• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat

N/A
N/A
Randi Yotang Timu

Academic year: 2025

Membagikan " Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH E-LEARNING

DISUSUN OLEH :

Samuel H. Takain ( 227111037 )

Randy y. Timu ( 227111034 )

Andini Kehi ( 227111027 )

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN INFROMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN

ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS CITRA BANGSA

KOTA KUPANG 2024

(2)

KATA PENGANTAR

puji syukur kami haturkan kehadirat Allah karena atas karunia-Nyalah, kami dapat mnyelesaikan penyusunan makalah ini. Di dalam makalah ini kami akan membahas tentang e-learning, yang di dalamnya mencakup beberapa pembahasan diantaranya pengertian e-learning. karakteristik, manfaat, pemilihan bahan dan strategi

pelaksanaan e-learning, serta kelebihan dan kelemahan e-learning itu sendiri.

Semoga dengan adanya makalah ini dapat berguna dan membantu teman- teman untuk memahami e-learning sehingga mampu mengaplikasikan e-learning. Karena pada saat ini kita berada pada zaman digital native dimana setiap orang bisa mempelajarinya secara otodidak.

Akhir kata, tak ada gading yang tak retak, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati akan menerima kritik dan saran yang membangun.

Kupang,4 November 2024

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...

DAFTAR ISI...

BAB I PENDAHULUAN...

A. Latar Belakang...

B. Tujuan...

C. Rumusan Masalah...

BAB II PEMBAHASAN...

1. Pengertian E-Learning...

2. Karakteristik E-Learning...

3. Manfaat E-Learning...

4. Pemilihan Bahan E-Learning...

5. Strategi Pelaksanaan E-Learning...

6. Kelebihan dan Kelemahan E-Learning...

6.1 Kelebihan E-Learning...

6.2 Kelemahan E-Learning...

BAB III PENUTUP...

A. Kesimpulan...

B. Saran...

DAFTAR PUSTAKA...

(4)
(5)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di dalam era globalisasi saat ini, kemajuan teknologi dan informasi berkembang sangat pesat. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis teknologi informasi menjadi tidak terelakkan lagi. Akibatnya, metode pendidikan lama dirasakan menjadi kurang efektif karena terbentur masalah ruang dan waktu. Dan teknologi informasi memberikan metode pendidikan baru yang dinamakan e- learning.

E-learning merupakan salah satu bentuk metode pembelajaran yang dianggap bersifat student centered. Pemanfaatan e-learning diharapkan dapat memotivasi peningkatan kualitas pembelajaran dan materi ajar, kualitas aktivitas dan kemandirian mahasiswa, serta komunikasi antara dosen dengan mahasiswa maupun antar

mahasiswa.

B. Tujuan

Makalah ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui dan memahami pengertian e-learning 2. Untuk mengetahui dan memahami karateristik e-learning 3. Untuk mengetahui dan memahami manfaat e-learning

4. Untuk mengetahui dan memahami pemilihan bahan e-learning 5. Untuk mengetahui dan memahami strategi pelaksanaan e-learning 6. Untuk mengetahui dan memahami kelebihan dan kelemahan e-learning C. Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang kami angkat dalam makalah ini adalah:

1. Apa pengertian/definisi dari e-learning?

2. Bagaimanakah karakteristik e-learning itu sendiri?

3. Apa saja manfaat e-learning?

4. Apa yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan e-learning?

(6)

5. Bagaimana strategi pelaksanaan e-learning itu?

6. Apa saja kelebihan dan kelemahan dari e-learning?

(7)

BAB II PEMBAHASAN

1. Pengertian E-Learning

E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian e- learning dari berbagai sumber:

1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).

2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).

3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).

2. Karakteristik E-Learning

Menurut Rosenberg (2001) karakteristik e-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Karakteristik E- learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:

1. Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.

2. Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer nerworks) 3. Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian

disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh pengajar dan peserta didik kapan saja dan dimana saja.

4. Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal- hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di computer.

(8)

3. Manfaat E-Learning Manfaat e-learning adalah:

1. Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses

2. Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.

3. Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi

penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.

Manfaat e-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:

1. Penggunaan e-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar dapat meningkatkan daya serap peserta didik atas materi yang diajarkan.

2. Meningkatkan partisipasi aktif dari peserta didik.

3. Meningkatkan kemampuan belajar mandiri peserta didik.

4. Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.

5. Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.

4. Pemilihan Bahan E-Learning

Kriteria yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan untuk e-learning adalah:

1. Berbasis komputer a. memuat informasi baru

b. menyatakan tujuan pembelajaran dengan jelas

c. peserta didik dapat mengetahui kemampuannya (pemahamannya) melalui latihan- latihan secara on line.

d. ada umpan balik terhadap hasil penilaian.

2. Memperhatikan kaidah media pembelajaran

a. Pengetahuan 11% melalui pendengaran dan 83% melalui penglihatan, dan 6% lainnya menggunakan indra yang lainnya.

b. kemampuan daya ingat 20% dari pendengaran dan 50% melalui penglihatan dan 30% indra lainnya

3.Menarik dan berkesana.

a.variasi teks, warna, grafik, animasi, simulasi, audio, video

(9)

5. Strategi Pelaksanaan E-Learning

 Sedangkan untuk strategi pelaksanaan model pembelajaran e-learning,setidaknya terdapat empat model yang dapat digunakan dalam pelaksanaan e-learning di sekolah- sekolah. Setiap model yang digunakan mempunyai kelebihandan kelemahan masing- masing. Pemilihan bergantung kepada infrastrukturtelekomunikasi dan peralatan yang tersedia di sekolah. Model-model tersebutialah:

1. Selective Model

Jika jumlah komputer sangat terbatas, ia dapat ditunjukkan kepada pesertadidik sebagai bahan demontrasi saja. Jika ada beberapa komputer, peserta didikdiberi peluang untuk mendapat sedikit pengalaman

hands-on

2.Sequential Model

Jika jumlah komputer sedikit, peserta didik dalam kelompok kecil bergerak dari satu set sumber informasi ke sumber yang lain. Bahan e-learning digunakan sebagai bahan rujukan atau bahan informasi baru. Jika

terdapat beberapa komputer, peserta didik diberi peluang untuk mendapatkan pengala man

hands-on

3.Static Station Model

Jika jumlah komputer sedikit, pengajar mempunyai beberapa sumber berbeda untuk mencapai objektif pembelajaran yang sama.

Bahane-learning digunakan oleh beberapa kelompok peserta didik manakala peserta didik lainmenggunakan sumber yang lain untuk mencapai tujuan pembelajaran yangsama.

4.Laboratory Model

Jika jumlah komputer mencukupi untuk semua peserta didik, maka bahan e-learning dapat digunakan oleh semua peserta didik sebagai

bahan pembelajaran mandiri. Model ini boleh digunakan jika sekolah mempunyai per angkat komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet.

(10)

6.Kelebihan dan Kelemahan E-Learning  6.1 Kelebihan E-Learning

Kelebihan e-learning ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas,kecepatan, visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media(Sujana, 2005 : 253 ).

E-learning memiliki banyak kelebihan yaitu :

1. Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupagambar, teks, animasi, suara, video.

2. Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perluminimum audiensi, bisa dimana saja, bisa kapan saja, murah untukdiperbanyak.

3. Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.

4. Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa diuji dengan

e-test

6.2 Kelemahan E-Learning

  Kekurangan e-learning yang diuraikan oleh Nursalam (2008:140) sebagai berikut :

1. Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri

2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dansebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.

3. Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.

4. Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik

pembelajarankonvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yangmenggunakan ICT (information,communication, dantechnology).

5. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal ini berkaitandengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).

6. Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet 7. Kurangnya penguasaan bahasa komputer

8. Akses pada komputer yang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik.

(11)

9. Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar,dan video karena peralatan yang tidak memadai.

10. Tersedianya infrastruktur yang bisa dipenuhi.

11. Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan danfitur pertanyaan diperlukan.

12. Peserta didik dapat merasa terisolasi.

 

 

 

BAB III PENUTUP  

(12)

A. Kesimpulan  

  E-Learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yangmemanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

 E-Learning

  juga merupakan pendekatan pembelajaran melalui perangkat komputer yangtersamb ung ke internet, dimana peserta didik berupaya memperoleh bahan belajaryang sesuai dengan kebutuhannya. Didalam proses belajar terdapat banyakmetode pembelajaran yang dapat di lakukan oleh para pendidik atau guru dalammelakukan kegiatan pembelajaran didalam kelas.

 Suatu hal yang perlu ditekankan dan dipahami adalah bahwa e-learning

 tidakdapat sepenuhnya menggantikan kegiatan pembelajaran konvensional di kelas.

Tetapie-learning dapat menjadi partner atau saling melengkapi denganmempelajari konvensianal di kelas.E-learning , Belajar Mandiri merupakan“ Basic Thrust”

kegiatan pembelajaran elekronik, namun jenis

kegiatan pembelajaran ini masih membutuhkan interaksi yang memadai sebagai upay auntuk mempertahankan kualitasnya.

B. Saran

Sebaiknya pembelajaran dan pelatihan menggunakan e-learning Sebagai alat untuk menyampaikan meteri supaya efektif dan efisien dari segi waktu dan tempat.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.scribd.com/doc/260662289/Makalah-e-Learning

Referensi

Dokumen terkait

Makalah ini menjelaskan pengertian, manfaat, hakikat filsafat, dan sumber-sumber

Makalah ini membahas tentang pengertian, sejarah perkembangan, kelebihan dan kekurangan prosesor

Makalah ini membahas tentang karakteristik kebudayaan

Makalah ini membahas pengertian dan syarat profesi

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Landasan Pendidikan dan sebagai bahan tambahan ilmu

Makalah ini membahas tentang etika seksual dan perkawinan, termasuk pengertiannya, tujuannya, serta pandangan sosial budaya dan perspektif etika terhadap hal

Makalah ini membahas pengertian dan bentuk-bentuk surat

Makalah ini membahas pengertian media komunikasi dalam