• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview S S R R Rabu, 24 Mei 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview S S R R Rabu, 24 Mei 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

 MAPI anggarkan capex Rp 750 miliar.

 DOID buka peluang lakukan diversifikasi bisnis.  INTA lanjutkan rights issue Rp 232,6 miliar.  Produsen beras Topi Koki raih izin pra efektif IPO.

DAILY RESEARCH

Statistics Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

erdagangan  saham  kemarin  kembali  dilanda  aksi  ambil  menyusul redahnya euporia kenai‐ kan  rating  Indonesia  oleh  S&P  akhir  pekan  lalu.    IHSG  sempat  koreksi  56  poin  namun  di  akhir  sesi  berhasil  membaik  ditutup  di  5730,613 atau koreksi 18,832 poin  (0,33%).  Level  support  sementara  bertahan  di  5700  dengan  resisten  di  5780.  Saham  perbankan  dan  telekomunikasi  menjadi  motor  penurunan  IHSG.  Sementara  Wall  Street  tadi  malam  berhasil  melan‐ jutkan penguatannya untuk empat  hari  perdagangan  berturut‐turut.  Indeks  DJIA  dan  S&P  masing‐ masing menguat 0,2% di 20937,91  dan  2398,42.  Indeks  Nasdaq  men‐ guat 0,08% di 6138,71.  

  Pasar tengah fokus pada data ekonomi baru yang keluar menandai  kekuatan  dari  pertumbuhan  ekonomi  global  dan  mengabaikan  serangan  teroris  di  Manchester  Inggris  Senin  malam  yang  menewaskan  puluhan  orang. Hasil kunjungan Trump ke sejumlah negara di Timur Tengah termasuk  Israel yang menghasilkan sejumlah kesepakatan dagang turut menjadi senti‐ men  positif  di pasar.  Di  zona  Euro aktifitas manufaktur Mei  ini  relatif  tum‐ buh  kuat  dengan  indeks  flash  manufacturing  PMI  di  57,0  di  atas  perkiraan  56,5. Di AS, indeks Flash Manufacturing PMI di 52,5 di bawah perkiraan 53,2.  Pasar  di  pertengahan  pekan  ini  menanti  hasil  catatan  pertemuan  The  Fed  bulan  lalu  yang  memberikan  gambaran  prospek  kenaikan  bunga  FFR  pada  pertemuan  mendatang  dan  gambaran  pertumbuhan  ekonomi  AS.  Pengua‐ tan  di  Wall  Street  terutama  ditopang  saham  sektor  keuangan  dan  energi.  Harga minyak mentah tadi malam di AS berhasil melanjutkan penguatannya  naik 0,70% di USD51,49/barel.  

  Pada  perdagangan  hari  ini  sebelum  libur  nasional  besok,  pergera‐ kan  IHSG  diperkirakan  bervariasi  dalam  rentang  konsolidasi  namun  berpe‐ luang rebound terbatas. Masih kuatnya arus dana asing ke pasar saham dan  penguatan  rupiah  terhadap  dolar  AS  menjadi  katalis  positif  pasar.  IHSG 

diperkirakan bergerak dengan support di 5700 dan resisten di 5780.         S1 5700  S2 5670  R1 5780  R2 5800    Index Last Chg % DJIA  20937.91  43.08   0.21   S&P 500  2398.42  4.40   0.18   FTSE 100  7485.29  (11.05)  (0.15)  CAC 40  5348.16  25.28   0.47   DAX  12659.15  39.69   0.31   NIKKEI 225  19753.78  84.82   0.43   HANGSENG  25403.15  11.81   0.05   STI  3222.69  3.58   0.11   SHENZHEN  1789.47  (38.75)  (2.12)  SHANGHAI  3061.95  (13.73)  (0.45)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  51.48  0.67   1.32   CPO (RM/M.T)  2617.00  (45.00)  (1.69)  Gold (USD/T.oz)  1253.50  (8.80)  (0.70)  Nikel (USD/M.T  9440.00  240.00   2.61   Timah (USD/M.T)  20575.00  250.00   1.23   Coal (USD/M.T)  74.65  (0.15)  (0.20)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13298.00  5.00   0.04   USD/EUR  1.119  (0.00)  (0.09)  JPY/USD  111.77  0.72   0.65   IDR/SGD  9572.11  (17.94)  (0.19)  IDR/AUD  9947.50  7.34   0.07   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  33.17  4411  (0.54)  (1.60) 

Top Gainers IDR % Chg

MGNA‐W  4  33.30   1 

GREN  193  25.30   39  ESTI  136  19.30   22 

MDRN  63  14.50   8 

AGRO‐W  655  13.90   80  Top Losers IDR % Chg

POOL‐W  1,000  (33.30)  (500) 

LRNA‐W  29  (25.60)  (10) 

ALTO‐W  30  (25.00)  (10) 

UNIT  218  (24.30)  (70) 

DNAR  244  (14.70)  (42) 

Top Value IDR % (miliar) ASII  8,700  (0.90)  708 B  BUMI  380  (4.50)  637 B  TLKM  4,400  (1.60)  627 B  BBCA  17,700  0.30   614 B  BBRI  14,475  (1.00)  583 B  Top Volume IDR % (juta)

BUMI  380  (4.50)  1,634.751  MYRX  131  (0.80)  1,215.386  MDRN  63  14.50   801.476  GPRA  85  1.20   600.672  IIKP  238  0.00   494.586  IHSG 5,730.61 Change (18.84) Change (%) (0.33) Change (%/ytd) 8.19

Total Value (IDR triliun) 7.378 Total Volume (miliar saham) 10.735 Net Foreign Buy (IDR miliar) 229.000

(2)

News Update

2

 MAPI anggarkan capex Rp 750 miliar. Perusahaan ritel, PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure) tahun ini sebesar Rp 750 miliar. Capex tersebut bersumber dari kas internal. Sebagian besar capex tersebut digunakan untuk ekspansi toko-toko baru. Rencananya, tahun ini MAPI ingin menambah luas toko sebanyak 70.000 sqm (meter persegi) atau setara sekitar 200 toko. Di antaranya terbagi menjadi 20 ribu m2 untuk perluasan departemen store, 40 ribu m2 untuk menambah specialty stores, dan 10 ribu m2 untuk menambah gerai food and beverage. "Kami targetkan SSSG (same store sales growth) tahun ini naik menjadi 5% dari tahun sebelumnya sebesar 3%," ujar Fetty Kwartati, Head of Corporate Communication MAPI. Sebaran gerai tersebut, di antaranya 50% berada di dalam Jakarta. Sedangkan 50% lainnya berada di luar Jakarta, termasuk di antaranya gerai Zara di Vietnam. Sementara itu, dengan rencana ekspansi tersebut, MAPI membidik pertumbuhan penjualan 2017 sebesar 13%-14%. "Prediksi kami, semester 1 akan memberikan kontribusi 50% dari total target pendapatan tahunan kami. Karena Lebaran jatuh di semester 1," ujarnya. (Kontan)

 DOID buka peluang lakukan diversifikasi bisnis. Kontraktor pertambangan batubara PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) sepertinya tengah membuka peluang untuk masuk ke bisnis baru. Bukan hanya sebagai kontraktor tambang, tapi ikut menanamkan modal guna menguasai konsensi pertambangan (mining). "Kami tidak bilang consider, tapi memang ada sejumlah pihak yang mengajak kami," kata Eddy Purwanto, Direktur Keuangan DOID. Ajakan itu juga datang mengingat tren harga batubara saat ini sudah cukup kondusif. Namun, manajemen belum memiliki keputusan final atas wacana tersebut. "Karena saat ini baru sekadar diskusi-diskusi saja," imbuh Eddy. Yang pasti, wacana itu nantinya akan masuk dalam rencana pengembangan bisnis DOID yang mana perusahaan sudah mulai melakukannya. Eddy mengaku, saat ini perusahaan sudah mulai berkecimpung dalam proyek energi baru terbarukan. DOID memperoleh pengerjaan kontrak sipil (civil work) EBT. Hanya saja, porsi kontraknya masih kecil dibanding kontrak batubara. Eddy memastikan, lini bisnis utama DOID ke depan tidak akan berubah. Perusahaan masih akan menjadi penyedia jasa penambangan. Guna mendukung bisnisnya itu, DOID menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$ 150 juta hingga US$ 160 juta. Sebesar 80% dari capex itu akan digunakan untuk peremajaan peralatan. Sementara, sisanya untuk pengembangan teknologi informasi. (Kontan)

 INTA lanjutkan rights issue Rp 232,6 miliar. PT Intraco Penta Tbk (INTA) melanjutkan aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) I. Emiten perdagangan alat berat ini telah mengantongi izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada Selasa (23/5). INTA akan menerbitkan 1,16 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Harga pelaksanaan HMETD ini Rp 200 per saham. Sehingga total dana rights issue INTA mencapai Rp 232,62 miliar. Setiap pemegang 13 saham lama berhak atas tujuh HMETD. Setiap 20 saham baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 13 waran seri I. INTA melepas sebanyak-banyaknya 756,01 juta waran dengan harga pelaksanaan Rp 250 per saham. Dari penerbitan waran, INTA bisa meraup dana Rp 189 miliar. Pembeli siaga aksi korporasi ini adalah Petrus Halim dengan 60% bagian, Jimmy Halim 30%, dan Halex Halim 10%. Tiga pembeli siaga ini juga merupakan pemegang saham INTA dengan porsi masing-masing 12,18%, 11,84%, dan 2,24%. "Dua pemegang saham, PT Spallindo Adilong dan PT Shalummindo Investama menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue INTA," ungkap INTA dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, hari ini. Kedua pemegang saham ini mengalihkan hak kepada tiga pembeli siaga sesuai dengan porsi masing-masing. Kepemilikan Spallindo dan Shalummindo masing-masing akan turun dari 16,42% dan 15,06% menjadi 10,68% dan 9,79%. Kepemilikan pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi 35% setelah pelaksanaan HMETD dan 47,05% setelah pelaksanaan waran. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung pada 8-14 Juni 21017. INTA akan menggunakan seluruh dana hasil rights issue untuk akuisisi 30% saham PT Petra Unggul Sejahtera, perusahaan terafiliasi INTA, dengan nilai Rp 337,50 miliar. Selain membayar dalam bentuk tunai, INTA juga akan membayar dalam bentuk non tunai alias inbreng. Ketiga pembeli siaga rights issue INTA yang juga pemegang saham INTA, akan mengeksekusi HMETD dengan mengalihkan sebagian saham Petra Unggul sebanyak-banyaknya Rp 232,62 miliar. (Kontan)

 Produsen beras Topi Koki raih izin pra efektif IPO. PT Buyung Poetra Sembada (BPS) bisa segera merealisasikan rencananya yang tertunda. Initial Public Offering (IPO) produsen beras merek Topi Koki itu bisa segera terlaksana tahun ini. "Kami baru dapat pra efektif IPO jam lima sore tadi," ujar sumber KONTAN yang mengetahui rencana ini. Jadi, BPS nanti akan melepas 700 juta saham baru atau setara sekitar 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jika masih menggunakan rentang harga pelaksanaan lama, yakni Rp 420-Rp 500 per saham, artinya BPS akan meraup dana segar Rp 298,2 miliar-Rp 355 miliar. "Hasil dana IPO nanti sepenuhnya akan kami gunakan sebagai modal kerja," ujarnya. Sebagai pemanis, BPS juga akan menerbitkan 70 juta waran Seri I atau setara 3% dari modal ditempatkan dan disetor. BPS menggunakan buku Desember sebagai dasar IPO ini. Asal tahu saja, perkembangan bisnis BPS dimulai dari dibukanya Toko Buyung Palembang pada tahun 1977 silam. Seiring berjalannya waktu, bisnisnya terus berkembang. Perubahan status toko kecil menjadi perseroan terbatas (PT) terjadi pada 16 September 2003. Pada tanggal inilah PT BPS lahir. Awalnya, pendirian BPS bertujuan untuk mendistribusikan Beras Topi Koki di Jakarta. Awalnya, pemasaran hanya dilakukan di pasar tradisional, lalu berkembang hingga menjamah pasar modern hingga minimarket. Pada 26 April 2016, BPS mendirikan cabang di Surabaya, Jawa Timur. Pembukaan cabang ini bertujuan untuk mempermudah distribusi ke Indonesia Timur. (Kontan)

(3)

Stock Picks 3 BEST  300‐324. Tekanan  jual  terhadap  saham  emiten  kawasan  industri,  Bekasi  Fajar  Industrial  Estate  Tbk 

(BEST), sejak pertengahan April lalu tertahan di support Rp256 (12/5). Dan pasar, sejak pertengahan Mei  ini,  mulai  bertahap  mengakumulasi  kembali  sahamnya  hingga  penguatan  awal  pekan  ini  kembali  menembus  level Rp300.  Kemarin penguatan  berlanjut  tutup di Rp312,  tertahan di resisten  Rp320 Secara  technical  pergerakan  harganya  membentuk  pola  bullish  continuation  dan  berpeluang  menembus  Rp324  dengan  target  resisten  kuat  di  Rp340.  Sedangkan  support  di  Rp300.  Setelah  menguat  beberapa  sesi  perdagangan terakhir, pergerakan harga sahamnya diperkirakan cenderung konsolidasi. Pelaku pasar bisa  kembali  mengakumulasi  sahamnya  sepanjang  bertahan  di  atas  support  Rp300.  Perseroan  tahun  ini  menargetkan marketing sales lahan industri di kisaran 25 ha‐30 ha hampir sama dengan tahun lalu yang  membukukan  marketing  sales  30,7  ha.  Tahun  ini  perseroan  menganggarkan  belanja  modal  di  kisaran  Rp700 miliar hingga Rp800 miliar. Kurang lebih Rp600 miliar akan digunakan untuk belanja lahan di timur  dan selatan kawasan industri MM2100 Cibitung Bekasi. Saat ini perseroan memiliki cadangan lahan belum  terjual sekitar 1030 ha, sedangkan kawasan yang sudah terbangun mencapai 1300 ha. Tahun ini perseroan  masih  mempertahankan  harga  jual  lahan  di  kisaran  Rp2,5  juta  hingga  Rp3  juta  per  meter  persergi.  Pendapatan  1Q17  perseroan  hanya  tumbuh  tipis  0,68%  mencapai  Rp185,24  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  2016  (1Q16)  sebesar  Rp184  miliar.  Laba  bruto  naik  tipis  1,1%  mencapai  Rp128  miliar  dari  Rp126,7 miliar di 1Q16 dengan marjin naik mencapai 69,16% dari 68,84%. Di bottom line, laba bersih turun  32,49%  mencapai  Rp83,39  miliar  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp123,52  miliar.  Marjin  bersih  turun  dari  67,13%  menjadi  45%.  Namun  marjin  bersih  1Q16  di  atas  kinerja  2016  sebesar  40,75%.  Penurunan  laba  bersih 1Q17 terutama dipicu kenaikan beban penjualan yang mencapai Rp5 miliar dibandingkan 1Q16 yang  hanya Rp281 juta. Selain itu perseroan juga mengalami kenaikan beban keuangan hingga 66,4% mencapai  Rp31,32  miliar  dari  Rp18,82  miliar  di  1Q16.  Sebelumnya  pendapatan  perseroan  tahun  ini  diperkirakan  tumbuh 15% mencapai Rp948 miliar. Hingga 1Q17 baru mencerminkan 19,54% dari proyeksi pendapatan  tahun ini. Sedangkan laba bersih tahun ini sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp426,63 miliar atau naik  27% dari 2016 sebesar Rp335,97 miliar. Hingga 1Q17, pencapaian laba bersih baru mencerminkan 19,5%  dari  proyeksi  laba  tahun  ini.  EPS  tahun  ini  diproyeksikan  Rp44,22.  Kami  tetap  mempertahankan  target  harga sahamnya dengan PBV 1,2x atau mencapai Rp464. Maintain Buy, SL 290        

(4)

4

Stock Picks

PTBA  10600‐11400. Tekanan  jual  atas  saham  emiten  batubara,  Tambang  Batubara  Bukit  Asam  Tbk  (PTBA)  terlihat  redah dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Kemarin harga sahamnya berusaha rebound namun masih terbatas  mengingat pasar tengah konsolidasi. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp10775. Sebelumnya tekanan jual melanda  pergerakan  sahamnya  sejak  awal  Mei  ini.  April  lalu  harga  sahamnya  sempat  mencapai  Rp14200  (4/4)  ketika  pasar  merespon pertumbuhan labanya sepanjang 1Q17 dimana di periode tersebut harga batubara dunia rata‐rata melonak  64% (yoy). Namun memasuki Mei harga batubara cenderung melandai seiring tekanan di harga minyak mentah dan  kekhawatiran melimpahnya produksi dari China setelah pemerintah China meningkatnya produksi batubaranya. Saat  ini harga batubara masih konsolidasi di kisaran USD73‐USD74/MT. Awal tahun ini harga batubara sempat mencapai  USD90/MT. Saat ini ketika harga minyak mentah telah kembali menguat di USD51/barel, terbuka peluang penguatan  kembali harga batubara. Secara technical posisi harga saham PTBA berada di area oversold sehingga ruang rebound  terbuka  lebar.  Level  support  saat  ini  di  kisaran  Rp10500  hingga  Rp10600.  Peluang  rebound  akan  menguji  resisten  terdekat  di  Rp11400.  Pendapatan  perseroan  sepanjang  1Q17  berhasil  tumbuh  28,28%  mencapai  Rp4,54  triliun  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp3,54  triliun.  Pencapaian  pendapatan  sepanjang  1Q17  sudah  mencapai  29%  dari  proyeksi  pendapatan  tahun  ini  sebesar  Rp15,53  triliun  atau  tumbuh  10,5%  dari  tahun  sebelumnya.  Sedangkan  laba  bersih perseroan sepanjang 1Q17 tumbuh 161,84% mencapai Rp870,83 miliar dibandingkan 1Q16 sebesar Rp332,57  miliar.  Kenaikan  laba  bersih  ini  mendorong  marjin  bersih  mencapai  19,15%  di  atas  1Q16  yang  hanya  9,38%.  Pencapaian laba bersih hingga 1Q17 tersebut telah mencapai 37% dari proyeksi laba bersih tahun ini yang sebelumnya  diperkirakan  mencapai  Rp2,33  triliun  atau  tumbuh  15,3%.  Perseroan  tahun  ini  menargetkan  penjualan  batubara  tumbuh  31%  mencapai  27,29  juta  ton  dibandingkan  tahun  sebelumnya  20,75  juta  ton.  Sekitar  58%  dari  target  tersebut ditujukan untuk pasar domestik. Pencapaian kinerja 1Q17 ditopang kenaikan volume penjualan batubara 4%  mencapai 5,44 juta ton dibandingkan 1Q16 sebanyak 5,23 juta ton. Harga jual rata‐rata tertimbang di 1Q17 naik 22%  dibandingkan  periode  yang  sama  2016  sebesar  Rp664.001/ton.  Volume  penjualan  untuk  pasar  domestik  mencapai  3,14  juta  ton  atau  57,66%  dari  total  volume  penjualan  dan  sebesar  2,3  juta  ton  atau  42,34%  merupakan  penjualan  ekspor.  Tahun  ini  perseroan  menganggarkan  belanja  modal  Rp5  triliun  untuk  mengakuisisi  sejumlah  tambang  dan  PLTU. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan tumbuh 15,3% mencapai Rp2,33 triliun dengan EPS proyeksi 2017  sebesar Rp1011,22. Harga saham perseroan dalam kondisi pasar bullish berpeluang ditransaksikan dengan PE tertinggi  sekitar 14‐15x. Dengan PE 14x peluang harga sahamnya diperkirakan ke Rp14157. Dari harga saat ini di Rp10775 ada  ruang penguatan 31,4%. Maintain Buy, SL 10000    

(5)

5

Stock Picks

HMSP  3800‐4000. Harga  saham  emiten  rokok,  HM  Sampoerna  Tbk  (HMSP)  kemarin  berhasil  rebound  setelah  hari  sebelumnya tekanan jual tertahan di support Rp3800. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp3880. Saham HMSP ter‐ masuk  jenis  saham  yang  defensif  terhadap  gejolak  atau  fluktuasi pasar.  Akhir  pekan  lalu  ketika  pasar  bullish,  harga  sahamnya  sempat  menguat  menyentuh  resisten  kuat  di  Rp4000.  Sepanjang  tahun  ini  pergerakan  harga  sahamnya  cenderung sideways dengan kisaran support di Rp3750 hingga Rp3800 dan resisten di kisaran Rp4000 hingga Rp4100.  Dari sisi kinerja, sepanjang 1Q17 penjualan bersih tumbuh tipis 3% mencapai Rp22,57 triliun dibandingkan 1Q16 se‐ besar Rp21,92 triliun. Sepanjang 1Q17, volume penjualan rokok perseroan turun 6,9% (yoy) mencapai 23,4 miliar unit  dibandingkan 1Q16 sebanyak 25,1 miliar unit. Perseroan menguasai pangsa pasar sebesar 33% dari total penjualan  rokok nasional, turun dibandingkan 1Q16 yang mencapai 33,5%. Tahun lalu volume penjualan rokok perseroan men‐ capai 105,5 miliar unit turun 3,9% dibandingkan 2015 sebanyak 109,8 miliar unit. Laba kotor perseroan 1Q17 tumbuh  2,7% mencapai Rp5,81 triliun dengan marjin stabil di 25,72%. Laba bersih tumbuh 5,52% mencapai Rp3,29 triliun di‐ bandingkan 1Q16 sebesar Rp3,12 triliun. Marjin bersih 1Q17 naik tipis mencapai 14,58% dibandingkan 1Q16 sebesar  14,23%.  Tahun  ini  kami  proyeksikan  penjualan  bersih  tumbuh  moderat  7,8%  mencapai  Rp102,91  triliun.  Kenaikan  cukai hasil tembakau tahun ini sebesar 10,54% akan diimbangi dengan kenaikan harga jual rokok sekitar 10%. Untuk  menghadapi keterbatasan pertumbuhan penjualan karena kenaikan cukai rokok, perseroan melakukan efisiensi biaya  yang  sudah  terbukti  sepanjang  2016  lalu  dengan  meningkatnya  marjin.  Hingga  1Q17  pencapaian  penjualan  bersih  telah mencerminkan 22% dari proyeksi tahun ini. Sedangkan laba bersih tahun ini diproyeksikan tumbuh 4,86% men‐ capai Rp13,38 triliun. Hingga 1Q17 pencapaian laba bersih telah mencerminkan 24,6% dari proyeksi laba bersih tahun  ini.  EPS  proyeksi  tahun  ini  Rp115/saham.  Kami  proyeksikan  harga  sahamnya  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  37,5x (2017) sesuai dengan industrinya atau berpeluang mencapai target harga di Rp4312. Maintain Buy, SL 3700       Rabu, 24 Mei 2017 Saham Pilihan TLKM 4350-4600 BoW, SL 4200 ASII 8550-8900 BoW, SL 8400 ADRO 1440-1550 Buy, SL 1380 UNTR 24200-27000 Buy, SL 22500 ADHI 2300-2420 Buy, SL 2150 PTPP 3000-3250 Buy, SL 2850 MNCN 1760- 1920 Buy, SL 1700

(6)

Stock View

6 Rabu, 24 Mei 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG  5730.61  5774.54  5818.46  5689.84  5649.06                PERKEBUNAN AALI  14450  14,641.67  14,833.33  14,341.67  14,233.33  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  278  286.67  295.33  272.67  267.33                LSIP  1515  1,531.67  1,548.33  1,501.67  1,488.33  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2000  2,040.00  2,080.00  1,980.00  1,960.00                SIMP  595  601.67  608.33  591.67  588.33  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  228  237.33  246.67  221.33  214.67               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1475  1,495.00  1,515.00  1,450.00  1,425.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  380  402.00  424.00  366.00  352.00                DEWA  53  55.33  57.67  51.33  49.67  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2040  2,113.33  2,186.67  1,993.33  1,946.67                ITMG  15400  15,608.33  15,816.67  15,183.33  14,966.67  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  10775  10,916.67  11,058.33  10,691.67  10,608.33  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  1020  1,068.33  1,116.67  993.33  966.67               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  88  91.67  95.33  85.67  83.33               

ELSA  322  328.00  334.00  316.00  310.00  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17  ENRG  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ESSA  2540  2,540.00  2,540.00  2,540.00  2,540.00                MEDC  2680  2,736.67  2,793.33  2,636.67  2,593.33               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  705  715.00  725.00  695.00  685.00  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  1905  1,945.00  1,985.00  1,885.00  1,865.00  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  880  910.00  940.00  865.00  850.00  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  18600  18,791.67  18,983.33  18,216.67  17,833.33  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  835  846.67  858.33  826.67  818.33  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9350  9,475.00  9,600.00  9,250.00  9,150.00  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  92  93.67  95.33  90.67  89.33                JPRS  135  135.00  135.00  135.00  135.00                KRAS  525  545.00  565.00  515.00  505.00                PAKAN TERNAK CPIN  3050  3,100.00  3,150.00  3,000.00  2,950.00                JPFA  1140  1,181.67  1,223.33  1,116.67  1,093.33  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8700  8,783.33  8,866.67  8,633.33  8,566.67  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71  GJTL  1025  1,036.67  1,048.33  1,016.67  1,008.33               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8825  8,858.33  8,891.67  8,758.33  8,691.67                INDF  8800  8,850.00  8,900.00  8,700.00  8,600.00                MYOR  2070  2,150.00  2,230.00  2,020.00  1,970.00                ROTI  1540  1,563.33  1,586.67  1,523.33  1,506.67                GGRM  73100  74,241.67  75,383.34  71,991.67  70,883.34                INAF  3940  4,076.67  4,213.33  3,846.67  3,753.33  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  3050  3,110.00  3,170.00  2,990.00  2,930.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1545  1,573.33  1,601.67  1,513.33  1,481.67               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  194  198.33  202.67  191.33  188.67                ASRI  328  335.33  342.67  323.33  318.67                BKSL  76  78.00  80.00  75.00  74.00                BSDE  1800  1,830.00  1,860.00  1,780.00  1,760.00  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1215  1,225.00  1,235.00  1,210.00  1,205.00                CTRA  1140  1,180.00  1,220.00  1,115.00  1,090.00                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  322  325.33  328.67  317.33  312.67                MDLN  280  290.00  300.00  272.00  264.00  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2380  2,420.00  2,460.00  2,320.00  2,260.00  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  112  115.00  118.00  110.00  108.00                PTPP  3120  3,153.33  3,186.67  3,083.33  3,046.67  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  695  713.33  731.67  673.33  651.67                TOTL  750  761.67  773.33  736.67  723.33                WIKA  2330  2,380.00  2,430.00  2,300.00  2,270.00  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2420  2,436.67  2,453.33  2,386.67  2,353.33  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1395  1,396.67  1,398.33  1,391.67  1,388.33                JSMR  4980  5,056.67  5,133.33  4,921.67  4,863.33  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  3000  3,063.33  3,126.67  2,953.33  2,906.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  7000  7,250.00  7,500.00  6,800.00  6,600.00                TLKM  4400  4,490.00  4,580.00  4,340.00  4,280.00  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  344  346.67  349.33  342.67  341.33  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  376  378.67  381.33  374.67  373.33                WINS  260  270.67  281.33  254.67  249.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  760  785.00  810.00  740.00  720.00                BANK BBCA  17700  17,858.33  18,016.67  17,433.33  17,166.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  605  610.00  615.00  600.00  595.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  6575  6,733.33  6,891.67  6,483.33  6,391.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  14475  14,991.67  15,508.33  14,166.67  13,858.33  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  2490  2,533.33  2,576.67  2,443.33  2,396.67  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  5500  5,533.33  5,566.67  5,433.33  5,366.67  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  1970  1,990.00  2,010.00  1,960.00  1,950.00  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  12250  12,516.67  12,783.33  12,041.67  11,833.33  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1285  1,303.33  1,321.67  1,258.33  1,231.67  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6350  6,458.33  6,566.67  6,283.33  6,216.67  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  368  373.33  378.67  359.33  350.67                UNTR  24600  24,841.67  25,083.33  24,316.67  24,033.33  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5900  6,200.00  6,500.00  5,700.00  5,500.00                RALS  1300  1,325.00  1,350.00  1,285.00  1,270.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1840  1,858.33  1,876.67  1,808.33  1,776.67                PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  67  69.33  71.67  65.33  63.67                BNBR  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

(8)

Corporate Action

8

Code Name Type Date Time Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam    TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA  7  24‐Jun‐16  27‐Jun‐16  21‐Jul‐16 

SQBB  16000  23‐Jun‐16  24‐Jun‐16  20‐Jul‐16 

SQBI  16000  23‐Jun‐16  24‐Jun‐16  20‐Jul‐16 

DPNS  5  23‐Jun‐16  24‐Jun‐16  20‐Jul‐16 

GEMA  16  23‐Jun‐16  24‐Jun‐16  20‐Jul‐16 

MREI  50  23‐Jun‐16  24‐Jun‐16  20‐Jul‐16 

JTPE  14  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

PEGE  10  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

CPIN  29  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

TALF  3  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  12‐Jul‐16 

KBLI  7  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

SRTG  32  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

KKGI  20  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

CTRP  4  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  13‐Jul‐16 

CTRS  22  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  13‐Jul‐16 

CTRA  6  22‐Jun‐16  23‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

IDPR  5  21‐Jun‐16  22‐Jun‐16  30‐Jun‐16 

UNVR  424  21‐Jun‐16  22‐Jun‐16  15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8 Jakarta Barat 11730 Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212 Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B Jambi 36129 Phone : +62 741 591 1819 GALERI INVESTASI Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165 Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4th Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1 Jakarta 10270, Indonesia Phone : +62 21 727 99888 Fax : +62 21 571 0895 Web : www.firstasiacapital.com E-mail : [email protected] Universitas Muhammadiyah Yogayakarta : Universitas Muhammadiyah Yogayakarta Jl. Lingkar Selatan Tamantirto, Bantul Yogyakarta 55183 Phone : +62 274 387656 Universitas Muhammadiyah Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161 Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu Tangi

Banjarmasin 70124 Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam Almuslim Aceh Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261 Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145 Phone : +62 751 776666 Bengkulu : IAIN Bengkulu Jl. Raden Patah Bengkulu 38211 Phone : +62 736 51276 Jambi IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01 Telanaipura

Jambi 36363 Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Resiko capital outflow yang ditandai dengan berlanjutnya arus dana asing yang keluar dari pasar saham sejak Mei lalu terutama dipicu antisipasi atas

Ia juga menyebutkan, untuk memperkuat jaringan distribusi, sepanjang 2016 perseroan telah membuka dua gudang pendukung di Serang (Banten) dan Cianjur (Jawa Barat), sehingga

PT MNC Investama Tbk (BHIT) akan menerbitkan maksimal 7,78 miliar saham baru atau 16,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

Belanja modal atau capital expenditure (capex) PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) tahun ini turun drastis menjadi Rp 617,8 miliar ketimbang tahun lalu mencapai Rp 2,3 triliun..

Dengan penurunan ini maka pemegang saham PALM akan mendapatkan pembayaran tunai dari pengembalian modal perseroan sebesar Rp 605,1 miliar.. Presiden Direktur Provident Agro,

Pencapaian penjualan dan pendapatan bersih hingga 9M17 mencerminkan 83% dari target tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp16,23 triliun atau tum- buh 6,7% dari tahun

Sedangkan di bottom line proyeksi laba tahun lalu diperkirakan hanya mencapai Rp952.83 miliar atau turun dari proyeksi sebelumnya Rp1,4 triliun menyusul kenaikan beban

Pada akhir tahun lalu, perseroan meraup dana dari pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) sebesar Rp870 miliar dari 1,5 miliar saham yang dilepas