MODUL PRAKTIKUM PENGANTAR SISTEM DIGITAL
MODUL I
Rangkaian Digital AND, NAND, OR, dan NOR
Saulia Karina
3145153851
Prodi Sistem Komputer Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Jakarta
©2016
Project : Rangkaian Digital Aljabar Boolean
Hari/Tanggal : 4 Mei 2016
Dosen : Fariani Hermin
MODUL I
Rangkaian Digital AND, NAND, OR, dan NOR A. Operasi – operasi logika dasar
Operasi logika dasar pada rangkaian digital dapat ditunjukkan dalam tabel kebenaran. Jika benar, akan dilambangkan B (Benar) / T (True) dan bernilai 1. Jika salah akan dilambangkan S (Salah) / F (False), bernilai 0.
B. Gerbang AND dan NAND
Gerbang AND akan bernilai 1 (benar atau nyala) jika semua masukan (input) bernilai 1 atau nyala, jika tidak akan benilai salah atau 0 (mati). Sebaliknya, pada gerbang NAND akan bernilai 0 (salah atau mati) jika semua masukannya nyala (1), selain itu bernilai 1 (benar atau nyala).
Tabel Kebenaran A ˄ B dan (A ˄ B)’ adalah sebagai berikut:
A B (A˄B)
Gerbang OR akan bernilai salah atau 0 (salah atau mati) jika semua masukan (input) bernilai 0 atau mati, jika tidak akan benilai 1 (benar atau nyala). Sebaliknya, pada gerbang NOR akan bernilai 1 (benar atau nyala) jika semua masukannya mati (0), selain itu bernilai 0 (salah atau mati).
Tabel Kebenaran (A ˅ B) dan (A ˅ B)’ adalah sebagai berikut:
I. Membuat Rangkaian Digital Z Dan Rangkaian Sederhananya
A. Rangkaian digital z = PQ(SR+Q’SR)’
a.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 4 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 4 buah gerbang AND (74LS08N)
2 buah gerbang NOT (74LS04D) I buah gerbang OR (74LS32N)
b.) Langkah Kerja
Gambar 1 :Komponen yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian digital z
2. Hubungkan komponen – komponen tersebut seperti gambar 1.
3. Klik tombol saklar dengan memperhatikan tabel kebenaran dari rangkaian tersebut. Berikut tabel kebenarannya.
4. Perhatikan apa yang terjadi.
c.) Analisis
Setelah menghubungkan komponen - komponen tersebut
Gambar 3 :Rangkaian digital z pada saat indikator lampu dinyalakan
d.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa ada 3 cara lampu indikator akan menyala atau bernilai 1 jika masing-masing saklar dihubungkan seperti
P Q R S Lampu
1 1 0 0 Nyala
1 1 0 1 Nyala
1 1 1 0 Nyala
Selain itu, lampu indikator akan mati atau bernilai 0
B. Rangkaian digital sederhana dari z
a.) Sederhanakan persamaan z sehingga menjadi z = PQ(SR)’
b.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 4 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 2 buah gerbang AND (74LS08N)
c.) Langkah Kerja
1. Ambil kompnen-komponen yang dibutuhkan seperti pada daftar komponen di atas.
Gambar 4 : Komponen yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian digital z sederhana
2. Hubungkan komponen- komponen tersebut seperti gambar 4. 3. Klik tombol saklar dengan memperhatikan kondisi tabel
4. Perhatikan apa yang terjadi.
d.) Analisis Setelah
menghubungkan komponen - komponen tersebut
Gambar 5 : Komponen –komponen yang telah dirangkai menjadi rangkaian digital z sederhana
Gambar 6 : Rangkaian digital z sederhana pada saat indikator lampu dinyalakan
e.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa 2 persamaan ini ekuivalen karena output pada tabel kebenaran dari kedua persamaan tersebut sama. Pada rangkaian ini juga terdapat 3 cara lampu indikator akan menyala atau bernilai 1 jika masing-masing saklar dihubungkan seperti
P Q R S Lampu
1 1 0 0 Nyala
1 1 0 1 Nyala
1 1 1 0 Nyala
II. Membuat Rangkaian Digital Y Dan Rangkaian Sederhananya A. Rangkaian digitaly = ABCD + (BC’(AB+A’B’))’+ (AB’C+A’BCD’)’
a.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 4 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 5 buah gerbang AND 2 input (74LS08N) 2 buah gerbang AND 4 input
1 buah gerbang AND 3 input (74LS11N) 6 buah gerbang NOT (74LS04D)
4 buah gerbang OR (74LS32N)
b.)
Langkah Kerja2. Hubungkan komponen – komponen tersebut seperti gambar 7.
3. Klik tombol saklar untuk simulasi dengan memperhatikan kondisi tabel kebenaran dari rangkaian tersebut. Berikut tabel kebenarannya.
4. Perhatikan apa yang terjadi
c.) Analisis
Setelah menghubungkan komponen-komponen tersebut
Gambar 8 : Komponen –komponen yang telah dirangkai menjadi
rangkaian digital y
Gambar 9 : Rangkaian digital y pada saat indikator lampu dinyalakan
d.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa semua cara menghubungkan saklar dapat membuat lampu menyala , karena semua output dari persamaan tersebut bernilai 1.
B.
Rangkaian digital sederhana dari yb.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 4 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 3 buah gerbang NOT
1 buah gerbang AND 1 input 1 buah gerbang AND 4 input 2 buah gerbang OR 3 input 1 buah gerbang OR 4 input
c.) Langkah Kerja
1. Ambil kompnen-komponen yang dibutuhkan seperti pada daftar komponen di atas.
Gambar 10: Komponen yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian digital y
2.
Hubungkan komponen – komponen tersebut seperti gambar 10A B C D ABCD+(A'+B) + (B'+D) +(C+C') + A'D
4. Perhatikan apa yang terjadi
d.) Analisis
Gambar 11 : Komponen –komponen yang telah dirangkai menjadi rangkaian digital y sederhana
Gambar 12 : Rangkaian digital y sederhana pada saat indikator lampu dinyalakan
e.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa 2 persamaan ini ekuivalen karena output pada tabel kebenaran dari kedua persamaan tersebut sama. Dalam rangkaian ini juga semua cara menghubungkan saklar dapat membuat lampu menyala , karena semua output dari persamaan tersebut bernilai 1.
III. Membuat Rangkaian Digital X Dan Rangkaian Sederhananya
A. Rangkaian digital x = PQR(ST+PT)’+(PQ(S’R’ + QS))’ a.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 5 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 7 buah gerbang AND 2 input (74LS08N) 1 buah gerbang AND 3 input (74LS11N)
3 buah gerbang OR (74LS32N) 4 buah gerbang NOT (74LS04D)
1. Ambil kompnen-komponen yang dibutuhkan seperti pada daftar komponen di atas.
Gambar 13 : Komponen yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian digital x
2. Hubungkan komponen – komponen tersebut seperti gambar
3. Klik tombol saklar untuk simulasi dengan memperhatikan kondisi tabel kebenaran dari rangkaian tersebut. Berikut tabel kebenarannya.
0 1 0 0 0 1
4. Perhatikan apa yang terjadi
Gambar 14 : Komponen –komponen yang telah dirangkai menjadi rangkaian digital x
Gambar 15 : Rangkaian digital x pada saat indikator lampu dinyalakan
d.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat 27 cara lampu indikator akan menyala atau bernilai 1, maka ada 5 cara lampu indikator mati jika masing-masing saklar dihubungkan seperti.
P Q R S T Lampu
Selain itu, lampu akan menyala atau bernilai 1.
B. Rangkaian digital x sederhana
b.) Komponen yang dibutuhkan
1 buah sumber Vcc dan Ground 5 buah saklar dua kondisi (SPDT)
1 buah lampu LED sebagai indikator (PROBE) 4 buah gerbang NOT (74LS04D)
4 buah gerbang AND 2 input (74LS08N) 1 buah gerbang AND 3 input (74LS11N) 1 buah gerbang OR 3 input
c.) Langkah Kerja
1. Ambil kompnen-komponen yang dibutuhkan seperti pada daftar komponen di atas.
2. Hubungkan komponen – komponen tersebut seperti gambar 16
3. Klik tombol saklar untuk simulasi dengan memperhatikan kondisi tabel kebenaran dari rangkaian tersebut. Berikut tabel kebenarannya.
P Q R S T PQR(P'S'+T') +(PQ)'+S'R
0 0 0 0 0 1
0 0 0 1 0 1
4. Perhatikan apa yang terjadi
d.) Analisis
Gambar 17 : Komponen –komponen yang telah dirangkai menjadi rangkaian digital x sederhana
Gambar 18 : Rangkaian digital x sederhana pada saat indikator lampu dinyalakan
e.) Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa 2 persamaan ini ekuivalen karena output pada tabel kebenaran dari kedua persamaan tersebut sama. Yaitu terdapat 27 cara lampu akan menyala atau bernilai 1 dan terdapat 5 cara lampu indicator mati jika masing-masing saklar dihubungkan seperti
P Q R S T