Perekonomian Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV-2015 mencapai Rp 28.988 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 22.257 miliar.
Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2015 terhadap tahun 2014 (c-to-c) tumbuh 15,56 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 89,99 persen, adapun dari sisi pengeluaran terjadi pada komponen Impor yang tumbuh 281,67 persen.
Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 terhadap triwulan IV-2014 (y-on-y) tumbuh 15,10 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 123,97 persen, adapun dari sisi pengeluaran terjadi pada komponen Perubahan Inventori yang tumbuh 727,04 persen.
Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 5,86 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan ini disebabkan oleh lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh 19,39 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran lebih disebabkan meningkatnya kinerja Impor (110,95 persen).
Struktur ekonomi Sulampua secara spasial pada tiwulan IV-2015 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Sulawesi. Kelompok provinsi di Pulau Sulawesi memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto Sulampua, yakni sebesar 69,29 persen, diikuti oleh Pulau Papua sebesar 24,47 persen, dan Kepulauan Maluku 5.97 persen. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Provinsi Papua 7,18 persen (q-to-q), Provinsi Sulawesi Tengah 15,10 persen (y-on-y) dan Sulawesi Tengah 15,10 persen (c-to-c).No. 11/02/72/Th.XIX, 5 Februari 2016
P
ERTUMBUHAN
E
KONOMI
S
ULAWESI
T
ENGAH
T
RIWULAN
IV-2015
EKONOMI
SULAWESI
TENGAH
TAHUN
2015
TUMBUH
15,56
PERSEN
A.
PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-IV 2015 Terhadap Triwulan I-IV 2014 (c-to-c)
Perekonomian Sulawesi Tengah tahun 2015 tumbuh sebesar 15,56 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Industri Pengolahan merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 89,99 persen, diikuti oleh Pertambangan dan Penggalian 26,71 persen, dan Konstruksi sebesar 20,95 persen.
Grafik 1. Pertumbuhan dan Distribusi Beberapa Lapangan Usaha (c to c) 89.99 26.71 20.95 11.30 11.32 13.46 0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian Konstruksi Pertumbuhan Distribusi
Grafik 3. Pertumbuhan Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2015 (y on y)
Struktur perekonomian Sulawesi Tengah menurut lapangan usaha tahun 2015 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (31,26 persen); Konstruksi (14,29 persen) dan Pertambangan dan Penggalian (10,31 persen).
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2015, Industri Pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi
sebesar 5,37 persen, diikuti
Pertambangan dan Penggalian sebesar 2,73 persen, dan Konstruksi sebesar 2,57 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2015 Terhadap Triwulan IV-2014 (y-on-y)
Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 dibanding triwulan IV-2014 (y-on-y) tumbuh 15,10 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Industri Pengolahan sebesar 123,97 persen, diikuti Pertambangan dan Penggalian sebesar 50,44 persen, dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,70 persen.
Struktur PDRB Sulawesi Tengah menurut Lapangan Usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan IV 2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; dan Konstruksi; dan masih mendominasi PDRB Sulawesi Tengah.
Grafik 2. Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha (c to c)
3.30 2.71 2.60 2.57 0.47 5.37 2.29 2.18 (3.58) 2.73 5.07 15.56 -5 0 5 10 15 20
Triwulan I-IV 2014 Triwulan I-IV 2015
Pertambangan Pertanian Industri Pengolahan Konstruksi Lainnya PDRB 123.97 50.44 11.70 0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00 140.00 Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian Penyediaan Akomodasi
Grafik 5. Pertumbuhan PDRB q to q
Menurut Lapangan Usaha
-50 -40 -30 -20 -10 0 10 20 30 40 50 Pertambang an PDRB Industri
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah
t
riwulan IV-2015 (y-on-y), Industri Pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 7,28 persen, diikuti Pertambangan dan Penggalian sebesar 5,00 persen; dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,18 persen.Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2015 Terhadap Triwulan III-2015 (q-to-q)
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 terhadap triwulan III-2015 diwarnai oleh mulai berproduksinya pengilangan gas PT Donggi Senoro LNG yang mendorong pertumbuhan lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 19,39 persen dan Industri Pengolahan sebesar 16,52 persen. Adapun lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 7,37 persen. Pertumbuhan juga terjadi pada lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 3,74 persen. Sedangkan lapangan usaha Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan lapangan usaha Jasa Pendidikan mengalami kontraksi masing-masing sebesar -0,13 dan -0,01 persen.
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah
t
riwulan IV-2015 (q-to-q), Pertambangandan Penggalian memiliki sumber
pertumbuhan tertinggi sebesar 2,23 persen, diikuti Industri Pengolahan sebesar 1,72 persen; dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,77 persen.
Grafik 4. Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha (y on y)
Grafik 6. Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha (q to q) 3.59 2.30 3.24 1.18 (3.60) 5.00 5.20 (0.66) 0.82 7.28 9,25 15.10 -5 0 5 10 15 20 IV 2014 IV 2015 Industri Konstruksi Pertambangan Pertanian lainnya PDRB 1.43 1.10 1.35 0.77 0.48 2.23 2.80 0.04 0.28 1.72 6.35 5.86 0 1 2 3 4 5 6 7 IV 2014 IV 2015 Industri Konstruksi Pertambangan Pertanian lainnya PDRB
Grafik 7. Pertumbuhan Beberapa Komponen Tahun 2015 2.26 -4.48 7.15 4.04 5.92 6.13 3.29 3.63 2.28 9.59 5.07 15.56 2013 2014 2015 Lainnya PMTB PKRT Laju
Grafik 8. Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Pengeluaran
B.
PDRB MENURUT PENGELUARAN
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2015 Terhadap Tahun 2014 (c-to-c)
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi tahun 2015 terjadi pada seluruh komponen. Pertumbuhan tertinggi dicapai komponen Impor sebesar 281,67 persen; diikuti komponen Perubahan Inventori sebesar 107,09 persen; dan komponen Ekspor sebesar 94,81 persen. Tingginya pertumbuhan Impor didominasi oleh impor mesin smelter dan generator PLTU di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara. Struktur PDRB Sulawesi Tengah menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang mencakup lebih dari separuh PDRB Sulawesi Tengah. Komponen lainnya yang memiliki peranan besar terhadap PDRB secara berturut-turut adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto; Pengeluaran Konsumsi Pemerintah; Ekspor Barang dan Jasa; dan Perubahan Inventori; sedangkan Pengeluaran Konsumsi LNPRT dan Impor Barang dan Jasa relatif kecil.
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah Tahun 2015 (c-to-c), maka Komponen PMTB
merupakan komponen dengan sumber
pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 6,13 persen, diikuti komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 5,85 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 2,28 persen.
281.67 109.42 107.09 14.31 0.00 100.00 200.00 300.00 Impor PI Ekspor PMTB
Grafik 9. Pertumbuhan Beberapa Komponen Triwulan IV-2015 -0.33 -3.18 8.22 1.87 9.54 4.53 3.61 2.90 2.35 5.15 9.25 15.10 -5.00 0.00 5.00 10.00 15.00 20.00
IV-2013 IV-2014 IV-2015
Lainnya PMTB PKRT Laju
Grafik 10. Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Pengeluaran -0.33 -3.18 8.22 1.87 9.54 4.53 3.61 2.90 2.35 5.15 9.25 15.10
Triw IV-2013 Triw IV-2014 Triw IV-2015
Lainnya PMTB PKRT Laju
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2015 Terhadap Triwulan IV-2014 (y-on-y)
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2015 terhadap triwulan IV-2014 terjadi pada seluruh komponen. Pertumbuhan tertinggi dicapai komponen Perubahan Inventori sebesar 727,04 persen; diikuti komponen Impor sebesar 556,12 persen; dan komponen Ekspor sebesar 125,23 persen. Tingginya pertumbuhan perubahan inventori disebabkan adanya peningkatan stok LNG dan nikel pig
iron.
Struktur PDRB Sulawesi Tengah menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan IV-2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang mencakup hampir separuh dari PDRB Sulawesi Tengah. Komponen lainnya yang memiliki peranan besar terhadap PDRB secara berturut-turut adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto; Pengeluaran Konsumsi Pemerintah; Ekspor Barang dan Jasa; Perubahan Inventori; dan Impor Barang dan Jasa; sedangkan Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) perannya relatif kecil.
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 (y-on-y), maka Komponen Ekspor Barang dan Jasa merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 8,22 persen, diikuti komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 4,53
727.04 556.12 125.23 13.63 0 200 400 600 800 PI Impor Ekspor LNPRT
-50 -25 0 25 50 75 100 125 Ekspor PDRB Impor
persen; sedangkan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 2,35 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2015 Terhadap Triwulan III-2015 (q-to-q)
Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV-2015 terhadap triwulan III-2015 (q-to-q) meningkat sebesar 5,86 persen. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan positif yang terjadi di seluruh komponen pengeluaran kecuali Perubahan Inventori. Impor dan Ekspor yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 110,95 persen dan 41,42 persen. Tingginya Impor didominasi oleh pengadaan mesin dan generator untuk pembangunan smelter tahap dua di Kabupaten Morowali. Sedangkan tingginya Ekspor disebabkan peningkatan ekspor LNG yang mulai diekspor pada bulan agustus 2015.
C.
PDRB SULAMPUA
Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua tahun 2015 terjadi di seluruh wilayah kecuali Provinsi Sulawesi Selatan dan Gorontalo yang mengalami kontraksi di triwulan IV-2015. Pertumbuhan tertinggi triwulan IV-2015 (q-to-q) terjadi pada Provinsi Papua sebesar 7,18 persen, diikuti oleh Provinsi Sulawesi Utara sebesar 6,51 persen dan Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 5,86 persen. Sedangkan pertumbuhan tertinggi triwulan IV-2015 (y-on-y) terjadi pada Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 15,10 persen, diikuti oleh Provinsi Papua sebesar 14,08 persen dan Provinsi Sulawesi Barat sebesar 8,72 persen. Adapun untuk pertumbuhan tertinggi triwulan I-IV 2015 (c-to-c) terjadi pada Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 15,56 persen, diikuti oleh Provinsi Papua sebesar 7,97 persen dan Provinsi Sulawesi Barat sebesar 7,37 persen.
Grafik 11. Pertumbuhan PDRB q to q
Grafik 12. Laju Pertumbuhan PDRB Wilayah Sulampua Triwulan IV 2015
7.18 6.82 5.86 3.93 3.08 2.44 1.68 0.56 -3.38 -6.37 -1.83
Pa
pu
a
Su
lu
t
Su
lte
ng
Su
lb
ar
M
aluku
Pa
ba
r
Su
ltr
a
M
alut
Go
ro
nta
lo
Su
lse
l
Indonesia 15.10 14.08 8.72 7.67 7.50 7.24 6.49 6.05 5.57 5.20 5.04Su
lte
ng
Pa
pu
a
Su
lb
ar
Go
ro
nta
lo
Su
ltr
a
Su
lse
l
M
aluku
M
alut
Su
lu
t
Pa
ba
r
Indonesia 15.56 7.97 7.37 7.15 6.88 6.23 6.12 6.10 5.44 4.10 4.79Su
lte
ng
Pa
pu
a
Su
lb
ar
Su
lse
l
Su
ltr
a
Go
ro
nt…
Su
lu
t
M
alut
M
aluku
Pa
ba
r
IndonesiaQ to Q
Y on Y
C to C
Tabel 1
PDRB Menurut Lapangan Usaha
Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 (milyar rupiah)
Lapangan Usaha Harga Berlaku Harga Konstan 2010
Triw IV -2014 Triw III-2015 Triw IV-2015 Triw IV-2014 Triw III-2015 Triw IV-2015
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 8.128 8.362 8.676 6.466 6.532 6.694
B Pertambangan dan Penggalian 2.377 2.848 3.281 1.917 2.416 2.884
C Industri Pengolahan 1.441 2.812 3.275 1.136 2.184 2.545
D Pengadaan Listrik dan Gas 7 7 8 9 10 10
E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 35 38 38 28 29 29
F Konstruksi 3.990 3.850 3.902 2.799 2.664 2.672
G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
2.381 2.448 2.712 1.945 1.951 2.094
H Transportasi dan Pergudangan 1.069 1.116 1.148 825 847 862
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 141 156 159 105 115 117
J Informasi dan Komunikasi 860 891 925 790 818 848
K Jasa Keuangan dan Asuransi 561 602 617 433 446 457
L Real Estat 507 531 544 410 415 423
M,N Jasa Perusahaan 68 73 75 52 54 55
O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
1.648 1.794 1.883 1.191 1.254 1.271
P Jasa Pendidikan 1.032 1.149 1.154 779 830 830
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 376 382 384 285 285 287
R,S,T,U Jasa Lainnya 219 247 257 166 175 179
Tabel 2
Laju Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha Tahun Dasar 2010 (persen)
Lapangan Usaha Triw IV- 2015 terhadap Triw III-2015 Triw IV-2015 terhadap Triw IV-2014 Triwulan I-IV 2015 terhadap Triwulan I-IV 2014 Sumber Pertumbuhan q to q Sumber Pertumbuhan y on y Sumber Pertumbuhan Triwulan I-IV 2015 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 2,49 3,52 6,32 0,77 1,18 2,18 B Pertambangan dan Penggalian 19,39 50,44 26,71 2,23 5,00 2,73 C Industri Pengolahan 16,52 123,97 89,99 1,72 7,28 5,37 D Pengadaan Listrik dan Gas 0,99 3,68 8,75 0,00 0,00 0,00 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang -0,13 2,72 6,63 0,00 0,00 0,01 F Konstruksi 0,30 -4,54 20,95 0,04 -0,66 2,57 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 7,37 7,65 5,82 0,68 0,77 0,60 H Transportasi dan Pergudangan 1,76 4,46 7,65 0,07 0,19 0,33 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 2,00 11,70 10,06 0,01 0,06 0,06 J Informasi dan Komunikasi 3,74 7,41 9,19 0,15 0,30 0,37 K Jasa Keuangan dan Asuransi 2,83 5,50 6,09 0,05 0,12 0,14 L Real Estat 1,95 3,35 7,07 0,04 0,07 0,15 M,N Jasa Perusahaan 1,25 5,20 3,34 0,00 0,01 0,01
O
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
Wajib 1,28 6,77 8,50 0,08 0,42 0,53 P Jasa Pendidikan -0,01 6,48 7,67 0,00 0,26 0,32 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,60 0,75 6,74 0,01 0,01 0,10 R,S,T,U Jasa Lainnya 1,98 7,78 9,08 0,02 0,07 0,07
Tabel 3
Struktur PDRB Menurut Lapangan Usaha Triwulan IV-2014, Triwulan III-2015, Triwulan IV-2015, dan Triwulan I-IV 2015
(persen)
Lapangan Usaha 2014
2015
Triw IV Triw III Triw IV Tiwulan I-IV (1) (3) (5) (4) (6) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 32,72 30,58 29,93 31,26 B Pertambangan dan Penggalian 9,57 10,42 11,32 10,31 C Industri Pengolahan 5,80 10,28 11,30 9,72 D Pengadaan Listrik dan Gas 0,03 0,03 0,03 0,03 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0,14 0,14 0,13 0,14 F Konstruksi 16.06 14,08 13,46 14,29 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 9,59 9,10 9,35 9,25 H Transportasi dan Pergudangan 4,30 4,08 3.96 4,00 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,57 0,57 0,55 0,55 J Informasi dan Komunikasi 3,46 3,26 3,19 3,22 K Jasa Keuangan dan Asuransi 2,26 2,20 2,13 2,19 L Real Estat 2,04 1,94 1,88 1,95 M,N Jasa Perusahaan 0,27 0,27 0,26 0,27 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 6,64 6,56 6,32 6,43 P Jasa Pendidikan 4,15 4,20 3,98 4,06 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,52 1,40 1,33 1,42 R,S,T,U Jasa Lainnya 0,88 0,90 0,89 0,90
Tabel 4
PDRB Menurut Pengeluaran
Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 (miliar rupiah)
Lapangan Usaha
Harga Berlaku Harga Konstan 2010
Triw IV-2014 Triw III-2015 Triw IV-2015 Triw IV-2014 Triw III-2015 Triw IV-2015
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1
. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 13.485 14.071 14.437 10,266 10.520 10.721
2
. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 439 510 552 349 380 397
3
. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 3.647 3.972 4.421 2.717 2.739 2.928
4
. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 11.147 12.207 13.439 8.475 8.689 9.351
5
. Perubahan Inventori 367 3.078 3.032 87 754 723
6
. Ekspor Barang dan Jasa 1.573 2.491 3.618 1.270 2.022 2.860
7
. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 236 716 1.599 128 398 840
8
. Net Ekspor Antar Daerah (5.582) (8.268) (8.911) (3.700) (3.681) (3.883)
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 24.840 27.346 28.988 19.336 21.025 22.257
Tabel 5
Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Pengeluaran Tahun Dasar 2010 (persen) Komponen Triw IV- 2015 Terhadap Triw III-2015 Triw IV-2015 terhadap Triw IV-2014 Triw I-IV 2015 terhadap Triw I-IV 2014 Sumber Pertumbuhan Triw IV-2015 (q to q) Sumber Pertumbuhan Triw IV-2015 (y on y) Sumber Pertumbuhan Triw I-IV 2015 (c to c) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 1,91 4,43 4,08 0,96 2,35 2,28 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 4,47 13,63 5,82 0,08 0,25 0,11 3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 6,92 7,78 8,57 0,90 1,09 1,18 4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 7,61 10,34 14,31 3,15 4,53 6,13 5. Perubahan Inventori (4,04) 727,04 109,42 (0,14) 3,29 1,73 6. Ekspor Barang dan Jasa 41,42 125,23 107,09 3,98 8,22 5,85 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 110,95 556,12 281,67 2,10 3,68 1,62 8. Net Ekspor Antar Daerah 5,50 4,96 0,53 (0,96) (0,95) (0,11)
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
Tabel 6
Struktur PDRB Menurut Pengeluaran Triwulan IV-2014, Triwulan III-2015, Triwulan IV-2015, dan Triwulan I-IV 2015
(persen)
Lapangan Usaha Triw IV-2014
2015 Triw I-IV
2015 Triw III Triw IV
(1) (3) (4) (5) (6) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 53,09 50,03 48,17 50,38 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 1,81 1,81 1,78 1,79 3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 14,05 13,03 13,16 12,94 4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 43,83 41,33 42,01 42,38 5. Perubahan Inventori 0,45 3,59 3,25 2,87 6. Ekspor Barang dan Jasa 6,57 9,62 12,85 9,79 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 0,66 1,89 3,78 1,90 8. Net Ekspor Antar Daerah (19,13) (17,51) (17,45) (18,25) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 100,00 100,00 100,00 100,00