KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Karunia dan Rahmat-Nya kegiatan Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Februari 2017 dapat terlaksana dan tersusun dengan baik.
Laporan rutin bulanan ini berisi capaian kinerja dan kegiatan Balai Penelitian dan Observasi Laut yang merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada stakeholders sesuai dengan Instruksi Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan nomor 27.2/BALITBANG KP/2011.
Dalam dokumen ini melaporkan pelaksanaan kegiatan dan capaian kinerja Balai Penelitian dan Observasi Laut pada bulan februari, hasil evaluasi ini dapat dijadikan dasar dalam perbaikan perencanaan kegiatan pada bulan mendatang untuk mencapai visi dan misi BPOL.
Kami berharap agar laporan bulanan ini dapat memenuhi harapan sebagai media pertanggung jawaban kepada stakeholders dan pemicu peningkatan kinerja organisasi Balai Penelitian dan Observasi Laut.
Jembrana, Februari 2017
DAFTAR ISI
DAFTARISI ... III
DAFTARGAMBAR ... IV
DAFTARTABEL ... V
RINGKASAN ... 1
BABI.LAYANANPERKANTORAN ... 2
BABII.DOKUMENDUKUNGANMANAJERIAL ... 3
2.1 TATA OPERASIONAL ... 3
2.1.1 PENYUSUNAN, PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN ... 3
2.1.2 MONITORING DAN EVALUASI SERTA PELAPORAN ... 4
2.2. PELAYANAN TEKNIS ... 5
2.3 TATA USAHA ... 6
BABIII.SARANADANPRASARANA ... 7
3.1 Pengadaan data Radar ... 7
3.3 Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan ... 7
3.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO) ... 7
BABIV.ILMUPENGETAHUANDANTEKNOLOGI ... 8
4.1 Capaian anggaran ... 8
4.2 Capaian Kegiatan ... 8
BABV.LAYANANIPTEK ... 11
5.1 Laboratorium Riset Kelautan ... 11
5.1.1 Laboratorium Kualitas Perairan ... 11
5.1.2 Peningkatan Layanan Laboratorium Penginderaan Jauh Laut ... 12
5.1.3 Operasional Laboratorium Alam ... 13
5.1.4 Laboratorium Observasi Oceanografi dan Pemodelan... 14
5.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO) ... 19
BABVI.PERMASALAHANDANTINDAKLANJUT... 21
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Irjen Pol Bambang Hermanu SH.MM mengunjungi fasilitas INDESO ... 5
Gambar 2. Pelaksanaan kegiatan tim mangrove dan Tim Pengukur Kualitas air, Mikroplastik dan ADCP ... 10
Gambar 3. Persiapan Sampling Mikro plastic dan proses coring Sedimen ... 10
Gambar 4. HOBO (pressure &temperature logger) dan Bioreeftek (Karanga & Montipora) ... 10
Gambar 5. Pelaksanaan survey Selat Bali , pengambilan sampel TSS, Clorofil, Biosonic dan WQC ... 10
Gambar 6. Pelatihan teknik pengambilan sampel dan analisis sedimen Mangrove ... 12
Gambar 7. Wahana Survey dan pengambilan sampel Air ... 14
Gambar 8. Pengukuran arus dan hasil rentang waktu pengukruan... 14
Gambar 9. Kunjungan Wantannas (Irjen Pol. Drs. Bambang Hermanu, SH, MM) melihat fasilitas INDESO... 20
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Realisasi Anggaran Berdasarkan Sumber Dana dan Jenis Belanja Satker
BPOL bulan Februari ... 1
Tabel 2. Realisasi Anggaran pada Output Layanan Perkantoran ... 2
Tabel 3. Realisasi Anggaran pada Bidang Program ... 3
Tabel 4. Realisasi Anggaran pada Bidang Monitoring dan Evaluasi ... 4
Tabel 5. Realisasi Anggaran pada Bidang Pelayanan Teknis ... 5
Tabel 6. Realisasi Anggaran pada Bidang Tata Usaha ... 6
Tabel 7. Realisasi anggaran pada bidang Sarana dan Prasarana ... 7
Tabel 8. Realisasi anggaran pada kegiatan riset ... 8
Tabel 9. Realisasi Anggaran pada Kegiatan Layanan IPTEK ... 11
Tabel 10. Personil yang terlibat dalam Survei Februari 2017 ... 13
Pesisir yang terdiri dari 9 sub output dengan pagu anggaran sebesar Rp 41.403.603.000 Realisasi anggaran pada bulan Februari sebesar Rp. 827.143.261 atau sekitar 2 % dari total pagu. Untuk rincian serapan per sumber dana pada bulan Februari terlihat pada
Error! Reference source not found.
.Tabel 1. Realisasi Anggaran Berdasarkan Sumber Dana dan Jenis Belanja Satker BPOL bulan Februari
Ket
Rupiah Murni (RM)
PHLN
PNBP
51
52
53
53
52
Pagu
8.044.332.000
8.657.666.000
2.595.323.000
22.060.000.000
46.282.000
Target
310.204.000
516.940.000
0
0
0
Realisasi
310.203.762
516.939.499
0
0
0
%
3,86
5,97
0
0
0
Total Pagu
19.297.321.000
22.060.000.000
46.282.000
Total
Realisasi
827.143.261
(2,00)
BAB I. LAYANAN PERKANTORAN
Layanan perkantoran merupakan kegiatan rutin yang bersifat tetap untuk mendukung operasional kantor. Dalam pelaksanaannya kegiatan layanan perkantoran anggarannya dibebankan kepada anggaran tahun berjalan, kegiatan layanan perkantoran meliputi
1. Pembayaran gaji dan tunjangan,
2. pembayaran biaya operasional (listrik, air, internet dll) 3. Pemeliharaan kantor.
4. Pemeliharaan Kendaraan Operasional
Perkembangan pelaksanaan anggaran pada kegiatan layanan perkantoran bulan Februari sebesar Rp. 676.721.538,- dari pagu anggaran sebesar Rp. 15.440.453.000,- . Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2 dan tabel 3.
Tabel 2. Realisasi Anggaran pada Output Layanan Perkantoran
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Pembayaran Gaji dan
Tunjangan 8.044.332.000 310.203.700 463.779.547 5.77
Operasional dan
Pemeliharaan kantor 7.396.121.000 366.517.314 465.868.367 6,30
Jumlah 15.440.453.000 676.721.538 929.647.914 6.02
Hasil yang telah dicapai pada bulan Februari telah dilakukan pembayaran Gaji dan tunjangan dan Operasional Perkantoran dan Pemeliharaan Kantor.
BAB II. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIAL
Dalam pelaksananan kegiatan di Balai penelitian dan onservasi laut dibutuhkan dukungan manajerial. Beberapa perubahan untuk tahun anggaran 2017 dibandingkan tahun sebelumnya adalah bahwa perjalanan Dinas manajerial dipusatkan pada pagu anggaran yang ada di Kasubag Tata Usaha. Sehingga pagu di manajerial lain hanya terkait dengan anggaran di luar perjalanan dinas.
Dalam Struktural manajerial BPOL terdiri dari : a). Seksi Tata Operasional
b). Seksi Pelayanan Teknis c). Subbagian Tata Usaha
Seksi Tata operasional sebagaimana yang dimaksud diatas mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan. Seksi pelayanan teknis sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, diseminasi, punlikasi, kerjasama, dan pengelolaan prasarana dansarana penelitian dan observasi, serta perpustakaan.
Subbagian tata usaha sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan urusan keuangan persuratan kearsipan, kepegawaian dan rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana.
Berikut adalah uraian pelaksanaan kegiatan bulan Februari 2017 pada masing-masing tim manajerial.
2.1 TATA OPERASIONAL
2.1.1 PENYUSUNAN, PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup program pada bulan Februari sebesar Rp. 0, - dari pagu anggaran Rp 7.704.000,- . Realisasi anggaran
selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3. Realisasi Anggaran pada Bidang Program
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Manajemen Perencanaan
Program dan Anggaran Riset Kelautan
7.704.000 - - -
Jumlah 7.704.000 - - -
Kebutuhan anggaran untuk mendukung program kerja yang terbatas diperlukan skala prioritas kegiatan yang dapat mendukung kebijakan Kementerian Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan dari kegiatan ini adalah tersedianya rencana program dan anggaran yang baik sesuai dengan arah kebijakan dibidang kelautan, sedangkan
resiko yang dapat menghambat pencapaian sasaran adalah jika terjadi perubahan kebijakan.
Agar diperoleh dokumen Program dan Rencana Kerja yang baik, perlu dilakukan identifikasi kebutuhan terkait sumberdaya laut dan pesisir yang menyeluruh dan sesuai dengan tugas dan fungsi BPOL. Penyusunan Program dan Rencana Kerja harus dapat memenuhi kebutuhan BPOL sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Capaian kegiatan pada bulan Februari ini adalah Penyusunan rencana anggaran untuk kegiatan BPOL hingga bulan April (cut off) , dan dokumen telah di sampaikan sebelum tanggal 28 Februari 2017 sesuai dengan memorandum 3
11/ BALITBANGKP.0/
KU.230/II/ 2017 tentang persiapan proses perubahan DIPA 2017
, hal inidikarenakan akan dilakukan cut off terkait rencana perubahan struktur organisasi KEMEN KP.
2.1.2 MONITORING DAN EVALUASI SERTA PELAPORAN
Monitoring dan evaluasi sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu kegiatan dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan diseluruh strata organisasi. Kegiatan monev dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional kegiatan baik kekuatan dan kelemahan yang ada, efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan akan tercapai apabila disusun, didesain dan dilakukan analisa yang tepat dan akurat. Pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup Monitoring dan evaluasi pada bulan Februari sebesar sebesar Rp. 0,- dari total pagu anggaran Rp 25.203.000.
Tabel 4. Realisasi Anggaran pada Bidang Monitoring dan Evaluasi
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Manajemen Monitoring dan
Evaluasi Riset Kelautan 25.203.000 - - -
Jumlah 25.203.000 - - -
a. Manajemen Monitoring dan Evaluasi Riset Kelautan
Pada Bulan Februari ini telah dilaksanaknnya beberapa kegiatan rutin dan laporan tidak terjadual diantaranya
1. Telah dilakukan penyusunan laporan minggu Februari dan telah dilakukan upload data di aplikasi Dashboard MONEV Balitbang KP
2. Telah disampaikannya capaian realisasi anggaran BPOL kepada Dinas Kelautan dan perikanan Provinsi Bali
3. Telah disusun laporan tahunan BPOL 2016 dan telah dilakukan penjilidan laporan.
4. Telah dilakukan update aplikasi monev anggaran, sipmonev versi 1 dan aplikasi dashboard monev Balitbang KP.
5. Telah dilakukan pengecekan ulang laporan untuk kelengkapan laporan tahun 2016.
2.2. PELAYANAN TEKNIS
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup pelayanan teknis sampai bulan Februari adalah sebesar Rp. 0.- dari pagu anggaran sebesar Rp. 9.600.000.-
Tabel 5. Realisasi Anggaran pada Bidang Pelayanan Teknis
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Manajemen Kerjasama Riset
Kelautan 9.600.000 - - -
Jumlah 9.600.000 - - -
a. Pengembangan Kerjasama Litbang KP
Balai Penelitian dan Observasi Laut merupakan suatu lembaga yang telah banyak menghasilkan kegiatan maupun penelitian penelitian di bidang kelautan dan observasi kelautan. Hasil penelitian dan observasi tersebut sangat berguna bagi seluruh pihak yang berkepentingan dibidang kelautan (stakeholders). Berbagai koordinasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan jumlah perjanjian kerjasama, baik dalam bentuk kunjungan ke instansi dalam rangka promosi BPOL dan undangan presentasi pada acara diskusi. Salah satunya adalah memfasilitasi kunjungan tamu dan bimbingan kemahasiswaan yang melakukan penelitian di BPOL. Dengan diadakannya kegiatan tersebut, diharapkan keberadaan Balai Penelitian dan Observasi Laut lebih dikenal dan hasil-hasil risetnya dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.
Pada Bulan Februari ini telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya :
a) Menerima kunjungan dari sekolah SMP Negeri 6 ke kantor BPOL untuk mendapatkan informasi kegiatan BPOL dalam bidang kelautan dan perikanan. Peniliti BPOL memberikan pemahaman terkait eksistem mangrove dan kegiatan di bidang kelautan dan perikanan lainnya.
b) Telah menerima kunjungan dari Inspektorat Jenderal (Itjen) 5 KKP dalam rangka melakkan survey layanan publik, dengan adanya survey ini diharapkan BPOL dapat meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap publik.
c) Telah menerima kunjungan dari Sekretariat Jendral Dewan Ketahanan nasional (Wantannas) dengan tujuan melakukan kajian daerah (kajida) Khusus di daerah Provinsi Bali. Dalam pertemuan ini peneliti BPOL menjelaskan bagaimana peran INDESO mendukung ketahanan nasional diantaranya memerangi IUU Fishing.
2.3 TATA USAHA
Perkembangan pelaksanaan realisasi anggaran kegiatan lingkup tata usaha pada bulan Februari sebesar Rp. 0.- dari pagu anggaran sebesar Rp. 306.535.000..
Tabel 6. Realisasi Anggaran pada Bidang Tata Usaha
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Manajemen Kepegawaian Riset
Kelautan 46.282.000 - - -
Manajemen Keuangan dan Tata
Usaha Riset Kelautan 260.253.000 - - -
Jumlah 306.535.000 - - -
Beberapa capaian kinerja tata usaha yang dilaporkan pada bulan Februari2017 adalah sebagai berikut:
a. Manajemen Kepegawaian Riset kelautan
1. Telah diselesaikannya administrasi pemutusan hubungan kerja oleh satu pegawai tenaga kontrak.
2. Telah dilakukan update data SKP kepegawaian
3. Telah terkoordinasikannya kegiatan-kegiatan terkait dengan kegiatan layanan tata usaha dengan pihak-pihak terkait.
b. Manajemen Keuangan dan Tata Usaha Riset Kelautan Manajemen Keuangan
1. Tim Keuangan BPOL menghadiri entry meeting BPK yang dilaksanakan di DKP Provinsi Bali. Dalam acara tersebut BPOL menyerahkan dokumen-dokumen yang terkait dengan keuangan kepada tim Audit BPK. Audit tersebut rencananya akan dimulai pada 31 Januari sampai dengan 9 Februari 2017.
2. Dilaksanakannya kegiatan rutin PPA.
3. Telah terselesaikannya audit oleh audit BPK pada tanggal 31 Januari 2017.
4. Telah disusun nominative terkait dengan gaji pegawai, honor tenaga kontrak, dan kekurangan tunjangan kinerja dan tunjangan fungsional bagi pegawai yang telah menempati jabatan fungsional peneliti.
Manajemen Tata Usaha dan BMN
1. Telah dilampirkan laporan BMN kepada tim MONEV BPOL.
2. Telah disusun SK penggunaan BMN (peralatan kerja dan kendaraan dinas) a.n PNS
BAB III. SARANA DAN PRASARANA
Pertumbuhan organisasi pada umumnya akan berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan sumber daya manusia beserta sarana dan prasarana pendukungnya, demikian pula yang terjadi pada Balai Penelitian dan Observasi Laut. Oleh karena itu perlu adanya upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dengan melakukan beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari:
1.
Pengadaan Data Radar.2.
Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan.3.
Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO).Tabel 7. Realisasi anggaran pada bidang Sarana dan Prasarana
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan %
Pengadaan data Radar 2.519.523.000 - - -
Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung RIsert Kelautan
76.000.000 - - - nfrastructure Development of Space Oceanography (INDESO) 22.060.000.000 - - - Jumlah 24.655.323.000 - - -
3.
1 Pengadaan data RadarPada bulan ini tidak ada laporan yang bisa disampaikan.
3.3 Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan
Telah dilakukan beberapa akegiatan diantaranya : a. Review dan perbaikan RUP;
b. Koordinasi dengan admin LPSE KKP dalam rangka mendapatkan user ID dan password aplikasi e-purchasing LKPP;
c. Finalisasi spesifikasi teknis;
d. Pemilihan supplier Bhinneka.com melalui sistem e-katalog LKPP;
Sesuai tahapan pelaksanaan persiapan e-purchasing melalui e-katalog LKPP telah diperoleh capaian sebagai berikut:
1. Perbaikan RUP sesuai dengan hasil kaji ulang RUP bersama dengan PPK;
2. Diperolehnya user ID dan password aplikasi e-purchasing untuk PPK dan Pengelola PBJ;
3. Telah ditetapkannya spesifikasi teknis dan daftar kuantitas berdsarkan kajian teknis oleh PPK dan Tim Teknis;
4. Proses awal pemilihan supplier melalui aplikasi e-purchasing LKPP, dan Bhinneka.com telah dipilih sebagai penyedia barang.
3.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)
BAB IV. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pada Tahun 2017 ini kegiatan Ilmu Penelitian yang ada di Balai Penelitian dan Observasi Laut hanya memeili satu output kegiatan, hal ini telah disesuaikan dengan arahan pusat untuk memfokuskan kegiatan penelitian dapat membangun kebijakan pemerintahan saat ini yaitu membangun potensi perikanan nasional. Oleh karena itu , saat ini BPOL telah mengambil langkah untuk kegiatan penelitian akan dilaksanakan di satu lokasi WPP 573 pesisir Bali dengan judul Penelitian “Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan pada Ekosistem Pesisir”.
4.1 Capaian anggaran
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan penelitian pada bulan Februari sebesar Rp 106.821.533, - dari pagu anggaran sebesar Rp 924.774.000, - Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada tabel 8.
Tabel 8. Realisasi anggaran pada kegiatan riset
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan %
Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan pada Ekosistem Pesisir
924.774.000 106.821.533 106.821.533 11.55
Jumlah 924.774.000 106.821.533 106.821.533 -
Perkembangan capaian kinerja dari masing-masing kegiatan yang melaporkan adalah sebagai berikut:
4.2 Capaian Kegiatan
Selat Bali merupakan daerah perairan yang berada diantara Pulau Bali dan Pulau Jawa. Secara administratif, Selat Bali terletak di Kabupaten Banyuwangi (Prop. Bali), Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Badung. Selat Bali merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan yang sangat besar, seperti potensi perikanan lemuru. Disamping potensi perikanan, perairan pesisir Selat Bali merupakan daerah pantai dengan pemanfaatan di bidang pariwisata, tak kurang beberapa daerah Pariwisata terkenal di Bali berada di Selat Bali seperti, Pantai Kuta, Pantai Seminyak, Pantai legian, pantai medewi, tanah lot dan lain-lainnya. Baik pengelolaan potensi perikanan maupun pariwisata juga haruslah didekati melalui berbagai ekosistem pendukungnya, seperti mangrove, terumbu karang, padang lamun, maupun ekosistem pesisir dan laut lainnya.
Metode identifikasi dan pengelolaan sumberdaya akan lebih efektif apabila didekati dengan Sistem informasi spasial yang akan menggambarkan secara integral daerah kajian. Dengan sistem ini akan dikembangkan lebih lanjut terkait peta prakiraan daerah penangkapan ikan (PPDPI) serta peta potensi sumberdaya lainnya di wilayah Selat Bali.
Pada bulan Februari ini telah dilakukan kegiatan diantaranya : a. Melakukan identifikasi batasan area komputasi numerik
b. Melakukan pengolahan data sekunder untuk input komputasi numerik c. Penentuan titik sampling pada kegiatan survei
d. Penentuan kebutuhan data citra satelit
e. Studi literatur mengenai karakteristik oseanografi dan pesisir selat Bali
f. Melakukan koordinasi antar tim penelitian untuk sinkronisasi data dan personil pelaksana
g. Mendeskripsikan penanggungjawab kegiatan survei dan output yg telah ditetapkan
h. Diskusi dengan tim dinamika pesisir dalam rangka persiapan survey 15-17 Feb. 2017
i. Permintaan data awal ke Balai Taman Nasional Bali Barat (BTNBB) j. Membuat surat pemberitahuan survey ke BTNBB
k. memproses data citra satelit yang akan digunakan untuk menggabungkan antara data SPL hasil model dengan citra
l. Melakukan overlay data model ke data setelit serta mengoreksi metode interpolasi data model
m. Diskusi tim untuk survei oseanografi yang meliputi persiapan alat dan personel, penentuan waktu dan titik survei, persiapan administrasi dan perijinan
n. pengolahan masking file dan data input untuk komputasi numerik (batimetri) o. Melaksanakan survey dinamika pesisir
p. Melaksanakan survey oseanografi q. Melaksanakan survey hydro acustic
Capaian Kinerja yang telah dicapai hingga bulan ini adalah :
a. Batasan area komputasi numerik telah teridentifikasi untuk mendukung produk PPDPI sehingga pengolahan data sekunder bisa segera dimulai sehingga pada saat data survey sudah didapatkan maka komputasi numerik serta validasi bisa segera dikerjakan.
b. Pengolahan data sekunder untuk komputasi numerik serta pemrosesan citra satelit telah disinkronisasi dengan produk PPDPI khusus selat Bali
c. Lokasi sampling kegiatan survei telah ditentukan sehingga bisa segera dilakukan identifikasi kebutuhan kapal sebagai wahana survei
d. Referensi yang akan digunakan untuk mendukung kajian ilmiah penelitian semakin bertambah sehingga akan sangat membantu dalam pembuatan laporan dan piblikasi ilmiah
e. Tersedianya data citra satelit VHR
f. Lokasi pengambilan data pemetaan terumbu karang, coring sedimen mangrove, mikro plastik & kualitas air laut telah ditentukan lebih detil
g. Pelaksanaan survei dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai perencanaan
h. Data sekunder yang sudah terkumpul (masking file) digunakan untuk hasil komputasi numerik rerata bulanan Januari 2017
i. Data oseanografi musim barat dan sampel kualitas air laut telah terkumpul j. Data kondisi mangrove, lamun dan terumbu karang serta sampel mikro plastik
bulan februari telah terkumpul
Gambar 2. Pelaksanaan kegiatan tim mangrove dan Tim Pengukur Kualitas air, Mikroplastik dan ADCP
Gambar 3. Persiapan Sampling Mikro plastic dan proses coring Sedimen
BAB V. LAYANAN IPTEK
Layanan iptek di BPOL dibagi dalam dua kegiatan umum yaitu kegiatan di Laboratorium Riset Kelautan (LRK) dan INDESO. Laboratorium Riset Kelautan didirikan dalam upaya tercapainya pelaksanaan riset strategis dan aplikasi teknologi kelautan secara optimal yang meliputi riset dasar, pengembangan dan aplikasi teknologi kelautan di Indonesia. Selain itu untuk memfasilitasi berbagai kepentingan yang membutuhkan pelayanan jasa laboratorium. Laboratorium Riset Kelautan dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat mendukung setiap pengujian yang terdiri dari Laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi Kelautan. Pada Tahun 2017 ini LRK BPOL terbagi menjadi sub Laboratorium diantaranya :
a) Laboratorium Kualitas Perairan b) Laboratorium Penginderaan Jauh c) Laboratorium Alam
d) Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut
5.1 Laboratorium Riset Kelautan
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan layanan Litbang pada bulan Februari untuk pelaksanaan anggaran kegiatan adalah sebesar Rp 0. dari pagu anggaran Rp 34.011.000 Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada tabel 9.
Tabel 9. Realisasi Anggaran pada Kegiatan Layanan IPTEK
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan
%
Pelayanan jasa Riset 34.011.000 - - -
Jumlah 34.011.000 - - -
Beberapa capaian kinerja pelayanan informasi dan teknologi yang dilaporkan pada bulan Februari 2017 adalah sebagai berikut :
5.1.1 Laboratorium Kualitas Perairan
Informasi tentang kondisi sumberdaya kelautan dari tahun ke tahun harus didukung oleh data dan informasi yang akurat agar upaya pengelolaan yang dilakukan lebih efektif. Pengelolaan sumberdaya kelautan tidak terlepas dari peranan penting laboratorium pengujian yang didukung oleh sumberdaya yang kompeten. Laboratorium pengujian sebagai penyedia data primer tentang kualitas sumberdaya kelautan perlu dibina secara berkesinambungan dan ditingkatkan kapasitasnya agar dapat memanfaatkan sarana dan prasarana laboratorium secara optimal dan menghasilkan data yang akurat. Oleh karena itu sangat diperlukan laboratorium pengujian kualitas perairan kompeten yang mampu melakukan pengujian parameter kualitas perairan dan mampu menyajikan data pemantauan kualitas perairan dengan benar.
Laboratorium Kualitas Perairan - Laboratorium Riset Kelautan Balai Penelitian dan Observasi Laut (LKP - LRK BPOL) telah berdiri sejak awal 2006. Dalam perjalanannya dari tahun 2006 hingga tahun 2014 ini, LKP telah banyak mengalami
Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang semakin bertambah dari tahun ke tahun merupakan bentuk pemenuhan terhadap permintaan layanan pengujian dengan parameter yang semakin beragam dari pengguna jasa laboratorium. Dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna jasa dan permintaan layanan pengujian laboratorium dari tahun ke tahun menjadikan LKP harus mengedepankan pelayanan dan kualitas hasil pengujian.
Dengan telah didirikannya LKP dengan segala sarana dan prasarana yang ada, maka diperlukan sebuah kegiatan operasional laboratorium untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh BPOL dan juga melayani para pengguna jasa laboratorium di sekitar lingkungan BPOL.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoperasionalkan laboratorium pengujian melalui kegiatan layanan pengujian dan pengolahan data di Laboratorium Kualitas Perairan - Laboratorium Riset Kelautan Balai Penelitian dan Observasi Laut (LKP – LRK BPOL) yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian.
Kegiatan yang telah dilakukan bulan Februari 2017: 1. Survei Lab Alam perancak
2. Pelatihan teknik pengamilan sampel dan analisis sedimen mangrove. Capaian Kinerja :
1. Jumlah sampel kualitas air bulan Februari : 155 sampel, dituangkan dalam 13 Lembar Hasil Pengujian (LHP)
2. Jumlah sampel kualitas air total : 186 sampel
3. Asal Customer internal: Kegiatan Operasional Laboratorium Alam, Kegiatan Penelitian Dinamika Pesisir, Penginderaan Jauh Laut dan Pemodelan Laut 4. Asal Customer eksternal: PT. Menjangan Mas, Yayasan WWF Bali, Mahasiswa
Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta (TA).
Gambar 6. Pelatihan teknik pengambilan sampel dan analisis sedimen Mangrove
5.1.2 Peningkatan Layanan Laboratorium Penginderaan Jauh Laut
Secara garis besar kegiatan mencakup inventarisasi, pengolahan, dan distribusi data satelit oseanografi serta pembuatan PPDPI, agar produksi PPDPI dapat lebih optimal untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan bagi nelayan.
Kegiatan yang dilakukan pada bulan ini adalah.
1. Pembuatan PPDPI Nasional, Pelabuhan Perikanan, dan Wilayah Khusus 2. Pembuatan Pelikan Tuna
Cilacap 0 peta, PPDPI Ambon 3 peta, PPDPI PPN Pelabuhan Ratu 1 peta, PPDPI PPN Sungailiat 1 peta, PPDPI PPN Pengambengan 0 peta, PPDPI PPP Tamperan 3 Peta, PPDPI PPN Kejawanan 2 peta, PPDPI PPN Pemangkat 0 peta, PPDPI Laut Sawu 6 peta, PPDPI Bali utara 0 peta, PPDPI Selat Lombok 0 peta, Pelikan Tuna 28 peta, Pelikan Cakalang 28 peta, Pelikan Lemuru 18 peta.
5.1.3 Operasional Laboratorium Alam
Sebagai salah satu laboratorium yang menjadi bagian dari laboratorium terpadu LRK, laboratorium alam dikembangkan untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan yang diilaksanakan di BPOL. Tidak hanya itu, laboratorium ini juga diharapkan dapat menyediakan data dan informasi terkait dengan isu-isu di lingkungan perairan berbasis pada pendekatan ekosistem. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim Laboratorium Alam BPOL adalah survei periodik di Estuari Perancak. Kegiatan ini telah dilakukan mulai Tahun 2015 hingga saat ini (2017), dengan penambahan titik pengukuran di sepanjang aliran Sungai Perancak – Samblong dan Sungai Ijo Gading). Estuari Perancak berada di sekitar kantor BPOL dan secara geografis berada langsung menghadap ke Selat Bali. Estuari ini mendapat pengaruh dari aktivitas manusia, seperti pertambakan, aktivitas pelabuhan, dan limbah dari pemukiman penduduk. Monitoring kualitas perairan dan lingkungan di wilayah ini sangat diperlukan guna mendapatkan data dan informasi time series, sehingga gambaran perubahan kondisinya dapat diketahui secara berkesinambungan. Hal ini diperlukan sebagai justifikasi dalam rencana pengelolaan Estuari Perancak dikemudian hari, sebagai bagian dari wilayah yang akan dikembangkan menjadi taman pesisir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana dan juga sebagai penunjang kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan yang akan dilakukan meliputi:
1. Melakukan survei periodik II pada tanggal 14 Februari 2017 (laporan survei terlampir);
2. Diskusi dengan kepala balai dan tim Lab. Alam terkait penambahan lokasi Laboratorium Alam BPOL di area budidaya laut. Lokasi yang disarankan adalah Teluk Pegametan, Gerokgak, karena terdapat beberapa Keramba Jaring Apung (KJA) milik masyarakat dan juga milik Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut (B2P2BL) Gondol;
3. Melakukan koordinasi dengan pihak B2P2BL mengenai lokasi pemasangan alat survei dan penentuan stasiun pengukuran kualitas air; serta
4. Melakukan peninjauan langsung ke Teluk Pegametan, Gerokgak pada tanggal 17 Februari 2017
Capaian kegiatan yang telah dicapai hingga bulan ini
1. Data kualitas perairan dan hidrodinamika hasil pengukuran langsung di 10 (sepuluh) stasiun pengukuran disepanjang aliran Sungai Ijo Gading, Sungai Perancak – Samblong, hingga ke Muara Perancak;
2. Telah dilakukan koordinasi dengan B2P2BL dan lokasi pemasangan alat survei telah ditentukan;
Pelaksanaan dan Hasil Survei Periodik Laboratorium Alam bulan Februari
Tabel 10. Personil yang terlibat dalam Survei Februari 2017
No NAMA TUGAS INSTANSI
1. Nuryani Widagti Melakukan pengukuran kualitas air dengan WQC
No NAMA TUGAS INSTANSI 2. Adi Wijaya Melakukan pengambilan
titik koordinat sampling
BPOL (Peneliti) 3. Amandangi W. H Melakukan pencatatan
hasil pengukuran, dokumentasi lapangan dan labelling sampel
BPOL (Peneliti)
4. Bayu Priyono Mengoperasikan kapal survey (kapten kapal)
BPOL (Peneliti) 5. I Nyoman Surana Melakukan pengambilan
sampel plankton
BPOL (Litkayasa/Teknisi Konservasi)
6. Reza Kristian Yanuar Membantu melakukan pengambilan sampel plankton dan air
Surya university (Mahasiswa)
7. Nadya Christa Magdalena
Melakukan pengukuran arus menggunakan flowmeter
Operator Pemodelan Laut
8. I Wayan Astina Membantu
mengoperasikan Kapal Survei
BPOL (Driver)
Dokumentasi Kegiatan laboratorium sebagai berikut :
Gambar 7. Wahana Survey dan pengambilan sampel Air
pokok dan fungsi Seksi Pelayanan Teknis BPOL adalah melakukan pelaksanaan kerjasama penelitian dan observasi serta diseminasi, komunikasi, publikasi dan dokumentasi hasil penelitian dan observasi strategis di bidang kelautan.
Layanan Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut BPOL meliputi operasionalisasi peralatan survei dan observasi laut, terutama variabel fisik, serta dokumentasi dan publikasi data kondisi laut baik yang bersumber dari stasiun observasi maupun prediksi model. Di tahun 2017 stasiun observasi laut yang beroperasi sebanyak 10 unit dengan lokasi stasiun adalah sebagai berikut:
a) Perairan Selat Bali, Bali b) Perairan Ende, NTT c) Perairan Kupang, NTT d) Perairan Bacan, Maluku
e) Perairan Pulau Makian, Maluku f) Perairan Ternate, Maluku
g) Perairan Bunta, Sulawesi Tengah h) Perairan Sigenti, Sulawesi Tengah i) Perairan Bolang Uki, Sulawesi Utara j) Perairan Kema, Sulawesi Utara
Variabel yang diukur pada stasiun observasi laut adalah suhu, konduktivitas, kandungan oksigen dan konsentrasi klorofil. Pengukuran dilakukan pada lapisan permukaan dengan kedalaman sensor sekitar 5 m.
Kegiatan yang dilakukan pada bulan Februari:
a) Inventarisasi sarana dan prasarana penunjang kegiatan litbang di BPOL yang operasionalisasinya dilakukan oleh Lab Observasi dan Pemodelan Laut.
b) Mempersiapkan sarana dan prasarana untuk kebutuhan survei lapangan dalam kegiatan penelitian di BPOL
c) Melakukan monitoring dan pengolahan data yang bersumber dari sistem alat observasi laut (sistem buoy permukaan) di 9 lokasi yaitu:
- Perairan Ende, NTT
- Perairan Kupang, NTT
- Perairan Bacan, Maluku
- Perairan Pulau Makian, Maluku
- Perairan Ternate, Maluku
- Perairan Bunta, Sulawesi Tengah
- Perairan Sigenti, Sulawesi Tengah
- Perairan Bolang Uki, Sulawesi Utara
- Perairan Kema, Sulawesi Utara
Inventarisasi sarana dan prasarana penunjang kegiatan litbang dilakukan untuk mengetahui jumlah dan kondisi peralatan yang ada di BPOL. Sarana dan prasarana dimaksud berupa peralatan dan perlengkapan survei dan monitoring kondisi fisik perairan yang dalam penggunaannya dioperasikan oleh Lab Observasi dan Pemodelan Laut. Peralatan dan perlengkapan yang berada dalam kondisi baik diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan suatu penelitian.
Monitoring dan dokumentasi data yang bersumber dari stasiun observasi laut diperlukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengukuran dan menyediakan
data yang siap digunakan lebih lanjut. Pengolahan data awal dilakukan dengan menyaring (filtering) data dengan nilai yang dianggap salah. Data yang telah melalui tahap penyaringan kemudian didokumentasikan untuk keperluan lebih lanjut. Sampai saat ini telah terdokumentasikan hasil dari pengukuran stasiun observasi laut di 9 lokasi, terkecuali Selat Bali
Plot deret waktu dari suhu, konduktivitas, klorofil, dan kadar oksigen (DO) di 10 stasiun observasi laut pada bulan Februari tahun 2017 diperlihatkan sebagai berikut:
1. Stasiun perairan Selat Bali.
3. Stasiun perairan Kupang.
4. Stasiun perairan Bacan.
6. Stasiun perairan Ternate.
7. Stasiun perairan Bunta.
9. Stasiun perairan Bolang Uki.
10. Stasiun perairan Kema.
5.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)
Infrastucture Development Of Space Oceanography (INDESO) merupakan sebuah Proyek kerja sama dengan Pemerintah Prancis yang dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyaii infrastruktur oseanografi berbasis teknologi satelit dan mulai diimplementasikanpada tahun 2012 dan menjadi inovasi teknologi pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem operasional oseanografi.
Sistem ini dikembangkan sebagai wujud konsistensi pemerintah dalam menjami keberlangsungan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara lestari dan berkelanjutan. INDESO merupakan program yang didesain untuk memantai kondisi perairan Indonesia termasuk biogeokimia dan ekosistem dengan melibatkan berbagai displin ilmu dalam pengimplementasiannya. INDESO ditujukan juga untuk memperketat pengawasan terhadap aksi pencurian ikan di perairan Indonesia sekaligus melindungi kekayaan biodevitasnya.
Proyek ini mengacu pada pembentukan jaringan pengamatan oseanografi yang nyata, adaptasi pengembangan bentuk dan prediksi dalam sistem pengolahan maupun analisa sehingga dimungkinkan untuk melakukan pemeliharaan perikanan secara berkesinambungan oleh nelayan di Indonesia.
Proyek INDESO yang berlangsung selama ini mencakup dua kegiatan utama. Pertama, pembangunan infrastruktur ground station/satellite reception dan fasilitas pengolah datanya. Kedua, pengembangan infrastruktur computing untuk pemodelan oseanografi dan hayati laut. Keduanya dibangun di BPOL Perancak – Bali, sedangkan
sistem basis data sebagai sistem backup (Redundant Database System) dibangun di Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (BalitbangKP) di Jakarta.
Pada Bulan Februari ini telah dilaksanakan beberapa kegiaan diantaranya :
a) Telah diterima kunjungan dari Dewan Ketahanan Nasional dan menjelaskan kegiatan yang telah dilakukan BPOL sebagai sumbangsih bagi ketahanan nasional
b) Pengoperasioan radar harian c) Perisapan Final RO 5 .
BAB VI. PERMASALAHAN DAN TINDAK LANJUT
Pelaksanaan kegiatan selama bulan Februari sudah berjalan dengan baik. Namun, di bulan ini untuk permasalahan dan tindak lanjut tentunya masih beberapa ditemukan. Namun, kedepannya diharapkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan.
Tabel 11. Permasalahan dan Tindak lanjut
Permasalahan Tindak Lanjut
Monev:
Penysuunan laporan Refleksi Outlook 2016 mengalami kelambatan
Penyusunan laporan Bulan Februari mengalami kemunduran dikarenakan adanya kesamaan waktu antara pelaksana kegiatan dengan pelaporan.
Optimalisasi penyusunan laporan refleksi pada akhir bulan Maret’
Telah dihubungi pihak PJPK terkait pelaporan yang harus disampaikan.
Laboratorium Kualitas Perairan
Permintaan parameter sulfida dari customer belum dapat dipenuhi karena terbatasnya bahan kimia yang tersedia dipihak distributor dan supplier
Koordinasi dengan supplier mengenai ketersediaan bahan
LaboratoriumObservasi Oseanografi dan Modeling Sensor pada alat observasi laut tidak selalu dalam kondisi baik sehingga data tidak sepenuhnya terukur.
Hampir seluruh alat observasi laut berlokasi jauh dari kantor BPOL sehingga untuk keperluan perawatan dan perbaikan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
Perawatan rutin terhadap sensor diperlukan.
Melakukan kerjasama dengan dinas atau kelompok nelayan yang berada dekat dengan lokasi stasiun observasi untuk keperluan perawatan dan perbaikan ringan
Laboratorium Alam:
Pengukuran tidak dapat dilakukan pada kondisi yang seragam (menuju pasang) karena terkendala oleh perahu survei yang tidak dapat melewati bagian bawah Jembatan Perancak, sehingga perlu menunggu hingga surut
Berkoordinasi dengan bagian BMN BPOL untuk memodifikasi bagian atap perahu survei agar dapat dilipat
BAB VII. PENUTUP
Demikian sekiranya yang dapat kami laporkan dalam laporan Kegiatan Bulan Februari Tahun Anggaran 2017. Besar harapan kami agar pelaksanaan kegiatan dan anggaran dapat berjalan dengan baik sehingga target capaian kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan memuaskan. Kami akan selalu berusaha untuk selalu memperbaiki kinerja kami. sehingga dapat mendukung terwujudnya rencana strategis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN DIPA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
TAHUN ANGGARAN 2017 BULAN : Februari
I. DATA UMUM
1 NAMA SATKER : BALAI PENELITIAN DAN OBSERVASI LAUT
2 KODE SATKER : 452935
3 UNIT ORGANISASI PELAKSANA : Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan
4 NAMA KUASA PENGGUNA ANGGARAN : Dr. I Nyoman Radiarta, Spi, M.Sc
5 JABATAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN : Kepala Balai Penelitian dan Observasi Laut
6 NAMA BENDAHARA PENGELUARAN : Made Agus Dwipayana, S.E
7 ALAMAT SATKER : JALAN BARU PERANCAK. NEGARA-JEMBRANA-BALI
II. DATA KEUANGAN
1. JUMLAH ANGGARAN DIPA (APBN MURNI) : Rp 19.297.321.000,-
2. PNBP TA Berjalan : Rp 46.282.000,-
3 PHLN : Rp 22.060.000.000,-
. JUMLAH SELURUHNYA : Rp 41.403.603.000,-
Jembrana, 28 Februari 2017
Kepala Balai Penelitian dan Observasi Laut
II. REKAPITULASI PERKEMBANGAN PELAKSANAAN DIPA TAHUN 2017 MENURUT PUSAT DAN DAERAH
BULAN : Februari
NAMA SATKER : (452935) BALAI PENELITIAN DAN OBSERVASI LAUT [KD]
KODE
PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/
KOMPONEN/ SUB
KOMPONEN/ AKUN ANGGARAN BOBOT
REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK
Sampai bulan lalu
Sampai bulan ini
Sampai bulan
lalu
Sampai bulan ini
Target Realisasi Target Realisasi
Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB
032.11.04
Program Penelitian dan Pengembangan Iptek
Kelautan dan Perikanan 41.403.603.000 100,00 252.926.838 0,61 1.080.080.600 2,61 1.080.070.099 2,61 0,41 5,09 5,09 5,09 5,09
2373
Penelitian dan Pengembangan Iptek Kewilayahan, Dinamika dan Sumber Daya Laut dan
Pesisir 41.403.603.000 100,00 252.926.838 0,61 1.080.080.600 2,61 1.080.070.099 2,61 0,41 5,09 5,09 5,09 5,09
2373.001
Informasi dan/atau
Rekomendasi Kebijakan Riset
Kelautan 924.774.000 2,23 0 0,00 106.821.600 11,55 106.821.533 11,55 0,00 11,55 0,26 11,55 0,26
2373.001.0
01 Data dan/atau Informasi Riset Kelautan 924.774.000 2,23 0 0,00 106.821.600 11,55 106.821.533 11,55 0,00 11,55 0,26 11,55 0,26
52
Riset Data dan/atau Informasi Daerah
Penangkapan Ikan 924.774.000 2,23 0 0,00 106.821.600 11,55 106.821.533 11,55 0,00 11,55 0,26 11,55 0,26
A
Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan pada
Ekosistem Pesisir 924.774.000 2,23 0 0,00 106.821.600 11,55 106.821.533 11,55 - - -
521211 Belanja Bahan 186.777.000 0,45 0 0,00 62.430.000 33,42 62.429.933 33,42 - - -
521213 Honor Output Kegiatan 38.660.000 0,09 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
521811 Belanja Barang Untuk Persediaan Barang Konsumsi 4.000.000 0,01 0 0,00 2.995.000 74,88 2.995.000 74,88 - - -
522141 Belanja Sewa 523.200.000 1,26 0 0,00 19.650.000 3,76 19.650.000 3,76 - - -
522151 Belanja Jasa Profesi 40.800.000 0,10 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
524111 Belanja Perjalanan Biasa 131.337.000 0,32 0 0,00 21.746.600 16,56 21.746.600 16,56 - - -
KODE
PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/
KOMPONEN/ SUB
KOMPONEN/ AKUN ANGGARAN BOBOT
REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK
Sampai bulan lalu
Sampai bulan ini
Sampai bulan
lalu
Sampai bulan ini
Target Realisasi Target Realisasi
Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB
2373.950.0 01
Layanan Dukungan Manajemen Perencanaan Program dan Anggaran Riset
Kelautan 7.704.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
51 Penyusunan Rencana Program 7.704.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A tanpa sub komponen 7.704.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
521213 Honor Output Kegiatan 2.904.000 0,01 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522151 Belanja Jasa Profesi 4.800.000 0,01 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.950.0 02
Layanan Dukungan
Manajemen Kerjasama Riset
Kelautan 9.600.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
51 Penjalinan Kerja Sama 9.600.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A tanpa sub komponen 9.600.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522141 Belanja Sewa 9.600.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - - 2373.950.0 04 Layanan Dukungan Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan 46.282.000 0,11 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 51 Pengadministrasian Kepegawaian 46.282.000 0,11 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A Pelatihan Kompetensi Laboran dana dari PNBP 46.282.000 0,11 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522191 Belanja Jasa Lainnya * 46.282.000 0,11 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.950.0 05
Layanan Dukungan Manajemen Keuangan dan
Tata Usaha Riset Kelautan 260.253.000 0,63 0 0,00 43.601.000 16,75 43.600.652 16,75 0,00 16,75 0,11 16,75 0,11
52 Pelayanan Tata Usaha 260.253.000 0,63 0 0,00 43.601.000 16,75 43.600.652 16,75 0,00 16,75 0,11 16,75 0,11
A Operasional Satuan Kerja 260.253.000 0,63 0 0,00 43.601.000 16,75 43.600.652 16,75 - - -
521211 Belanja Bahan 13.000.000 0,03 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
KODE
PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/
KOMPONEN/ SUB
KOMPONEN/ AKUN ANGGARAN BOBOT
REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK
Sampai bulan lalu
Sampai bulan ini
Sampai bulan
lalu
Sampai bulan ini
Target Realisasi Target Realisasi
Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB
524114 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 21.600.000 0,05 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.950.0 08
Layanan Dukungan Manajemen Monitoring dan
Evaluasi Riset Kelautan 25.203.000 0,06 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
51 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi 25.203.000 0,06 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A tanpa sub komponen 25.203.000 0,06 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
521213 Honor Output Kegiatan 20.403.000 0,05 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522151 Belanja Jasa Profesi 4.800.000 0,01 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.950.0 09
Layanan Dukungan Manajemen Tata Laksana dan Pelayanan Jasa Riset
Kelautan 34.011.000 0,08 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
52 Pelayanan Jasa Riset 34.011.000 0,08 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A tanpa sub komponen 34.011.000 0,08 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
521213 Honor Output Kegiatan 1.920.000 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
521219 Belanja Barang Non Operasional Lainnya 6.300.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522151 Belanja Jasa Profesi 9.600.000 0,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522191 Belanja Jasa Lainnya 16.191.000 0,04 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.951 Layanan Internal (Overhead) 24.655.323.000 59,55 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
2373.951.0
06 Sarana dan Prasarana Riset Kelautan 24.655.323.000 59,55 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
51 Pengadaan Sarana dan Prasarana Riset Kelautan 24.655.323.000 59,55 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
A Pengadaan Data Radar 2.519.323.000 6,08 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
532111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 2.519.323.000 6,08 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
B
Pengadaan Pendukung operasional perkantoran dan
riset kelautan 76.000.000 0,18 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
532111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 76.000.000 0,18 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
KODE
PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/
KOMPONEN/ SUB
KOMPONEN/ AKUN ANGGARAN BOBOT
REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK
Sampai bulan lalu
Sampai bulan ini
Sampai bulan
lalu
Sampai bulan ini
Target Realisasi Target Realisasi
Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB
533111 Belanja Modal Gedung dan Bangunan 22.060.000.000 53,28 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
2373.994 Layanan Perkantoran 15.440.453.000 37,29 252.926.838 1,64 929.658.000 6,02 929.647.914 6,02 1,63 6,04 2,25 6,04 2,25
2373.994.0
01 Layanan Pembayaran Biaya Operasional 15.440.453.000 37,29 252.926.838 1,64 929.658.000 6,02 929.647.914 6,02 1,63 6,04 2,25 6,04 2,25
1 Gaji dan Tunjangan 8.044.332.000 19,43 153.575.785 1,91 463.784.000 5,77 463.779.547 5,77 1,91 5,77 1,12 5,77 1,12
A tanpa sub komponen 8.044.332.000 19,43 153.575.785 1,91 463.784.000 5,77 463.779.547 5,77 - - -
511111 Belanja Gaji Pokok PNS 2.293.486.000 5,54 107.302.700 4,68 211.255.500 9,21 211.254.800 9,21 - - -
511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS 55.000 0,00 1.613 2,93 4.000 7,27 3.222 5,86 - - -
511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 175.953.000 0,42 7.863.200 4,47 15.392.000 8,75 15.391.340 8,75 - - -
511122 Belanja Tunj. Anak PNS 35.449.000 0,09 2.171.090 6,12 4.209.000 11,87 4.208.156 11,87 - - -
511123 Belanja Tunj. Struktural PNS 52.320.000 0,13 1.080.000 2,06 2.160.000 4,13 2.160.000 4,13 - - -
511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 634.232.000 1,53 25.815.000 4,07 64.880.000 10,23 64.880.000 10,23 - - -
511125 Belanja Tunj. PPh PNS 267.294.000 0,65 332.602 0,12 537.000 0,20 536.054 0,20 - - -
511126 Belanja Tunj. Beras PNS 116.124.000 0,28 7.169.580 6,17 14.050.000 12,10 14.049.480 12,10 - - -
511129 Belanja Uang Makan PNS 450.054.000 1,09 0 0,00 14.718.000 3,27 14.718.000 3,27 - - -
511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 82.748.000 0,20 1.840.000 2,22 3.125.000 3,78 3.125.000 3,78 - - -
512211 Belanja uang lembur 29.700.000 0,07 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
512411 Belanja pegawai (Tunjangan Khusus/Kegiatan) 3.906.917.000 9,44 0 0,00 133.453.500 3,42 133.453.495 3,42 - - -
2 Operasional dan Pemeliharaan Kantor 7.396.121.000 17,86 99.351.053 1,34 465.874.000 6,30 465.868.367 6,30 1,34 6,30 1,13 6,30 1,13
A Kebutuhan Sehari-hari perkantoran 181.186.000 0,44 0 0,00 22.710.000 12,53 22.709.000 12,53 - - -
521111 Belanja Keperluan Perkantoran 122.090.000 0,29 0 0,00 19.672.000 16,11 19.671.500 16,11 - - -
KODE
PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/
KOMPONEN/ SUB
KOMPONEN/ AKUN ANGGARAN BOBOT
REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK
Sampai bulan lalu
Sampai bulan ini
Sampai bulan
lalu
Sampai bulan ini
Target Realisasi Target Realisasi
Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB
522111 Belanja Langganan Listrik 600.000.000 1,45 0 0,00 80.570.000 13,43 80.569.735 13,43 - - -
522112 Belanja Langganan Telepon 36.000.000 0,09 0 0,00 3.898.000 10,83 3.897.880 10,83 - - -
522113 Belanja Langganan Air 36.000.000 0,09 0 0,00 9.820.000 27,28 9.819.400 27,28 - - -
522119 Belanja Langganan Daya dan Jasa Lainnya 720.000.000 1,74 99.351.053 13,80 122.320.000 16,99 122.319.053 16,99 - - -
C Pemeliharaan Kantor 1.799.362.000 4,35 0 0,00 86.665.000 4,82 86.663.401 4,82 - - -
523111 Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 326.498.000 0,79 0 0,00 12.044.000 3,69 12.043.130 3,69 - - -
523119 Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Lainnya 24.104.000 0,06 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
523121 Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 1.174.760.000 2,84 0 0,00 72.121.000 6,14 72.120.271 6,14 - - -
523133 Belanja Biaya Pemeliharaan Jaringan 274.000.000 0,66 0 0,00 2.500.000 0,91 2.500.000 0,91 - - -
E Pembayaran Terkait Pelaksanaan Operasional Kantor 1.064.680.000 2,57 0 0,00 67.120.000 6,30 67.120.000 6,30 - - -
521111 Belanja Keperluan Perkantoran 715.000.000 1,73 0 0,00 52.900.000 7,40 52.900.000 7,40 - - -
521115 Honor Operasional Satuan Kerja 217.680.000 0,53 0 0,00 14.220.000 6,53 14.220.000 6,53 - - -
522141 Belanja Sewa 132.000.000 0,32 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
G Operasional Gedung INDESO 2.958.893.000 7,15 0 0,00 72.771.000 2,46 72.769.898 2,46 - - -
522111 Belanja Langganan Listrik 384.000.000 0,93 0 0,00 71.320.000 18,57 71.319.195 18,57 - - -
522112 Belanja Langganan Telepon 30.000.000 0,07 0 0,00 1.451.000 4,84 1.450.703 4,84 - - -
522113 Belanja Langganan Air 36.000.000 0,09 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
522119 Belanja Langganan Daya dan Jasa Lainnya 660.000.000 1,59 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
523121 Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 1.848.893.000 4,47 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - - -
Ket : Kolom paling kanan mengisyaratkan adanya deviasi dan wajib mengisi permasalahan (Isikan pada menu Laporan - Realisasi Bulanan - Kendala dan Tindak Lanjut).
Deviasi >= 8,00 %
Deviasi >= 5,00 %
Identifikasi Masalah
No
Sub Kegiatan Realisasi Anggaran
Realisasi
Fisik Kendala Tindak lanjut yang diperlukan
Pihak yang diharapkan dapat membantu penyelesaian masalah
1 Monev: - - Penysuunan laporan Refleksi
Outlook 2016 mengalami kelambatan Penyusunan laporan Bulan Februari mengalami kemunduran dikarenakan adanya kesamaan waktu antara pelaksana kegiatan dengan pelaporan.
Optimalisasi penyusunan laporan refleksi pada akhir bulan Maret’
Telah dilakukan koreksi dan penyelesaian laporan..
Kasie TO
2 Laboratorium Kualitas Perairan
- - Permintaan parameter sulfida dari customer belum dapat dipenuhi karena terbatasnya bahan kimia yang tersedia dipihak distributor dan supplier
Koordinasi dengan supplier mengenai ketersediaan bahan
Manajer Lab, Suplier
3 LaboratoriumObservasi Oseanografi dan Modeling
- - Sensor pada alat observasi laut tidak selalu dalam kondisi baik sehingga data tidak sepenuhnya terukur. Hampir seluruh alat observasi laut berlokasi jauh dari kantor BPOL sehingga untuk keperluan perawatan dan perbaikan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
Perawatan rutin terhadap sensor diperlukan.
Melakukan kerjasama dengan dinas atau kelompok nelayan yang berada dekat dengan lokasi stasiun observasi untuk keperluan perawatan dan perbaikan ringan
BMN
Dinas Setempat
4 Laboratorium Alam: - - Pengukuran tidak dapat dilakukan pada kondisi yang seragam (menuju pasang) karena terkendala oleh perahu survei yang tidak dapat melewati bagian bawah Jembatan Perancak, sehingga perlu menunggu hingga surut
Berkoordinasi dengan bagian BMN BPOL untuk
memodifikasi bagian atap perahu survei agar dapat dilipat