• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Induk Investasi Air Limbah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Rencana Induk Investasi Air Limbah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Gambar 6-1: Pemasangan LCST dengan sambungan leher angsa

Gambar 6-2: Kloset jongkok untuk LCST

Efluen dari LCST akan mengalir melalui sumur resapan. Dasar summur resapan minimal 1 meter di atas tinggi muka air tanah, sehingga bakteri dan virus mati sebelum berkontak dengan air. Sumur resapan sebesar 1.5m3 harus dikosingkan setiap dua tahun (lumpur yang terkumpul dari keluarga yang terdiri dari 5 orang adalah sekitar 200l per tahun) untuk memastikan waktu retensi hidrolik (5 hari) terjaga.

Teknologi 1.1: Twin Leaching Pits (TLP) – Cubluk Kembar

Cubluk tunggal terdiri atas serangkaian cicncin beton (dan menyerupai sumur dangkal). Lindi meresap dari cubluk melalui celah pada cincin dan mmelalui dasar cubluk. Teknologi Cubluk Kembar memiliki dua lubang sejajar: saat satu lubang sudah penuh, aliran akan diarahkan ke lubang yang lain. Setelah setahun lubang pertama dapat dikosongkan secara manual dan humus dapat digunakan sebagai pupuk /

kondisioner tanah di kebun. Lihat Gambar 6.17.

Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document.Error! No text of specified style in document.

Error! No text of specified style in document.

1

Rencana Induk Investasi Air Limbah Paket I: Bogor

Error: Reference source

(2)

Gambar 6-3: Twin leaching pits

Teknologi 1.2: Improved (raised/collar) Low Cost SepticTank – Tangki Septik Murah yang dengan

collar / 1.3: Improved (raised or collar) Twin Leaching Pits (TLP+) – Cubluk Kembar dengan collar

Tangki septik yang disempurnakan ini diterapkan di wilayah dengan permukaan air yang tinggi, di mana posisinya ditinggikan sehingga bagian bawah dari tangki septik berada di atas permukaan air tanah tertinggi atau dikelilingi oleh collar/cincin kerikil sehingga lindi dapat dengan mudah meresap. Lihat Gambar 6.18 dan Gambar 6.19.

Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document.Error! No text of specified style in document.

Error! No text of specified style in document.

2

Rencana Induk Investasi Air Limbah Paket I: Bogor

Error: Reference source

(3)

Gambar 6-4: (Improved) Raised Low Cost Septic Tank

Gambar 6-5: (Improved) Collar Leaching Pit

Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document./Error! No text of specified style in document.Error! No text of specified style in document.

Error! No text of specified style in document.

3

Rencana Induk Investasi Air Limbah Paket I: Bogor

Error: Reference source

Gambar

Gambar 6-1: Pemasangan LCST dengan sambungan leher angsa
Gambar 6-4: (Improved) Raised Low Cost Septic Tank

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahun 2010, UPTD IPAL Tegal Gundil dan Kantor Lingkungan Hidup Kota Bogor melakukan pengujian kualitas air limbah IPAL Tegal Gundil, yang

Nilai risiko sanitasi EHRA terbaru untuk Bogor disusun pada tahun 2010 dan telah menghasilkan nilai per Kelurahan berdasarkan karakteristik rumah, sumber air minum, kebiasaan

Unit ini dapat digunakan kembali untuk tujuan lain ketika IPAL Paledang tidak digunakan lagi saat wilayah embrio sudah tersambung dengan pipa induk zona Pusat dan pengolahan air

Meskipun istilah yang digunakan dapat memberi kesan suatu sistem yang tidak penuh, sistem intermediate yang direkomendasikan untuk Kota Bogor adalah sistem yang ‘matang’

Perpipaan dangkal atau 'saluran dalam gang' adalah saluran air limbah konvensional yang dibangun dengan standar yang tidak terlalu tinggi!. Secara khusus, kedalaman yang

 IPAL Tegal Gundil (lihat Bab 6.2) memiliki kapasitas yang memadai untuk 12m 3 /hari lumpur tinja yang diantaarkan saat ini dan 87 m 3 /hari pada tahun 2015, mengingat kapasitas

Pemasaran pengumpulan lumpur tinja harus menjadi bagian terintegrasi dari pemasaran sistem on-site, sebagai contoh: pembelian fasilitas on-site yang disetujui dan mendapatkan jasa

Selain itu, tanggung jawab juga akan diperluas melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia dan pelatihan untuk menyiapkan pelayanan penuh pengelolaan dan operasi