PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL
SATUAN ACARA TUTORIAL
TUGAS TUTORIAL
KRITERIA PENILAIAN
Deskripsi Singkat Mata Kuliah : Mata kuliah ini membahas dasar-dasar pemikiran dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, berpikir secara komprehensif-integral dalam mengkaji dan melihat permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam kehidupan nasional.
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti tutorial mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa mampu mengevaluasi hakekat, konsepsi, teori serta unsur-unsur yang mempengaruhi dan membentuk pola pikir, sikap dan perilaku dalam bela negara, sebagai warga negara Indonesia yang baik.
No Kompetensi Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka TutorialKe 1 Setelah mengikuti
tutorial mahasiswa dapat:
1. menjelaskan konsep PJJ. 2. menjelaskan
konsep belajar mandiri. 3. menjelaskan
konsep tutorial. 4. menjelaskan tujuan
tutorial.
5. menjelaskan jenis-jenis kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa selama tutorial.
6. menjelaskan ruang lingkup materi MK Pendidikan
Orientasi tutorial dan belajar mandiri yang efektif.
1. Ruang lingkup tutorial
2. Tugas tutorial 3. Belajar mandiri
yang efektif.
1. Penyampaian Materi 2. Diskusi, 3. Tanya Jawab
Partisipasi
Tutorial Universitas Terbuka. 2015. Katalog UT. Jakarta: Universitas Terbuka.
No Kompetensi Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka TutorialKe Kewarganegaraan
dengan
menggunakan peta konsep.
7. menjelaskan sistem penilaian dalam tutorial MK Pendidikan
Kewarganegaraan. 8. Menerapkan cara
membaca cepat materi MK Pendidikan Kewarganegaraan. 9. Menerapkan cara
membuat peta konsep dari modul MK Pendidikan Kewarganegaraan. 2 Setelah mengikuti
kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Menganalisis
landasan pendidikan kewarganegaraan. 2. Menganalisis
ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan 3. Menganalisis
wawasan nusantara
Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan dan Wawasan Nusantara
1. Negara, Bangsa dan Masyrakat
Indonesia. 2. Makna dan
Landasan Hukum Pendidikan. Kewarganegaraan. 3. Tujuan dan Ruang
Lingkup Pendidikan Kewarganegaraan. 4. Kaitan Hubungan
Materi dengan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan.
Tugas forum
diskusi 2 1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas Terbuka.
2. S. Sumarsono, H. Mansyur, dkk. 2001. Pendidikan
Kewarganegaraan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Dasar Wawasan Nusantara.
7. Wasantara sebagai Landasan
Ketahanan Nasional dan Pembangunan Nasional.
8. Latar Belakang Tannas Indonesia.
3
Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Menganalisis
Ketahanan Nasional Indonesia. 2. Mengevaluasi
Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional
1. Latar Belakang Tannas Indonesia. 2. Pengertian,
Landasan, Asas dan Ciri Tannas
Indonesia. 3. Pendekatan
Astagatra, Keterkaitan Astagatra, dan Ketahanan Gatra dalam Sistem Tannas Indonesia. 4. Perwujudan Tannas
Indonesia.
5. Pembinaan Tannas Indonesia.
1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas Terbuka.
2. Muradi. 2012. Dinamika Politik Pertahanan dan Keamanan Di Indonesia. Bandung: Widya Padjadjaran.
3
4 Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
Ketahanan Nasional
Indonesia Dalam
1. Globalisasi Sebagai Tantangan.
2. Globalisasi dan
1. Penyampaian Materi.
Tugas forum diskusi 4
1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan.
No Kompetensi Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka TutorialKe 1.Menganalisis
ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globalisasi. 2.Mengevaluasi
ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globalisasi.
3.Menganalisis politik strategi nasional dalam upaya
membangun bangsa dan negara.
Menghadapi Era Globalisasi dan Politik Strategi Nasional
Nasionalisme. 3. Meningkatkan
Ketahanan Nasional Indonesia dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi. 4. Pengertian dan
Landasan Politik dan Strategi Nasional (Polstranas).
5. Implementasi Politik dan Strategi
Nasional pada Bidang-bidang
Jakarta: Universiatas Terbuka.
2. Maksudi, Beddy I. 2012. Sistem Politik Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo
Persada.
5
Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Memahami
demokrasi, 2. Menganalisis
demokrasi. 3. Menerapkan
demokrasi secara baik.
Demokrasi 1. Pengertian Demokrasi. 2. Perkembangan
Demokrasi dari Abad XIX ke XX. 3. Politik Demokrasi
Di Indonesia. 4. Prakondisi yang
Perlu Diciptakan dalam Pelaksanaan Demokrasi.
1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas Terbuka.
2. Ubaidillah Ahmad dkk, Demokrasi, HAM, dan
Masyarakat Madani, Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah, 2000.
5
6 Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Memahami
Hak Asasi Manusia
1. Makna, Hakikat , dan Perkembangan Pemikiran HAM. 2. Nilai-nilai HAM.
1. Penyampaian Materi. 2. Diskusi.
Tugas forum diskusi 6
1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas
HAM secara baik. Masyarakat Madani, Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah, 2000.
7
Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Memahami
otonomi daerah. 2. Menganalisis
otonomi daerah.
Otonomi Daerah 1. Pengertian Otonomi Daerah.
2. Hambatan-hambatan dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah. 3. Good Governance
Kunci Mewujudkan Otonomi Daerah. 4. Capacity Building
sebagai Akselator Good Governance untuk Mewujudkan Daerah Otonomi.
1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas Terbuka.
2. Mubyarto. 2000. Prospek Otonomi Daerah dan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis
Ekonomi. Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.
7
8 Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Menganalisa
sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia. 2. Mengevaluasi
sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia.
Pertahanan dan Keamanan Negara Indonesia
1. Konflik dan Perang. 2. Pengatar Sistem
Pertahanan
Keamanan Negara Indonesia.
3. System Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Tugas forum
diskusi 8 1. Zainul Ittihad Amin. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Universiatas Terbuka.
No Kompetensi Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Tutorial TutorialTugas Daftar Pustaka TutorialKe Bela Negara dalam
Kerangka
SistemPertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. 5. Politik serta Strategi
Pertahanan dan Keamanan.
Nama Penelaah : Drs. Yun Iswanto, M.Si
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat menerapkan konsep tutorial dan belajar mandiri yang efektif untuk mata kuliah Manajemen Rantai Pasokan.
Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti tutorial mahasiswa dapat: 1. menjelaskan konsep PJJ.
2. menjelaskan konsep belajar mandiri. 3. menjelaskan konsep tutorial.
4. menjelaskan tujuan tutorial.
5. menjelaskan jenis-jenis kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa selama tutorial.
6. menjelaskan ruang lingkup materi MK Manajemen Rantai Pasokan dengan menggunakan peta konsep. 7. menjelaskan sistem penilaian dalam tutorial MK Manajemen Rantai Pasokan.
8. Menerapkan cara membaca cepat materi MK Manajemen Rantai Pasokan.
9. Menerapkan cara membuat peta konsep dari modul MK Manajemen Rantai Pasokan. Pokok Bahasan : Orientasi tutorial dan belajar mandiri yang efektif.
Sub Pokok Bahasan : 1. Ruang lingkup tutorial 2. Belajar mandiri
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan
Tutorial Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer, peta konsep, ballpoin dan buku catatan. 2 Kegiatan
Pendahuluan Tutor menyapa mahasiswa, meperkenalkan diri, mengkonfirmasi maksudkedatangan mahasiswa di tempat tutorial, menanyakan apa yang diharapkan dari mengikuti tutorial, menjelaskan topik bahasan tutorial pada hari pertama tutorial dan kaitannya dengan topik tutorial berikutnya.
Laptop, LCD, white board, spidol,
modul. 5 menit
3 Kegiatan Penyajian
1. Tutor menjelaskan konsep PJJ, belajar mandiri, tutorial, dan tujuan Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu tutorial.
2. Tutor menjelaskan perbedaan tutorial dengan kuliah, hal-hal yang harus dikerjakan mahasiswa selama mengikuti program tutorial, dan tata cara penilaian dalam tutorial.
3. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
4. Tutor menjelaskan ruang lingkup mata kuliah dengan menggunakan peta konsep.
5. Tutor menjelaskan cara belajar mandiri yang efektif melalui membaca cepat , membaca pemahaman dan membuat peta konsep.
6. Mahasiswa berlatih membaca cepat dan membaca pemahaman.
7. Mahasiswa berlatih membuat peta konsep untuk memahami isi materi modul.
8. Mendiskusikan peta konsep yang dibuat mahasiswa. 9. Tutor memberi umpan balik atas hasil diskusi. 4 Kegiatan
Penutup
1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial.
2. Tutor membagi mahasiswa menjadi 2 kelompok. Setiap kelompok diberi tugas membuat peta konsep landasan, ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan dan wawasan nusantara yang akan dibahas pada pertemuan kedua.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
Nama Penelaah : Drs. Yun Iswanto, M.Si
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti tutorial mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa dapat menganalisis landasan dan ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan dan wawasan nusantara
Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Menganalisis hakikat negara, bangsa dan masyarakat Indonesia. 2. Menganalisis landasan hukum pendidikan kewarganegaraan. 3. Menganalisis tujuan pendidikan kewarganegaraan.
4. Menganalisis ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan 5. Menganalisis hakikat wawasan nusantara.
6. Menganalisis landasan ketahanan nasional. 7. Menganalisis landasan pembangunan nasional.
Pokok Bahasan : Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan dan Wawasan Nusantara Sub Pokok Bahasan : 1. Negara, Bangsa dan Masyrakat Indonesia.
2. Makna dan Landasan Hukum Pendidikan. Kewarganegaraan. 3. Tujuan dan Ruang Lingkup Pendidikan Kewarganegaraan.
4. Kaitan Hubungan Materi dengan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan. 5. Latar Belakang Wawasan Nusantara.
6. Hakikat dan Unsur Dasar Wawasan Nusantara.
7. Wasantara sebagai Landasan Ketahanan Nasional dan Pembangunan Nasional.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan Tutorial
Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan.
2 Kegiatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu bahasan pada pertemuan kedua dan kaitannya dengan topik-topik pada
pertemuan kedua dan kaitannya dengan topik-topik pertemuan sebelumnya dan topik pertemuan berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
3 Kegiatan Penyajian
1. Secara bergantian, masing-masing kelompok mahasiswa menyampaikan peta konsep landasan, ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan dan wawasan nusantara yang menjadi tugasnya. 2. Kelompok yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan
terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh kelompok lain. 3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa.
4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
5. Tutor memberikan contoh warga negara yang baik, berwawasan nusantara.
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa.
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
100 menit
4 Kegiatan Penutup
1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial. 2. Tutor membagi mahasiswa menjadi 2 (dua) kelompok untuk diberi tugas, yaitu membuat peta konsep ketahanan nasional dan astagatra yang akan dibahas pada pertemuan ketiga.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
Nama Penelaah : Drs. Yun Iswanto, M.Si
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti tutorial mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa dapat menganalisis dan mengevaluasi ketahanan nasional Indonesia..
Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Menganalisis latar belakang ketahanan nasional Indonesia. 2. Menganalisis asas dan ciri ketahanan nasional Indonesia. 3. Menganalisis perwujudan ketahanan nasional Indonesia. 4. Mengevaluasi pendekatan astagatra.
5. Mengevaluasi hasil pembinaan ketahanan nasional Indonesia. Pokok Bahasan : Ketahanan Nasional (Tannas)
Sub Pokok Bahasan : 1. Latar Belakang Tannas Indonesia.
2. Pengertian, Landasan, Asas dan Ciri Tannas Indonesia.
3. Pendekatan Astagatra, Keterkaitan Astagatra, dan Ketahanan Gatra dalam Sistem Tannas Indonesia. 4. Perwujudan Tannas Indonesia.
5. Pembinaan Tannas Indonesia.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan Tutorial
Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan.
2 Kegiatan Pendahuluan
Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakan kesiapan mahasiswa mengkuti tutorial ketiga, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan ketiga dan kaitannya dengan topik-topik kegiatan tutorial ke 2 dan topik tutorial berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
5 menit
3 Kegiatan Penyajian
1. Secara bergantian, masing-masing kelompok mahasiswa menyampaikan peta konsep ketahanan nasional dan astagatra yang
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu menjadi tugasnya.
2. Kelompok yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh kelompok lain. 3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa.
4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
5. Tutor memberikan contoh perwujudan dan hasil pembinaan ketahanan nasional Indonesia.
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa. 4 Kegiatan
Penutup
1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial. 2. Tutor membagi mahasiswa menjadi 2 (dua) kelompok untuk diberi tugas, yaitu membuat peta konsep globalisasi dan nasionalisme yang akan dibahas pada pertemuan keempat.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
10 menit
5 Tugas Memberikan Tugas Tutorial I Laptop, LCD, white board, spidol,
Nama Penelaah : Drs. Yun Iswanto, M.Si
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti tutorial mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa dapat menganalisis dan mengevaluasi ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globalisasi serta menganalisis politik strategi nasional dalam upaya membangun bangsa dan negara
Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1.Menganalisis globalisasi dan nasionalisme.
2.Mengevaluasi globalisasi sebagai tantangan.
3.Mengevaluasi ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globaliasasi. 4.Menganalisis landasan politik strategi nasional.
5.Mengevaluasi implementasi politik strategi nasional.
Pokok Bahasan : Ketahanan Nasional Indonesia Dalam Menghadapi Era Globalisasi dan Politik Strategi Nasional Sub Pokok Bahasan : 1. Globalisasi Sebagai Tantangan.
2. Globalisasi dan Nasionalisme.
3. Meningkatkan Ketahanan Nasional Indonesia dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi. 4. Pengertian dan Landasan Politik dan Strategi Nasional (Polstranas).
5. Implementasi Politik dan Strategi Nasional pada Bidang-bidang Pembnagunan Nasional.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan Tutorial
Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan.
2 Kegiatan Pendahuluan
Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakan kesiapan mahasiswa mengkuti tutorial keempat, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan keempat dan kaitannya dengan topik-topik kegiatan tutorial ketiga dan topik-topik tutorial berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
5 menit
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu Penyajian menyampaikan peta konsep globalisasi dan nasonalisme yang menjadi
tugasnya.
2. Kelompok yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh kelompok lain. 3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa.
4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
5. Tutor memberikan contoh ketahanan nasional dalam menhadapi globalisasi.
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa.
materi mata kuliah, buku catatan
4 Kegiatan
Penutup 1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial.2. Tutor memberi tugas, membuat peta konsep demokrasi yang akan dibahas pada pertemuan kelima.
Laptop, LCD, white board, spidol,
Nama Penelaah : Drs. Yun Iswanto, M.Si
Kompetensi Umum : Setelah mengikuti tutorial mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa dapat memahami, menganalisis dan menerapkan demokrasi secara baik.
Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat: 1. Menjelaskan hakikat demokrasi.
2. Menganalisis Demokrasi dari Abad XIX ke XX.
3. Menentukan prakondisi yang perlu diciptakan dalam pelaksanaan demokrasi. 4. Menerapkan politik demokrasi.
Pokok Bahasan : Demokrasi
Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian Demokrasi.
2. Perkembangan demokrasi dari abad XIX ke XX. 3. Politik Demokrasi Di Indonesia.
4. Prakondisi yang Perlu Diciptakan dalam Pelaksanaan Demokrasi.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan Tutorial
Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan.
2 Kegiatan Pendahuluan
Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakan kesiapan mahasiswa mengkuti tutorial kelima, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan kelima dan kaitannya dengan topik-topik kegiatan tutorial keempat dan topik-topik kegiatan tutorial berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
5 menit
3 Kegiatan
Penyajian 1. Mahasiswa menyampaikan peta konsep demokrasi yang menjadi tugasnya. 2. Mahasiswa yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh mahasiswa lain.
3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa. 4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu 5. Tutor memberikan contoh penerapan demokrasi di kota/kabupaten
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa. 4 Kegiatan
Penutup 1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial.2. Tutor memberi tugas, membuat peta konsep hak asasi manusia yang akan dibahas pada pertemuan keenam.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
10 menit
5 Tugas Memberikan Tugas Tutorial II Laptop, LCD, white board,
spidol modul
60 menit
pasokan yang efektif dalam perusahaan untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan untuk menghadapi persaingan. Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Menjelaskan hakikat dan perkembangan pemikiran HAM. 2. Menganalisis nilai-nilai HAM
3. Menerapkan penegakan HAM Pokok Bahasan : Hak Asasi Manusia
Sub Pokok Bahasan : 1. Makna, Hakikat , dan Perkembangan Pemikiran HAM. 2. Nilai-nilai HAM.
3. Pelanggaran, Pengadilan, dan Penegakan HAM.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan Tutorial
Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan.
2 Kegiatan Pendahuluan
Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakan kesiapan mahasiswa mengkuti tutorial keenam, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan keenam dan kaitannya dengan topik-topik tutorial kelima dan topik-topik tutorial berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
5 menit
3 Kegiatan Penyajian
1. Mahasiswa menyampaikan peta konsep hak asasi manusia yang menjadi tugasnya.
2. Mahasiswa yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh mahasiswa lain. 3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa.
4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
5. Tutor memberikan contoh penerapan hak asasi di lingkungan sosial. 6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa.
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu 4 Kegiatan
Penutup
1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial. 2. Tutor memberi tugas, membuat peta konsep otonomi daerah yang akan
dibahas pada pertemuan ketujuh.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
15 menit
sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia. Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Menjelaskan pengertian otonomi daerah.
2. Menjelaskan hambaan-hambatan pelaksanaan otonomi daerah. 3. Menganalisis kunci dalam mewujudkan otonomi daerah.
4. Menganalisis akselator good governance. Pokok Bahasan : Otonomi Daerah
Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian Otonomi Daerah.
2. Hambatan-hambatan dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah. 3.Good Governance Kunci Mewujudkan Otonomi Daerah.
4.Capacity Building sebagai Akselator Good Governance untuk Mewujudkan Daerah Otonomi.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan
Tutorial Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan. 2 Kegiatan
Pendahuluan
Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakan kesiapan mahasiswa mengkuti tutorial ketujuh, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan ketujuh dan kaitannya dengan topik-topik tutorial keenam dan topik-topik tutorial berikutnya, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
5 menit
3 Kegiatan Penyajian
1. Mahasiswa menyampaikan peta konsep otonomi daerah yang menjadi tugasnya.
2. Mahasiswa yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh mahasiswa lain. 3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa.
4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa
5. Tutor memberikan contoh hambatan-hambatan dalam pelaksanaan
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu otonomi daerah.
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa. 4 Kegiatan
Penutup 1. Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial.2. Tutor memberi tugas, yaitu membuat peta konsep pertahanan dan keamanan yang akan dibahas pada pertemuan kedelapan.
Laptop, LCD, white board, spidol,
modul. 10 menit
5 Tugas Memberikan Tugas Tutorial III Laptop, LCD, white board, spidol,
modul 60 menit
mengevaluasi sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia. Kompetensi Khusus : Setelah mengikuti kegiatan tutorial mahasiswa dapat:
1. Menjelaskan konflik suatu negara.
2. Menjelaskan sistem pertahanan keamanan negara Indonesia. 3. Mengevaluasi sistem pertahanan keamanan rakyat semesta. 4. Mengevaluasi penyelenggaraan bela Negara.
5. Menganalisa politik strategi pertahanan dan keamanan 6. Menganalisa dwi fungsi ABRI.
Pokok Bahasan : Pertahanan dan Keamanan Negara Indonesia Sub Pokok Bahasan : 1. Konflik dan Perang.
2. Pengatar Sistem Pertahanan Keamanan Negara Indonesia.
3. System Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
4. Upaya Penyelenggaraan Bela Negara dalam Kerangka SistemPertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. 5. Politik serta Strategi Pertahanan dan Keamanan.
6. Dwi Fungsi ABRI dalam Kenangan.
Tahapan Kegiatan Tutorial:
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu
1 Persiapan
Tutorial Mempersiapkan SAT, bahan presentasi, perlengkapan elektronik (lap top, LCD, OHP, pointer), peta konsep, ballpoin dan buku catatan. 2 Kegiatan
Pendahuluan Tutor menyapa mahasiswa dengan salam jumpa kembali, menanyakankesiapan mahasiswa mengkuti tutorial kedelapan, menyampaikan topik bahasan pada pertemuan kedelapan dan kaitannya dengan topik-topik kegiatan tutorial ketujuh, meminta masing-masing kelompok menyampaikan peta konsep yang telah ditugaskannya.
Laptop, LCD, white board, spidol,
modul. 5 menit
3 Kegiatan Penyajian
1. Mahasiswa menyampaikan peta konsep proses makro rantai pasokan yang menjadi tugasnya.
2. Mahasiswa yang tidak presentasi diminta memberikan tanggapan
Lap top, LCD, ppt, peta konsep materi mata kuliah, buku catatan
No Tahapan Rincian Kegiatan Media Waktu terhadap peta konsep yang telah disampaikan oleh mahasiswa lain.
3. Tutor mengevaluasi hasil presentasi mahasiswa. 4. Tutor membuka sesi tanya jawab dengan mahasiswa 5. Tutor memberikan contoh bela Negara.
6. Tutor memberikan quis kepada mahasiswa.
7. Tutor memberikan penguatan terhadap respon mahasiswa.
8. Review: Mengulas secara singkat hasil pertemuan pertama sampai dengan kedelapan.
4 Kegiatan Penutup
Tutor bersama mahasiswa merangkum dan menyimpulkan hasil tutorial. Laptop, LCD, white board, spidol, modul.
10 menit
KISI-KISI TUTORIAL TUTORIAL
I / Tutorial
3 1. Menganalisis hakikat Pendidikan Kewarganegaraan. 2. Menganalisis wawasan
nusantara.
3. Mengevaluasi katahanan nasional Indonesia.
1. Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan. 2. Wawasan Nusantara. 3. Ketahanan Nasional.
Tes uraian 60 menit Di kelas
II / Tutorial
5 1. Mengevaluasi ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globalisasi. 2. Mengevaluasi implementasi
politik strategi nasional. 3. Menerapkan demokrasi
dalam kehidupan bernegara.
1. Ketahanan Nasional Indonesia Dalam Menghadapi Era Globalisasi.
2. Politik Strategi Nasional 3. Demokrasi
Tes uraian 60 menit Di kelas
II I/ Tutorial
7 1. Menerapkan hak asasi dalamkehidupan soasial 2. Mengevaluasi pelaksanaan
otonomi daerah.
1. Hak Asasi Manusia 2. Otonomi Daerah
TUGAS TUTORIAL I
Nama M.K. : Pendidikan Kewarganegaraan Sumber Materi: Pokok Bahasan : 1. Pengantar Pendidikan
Kewarganegaraan.
MKDU4111 Mudul 1, 2, dan 3 2. Wawasan Nusantara.
3. Ketahanan Nasional. Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2015.2
Jumlah Soal : 3 butir Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Tes Uraian
Waktu : 60 Menit
KOMPETENSI KHUSUS:
1. Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat Pendidikan Kewarganegaraan. 2. Mahasiswa dapat menganalisis wawasan nusantara.
3. Mahasiswa dapat mengevaluasi katahanan nasional Indonesia.
Salah satu tujuan dari pendidikan kewarganegaraan adalah membetuk warga negara yang baik, oleh karena itu perlu dipahami hakikat pendidikan kewarganegaran dan berwawasan nusantara sehingga memperkuat ketahanan nasional.
1. Jelaskan pengertian hakikat Pendidikan Kewarganegaraan!
2. Berikan analisis pentingnya wawasan dalam kehidupan bernegara!
3. Berikan penilaian terhadap katahanan nasional Indonesia yang ada sekarang!
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor
3. Demokrasi.
Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2016.1
Jumlah Soal : 3 butir Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Tes Uraian
Waktu : 60 Menit
KOMPETENSI KHUSUS:
1. Mahasiswa dapat mengevaluasi ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi era globalisasi.
2. Mahasiswa dapat mengevaluasi implementasi politik strategi nasional. 3. Mahasiswa dapat menerapkan demokrasi dalam kehidupan bernegara.
Manajemen persediaan dijalankan perusahaan agar persediaan tetap ada setiap saat diperlukan dan senantiasa harus efisien dalam pemesanan dan penyimpanan. Untuk itu diperlukan strategi yang tepat dan terintegrasi secara maksimal dengan bagian lain di perusahaan. Sebagai Tugas Tutorial ke 2, jawablah pertanyaan berikut.
1. Bila diketahui persediaan awal sebesar Rp 50,000,000, dan pembelian selama delapan bulan (1 Januari s.d. 30 Juni 2015) sebesar Rp 70,000,000, sedangkan penjualan bersih dari tanggal 1 Januari s.d. 30 Juni sebesar Rp 200,000,000. Maka, jika perusahaan mematok laba kotor sebesar 50%, berapa persediaan akhir tanggal 30 Juni 2015?
2. Jelaskan strategi pembelian kepada supplier!
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor
TUGAS TUTORIAL III
Nama M.K. : Pendidikan Kewarganegaraan Sumber Materi:
Pokok Bahasan : 1. Hak Asasi Manusia. MKDU4111
Mudul 7 dan 8 2. Otonomi Daerah.
Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2016.1
Jumlah Soal : 2 butir Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Tes Uraian
Waktu : 60 Menit
KOMPETENSI KHUSUS:
1. Mahasiswa dapat menerapkan hak asasi dalam kehidupan soasial 2. Mahasiswa dapat Mengevaluasi pelaksanaan otonomi daerah.
Lama waktu yang dibutuhkan untuk proses produksi akan menentukan berapa banyak produk yang bisa diproduksi dalam periode tertentu. Artinya, hal itu juga akan menentukan tingkat persediaan optimal dari suatu produk. Sebagai Tugas Tutorial ke 3, jawablah pertanyaan berikut.
1. Pada tanggal 2 Agustus 2015 pukul 13.00, PT. A menerima pesanan barang. Produksi dimulai tanggal 3 Agustus 2015 pukul 09.00 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2015 pukul 16.00. Delay diperkirakan sampai 4 jam dan waktu yang diperlukan untuk pengemasan (packaging) barang sampai siap dikirim membutuhkan waktu selama 3,5 jam. Bila perusahaan aktif selama 5 hari kerja setiap minggu, dari hari Senin sampai dengan Jumat dengan 8 jam kerja per hari, maka hitung production lead time dan tentukan kapan barang siap dikirim?
2. PT. Barco membutuhkan bahan baku sebanyak 6.400 unit/tahun dengan harga Rp. 50/unit.Biaya pengiriman pesanan Rp. 100/1 kali pesan. Biaya administrasi Rp. 200/1 kali pesan. Biaya penyelesaian pemesanan Rp 200/1 kali pesan. Biaya penyimpanan di gudang = Rp. 10/unit / tahun. Lead time = 6 hari, Safety stock = 300 unit. Satu tahun = 360 hari. Hitung EOQ dan ROP!
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor
Rino Desanto W., S.E., M.M.
Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2015.2
Jumlah Soal : 3 butir Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Tes Uraian
Waktu : 60 Menit
No Aspek/Konsep yang Dinilai Skor
1 Manajemen rantai pasok merupakan integrasi aktivitas-aktivitas, mulai dari pengadaan barang dan jasa, mengubah bahan baku menjadi menjadi bahan dalam proses dan barang jadi serta mengantarkan barang tersebut kepada pelanggan.
Disini terjadi aliran material dari awal sampai ke konsumen dengan memperhatikan faktor ketepatan waktu, biaya dan jumlah produk.
15
15
2 Distribusi merupakan langkah-langkah yang diambil untuk memindahkan dan menyimpan produk mulai dari supplier sampai ke konsumen dalam sebuah rantai pasokan
Distribusi berdampak pada cost dan pengalaman konsumen sehingga mempengaruhi profitabilitas.
15
15
3 Peramalan adalah suatu perkiraan yang diharapkan untuk suatu produksi atau bebrapa produk dalam periode waktu yang ditentukan di masa yang akan datang.
Kegunaan peramalan adalah :
1. Menentukan apa yang dibuthkan untuk perluasan pabrik.
2. Menentuka perencanaan lanjutan bagi produk-produk yang ada untuk dikerjakan dengan fasilitas yang ada.
3. Menentukan penjadwalan jangka pendek produk-produk yang ada untuk dikerjakan berdasarkan peralatan yang ada.
10
10 10
10
20
Jumlah 100
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor
Rino Desanto W., S.E., M.M.
Nama M.K. : Pendidikan Kewarganegaraan Sumber Materi: Pokok Bahasan : 1. Persediaan (Inventory) EKMA4371
Mudul 4 dan 5 : 2. Strategi, Kolaborasi, dan Integrasi
Dalam Rantai Pasokan Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2015.2
Jumlah Soal : 2 butir Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Tes Uraian
Waktu : 60 Menit
No Aspek/Konsep yang Dinilai Skor
1 Penjualan bersih - laba kotor = harga pokok penjualan
Rp 200,000,000 - Rp (50% x Rp 200,000,000) = harga pokok penjualan Harga pokok penjualan = Rp 100,000,000
Persediaan akhir = persediaan awal + pembelian – harga pokok penjualan Estimasi Saldo Akhir Persediaan = Rp 50,000,000 + Rp 70,000,000 – Rp 100,000,000
Persediaan akhir = Rp 20,000,000
20
25
2 Terdapat lima strategi yang dapat dipilih perusahaan untuk melakukan pembelian kepada supplier yaitu adalah sebagai berikut:
1. Banyak Pemasok (Many Supplier)
Strategi ini memainkan antara pemasok yang satu dengan pemasok yang lainnya dan membebankan pemasok untuk memenuhi permintaan pembeli. Para pemasok saling bersaing secara agresif. Meskipun banyak pendekatan negosiasi yang digunakan dalam strategi ini, tetapi hubungan jangka panjang bukan menjadi tujuan.
2. Sedikit Pemasok (Few Supplier)
Dalam strategi ini, perusahaan mengadakan hubungan jangka panjang dengan para pemasok yang komit. Karena dengan cara ini, pemasok cenderung lebih memahami sasaran-sasaran luas dari perusahaan dan konsumen akhir. Penggunaan hanya beberapa pemasok dapat menciptakan nilai denganmemungkinkan pemasok mempunyai skala ekonomis dan kurva belajar yang menghasilkan biaya transaksi dan biaya produksi yang lebih rendah.
3. Vertical Integration
Artinya pengembangan kemampuan memproduksi barang atau jasa yang sebelumnya dibeli, atau dengan benar-benar membeli pemasok atau distributor. Integrasi vertical dapat berupa:
Integrasi ke belakang (Backward Integration) berarti penguasaan kepada sumber daya, misalnya Perusahaan Mobil mengakuisisi Pabrik Baja.
Integrasi kedepan (Forward Integration) berarti penguasaan kepada konsumennya, misalnya Perusahaan Mobil mengakuisisi Dealer yang semula sebagai distributornya.
4. Kairetsu Network.
yang cenderung berubah.
Jumlah 100
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor
Rino Desanto W., SE., M.M.
KRITERIA PENILAIAN TUGAS TUTORIAL III
Nama M.K. : Pendidikan Kewarganegaraan Sumber Materi:
Mudul 6 dan 7 : 2. Tingkat Ketersediaan Produk
Optimal
Pengembang Soal : Rino Desanto W., S.E., M.M. Masa Tutorial : 2015.2
Jumlah Soal : 2 butir Skor Maksimal : 100 Jenis Tugas : Tes uraian
Waktu : 60 Menit
No Aspek/Konsep yang Dinilai Skor
1 1. Production lead time = A + B + C Di mana:
A = Waktu dari isu pesanan produksi sampai mulai produksi. B = Waktu mulai fabrikasi sampai akhir (waktu proses + delay). C = Waktu melengkapi dari unit pertama sampai satu lot. PLT = 4 + (39+4) +3,5 = 50,5 jam
2. Penggunaan jam kerja: Tanggal 2 Agustus, 3 jam Tanggal 3 Agustus, 8 jam Tanggal 4 Agustus, 8 jam Tanggal 5 Agustus, 8 jam Tanggal 6 Agustus, 8 jam Tanggal 7 Agustus, 8 jam Tanggal 8 Agustus, 7,5 jam Total : 50,5 jam
Pengiriman barang dapat dilakukan pada: tanggal 8 Agustus 2015 pukul 15.30
25
25
2
1. EOQ=
EOQ = = 800 unit
2. Penggunaan selama 1 tahun = 6.400 unit
Penggunaan selama 1 hari = 6.400/360 = 17,7 dibulatkan 18 unit Penggunaan selama lead time = 18 x 6 = 108 unit
ROP = PLT + SS
ROP = 108 + 300 = 408 unit
25
25
Jumlah 100
Madiun, 13 Maret 2016 Tutor