• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-nya sehingga Inflasi. Kabupaten Lumajang Triwulan IV Tahun 2016 dapat diterbitkan dengan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-nya sehingga Inflasi. Kabupaten Lumajang Triwulan IV Tahun 2016 dapat diterbitkan dengan"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1.2. Inflasi dan Andil menurut  Kelompok Pengeluaran (persen) Triwulan I, II, III dan Triwulan IV Kabupaten Lumajang
Tabel 3.2.3.   Sumbangan Kelompok Perumahan terhadap        Inflasi Kabupaten Lumajang
Tabel 3.2.6.   Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan             Olahraga terhadap Inflasi Kabupaten Lumajang             Triwulan IV Tahun  2016 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

Pada bulan Januari 2016, dari sebelas sub kelompok dalam Kelompok Bahan Makanan, 7 (tujuh) sub kelompok mengalami kenaikan. indeks dan 2 (dua) sub kelompok

 Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,78 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,26

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,18 persen; kelompok makanan jadi, minuman,

Sementara kelompok pengeluaran lainnya tercatat memberikan sumbangan inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,0516 persen; kelompok

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran, yakni kelompok Bahan Makanan 1,90 persen; kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,04 persen;

 Dari tujuh kelompok pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,83 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar

Lima kelompok pengeluaran mengalami kenaikan indeks/inflasi yaitu kelompok bahan makanan 1,08 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,20

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran, yakni kelompok Bahan Makanan 1,06 persen; kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau 0,47 persen;