• Tidak ada hasil yang ditemukan

LK 1.3 Penentuan Akar Penyebab Masalah

N/A
N/A
Taufiq

Academic year: 2024

Membagikan "LK 1.3 Penentuan Akar Penyebab Masalah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Asal Institusi : SMP Negeri 1 Klangenan

Petunjuk: Setelah mengeksplorasi penyebab-penyebab masalah, langkah selanjutnya adalah menentukan akar penyebab masalah yang paling mendekati konteks yang dihadapi guru di kelas/sekolahnya. Gunakan petunjuk berikut untuk membantu Anda dalam penentuan akar penyebab masalah:

1. Berkonsultasi dengan Guru/Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Rekan Sejawat dan pakar/pihak terkait:

o Diskusikan temuan Anda mengenai penyebab masalah

o Bagikan informasi tentang penyebab masalah yang telah Anda identifikasi dan jelaskan konteks spesifik yang Anda hadapi.

o Tanyakan pendapat, saran, dan rekomendasi mereka dalam menentukan akar penyebab masalah yang paling relevan.

2. Analisis dan Pertimbangan:

o Tinjau kembali data dan informasi yang telah Anda kumpulkan selama eksplorasi penyebab masalah.

o Pertimbangkan konteks kelas/sekolah yang Anda hadapi dan evaluasi akar penyebab masalah yang paling relevan untuk situasi tersebut.

o Identifikasi akar penyebab masalah yang memiliki dampak signifikan terhadap hasil pembelajaran atau tantangan yang dihadapi oleh guru dalam tugas sehari-hari.

3. Penentuan Masalah dan Akar Penyebab:

o Pilih minimal 2 (dua) masalah yang paling sesuai dengan tugas keseharian guru.

o Jelaskan akar penyebab dari setiap masalah yang dipilih secara rinci.

o Tinjau kembali penelitian dan analisis Anda untuk memastikan akar penyebab tersebut relevan dan memiliki potensi untuk diatasi.

Pastikan untuk mencatat informasi yang diperoleh dalam lembar kerja dan gunakan sebagai panduan dalam langkah-langkah berikutnya untuk menemukan solusi bagi masalah yang telah diidentifikasi

(2)

1 Hasil eksplorasi penyebab masalah kemampuan literasi dalam pelajaran bahasa inggris, peserta didik di kelas VIII A masih rendah dalam reading

comprehension salah satunya dalam materi Short

Functional Text, Announcement dan Notice :

1. Peserta didik belum

menggunakan bahasa inggris dalam

pembiasaan dilingkungan sekolah.

2. Proses

pembelajaran belum

sepenuhnya menggunakan berbagai visual literacy dalam pengembangan bahan ajar.

3. Orang tua tidak

1. Lingkungan di sekitar peserta didik yang kurang

mendukung dan tidak mendorong penggunaan bahasa Inggris, baik di dalam maupun di luar sekolah,

sehingga terjadi minimnya literasi belajar.

2. Proses

pembelajaran belum

memaksimalkan sepenuhnya dalam

menggunakan berbagai visual literacy untuk pengembangan bahan ajar

3. Pendidik harus sering

menggunakan metode yang inovatif dalam mengajar.

Pendidik harus mengoptimalkan model – model pembelajaran inovatif abad 21 yang menarik yang dapat

meningkatkan literasi belajar peserta didik.

1. Proses

pembelajaran belum sepenuhnya

menggunakan model-model pembelajaran yang inovatif abad 21, dan belum memaksimalkan berbagai visual literacy dalam pengembangan bahan ajar pada materi Short Funcional Text Announcement dan Notice (writing skill).

2. Peserta Didik kesulitan menjawab dengan benar soal jenis HOTS pada pada materi Short Functional Text.

(3)

berperan aktif, sebagai

pembimbing peningkatan literasi terkait pembelajaran yang ada di sekolah.

2 Hasil eksplorasi penyebab masalah kosa kata

vocabulary dalam reading

comprehension masih rendah :

1. Peserta didik terbiasa mengartikan sendiri teks bahasa Inggris menggunakan google translate yang praktis.

2. Peserta didik tidak terbiasa mengartikan word by word.

3. Peserta didik belum terbiasa menggunakan

1. Peserta didik belum banyak memiliki

pembedaharaan kata dalam bahasa Inggris (less

vocabulary) dan mengalami kesulitan dalam menghapal kosa kata.

Dalam hal ini pendidik

menyampaikan materi tentang

Short Functional Text”.

2. Peserta didik hanya

menghapal tanpa melihat langsung contoh atau objek bendanya.

Peserta didik belum optimal dalam

mempelajari vocabulary, sehingga

dampaknya saat peserta didik mempelajari materi bahasa Inggris lain, menemukan kendala dalam penerjemahan.

(4)

bahasa inggris saat

pembelajaran bahasa inggris maupun diluar pembelajaran

4. Peserta didik belum cukup banyak

menguasai kosa kata dalam bahasa inggris

3 Hasil eksplorasi penyebab masalah pendidik merasa kesulitan dalam menjalin

komunikasi dengan orang tua siswa peserta didik.

1. Peserta didik kurang

mendapatkan perhatian orang tua

2. Banyak orang tua khususnya Ibu yang sibuk bekerja

3. Orang tua menganggap

1. Orang tua peserta didik belum ikut peran serta secara aktif dalam

perkembangan belajar peserta didik

2. Sebagian orang tua belum memiliki alat komunikasi yang memadai untuk dihubungi guru

Analisis hasil akar permasalahan disini adalah kurangnya kesadaran diri orang tua untuk bersama-sama mengikuti perkembangan pendidikan yang sedang ditempuh oleh peserta didik, sehingga orang tua merasa pembelajaran cukup dilakukan di lingkungan

sekolah saja.

(5)

kegiatan belajar adalah tanggung jawab pihak sekolah

4. Sebagian peserta didik tidak tinggal dengan orang tua kandungnya

5. Pendidik belum memiliki akses berkomunikasi dengan orang tua selain home visit

6. Orang tua hanya datang ketika akan

mendapatkan BSM (Bantuan Pemerintah).

4 Hasil eksplorasi penyebab masalah Peserta Didik

kesulitan menjawab dengan benar soal jenis HOTS pada pada materi Short Functional Text.

1. Kemampuan peserta didik masih di level LOTS.

1. Peserta didik terbiasa disajikan soal di level LOTS.

2. Pendidik belum mengoptimalkan dalam

pembuatan soal di level HOTS sehingga peserta didik masih terbiasa mengerjakan

Setelah dianalisis hasil ekspolarasi masalah, analisis akar penyebanya yaitu pendidik belum

mengoptimalkan dalam membuat soal di level HOTS.

(6)

2. Beberapa peserta didik kesulitan mengerjakan soal HOTS.

3. Pendidik masih belum

mengoptimalkan dalam membuat soal HOTS 4. Guru masih

sering membuat soal-soal di level LOTS dengan menyediakan soal – soal pilihan ganda

soal di level LOTS.

5 Hasil ekplorasi penyebab masalah Sarana dan

prasarana sebagai salah satu

penunjang

pembelajaran masih belum maksimal.

1. siswa masih belum paham penggunaan IT (HP) secara positif 2. Kurangnya

1. Kurangnya pelatihan dalam penggunaan IT (HP) sebagai sarana penunjang pembelajaran.

2. Pendidik belum memahami

sepenuhnya setiap karakteristik dari model-model pembelajaran yang inovatif, sehingga pembelajaran belum optimal

Setelah dianalisis hasil ekspolarasi masalah, analisis akar penyebanya yaitu Kurangnya pelatihan dalam penggunaan IT (HP) sebagai sarana penunjang pembelajaran, dan Pendidik belum sepenuhnya memahami setiap karakteristik dari model-model pembelajaran

(7)

pelatihan tentang inovasi pembelajaran

3. Terbatasnya sarana dan prasarana terkait jaringan

data/wifi.

dalam penggunaan media berbasis IT

3. Tidak tersedianya jaringan data/wifi

yang inovatif, sehingga pembelajaran belum optimal dalam

penggunaan media berbasis IT.

Referensi

Dokumen terkait

o Identifikasi akar penyebab masalah yang memiliki dampak signifikan terhadap hasil pembelajaran atau tantangan yang dihadapi oleh guru dalam tugas sehari-hari.. Penentuan Masalah dan

Pastikan untuk mencatat informasi yang diperoleh dalam lembar kerja dan gunakan sebagai panduan dalam langkah-langkah berikutnya untuk menemukan solusi bagi masalah yang telah

Konsep awal / pemahaman dasar guru yang rendah tentang asessmen serta fakta yang ditemukan sehingga produktivitas yang diperoleh siswa disekolah tersebut sangat sedikit pembelajaran

5 Motivasi belajar siswa yang masih rendah Faktor penyebab motivasi belajar siswa yang masih rendah adalah : Akar penyebab masalah dari hasil eksplorasi yaitu guru belum Berdasarkan

Maka dapat di ambil kesimpulan bahwa Penyebab Siswa kurang memahami bacaan dan belum lancar membaca serta guru belum menggunakan metode yang tepat adalah siswa belum lancar membaca jadi

Penggunaan media yang kurang tepat Berdasarkan hasil analisis,ditentukan bahwa akar penyebab utama masalah tersebut adalah “Kurangnya perhatian dari orang tua dan guru dalam

Pastikan untuk mencatat informasi yang diperoleh dalam lembar kerja dan gunakan sebagai panduan dalam langkah-langkah berikutnya untuk menemukan solusi bagi masalah yang telah

Adanya keterbatasan sumber belajar bagi Keterbatasan kompetensi peserta didik untuk memahami materi pelajaran Berdasarkan studi literatur , akar penyebab masalahnya yaitu: Pendidik