moneter  lanjutan  oleh  Bank  Indonesia  (BI)  akan 

membatasi  ruang  penguatan.  IHSG  diperkirakan  bergerak  dengan  support  di 

5330 dan resisten di 5380 berpeluang menguat.     

S1 5330  S2 5300  R1 5380  R2 5400   

Index Last Chg % DJIA  20071.46  186.55   0.94   S&P 500  2297.42  16.57   0.73   FTSE 100  7188.30  47.55   0.67   CAC 40  4825.42  26.31   0.55   DAX  11651.49  23.54   0.20   NIKKEI 225  18975.60  28.85   0.15   HANGSENG  23129.21  (44.09)  (0.19)  STI  3041.94  (0.44)  (0.01)  SHENZHEN  1909.79  (7.53)  (0.39)  SHANGHAI  3140.17  (19.00)  (0.60)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  54.53  0.71   1.32   CPO (RM/M.T)  3055.00  (17.00)  (0.55)  Gold (USD/T.oz)  1223.50  5.00   0.41   Nikel (USD/M.T  10210.00  160.00   1.59   Timah (USD/M.T)  19700.00  (150.00)  (0.76)  Coal (USD/M.T)  81.15  (0.05)  (0.06)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13320.00  (38.00)  (0.28)  USD/EUR  1.079  0.00   0.19   JPY/USD  112.31  (0.36)  (0.32)  IDR/SGD  9478.74  (14.35)  (0.15)  IDR/AUD  10223.80  (40.00)  (0.39)  TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  29.49  3928  0.09   0.31  

Top Gainers IDR % Chg

TMPI  130  16.10   18  HDFA  230  15.00   30  ERTX  155  14.80   20  OASA  424  12.80   48  PDES  242  10.00   22 

Top Losers IDR % Chg

MAYA  2,250  (25.00)  (750) 

PSKT  121  (20.90)  (32) 

SKBM  560  (12.50)  (80) 

VINS  74  (11.90)  (10) 

GEMS  2,540  (11.50)  (330) 

Top Value IDR % (miliar) BMRI  11,075  0.70   615 B 

BBRI  12,000  0.20   590 B  MYRX  148  1.40   559 B  TLKM  3,950  0.00   466 B  BUMI  474  (0.80)  444 B  Top Volume IDR % (juta)

MYRX  148  1.40   3,788.735  MTFN  54  8.00   2,971.622  ENRG  75  (6.30)  2,162.712  CNKO  60  9.10   2,014.124  ELTY  63  (7.40)  1,939.539  IHSG 5,360.77 Change 7.06 Change (%) 0.13 Change (%/ytd) 1.21

Total Value (IDR triliun) 7.266

Total Volume (miliar saham) 21.858

Net Foreign Buy (IDR miliar) 347.000

(2)

News Update

2



Ekonom: Pertumbuhan ekonomi 2016 sekitar 5%. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2016 dan akumulasinya sepanjang 2016 pada Senin (6/2). Sejumlah ekonom memproyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal keempat tahun lalu sekitar 4,9%-5% year on year (YoY), sehingga sepanjang 2016 pertumbuhannya 5% YoY. Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi kuartal tahun lalu sebesar 4,9% YoY, sehingga pertumbuhan ekonomi tahun lalu sebesar 5% YoY, lebih tinggi dibanding tahun 2015 yang tercatat 4,8%. Meski lebih tinggi, Anton melihat adanya sisi pelemahan pada konsidi ekonomi Indonesia secara umum pada tahun lalu, terutama pada permintaan domestik dan kegiatan bisnis. Hal tersebut tampak pada lebih rendahnya defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) 2016 yang diperkirakan sebesar 2% dari produk domestik bruto (PDB), di bawah tahun sebelumnya yang sebesar 2,1% dari PDB. Dan inflasi 3,02% yang juga lebih rendah dari tahun sebelumnya. Tak hanya itu, realisasi penerimaan pajak rutin pada tahun lalu juga masih lebih rendah dari tahun sebelumnya dan pertumbuhan kredit yang lebih lambat. Kelapa Ekonom Standard Chartered Aldian Taloputra memproyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal keempat tahun lalu sebesar 5% YoY. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi 2016 sebesar 5,03% YoY. (Kontan)



Produsen air minum Cleo segera melantai di BEI. PT Sariguna Primatirta tengah memantapkan langkah untuk menginjakkan kaki di bursa saham. Perusahaan ini bersiap menggelar initial public offering (IPO) dengan melepas sekitar 500 juta saham Maret mendatang. "Underwriter-nya Lautandhana. Akan ada 22% yang dilepas ke publik," kata Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia. Perusahaan produsen air minum ini bakal melakukan IPO dengan menggunakan buku per 31 Oktober 2016. Perusahaan air minum dalam kemasan yang dikenal dengan merek Cleo ini melakukan IPO demi memperluas usaha. Sariguna telah melakukan mini expose di BEI, Jumat (3/2) lalu. Alfred Nainggolan, Kepala Riset Koneksi Kapital, menyebut, sudah ada beberapa produsen air minum mencatatkan saham di bursa. Tetapi rata-rata saham emiten tersebut tidak likuid. Jadi pelaku pasar harus memperhatikan hal tersebut. Selain itu, persaingan di bisnis air minum saat ini terbilang ketat. "Hampir semua grup ikut bermain, bahkan Indomaret juga punya," kata Alfred, Jumat (3/2). Karena itu, investor perlu memperhatikan prospek bisnisnya. Pasar sangat berharap banyaknya informasi dari sektor ini untuk menumbuhkan sense of belonging terhadap saham si emiten. Oleh sebab itu, Alfred menuturkan, emiten tersebut harus rajin menyampaikan informasi ke pasar. Jhon Veter, Direktur Utama Investa Stellar Dana Kelola, bilang, pasar perusahaan air minum di Indonesia relatif sudah berkembang dan mature, sehingga pertumbuhannya tidak lagi signifikan. Meski demikian, sektor ini cenderung lebih konsisten karena bisa menaikkan harga tanpa ada penurunan volume penjualan dan relatif lebih defensif. (Kontan)



DSNG siapkan Rp 780 miliar untuk akuisisi. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) merencanakan ekspansi anorganik tahun ini. Emiten sawit ini menganggarkan belanja modal US$ 60 juta atau sekitar Rp 780 miliar. Tahun ini, DSNG merencanakan ekspansi dalam bentuk aliansi strategis dan akuisisi pihak ketiga. "Seperti yang telah kami lakukan dengan REA Kaltim Plantations beberapa waktu lalu," kata Paulina Suryanti, Sekretaris Perusahaan DSNG. Dengan ekspansi anorganik, akselerasi produksi akan lebih cepat. DSNG merogoh kocek US$ 15 juta untuk mengambilalih 15% saham REA Kaltim Desember lalu. Sesuai perjanjian, DSNG juga masih punya opsi menambah kepemilikan atas REA Kaltim hingga 49% secara bertahap selama lima tahun. REA Kaltim memiliki HGU seluas 70.584 hektare (ha) di Kalimantan Timur. Sementara, DSNG memiliki luas tertanam lebih dari 90.000 ha yang tersebar di Pulau Kalimantan, 30% di antaranya merupakan kebun plasma. Volume penjualan CPO DSNG tahun lalu mencapai 348.391 ton, turun 15% secara year on year (yoy). Rata-rata harga penjualan atau average selling price (ASP) CPO DSNG naik 10% menjadi Rp 7,54 juta pada 2016. Dengan ASP tersebut, artinya DSNG mencatat penjualan CPO sekitar Rp 2,63 triliun, naik 22% dibanding periode 2015 sekitar Rp 2,15 triliun. (Kontan)



SRIL bidik pendapatan US$ 760 juta di 2017. Posisi PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) masih tergabung dalam saham-saham LQ45 sejak tahun lalu. Walaupun kinerja saham SRIL tahun lalu memble, fundamental emiten tekstil ini masih cukup baik. Tercatat pada penutupan perdagangan 2016, saham SRIL di level Rp 230 per saham, turun 43% dibandingkan posisi awal pembukaan perdagangan Rp 404 per saham. Hingga saat ini kinerja saham rata-rata bergerak dikisaran Rp 234-Rp 238 per saham. Namun, berbanding terbalik dengan kinerja saham, fundamental SRIL terbilang cukup kuat. Manajemen SRIL masih yakin dapat tumbuh didukung kondisi makro ekonomi yang cukup baik pada tahun ini. Sekretaris Perusahaan SRIL Welly Salam mengatakan, ada tiga usaha yang dilakukan oleh manajemen untuk memacu penjualan pada tahun ini. Pertama normalisasi kapasitas produksi atas pabrik baru yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun ini, diversifikasi produk agar dapat menjangkau segala permintaan pasar. ”Serta fokus pada penjualan produk-produk yang bernilai tinggi,” kata Welly. Welly menjelaskan, pemulihan kapasitas produksi ini direncanakan secara bertahap. Saat ini progres pabrik baru sudah masuk dalam tahap uji coba produksi, hingga pada akhir tahun nanti kapasitas produksi spinning naik 16% menjadi 645.000 bales pertahun. Sementara waving meningkat 50% menjadi 120 juta per tahun. Dyeing/finishing naik 240 juta yard dan garmen naik 67% menjadi 30 juta potong per tahun. Produk yang dibuat juga akan bernambah dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Mulai dari lini pakaian fashion maupun seragam kerja, hingga membuat perlengkapan militer seperti tas, tenda, dan ponco. Sementara di produk hulu SRIL masih menjajakan yarn, greige, dyed fabric, printed fabric. Bisa disebut, tahun ini, ekspansi SRIL terbilang minim. Manajemen perusahaan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 15 juta dibandingkan tahun lalu yang mencapai US$ 60 juta. Ini lantaran perusahaan baru saja melakukan perluasan pabrik. Sehingga dana belanja modal pada tahun ini akan dipergunakan untuk pemeliharaan mesin. Meski demikian, SRIL cukup yakin dapat meningkatkan kinerja pada tahun ini. Manajemen memproyeksikan pendapatan mencapai US$ 716 juta-US$ 760 juta, dengan laba bersih mencapai US$ 65 juta-US$ 69 juta. Sementara, tahun 2016, manajemen memproyeksikan pendapatan mencapai US$ 633 juta-US$ 682 juta dengan laba US$ 60 juta-US$ 64 juta. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

ASRI 380‐420. 

Harga emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akhir pekan lalu berhasil melanjut‐

kan rebound ditutup di Rp398. Pergerakan harga sahamnya setelah konsolidasi mengindikasikan sinyal bull‐

ish reversal dengan resisten terdekat di Rp420. Sedangkan support saat ini di Rp380. Pasar saat ini mengan‐

tisipasi rilis laba 2016. Pergerakan rupiah terhadap dolar AS selama ini menjadi faktor utama yang mem‐

pengaruhi  pergerakan  harga  sahamnya.  Pelemahan  rupiah  terhadap  dolar  menjadi  faktor  negatif  bagi 

perseroan. Begitu sebaliknya. Untuk jangka menengah peluang penguatan akan menguji resisten di Rp440 

(FR 61,8%) dengan resisten sederhana di Rp420. Sedangkan support di Rp380. Dari sisi kinerja, hingga kuar‐

tal tiga tahun lalu (3Q16), laba bersih melonjak 954% mencapai Rp659,74 miliar dibandingkan periode yang 

sama 2015 sebesar Rp62,59 miliar. Sedangkan pendapatan turun 12% mencapai Rp1,90 triliun dibanding‐

kan periode yang sama 2015 sebesar Rp2,17 triliun. Lonjakan laba bersih terutama dipicu laba selisih kurs 

Rp272,50  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  2015  yang  menderita  rugi  kurs  Rp791,31  miliar.  Tahun 

lalu  kinerja  penjualan  perseroan  jauh  dari  target  awal  tahun  menyusul  lemahnya  daya  beli  masyarakat. 

Hingga akhir September 2016 lalu raihan marketing sales perseroan baru mencapai Rp1,3 triliun atau 26% 

dari  target  perseroan  tahun  lalu  sebesar  Rp5  triliun.  Diperkirakan  tahun  lalu  perseroan  hanya  berhasil 

meraih marketing sales sebesar Rp2,7 triliun. Perseroan saat ini memiliki lahan di Alam Sutera Serpong se‐

banyak 800 ha, di Pasar Kemis memiliki cadangan lahan 900 ha dari 2600 ha izin lokasi yang sudah dimiliki. 

Perseroan  memiliki  kerja  sama  dengan  China  Fortune  Land  Development  (CLFD)  untuk  pengembangan 

Pasar  Kemis.  Andalan  perseroan  untuk  pertumbuhan  bisnisnya  saat  ini  adalah  penjualan  lahan  yang  bisa 

berkontribusi hingga 47% terhadap total marketing sales perseroan tahun ini yang diperkirakan bisa men‐

capai Rp3 triliun. Pencapaian laba bersih hingga 3Q16 yang mencapai Rp659,74 miliar baru mencerminkan 

58% dari perkiraan tahun lalu sebesar Rp1,14 triliun atau tumbuh 92% dari tahun sebelumnya Rp596,5 mil‐

iar. Perseroan Oktober lalu berhasil menjual obligasi global senilai USD245 juta yang diterbitkan anak usa‐

hanya Alam Synergy Pte Ltd. Obligasi ini tanpa jaminan memiliki kupon bunga 6,625% dan yield maturity 

6,75% yang ditujukan untuk refinancing obligasi lama senilai USD225 juta yang dirilis Januari 2014 lalu den‐

gan bunga 9%. Obligasi ini akan jatuh tempo 2021 dan mendapatkan rating ‘B’ oleh S&P. EPS proyeksi ta‐

hun  ini  diperkirakan  Rp58,2  naik  dari  2015  lalu  Rp30,36.  Secara  valuasi,  sebelumnya  diperkirakan  harga 

sahamnya berpeluang mencapai target harga di Rp656 dengan PBV 1,7x. Maintain Buy, SL 370   

(4)

4

Stock Picks

PTPP  3640‐3850. 

Harga  saham  emiten  jasa  konstruksi  PT  PP  Tbk  (PTPP)  akhir  pekan  lalu  berhasil 

melanjutkan  rebound  ditutup  di  Rp3710  atau  berhasil  break  resisten  sebelumnya  di  Rp3640.  Pergerakan 

harganya mengindikasikan sinyal bullish continuation dengan target resisten di Rp3850. Sedangkan support 

saat  ini  bergeser  ke  Rp3640.  Perseroan  sepanjang  tiga  pekan  pertama  di  Januari  2017  berhasil  meraih 

kontrak baru Rp4,3 triliun, melonjak dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp1,1 triliun. Tahun ini 

perseroan  menargetkan  perolehan  kontrak  baru  sekitar  Rp40  triliun  atau  meningkat  25%  dibandingkan 

dengan  raihan  2016  lalu  sebesar  Rp32,6  triliun.  Total  order  book  perseroan  akhir  2016  lalu  mencapai 

Rp71,5 triliun termasuk carry over 2015 sebesar Rp39 triliun. Laba bersih perseroan tahun lalu  mencapai 

Rp1,15 triliun (belum diaudit). Pencapaian laba bersih tersebut di atas perkiraan kami sebelumnya sebesar 

Rp877 miliar. Ini mencerminkan pertumbuhan mencapai 55% dibandingkan 2015 sebesar Rp740 miliar. EPS 

2016  sebesar  Rp237,5  atau  di  atas  estimasi  sebelumnya  Rp181.  Sedangkan  perolehan  pendapatan  usaha 

tahun lalu diperkirakan manajemen mencapai Rp17,6 triliun, angka ini naik 24% dari 2015 sebesar Rp14,2 

triliun. Namun perolehan pendapatan perseroan tahun lalu tersebut di bawah perkiraan kami sebelumnya 

Rp19,5  triliun.  Tahun  ini  perseroan  menargetkan  pertumbuhan  pendapatan  sebesar  42%  atau  mencapai 

Rp25  triliun.  Sedangkan  laba  bersih  tahun  ini  diperkirakan  tumbuh  sekitar  50%  atau  mencapai  Rp1,72 

triliun.  EPS  proyeksi  tahun  ini  diperkirakan  Rp356.  Pada  harga  Rp3710  harga  sahamnya  ditransaksikan 

dengan PE 10,4x (E/17). Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 13,7x (E/17) dalam kondisi 

pasar bullish atau mencapai Rp4887. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 31,7%. Maintain Buy, SL 3550 

Senin, 6 Februari 2017

Saham Pilihan

TLKM 39000-4000 TB, SL 3770

ASII 7900-8300 TB, SL 7850

BMRI 10900-11200 TB, SL 10800

CTRA 1340-1440 Buy, SL 1290

BSDE 1870-1960 TB, SL 1790

MPPA 1340-1540 Buy, SL 1300

RALS 1400-1500 TB, SL 1340

(5)

5

Stock Picks

UNTR  22150‐24000. 

Harga  saham  United  Tractors  Tbk  (UNTR)  kemarin  menguat  terbatas,  tutup  di 

Rp23000,  level  resistennya  (FR  78,6%),  dengan  pendekatan  Fibonacci  Retracement  (FR).  Apabila  berhasil 

break resisten maka akan berpeluang  mengarah ke Rp24000. Sedangkan  support saat ini  di Rp22150 (FR 

61,8%). Pasar saat ini tengah menanti rilis laba 2016. Tahun ini bisnis inti perseroan, penjualan alat berat 

Komatsu,  diperkirakan  tumbuh  lebih  tinggi  dari  tahun  lalu  yang  diperkirakan  mencapai  2.150  unit.  Total 

pangsa  pasar  alat  berat  UNTR  2016  sebanyak  32%.  UNTR  menargetkan  penjualan  alat  berat  2500  unit 

tahun  ini  (2017).  Belanja  modal  USD230‐USD240  juta  naik  15%‐20%  ketimbang  tahun  2016

Sepanjang 

sembilan  bulan  pertama  2016  lalu  (9M16)  pendapatan  usaha  perseroan  mencapai  Rp33,90  triliun  atau 

turun 11,48% (yoy) mencapai Rp33,90 trliun dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp38,29 

triliun.  Pencapaian  pendapatan  usaha  ini  mencerminkan  73%  terhadap  target  pendapatan  usaha  2016 

sebesar Rp46,39 triliun atau turun 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih sepanjang 

9M16  mencapai  Rp3,13  triliun  turun  43,88%  (yoy)  dibandingkan  9M15  sebesar  Rp5,57  triliun  terutama 

akibat  rugi  kurs  Rp644  miliar.  Pencapaian  laba  bersih  hingga  September  2016  mencerminkan  67,5% 

terhadap target laba bersih 2016 sebesar Rp4,64 triliun. Secara kuartalan laba bersih cenderung meningkat 

begitu  juga  dengan  marjin  bersih.  Laba  bersih  3Q16  tumbuh  14,28%  (qoq)  mencapai  Rp1,28  triliun 

dibandingkan 2Q16 sebesar Rp1,12 triliun. Pertumbuhan laba ini lebih tinggi ketimbang kuartal dua 2016 

yang tumbuh 9,46% (qoq). Marjin bersih 3Q16 mencapai 11,29% naik dari 2Q16 sebesar 9,46% dan 1Q16 

sebesar  6,83%.  Tahun  ini  pendapatan  usaha  diperkirakan  berpeluang  tumbuh  11%  mencapai  Rp51,49 

triliun. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp5,15 triliun atau tumbuh 11%. EPS tahun 

ini diperkirakan mencapai Rp1381. Target harga sahamnya sebelumnya kami perkirakan Rp22650 dengan 

PE  16,4x  (E/17).  Namun  mengingat  prospek  pertumbuhan  bisnisnya  yang  lebih  kuat  tahun  ini,  harganya 

kami  perkirakan  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  17x  (E/17)  atau  target  harganya  dinaikkan  ke 

Rp23480. Trading Buy, SL 22000  

(6)

Stock View

6

Senin, 6 Februari 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5360.77  5366.61  5372.45  5354.76  5348.75 

               PERKEBUNAN AALI  16000  16,216.67  16,433.33  15,841.67  15,683.33  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  368  375.33  382.67  361.33  354.67                LSIP  1575  1,605.00  1,635.00  1,560.00  1,545.00  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2000  2,036.67  2,073.33  1,976.67  1,953.33                SIMP  520  525.00  530.00  515.00  510.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  71  77.33  83.67  67.33  63.67               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1720  1,740.00  1,760.00  1,710.00  1,700.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  474  484.00  494.00  464.00  454.00                DEWA  85  90.00  95.00  82.00  79.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2130  2,173.33  2,216.67  2,093.33  2,056.67                ITMG  15800  16,008.33  16,216.67  15,383.33  14,966.67  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  11750  11,858.33  11,966.67  11,533.33  11,316.67  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  775  785.00  795.00  770.00  765.00               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  127  132.00  137.00  124.00  121.00               

ELSA  432  439.33  446.67  427.33  422.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  75  79.67  84.33  72.67  70.33               

ESSA  1600  1,616.67  1,633.33  1,566.67  1,533.33                MEDC  1475  1,503.33  1,531.67  1,453.33  1,431.67               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  830  850.00  870.00  820.00  810.00  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2770  2,843.33  2,916.67  2,703.33  2,636.67  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  1100  1,136.67  1,173.33  1,071.67  1,043.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  15375  15,408.33  15,441.67  15,333.33  15,291.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  905  925.00  945.00  895.00  885.00  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9200  9,300.00  9,400.00  9,100.00  9,000.00  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  116  118.00  120.00  115.00  114.00                JPRS  138  140.67  143.33  136.67  135.33                KRAS  740  753.33  766.67  733.33  726.67                PAKAN TERNAK CPIN  3230  3,250.00  3,270.00  3,190.00  3,150.00                JPFA  1710  1,738.33  1,766.67  1,693.33  1,676.67  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8100  8,166.67  8,233.33  8,066.67  8,033.33  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71  GJTL  1135  1,155.00  1,175.00  1,125.00  1,115.00               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8450  8,491.67  8,533.33  8,391.67  8,333.33                INDF  7875  7,958.33  8,041.67  7,833.33  7,791.67                MYOR  1900  1,915.00  1,930.00  1,870.00  1,840.00                ROTI  1560  1,563.33  1,566.67  1,558.33  1,556.67                GGRM  61800  62,016.66  62,233.33  61,566.66  61,333.33                INAF  2560  2,666.67  2,773.33  2,426.67  2,293.33  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2180  2,250.00  2,320.00  2,090.00  2,000.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1470  1,481.67  1,493.33  1,461.67  1,453.33               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  224  227.33  230.67  221.33  218.67                ASRI  398  406.00  414.00  392.00  386.00                BKSL  95  96.67  98.33  93.67  92.33                BSDE  1895  1,926.67  1,958.33  1,856.67  1,818.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1090  1,091.67  1,093.33  1,086.67  1,083.33                CTRA  1380  1,400.00  1,420.00  1,350.00  1,320.00                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  63  67.67  72.33  60.67  58.33                KIJA  290  292.00  294.00  288.00  286.00                MDLN  334  337.33  340.67  331.33  328.67  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2100  2,116.67  2,133.33  2,086.67  2,073.33  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  123  132.67  142.33  111.67  100.33                PTPP  3710  3,760.00  3,810.00  3,630.00  3,550.00  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  630  638.33  646.67  618.33  606.67                TOTL  790  798.33  806.67  783.33  776.67                WIKA  2490  2,530.00  2,570.00  2,470.00  2,450.00  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2870  2,883.33  2,896.67  2,853.33  2,836.67  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1520  1,546.67  1,573.33  1,496.67  1,473.33                JSMR  4260  4,273.33  4,286.67  4,243.33  4,226.67  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2900  2,943.33  2,986.67  2,853.33  2,806.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6375  6,416.67  6,458.33  6,291.67  6,208.33                TLKM  3950  3,980.00  4,010.00  3,910.00  3,870.00  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  340  342.00  344.00  338.00  336.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  360  363.33  366.67  357.33  354.67                WINS  270  278.67  287.33  254.67  239.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  765  781.67  798.33  756.67  748.33                BANK BBCA  15475  15,508.33  15,541.67  15,433.33  15,391.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  615  620.00  625.00  605.00  595.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  5975  6,016.67  6,058.33  5,941.67  5,908.33  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  12000  12,041.67  12,083.33  11,966.67  11,933.33  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1890  1,901.67  1,913.33  1,881.67  1,873.33  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  4300  4,393.33  4,486.67  4,213.33  4,126.67  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2370  2,410.00  2,450.00  2,320.00  2,270.00  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  11075  11,116.67  11,158.33  11,016.67  10,958.33  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  980  1,005.00  1,030.00  960.00  940.00  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6925  6,966.67  7,008.33  6,891.67  6,858.33  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  330  334.00  338.00  328.00  326.00                UNTR  23000  23,116.67  23,233.33  22,791.67  22,583.33  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5400  5,475.00  5,550.00  5,350.00  5,300.00                RALS  1460  1,475.00  1,490.00  1,435.00  1,410.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1700  1,716.67  1,733.33  1,676.67  1,653.33                PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  139  148.33  157.67  134.33  129.67               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam    TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

Senin, 6 Februari 2017

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Pencapaian proyek hingga Agustus lalu tersebut mencerminkan 65% dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp44 triliun.. Sepanjang 1H17 perseroan membukukan

Hingga akhir 3Q17 perseroan meraih marketing sales Rp5,2 triliun atau setara dengan 61% dari target marketing sales tahun ini sebesar Rp8,5 triliun atau naik 18% dari

Hingga kuartal III 2017, IMJS memperoleh pendapatan Rp 657,67 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 658 miliar.. Namun, laba bersihnya menurun dari Rp

Sebagai informasi, tahun 2016 mereka mencatatkan laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih, sebesar US$ 37,09 juta.. Padahal tahun

Mengutip catatan KONTAN, salah satu efisiensi yang dilakukan emiten adalah utilisasi pabrik finishing yang sudah selesai ditingkatkan sejak kuartal I-2017 dan terbukti mampu

Pada kuartal I-2016 yang lalu, laba ROTI mencatatkan penurunan sebesar 67% lantaran sebelumnya perusahaan mencatatkan laba sebesar Rp 86 miliar di tahun 2017 yang lalu..

Dari sisi kinerja, tahun ini dengan dukungan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai kisaran 5,5% lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 5,1%, dengan dorongan faktor

Dari sisi sentimen sektoral, saham perbankan mendapatkan momentum bullish tahun ini menyusul membaiknya kondisi makro ekonomi Indonesia seperti pertumbuhan ekonomi tahun ini