• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN 1 SURAT IZIN PENELITIAN SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAMPIRAN 1 SURAT IZIN PENELITIAN SKRIPSI"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

LAMPIRAN 1

(3)
(4)

LAMPIRAN 2

(5)
(6)

LAMPIRAN 3

(7)
(8)

LAMPIRAN 4

SILABUS KELAS EKSPERIMEN

(9)

Silabus Kelas Eksperimen

Mata Pelajaran : IPA

Kelas : IV A Semester : II Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu Materi Metode Pembelajaran Sumber/ Bahan/ Alat Belajar Penilaian 8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 8.1 Mendeskri-psikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya 1. Menyebutkan sumber-sumber energi panas misalnya gesekan benda dan matahari. 2. Mendemonstra sikan adanya perpindahan panas. Pertemuan 1 2×35 menit  Sumber energi panas  Perpindahan panas secara konduksi  Discovery  Tanya Jawab  Ceramah  Diskusi  Sains untuk SD/MI kelas IV (Haryanto)  Ilmu Pengetahuan Alam (Mersi) Tes tertulis: pilihan ganda. Pertemuan 2 2×35 menit  Perpindahan panas secara konveksi Pertemuan 3 2×35 menit  Perpindahan panas secara radiasi

(10)

LAMPIRAN 5

SILABUS KELAS KONTROL

(11)

Silabus Kelas Kontrol

Mata Pelajaran : IPA

Kelas : IV B Semester : II Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu Materi Metode Pembelajaran Sumber/ Bahan/ Alat Belajar Penilaian 8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 8.1 Mendeskri-psikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya 3. Menyebutkan sumber-sumber energi panas misalnya gesekan benda dan matahari. 4. Mendemonstra sikan adanya perpindahan panas. Pertemuan 1 2×35 menit  Sumber energi panas  Perpindahan panas secara konduksi  Demonstrasi  Tanya Jawab  Ceramah  Diskusi  Sains untuk SD/MI kelas IV (Haryanto)  Ilmu Pengetahuan Alam (Mersi) Tes tertulis: pilihan ganda. Pertemuan 2 2×35 menit  Perpindahan panas secara konveksi Pertemuan 3 2×35 menit  Perpindahan panas secara radiasi

(12)

LAMPIRAN 6

(13)

Lampiran 6

KetuntasanHasil Belajar IPA Siswa Kelas IV A MI Asas Islam Salatiga Semester 1

Tahun Ajaran 2015/2016

Nomor Responden Nilai Ketuntasan

1 50 TT 2 95 T 3 77 T 4 68 T 5 75 T 6 80 T 7 55 TT 8 93 T 9 71 T 10 60 T 11 82 T 12 50 TT 13 85 T 14 55 TT 15 55 TT 16 68 T 17 76 T 18 70 T 19 80 T 20 90 T 21 75 T 22 90 T 23 68 T 24 50 TT

(14)

25 68 T JUMLAH 1786 RATA-RATA 71.44 Keterangan: KKM ≥ 60 T : Tuntas TT : Tidak Tuntas

(15)

KetuntasanHasil Belajar IPA Siswa Kelas IV B MI Asas Islam Salatiga Semester 1

Tahun Ajaran 2015/2016

Nomor Responden Nilai Ketuntasan

1 48 TT 2 85 T 3 79 T 4 73 T 5 79 T 6 52 TT 7 87 T 8 42 TT 9 77 T 10 79 T 11 93 T 12 80 T 13 73 T 14 90 T 15 71 T 16 55 TT 17 64 T 18 81 T 19 64 T 20 46 TT 21 85 T 22 55 TT 23 65 T 24 50 TT 25 60 T

(16)

JUMLAH 1733 RATA-RATA 69.32 Keterangan: Keterangan: KKM ≥ 60 T : Tuntas TT : Tidak Tuntas

(17)

LAMPIRAN 7

SOAL UJI VALIDITAS

(18)

Lampiran 7 Soal Sebelum Validitas

Nama : Kelas :

Pilihlah jawaban yang paling tepat! Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar.

1. Perhatikan benda-benda berikut ini:

1. Api unggun 3. Gesekan dua benda

2. Dua batang lilin 4. Bohlam yang menyala

Benda yang termasuk sumber energi panas adalah….

a. 1 dan 4 c. 2 dan 3

b. 1 dan 2 d. 2 dan 4

2. Sumber energi panas adalah….

a. Segala sesuatu yang menghantarkan panas. b. Benda yang terbakar.

c. Segala sesuatu yang menghasilkan panas. d. Benda yang memercikan api.

3. Dibawah ini yang merupakan sumber panas adalah….

a. Dua batu kali c. Dua batu yang digesekan

b. Dua batang lilin d. Setumpuk kayu bakar

4. Energi panas yang paling utama di Bumi berasal dari….

a. Makanan c. Air

b. Minyak Bumi d. Matahari

5. Energi panas disebut juga energi….

a. Kalor c. Listrik

b. Motor d. Matahari

6. Benda yang termasuk sumber energi panas yang tak terbatas adalah….

a. Bensin c. Batu Bara

(19)

7. Zaman dahulu orang membuat api dari batu dan kayu yang digesekan terus-menerus sebab….

a. Batu merupakan sumber energi panas. b. Gesekan merupakan sumber energi panas. c. Kayu merupakan penghasil api.

d. Gesekan merupakan sumber api.

8. Sumber energi panas dari setrika berasal dari….

a. Kayu c. Gesekan

b. Minyak tanah d. Listrik

9. Dua buah batu yang digesekan akan menimbulkan….

a. Abu c. Listrik

b. Asap d. Panas

10.Berikut ini yang merupakan sumber energi panas adalah….

a. Lilin c. Kayu

b. Gesekan d. Batu

11.Alat yang digunakan untuk mengukur panas benda disebut….

a. Kalorimeter c. Termometer

b. Barometer d. Tensimeter

12.Perpindahan panas dengan perantara fluida disebut dengan perpindahan panas secara….

a. Pancaran c. Radiasi

b. Konduksi d. Konveksi

13.Perpindahan panas dengan perantara zat padat disebut dengan perpindahan panas secara….

a. Konduksi c. Radiasi

b. Pancaran d. Konveksi

14.Ketika kita membuat kopi dengan air yang didihkan, terjadi perpindahan panas secara….

a. Konduksi c. Radiasi

(20)

15.Perpindahan panas secara radiasi adalah perpindahan panas dengan zat perantara….

a. Cair c. Gas

b. Padat d. Tanpa zat perantara

16.Tangan kita akan terasa panas ketika didekatkan dengan bohlam lampu yang sedang menyala.Hal tersebut terjadi akibat ada perpindahan panas secara….

a. Induksi c. Radiasi

b. Konveksi d. Konduksi

17.Perhatikan gambar dibawah!

Berdasarkan gambar peristiwa naiknya potongan kertas, sehingga menyebar ke seluruh bagian air, hal tersebut terjadi karena panas berpindah secara….

a. Konduksi c. Radiasi

b. Konveksi d. Pancaran

18.Benda berikut ini benda yang tidak baik sebagai penghantar panas adalah….

a. Kaca c. Besi

b. Alumunium d. Tembaga

19.Zat perantara yang paling cepat dalam menghantar panas adalah….

a. Aluminium c. Besi

b. Kaca d. Tembaga

20.Berikut ini merupakan prinsip penerapan konsep penyebaran panas secara radiasi adalah….

a. Memasak air dalam panci diatas nyala api.

b. Peristiwa panasnya matahari yang sampai di Bumi. c. Terjadinya angin darat dan angin laut.

d. Peristiwa ketika kita membuat kopi.

air

potongan kertas pemanas

(21)

21.Alasan yang paling tepat mengapa besi digunakan sebagai bahan setrika adalah….

a. Besi mengkilap b. Besi mudah dibentuk

c. Besi dapat mengahantarkan panas. d. Besi bersifat keras.

22.Ketika memasak, masakan kita akan lebih cepat matang apabila menggunakan panci yang berbahan dasar dari tembaga/alumunium. Hal tersebut merupakan penerapan dari prinsip penyebaran panas secara….

a. Induksi c. Konduksi

b. Konveksi d. Radiasi

23.Pegangan panci terbuat dari kayu agar…. a. Terlihat indah.

b. Tangan kita tidak kepanasan ketika memegang panci. c. Mudah dipegang.

d. Agar membuat panci memiliki tampilan yang menarik.

24.Air panas dituangkan pada gelas kaca, gelas plastik, gelas keramik, gelas alumunium dengan jumlah yang sama. Air yang paling cepat dingin terdapat pada….

a. Gelas kaca b. Gelas plastik c. Gelas keramik d. Gelas alumunium

25.Warna yang paling cepat menerima panas adalah warna….

a. Hitam d. Hijau

b. Putih c. mengkilap

26.Berikut adalah faktor yang mempengaruhi kecepatan konduksi kecuali…. a. Jenis bahan

b. Besarnya energi panas yang dihantarkan c. Ruangan terjadinya perpindahan panas d. Jarak benda dari sumber panas

(22)

27.Pada proses pemasakan air, terjadi perpindahan panas secara….

a. Pancaran c. Radiasi

b. Konduksi d. Konveksi

28.Perhatikan gambar dibawah!

Gambar diatas menunjukan salah satu bentuk perpindahan energi panas. Disebut apakah proses ini?

a. Induksi c. Konduksi

b. Konveksi d. Radiasi

29.Cahaya matahari sampai di Bumi dengan cara….

a. Konveksi c. Konduksi

b. Radiasi d. Induksi

30.Terjadinya angin darat dan angin laut termasuk perpindahan panas secara….

a. Konveksi c. Induksi

(23)

KUNCI JAWABAN 1. a 11. c 21. c 2. c 12. d 22. c 3. c 13. a 23. b 4. d 14. a 24. d 5. a 15. d 25. a 6. b 16. c 26. c 7. b 17. b 27. b 8. d 18. a 28. d 9. d 19. d 29. b 10.b 20. b 30. a

(24)

LAMPIRAN 8

DATA MENTAH UJI VALIDITAS

(25)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0

(26)

LAMPIRAN 9

(27)

Lampiran 9

Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Soal

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 24 100.0

Excludeda 0 .0

Total 24 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .944 30 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal1 12.00 54.174 .668 .941 soal2 11.96 52.911 .828 .939 soal3 12.04 53.259 .873 .939 soal4 11.25 58.717 .000 .945 soal5 12.25 58.717 .000 .945 soal6 11.96 52.737 .855 .939 soal7 12.04 53.259 .873 .939 soal8 11.25 58.717 .000 .945 soal9 11.37 58.679 -.015 .947 soal10 11.96 52.737 .855 .939 soal11 11.37 59.810 -.231 .948 soal12 12.00 53.478 .780 .940 soal13 11.75 56.978 .192 .947 soal14 11.96 52.737 .855 .939 soal15 12.04 53.259 .873 .939

(28)

soal16 11.96 54.476 .587 .942 soal17 12.04 53.259 .873 .939 soal18 11.46 58.868 -.051 .948 soal19 11.92 52.949 .790 .939 soal20 11.96 52.911 .828 .939 soal21 11.50 56.261 .341 .944 soal22 12.04 53.259 .873 .939 soal23 11.33 59.362 -.167 .947 soal24 11.96 52.911 .828 .939 soal25 12.00 53.478 .780 .940 soal26 11.96 52.737 .855 .939 soal27 11.96 52.911 .828 .939 soal28 11.96 59.694 -.166 .950 soal29 11.96 52.737 .855 .939 soal30 12.04 53.259 .873 .939

(29)

LAMPIRAN 10

r TABEL

(30)

Lampiran 10 r Tabel

(31)

LAMPIRAN 11

SOAL SETELAH UJI VALIDITAS

(32)

Lampiran 11 Soal Setelah Validitas

Nama : Kelas :

Pilihlah jawaban yang paling tepat! Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar.

1. Perhatikan benda-benda berikut ini:

3. Api unggun 3. Gesekan dua benda

4. Dua batang lilin 4. Bohlam yang menyala

Benda yang termasuk sumber energi panas adalah….

c. 1 dan 4 c. 2 dan 3

d. 1 dan 2 d. 2 dan 4

2. Sumber energi panas adalah….

a. Segala sesuatu yang menghantarkan panas. b. Benda yang terbakar.

c. Segala sesuatu yang menghasilkan panas. d. Benda yang memercikan api.

3. Dibawah ini yang merupakan sumber panas adalah….

a. Dua batu kali c. Dua batu yang digesekan

b. Dua batang lilin d. Setumpuk kayu bakar

4. Benda yang termasuk sumber energi panas yang tak terbatas adalah….

a. Bensin c. Batu Bara

b. Matahari d. Solar

5. Zaman dahulu orang membuat api dari batu dan kayu yang digesekan terus-menerus sebab….

a. Batu merupakan sumber energi panas. b. Gesekan merupakan sumber energi panas. c. Kayu merupakan penghasil api.

(33)

6. Berikut ini yang merupakan sumber energi panas adalah….

a. Lilin c. Kayu

b. Gesekan d. Batu

7. Perpindahan panas dengan perantara fluida disebut dengan perpindahan panas secara….

a. Pancaran c. Radiasi

b. Konduksi d. Konveksi

8. Ketika kita membuat kopi dengan air yang dididihkan, terjadi perpindahan panas secara….

a. Konduksi c. Radiasi

b. Pancaran d. Konveksi

9. Perpindahan panas secara radiasi adalah perpindahan panas dengan zat perantara….

a. Cair c. Gas

b. Padat d. Tanpa zat perantara

10.Tangan kita akan terasa panas ketika didekatkan dengan bohlam lampu yang sedang menyala.Hal tersebut terjadi akibat ada perpindahan panas secara….

a. Induksi c. Radiasi

b. Konveksi d. Konduksi

11.Perhatikan gambar dibawah!

Berdasarkan gambar peristiwa naiknya potongan kertas, sehingga menyebar ke seluruh bagian air, hal tersebut terjadi karena panas berpindah secara….

a. Konduksi c. Radiasi

b. Konveksi d. Pancaran

air

potongan kertas pemanas

(34)

12.Zat perantara yang paling cepat dalam menghantar panas adalah….

a. Aluminium c. Besi

b. Kaca d. Tembaga

13.Berikut ini merupakan prinsip penerapan konsep penyebaran panas secara radiasi adalah….

a. Memasak air dalam panci diatas nyala api.

b. Peristiwa panasnya matahari yang sampai di Bumi. c. Terjadinya angin darat dan angin laut.

d. Peristiwa ketika kita membuat kopi.

14.Ketika memasak, masakan kita akan lebih cepat matang apabila menggunakan panci yang berbahan dasar dari tembaga/alumunium. Hal tersebut merupakan penerapan dari prinsip penyebaran panas secara….

a. Induksi c. Konduksi

b. Konveksi d. Radiasi

15.Air panas dituangkan pada gelas kaca, gelas plastik, gelas keramik, gelas alumunium dengan jumlah yang sama. Air yang paling cepat dingin terdapat pada….

a. Gelas kaca b. Gelas plastik c. Gelas keramik d. Gelas alumunium

16.Warna yang paling cepat menerima panas adalah warna….

a. Hitam d. Hijau

b. Putih c. mengkilap

17.Berikut adalah faktor yang mempengaruhi kecepatan konduksi kecuali…. a. Jenis bahan

b. Besarnya energi panas yang dihantarkan c. Ruangan terjadinya perpindahan panas d. Jarak benda dari sumber panas

(35)

18.Pada proses pemasakan air, terjadi perpindahan panas secara….

a. Pancaran c. Radiasi

b. Konduksi d. Konveksi

19.Cahaya matahari sampai di Bumi dengan cara….

a. Konveksi c. Konduksi

b. Radiasi d. Induksi

20.Terjadinya angin darat dan angin laut termasuk perpindahan panas secara….

a. Konveksi c. Induksi

(36)

KUNCI JAWABAN 1. a 11. b 2. c 12. d 3. c 13. b 4. b 14. c 5. b 15. d 6. b 16. a 7. d 17. c 8. a 18. d 9. d 19. b 10.c 20. a

(37)

LAMPIRAN 12

RPP KELAS EKSPERIMEN

(38)

Lampiran 12

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen

Sekolah : MI Asas Islam Kalibening Kelas/Semester : IV/II

Mata Pelajaran : IPA

Pokok Bahasan : Energi Panas

Alokasi Waktu : 3 pertemuan (6 × 35 menit)

I. Standar Kompetensi

8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

II. Kompetensi Dasar

8.1 mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar serta sifat-sifatnya.

III. Indikator Pembelajaran

5. Menyebutkan sumber-sumber energi panas misalnya gesekan benda dan matahari.

6. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru tentang sumber energi panas disekitar lingkungan siswa dapat menyebutkan sumber-sumber energi panas disekitar lingkungan dengan tepat.

2. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru tentang sumber energi panas utama Bumi siswa dapat menyebutkan sumber energi panas utama Bumi dengan tepat.

3. Setelah membaca langkah-langkah percobaan perpindahan energi panas siswa dapat mendemonstrasikan adanya perpindahan panas dengan runtut.

4. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi siswa mampu menjelaskan penyebaran panas dan kecepatan penyebaran panas pada beberapa benda padat.

(39)

5. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi siswa dapat mengelompokkan bahan-bahan yang dapat menghantarkan panas dan yang tidak dapat menghantarkan panas dengan tepat.

6. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konveksi siswa mampu menjelaskan proses penyebaran panas pada fluida (zat cair dan zat gas) dengan runtut dan jelas.

7. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara radiasi siswa mengetahui hubungan antara warna permukaan benda dengan cepatnya penyerapan panas dengan tepat.

8. Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara konduksi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-haridengan tepat.

9. Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara konveksi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

10.Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara radiasi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

V. Materi Pembelajaran

1. Sumber energi panas.

2. Perpindahan panas secara konduksi. 3. Perpindahan panas secara konveksi. 4. Perpindahan panas secara radiasi

VI. Metode Pembelajaran

a. Discovery

b. Ceramah c. Diskusi d. Tanya jawab

(40)

VII. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan I

1. Kegiatan Awal/Pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa: Apa yang kalian rasakan ketika sedang berada diluar ruangan pada siang hari yang cerah? Tentu siswa akan menjawab bahwa mereka mereka panas. Selanjutkan tanyakan kepada siswa mengapa mereka merasa panas? Disebut apakah benda yang dapat menghasilkan energi panas? Dapatkah kalian menyebutkan sumber panas yang berada disekitar kita?

 “pernahkah kalian membuat secangkir teh panas? Perubahan apa yang kalian rasakan pada sendok pengaduk?” tentunya murid akan menyampaikan hipotesisnya, tugas guru adalah menulis hipotesis atau jawaban sementara dari murid.

2. Kegiatan Inti (50 menit)

a. Guru bertanya kepada siswa Apa yang sesungguhnya terjadi pada sendok teh tersebut? Guru menginformasikan bahwa fenomena panasnya ujung sendok akibat dipanaskannya bagian ujung sendok yang lain merupakan proses perpindahan panas secara konduksi. Lalu guru bertanya bagaimana kalau kita mengaduk teh dengan sendok yang terbuat dari bahan lain?

b. Dari jawaban siswa guru membimbing siswa kedalam materi pembelajaran yaitu perpindahan panas secara konduksi dan guru mengarahkan siswamelakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi dalam kelompok.

c. Guru membimbing siswa dalam pembagian kelompok yang terdiri dari 3-4 siswa setiap kelompoknya.

(41)

d. Guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan mempersilahkan siswa untuk membacanya.

e. Guru menerangkan tata cara percobaan yang terdapat di LKS dan langkah-langkah percobaan sehingga siswa mengerti apa yang harus dilakukan ketika melakukan percobaan.

f. Guru mempersilahkan setiap perwakilan kelompok untuk mengambil alat dan bahan yang telah disediakan oleh guru di dalam nampan secara bergantian.

g. Siswa melakukan percobaan I yaitu percobaan untuk memperlihatkan penyebaran panas pada benda padat dan siswa mengisi tabel serta menjawab pertanyaan yang tersedia di LKS I. h. Siswa melakukan percobaan II yaitu percobaan untuk

memperlihatkan kecepatan penyebaran panas pada benda padat dan siswa mengisi tabel serta menjawab pertanyaan yang tersedia di LKS II.

i. Masing-masing kelompok melakukan presentasi hasil percobaan yang telah dilakukan.

j. Siswa dan guru melakukan diskusi terhadap hasil percobaan.

3. Kegiatan Akhir (10 menit)

a. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Guru memberikan penghargaan bagi kelompok dengan kinerja baik dan memberikan penguatan bagi kelompok dengan kinerja kurang baik.

c. Guru memberikan uji kompetensi kepada siswa untuk menyebutkan penerapan perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari.

d. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran hari ini.

(42)

Pertemuan II

1. Kegiatan Awal/Pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa: pernahkan kalian memasak air dalam sebuah panci, menurut kalian bagian manakah yang duluan mendapat panas?

2. Kegiatan Inti (50 menit)

a. Guru bertanya kepada siswa

“Pernahkan kalian berfikir bagaimana panas dapat merambat sehingga air yang berada dipermukaan lama-kelamaan juga menjadi panas?”

b. Dari jawaban siswa guru membimbing siswa kedalam materi pembelajaran yaitu perpindahan panas secara konveksi. Guru menginformasikan apa itu perpindahan panas secara konveksi. Kemudian siswa melakukan percobaan perpindahan panas secara konveksi dalam kelompok.

c. Guru membimbing siswa dalam pembagian kelompok yang terdiri dari 3-4 siswa setiap kelompoknya.

d. Guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan mempersilahkan siswa untuk membacanya.

e. Guru menerangkan tata cara percobaan yang terdapat di LKS dan mendemonstrasikan langkah-langkah percobaan sehingga siswa mengerti apa yang harus dilakukan ketika melakukan percobaan. f. Guru mempersilahkan setiap perwakilan kelompok untuk

mengambil alat dan bahan yang telah disediakan oleh guru di dalam nampan secara bergantian.

(43)

g. Siswa melakukan percobaan I yaitu percobaan tentang perpindahan panas secara konveksi pada zat cair dan siswa mengisi tabel serta menjawab pertanyaan yang tersedia di LKS I.

h. Siswa melakukan percobaan II yaitu percobaan tentang perpindahan panas secara konveksi pada udara dan siswa mengisi tabel serta menjawab pertanyaan yang tersedia di LKS II.

i. Masing-masing kelompok melakukan presentasi hasil percobaan yang telah dilakukan.

j. Siswa dan guru melakukan diskusi terhadap hasil percobaan.

3. Kegiatan Akhir (10 menit)

a. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Guru memberikan penghargaan bagi kelompok dengan kinerja baik dan memberikan penguatan bagi kelompok dengan kinerja kurang baik.

e. Guru memberikan uji kompetensi kepada siswa untuk mengetahui tingkat penguasaan materi “Apa yang mnyebabkan gerakan potongan-potongan kertas berputar pada saat air mulai panas?”. c. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran

hari ini.

Pertemuan III

1. Kegiatan Awal/Pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Kita tentunya pernah berjalan kaki pada pagi hari saat matahari mulai menaik. Rasanya tentu sangat sejuk dan menyegarkan. Bandingkan jika harus berdiri dibawah sinar matahari terik. Panas dan gerahnya bukan main bukan? Dan kita tak sanggup untuk berdiri lama dibawah matahari terik.

(44)

2. Kegiatan Inti (50 menit)

a. Guru menginformasikan apa itu perpindahan panas secara radiasi. Matahari memiliki suhu 15 juta Kelvin dan merupakan sumber panas utama di Bumi. Diluar angkasa adalah tempat yang kedap udara namun panas matahari masih bisa sampai ke permukaan. Panas yang merambat tanpa zat perantara disebut dengan radiasi. b. Guru bertanya kepada siswa

“Sekarang timbul pertanyaan, apabila kita berjalan siang hari dibawah terik matahari memakai kaos hitam, apa yang dirasakan? Manakah yang lebih nyaman bila dibandingkan dengan memakai kaos berwarna putih?”

c. Dari jawaban siswa guru membimbing siswa kedalam materi pembelajaran yaitu perpindahan panas secara radiasi. Kemudian siswa melakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi dalam kelompok.

d. Guru membimbing siswa dalam pembagian kelompok yang terdiri dari 3-4 siswa setiap kelompoknya.

e. Guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan mempersilahkan siswa untuk membacanya.

f. Guru menerangkan tata cara percobaan yang terdapat di LKS dan mendemonstrasikan langkah-langkah percobaan sehingga siswa mengerti apa yang harus dilakukan ketika melakukan percobaan. g. Guru mempersilahkan setiap perwakilan kelompok untuk

mengambil alat dan bahan yang telah disediakan oleh guru di dalam nampan secara bergantian.

h. Siswa melakukan percobaan I yaitu percobaan tentang pengaruh permukaan benda terhadap penyerapan kalor radiasi.

i. Masing-masing kelompok melakukan presentasi hasil percobaan yang telah dilakukan.

j. Siswa dan guru melakukan diskusi terhadap hasil percobaan.

(45)

a. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Guru memberikan penghargaan bagi kelompok dengan kinerja baik dan memberikan penguatan bagi kelompok dengan kinerja kurang baik.

c. Guru memberikan uji kompetensi kepada siswa untuk menyebutkan penerapan perpindahan panas secara radiasi dalam kehidupan sehari-hari.

d. Guru mengulas materi tentang perpindahan panas secara konduksi, konveksi, dan radiasi “apa perbedaan perpindahan panas secara konduksi, konveksi, dan radiasi?”.

e. Siswa mengerjakan soal evaluasi post test.

f. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran hari ini.

VIII. Media dan Sumber Belajar 1. Sumber Pembelajaran

 Haryanto.2012. Sains untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta: Erlangga.

 Syuri, Ita dan Nurhasanah. 2011. IPA Aktif. Jakarta: ESIS.

2. Media Pembelajaran

 Standar  Alumunium foil

 Batang tembaga  Kotak konveksi

 Batang besi  Koil obat nyamuk

 Batang gelas  Potongan kertas kecil-kecil

 Plastisin  Termometer

 Lilin  Kertas karbon

 Stopwatch  Kertas putih

(46)
(47)

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

KELAS EKSPERIMEN

PERTEMUAN I

1. Judul Kegiatan : Perpindahan panas secara konduksi

2. Tujuan Kegiatan :

a. Dapat menjelaskan proses penyebaran panas pada benda padat.

b. Menemukan bahwa kecepatan penyebaran panas berbeda pada setiap bahan.

c. Mengelompokan bahan-bahan yang dapat menghantarkan panas dan yang tidak dapat menhantarkan panas.

3. Alat dan Bahan

a. Batang tembaga b. Batang besi c. Batang gelas d. Plastisin e. Lilin f. Stopwatch

(48)

4. Percobaan 1. Percobaan untuk memperlihatkan penyebaran panas pada benda padat.

a. Siapkan tiga buah bola-bola plastisin dengan ukuran yang sama (diameter 0,5 cm).

b. Tempelkan bola-bola plastisin yang sudah disiapkan pada batang tembaga masing-masing pada jarak 6, 9, dan 12 cm.

c. Hidupkan lilin

d. Bakarlah ujung batang tembaga diatas lilin dan pada waktu yang sama jalankan stopwatch.

e. Lalu amati apa yang terjadi, dan catat waktu melelehnya bola-bola plastisin. Isikan datanya kedalam tabel pengamatan yang sudah tersedia. f. Tariklah kesimpulan dari data yang sudah dibuat berdasarkan percobaan

yang telah dilakukan.

Tabel Pengamatan Percobaan Penyebaran Panas Pada Benda Padat

Bola ke…. Jarak (cm) Waktu (detik)

1 6

2 9

3 12

Pertanyaan:

1. Bagaimana hubungan antara jarak dan dengan waktu jatuhnya bola-bola plastisin ketika dipanaskan?

2. Bagaimana hubungan antara jarak dengan penyebaran panas pada benda padat?

(49)

5. Percobaan 2 (LKS II). Percobaan untuk memperlihatkan kecepatan penyebaran panas pada beberapa benda padat.

a. Lakukan langkah percobaan yang sama dengan langkah percobaan 1, namun dengan menggunakan tiga batang yang berbeda, yaitu batang tembaga, besi, dan gelas.

b. Bakarlah ujung batang tembaga, besi, gelas secara bergantian diatas lilin dan pada waktu yang sama jalankan stopwatch.

c. Lalu amati apa yang terjadi, dan catat waktu melelehnya bola-bola plastisin. Isikan datanya kedalam tabel pengamatan yang sudah tersedia. d. Tariklah kesimpulan dari data yang sudah dibuat berdasarkan percobaan

yang telah dilakukan.

Tabel Pengamatan Percobaan untuk Menentukan Kecepatan Konduksi Panas

Bola ke…. Jarak (cm) Waktu jatuh plastisin pada bahan… (detik)

Tembaga Besi Gelas

1 6

2 9

3 12

Pertanyaan:

1. Apa kesimpulan anda dari percobaan dengan menggunakan berbagai batang padat yang berbeda (batang tembaga, batang besi, batang gelas)? 2. Bagaimana penyebaran panas pada benda yang terbuat dari gelas? 3. Benda apakah yang paling cepat panas?

(50)

PERTEMUAN II

1. Judul Kegiatan : Perpindahan panas secara konveksi

2. Tujuan Kegiatan :Dapat menjelaskan proses penyebaran panas pada fluida (zat cair dan zat gas).

3. Alat dan Bahan

a. Gelas Erlenmeyer b. Lilin

c. Standar

d. Kotak konveksi e. Koil obat nyamuk

f. Potongan kertas kecil-kecil g. Termometer

4. Percobaan 1. Percobaan konveksi pada zat cair. a. Siapkan potongan kertas kecil-kecil.

b. Isi gelas Erlenmeyer sekitar setengah bagian dan masukan potongan-potongan kertas kecil kedalam Erlenmeyer.

c. Pasang gelas Erlenmeyer pada standar.

d. Hidupkan lilin dan letakkan dibawah gelas Erlenmeyer.

e. Amati apa yang terjadi pada potongan-potongan kertas kecil yang berada dalam gelas Erlenmeyer. Gambarkan arah pergerakan potongan-potongan kertas pada kertas kerjamu.

f. Geser lilin kearah sebelah kanan gelas Erlenmeyer, dan amati pula perubahan apa yang terjadi pada gerakan potongan kertas. Gambarkan pula bagaimana arah pergerakan potongan-potongan kertas pada kertas kerjamu.

g. Dengan cara yang sama, geser lilin kearah sisi sebelah kiri gelas Erlenmeyer. Amati dan gambarkan arah pergerakan potongan kertas tersebut.

h. Amati perubahan apa sajakah yang terjadi pada setiap kegiatan yang anda lakukan. Berikan penjelasan terhadap hasil pengamatanmu.

(51)

Tabel Pengamatan konveksi pada zat cair

Letak lilin Arah gerak potongan kertas Penjelasan

Tengah

(52)

Kiri

Pertanyaan:

1. Apa fungsi dari potongan-potongan kertas kecil pada percobaan diatas? 2. Apa yang menyebabkan gerakan potongan-potongan kertas berputar pada

saat air mulai panas?

3. Bagaimana hubungan antara letak lilin dengan gerakan potongan kertas?

(53)

5. Percobaan 2 (LKS II). Percoban konveksi pada udara. a. Buka penutup kotak konveksi.

b. Masukkan lilin kedalam kotak konveksi dan tempatkan persis dibawah salah satu cerobong.

c. Nyalakan lilin.

d. Nyalakan obat anti nyamuk dan tempatkan pada cerobong diatas lilin. e. Amati apa yang terjadi.

f. Sekarang pindahkan obat anti nyamuk pada cerobong yang satu lagi. g. Bagaimana arah pergerakan asap koil anti nyamuk.

h. Gambarkan hasil pengamatanmu pada kertas kerja. i. Berikan penjelasan terhadap hasil pengamatanmu.

Tabel Pengamatan Percobaan konveksi pada udara

Letak koil Arah gerak asap Penjelasan

(54)

Tidak diatas lilin

Pertanyaan:

1. Apa fungsi koil obat nyamuk pada percobaan diatas?

2. Bagaimana arah pergerakan asap apabila koil diletakan diatas lilin? Mengapa demikian?

3. Bagaimana arah pergerakan asap apabila koil diletakan tidak diatas lilin? Mengapa demikian?

(55)

PERTEMUAN III

1. Judul Kegiatan : Perpindahan panas secara radiasi

2. Tujuan Kegiatan :

a. Menjelaskan proses penyebaran panas secara radiasi.

b. Menjelaskan pengaruh warna terhadap kecepatan penyerapan panas.

3. Alat dan Bahan

a. Kotak konveksi b. Thermometer c. Kertas karbon d. Kertas putih e. Alumunium foil f. Lilin

4. Percobaan 1. Percobaan untuk memperlihatkan penyerapan kalor secara radiasi

a. Buka kotak konveksi.

b. Ambil tiga buah thermometer dan catat suhu awalnya.

c. Bungkuslah thermometer dengan bahan yang berbeda, yaitu kertas karbon, kertas putih, alumunium foil.

d. Nyalakan lilin dan letakkan di kotak konveksi.

e. Masukan tiga thermometer yang telah dibungkus kedalam kotak konveksi. f. Biarkan selama 15 menit.

g. Kemudian ambilah ketiga thermometer dan matikan lilin.

h. Amati dan catat perubahan yang terjadi pada skala masing-masing thermometer ke dalam tabel.

(56)

Tabel Pengamatan Percobaan untuk Memperlihatkan Penyerapan Kalor Secara Radiasi

Kertas karbon Kertas putih Alumunium foil

Suhu awal Suhu akhir Suhu awal Suhu akhir Suhu awal Suhu akhir

Perubahan suhu Perubahan suhu Perubahan suhu

Pertanyaan:

1. Bagaimana hubungan warna permukaan benda dengan cepat penyerapan kalor?

2. Cat dinding rumah umumnya berwarna cerah dan terang. Mengapa demikian?

(57)

LAMPIRAN 13

RPP KELAS KONTROL

(58)

Lampiran 13

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol

Sekolah : MI Asas Islam Kalibening Kelas/Semester : IV/II

Mata Pelajaran : IPA

Pokok Bahasan : Energi Panas

Alokasi Waktu : 3 pertemuan (6 × 35 menit)

I. Standar Kompetensi

8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

II. Kompetensi Dasar

8.1 mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat dilingkungan sekitar serta sifat-sifatnya.

III. Indikator Pembelajaran

1. Menyebutkan sumber-sumber energi panas misalnya gesekan benda dan matahari.

2. Mendemonstrasikan adanya perpindahan panas.

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru tentang sumber energi panas disekitar lingkungan siswa dapat menyebutkan sumber-sumber energi panas disekitar lingkungan dengan tepat.

2. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru tentang sumber energi panas utama Bumi siswa dapat menyebutkan sumber energi panas utama Bumi dengan tepat.

3. Setelah membaca langkah-langkah percobaan perpindahan energi panas siswa dapat mendemonstrasikan adanya perpindahan panas dengan runtut. 4. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi siswa

mampu menjelaskan penyebaran panas dan kecepatan penyebaran panas pada beberapa benda padat.

(59)

5. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konduksi siswa dapat mengelompokkan bahan-bahan yang dapat menghantarkan panas dan yang tidak dapat menghantarkan panas dengan tepat.

6. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara konveksi siswa mampu menjelaskan proses penyebaran panas pada fluida (zat cair dan zat gas) dengan runtut dan jelas.

7. Setelah melakukan percobaan perpindahan panas secara radiasi siswa mengetahui hubungan antara warna permukaan benda dengan cepatnya penyerapan panas dengan tepat.

8. Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara konduksi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

9. Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara konveksi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

10.Setelah berdiskusi tentang perpindahan panas secara radiasi siswa mampu menyebutkan contoh prinsip perpindahan panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

V. Materi Pembelajaran

1. Sumber energi panas.

2. Perpindahan panas secara konduksi. 3. Perpindahan panas secara konveksi. 4. Perpindahan panas secara radiasi

VI. Metode Pembelajaran

a. Ceramah b. Diskusi c. Tanya jawab d. Demonstrasi

(60)

VII. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan I

1. Kegiatan awal/pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa: Apa yang kalian rasakan ketika sedang berada diluar ruangan pada siang hari yang cerah? Tentu siswa akan menjawab bahwa mereka mereka panas. Selanjutkan tanyakan kepada siswa mengapa mereka merasa panas? Disebut apakah benda yang dapat menghasilkan energi panas? Dapatkah kalian menyebutkan sumber panas yang berada disekitar kita?

 “pernahkah kalian membuat secangkir teh panas? Perubahan apa yang kalian rasakan pada sendok pengaduk?” tentunya murid akan menyampaikan hipotesisnya, tugas guru adalah menulis hipotesis atau jawaban sementara dari murid.

2. Kegiatan inti (50 menit)

a. Guru bertanya kepada siswa Apa yang sesungguhnya terjadi pada sendok teh tersebut? Guru menginformasikan bahwa fenomena panasnya ujung sendok akibat dipanaskannya bagian ujung sendok yang lain merupakan proses perpindahan panas secara konduksi. Lalu guru bertanya bagaimana kalau kita mengaduk teh atau memanaskan dengan sendok yang terbuat dari bahan lain?

b. Guru menyampaikan bahwa penelitian yang pertama akan mencari penyebaran panas pada benda padat yaitu hubungan jarak benda terhadap sumber panas dengan waktu.

c. Guru menerangkan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan dan menunjukan alat dan bahan yang digunakan.

(61)

d. Guru meminta salah seorang siswa melakukan demonstrasi sesuai dengan skenario yang telah diterangkan.

e. Guru bertugas untuk mengarahkan dan memantau penelitian serta mencatat hasil.

f. Guru mengajak siswa berdiskusi tentang hasil penelitian yang telah dilakukan.

g. Guru menjelaskan hubungan antara jarak dan waktu jatuhnya bola-bola plastisin.

h. Guru melanjutkan penelitian yang kedua yaitu penelitian tentang kecepatan penyebaran panas pada beberapa benda padat.

i. Lakukan langkah c-f.

j. Guru menjelaskan bahan yang dapat menghantar panas dan yang tidak dapat menghantarkan panas.

k. Guru memberikan contoh tentang penerapan prinsip penyebaran panas secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari.

l. Siswa mencatat hasil penjelasan dari guru.

3. Kegiatan akhir (10 menit)

a. Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran hari ini.

Pertemuan II

1. Kegiatan awal/pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Guru bertanya kepada siswa “Ketika kita memasak air di panci diatas nyala api, bagian manakah yang mendapatkan panas terlebih dahulu?”

(62)

2. Kegiatan inti (50 menit)

a. Guru bertanya kepada siswa “pernahkah kalian berfikir bagaimana panas merambat sehingga air yang berada dipermukaan lama-kelamaan juga menjadi panas?”

b. Dari jawaban siswa guru membimbing siswa masuk kedalam materi pembelajaran yaitu perpindahan panas secara konveksi.

c. Guru menjelaskan perpindahan panas secara konveksi (pengertian penyebaran panas secara konveksi dan zat perantara pada perpindahan secara konveksi).

d. Guru menyampaikan bahwa penelitian yang pertama akan meneliti tentang perpindahan panas secara konveksi pada zat cair.

e. Guru menerangkan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan dan menunjukan alat dan bahan yang digunakan.

f. Guru meminta salah seorang siswa melakukan demonstrasi sesuai dengan skenario yang telah diterangkan.

g. Guru bertugas untuk mengarahkan dan memantau penelitian serta mencatat hasil.

h. Guru mengajak siswa berdiskusi tentang hasil penelitian yang telah dilakukan.

i. Guru menjelaskan arah arus yang terjadi pada proses pemanasan air dengan letak nyala api yang berbeda .

j. Guru melanjutkan penelitian yang kedua yaitu penelitian tentang perpindahan panas secara konveksi pada udara atau zat gas.

k. Lakukan langkah e-h.

l. Guru menjelaskan mengapa asap bergerah berbeda arah ketika koil obat nyamuk diletakan diatas nyala api dan tidak diatas nyala api pada kotak konveksi.

m. Guru memberikan contoh tentang penerapan prinsip penyebaran panas secara konveksi dalam kehidupan sehari-hari.

(63)

3. Kegiatan akhir (10 menit)

a. Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran hari ini.

Pertemuan III

1. Kegiatan awal/pendahuluan (10 menit)

a. Guru memberikan salam.

b. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran. c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. d. Apersepsi

 Kita tentu pernah berjalan kaki pada pagi hari saat matahari mulai terik. Rasanya tentu sangatlah sejuk dan menyegarkan. Bandingkan jika harus berdiri dibawah sinar matahari terik. Panas dan gerah bukan main bukan? Dan kita tak sanggup untuk berdiri lama dibawah matahari terik.

2. Kegiatan inti (50 menit)

a. Guru menginformasikan apa itu perpindahan panas secara radiasi. Matahari memiliki suhu 15 juta Kelvin dan merupakan sumber panas utama di Bumi. Diluar angkasa adalah tempat yang kedap udara namun panas matahari masih bisa sampai ke permukaan. Panas yang merambat tanpa zat perantara disebut dengan radiasi.

b. Guru bertanya kepada siswa.

“Sekarang timbul pertanyaan, apabila kita berjalan siang hari dibawah terik matahari memakai kaos hitam, apa yang dirasakan? Manakah yang lebih nyaman bila dibandingkan dengan memakai kaos berwarna putih?”

c. Dari jawaban siswa guru membimbing siswa kedalam materi pembelajaran yaitu perpindahan panas secara radiasi.

d. Guru menyampaikan bahwa penelitian akan meneliti tentang pengaruh warna permukaan terhadap penyebaran panas secara radiasi.

(64)

e. Guru menerangkan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan dan menunjukan alat dan bahan yang digunakan

f. Guru meminta salah seorang siswa melakukan demonstrasi sesuai dengan skenario yang telah diterangkan.

g. Guru bertugas untuk mengarahkan dan memantau penelitian serta mencatat hasil.

h. Guru mengajak siswa berdiskusi tentang hasil penelitian yang telah dilakukan.

i. Guru menjelaskan hubungan antara permukaan benda dan penyerapan panas.

j. Guru memberikan contoh tentang penerapan prinsip penyebaran panas secara radiasi dalam kehidupan sehari-hari.

k. Siswa mencatat hasil penjelasan dari guru.

3. Kegiatan akhir (10 menit)

a. Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

b. Siswa mengerjakan soal evaluasi post test.

c. Guru menutup pembelajaran dengan mengevaluasi pembelajaran hari ini.

VIII. Media dan Sumber Belajar 1. Sumber Pembelajaran

 Haryanto.2012. Sains untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta: Erlangga.

 Syuri, Ita dan Nurhasanah. 2011. IPA Aktif. Jakarta: ESIS.

2. Media Pembelajaran

 Standar  Alumunium foil

 Batang tembaga  Kotak konveksi

 Batang besi  Koil obat nyamuk

 Batang gelas  Potongan kertas kecil-kecil

 Plastisin  Termometer

(65)
(66)

LAMPIRAN 14

(67)

Lampiran 14

Lembar Observasi Penerapan Metode Discovery

Sekolah : MI Asas Islam Kalibening Mata Pelajaran : IPA

Pokok Bahasan : Energi Panas Kelas/Semester : IV A/II

Waktu : 2×35 menit

Tanggal :

Petunjuk:

Berilah tanda centang pada tempat yang sudah disediakan sesuai dengan hasil pengamatan yang telah dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut.

1 = kurang 3 = baik

2 = cukup 4 = sangat baik

No. ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

PRA PEMBELAJARAN

1. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran.

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. Guru memberikan apersepsi kepada siswa. 4. Siswa memberikan respon terhadap apersepsi

yang diberikan guru.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

1. Guru menyampaikan rumusan masalah.

2. Siswa memberikan hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

3. Pembagian kelompok (3-4 orang/kelompok). 4. Siswa menerima Lembar Kerja Siswa (LKS)

dari guru.

(68)

LKS, selanjutnya guru menjelaskan LKS. 6. Guru membagikan alat dan bahan yang

diperlukan dalam percobaan.

7. Siswa melakukan percobaan sesuai dengan petunjuk yang terdapat di LKS.

8. Siswa menganalisa hasil dari percobaan yang dilakukan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat di LKS.

9. Siswa dan guru membahas percobaan.

KEGIATAN PENUTUP

1. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari pembelajaran.

2. Guru memberikan penghargaan bagi kelompok dengan kinerja baik dan memberikan penguatan bagi kelompok dengan kinerja kurang baik.

3. Guru memberikan uji kompetensi dalam rangka mengecek pemahaman siswa.

4. Guru menutup pembelajaran dengan

malakukan evaluasi pembelajaran.

Jumlah

Salatiga, 2016 Mengetahui,

Guru Kelas Peneliti

S. Miskiyah B, S.Pdi Mia Aisyah Putri Utami

(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)

LAMPIRAN 15

(76)

Lampiran 15

Lembar Observasi Penerapan Metode Demonstrasi

Sekolah : MI Asas Islam Kalibening Mata Pelajaran : IPA

Pokok Bahasan : Energi Panas Kelas/Semester : IV B/II

Waktu : 2×35 menit

Tanggal :

Petunjuk:

Berilah tanda centang pada tempat yang sudah disediakan sesuai dengan hasil pengamatan yang telah dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut.

1 = kurang 3 = baik

2 = cukup 4 = sangat baik

No. ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

PRA PEMBELAJARAN

1. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran.

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. Guru memberikan apersepsi kepada siswa. 4. Siswa memberikan respon terhadap apersepsi

yang diberikan guru.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

1. Guru menyampaikan ringkasan dari materi pembelajaran yang akan disampaikan.

2. Guru mempersiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan dalam percobaan.

3. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan. 4. Salah seorang siswa melakukan melakukan

(77)

percobaan.

5. Siswa menyatakan pendapat mengenai percobaan yang telah dilakukan.

6. Siswa dan guru membahas percobaan.

KEGIATAN PENUTUP

1. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari pembelajaran.

2. Guru menutup pembelajaran dengan

malakukan evaluasi pembelajaran.

Jumlah

Salatiga, 2016

Mengetahui,

Guru Kelas Peneliti

S. Miskiyah B, S.Pdi Mia Aisyah Putri Utami

(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)

LAMPIRAN 16

INDIKATOR PENILAIAN OBSERVASI PENERAPAN METODE

(85)

Indikator Penilaian Observasi Penerapan Metode Discovery

No. ASPEK YANG

DIAMATI

SKOR

1 2 3 4

PRA PEMBELAJARAN

1. Guru memeriksa

kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran.

Hanya dilakukan pada awal pembelajaran.

Dilakukan pada awal pembelajaran dan saat penjelasan

berlangsung.

Dilakukan di awal pembelajaran, saat penjelasan, dan saat pemberian tugas.

Dilakukan di awal pembelajaran, saat penjelasan, saat pemberian tugas, dan pada saat evaluasi pembelajaran.

2. Guru menyampaikan

tujuan pembelajaran.

Guru menyampaikan kurang dari sama dengan 3 tujuan pembelajaran.

Guru menyampaikan kurang dari sama dengan 5 tujuan pembelajaran.

Guru menyampaikan kurang dari sama dengan 8 tujuan pembelajaran. Guru menyampaikan semua tujuan pembelajaran. 3. Guru memberikan

apersepsi kepada siswa.

Guru tidak melakukan kegiatan apersepsi. Guru melakukan kegiatan apersepsi Guru melakukan kegiatan apersepsi Guru melakukan kegiatan apersepsi

(86)

dan tidak menyeluruh. tidak menyeluruh. menyeluruh.

4. Siswa memberikan

respon terhadap

apersepsi yang diberikan guru.

Siswa tidak merespon

apersepsi yang

diberikan guru.

Kurang dari sama

dengan 5 siswa

merespon apersepsi yang diberikan guru.

Kurang dari sama dengan 10 siswa merespon apersepsi yang diberikan guru.

Lebih dari 10 siswa merespon apersepsi yang diberikan guru.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

1. Guru menyampaikan rumusan masalah. Guru tidak menyampaikan rumusan masalah. Guru menyampaikan rumusan masalah secara lisan. Guru menyampaikan rumusan masalah

secara lisan dan tertulis.

Guru menyampaikan

rumusan masalah

secara lisan, tertulis dan meminta siswa untuk membacanya.

2. Siswa memberikan

hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

Siswa tidak

memberikan hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

Kurang dari sama

dengan 3 siswa

memberikan hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

Kurang dari sama

dengan 6 siswa

memberikan hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

Lebih dari 6 siswa memberikan hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah diberikan.

(87)

(3-4 orang/kelompok). kelompok dengan

kemampuan siswa

yang homogen.

untuk membagi

kelompok sendiri.

kelompok secara acak. kelompok dengan

kemampuan siswa

yang hiterogen 4. Siswa menerima Lembar

Kerja Siswa (LKS) dari guru.

Siswa tidak menerima LKS.

Kurang dari sama dengan 3 kelompok menerima LKS.

Kurang dari sama dengan 5 kelompok menerima LKS.

Semua kelompok

menerima LKS.

5. Guru mempersilahkan siswa untuk membaca LKS, selanjutnya guru menjelaskan LKS.

Guru tidak

memberikan waktu bagi siswa untuk membaca LKS dan

guru tidak

menjelaskannya.

Guru memberikan

waktu bagi siswa untuk membaca LKS namun guru tidak menjelaskannya.

Guru tidak

memberikan waktu bagi siswa untuk membaca LKS namun

guru langsung

menjelaskannya.

Guru mempersilahkan siswa untuk membaca LKS, selanjutnya guru menjelaskan LKS.

6. Guru membagikan alat

dan bahan yang

diperlukan dalam

percobaan.

Guru membagi alat dan bahan tidak sesuai percobaan.

Guru membagi alat peraga saat siswa membutuhkan atau meminta.

Guru membagi alat peraga sesuai dengan

percobaan namun

kurang lengkap.

Guru membagi alat

peraga sesuai

percobaan dan

lengkap.

7. Siswa melakukan

percobaan sesuai dengan

Siswa melakukan

percobaan tidak sesuai

Siswa melakukan percobaan sesuai Siswa melakukan percobaan sesuai LKS Siswa melakukan percobaan sesuai

(88)

di LKS. tidak runtut. yang tidak runtut. runtut. 8. Siswa menganalisa hasil

dari percobaan yang

dilakukan dengan

menjawab pertanyaan yang terdapat di LKS.

Sisa tidak menjawab pertanyaan di LKS. Siswa menjawab 25% pertanyaan di LKS. Siswa menjawak 50% pertanyaan di LKS. Siswa menjawab seluruh pertanyaan di LKS.

9. Siswa dan guru

membahas percobaan.

Siswa dan guru tidak membahas percobaan.

Kurang dari 25% siswa ikut serta dalam membahas percobaan bersama guru.

Kurang dari 50% siswa ikut serta dalam membahas percobaan bersama guru.

Seluruh siswa ikut serta dalam membahas percobaan bersama guru.

KEGIATAN PENUTUP

1. Guru membimbing

siswa untuk menarik

kesimpulan dari pembelajaran. Guru tidak membimbing siswa untuk menarik kesimpulan. Guru membimbing

siswa untuk menarik kesimpulan namun kurang tepat. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan dengan tepat. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan dengan tepat dan melakukan konfirmasi.

(89)

kelompok dengan

kinerja baik dan

memberikan penguatan bagi kelompok dengan kinerja kurang baik.

penghargaan bagi

kelompok dengan

kinerja baik dan tidak memberikan

penguatan bagi

kelompok dengan

kinerja kurang baik.

kelompok dengan

kinerja baik dan tidak memberikan

penguatan bagi

kelompok dengan

kinerja kurang baik.

kelompok dengan

kinerja baik dan memberikan

penguatan bagi

kelompok dengan

kinerja kurang baik dengan frekuensi jarang.

kelompok dengan

kinerja baik dan memberikan

penguatan bagi

kelompok dengan

kinerja kurang baik dengan frekuensi sering.

3. Guru memberikan uji

kompetensi dalam rangka mengecek pemahaman siswa. Guru tidak memberikan uji kompetensi kepada siswa.

Guru memberikan uji kompetensi dengan

pertanyaan pada

tingkat pengetahuan

dan pemahaman

kepada siswa.

Guru memberikan uji kompetensi dengan lebih dari satu

pertanyaan pada

tingkat pengetahuan sampai analisis kepada siswa.

Guru memberikan uji kompetensi dengan lebih dari satu

pertanyaan pada tingkat pengetahuan sampai evaluasi kepada siswa. 4. Guru menutup pembelajaran dengan malakukan evaluasi

Guru tidak melakukan evaluasi.

Guru melakukan

evaluasi pada proses percobaan.

Guru melakukan

evaluasi pada proses percobaan dan diskusi.

Guru melakukan

evaluasi selama proses pembelajaran

(90)

sampai akhir pembelajaran dan hasil pembelajaran.

(91)

LAMPIRAN 17

INDIKATOR PENILAIAN OBSERVASI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI

(92)

Indikator Penilaian Observasi Penerapan Metode Demonstrasi

No. ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

PRA PEMBELAJARAN

1. Guru memeriksa kesiapan

siswa dalam menerima

pembelajaran. Hanya dilakukan pada awal pembelajaran. Dilakukan pada awal pembelajaran dan saat penjelasan berlangsung.

Dilakukan di awal pembelajaran, saat penjelasan, dan saat pemberian tugas.

Dilakukan di awal pembelajaran, saat penjelasan, saat pemberian tugas, dan pada saat evaluasi pembelajaran.

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Guru

menyampaikan kurang dari sama dengan 3 tujuan pembelajaran.

Guru

menyampaikan kurang dari sama dengan 5 tujuan pembelajaran.

Guru

menyampaikan kurang dari sama dengan 8 tujuan pembelajaran.

Guru menyampaikan

semua tujuan

pembelajaran.

(93)

apersepsi. namun kurang jelas

dan tidak

menyeluruh.

dengan jelas namun tidak menyeluruh.

dengan jelas dan menyeluruh.

4. Siswa memberikan respon terhadap apersepsi yang diberikan guru.

Siswa tidak

merespon apersepsi yang diberikan guru.

Kurang dari sama dengan 5 siswa merespon apersepsi yang diberikan guru.

Kurang dari sama dengan 10 siswa merespon apersepsi yang diberikan guru.

Lebih dari 10 siswa merespon apersepsi yang diberikan guru.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

1. Guru menyampaikan ringkasan dari materi pembelajaran yang akan disampaikan. Guru menyampaikan ringkasan dari 25% materi pembelajaran yang akan disampaikan. Guru menyampaikan ringkasan dari 50% materi pembelajaran yang akan disampaikan. Guru menyampaikan ringkasan dari 75% materi pembelajaran yang akan disampaikan. Guru menyampaikan ringkasan dari seluruh materi pembelajaran

yang akan

disampaikan.

2. Guru mempersiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan dalam percobaan.

Guru hanya

mempersiapkan 25% alat dan bahan

Guru hanya

mempersiapkan 50% alat dan bahan

Guru hanya

mempersiapkan 75% alat dan bahan

Guru mempersiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan

(94)

dipergunakan dalam percobaan. dipergunakan dalam percobaan. dipergunakan dalam percobaan. dengan lengkap.

3. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan kurang dari 25%. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan kurang dari 50%. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan kurang dari 75%. Guru menjelaskan seluruh langkah-langkah percobaan.

4. Salah seorang siswa melakukan demonstrasi sesuai dengan langkah-langkah percobaan. Siswa melakukan demonstrasi tidak sesuai langkah-langkah percobaan. Siswa melakukan demonstrasi sesuai dengan langkah-langkah percobaan namun tidak runtut.

Siswa melakukan demonstrasi sesuai langkah-langkah percobaan dan ada beberapa langkah yang tidak runtut.

Siswa melakukan

demonstrasi sesuai

dengan

langkah-langkah percobaan dan runtut.

5. Siswa menyatakan pendapat mengenai percobaan yang telah dilakukan.

Tidak ada siswa menyatakan

pendapat.

Kurang dari 5 siswa menyatakan

pendapat.

Kurang dari 7 siswa menyatakan

pendapat.

Lebih dari 9 siswa menyatakan pendapat.

6. Siswa dan guru membahas percobaan.

Siswa dan guru tidak membahas percobaan.

Kurang dari 25% siswa ikut serta dalam membahas

Kurang dari 50% siswa ikut serta dalam membahas

Seluruh siswa ikut serta dalam membahas percobaan bersama

(95)

guru. guru.

KEGIATAN PENUTUP

1. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari pembelajaran. Guru tidak membimbing siswa untuk menarik kesimpulan. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan namun kurang tepat. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan dengan tepat. Guru membimbing siswa menarik kesimpulan dengan tepat dan melakukan konfirmasi.

2. Guru menutup pembelajaran dengan malakukan evaluasi pembelajaran.

Guru tidak

melakukan evaluasi.

Guru melakukan evaluasi pada proses percobaan.

Guru melakukan evaluasi pada proses

percobaan dan

diskusi.

Guru melakukan

evaluasi selama proses pembelajaran

berlangsung dari awal

sampai akhir

(96)

LAMPIRAN 18

(97)

Lampiran 18

DAFTAR NILAI SISWA MI ASAS ISLAM KALIBENING KELAS IV A (KELAS EKSPERIMEN)

TAHUN AJARAN 2015/2016

No. Responden Nilai

Pre-test Post-test 1 45 65 2 75 90 3 65 80 4 50 75 5 40 65 6 80 90 7 70 85 8 55 75 9 55 70 10 45 70 11 50 70 12 50 75 13 45 65 14 60 80 15 60 70 16 65 80 17 45 65 18 55 75 19 45 70 20 50 75 21 80 90 22 30 60 23 55 70 24 55 75 25 40 65 Jumlah 1365 1850 Rata-rata 54,6 74

(98)

LAMPIRAN 19

(99)

DAFTAR NILAI SISWA MI ASAS ISLAM KALIBENING KELAS IV B (KELAS KONTROL)

TAHUN AJARAN 2015/2016

No. Responden Nilai

Pre-test Post-test 1 35 55 2 75 85 3 60 80 4 40 50 5 35 55 6 80 90 7 65 75 8 50 60 9 50 65 10 40 60 11 45 70 12 45 55 13 35 40 14 55 75 15 60 75 16 60 70 17 35 50 18 40 55 19 45 65 20 45 60 21 80 75 22 25 50 23 50 65 24 45 60 25 35 60 Jumlah 1230 1600 Rata-rata 49,2 64

(100)

LAMPIRAN 20

(101)

Dokumentasi Kegiatan Pembelajaran Kelas Eksperimen

(102)
(103)
(104)
(105)

LAMPIRAN 21

(106)

Dokumentasi Kegiatan Pembelajaran Kelas Kontrol

(107)
(108)
(109)

Gambar

Gambar  diatas  menunjukan  salah  satu  bentuk  perpindahan  energi  panas.
Tabel Pengamatan Percobaan Penyebaran Panas Pada Benda Padat
Tabel Pengamatan Percobaan untuk Menentukan Kecepatan Konduksi Panas  Bola ke….  Jarak (cm)  Waktu jatuh plastisin pada bahan… (detik)
Tabel Pengamatan konveksi pada zat cair
+3

Referensi

Dokumen terkait

 Guru dan siswa membuat penegasan atau kesimpulan tentang penjumlahan tiga pecahan dan penjumlahan desimal yang telah ditemukan oleh siswa dalam pembelajaran

Melalui diskusi dan Tanya jawab siswa dapat menyimpulkan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetarb. Melalui diskusi dan Tanya jawab siswa dapat menyimpulkan

- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan contoh- contoh energi yang dapat diperbaharui dan tidak dapat di perbaharui.. - Melalui tanya jawab,

Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai kegiatan yang harus dilakukan sesuai dengan materi yang diperoleh.. Siswa melakukan investigasi dengan arahan guru

Berikut Sumber daya alam yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan berasal dari hewan, kecuali ..... Agar dapat dikonsumsi sumber daya alam mentah harus

Melalui diskusi kelompok, siswa dapat membandingkan gerak benda pada permukaan yang berbeda-beda dengan benar.. Melalui tanya jawab, siswa dapat menyebutkan manfaat

- Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dalam membuat sebuah hipotesis tentang gaya dapat menyebabkan benda diam menjadi bergerak dan benda

Pada kehidupan sehari-hari, kita biasa melakukan berbagai kegiatan.Semua kegiatan terbentuk memerlukan energi.Energi merupakan kemampuan untuk melakukan suatu usaha