• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 06 Oktober 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 06 Oktober 2014"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



IMF merevisi prediksi ekonomi Jerman.



WSKT raih kontrak Rp 13 triliun.



Blue Bird Jual 20% Saham ke Publik, Bidik Rp 4 Triliun.



POLY meraih utang baru US$ 117,8 juta.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

T

ekanan jual yang dimotori

pemodal asing berlanjut pada

perdagangan akhir pekan lalu. IHSG

ditutup di 4949,346 turun 51,463

poin (1%). Sepekan nilai penjualan

bersih asing mencapai Rp4,19 triliun

dan IHSG terkoreksi 3,57%.

Keluarnya pemodal asing dari pasar

saham merupakan fenomena global

terutama di emerging market

menyusul tren penguatan dolar AS

mengantisipasi berakhirnya QE3

November mendatang dan kenaikan

bunga The Fed. Di sisi lain

perekonomian sejumlah kawasan

seperti zona Euro, China, dan Jepang

masih menghadapi perlambatan. Di

Asia kondisi diperburuk dengan

terus berlanjutnya aksi demonstrasi

pro demokrasi di Hongkong. Indeks

Hang Seng sepekan koreksi 2,6%,

indeks Nikkei koreksi 3,2% dan ST terkoreksi 1,2%. Di saat bersamaan,

dinamika yang terjadi di parlemen akhir-akhir ini lebih dilihat sebagai faktor

resiko bagi pemerintahan Jokowi dan partai pendukungnya. Kombinasi situasi

eksernal dan internal tersebut dimanfaatkan pemodal asing untuk konsolidasi

portofolio mengingat harga saham sektoral sudah kemahalan, sedangkan

fundamental ekonomi kurang mendukung. Namun diperkirakan keluarnya dana

asing ini sifatnya sementara mengingat Indonesia dinilai masih menberikan yield

investasi yang relatif tinggi apalagi BI kemungkinan bisa menaikkan tingkat

bunganya mengantisipasi pelemahan rupiah dan rencana kenaikan harga BBM

akhir tahun ini.

Sementara Wall Street akhir pekan lalu berhasil melanjutkan tren bullish

ditopang naiknya angka kesempatan kerja September 248 ribu di atas perkiraan

216 ribu dan turunnya tingkat pengangguran September lalu 0,2 bp menjadi

5,9%. Indeks DJIA kembali ditutup di atas 17000 naik 1,24% di 17009,69. Indeks

S&P naik 1,12% di 1967,90. Dolar AS menguat terhadap Euro1,2% di 1,2516.

Sedangkan harga komoditas minyak dan emas drop masing-masing 1,4% dan

1,8% di USD89,74/barel dan USD1192,90/t.ounce.

Penguatan Wall Street akhir pekan lalu diperkirakan akan menjadi

penopang rebound di pasar saham Asia awal pekan ini dan juga IHSG yang

sudah terkoreksi 3,7% dalam dua sesi perdagangan terakhir sehingga membuat

harga saham sektoral terutama unggulan berada di area oversold. IHSG akan

bergerak dengan support di 4920 dan resisten di 5000 berpeluang rebound.

IHSG : S1 4920 S2 4880 R1 5000 R2 5050

Index Last Chg % DJIA  17009.69  208.64   1.24   S&P 500  1967.90  21.73   1.12   FTSE 100  6527.91  81.52   1.26   CAC 40  4281.74  39.07   0.92   DAX  9195.68  0.00   0.00   NIKKEI 225  15838.95  141.09   0.90   HANGSENG  23064.56  131.58   0.57   STI  3253.24  24.53   0.76   SHENZHEN  1333.50  0.00   0.00   SHANGHAI  2363.87  0.00   0.00   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  87.87  (1.18)  (1.33)  CPO (RM/M.T)  2169.00  23.00   1.07   Gold (USD/T.oz)  1195.60  (22.80)  (1.87)  Nikel (USD/M.T  16305.00  345.00   2.16   Timah (USD/M.T)  20400.00  175.00   0.87   Coal (USD/M.T)  65.20  (1.10)  (1.66)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  12210.00  77.00   0.63   USD/EUR  1.252  (0.01)  (1.13)  JPY/USD  109.68  1.04   0.95   IDR/SGD  9541.21  6.85   0.07   IDR/AUD  10613.66  (54.41)  (0.51)  TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  45.18  2758  (0.03)  (0.07)  Top Gainers IDR % Chg

MSKY  1,600  21.67   285  SSTM  98  16.67   14  MGNA‐W  44  15.79   6 

NELY  159  9.66   14  DPNS  424  8.72   34 

Top Losers IDR % Chg

BWPT  460  (14.81)  (80) 

GTBO  575  (12.88)  (85) 

TKIM‐W  221  (11.60)  (29) 

AMAG‐W  50  (10.71)  (6) 

ARTA  220  (8.33)  (20)  Top Value IDR % (miliar)

BMRI  10,050  (4.51)  633.903  BBRI  10,350  (3.94)  572.557  ASII  7,000  (2.44)  359.420  SMGR  15,125  (5.17)  277.409  BBNI  5,500  (4.76)  269.140 

Top Volume IDR % (juta)

BKSL  106  (2.75)  328.895  BWPT  460  (14.81)  223.434  BKSL  103  (6.36)  133.797  PNLF  275  (4.18)  110.767  META  200  (0.50)  105.568  IHSG 4,949.35 Change (51.46) Change (%) (1.03) Change (%/ytd) 14.66

Total Value (IDR triliun) 5.845 Total Volume (miliar saham) 5.301 Net Foreign Buy (IDR miliar) (869.000)

(2)

News Update

2



IMF merevisi prediksi ekonomi Jerman. Dana Moneter Internasional alias International Monetary Fund (IMF) akan memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi Jerman tahun ini dan tahun depan menjadi masing-masing sekitar 1,5% – karena krisis Ukraina dan Timur Tengah. Pada Juli lalu, IMF memprediksi, ekonomi Jerman akan tumbuh 1,9% tahun ini dan 1,7% tahun depan. Der Spiegel melaporkan, prediksi baru IMF ini akan dirilis, Selasa (7/10). Majalah Jerman ini juga menyebutkan, IMF akan menyerukan Pemerintah Jerman untuk mendorong investasi publik dan swasta. Ini untuk menopang pertumbuhan dalam jangka pendek dan menengah. Kuartal pertama 2014 lalu, Jerman masih mencatat pertumbuhan yang lumayan. Tapi negara dengan ekonomi terbesar di zona euro ini harus rela mengalami kontraksi ekonomi di kuartal kedua 2014. Ancaman kontraksi masih membayangi pada kuartal ketiga. Apalagi sentimen bisnis dan sentimen investor terus memburuk pada periode Juli hingga September lalu. Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jerman mungkin sedikit meleset dari target pemerintah sebesar 1,8% tahun ini. (Kontan Online)



WSKT raih kontrak Rp 13 triliun. Hingga kuartal III-2014, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp

13,04 triliun. Jumlah itu melonjak 104% dibandingkan periode sama tahun lalu, Rp 6,4 triliun. Sekretaris Perusahaan WSKT Haris Gunawan menjelaskan, kontrak baru itu, antara lain jalan tol Depok-Antasari senilai Rp 635 miliar dan Apartemen Frontage Surabaya senilai Rp 1,44 triliun. Kontrak baru ini setara 69,77% dari target 2014. Pada 2014, WSKT menargetkan kontrak baru Rp 18,7 triliun. Selain itu, WSKT mengerjakan kontrak limpahan atau carry over senilai Rp 10,42 triliun dari tahun lalu. Dus, nilai total proyek WSKT tahun ini Rp 29,12 triliun. (Kontan Online)



Blue Bird Jual 20% Saham ke Publik, Bidik Rp 4 Triliun. Perusahaan jasa transportasi terintegrasi, PT Blue Bird Tbk berencana melepas 20% sahamnya kepada publik melalui Initial Public Offering (IPO). Presiden Direktur Blue Bird Purnomo Prawiro menyebutkan, perseroan berencana menawarkan sebanyak-banyaknya 531.400.000 lembar saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdananya. "Saham yang kami tawarkan kepada publik adalah sampai 20% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum," kata Purnomo saat acara Due Diligence Meeting dan Public Expose Perseroan di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan. Meskipun tidak menyebutkan target dana yang akan diperoleh perseroan, namun Purnomo menjelaskan penggunaan dana hasil IPO tersebut. Sekitar 50% dari dana IPO akan digunakan untuk membiayai belanja modal termasuk pembelian kendaraan dan akuisisi pool, sekitar 35,71% untuk melunasi pinjaman, dan sekitar 14,29% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan entitas anak. Dia menjelaskan, rencana IPO juga dilakukan untuk memperkuat penetrasi dan ekspansi ke lokasi baru, mengembangkan bisnis limusin, dan sewa mobil atau bus, serta memperkuat kualitas pelayanan dan efisiensi operasional. "Kami optimis IPO ini akan memperoleh tanggapan positif dari berbagai kalangan. Melalui IPO, perseroan akan berkomitmen untuk mengembangkan bisnis dan memperkuat posisi kami di bidang jasa transportasi, khususnya melalui penambahan jumlah mobil pada armada," ujar dia. Sebelumnya, operator taksi terbesar di Indonesia itu dikabarkan menargetkan dana IPO hingga Rp 4 triliun. PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT UBS Securities Indonesia ditunjuk menjadi joint global co-ordinators dan bookrunners dalam IPO terbesar tahun 2014 ini. Blue Bird sudah merencanakan IPO sejak awal tahun tapi terpaksa molor karena ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi. Langkah Blue Bird ini mengikuti jejak PT Express Transindo Utama (Express Group) yang telah listing terlebih dahulu November 2012. (Kontan Online)



Rights issue BUMI batal karena tidak laku. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membeberkan alasan pembatalan sebagian rencana Penawaran Umum Terbatas (PUT IV) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue. Dalam materi paparan publik yang dirilis Jumat (3/10), BUMI mengatakan, batalnya penerbitan 12,65 miliar saham baru lewat rights issue lantaran kekurangan permintaan (undersubscription). Imbasnya, BUMI tak mampu meraih dana tunai yang seharusnya US$ 275 juta setara Rp 3,16 triliun dari rights issue. BUMI kembali memasukkan 12,65 miliar saham dalam portepel. BUMI sudah mengalokasikan US$ 275 juta dana rights issue untuk melunasi lima fasilitas pinjaman. Kelima fasilitas itu dari utang Axis Bank Limited (2011), Credit Suisse (2010), Deutsche Bank (2011), UBS Bank AG (2012) dan China Development Bank (2011). Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI sebelumnya mengatakan, akan mencari alternatif lain yang efisien untuk melunasi utang lima kreditur. BUMI juga membatalkan dua bagian PUT IV lainnya, yaitu US$ 48 juta setara Rp 552 miliar dan US$ 32,58 juta setara Rp 374,67 miliar. Bagian pertama yang senilai US$ 48 juta semestinya dianggarkan untuk merealisasikan penggarapan Blok 13 dan Blok R2 dari konsesi hidrokarbon yang dimiliki anak usaha BUMI di Yaman, Gallo Oil (Jersey) Ltd. Sementara bagian rights issue US$ 32,58 juta untuk uji kelayakan konsesi tembaga dan emas yang dimiliki PT Gorontalo Minerals, cucu usaha BUMI. Dua bagian rights issue itu dibatalkan karena kurang diminati investor. Tiga bagian yang dibatalkan tersebut merupakan sebagian dari total rights issue BUMI 32,19 miliar saham senilai US$ 700 juta. Akibatnya, pelaksanaan PUT IV BUMI hanya 15,85 miliar saham senilai US$ 314 juta setara Rp 3,61 triliun. Dana hasil rights issue tersebut, US$ 14 juta setara Rp 161 miliar untuk memenuhi modal kerja dan pembayaran bunga BUMI. Kedua, US$ 150 juta setara Rp 1,73 triliun untuk melunasi sebagian utang kepada China Investment Corporation (CIC). Ketiga, US$ 150 juta atau Rp 1,73 triliun melunasi utang kepada Castleford Investment Holdings Ltd (Castleford). (Kontan Online)



POLY meraih utang baru US$ 117,8 juta. PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) masih mengandalkan kucuran pinjaman dari pemegang saham mayoritasnya, Damiano Investment BV (Damiano), untuk melakukan ekspansi pada tahun ini. Sekretaris Perusahaan POLY Tunaryo menuturkan, produsen benang itu mendapatkan suntikan pinjaman sekitar US$ 117,8 juta dari Damiano untuk menopang kegiatan usaha di tahun ini. Fasilitas tersebut terdiri dari pinjaman investasi sekitar US$ 17,8 juta dan utang modal kerja senilai US$ 100 juta. Sejatinya, manajemen POLY merasa, pinjaman itu kurang efisien lantaran dibebankan bunga lebih dari 10% per tahun. POLY, lanjut Tunaryo, sebenarnya sudah mengajukan usulan baru atas restrukturisasi utang terjamin senilai US$ 280 juta kepada Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Salah satu poin baru usulan tersebut adalah penerbitan obligasi wajib tukar atau mandatory convertible bond (MCB). POLY berencana menerbitkan MCB senilai US$ 45 juta kepada kreditur utang terjamin dengan tenor sembilan tahun. Obligasi wajib konversi bisa ditukar PPA dengan 7,02% saham perusahaan. Namun, Menteri Keuangan belum bisa memberikan rekomendasi kepada PPA terkait proposal yang diajukan POLY. Kementerian Keuangan menilai, POLY masih memiliki keterkaitan dengan sang pemegang saham mayoritas terdahulu, Grup Texmaco. (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

3

HRUM 1930-2070. Harga saham emiten batubara

Harum Energy Tbk (HRUM) sepanjang tahun ini bergerak dalam

tren bearish di tengah iklim pasar saham yang bergerak bullish. Harga sahamnya akhir pekan lalu ditutup di Rp1940,

harga penutupan terendah sejak tercatat di lantai bursa 6 Oktober 2010. Bila dibandingkan akhir 2013 lalu di Rp2750

harga saham emiten batubara tersebut sudah terkoreksi 29,4% (YTD). Saat ini emiten batubara menghadapi tantangan

dari tren pelemahan harga komoditas batubara yang saat ini sekitar USD65-USD66/MT. Hal ini membuat pencapaian

laba emiten batubara umumnya mengalami tekanan termasuk HRUM. Sepanjang paruh pertama tahun ini (1H14) laba

bersih perseroan

turun 17,67% mencapai

USD18,05 juta. Penurunan laba bersih 1H14 lebih kecil dibandingkan

dengan pendapatan bersih periode tersebut yang turun hingga 43,56% mencapai USD262,48 juta. Pencapaian laba

bersih 1H14 lebih banyak ditopang dari pendapatan lain-lain seperti bagian laba bersih entitas asosiasi yang

mencapai USD3,03 juta. Padahal periode yang sama 2013 masih menderita rugi USD3,41 juta. Selain itu perseroan

juga memperoleh laba kurs bersih yang mencapai USD498 ribu dibandingkan periode yang sama 2013 yang

menderita rugi kurs bersih USD272 ribu. Penghasilan bunga perseroan 1H14 juga tumbuh 63% mencapai USD3,17

juta. Perseroan diuntungkan dengan penguatan rupiah atas dolar AS sepanjang periode 1H14 mengingat aset bersih

lancar perseroan lebih banyak dalam rupiah ketimbang mata uang dolar AS. Pendapatan bersih perseroan tahun ini

diperkirakan turun 36,52% menjadi USD531,34 juta dimana hingga 1H14 telah mencapai 49,4%. Sedangkan laba

bersih tahun ini diperkirakan turun jadi USD37,19 juta dengan asumsi marjin bersih turun dari 8% jadi 7%. Hingga

1H14 pencapaian laba bersih mencapai 48,5% dari proyeksi tahun ini. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan turun

menjadi USD0,013756 dari proyeksi sebelumnya USD0,0181. Dengan kurs 1USD=Rp11900 maka EPS proyeksi dalam

rupiah sebesar Rp215,39. Saham emiten sektor batubara saat ini berpeluang ditransaksikan dengan PE 11x. Dengan

asumsi PE 11x maka harga saham HRUM berpeluang mencapai Rp2370, atau punya ruang penguatan 22% dari harga

saat ini. Secara technical saat ini level support di Rp1910 hingga Rp1930 dan resisten di Rp2070 hingga Rp2100.

(4)

Stock Picks

4

UNTR 18800-20000.

Aksi jual pemodal dalam sepekan terakhir membuat banyak harga saham mengalami koreksi

signifikan termasuk saham United Tractors Tbk (UNTR) yang akhir pekan kemarin ditutup di Rp19075, terendah sejak

perdagangan 4 Maret 2014 lalu. Bila dibandingkan harga sahamnya pertengahan Agustus lalu yang sempat

ditransaksikan di Rp24400 harga sahamnya sudah terkoreksi 21,8%. Bila dilihat sejak akhir 2013 lalu posisi harga

sahamnya saat ini sudah menghapus keuntungan sepanjang tahun ini. Ini membuat harga sahamnya saat ini relatif

murah dan secara technical berpeluang rebound karena berada di area oversold sebagaimana tercermin dari indikator RSI

dan Stochastic. Sektor usaha alat berat dan tambang batubara tahun ini masih menghadapi sejumlah tantangan

terutama masih rendahnya harga jual komoditas tambang memasuki kuartal ketiga tahun ini seiring dengan tren

penguatan dolar AS. Masih tertundanya sejumlah proyek infrastuktur tahun ini akibat momen pemilu juga turut

menekan permintaan alat berat. Namun tahun depan dengan optimisme pemerintahan baru yang akan menggenjot

proyek infrastruktur maka permintaan alat berat diperkirakan bisa tumbuh positif. Bisnis usaha penjualan alat berat

menyumbangkan sekitar 31% terhadap total pendapatan bersih perseroan. Sedangkan bisnis kontraktor pertambangan

memberikan kontribusi sebesar 59% sisanya oleh unit usaha pertambangan. UNTR sepanjang 1H14 mencatatkan

pendapatan bersih Rp27,53 triliun naik 11% (yoy). Pencapaian sepanjang 1H14 mencerminkan 49,45% dari proyeksi

tahun ini sebesar Rp55,67 triliun atau naik 9,13%. Di bottom line, laba bersih 1H14 mencapai Rp3,28 triliun naik 42%

(yoy). Pencapaian laba bersih ini mencerminkan 53,6% dari proyeksi tahun ini sebesar Rp6,12 triliun. EPS proyeksi tahun

ini diperkirakan sebesar Rp1642. Pada harga saat ini Rp19075 saham UNTR ditransaksikan dengan PE 11,6x (E/14). Harga

saham UNTR berpeluang ditransaksikan dengan PE 16x atau target harga di Rp26272 untuk setahun ke depan. Dengan

harga saat ini ada ruang penguatan 37,7%. Perseroan juga akan membagikan dividen interim tahun buku 2014 sebesar

Rp195/saham yang bisa menjadi katalis penguatan harganya dalam waktu dekat. Secara technical level support harga

sahamnya saat ini di Rp18800 dan resisten terdekat menguji level Rp20000. Maintain Buy, SL 18700

Senin, 06 Oktober 2014

(5)

5

Stock Picks

JPFA 1140-1230.

Harga saham Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sepekan terakhir terkoreksi hingga 9% ditutup akhir

pekan lalu di Rp1155. Ini merupakan harganya terendah sejak perdagangan 19 Juni lalu. Tekanan jual yang terjadi atas

saham emiten pakan ternak ini sejak 19 September lalu terutama dipicu tren pelemahan rupiah atas dolar AS yang saat

ini sudah menembus level Rp12000. Kondisi ini diperburuk dengan iklim pasar yang memburuk ditandai dengan

keluarnya dana asing dari pasar. Namun keluarnya dana asing ini diperkirakan bersifat sementara mengingat

perekonomian nasional secara umum tetap prospektif ke depan dengan topangan pertumbuhan pasar kelas menengah

yang kuat sehingga menopang pertumbuhan konsumsi. Posisi harga saham JPFA saat ini secara technical berada di area

oversold sehingga berpeluang kuat mengalami technical rebound. Dari sisi kinerja, tahun ini penjualan bersih berpeluang

tumbuh 20% atau mencapai Rp25,69 triliun. Dengan asumsi marjin bersih 3% maka laba bersih berpeluang mencapai

Rp770,83 miliar atau tumbuh 29,5% (yoy). EPS proyeksi 2014 diperkirakan sebesar Rp72,44. Pada harga saat ini di

Rp1155 saham JPFA ditransaksikan PE 15,9x (E/14). Saat ini emiten pakan ternak ditransaksikan dengan rata-rata PE 23x.

Harga saham perseroan setahun terakhir ditransaksikan dengan rata-rata PE 21x. Dengan asumsi harga saham JPFA

berpeluang ditransaksikan dengan PE 21x maka harga sahamnya untuk jangka panjang berpeluang mencapai Rp1521,

atau punya ruang penguatan 31,7% dari harga saat ini di Rp1155. Secara technical level support saat ini di Rp1140 dan

resisten di Rp1230. Trading Buy, SL 1120.

Senin, 06 Oktober 2014

Saham Pilihan

ASII 6500-6800 Buy, SL 6450

INCO 3540-3640 Buy, SL 3480

BDMN 3880-4000 Buy, SL 3870

CTRA 960-1000 TB, SL 930

ADRO 1095-1155 Buy, SL 1080

AALI 21900-23000 Buy, SL 21600

BSDE 1440-1550 Buy, SL 1410

(6)

Stock View

6

Senin, 06 Oktober 2014

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG 

4949.35  5004.94  5060.53  4913.40  4877.45 

               PERKEBUNAN AALI  22025  22,483.33  22,941.67  21,683.33  21,341.67  3,725,866.00  36.80  485.51  114.55  11.34  BWPT  595  633.33  671.67  563.33  531.67                LSIP  1850  1,878.33  1,906.67  1,818.33  1,786.67  1,279,973.00  40.33  32.78  122.48  14.11  SGRO  1970  2,010.00  2,050.00  1,950.00  1,930.00  649,627.93  10.94  29.32  141.04  16.80  SIMP  780  793.33  806.67  773.33  766.67  3,171,052.00  2.40  12.14  92.44  16.06  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00  659,213.38  36.97  21.64  ‐571.51  0.58 

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1105  1,130.00  1,155.00  1,085.00  1,065.00  9,632,947.40  33.83  45.68  269.20  6.05  BORN  84  87.33  90.67  81.33  78.67                BRAU  110  115.33  120.67  107.33  104.67                BUMI  190  190.00  190.00  190.00  190.00  9,572,406.53  4.50  191.78  ‐751.57  0.25  DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  631,292.51  8.52  ‐0.52  ‐77.95  ‐23.93  HRUM  1940  1,980.00  2,020.00  1,905.00  1,870.00  1,460,386.97  ‐32.82  45.54  81.61  10.65  ITMG  27050  27,350.00  27,650.00  26,450.00  25,850.00  5,742,974.57  5.02  968.54  ‐299.21  6.98  PTBA  12875  13,016.67  13,158.33  12,716.67  12,558.33  3,093,648.00  11.39  232.76  8.74  13.83  PTRO  1140  1,175.00  1,210.00  1,115.00  1,090.00  929,699.70  5.15  23.76  ‐67.39  12.00 

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  114  118.67  123.33  111.67  109.33  999,850.63  1,185.87  4.39  5,114.26  6.49  ELSA  565  595.00  625.00  545.00  525.00  918,296.00  ‐12.25  7.42  56.06  19.03  ENRG  97  101.33  105.67  94.33  91.67  2,210,590.04  27.13  4.86  2,610.69  4.99  ESSA  3235  3,240.00  3,245.00  3,225.00  3,215.00  126,590.83  22.89  42.71  28.12  18.94  MEDC  3710  3,761.67  3,813.33  3,606.67  3,503.33  2,303,371.50  7.08  122.83  131.12  7.55 

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  1025  1,041.67  1,058.33  1,016.67  1,008.33                INCO  3560  3,641.67  3,723.33  3,466.67  3,373.33  2,430,306.44  ‐3.23  20.62  ‐33.11  43.17  TINS  1235  1,266.67  1,298.33  1,216.67  1,198.33                SEMEN INTP  21075  21,266.67  21,458.33  20,841.67  20,608.33  4,499,774.00  6.65  289.47  ‐7.03  18.20  SMCB  2550  2,573.33  2,596.67  2,538.33  2,526.67  2,356,126.00  9.11  42.23  75.57  15.10  SMGR  14625  14,841.67  15,058.33  14,466.67  14,308.33  6,177,992.74  11.44  219.66  5.39  16.65 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  89  91.67  94.33  85.67  82.33  333,609.60  28.88  2.97  59.01  7.49  JPRS  254  256.00  258.00  252.00  250.00  158,603.63  98.78  6.50  ‐0.37  9.77  KRAS  465  475.67  486.33  459.67  454.33  5,240,035.36  ‐12.47  ‐33.57  ‐698.77  ‐3.46  PAKAN TERNAK CPIN  3795  3,930.00  4,065.00  3,710.00  3,625.00  6,719,521.00  19.02  40.34  ‐7.84  23.52  JPFA  1155  1,185.00  1,215.00  1,140.00  1,125.00  5,674,518.00  14.33  4.97  ‐72.07  58.14 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  6600  6,716.67  6,833.33  6,466.67  6,333.33  49,821,000.00  6.73  116.76  9.68  14.13  GJTL  1465  1,513.33  1,561.67  1,408.33  1,351.67  3,199,668.00  5.32  96.23  ‐2.66  3.81 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  10950  11,050.00  11,150.00  10,800.00  10,650.00  7,355,089.00  21.44  0.12  6.96  24.94  INDF  6775  6,858.33  6,941.67  6,708.33  6,641.67  16,365,578.00  27.30  156.42  90.13  10.83  MYOR  29900  29,916.67  29,933.33  29,891.67  29,883.33  3,498,158.85  30.25  133.69  ‐45.72  55.91  ROTI  1100  1,115.00  1,130.00  1,085.00  1,070.00  464,595.48  27.03  12.10  9.45  22.73  GGRM  56500  56,783.34  57,066.67  55,958.34  55,416.67  15,670,252.00  23.99  736.58  35.34  19.18  INAF  156  159.67  163.33  153.67  151.33  155,073.95  25.62  ‐12.39  250.04  ‐3.15  KAEF  1070  1,108.33  1,146.67  1,033.33  996.67  867,027.74  8.45  4.21  ‐4.38  63.58  KLBF  1670  1,676.67  1,683.33  1,661.67  1,653.33  4,066,502.64  16.52  10.52  11.04  39.69 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  323  329.67  336.33  319.67  316.33  1,165,134.03  1.99  14.43  20.67  5.60  ASRI  434  442.33  450.67  429.33  424.67  871,134.65  ‐3.40  15.77  ‐23.45  6.88  BKSL  83  88.00  93.00  80.00  77.00                BSDE  1450  1,500.00  1,550.00  1,420.00  1,390.00  1,254,119.10  ‐39.62  27.93  ‐60.73  12.98  COWL  625  631.67  638.33  616.67  608.33  64,709.78  ‐6.38  1.59  ‐30.99  98.00  CTRA  970  1,000.00  1,030.00  940.00  910.00  1,202,303.51  ‐10.35  15.01  5.45  16.15  CTRP  700  716.67  733.33  676.67  653.33  251,211.60  ‐58.80  4.89  ‐84.29  35.78  CTRS  2045  2,066.67  2,088.33  2,026.67  2,008.33  347,893.21  27.73  66.20  25.74  7.72  ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  250  256.33  262.67  244.33  238.67  725,835.40  ‐3.64  15.03  51.33  4.16  MDLN  496  509.33  522.67  488.33  480.67                KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2620  2,706.67  2,793.33  2,546.67  2,473.33  1,439,602.33  5.83  9.01  40.67  72.67  DGIK  159  167.67  176.33  153.67  148.33  480,924.22  52.77  1.81  ‐44.42  21.97  PTPP  2180  2,225.00  2,270.00  2,135.00  2,090.00  1,999,368.48  55.72  12.69  44.39  42.96  SSIA  685  705.00  725.00  670.00  655.00  918,070.21  ‐17.06  2.64  ‐93.80  64.91  TOTL  950  963.33  976.67  923.33  896.67  547,807.36  ‐6.30  11.12  ‐20.80  21.35  WIKA  2490  2,588.33  2,686.67  2,438.33  2,386.67  2,791,666.54  6.24  27.28  6.78  22.82 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  5850  5,900.00  5,950.00  5,750.00  5,650.00                JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  3085  3,133.33  3,181.67  3,053.33  3,021.67  262,850.17  17.13  53.83  8.63  14.33  JSMR  6350  6,400.00  6,450.00  6,250.00  6,150.00  2,079,705.80  ‐13.14  55.30  16.71  28.71  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00  471,133.26  ‐31.12  6.89  ‐316.19  1.81  EXCL  6225  6,275.00  6,325.00  6,175.00  6,125.00  5,512,751.00  9.78  44.41  20.12  35.05  ISAT  3880  3,911.67  3,943.33  3,836.67  3,793.33  5,773,177.00  ‐0.26  147.24  ‐1,224.62  6.59  TLKM  2790  2,811.67  2,833.33  2,766.67  2,743.33  21,250,000.00  8.71  36.20  4.95  19.27  TRANSPORTASI GIAA  415  419.00  423.00  412.00  409.00  9,206,681.81  17.35  ‐82.55  469.78  ‐1.26  MBSS  1295  1,306.67  1,318.33  1,286.67  1,278.33  435,871.55  21.78  59.94  3.87  5.40  WINS  1295  1,306.67  1,318.33  1,276.67  1,258.33  518,942.64  36.32  23.63  53.05  13.70 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  715  728.33  741.67  703.33  691.67  2,753,426.38  52.84  17.64  3.30  10.13  BANK BBCA  12125  12,425.00  12,725.00  11,950.00  11,775.00  10,261,849.00  32.93  148.65  26.73  20.39  BBKP  690  696.67  703.33  681.67  673.33  1,641,517.00  15.99  27.33  9.08  6.31  BBNI  5125  5,341.67  5,558.33  4,941.67  4,758.33  7,526,634.00  26.65  128.30  15.63  9.99  BBRI  10025  10,283.33  10,541.67  9,883.33  9,741.67  17,099,293.00  28.06  240.57  16.71  10.42  BBTN  1095  1,128.33  1,161.67  1,078.33  1,061.67  3,123,112.00  28.06  32.29  2.24  8.48  BDMN  3920  3,956.67  3,993.33  3,851.67  3,783.33  5,612,922.00  17.40  91.25  ‐13.01  10.74  BJBR  760  778.33  796.67  748.33  736.67  2,124,681.00  12.48  33.55  ‐12.29  5.66  BMRI  9650  9,900.00  10,150.00  9,475.00  9,300.00  14,313,290.00  25.54  211.05  10.27  11.43  BNGA  945  950.00  955.00  940.00  935.00  4,883,839.00  15.02  43.71  4.22  5.41 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  5150  5,225.00  5,300.00  5,075.00  5,000.00  5,630,170.96  3.52  46.44  14.36  27.72  INTA  291  291.67  292.33  289.67  288.33  398,931.00  ‐48.89  37.27  87.86  1.95  UNTR  19075  19,225.00  19,375.00  18,975.00  18,875.00  13,901,385.00  11.66  42.26  39.66  112.84  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5075  5,275.00  5,475.00  4,950.00  4,825.00  2,675,101.00  26.32  27.42  ‐27.88  46.27  RALS  800  841.67  883.33  771.67  743.33  1,184,904.00  9.45  5.73  ‐2.88  34.93 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2975  3,048.33  3,121.67  2,928.33  2,881.67  1,496,466.00  9.55  27.61  ‐7.99  26.94  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  387  397.33  407.67  369.33  351.67  55,860.54  ‐9.06  ‐5.88  94.31  ‐16.47  BNBR  50  50.00  50.00  50.00  50.00  2,503,679.10  190.79  7.10  1,526.00  1.76 

(8)

Corporate Action

8

RUPS

EMITEN

JENIS

TANGGAL

TEMPAT

BBNI  

Bank Negara Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

06/03/2014  

The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta   

MTFN  

Capitalinc Investment Tbk.  

EGM  

10/03/2014  

  

SRIL  

Sri Rejeki Isman Tbk  

EGM  

10/03/2014  

Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 

Solo   

BNII  

Bank Internasional Indonesia 

Tbk.  

EGM  

12/03/2014  

Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No. 

8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270   

ADHI  

Adhi Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 

18, Jakarta selatan   

ARNA  

Arwana Citramulia Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 

RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186   

WSKT  

Waskita Karya (Persero) Tbk  

AGM  

18/03/2014  

Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 

Jakarta   

CNKO  

Exploitasi Energi Indonesia 

Tbk  

EGM  

19/03/2014  

Hotel Redtop ‐ Pecenongan   

BLTA  

Berlian Laju Tanker Tbk  

AGM  

19/03/2014  

Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend. 

Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta   

BTPN  

Bank Tabungan Pensiunan 

Nasional Tbk.  

AGM  

20/03/2014  

  

GIAA  

Garuda Indonesia (Persero) 

Tbk  

EGM  

24/03/2014  

  

MITI  

Mitra Investindo Tbk.  

EGM  

24/03/2014  

Ruang Serbaguna BEI   

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

AGM  

25/03/2014  

  

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

EGM  

25/03/2014  

  

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

AGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

EGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJTM  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Timur Tbk  

AGM  

26/03/2014  

Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya   

BBRI  

Bank Rakyat Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

INAF  

Indofarma Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

ITMA  

Sumber Energi Andalan Tbk  

EGM  

27/03/2014  

  

WIKA  

Wijaya Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

27/03/2014  

Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 

Jakarta Timur   

BNGA  

Bank CIMB Niaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman 

Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta   

AGRO  

Bank Rakyat Indonesia 

Agroniaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

  

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

EGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

IGAR  

Champion Pacific Indonesia 

Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta   

Senin, 06 Oktober 2014

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH

DIVIDEN

CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVIDEN

KETERANGAN

NELLY  4  01/09/2014  02/09/2014  18/09/2014     ACST  40  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     JAWA  2  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     RDTX  105  22/08/2014  25/08/2014  10/09/2014     DGIK  3  12/08/2014  15/08/2014  22/08/2014     RUIS  8  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     KIAS  2  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     SMAR  5  08/08/2014  11/08/2014  27/08/2014     TPMA  11  07/08/2014  08/08/2014  26/08/2014     GGRM  800  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LMSH  200  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LION  400  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     DART  28  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     MDRN  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     ETWA  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     GEMA  7  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     DPNS  20  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     PANR  8  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     MASA  1  25/07/2014  04/08/2014  20/08/2014     BFIN  0  02/07/2014  02/07/2014  02/07/2014  1(satu) saham akan memperoleh  Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date  TSPC  75  24/07/2014  25/07/2014  19/08/2014     ASBI  25  23/07/2014  24/07/2014  19/08/2014     PEGE  10  22/07/2014  23/07/2014  15/08/2014     ASDM  57  18/07/2014  21/07/2014  12/08/2014     ULTJ  12  18/07/2014  02/07/2014  02/07/2014     ALDO  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FORU  10  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     PWON  5  17/08/2014  18/07/2014  22/08/2014     CLPI  0  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014  USD0.0018  GPRA  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FAST  30  15/07/2014  16/07/2014  05/08/2014     INDF  142  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     MFIN  20  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     DYAN  3  14/07/2014  15/07/2014  06/08/2014     AMFG  80  11/07/2014  14/07/2014  24/07/2014     KBLI  4  10/07/2014  11/07/2014  25/07/2014    

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F

Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Volume transaksi sahamnya akhir pekan kemarin mencapai 104,17 juta saham dibandingkan rata-rata hariannya dalam sebulan terakhir yang hanya 38,51 juta saham.. Kecenderungan

Harga saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x (E/17) atau mencapai Rp660 di tengah ekspektasi harga komoditas CPO yang bullish ke depan dan pertumbuhan

Sebelumnya harga sahamnya tahun ini diperkira- kan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 2,5x dalam kondisi pasar dan sektor perbankan yang bullish ta- hun ini.. Dengan PBV 2,5x

harga  sahamnya  tutup  di  Rp2360  dan  bila  dibandingkan  dengan  harga  tersebut,  harga  sahamnya  saat  ini  telah  koreksi  8%.  Harga  sahamnya  tertinggi 

Penguatan harga sahamnya kemarin ditopang volume transaksi sahamnya yang meningkat mencapai 26,16 juta saham dibandingkan rata-rata hariannya dalam sebulan terakhir

akhir pekan lalu berhasil rebound 3% tutup di Rp1485. Selama sepekan harga sahamnya menguat  7%.  Penguatan  harga  sahamnya  terutama  dipicu  kondisi  pasar 

Harga saham ADRO saat ini ditransaksikan dengan PE 9,3 (E/12), masih relatif murah ketimbang rata-rata saham batubara yang tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x, atau

Harga saham perseroan diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE pasar 17x atau mencapai Rp6900, turun dari target harga sebelumnya di Rp8300.. Secara technical