• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sharia Banking

Dalam dokumen Harmonious Synergy (Halaman 96-102)

Untuk CIMB Niaga Syariah sebagai Unit Usaha Syariah di CIMB Niaga, tahun 2010 adalah tahun konsolidasi untuk membangun landasan pertumbuhan, setelah pada tahun sebelumnya lebih berkonsentrasi pada penyelarasan organisasi dan operasional pasca-merger. Pada tahun 2010, CIMB Niaga Syariah mulai lebih fokus pada aspek pengembangan produk dan perluasan cakupan layanan, selain terus memperkuat infrastruktur dan menggalang sinergi dengan unit-unit usaha lain di lingkungan CIMB Niaga.

Pengembangan Produk

Berbagai upaya terus berlanjut di tahun 2010 terkait pengembangan produk perbankan syariah di CIMB Niaga Syariah, baik dengan mengemas kembali produk-produk yang telah ada melalui penambahan fitur-fitur baru yang menarik, maupun melalui pengembangan produk-produk baru untuk menangkap peluang dari keberagaman kebutuhan yang ada di pasar. Dalam aspek pengembangan produk, CIMB Niaga Syariah juga terus mengupayakan penerapan konsep dual-banking menuju kemampuan menawarkan produk- produk pendanaan maupun pembiayaan yang lengkap dan sepenuhnya setara antara produk syariah dan produk konvensional.

As for CIMB Niaga Syariah, which is categorised as a Sharia Business Unit of CIMB Niaga, 2010 was a year of consolidation to build the foundation for growth, following a year of post-merger organizational and operational alignment.

In 2010, CIMB Niaga Syariah began to focus more on product development and expansion of service coverage, in addition to continuous strengthening of its infrastructure and building synergies with other business units within CIMB Niaga.

Product Development

Various development efforts related to the Sharia products at CIMB Niaga Syariah continued to be implemented throughout 2010, either by redesigning existing products with the addition of new interesting features or through the development of entirely new products to capture opportunities presented by wide ranging market needs. In product development, CIMB Niaga Syariah continues to pursue the implementation of dual- banking concept as it aims to offer a complete range of both funding and financing products, placing Sharia products at an equal standing as the conventional products.

Perbankan Syariah Sharia Banking

Fokus pengembangan produk terutama adalah produk- produk pembiayaan, yang memang dirasakan masih kurang dibandingkan produk penghimpunan dana. Produk-produk yang dikembangkan dan diluncurkan pada tahun 2010 antara lain adalah kartu pembiayaan Syariah Gold, pembiayaan iB Kepemilikan Rumah dan iB Kepemilikan Mobil, serta Gadai Syariah Rahn. CIMB Niaga Syariah juga mengembangkan model-model pembiayaan modal kerja dan investasi yang dikemas khusus bagi sektor-sektor spesifik seperti dealer kendaraan bermotor,

telekomunikasi dan kelapa sawit maupun pembiayaan bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dan lembaga koperasi karyawan.

Layanan transaksi perbankan syariah juga terus dikembangkan guna memberikan semakin banyak kemudahan bagi nasabah.

Bekerja sama dengan unit terkait di bidang Teknologi Informasi, CIMB Niaga Syariah di tahun 2010 antara

lain memperkenalkan layanan manajemen kas BizChannel Syariah dan Virtual Account Syariah, serta penambahan fitur- fitur transaksi ATM menggunakan kartu ATM Syariah dan pengembangan mekanisme transaksi RTGS dan SKN yang lebih efisien.

Jaringan Distribusi

Perluasan jaringan distribusi juga menjadi perhatian CIMB Niaga Syariah pada tahun 2010, dengan pembukaan 12 Kantor Cabang Syariah (KCS) di berbagai propinsi Indonesia, sehingga jumlah KCS meningkat dua kali lipat menjadi 22 KCS di akhir tahun tersebut. Sejalan dengan pembukaan KCS baru, CIMB Niaga Syariah juga membuka 37 Office Channeling (OC) sehingga jaringan OC bertambah menjadi 542 OC. Perluasan jaringan kantor cabang ini berperan cukup signifikan dalam meningkatkan volume bisnis di tahun 2010 melalui kemampuan untuk menjangkau nasabah potensial di daerah ataupun lokasi yang sebelumnya belum terlayani.

Keberadaan jaringan distribusi fisik maupun elektronik CIMB Niaga juga terus dioptimalkan untuk mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan identitas CIMB Niaga Syariah,

The focus of product development was primarily on financing products, considered to be less developed than the funding products. New products developed and launched during 2010 included the Syariah Gold financing card, iB Kepemilikan Rumah (Sharia housing financing) and iB Kepemilikan Mobil (Sharia car financing), and Gadai Syariah Rahn (Sharia pawn). CIMB Niaga Syariah also developed various working capital and investment financing models specially packaged for specific sectors such as motor vehicle dealers, telecommunications and palm oil as well as financing for Sharia Rural Banks (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah or BPRS) and employee cooperatives.

Sharia banking transaction services are continuously developed to provide customers with more convenience. Working with Information Technology units, CIMB Niaga Syariah in 2010 introduced the BizChannel Syariah cash management service and Virtual Account Syariah, as well as adding an ATM Syariah card with more transaction features and developed mechanisms for more efficient RTGS and SKN transactions.

Distribution Network

Expansion of the distribution network was also a focus of CIMB Niaga Syariah in 2010 with the opening of 12 Sharia branch offices (KCS) in several provinces of Indonesia, increasing KCSs to 22 branches at the end of the year. In line with the opening of new Sharia branch offices, CIMB Niaga Syariah also opened 37 Office Channelings (OC), increasing this network to 542 OCs. The expansion of the branch office network played a significant role in increasing 2010 business volume as more potential customers in distant areas can now be served.

The physical and electronic distribution network of CIMB Niaga was optimized to improve public awareness of CIMB Niaga Syariah’s identity through a standardised physical appearance

antara lain melalui standarisasi tampilan fisik dengan memasang logo CIMB Niaga Syariah bersama dengan CIMB Niaga di mesin, neon sign dan pylon sign ATM, serta situs layanan perbankan Internet CIMB Clicks.

Kinerja Usaha

CIMB Niaga Syariah mencatat kinerja usaha yang menggembirakan di tahun 2010, dengan keberhasilannya membukukan tingkat pertumbuhan di atas rata-rata industri baik dari sisi aset dan penyaluran pembiayaan. Aset pada akhir tahun 2010 tercatat sebesar Rp3,2 triliun, tumbuh 60% dari Rp2,0 triliun di tahun 2009. Salah satu penopang pertumbuhan aset adalah kinerja penyaluran pembiayaan syariah yang mencatat pertumbuhan cukup baik 63% dari Rp1,1 triliun di tahun 2009 menjadi Rp1,8 triliun di akhir tahun 2010, sedangkan jumlah rekening pembiayaan meningkat 5%

menjadi lebih dari 25 ribu rekening di tahun tersebut.

Dana masyarakat pada akhir tahun 2010 tercatat sebesar Rp2,5 triliun, tumbuh 42% dari Rp1,8 triliun di 2009. Jumlah rekening meningkat signifikan dari sekitar 52 ribu pada tahun 2009 menjadi lebih dari 133 ribu rekening di akhir 2010, dimana sekitar 96% adalah rekening tabungan. Peningkatan sekitar 150% pada jumlah rekening tersebut mencerminkan penetrasi pasar yang lebih tinggi dalam menjaring nasabah deposan melalui kantor-kantor Office Channelling, dengan sebanyak 522 OC tercatat aktif memiliki transaksi simpanan syariah pada tahun 2010, dibandingkan hanya 297 pada tahun 2009.

by locating the CIMB Niaga Syariah logo next to CIMB Niaga logo on every ATM machine, neon sign and pylon sign, as well as at internet banking service site CIMB Clicks.

Business Performance

CIMB Niaga Syariah recorded satisfactory business performance in 2010, with a growth rate in assets and financing far exceeding industry averages. Assets at end of 2010 stood at Rp3.2 trillion, a growth of 60% from Rp2.0 trillion recorded in 2009. A key element that supported asset growth was Sharia financing which grew by 63% from Rp1.1 trillion in 2009 to Rp1.8 trillion at the end of 2010, while total financing accounts increased by 5% to more than 25 thousand accounts at year end.

Customers’ deposits at the end of 2010 amounted to Rp2.5 trillion, a growth of 42% from Rp1.8 trillion recorded in 2009.

Total accounts increased significantly from about 52,000 in 2009 to more than 133,000 accounts at the end of 2010, where approximately 96% of these are savings accounts. An approximately 150% growth in the number of accounts reflects higher market penetration in attracting depositors through 522 Office Channelings (OC) in 2010, compared to only 297 in 2009.

Sebagai nasabah CIMB Niaga Syariah sejak tahun 2007, kami melihat CIMB Niaga Syariah mampu membaca peluang pembiayaan dalam skema syariah yang diwujudkan melalui penyediaan dana dalam bentuk pembiayaan joint financing untuk kendaraan bermotor roda dua dan pembiayaan investasi untuk pembangunan gedung kantor pusat kami dengan akad Murabahah. Dari tahun ke tahum, pelayanan CIMB Niaga Syariah juga semakin baik. Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada CIMB Niaga Syariah atas kerjasama yang terjalin baik selama ini.

As CIMB Niaga Syariah’s customer since 2007, CIMB Niaga Syariah saw the opportunity to provide syariah funds, which came into realization in form of Murabahah Joint Financing for two wheeled motorcycles and Murabahah Investment Financing for PT Mandala Multifinance Tbk head office. From time to time, CIMB Niaga Syariah service keeps getting better. We give CIMB Niaga Syariah our appreciation and gratitude for the good cooperation.

Harryjanto Lasmana PT Mandala Multifinance, Tbk

Meski pembiayaan tumbuh di atas industri, pertumbuhan tersebut masih dirasakan kurang optimal bila dikaitkan dengan pertumbuhan nominal dana masyarakat, terutama akibat masih terbatasnya peran OC dalam penyaluran pembiayaan.

Untuk itu, CIMB Niaga Syariah terus mendorong sinergi dan kerja sama dengan unit-unit bisnis CIMB Niaga lainnya untuk memasarkan produk-produk pembiayaan syariah, serta terus memperbanyak ragam produk pembiayaan termasuk untuk segmen pembiayaan konsumer.

Sementara itu, kualitas portofolio pembiayaan syariah tetap terjaga baik, dengan rasio pembiayaan bermasalah (non- performing financing/NPF) yang membaik dari 2,4% di tahun 2009 menjadi 1,0% di tahun 2010. Membaiknya rasio NPF tidak hanya didukung peningkatan pembiayaan pada tahun 2010 sebesar 63%, tapi juga penurunan nilai pembiayaan bermasalah dari Rp25,4 miliar menjadi Rp18,4 miliar.

Sumber Daya Manusia

Pertumbuhan usaha yang cukup pesat oleh CIMB Niaga Syariah selama dua tahun terakhir ini sekaligus juga memperlihatkan beberapa aspek yang masih bisa ataupun perlu diperbaiki, agar ke depan dapat lebih meningkatkan laju pertumbuhan di tengah semakin ketatnya persaingan di bisnis ini. Selain aspek produk, faktor terpenting lainnya adalah dukungan sumber daya manusia.

Dalam rangka meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak bisnis syariah, CIMB Niaga Syariah bekerja sama dengan divisi Learning & Capability Development (LCD) mengadakan serangkaian program pelatihan dan sosialisasi terkait sistem dual-banking maupun produk dan jasa perbankan syariah. Sepanjang tahun 2010, tercatat lebih dari 2.350 peserta dari manajemen CIMB Niaga, unit CIMB Niaga Syariah dan unit-unit bisnis dan pendukung lain di lingkungan CIMB Niaga telah berpartisipasi dalam berbagai program tersebut. Penekanan diberikan pada upaya membekali para partisipan dengan pengetahuan yang memadai tentang produk dan layanan perbankan syariah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas cross-selling guna mendorong pertumbuhan volume bisnis syariah.

Penghargaan 2010

Keberadaan CIMB Niaga Syariah sebagai salah satu penyedia layanan perbankan syariah terkemuka di Indonesia telah banyak diakui oleh berbagai kalangan, seperti terlihat antara lain dari berbagai penghargaan yang diperoleh di tahun 2010 baik di lingkup nasional maupun regional Asia. CIMB Niaga

Although financing grew above industry average, the growth is considered to be less than optimal when related to the growth of customers’ deposits. This is primarily due to the limited role of OC in the distribution of financing. Therefore, CIMB Niaga Syariah continues to encourage synergy and cooperation with other CIMB Niaga’s other business units to market Sharia financing products and to add to the range of products, including within consumer financing segment.

Meanwhile, the quality of Sharia financing portfolio was maintained at a good level, with an improving ratio of non- performing financing (NPF) from 2.4% in 2009 to 1.0% in 2010. The improving NPF was not only supported by increased funding by 63% in 2010, but also a declining amount of non- performing financing from Rp25.4 billion to Rp18.4 billion in 2009 and 2010, respectively.

Human Capital

The rapid growth of CIMB Niaga’s Syariah business in the last two years also reveal several needs to be addressed so that it can perform better in the face of intense competition.

In addition to products, another key factor is the support of capable human capital.

In order to improve human capital capability that drives the Sharia business, CIMB Niaga Syariah in cooperation with the Learning & Capability Development (LCD) division held a series of training programs and socialization of the dual-banking system and of Sharia banking products and services. During 2010, more than 2,350 participants from CIMB Niaga management, the CIMB Niaga Syariah unit and other businesses and support units within CIMB Niaga took part in various programs. Emphasis was given on equipping the participants with adequate knowledge of Sharia banking products and services, as they are expected to increase cross- selling activities in order to grow Sharia business volume.

2010 Awards

CIMB Niaga Syariah, as one of the leading Sharia banking service providers in Indonesia, has been widely recognised by various parties, reflected by the number of awards earned during 2010 at both national and Asian region level. CIMB Niaga Syariah received an award as the Best Sharia Business Perbankan Syariah

Sharia Banking

Syariah memperoleh penghargaan sebagai Unit Usaha Syariah Terbaik Indonesia pada Islamic Finance Award 2010 yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Karim Business Consulting, serta penghargaan Indonesian Bank Loyalty Award 2010 untuk kategori Best of Loyalty Program untuk Savings Account Islamic Banking pada survei oleh Majalah InfoBank dan Markplusinsights. Di tingkat regional, CIMB Niaga Syariah diakui sebagai Most Admired Syariah Bank for Loan Mortgage Facilities dan Best Islamic Bank in Indonesia pada survei Property and Bank Award 2010 versi Asiamoney. Pada Januari 2011, CIMB Niaga Syariah mendapat predikat The Best Islamic Bank 2010 dari Asiamoney.

Sinergi yang Harmonis

Perkembangan usaha CIMB Niaga Syariah sepanjang tahun 2010 memperlihatkan pentingnya menggalang sinergi yang harmonis baik di lingkungan CIMB Niaga maupun dengan CIMB Group. Di lingkungan CIMB Niaga, sinergi dengan unit- unit bisnis lain akan dapat memacu pertumbuhan volume usaha antara lain melalui upaya cross-selling yang lebih efektif.

Sementara itu, pendayagunaan keahlian dan kapabilitas CIMB Group serta khususnya CIMB Islamic akan dapat berperan banyak misalnya dalam peningkatan pengembangan produk dan jasa perbankan syariah yang lebih beragam dan berkualitas.

Kesemuanya ini akan sangat menunjang pertumbuhan CIMB Niaga Syariah di tahun-tahun mendatang.

Fokus dan Strategi 2011

Penetrasi pasar perbankan syariah di Indonesia masih relatif rendah, yaitu kurang dari 3% dari total aset perbankan nasional. Hal ini mengindikasikan prospek yang sangat bagus bagi perbankan syariah di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang lebih pesat lagi. Dukungan dari Pemerintah dan regulator bagi pertumbuhan sektor keuangan syariah juga sangat positif.

Untuk menangkap peluang usaha yang terbuka lebar dan memacu pertumbuhan usaha, CIMB Niaga Syariah telah mempersiapkan beberapa strategi bisnis untuk tahun 2011.

Pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia tetap menjadi fokus utama dan akan semakin diarahkan untuk mendorong aktivitas cross-selling, sementara pengembangan produk akan terus diupayakan ke arah penerapan sistem dual- banking secara penuh. Dengan mendayagunakan kekuatan beragam di CIMB Group, CIMB Islamic dan CIMB Niaga, unit CIMB Niaga Syariah akan mampu melakukan pengembangan bisnis dan meningkatkan kontribusinya saat ini terhadap pertumbuhan CIMB Niaga.

Unit in Indonesia during the Islamic Finance Awards 2010 organised by the Sharia Economy Community (MES) and Karim Business Consulting, and the Indonesian Bank Loyalty Award 2010 for the category of Best of Loyalty Programs for Islamic Banking Savings Accounts in a survey carried out by InfoBank magazine and Markplusinsights. At the regional level, CIMB Niaga Syariah is recognized as the Most Admired Sharia Bank for Mortgage Facilities and Best Islamic Bank in Indonesia by Asiamoney’s Property and Bank Award 2010 survey. In January 2011, CIMB Niaga Syariah received the Best Islamic Bank 2010 from Asiamoney.

Harmonious Synergy

The rapid growth of CIMB Niaga Syariah throughout 2010 displayed the importance of synergy both within the CIMB Niaga as well as with CIMB Group. Within the scope of CIMB Niaga, synergies with various business units encourage further growth of business volume, among others, through active cross-selling efforts. Meanwhile, the utilisation of CIMB Group expertise and capabilities, especially CIMB Islamic, play important roles in the development of Sharia banking products and services to be more diverse and have improved quality. All of these will greatly assist the growth of CIMB Niaga Syariah in the coming years.

Focus and Strategy in 2011

Market penetration of Sharia banking within Indonesia can considered to be relatively low, less than 3% of nation wide total banking assets. This indicates an excellent prospect for future growth and development of Sharia banking in Indonesia.

In addition, the Government of Indonesia and regulators strongly support the growth of the Sharia financial sector.

To capture such wide open business opportunities and spur business growth, CIMB Niaga Syariah is prepared to implement several business strategies for 2011. Training and capacity building of its human capital remain the main focus and will increasingly be directed to encourage cross-selling activities, while product development will continue to be pursued toward the implementation of a full dual-banking system. By utilising the diverse strengths of CIMB Group, CIMB Islamic and CIMB Niaga, the CIMB Niaga Syariah unit will be able to develop its business and increase its contribution to the growth of CIMB Niaga.

Dalam dokumen Harmonious Synergy (Halaman 96-102)