• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III ANALISA PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

3.1 PROFIL PERUSAHAAN

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini didirikan pada 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV dan pernah merupakan bagian penting dari Salim Group. BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997.

Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini memengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA pada tahun 1998.

Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun.

Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia pada tahun 2000.

Kemudian pada tahun 2001, setelah dilakukan pertimbangan dari berbagai aspek dan pertemuan pada jajaran direksi. Akhirnya pada tahun 2001, terbentuklah Unit Bisnis Kredit Konsumer yang orientasi bisnisnya dikhususkan untuk Bisnis KPR dan berlangsung hingga saat ini.

(2)

3.1.1 Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan misi bagi sebuah perusahaan bisa dikatakan sebagai pedoman dan tujuan. Visi adalah gambaran masa depan atau merupakan sebuah impian yang akan dicapai, di masa yang akan datang. Sedangkan misi adalah ‘action’ dari visi.

Misi adalah langkah-langkah apa yang akan dilakukan demi mencapai visi.

Visi Bank Central Asia Tbk (BCA) 

Menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.

Misi Bank Central Asia Tbk (BCA) 

1. Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

2. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan teknologi informasi yang handal dengan melaksanakan manajemen risiko serta praktek Good Corporate Governance (GCG) yang sangat baik.

3. Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak- pihak yang berkepentingan (stakeholders).

3.1.2 Struktur Organisasi Pengikatan UBKK (Unit Bisnis Kredit Konsumer)

Struktur organisasi adalah model atau format dalam bentuk rancangan singkat yang menggambarkan level unit kerja, fungsi, garis, tanggung jawab, dan wewenang organisasi. Manfaat struktur organisasi adalah mempermudah proses pencapaian tujuan dari suatu lembaga, dalam hal ini ialah PT. Bank Central Asia (Persero), Tbk dalam Unit Bisnis Kredit Konsumer (pengikatan) pada khususnya.

Dengan adanya struktur organisasi ini dapat diketahui asal kesalahan atau penyimpangan di dalam suatu proses kegiatan.

(3)

Dalam hal ini PT. Bank Central Asia (Persero), Tbk dalam Unit Bisnis Kredit Konsumer (pengikatan) mempunyai struktur organisasi sebagai berikut :

Staff Addendum

PIC Aspek Layanan

Nasabah PIC Addendum

Kepala Urusan Pengikatan

PIC Operasi Kredit Nasabah

Staff Operasi Kredit

Nasabah Staff

Aspek Layanan Nasabah

Kepala Biro KPR

Staff Addendum

PIC Aspek Layanan

Nasabah PIC Addendum

Kepala Urusan

PIC Operasi Kredit Nasabah

Staff Operasi Kredit

Nasabah Staff

Aspek Layanan Nasabah

Kepala Biro KPR

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Unit Bisnis Kredit Konsumer

3.1.3 Tanggung Jawab Utama

Struktur organisasi Unit Bisnis Kredit Konsumer di Wisma BCA Pondok Indah beserta tugas dan wewenangnya adalah sebagai berikut :

1 Kepala Biro KPR :

Tugas dan wewenang Kepala Biro KPR adalah sebagai berikut :

a. Melakukan pengawasan, pengontrolan, dan pengembangan operasional guna untuk mendukung bisnis KPR pada PT. Bank Central Asia.

(4)

b. Bertanggung jawab terhadap kelancaran operasional dan rencana kerja anggaran serta meningkatkan kualitas aktiva produktif.

c. Mewakili direksi dalam hal melakukan perbuatan hukum dan lain- lain sesuai dengan batas kewenangan.

2. Kepala Urusan

Tugas dan wewenang Kepala Urusan adalah sebagai berikut:

a. Mengembangkan kegiatan bisnis KPR guna memperoleh keuntungan atau penghasilan yang optimal dan resiko yang dapat di terima.

b. Menerima laporan pengajuan KPR yang telah direalisasikan, batal, ataupun tertunda dari Staff

c. Memberikan laporan proses bisnis kepada Kepala Biro KPR guna untuk membantu dalam pengambilan keputusan

3. Staff Aspek Layanan Nasabah

Tujuan dan wewenang Staff Aspek Layanan Nasabah adalah sebagai berikut:

a. Melakukan pengawasan terhadap proses pengajuan KPR yang dikerjakan oleh PIC Aspek Layanan Nasabah

b. Memberikan informasi ke PIC Aspek Layanan Nasabah dari Kepala Urusan bilamana ada informasi terbaru menyangkut kewenangan dalam realisasi pengajuan KPR

c. Memberikan laporan ke Kepala Urusan mengenai proses realisasi KPR yang sudah terealisasi, batal ataupun tertunda untuk prosesnya.

4. Staff Addendum

Tujuan dan wewenang Staff Aspek Layanan Nasabah adalah sebagai

(5)

berikut:

a. Melakukan pengawasan terhadap proses pengajuan KPR yang dikerjakan oleh PIC Addendum

b. Memberikan informasi ke PIC Addendum dari Kepala Urusan bilamana ada informasi terbaru menyangkut kewenangan dalam realisasi pengajuan KPR

c. Memberikan laporan ke Kepala Urusan mengenai proses realisasi KPR yang sudah terealisasi, batal ataupun tertunda untuk prosesnya.

5. Staff Operasi Kredit Nasabah

Tujuan dan wewenang Staff Operasi Kredit Nasabah adalah sebagai berikut:

a. Melakukan pengawasan terhadap proses pengajuan KPR yang dikerjakan oleh PIC Operasi Kredit Nasabah

b. Memberikan informasi ke PIC Operasi Kredit Nasabah dari Kepala Urusan bilamana ada informasi terbaru menyangkut kewenangan dalam realisasi pengajuan KPR

c. Memberikan laporan ke Kepala Urusan mengenai proses realisasi KPR yang sudah terealisasi, batal ataupun tertunda untuk prosesnya.

6. PIC Aspek Layanan Nasabah

Tujuan dan wewenang PIC Aspek Layanan Nasabah adalah sebagai berikut:

a. Memproses pengajuan addendum dari debitur eksisting untuk diajukan ke Staff dan Kepala Urusan untuk mendapat persetujuan atau tidak terhadap pengajuan addendum debitur

(6)

b. Memberikan memo persetujuan untuk dikerjakan oleh PIC Addendum

c. Memberikan laporan pengajuan debitur addendum ke Staff Aspek Layanan Nasabah.

7. PIC Addendum

Tujuan dan wewenang PIC Addendum adalah sebagai berikut:

a. Memproses memo persetujuan dari PIC Aspek Layanan Nasabah menjadi surat persetujuan untuk debitur

b. Menghubungi debitur, serta melakukan penjadwalan penandatanganan kembali antara debitur eksisting dengan BCA dan Notaris rekanan bca

c. Memberikan laporan pengajuan debitur addendum ke Staff Addendum.

8. PIC Operasi Kredit Nasabah

Tujuan dan wewenang PIC Operasi Kredit Nasabah adalah sebagai berikut:

a. Memproses hasil akad dari PIC Addendum

b. Memberikan memo persetujuan untuk dikerjakan oleh PIC Addendum

c. Memberikan laporan pengajuan debitur addendum ke Staff Aspek Layanan Nasabah.

(7)

3.2 ANALISA SISTEM BERJALAN

Sistem pengelolaan memo persetujuan hingga menjadi SPPK untuk proses pengajuan addendum migrasi suku bunga ataupun ganti jaminan dari debitur setelah dari aspek layanan nasabah yang telah di setujui oleh pemutus ke pengikatan masih menggunakan system manual, dimana pembuatan SPPK addendum untuk perubahan suku bunga atau ganti jaminan masih di ketik menggunakan word, dan juga untuk perhitungan biaya migrasi masih menggunakan bantuan kalkulator dalam perhitungannya.

Selain itu, untuk daftar nomor telpon notaris khusus menangani addendum belum terorganisir dengan baik dikarenakan masih tergabung dengan notaris untuk pengajuan KPR baru.

Kemudian untuk pembuatan laporan terkait untuk addendum suku bunga ataupun ganti jaminan masih belum terlaporkan dengan baik, dikarenakan pencatatan tanggal akad dan followup masih belum dilakukan secara berkala, melainkan jika memang PIC addendum memliki waktu untuk membuat daftar followup ataupun akad untuk diinput ke excel maka untuk setiap proses addendum suku bunga ataupun ganti jaminan akan diinput, namun jika pengajuan addendum sedang banyak, terkadang PIC tidak melakukan proses penginputan dengan baik untuk laporan follow up ataupun akad yang telah dilakukan.

(8)

3.2.1. Use Case Sistem Berjalan

Aspek layanan nasabah

Pemutus

Debitur

Pengikatan membuat perubahan

suku bunga

membuat perubahan jaminan membuat memo

perubahan

membuat persetujuan perubahan

menjadwalkan akad kredit perubahan

Gambar 3.2 Use Case Sistem Berjalan

Tabel 3.1 Keterangan Use Case Membuat perubahan suku bunga

Nama Use case Membuat Perubahan suku bunga

(9)

Aktor Debitur Dan Aspek Layanan Nasabah

Deskripsi Debitur yang ingin melakukan perubahan suku bunga harus mengisi formulir yang telah disediakan oleh aspek layanan nasabah disertai dengan memberikan foto copi ktp kepada aspek layanan nasabah

Tabel 3.2 Keterangan Use Case Membuat perubahan jaminan

Nama Use case Membuat perubahan jaminan

Aktor Debitur Dan Aspek Layanan Nasabah

Deskripsi Debitur yang ingin melakukan perubahan jaminan harus mengisi formulir yang telah disediakan oleh aspek layanan nasabah disertai dengan memberikan foto copi ktp kepada aspek layanan nasabah

Tabel 3.3 Keterangan Use Case Membuat memo perubahan

Nama Use case Membuat memo perubahan

Aktor Aspek Layanan Nasabah dan Pemutus

Deskripsi Formulir perubahan data diterima oleh aspek layanan nasabah, setelah itu aspek layanan nasabah membuatkan memo perubahan yang akan di serahkan kebagian

(10)

pemutus

Tabel 3.4 Keterangan Use Case Membuat persetujuan perubahan

Nama Use case Membuat persetujuan perubahan

Aktor Aspek Layanan Nasabah , Pemutus dan Pengikat

Deskripsi Memo perubahan yang diberikan oleh aspek layanan nasabah diperiksa oleh pemutus. Pemutus akan memutuskan apakah perubahan tersebut dapat dilaksanakan. Jika memenuhi syarat maka pemutus akan membuatkan persetujuan perubahan.

Tabel 3.5 Keterangan Use Case Menjadwalkan akad kredit

Nama Use case Menjadwalkan akad kredit perubahan

Aktor Pengikatan

Deskripsi Setelah persetujuan perubahan di berikan oleh pemutus kepada aspek layanan nasabah dan pengikat. Pengikat

(11)

melakukan follow up menelepon debitur untuk melakukan penjadwalan untuk akad kredit.

3.2.2 Activity Diagram sistem berjalan 1. Activity Digram sistem berjalan

(12)

act Use Case Model

pengikat pemutus

aspek layanan nasabah debitur

start

mengisi formulir perubahan suku bunga / jaminan dan memberikan

foto copy ktp

menerima formulir dan foto copy

membuatkan memo

perubahan menerima memo

perubahan

setuju?

membuatkan surat perubahan suku bunga /

jaminan

menerima surat perubahan data dan memfolow up ke debitur

follow up memfollow up ke debitur

membuatkan jadwal akad fork

end [Ya]

[Ya]

[tidak]

[Tidak]

(13)

Gambar 3.3 Activity Digram perubahan sistem berjalan

3.3 Analisa sistem usulan

Usulan ini bersifat mengembangkan sistem yang sudah ada dan disesuaikan dengan kebutuhan. Penjelasan detail perancangan usulan aplikasi ini dapat dilihat sebagai berikut:

1. Use Case sistem usulan

(14)

Admin

Input data debitur

input data follow up

Aspek layanan nasabah

input data adendum jaminan

input data akad notaris input data adendum

suku bunga

membuat laporan Pemutus

Login Pengikatan

input data suku bunga

input data notaris

<<include>>

<<include >>

<<include>>

<<include >>

<<include >>

<<include >>

<<include >>

<<include>>

<<include>>

(15)

Gambar 3.4 Use Case Sistem Usulan

Tabel Keterangan 3.5 Use Case Login Nama Use case Login

Aktor Admin, pengikatan, aspek layanan nasabah, pemutus

Deskripsi Seluruh aktor melakukan login terlebih dahulu untuk menjalankan aplikasi adendum

Tabel Keterangan 3.6 Use Case Tambah, edit, dan hapus data debitur Nama Use case Tambah, edit, dan hapus data debitur

Aktor Admin

Deskripsi Data pengajuan debitur diinput oleh admin

Tabel Keterangan 3.7 Use Case Tambah, edit, dan hapus data suku bunga Nama Use case Tambah, edit, dan hapus data suku bunga

Aktor Admin

Deskripsi Data suku bunga migrasi terbaru diinput oleh admin

Tabel Keterangan 3.8 Use Case Tambah, edit, dan hapus data notaris Nama Use case Tambah, edit, dan hapus data notaris

(16)

Aktor Admin

Deskripsi Data alamat atau nomor telpon kantor terbaru diinput oleh admin

Tabel Keterangan 3.9 Use Case Tambah, edit, dan hapus data Follow Up Nama Use case Tambah, edit, dan hapus data Follow Up

Aktor Admin, Pengikatan

Deskripsi Data follow up debitur dapat diinput oleh admin, namun dapat juga diberikan akses ke pengikatan untuk menambahkan data follow up debitur

Tabel Keterangan 3.10 Use Case adendum jaminan Nama Use case Use Case adendum jaminan

Aktor Admin, aspek layanan nasabah, pemutus

Deskripsi Admin dapat menambahakan data addendum jaminan, kemudian memberikan akses ke aspek layanan nasabah untuk membuat data tersebut, kemudian disetujui atau ditolak pengajuannya tersebut oleh pemutus.

(17)

Tabel Keterangan 3.11 Use Case addendum suku bunga Nama Use case Use Case adendum suku bunga

Aktor Admin, aspek layanan nasabah, pemutus

Deskripsi Admin dapat menambahakan data addendum suku bunga, kemudian memberikan akses ke aspek layanan nasabah untuk membuat data tersebut, kemudian disetujui atau ditolak pengajuannya tersebut oleh pemutus.

Tabel Keterangan 3.12 Use Case akad notaris Nama Use case Use Case akad notaries

Aktor Admin, pengikatan

Deskripsi Admin dapat menambahakan data akad notaris, kemudian memberikan akses ke pengikatan untuk membuat data tersebut.

(18)

2. Activity Diagram sistem usulan

a. Activity Diagram Sistem Usulan Debitur

(19)

Gambar 3.5 Activity Diagram Sistem Usulan Debitur

(20)

b. Activity Diagram Sistem Usulan Suku Bunga

(21)

Gambar 3.6 Activity Diagram Sistem Usulan Suku Bunga

c. Activity Digram Sistem Usulan Notaris

(22)
(23)

Gambar 3.7 Activity Diagram Sistem Usulan Notaris

d. Activity Diagram Sistem Usulan User

(24)

Gambar 3.8 Activity Diagram Sistem Usulan User

3. Sequence Diagram login

sd Use Case Model

admin

Tampilan menu login

form login login menu utama

masuk

masukkan username dan password

validasi

cek

Login Gagal login berhasil

Gambar 3.9 Sequence Diagram login 4. Sequence Diagram Suku Bunga

(25)

sd Use Case Model

admin

menu suku bunga data suku bunga form suku bunga suku bunga

pilih suku bunga

Lihat

buka

input bulan dan suku bunga

validasi display() simpan

Gambar 3.10 Sequence Diagram suku bunga

5. Class Diagram sistem usulan

(26)
(27)

Gambar 3.11 Class Diagram Sistem Usulan 3.4 PERANCANGAN DATABASE

3.4.1 Struktur Tabel

Perancangan struktur data pada aplikasi yang menggunakan database sangat penting karena struktur data merupakan tahap perancangan dari tabel-tabel yang ada pada database. Tabel-tabel yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah sebagai berikut:

Tabel 3.1 Tabel User

Nama Tabel : user Field Kunci : Username

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Username * Varchar 11 Username

2 nama_user Varchar 7 Nama user

3 password Text 50 Password

4 level Varchar 11 Level

Tabel 3.2 Tabel Adendum Suku Bunga

Nama Tabel : adendum_suku_bunga Field Kunci : kd_adendum

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_adendum * Varchar 11 Kode adendum

2 Kd_suku_bunga ** Varchar 11 Kode Suku bunga

3 No_pk ** Text 3 No perjanjian kredit awal

4 Biaya_migrasi Decimal 11,2 Biaya Migrasi 5 Biaya_pinalti Decimal 11,2 Biaya Pinalis 6 Angsuran_lama Decimal 11,2 Angsuran Lama 7 Angsuran_baru Decimal 11,2 Angsuran Baru

(28)

8 Status Text 50 Status

9 Tgl_buat Date Tgl surat dibuat

10 Tgl_berlaku Date Tgl berlaku perubahan

11 Disetujui_oleh Varchar 50 Disetujui

Tabel 3.3 Tabel Adendum Jaminan

Nama Tabel : adendum_jaminan Field Kunci : kd_adendum

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_adendum_jam * Varchar 25 Kode Adendum

2 No_pk ** Varchar 2 No PK

3 Jaminan_lama Decimal 11,2 Jaminan Lama 4 Jaminan_baru Decimal 11,2 Jaminan Baru

5 Status Text 50 Status

6 Tgl_berlaku Date Tgl berlaku perubahan

7 Biaya_migrasi Decimal 11,2 Biaya migrasi 8 Biaya_pinalti Decimal 11,2 Biaya pinalti 9 Disetujui_oleh Varchar 20 Disetujui_oleh

10 Tgl_buat Date Tanggal Buat

Tabel 3.4 Tabel Debitur

Nama Tabel : debitur Field Kunci : no_pk

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 No_pk * Varchar 7 Nomor Perjanjian Kontrak

2 No_rek Varchar 12 Nomor Rekening

3 Nama_debitur Varchar 100 Nama Debitur 4 Jenis_kredit Varchar 50 Jenis kredit

(29)

5 Jangka_waktu Varchar 2 Jangka waktu peminjaman

6 Jaminan Text Jaminan debitur

7 Outstanding Decimal 11,2 Nilai Outstanding Jaminan 8 Angsuran Decimal 11,2 Nilai angsuran debitur

Tabel 3.5 Tabel Notaris

Nama Tabel : notaris Field Kunci : kd_notaris

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_notaris * Int 4 Kode notaris

2 Nama_notaris Varchar 100 Nama Notaris

3 Alamat Text Alamat Notaris

4 No_telp Varchar 15 Nomor Telepon

Tabel 3.6 Tabel Suku Bunga

Nama Tabel : suku_bunga Field Kunci : kd_suku_bunga

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_suku_bunga * Varchar 4 Kode Suku Bunga

2 Bulan Varchar 10 Bulan

3 Nilai Decimal 5,2 Nilai Suku bunga

4 Jenis Kredit Varchar 20 Jenis Kredit

Tabel 3.7 Tabel Syarat Nama Tabel : syarat

(30)

Field Kunci : kd_syarat

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_syarat * Int 4 Kode Syarat

2 Syarat Text Syarat

3 Kd_adendum ** Varchar 50 Kode adendum

3 Kd_adendum_jam ** Varchar 50 Kode addendum jaminan

Tabel 3.8 Tabel Follow Up

Nama Tabel : follow_up Field Kunci : kd_follow

No Nama Tipe Data Panjang Keterangan

1 Kd_follow * Int 4 Kode follow up

2 tanggal date Tanggal follow up

3 Jam Time Jam follow up

4 Keterangan Text Keterangan follow up

5 Kd_adendum ** Varchar 50 Kode addendum

6 Kd_adendum_jam** Kode addendum jaminan

7 Username ** Varchar 20 username

3.4.2 Struktur Tampilan Layar 1. Tampilan Layar Admin

(31)

Admin

Master Transaksi Laporan

Debitur

Suku Bunga

Notaris

User

Request Adendum Suku Bunga

Request Adendum Jaminan

Akad Notaris

Follow Up

Adendum Suku Bunga

Adendum Jaminan

Notaris

Follow Up

Gambar 3.12 Tampilan Layar Admin

3.4.3 Rancangan Layar Sistem 1. Rancangan layar Halaman Login

Gambar 3.13 Tampilan Layar Halaman Login Gambar

Sign In Username : Password :

Sign In

(32)

2. Rancangan layar debitur

Gambar 3.14 Tampilan Layar Debitur 3. Rancangan layar Suku bunga

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah Debitur

Nama Debitur Jangka Waktu Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah Debitur

Nama Debitur Jangka Waktu Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

Nama Menu Nama Menu

(33)

Gambar 3.15 Tampilan Layar Suku Bunga 4. Rancangan layar Notaris

Gambar 3.16 Tampilan Layar Notaris 5. Rancangan layar User

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah Notaris

Nama Notaris Nomor Telpon Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah User

Username Nama User Aksi

Xxxxxx xxxxxxxxxx

xx Edit|Delete

Level

Nama Menu

xxxxxxxxxx x

Nama Menu

(34)

Gambar 3.17 Tampilan Layar User 6. Rancangan layar Adendum Suku Bunga

Gambar 3.18 Tampilan Layar Adendum Suku Bunga 7. Rancangan layar Adendum Jaminan

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah

Kode Addendum Nama Debitur Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

Nama Menu

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah

Kode Addendum Nama Debitur Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

Nama Menu

(35)

71

Gambar 3.19 Tampilan Layar Adendum Jaminan 8. Rancang layar Akad Notaris

Gambar 3.20 Tampilan Layar Akad Notaris

9. Rancang layar Follow Up

Nama Menu

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah Notaris

Nama Notaris Nomor Telpon Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Tambah Followup

Kode Addendum Nama Debitur Aksi xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx Edit|Delete

Nama Menu

(36)

Gambar 3.21 Tampilan Layar Followup 10. Rancang layar semua laporan

Gambar 3.22 Tampilan layar semua laporan

MASTER Debitur Suku Bunga Notaris User TRANSAKSI

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up LAPORAN

Adendum Suku Bunga Adendum Jaminan Notaris

Follow Up

LOGO xxxxxxxx Logout

Cetak

Tanggal awal xxxxxxxxx Tanggal Selesai

xxx xxxx

x

Nama Menu

Gambar

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Unit Bisnis Kredit Konsumer
Gambar 3.2 Use Case Sistem Berjalan
Tabel 3.2 Keterangan Use Case Membuat perubahan jaminan
Tabel 3.4 Keterangan Use Case Membuat persetujuan perubahan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Daftar Pelamar Lulus Wawancara Pengajuan Karyawan Baru Manajer Divisi Pelamar Karyawan Direktur 1 Rekrutmen + 2 Membuat Laporan Kelulusan 3 Membuat Surat Perjanjian Kerja

Kondisi Awal Calon Nasabah, Mantri, Customer Service, Kepala Unit sudah melakukan login dan sistem menampilkan menu utama Login Mencari Informasi Melakukan

Selanjutnya setelah mendapatkan persetujuan dari Pemimpin Proyek ( leader) dan Manajer Proyek, maka form klaim voucher diberikan kepada Admin Operasional untuk dilakukan

Admin dapat melakukan login, logout, sign up member, edit account, ganti password, tambah atau hapus berita, tabah link atau hapus link, update profile, tambah atau hapus

Nama Use Case Mengisi Form Pengajuan Bedah Rumah Deskripsi Singkat Warga merupakan orang yang melakukan pengisian.. form untuk mengajukan program bantuan bedah

Dipergunakannya sistem komputerisasi yang didukung dengan database pada sistem pengajuan kredit, yang merupakan transaksi utama dalam koperasi simpan pinjam sehingga

3.2.5 Analisis Pada Alir Proses Persetujuan Rencana Pelatihan Saat Ini Supervisor Sumber Daya Insani (SDI) &amp; Umum melakukan persetujuan rencana pelatihan berdasarkan

Jaminan atau agunan kredit yang diserahkan oleh calon Debitur kepada bank harus lebih besar daripada jumlah kredit yang diajukan. Minimal jumlah pengajuan kredit