1
ABSTRAK
SITI ZAKIAH. Pengaruh Konflik dan Efektivitas Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. Top Point Medical dibawah bimbingan KOESMAWAN ADANG SUBANDI.
Sumber daya manusia merupakan aset penting bagi perusahaan karena perannya sebagai subjek pelaksana kebijakan dan kegiatan operasional perusahaan.
Perkembangan perusahaan ditunjang oleh adanya sumber daya manusia yang berkualitas dimana karyawan adalah aset utama perusahaan yang menjadi perencanaan dan pelaku aktif dari setiap aktivitas organisasi. sumber daya manusia dalam suatu organisasi tinggi atau dapat diterima, maka derajat efisiensi kerja perwakilan di organisasi lebih sederhana untuk peningkatan. Namun, jika tingkat profitabilitas kerja pekerja rendah, maka akan sulit untuk ditingkatkan.
Dengan cara ini, setiap organisasi yang perlu maju atau berkembang, diperlukan untuk memperluas perhatiannya terhadap bagian-bagian sumber daya manusianya, sehingga harapan dan tujuan organisasi dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Konflik dan Efektivitas Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. Top Point Medical. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini melalui kuisioner.
Sampel penelitian ini dilakukan terhadap 50 orang responden yang menggunakan teknik Provability. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini yaitu ; uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Konflik dan Efektivitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa hasil uji parsial pada variabel Konflik (X1) memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,032 <
0,05 dan Efektivitas kerja (X2) memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,036 <
0,05 artinya pada kedua variabel ini Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, Konflik (X1) dan Efektifitas Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja karyawan (Y). Demikian dengan hasil bahwa hasil perhitungan dari koefisien determinasi (R2) sebesar 0,282 = 28,2%
maka dapat diartikan bahwa variable bebas X1 (Konflik) dan X2 (Efektivitas Kerja) berpengaruh terhadap varibale terikat Y (Produktivitas Kerja) dengan nilai sebesar 28,2%. Adapun sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti budaya kerja, lingkungan kerja dan lain sebagainya sebesar 71,8%.
Kata Kunci : Konflik, Efektivitas Kerja.
1