LK 1.3 Penentuan Akar Penyebab Masalah Nama Mahasiswa : DENDI REZA PUTRA
Asal Institusi : SMP NEGERI 7 SUNGAI PENUH
Petunjuk: Setelah mengeksplorasi penyebab-penyebab masalah, langkah selanjutnya adalah menentukan akar penyebab masalah yang paling mendekati konteks yang dihadapi guru di kelas/sekolahnya. Gunakan petunjuk berikut untuk membantu Anda dalam penentuan akar penyebab masalah:
1. Berkonsultasi dengan Guru/Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Rekan Sejawat dan pakar/pihak terkait:
o
Diskusikan temuan Anda mengenai penyebab masalah
o
Bagikan informasi tentang penyebab masalah yang telah Anda identifikasi dan jelaskan konteks spesifik yang Anda hadapi.
o
Tanyakan pendapat, saran, dan rekomendasi mereka dalam menentukan akar penyebab masalah yang paling relevan.
Analisis dan Pertimbangan:
o
Tinjau kembali data dan informasi yang telah Anda kumpulkan selama eksplorasi penyebab masalah.
o
Pertimbangkan konteks kelas/sekolah yang Anda hadapi dan evaluasi akar penyebab masalah yang paling relevan untuk situasi tersebut.
o
Identifikasi akar penyebab masalah yang memiliki dampak signifikan terhadap hasil pembelajaran atau tantangan yang dihadapi oleh guru dalam tugas sehari-hari.
Penentuan Masalah dan Akar Penyebab:
o
Pilih minimal 2 (dua) masalah yang paling sesuai dengan tugas keseharian guru.
o
Jelaskan akar penyebab dari setiap masalah yang dipilih secara rinci.
o
Tinjau kembali penelitian dan analisis Anda untuk memastikan akar penyebab tersebut relevan dan memiliki potensi untuk diatasi.
Pastikan untuk mencatat informasi yang diperoleh dalam lembar kerja dan
gunakan sebagai panduan dalam langkah-langkah berikutnya untuk
menemukan solusi bagi masalah yang telah diidentifikasi
No Hasil eksplorasi penyebab masalah
akar penyebab masalah
Analisis akar penyebab masalah (data
pendukung)
Masalah terpilih yang akan diselesaikan 1
1. penggunaan metodeyang konvensional membuat Peserta Didik tidak tertarik untuk belajar Bahasa Inggris 2. Percaya diri siswa yang
rendah karena kurangnya perbendaharaan kosa kata bahasa Inggris 3. Media pembelajaran
yang digunakan belum mampu menarik rasa ingin tahu Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris.
Guru belum maksimal dalam pemanfaatkan model-model pembelajaran yang inovatif berdasarkan karakteristik materi pelajaran
ketidak sesuaian antara karakteristik materi pelajaran dan model pembelajaran yang diusulkan atau dipilih oleh guru.
1. Penggunaan model pembelajaran
yang tidak
menarik 2. Pemanfaatan
teknologi belum optimal dalam pembelajaran.
Masalah Terpilih
3. Peserta didik
cenderung pasif dalam pembelajaran Bahasa Inggris 4. Peserta didik
banyak melakukan aktifitas lain, mengobrol bersama teman, melamun dll.
2
1. Guru merasa nyaman menggunakanpembelajaran yang konvensional
2. Sarana dan prasarana yang kurang memadai 3. Guru terpaku pada
administrasi sekolah sehingga tidak ada waktu untuk mengupgrade skill mengajar yang berpusat pada peserta didik
Guru belum memahami secara menyeluruh tentang metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang beragam.
Guru tidak mendapatkan pelatihan yang memadai dalam mengenali dan mengaplikasikan berbagai metode pembelajaran yang cocok untuk kebutuhan peserta didik yang beragam.
3
1. Kurangnya ketersediaan teknologi di sekolah 2. Guru sudah terbiasadengan pembelajaran konvensional.
3. Kurangnya Pemahaman
guru tentang
penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran.
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran belum optimal
Kurangnya Pemahaman guru tentang
penggunaan teknologi dalam media pembelajaran.
merupakan akar penyebab Guru masih belum mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi (TIK) dalam pembelajaran.
4
1. Guru belummengimplementasikan pembelajaran yang inovatif dan kreatif dalam mengajarkan Grammar
2. Rendahnya pemahaman siswa terhadap struktur kalimat Simple Present
1. Metode pengajaran yang kurang menarik atau kurang
melibatkan siswa secara aktif dapat menyebabkan rendahnya pemahaman mereka terhadap
Penggunaan pendekatan yang sama secara berulang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya minat siswa.
Penggunaan pendekatan yang sama secara
Tense. materi.
2. Peningkatan keterlibatan siswa melalui metode interaktif dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka.
berulang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya minat siswa.