pendapatan yang dibukukan sebesar Rp2.654 miliar pada tahun 2010, dibandingkan pendapatan di tahun sebelumnya sebesar Rp2.275 miliar, peningkatan pendapatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penghasilan bunga bersih sebesar 12% menjadi Rp2,3 triliun ditahun 2010 (2009: Rp2,1 triliun), namun pendapatan fee-based dari transaksi Valuta Asing mencatat penurunan sebesar 13% menjadi Rp144 miliar (2009: Rp166 miliar), di tahun 2010. Di tahun 2010, Tresuri
& Pasar Modal berhasil meraih peringkat ke-3 untuk ‘Best Overall FX Services’ dan peringkat ke-2 untuk ‘Best Innovative FX Products and Structured Ideas’ di kategori bank asing dalam survei FX Poll 2010 oleh majalah Asiamoney.
Penyelarasan Model Bisnis
Unit Tresuri & Pasar Modal terus melakukan penyelarasan model bisnis yang ada guna menyesuaikan dengan realita lingkungan usaha pada tahun 2010, termasuk persyaratan regulasi dan kebutuhan unit-unit bisnis lain di lingkungan CIMB Niaga. Upaya pemasaran dan penjualan difokuskan pada peningkatan pendapatan fee-based dari nasabah internal maupun eksternal di berbagai segmen pasar, terutama melalui pelayanan transaksi Valuta Asing. Dari sisi bisnis, Tresuri & Pasar Modal terus berkonsentrasi membangun dan
revenue of Rp2,654 billion, compared to previous year’s revenue of Rp2,275 billion, increased in revenue is mainly due to increase in net interest income by 12% to Rp2.3 trillion in 2010 (2009: Rp2.1 trillion), however, fee-based revenue from Foreign Exchange transactions recorded a 13% decline to Rp144 billion in 2010 (2009: Rp166 billion). In 2010, Treasury
& Capital Market was awarded 3rd place for ‘Best Overall FX Services’ and 2nd place for ‘Best Innovative FX Products and Structured Ideas’ in the foreign bank category in a recent FX Poll 2010 by Asiamoney magazine.
Business Model Alignment
Treasury & Capital Markets continued to align its existing business model to adapt to business conditions throughout 2010, including adapting to regulatory requirements and the needs of CIMB Niaga’s other business units. Marketing and sales efforts were focused on increasing fee-based income from internal and external customers in various market segments, especially through Foreign Exchange transactions.
From the business side, Treasury & Capital Market continued to concentrate on building and strengthening its capability as
memperkuat kapabilitasnya sebagai market maker di pasar obligasi, maupun kemampuannya dalam melakukan transaksi lindung-nilai melalui produk-produk derivatif.
CIMB Niaga merupakan salah satu bank pertama di Indonesia yang memperoleh persetujuan prinsip dari Bank Indonesia di tahun 2009 untuk menerbitkan produk-produk terstruktur, termasuk produk market-linked deposit. Upaya pengembangan produk market-linked deposit di tahun 2010 kemudian terkendala oleh kebijakan regulator dengan pembatasan tingkat suku bunga deposito berupa kesepakatan bersama 14 bank besar. Namun demikian, upaya pengembangan produk terus berlanjut dimana pada tahun 2010 unit Tresuri
& Pasar Modal berhasil meluncurkan dua produk terstruktur ke pasar, yaitu produk Strike Currency Deposit dan produk Sold Currency Option.
Sementara itu, aktivitas tresuri di kantor cabang lebih difokuskan pada melayani kebutuhan nasabah akan transaksi Valuta Asing seperti transaksi Valas Today, Tomorrow, Spot dan Forward, termasuk swap valuta asing. Pelayanan transaksi Valuta Asing dilakukan di kantor-kantor cabang CIMB Niaga yang dikoordinasikan di bawah 7 (tujuh) kantor cabang Tresuri yang disebut ‘cluster’ di masing-masing kota besar yang potensial yaitu di Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Denpasar dan Pontianak, selain
dari Kantor Pusat di Jakarta. Tresuri & Pasar Modal juga telah mengembangkan dan mengimplementasikan Treasury Front end system ‘RET AD’ di 72 kantor cabang dan unit bisnis terkait lainnya di tahun 2010.
Dari sisi sumber daya manusia dan organisasi, Tresuri & Pasar Modal pada tahun 2010 juga telah melakukan serangkaian upaya pembenahan guna lebih mengoptimalkan penggunaan personil dalam mendukung penjualan dan profitabilitas.
Dalam hal ini, banyak kemajuan telah dicapai terkait dengan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam 2 tahun belakangan ini untuk mengubah pola pikir di kalangan personil Tresuri &
Pasar Modal dari kebiasaan kerja sebagai sebuah unit fungsi pendukung menjadi budaya kerja di sebuah unit penghasil laba. Dengan pola pikir yang baru tersebut, staf Tresuri & Pasar Modal yang saat ini berjumlah sekitar 112 orang akan menjadi sumber daya yang penting dalam berkontribusi mendukung pertumbuhan CIMB Niaga ke depan.
a market maker in the bond market, as well as its ability to conduct hedging transactions through derivative products.
CIMB Niaga was one of the first banks in Indonesia to obtain principle approval from Bank Indonesia in 2009 to issue structured products, including market-linked deposit products. Efforts to develop market-linked deposit products in 2010 was later constrained by a regulatory policy that restricts time deposit interest rates by commitment of the top 14 banks.
However, ongoing product development efforts by Treasury
& Capital Markets in 2010 successfully lead to the launch of two structured products, Strike Currency Deposit and Sold
Currency Option.
Meanwhile, treasury activities at the branch offices were more focused on serving customers’ needs for Foreign Exchange transactions such as Today, Tomorrow, Spot and Forward, including currency swap. Foreign Exchange transaction services conducted at CIMB Niaga branch offices were coordinated under 7 (seven) Treasury branches called ‘clusters’ in big cities such as Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Denpasar and Pontianak, as well as from Head Office in Jakarta.
Treasury & Capital Market also developed and implemented a Treasury Front-end system ‘RET AD’ in its 72 branch offices and other related business units in 2010.
In terms of human resources and organization, Treasury &
Capital Market also conducted a series of reformation in 2010 in order to further optimize the use of its personnel in support of sales and profitability. In this regard, much progress was made to continue the attempts of the past 2 years to change the Treasury & Capital Market personnel mindset from support function into an income generating work culture. With this new mindset, the 112 Treasury & Capital Market personnel will be an important resource to contribute to the growth of CIMB Niaga in the future.
Tresuri dan Pasar Modal Treasury and Capital Market
Asset Liability Management
Tresuri & Pasar Modal melalui divisi Asset Liability Management (ALM) juga bertanggung jawab atas fungsi penting dalam pengelolaan risiko tingkat suku bunga, terutama melalui penggunaan sistem Fund Transfer Pricing (FTP). Tujuannya adalah menjaga agar neraca CIMB Niaga senantiasa sejalan dengan kondisi pergerakan suku bunga di pasar, dan memastikan tingkat pendapatan bunga bersih yang memadai untuk mencapai target profitabilitas yang ditetapkan. Terkait dengan aspek pengelolaan pendapatan bunga bersih, ALM telah membuat sebuah aplikasi simulasi yang dapat dipergunakan untuk memperkirakan pendapatan bunga bersih di neraca bank untuk setidaknya enam bulan ke depan dalam berbagai skenario tingkat suku bunga. ALM pada tahun 2010 juga telah melakukan transaksi lindung-nilai atas sejumlah transaksi kredit berjangka panjang dan berbunga tetap guna memastikan bahwa paparan risiko suku bunga dapat dikelola pada tingkat yang telah ditetapkan.
Salah satu program kerja penting di tahun 2010 adalah menyangkut pelaporan oleh Tresuri & Pasar Modal dalam sistem informasi manajemen yang ada, dimana telah dilakukan sejumlah besar perbaikan, penambahan dan penyempurnaan baik dari sisi jenis laporan yang dihasilkan, jangka waktu atau periode pelaporan, maupun kualitas isi laporan secara keseluruhan. Peningkatan sistem pelaporan oleh Tresuri
& Pasar Modal ini akan membantu proses pengambilan keputusan yang lebih baik, baik taktis maupun strategis, oleh manajemen CIMB Niaga.
Asset Liability Management
Treasury & Capital Market through the Asset Liability Management (ALM) division is also responsible for the important function of managing interest rate risk, primarily through the use of Fund Transfer Pricing (FTP). The goal is to keep the CIMB Niaga balance sheet constantly in line with market interest rate movements, and to ensure a sufficient level of net interest income to achieve the set profitability target. In relation to the management of net interest income, ALM created a simulation application that can estimate net interest income on the Company’s balance sheet for at least six months ahead under various interest rate scenarios. In 2010 ALM also hedged transactions on a number of long-term and fixed rate credits in order to ensure that exposure to interest rate risk can be managed at a predetermined level.
One important work program in 2010 was related to Treasury
& Capital Market reporting through the existing management information system, which was improved with additions in the type of report generated, the reporting time frame, and the quality of the report content. The improved Treasury & Capital Market reporting system will assist the process of management decision making, both tactically and strategically.
Kami telah menjadi nasabah CIMB Niaga sejak tahun 1982. Sebagai Bank utama kami, CIMB Niaga adalah bank yang profesional, inovatif, dan selalu memberikan pelayanan terbaik dan cepat. Selain itu, CIMB Niaga juga memberikan rate yang sangat kompetitif serta mampu bersaing dengan bank-bank asing lainnya. Terkait transaksi pasar uang dan LC, layanan Tresuri CIMB Niaga sangat responsif, terutama dengan adanya grup khusus yang membantu transaksi nasabah. Ke depan, semoga CIMB Niaga dapat terus tumbuh menjadi bank yang lebih berkembang dengan produk dan layanan yang inovatif.
We have been a customer of CIMB Niaga since 1982. As our main bank, CIMB Niaga is professional, innovative, and always provides excellent and prompt services. Moreover, CIMB Niaga also offers a highly competitive rate, which is competetive with other foreign banks. Related to money markets and LC transactions, CIMB Niaga Treasury services are very responsive, especially the dedicated group who assist customer transactions. Going forward, hopefully CIMB Niaga will grow into a larger bank with innovative products and services.
Angela Trismitro
President Director PT Dos Ni Roha
Sinergi yang Harmonis
Sepanjang tahun 2010, aktivitas unit Tresuri & Pasar Modal memperlihatkan adanya sinergi yang harmonis baik dengan unit-unit bisnis lain di CIMB Niaga maupun di lingkungan CIMB Group. Unit bisnis seperti Sales & Distribution, Perbankan Korporat, Perbankan Komersil maupun Perbankan Ritel selama ini telah memegang peran penting dalam keberhasilan pemasaran dan penjualan produk tresuri yang dikembangkan di unit Tresuri & Pasar Modal seperti produk Valuta Asing, market-linked deposit dan structured products. Pada saat bersamaan, unit Tresuri & Pasar Modal terus berupaya memanfaatkan keberadaan dan kekuatan CIMB Group secara regional, baik dalam aspek pengembangan produk maupun dalam penyelarasan proses kerja dan sistem untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pengguna produk dan layanan tresuri.
Selain itu, dalam mendukung aksi korporat yang dilakukan CIMB Niaga seperti pada penerbitan obligasi subordinasi di tahun 2010, maupun aktivitas bisnis CIMB Niaga di Pasar Modal, unit Tresuri & Pasar Modal telah berkoordinasi dan menjalin sinergi dengan unit-unit yang terkait seperti CIMB Securities ataupun unit Perbankan Korporat.
Fokus dan Strategi 2011
Memasuki tahun 2011, kinerja unit Tresuri & Pasar Modal akan terus menghadapi tekanan, baik dari aspek regulasi yang masih membatasi aktivitas pengembangan bisnis maupun dari persaingan yang sangat ketat di antara bank-bank dalam memasarkan produk-produk tresuri dan khususnya produk Valuta Asing dan derivatif. Dalam kondisi seperti itu, unit Tresuri & Pasar Modal akan terus fokus pada transaksi market making untuk produk-produk Valuta Asing dalam rangka melayani kebutuhan nasabah, serta terus mendorong pemasaran produk-produk unggulan seperti structured products untuk pinjaman maupun penghimpunan dana. Selain itu, dengan prospek pertumbuhan sektor Pasar Modal yang diperkirakan terus menguat, Tresuri & Pasar Modal akan lebih mengintensifkan aktivitasnya yang terkait dengan Pasar Modal seperti pada transaksi Penawaran Saham Perdana (IPO) maupun penerbitan obligasi korporat dan Pemerintah. Melalui upaya-upaya tersebut, Tresuri & Pasar Modal bertujuan untuk meningkatkan kontribusinya pada perolehan pendapatan fee-based guna mendukung diversifikasi sumber-sumber pendapatan CIMB Niaga.
Harmonious Synergy
During 2010, Treasury & Capital Market unit activities show a good harmonious synergy with other business units of CIMB Niaga and CIMB Group. Business units such as Sales
& Distribution, Corporate Banking, Commercial Banking and Retail Banking have important roles in successfully marketing and selling treasury products such as Foreign Exchange, market-linked deposit and structured products developed by Treasury & Capital Market. At the same time, Treasury &
Capital Markets continues to take advantage of the presence and strength of the CIMB Group in the region for product development and in the alignment of work processes and systems, all aiming to improve the quality of services provided to users of treasury products and services.
In addition, in support of corporate actions by CIMB Niaga such as the issuance of the 2010 subordinated bonds, as well as the business activities of CIMB Niaga in Capital Markets, Treasury & Capital Market coordinated and built synergies with related units such as CIMB Securities and the Corporate Banking unit.
Focus and Strategy in 2011
Entering 2011, the performance of Treasury & Capital Market will continue to face pressure, both from the regulations which restrict business development activities as well as from a very tight competition among the banks in marketing their treasury products such as Foreign Exchange and Derivative products.
In such condition, Treasury & Capital Market will continue to focus on market making transactions in Foreign Exchange products in order to serve the needs of customers and to encourage the marketing of competitive products such as structured products in loans and deposits. In addition, with the healthy growth prospects in the Capital Market sector, Treasury
& Capital Market will further intensify its activities associated with the Capital Market such as Initial Public Offerings (IPO) as well as the issuance of corporate and government bonds.
Through these efforts, Treasury & Capital Market aims to increase its fee-based revenue contribution to support CIMB Niaga’s income diversification strategy.
Tresuri dan Pasar Modal Treasury and Capital Market
In the meantime, in anticipation of a rising Bank Indonesia reference rate which is likely to cause banks to hike their interest rates, Treasury & Capital Market through the Asset- Liability Management will be actively managing their balance sheet through asset and liability hedging efforts to minimize the negative impacts from potential volatility or rising interest rates to CIMB Niaga’s net interest margin in the future.
Sementara itu, guna mengantisipasi kenaikan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia yang mungkin akan berdampak pada kenaikan suku bunga bank di pasar, unit Tresuri & Pasar Modal melalui Asset-Liability Management akan melakukan pengelolaan neraca secara aktif melalui upaya-upaya lindung- nilai di sisi aset maupun kewajiban, untuk meminimalkan dampak negatif dari kemungkinan gejolak ataupun kenaikan suku bunga terhadap tingkat margin bunga bersih CIMB Niaga di masa mendatang.