• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2016"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

 Total perekonomian Bali pada triwulanan III - 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 50,18 trilyun dan berdasarkan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp.34,92 trilyun.

 Ekonomi Bali Triwulan III-2016 bila dibandingkan triwulan III-2015 (y-on-y) tumbuh 6,17 persen, lebih lambat jika dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,30 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 9,13 persen. Pada sisi pengeluaran, PMTB (PMTB dan Perubahan Inventori), Konsumsi RT (Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi LNPRT) dan Ekspor Barang dan Jasa merupakan komponen dengan pertumbuhan yang tinggi dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 9,14 persen; 4,99 persen dan 1,10 persen.

 Secara (q-to-q) atau jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Bali triwulan III-2016 mampu tumbuh sebesar 2,73 persen. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Keuangan 4,85 persen; diikuti Lapangan Usaha Transportasi sebesar 4,84 persen dan Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 3,84 persen. Dari sisi pengeluaran, PMTB (PMTB dan Perubahan Inventori) tumbuh paling tinggi dengan pertumbuhan sebesar 1,86 persen; diikuti Konsumsi RT (Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi LNPRT) sebesar 0,47 persen.

 Secara kumulatif, Ekonomi Bali Triwulan III-2016 (c-to-c) tumbuh 6,26 persen lebih tinggi jika dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,07 persen. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Kesehatan sebesar 9,33 persen dan Konstruksi sebesar 8,84 persen. Sementara itu bila dilihat dari sisi pengeluaran penunjang utama pertumbuhan ekonomi triwulan III-2016 ( c-to-c) masih dipegang oleh komponen Impor Barang dan Jasa sebesar 33,36 persen diikuti oleh Ekspor Barang dan Jasa sebesar 13,18 persen.

 Ekonomi triwulan III-2016 masih didominasi oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum dengan kontribusi sebesar 22,89 persen diikuti oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 14,75 persen. Beberapa lapangan usaha yang memiliki kontribusi diatas 6 (enam) persen diantaranya Transportasi dan Pergudangan (9,90 persen), Konstruksi (8,86 persen), Perdagangan Besar dan Eceran dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (8,31 persen) dan Industri Pengolahan sebesar 6,26 persen. Dari sisi pengeluaran, Peranan Konsumsi Rumah Tangga sebesar 48,81 persen; diikuti oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 32,27 persen.

No. 74/11/51/Th. X, 7 November 2016

P

ERTUMBUHAN

E

KONOMI

B

ALI

T

RIWULAN

III

2016

(2)

A.

PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan III 2016

(C-to-C

)

Perekonomian Bali pada Triwulan III-2016 (c-to-c)

tumbuh sebesar 6,26 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh hampir semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang secara kumulatif tumbuh sebesar 9,33 persen,

diikuti oleh pertumbuhan lapangan usaha

konstruksi sebesar 8,84 persen dan lapangan usaha informasi dan komunikasi yang tumbuh sebesar 8,54 persen.

Sementara untuk beberapa lapangan usaha utama di Provinsi Bali yakni lapangan usaha yang mempunyai sumbangan di atas 10 persen seperti lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum dan pertanian pada triwulan III-2016 secara kumulatif tumbuh masing-masing sebesar 7,25 persen, 1,63 persen.

Dilihat dari sumber pertumbuhannya (Source of

Growth) ekonomi Bali Triwulan III-2016 (c-to-c) ini didorong oleh seluruh lapangan usaha. Sumber pertumbuhan tertinggi disumbang oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 1,42 persen, lapangan usaha konstruksi menyumbang sebesar 0,82 persen, perdagangan sebesar 0,64 persen. Lapangan usaha pertanian

menyumbang 0,24 persen dan sisanya

disumbangkan oleh lapangan usaha lainnya sebesar 3,14 persen sehingga ekonomi Bali pada Triwulan III-2016 ini secara kumulatif tumbuh sebesar 6,26 persen.

Jika dibandingkan dengan kumulatif tahun

sebelumnya, sumbangan lapangan usaha

penyediaan akomodasi dan makan minum mengalami peningkatan. Pada triwulan III-2016, sumbangannya mencapai 1,42 persen sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya hanya mampu menyumbang sebesar sebesar 1,19 persen. Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan angka kunjungan wisman di triwulan III-2016 ini yaitu sebesar 21,69 persen, sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya pertumbuhan kunjungan wisman secara kumulatif hanya sebesar 7,55 persen. Tingkat penghunian kamar hotel juga mengalami peningkatan, pada tahun 2016 rata-rata TPK hingga bulan September untuk hotel berbintang sebesar 62,06 persen sedangkan pada tahun 2015 sebesar 60,15 persen.

Grafik 1.

Pertumbuhan Lapangan Usaha Trw III-2016 (c-toc)

dalam persen 9.33 8.84 8.54 8.10 7.93 7.71 7.62 7.56 7.50 7.32 7.25 6.96 5.68 5.30 5.27 3.34 1.63 6.26 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 7.0 8.0 9.0 10.0 Jasa Ke se h atan d an … Ko n str u ks i In fo rmas i d an … Jasa l ain n ya Pen gad aan L is tri k… Jasa Ke u an gan d an … Jasa Pen d id ikan Jasa Per u sah aan Pen gad aan A ir,… Per d ag an ga n B es ar… Pen ye d iaan … A d min is tr as i… R eal E state In d u str i Pe n go la h an Per tan ian ,… Lapangan Usaha PDRB 0.64 0.57 0.69 0.65 0.39 0.82 1.19 1.42 Lainnya, 3.17 Lainnya, 2.79 6.07 6.26 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 III-2015 III-2016 Akomodasi Konstruksi Perdagangan Infokom Grafik 2. Sumber Pertumbuhan PDRB

menurut Lapangan Usaha (c-to-c)

(3)

Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan III-2016 terhadap Triwulan III-2015

(Y-on-Y

)

Secara y-on-y yaitu perbandingan triwulan

III-2016 dengan triwulan III-2015, perekonomian Bali triwulan ini tumbuh sebesar 6,17 persen. Pertumbuhan tahun ini didorong oleh hampir seluruh lapangan usaha. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha konstruksi yang tumbuh sebesar 9,13 persen, diikuti lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh sebesar 8,57 persen, jasa lainnya tumbuh 8,24 persen dan informasi dan komunikasi 8,04 persen.

Keempat lapangan usaha tersebut mempunyai distribusi masing-masing sebesar 8,86 persen; 2,09 persen; 1,49 persen dan 5,07 persen. Secara umum struktur perekonomian Bali menurut lapangan usaha triwulan III-2016 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (22,89 persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (14,75 persen) dan Transportasi dan Pergudangan (9,90 persen) .

Adapun sumber - sumber pertumbuhan

ekonomi Bali triwulan III-2016 (y-on-y) disumbang

oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 1,54 persen, diikuti oleh lapangan usaha konstruksi sebesar 0,84 persen dan lapangan usaha pertanian sebesar 0,68 persen serta lapangan usaha lainnya menyumbang sebesar 3,11 persen. Namun jika dibandingkan dengan triwulan III-2015, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan ini cenderung melambat, setelah pada triwulan III-2015

ekonomi Bali tumbuh sebesar 6,30 persen.

Perlambatan disebabkan karena melambatnya sumber pertumbuhan dari beberapa lapangan usaha seperti administrasi pemerintahan yang menyumbang hanya sebesar 0,02 persen pada triwulan ini, setelah sebelumnya mampu menyumbang 0.59 persen.

Grafik 3.

Pertumbuhan Tahunan (y-on-y) dan Distribusi

Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2016

Grafik 4.

Sumber Pertumbuhan PDRB

menurut Lapangan Usaha (y-o-y)

Triwulan III-2015 dan Triwulan III-2016, (persen) 9.13 8.57 8.24 8.06 8.86 2.09 1.49 5.07 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 7.0 8.0 9.0 10.0 Ko n str u ks i Jasa Ke se h atan d an Ke gi atan S o si al Jasa l ain n ya In fo rmas i d an Ko mu n ik as i y-on-y Distribusi 0.36 0.68 0.56 0.84 1.08 1.54 Lainnya, 4.30 Lainnya, 3.11 6.30 6.17 0.0 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 7.0 III-2015 III-2016 Akomodasi Konstruksi Pertanian

(4)

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan II-2016

(q-to-q)

Secara (q-to-q) atau bila dibandingkan dengan

triwulan sebelumnya, ekonomi Bali triwulan III-2016 tumbuh sebesar 2,73 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi sebesar 4,85 persen, diikuti oleh lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 4,84 persen dan lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 3,84 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan - ekonomi Bali triwulan III-2016 (q-to-q), lapangan usaha penyediaan akomodasi

dan makan minum masih merupakan

penyumbang terbesar dengan nilai 0,75 persen. Selanjutnya diikuti oleh lapangan usaha pertanian sebesar 0,40 persen dan lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 0,36 persen.

B.

PDRB MENURUT PENGELUARAN

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan II-2016 (q-to-q)

Dari sisi pengeluaran, pada triwulan III tahun 2016 perekonomian Bali terjadi perlambatan. Dibandingkan dengan triwulan II tahun 2016 tumbuh 2,73. Apabila dilihat dari pola triwulanan, triwulan III dari tahun ke tahun

memang cenderung lebih rendah

dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan II. Rendahnya daya serap anggaran pemerintah merupakan salah satu penyebab rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi secara triwulanan. Optimalisasi anggaran pemerintah yang terjadi pada akhir triwulan III-2016 merupakan salah satu penyumbang perlambatan pertumbuhan ekonomi Bali. Jika dilihat selama 3 (tiga) tahun terakhir pola pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan komponen pengeluaran pemerintah memiliki pola yang sejalan. Pada triwulan III-2016

Grafik 5. Pertumbuhan PDRB (q-to-q)

Menurut Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2016 (persen) 4.85 4.84 3.84 2.73 (3.0) (2.0) (1.0) 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 I II III IV I II III 2015 2016

Jasa Keuangan dan Asuransi Transportasi dan Pergudangan

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum PDRB

Grafik 6. Pertumbuhan Beberapa Komponen Pengeluaran Triwulan III-2016 (q-to-q)

(3.66) 0.37 -10 -8 -6 -4 -2 0 2 4 -80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80 100 120 I-2013 II-2013 III -2013 IV-201 3 I-2014 II-2014 III -2014 IV-201 4 I-2015 II-2015 III -2015 IV-201 5 I-2016 II-2016 III -2016 Konsumsi Pemerintah Konsumsi Rumah Tangga Pertumbuhan Ekonomi q-to-q

(5)

konsumsi pemerintah mengalami kontraksi hingga mencapai 3,66 persen. Sementara hal sebaliknya terjadi pada komponen pengeluaran rumah tangga yang pada triwulan III-2016 mengalami perlambatan sebesar 0,37 persen. Pertumbuhan pada triwulan II-2016 sebesar 2,59 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan komponen pengeluaran rumah tangga pada triwulan III-2016. Perlambatan konsumsi rumah tangga hampir sebagian besar indikator penyusunnya tumbuh kecil hanya pakaian, perabotan rumah tangga dan penginapan /Hotel yang mengalami kontraksi kurang lebih 2 (dua) persen.

Dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi, komponen Ekspor (luar negeri dan antar daerah) memberikan andil terbesar bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2016 sebesar 2,89 persen. Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 0,57 persen dan komponen konsumsi rumah tangga yang memiliki sumber pertumbuhan sebesar 0,20 persen. Kendati tercatat beberapa komponen memiliki sumber pertumbuhan positif, namun beberapa komponen lain yang tergabung dalam lainnya memiliki sumber pertumbuhan negatif yang mencapai 0,52 persen, yang memberikan andil terjadinya perlambatan pada triwulan I ini.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan III-2015 (y-on-y)

Jika dibandingkan dengan triwulan III-2015

(y-on-y), ekonomi Bali tumbuh sebesar 6,17 persen,

pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan

pertumbuhan secara y-on-y triwulan III pada

tahun lalu yang sebesar 6,30 persen. Perlambatan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang mengalami kontraksi sebesar 4,46 persen. Sementara itu, komponen PMTB mengalami pertumbuhan sebesar 9,00 persen,

lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan y-on-y

triwulan III-2015 yang tumbuh sebesar 6,09 persen. Pada komponen konsumsi rumah tangga mengalami perlambatan, dengan pertumbuhan hanya 4,84 persen, lebih kecil dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun yang sebelumnya yang sebesar 7,29 persen. Sementara itu pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor yang mencapai 16,63 persen jauh lebih tinggi dibandingkan periode tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi hingga 4,63 persen.

6.09 7.29 4.42 9.00 4.84 -4.46 -6.00 -4.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00

PMTB P.Kons. Ruta P. Kons Pemerintah III-2015 III-2016

Grafik 7. Sumber Pertumbuhan PDRB (q-to-q)

Menurut Pengeluaran Triwulan III-2016 (persen)

Ekspor, 2.89 Konsumsi RT, 0.20 PMTB, 0.57 Lainnya. 0.52 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 4.50

Grafik 8. Pertumbuhan Beberapa Komponen Pengeluaran PDRB Provinsi Bali (y-on-y) Triwulan III Tahun 2015 dan-2016

(6)

Dilihat dari sumber pertumbuhan ekonominya, komponen PMTB memberikan andil terbesar bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2016 yakni sebesar 2,85 persen. Selanjutnya di posisi kedua ada komponen Impor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,69 persen dan diikuti oleh komponen konsumsi RT dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,57 persen. Kendati tercatat beberapa komponen memiliki sumber pertumbuhan positif, namun beberapa komponen lain yang tergabung dalam lainnya memiliki sumber pertumbuhan negatif yang mencapai 5,26 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 (c-to-c)

Jika dilihat berdasarkan c-to-c nya maka kondisi

ekonomi pada triwulan ini mengalami

pertumbuhan sebesar 6,26 persen, lebih tinggi jika dibandingkan triwulan III pada tahun lalu yang sebesar 6,07 persen. Komponen Impor merupakan komponen yang tumbuh paling tinggi di triwulan ini yakni sebesar 33,36 persen. Nilai ini meningkat jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya yang kontraksi sebesar 4,99 persen. Peningkatan impor di triwulan ini disumbangkan oleh meningkatnya Impor barang dari luar negeri. Komponen selanjutnya yang tumbuh cukup

tinggi secara c-to-c adalah komponen ekspor

sebesar 13,18 persen. Sama halnya dengan impor, pertumbuhan ekspor kumulatif di triwulan ini lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan kumulatif triwulan yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan pada komponen LNPRT tumbuh 10,27 persen. Nilai ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi 0,61 persen. -4.99 7.27 -0.61 33.36 13.18 10.27 -10.00 -5.00 0.00 5.00 10.00 15.00 20.00 25.00 30.00 35.00 40.00

Impor Luar Negeri Ekspor Luar Negeri Konsumsi LNPRT III-2015 III-2016

Grafik 10. Pertumbuhan Beberapa Komponen Pengeluaran PDRB Provinsi Bai

(c-to-c)

Grafik 9. Sumber Pertumbuhan PDRB Provinsi Bali (y-on-y) Triwulan III-2016 Menurut Pengeluaran (persen)

PMTB, 2.85 Impor, 2.69 Konsumsi RT, 2.57 Lainnya. -5.26 -6.00 -4.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00

(7)

Dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi, komponen Konsumsi RT memberikan andil terbesar bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2016 yakni sebesar 3,51 persen. Selanjutnya komponen PMTB memiliki sumber pertumbuhan sebesar 2,98 persen sedangkan komponen Impor memiliki sumber pertumbuhan sebesar 2,36 persen. Kendati tercatat beberapa komponen memiliki sumber pertumbuhan positif, namun beberapa komponen lain yang tergabung dalam lainnya memiliki sumber pertumbuhan negatif yang mencapai 4,95 persen.

Grafik 11. Sumber Pertumbuhan PDRB Provinsi Bali Menurut Pengeluaran (c-to-c) Triwulan III-2016 (persen)

Konsumsi RT, 3.51 PMTB, 2.98 Impor, 2.36 Lainnya. -4.95 -6.00 -4.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00

(8)

Tabel.1

Nilai PDRB Provinsi Bali Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan 2010 Triwulan III-2015, Triwulan II-2016 dan Triwulan III-2016 (triliun rupiah)

Lapangan Usaha Harga Berlaku Harga Konstan 2010 Tr III-2015 Tr II-2016 Tr III-2016 Tr III-2015 Tr II-2016 Tr III-2016 A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 6.72 7.09 7.40 4.68 4.76 4.90

B Pertambangan dan Penggalian 0.48 0.53 0.53 0.36 0.38 0.38

C Industri Pengolahan 2.89 3.10 3.14 2.20 2.27 2.28

D Pengadaan Listrik dan Gas 0.07 0.10 0.10 0.06 0.07 0.07

E Pengadaan Air 0.08 0.09 0.09 0.07 0.08 0.08

F Konstruksi 4.01 4.30 4.44 3.04 3.23 3.32

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3.77 3.99 4.17 2.95 3.05 3.14

H Transportasi dan Pergudangan 4.29 4.51 4.97 2.43 2.50 2.62

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 10.33 11.00 11.48 6.43 6.68 6.93

J Informasi dan Komunikasi 2.34 2.47 2.54 2.20 2.30 2.38

K Jasa Keuangan 1.90 1.96 2.07 1.42 1.45 1.53

L Real Estate 1.87 1.95 1.99 1.56 1.61 1.63

M,N Jasa Perusahaan 0.46 0.50 0.52 0.36 0.37 0.38

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 2.33 2.44 2.44 2.11 2.12 2.12

P Jasa Pendidikan 2.24 2.41 2.49 1.77 1.81 1.84

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.93 1.02 1.05 0.74 0.78 0.80

R,S,T,U Jasa lainnya 0.67 0.72 0.75 0.51 0.54 0.55

(9)

Tabel.2

Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Provinsi Bali Menurut Lapangan Usaha Triwulan III-2016 Tahun Dasar 2010 (persen)

Lapangan Usaha Kumulatif Trw III-2016 thd Kumulatif Trw III-2015 Trw. III-2016 thd Trw II-2016 Trw. III-2016 thd Trw III-2015 Sumber Pertumbuhan Trw III-2016

C-to-C Q-to-Q Y-on-Y

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.63 2.86 4.77 0.24 0.40 0.68

B Pertambangan dan Penggalian 5.68 -0.69 5.71 0.06 -0.01 0.06

C Industri Pengolahan 3.34 0.06 3.23 0.23 0.00 0.22

D Pengadaan Listrik dan Gas 7.93 -4.26 5.26 0.02 -0.01 0.01

E Pengadaan Air 7.50 1.50 6.14 0.02 0.00 0.01

F Konstruksi 8.84 2.93 9.13 0.82 0.28 0.84

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 7.32 2.88 6.39 0.65 0.26 0.57

H Transportasi dan Pergudangan 6.96 4.84 7.64 0.51 0.36 0.56

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 7.25 3.84 7.86 1.42 0.75 1.54

J Informasi dan Komunikasi 8.54 3.32 8.06 0.57 0.22 0.54

K Jasa Keuangan 7.71 4.85 7.05 0.33 0.21 0.31

L Real Estate 5.27 1.17 4.52 0.25 0.06 0.21

M,N Jasa Perusahaan 7.56 2.99 6.27 0.08 0.03 0.07

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

Wajib 5.30 -0.18 0.24 0.32 -0.01 0.02

P Jasa Pendidikan 7.62 1.40 3.84 0.40 0.07 0.21

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 9.33 3.02 8.57 0.21 0.07 0.19

R,S,T,U Jasa lainnya 8.10 2.27 8.24 0.13 0.04 0.13

(10)

Tabel.3

Struktur PDRB Provinsi Bali Menurut Lapangan Usaha Triwulan III-2015, Triwulan II-2016 dan Triwulan III-2016

(persen)

Lapangan Usaha Trw. III - 2015 Trw. II - 2016 Trw III - 2016 A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 14.81 14.73 14.75

B Pertambangan dan Penggalian 1.06 1.10 1.05

C Industri Pengolahan 6.37 6.43 6.26

D Pengadaan Listrik dan Gas 0.15 0.20 0.19

E Pengadaan Air 0.18 0.18 0.18

F Konstruksi 8.84 8.94 8.86

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 8.31 8.28 8.31

H Transportasi dan Pergudangan 9.45 9.36 9.90

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 22.76 22.83 22.89

J Informasi dan Komunikasi 5.15 5.13 5.07

K Jasa Keuangan 4.18 4.06 4.13

L Real Estate 4.13 4.05 3.96

M,N Jasa Perusahaan 1.01 1.03 1.03

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 5.13 5.07 4.87

P Jasa Pendidikan 4.94 5.00 4.96

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2.05 2.11 2.09

R,S,T,U Jasa lainnya 1.47 1.50 1.49

(11)

Tabel.4

Nilai PDRB Bali Menurut Komponen Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan (2010=100) serta Distribusi Ekonomi Triwulan III Tahun 2015 dan Triwulan III 2016

No Komponen Pengeluaran

Atas Dasar Harga Berlaku (Triliun Rupiah)

Atas Dasar Harga Konstan (Triliun

Rupiah) Distribusi Ekonomi (%) Tw-III

2015 Tw-III 2016 Tw-III 2015 Tw-III 2016 Tw-III 2015 Tw-III 2016 1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 21.97 23.85 17.47 18.31 48.40 47.53

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0.56 0.64 0.39 0.44 1.22 1.29

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 4.82 4.84 3.53 3.37 10.63 9.64

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 14.11 16.06 10.40 11.34 31.08 32.02

5 Perubahan Inventori 0.09 0.13 0.04 0.06 0.21 0.26

6 Ekspor Barang dan Jasa 15.70 20.73 11.65 13.59 34.59 41.31

7 Impor Barang dan Jasa 3.45 5.13 2.29 3.18 7.60 10.22

8 Net Ekspor Antar Daerah (8.41) (10.94) (8.31) (9.02) (18.53) (21.81)

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 45.38 50.18 32,89 34,92 100.00.00 100.00 100.00%

Tabel.5

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali Menurut Komponen Pengeluaran Triwulanan

(q-to-q) dan (y-on-y)

No Komponen Pengeluaran

Pertumbuhan Ekonomi

Triwulanan (q-t-q) Pertumbuhan Ekonomi Triwulanan (y-on-y) Triw I- 2016

terhadap Triw II-2016

Triw II- 2016 terhadap

Triw III-2016 Triw III-2015 Triw III-2016

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 2.59 0.37 7.29 4.84

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 7.87 4.69 1.30 11.76

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 88.60 (3.66) 4.42 (4.46)

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 2.11 1.75 6.09 9.00

5 Perubahan Inventori (11.20) 26.38 (80.77) 44.21

6 Ekspor Barang dan Jasa 6.92 4.02 (4.63) 16.63

7 Impor Barang dan Jasa 1.00 7.61 9.03 38.62

8 Net Ekspor Antar Daerah 27.59 (4.84) (10.22) 8.58

(12)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Didik Nursetyohadi, SST., M.Agb.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Bali

Telepon: 0361-238159, Fax: 0361-238162 E-mail: [email protected]

Gambar

Grafik 6. Pertumbuhan Beberapa Komponen  Pengeluaran        Triwulan III-2016 (q-to-q)
Grafik 8. Pertumbuhan Beberapa Komponen  Pengeluaran   PDRB Provinsi Bali (y-on-y) Triwulan III Tahun 2015 dan-2016
Grafik 10. Pertumbuhan Beberapa Komponen Pengeluaran   PDRB Provinsi Bai
Grafik 11. Sumber Pertumbuhan PDRB Provinsi Bali   Menurut Pengeluaran (c-to-c) Triwulan III-2016 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

Bila dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2015 ( y-on-y ), maka Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga merupakan komponen

Pertumbuhan ekonomi yang dicapai pada triwulan II/2013 (q to q)sebesar 3,34 persen, bersumber dari komponen konsumsi rumah tangga sebesar 1,05 persen; lembaga non profit 0,01

 Dibandingkan dengan triwulan III 2013 (y-on-y) , perekonomian Kepulauan Riau tumbuh 6,89 persen didukung oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 9,13

Pertumbuhan tertinggi dialami oleh Komponen Net Ekspor Antar Daerah yang tumbuh sebesar 20,81 persen; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT, Pembentukan Modal

¾ Disisi penggunaan secara riil, pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan III tahun 2009 dibandingkan dengan triwulan II 2009 tumbuh sebesar 11,00 persen, pengeluaran

Bila dilihat dari sumber penciptaan pertumbuhan ekonomi Aceh ( y-on-y ) triwulan III-2016, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga

Di sisi penggunaan, pada triwulan II tahun 2009 semua komponen mengalami peningkatan yakni pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat sebesar 1,5 persen dibandingkan dengan

Namun jika dibandingkan dengan Triwulan III-2015 (y-on-y), laju pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga pada periode ini mengalami kontraksi sebesar negatif 1,52 persen,