Technical View & Key Calls

Teks penuh

(1)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

Charlie Munger—Great investing requires a lot of delayed gratification. Macro Wrap

RUU Cipta Kerja Sah Awal Oktober

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya saat ini sedang menyelesaikan RUU Cipta Kerja bersama pihak legislatif. Menurutnya, seluruh pasal yang ada dalam RUU tersebut sudah disetujui oleh semua pemangku kepentingan, termasuk berbagai organisasi serikat pekerja. "RUU Cipta Kerja akan disahkan pada masa sidang ini, tepatnya pada 8 Oktober 2020. Tidak ada lagi pasal yang jadi penghambat," katanya kepada Bisnis, Rabu (30/9/2020). (Bisnis.com)

Meterai Rp3.000 dan Rp6.000 Masih Bisa Digunakan Tahun Depan Mulai 1 Januari 2021, pemerintah menetapkan tarif tunggal bea meterai sebesar Rp 10.000 per meterai. Namun, mengingat masih banyak meterai Rp 3.000 dan Rp 6.000 yang beredar di pasaran, pemerintah memberikan relaksasi. Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo mengatakan, meterai Rp 3.000 dan Rp 6.000 masih bisa digunakan di tahun depan dengan masa relaksasi selama satu tahun. (Kontan.co.id)

Proyeksi Pertumbuhan Industri Mamin Dikoreksi Lagi

Bank BUMN Siap Penuhi Target Setoran Dividen Rp11,9 Triliun

Technical View & Key Calls

IHSG. Support: 4840/4755-4712, Resistance: 4939. BBCA

Buy on Break, Entry Level: 27500; Target: 29100 / 30400; Stoploss : 26900. TLKM

Speculative Buy, Entry Level: 2620-2550; Target: 2730-2780 / 2880-2900; Stoploss : 2530.

Market Wrap

DJIA (+1.20%), S&P500 (+0.83%), Stoxx600 (-0.11%), DAX (-0.51%) Indeks saham AS berakhir ditutup menguat pada Rabu (30/9), saham-saham ditutup lebih tinggi namun turun dari level terbaik dari perdagangan kemarin. Hal ini disebabkan oleh sentimen negatif tentang kemampuan Washington untuk memberi ekonomi AS stimulus fiskal menjelang pemilihan November. Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan bahwa Partai Republik dan Demo-krat masih "sangat jauh" mengenai kesepakatan tersebut. Pernyataan itu berten-tangan dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, setelah RUU baru DPR sebe-sar $2,2 triliun. Data positif tentang potensi perawatan Covid-19 juga membantu meningkatkan sentimen investor pada perdagangan kemarin. Obat Covid-19 eksperimental dari Regeneron Pharmaceuticals diklaim mengurangi tingkat virus dan memperbaiki gejala virus corona.

Pada akhir perdagangan Rabu (30/9), IHSG ditutup melemah -0.19% ke level 4,870.0 Penutupan perdagangan diikuti aksi jual bersih investor asing sebesar Rp481.1 miliar. Secara sektoral pergerakan IHSG ditekan oleh sektor aneka in-dustri (-1.70%) dan infrastruktur (-1.29%). Adapun saham-saham big cap yang menjadi penekan indeks yaitu BBCA 1.54%) TLKM 2.66%), dan BMRI (-2.27%). Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat 0.10% di level Rp14,880/ USD.

JCI Statistic

Daily Foreign Net Flow (IDR Bn)

JCI Performance Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP Economic Indicators GDP Growth 2Q20 YoY (%) -5.32 GDP Nominal 2Q20 (IDR Tn) 3,687.7 CPI Aug 2020 YoY (%) 1.32 Trade Bal. Aug 2020 (USD Bn) 2.33 BI 7-day RR Rate Aug (%) 4.00 M2 July 2020 (IDR Tn) 6,567.7 Third Party Fund July YoY (%) 8.53 Banking Loan July YoY (%) 1.53 Reserves August (USD Bn) 137.04 Last Spot 4,870.04 1D change (%) (0.19) 1M change (%) (8.30) 1Y change (%) (20.66) 52W High 6,348.53 52W Low 3,911.72 Volume (bn) 8.48 Value (bn) 5,973.35 PER (TTM) 9.52 PBV (TTM) 1.64 ROE (TTM) 11.66 GIDN10YR Index 6.96

Industry and Sector

Stock News

TLKM (-2.66%) Telkom Dorong Ekonomi Nasional lewat Peningkatan TKDN

KLBF (+2.65%) Mulai Oktober Kalbe Farma Pasarkan Remdesivir

(2)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Comparative Table

Stock Key Calls — TLKM

Overview

TLKM berada di area Support previous Low 2620-2550. Speculative Buy di sekitar level ini, dengan harapan TLKM rebound menuju MA10 & MA20 di area

2730-2780. Destinasi selanjutnya adalah Upper Wedge sekaligus MA50 di range 2880-2900.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 2620-2550; Target: 2730-2780 / 2880-2900; Stoploss : 2530.

Stock Key Calls — LQ45

Overview

LQ45 kembali menguji Support lower Channel (blue) 735. Adanya RSI Positive Divergence diharapkan mampu membawa angin segar bagi LQ45, sehingga mampu rebound menuju Dynamic Resistance MA10 di

755. Para pemodal disarankan untuk Buy on Weak-ness secara bertahap, dan disiplin dalam menerapkan Money Management. Next Support adalah level

previ-ous Low di 728. Rekomendasi

Hold, Support: 735 / 728; Resistance : 755. Technical View & Key Calls

Stock Key Calls — BBCA

Overview

Buy on Break BBCA ketika berhasil masuk ke dalam Parallel Channel (blue) @ 27500. Target pertama be-rada pada MA20 di 29100, disusul MA50 di 30400. Stoploss jika BBCA melemah di bawah previous Low

26950. Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 27500; Target: 29100 / 30400; Stoploss : 26900.

Source: Bloomberg, HP

Indices Last Price 1D% 1M% 3M% Commodities Last Price 1D% 1M% 3M%

Dow Jones 27781.70 1.20% -3.02% 7.95% Bloomberg Commodity 70.85 0.83% -3.61% 8.70% S&P 500 3363.00 0.83% -4.64% 7.93% Nymex Oil 40.01 -0.52% -6.43% 0.48% DAX 12760.73 -0.51% -1.65% 4.08% Brent Crude 42.30 1.78% -6.58% 2.79% Nikkei 225 23185.12 -1.50% 0.20% 4.81% CPO Rotterdam

Kospi 2327.89 0.86% 0.07% 10.41% CPO Malaysia 2839.00 -2.31% -0.21% 19.34% Hang Seng 23459.05 0.79% -6.85% -3.96% Soybean CBT 1,023.50 3.07% 7.60% 15.75% Straits Times 2466.62 -0.20% -2.83% -5.50% Rubber Tocom 223.40 -0.49% 11.92% 57.10% Shanghai 3218.05 -0.20% -5.65% 6.35% Nickel Spot 14,480.00 0.45% -5.58% 13.50% S&P/ASX 200 5815.94 -2.29% -2.31% -2.00% Nickel Inventory 236376.00 -0.01% -1.09% 1.06% IHSG 4870.04 -0.19% -8.30% -0.90% Tin Spot 17,448.75 0.22% -2.34% 3.74% LQ-45 737.15 -0.70% -12.37% -2.93% Tin Inventory 5555.00 0.00% 5.51% 54.09% EIDO 17.27 -0.06% -11.93% -4.06% Newcastle Coal 58.60 -0.09% 12.80% 12.37% Vix Index 26.37 0.38% 0.96% -7.86% Gold 1888.40 0.14% -4.15% 6.68%

Currency Last Price 1D% 1M% 3M% Bond Yield Last Price 1D% 1M% 3M%

USD-IDR 14880.00 0.10% -2.13% -4.13% US 10 Year 0.68 5.31% -5.14% 4.25% EUR-USD 1.17 0.03% -1.58% 4.20% ID 10 Year 6.96 0.01% 1.49% -3.81% USD-JPY 105.45 0.03% 0.48% 1.92% ID 30 Year 7.47 -0.01% 0.84% -3.70%

(3)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Industry and Sector

Proyeksi Pertumbuhan Industri Mamin Dikoreksi Lagi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menurunkan proyeksi pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) pada tahun ini. Sebelumnya, Kemenperin meramalkan industri mamin akan tumbuh hingga 9 persen pada akhir 2020 atau lebih tinggi dari realisasi 2019 yakni 7,9 persen. Namun, Kemenperin terpaksa menurunkan proyeksi tersebut ke level 4 persen karena pandemi Covid-19. (Bisnis.com)

Bank BUMN Siap Penuhi Target Setoran Dividen Rp11,9 Triliun

Bank pelat merah siap memenuhi target setoran dividen ke kas negara senilai total Rp11,9 triliun pada tahun depan. Jika mengacu pada setoran dividen pada tahun ini senilai Rp23,92 triliun, maka target setoran dividen pada tahun depan turun sekitar 50 persen. Kementerian BUMN menjelaskan penurunan target setoran dividen karena melihat dampak yang cukup berat dirasakan perusahaan BUMN. (Bisnis.com)

Stocks News

TLKM (-2.66%) Telkom Dorong Ekonomi Nasional lewat Peningkatan TKDN

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, PT Telkom Indo-nesia (Persero) Tbk (Telkom) secara konsisten terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui pro-gram peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di perusahaan. (CNBC Indonesia)

Comment:

Strategi peningkatan TKDN Telkom Group akan membawa dampak positif bagi perusahaan, salah satunya adalah ekspansi infrastruktur jaringan akan lebih mudah dan cepat. (TLKM, 12.5x P/E20F, 2.4x PBV20F). (HPS Research)

KLBF (+2.65%) Mulai Oktober Kalbe Farma Pasarkan Remdesivir

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan mulai memasarkan obat terapi pasien Covid-19 jenis Remdesivir di Indonesia dengan merk jual Covifor. Perusahaan bertindak sebagai distributor dari produk yang diproduksi oleh perusahaan asal India, Het-ero. (CNBC Indonesia)

Comment:

Masih tingginya demand terhadap obat corona seperti Remdesivir di tengah harapan segera ditemukannya vaksin Covid-19, menjadi momentum positif bagi KLBF untuk menopang kinerjanya. Terkait dengan vaksin Covid-19 yang merupakan kerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine, masih persiapan untuk melakukan uji klinis tahap kedua. (KLBF, 25.5x P/EFY20F, 4.0x PBV20F). (HPS Research)

WIKA (-1.79%) Rancang Surat Utang Hingga Rp5 Triliun

Direktur Keuangan Wijaya Karya Ade Wahyu mengatakan bahwa perseroan akan menerbitkan penawaran umum berkelanju-tan obligasi dan sukuk dengan target nilai mencapai Rp5 triliun yang akan dilakukan dalam dua tahap. Rencana aksi kooper-asi tersebut dilakukan sebagai upaya perseroan merefinancing obligkooper-asi jatuh tempo. (Bisnis.com)

Comment:

Dengan adanya corperate action ini akan berdampak positif terhadap likuiditas keuangan WIKA, sehingga kewajiban pe-lunasan hutang baik jangka panjang maupun jangka pendek berjalan lancar. Hingga saat ini WIKA tidak hanya melakukan refinancing hutangnya untuk memperkuat liquiditas, namun WIKA memiliki bridging loan sebesar Rp 4 triliun dari beberapa bank Himbara dan swasta. Terlebih lagi, ada pengembalian dana talangan tanah yang telah cair dari pemerintah sebesar Rp 1,1 triliun (WIKA, 18.5x P/E20F, 0.6x PBV20F). (HPS Research)

(4)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Economic Calendar

Date Country Event Survey Actual Prior Revised

09/30/2020 08:00 CH Composite PMI Sep -- 55.1 54.5 --

09/30/2020 08:00 CH Manufacturing PMI Sep 51.3 51.5 51 --

09/30/2020 08:00 CH Non-manufacturing PMI Sep 54.7 55.9 55.2 --

09/30/2020 08:45 CH Caixin China PMI Mfg Sep 53.1 53 53.1 --

09/30/2020 18:00 US MBA Mortgage Applications 25-Sep -- -0.048 0.068 -- 09/30/2020 19:15 US ADP Employment Change Sep 649k 749k 428k 481k

09/30/2020 19:17 US MNI Chicago PMI Sep 52 62.4 51.2 --

09/30/2020 19:30 US GDP Annualized QoQ 2Q T -0.317 -0.314 -0.317 --

Corporate Action

Code Type OS:NS Rp Cum Ex Record Pay Trade

ULTJ Cash Dividend 12.00 2-Sep-20 3-Sep-20 4-Sep-20 24-Sep-20

LCKM Cash Dividend 0.50 2-Sep-20 3-Sep-20 4-Sep-20 25-Sep-20

SMSM Cash Dividend 15.00 4-Sep-20 7-Sep-20 8-Sep-20 24-Sep-20

JAYA Cash Dividend 1.00 4-Sep-20 7-Sep-20 8-Sep-20 30-Sep-20

TEBE Cash Dividend 4.00 7-Sep-20 8-Sep-20 9-Sep-20 30-Sep-20

GEMA Cash Dividend 5.00 7-Sep-20 8-Sep-20 9-Sep-20 1-Oct-20

DPNS Cash Dividend 3.00 7-Sep-20 8-Sep-20 9-Sep-20 30-Sep-20

MEDC Rights Issue 5 : 2 250.00 8-Sep-20 9-Sep-20 10-Sep-20 14-18 Sep 20

Oil Price Bloomberg Commodity Index

Daily Sector Performance IDR Currency

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

Charts

Company Type New Shares Rp Offering Period Allot Refund List

PT Bank Bisnis Internasional Tbk IPO 394,764,700 480 31 Aug - 1 Sep 20 3-Sep-20 4-Sep-20 7-Sep-20 PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk IPO 160,000,000 300 31 Aug - 1 Sep 20 3-Sep-20 4-Sep-20 7-Sep-20 PT Selaras Citra Nusantara Perkasa

Tbk IPO 500,000,000 110 2-Sep-20 3-Sep-20 4-Sep-20 7-Sep-20

PT Soho Global Health Tbk IPO 114,380,700 1820 2-3 Sep 20 4-Sep-20 7-Sep-20 8-Sep-20 PT Puri Global Sukses Tbk IPO 200,000,000 170 28 Aug - 1 Sep 20 3-Sep-20 7-Sep-20 8-Sep-20 PT Rockfields Properti Indonesia Tbk IPO 287,037,000 1340 1-4 Sep 20 7-Sep-20 9-Sep-20 10-Sep-20

PT Grand House Mulia Tbk IPO 157,500,000 380 2-4Sep 20 8-Sep-20 9-Sep-20 10-Sep-20

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk IPO 392,000,000 105 2-7 Sep 20 9-Sep-20 11-Sep-20 14-Sep-20 PT Planet Properindo Jaya Tbk IPO 267,856,800 112 2-8 Sep 20 10-Sep-20 14-Sep-20 15-Sep-20

(5)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

DISCLAIMER: Laporan ini diterbitkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas, anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan ini dan akses el-ektronik apa pun di dalamnya dibatasi dan dimaksudkan hanya untuk klien, entitas terkait, dan digunakan oleh penerima yang dialamatkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas.

Laporan ini dapat berisi informasi rahasia dan/atau hak khusus secara hukum. Laporan ini tidak direproduksi, disalin, atau disediakan untuk pihak lain. Dalam keadaan apa pun laporan ini tidak dianggap sebagai penawaran penjualan atau permintaan pembelian efek. Setiap rekomendasi di laporan ini mungkin tidak tepat untuk semua investor. Dalam mempertim-bangkan setiap jenis investasi, Anda harus membuat penilaian mandiri dan mencari nasihat keuangan dan hukum yang profesional. Meskipun informasi dalam dokumen ini diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya, keakuratan dan kelengkapannya tidak dapat dijamin. PT He-nan Putihrai Sekuritas secara khusus menyangkal semua kewajiban atas kerugian langsung atau tidak langsung, konsekuensi atas hilangnya keuntungan yang ditimbulkan oleh Anda atau pihak ketiga, yang mungkin timbul dari ketergantungan pada laporan ini atau atas faktor keandalan, akurasi, kelengkapan atau ketepatan waktu.

Jika Anda bukan penerima yang dituju atau telah menerima informasi ini secara tidak senga-ja, harap segera memberitahukan kepada kami. Jika Anda bukan penerima yang dituju, se-tiap penggunaan, ketergantungan pada, referensi, pengungkapan, perubahan atau penyali-nan dan/atau distribusi informasi yang terkandung untuk tujuan apa pun sangat dilarang dan mungkin melanggar hukum. PT Henan Putihrai Sekuritas tidak akan bertanggung jawab atas setiap kehilangan dan/atau kerusakan yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh laporan ini atau lampirannya, atau untuk pengiriman informasi secara tepat dan lengkap, atau untuk setiap keterlambatan dalam penerimaannya. Seluruh hak cipta dimiliki oleh PT Henan Putihrai Sekuritas. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi nomor (+62 21) 520 6464.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :