• Tidak ada hasil yang ditemukan

skripsi - Repository IAIN PAREPARE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "skripsi - Repository IAIN PAREPARE"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui efektivitas strategi pendampingan penyuluhan dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang.

Kegunaan Penelitian

TINJUAN PUSTAKA

Tinjauan Penelitian Relevan

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan ketua kelompok tani di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Hal senada diungkapkan Ketua Kelompok Tani Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Rais, Ketua Kelompok Tani Kalimaja, wawancara penulis di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, 10 Januari 2022.

Sehubungan dengan hasil wawancara yang dilakukan peneliti salah satu ketua kelompok tani Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Wawancara dengan Ketua Kelompok Tani Shang Yang Seri, Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Kegiatan Penyuluh Pertanian dan Kelompok Tani di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang.

Gambar 1. Kerangka Pikir
Gambar 1. Kerangka Pikir

Tinjaun Teori

Kerangka Konseptual

Pendampingan adalah kolaborator eksternal yang mengurus pelaksanaan proses pembelajaran masyarakat dalam rangka pemberdayaan, siapa yang datang membantu, berperan mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan setiap tahapan proses pemberdayaan.37. Tugas konsultan adalah memanfaatkan informasi dan pandangan terhadap permasalahan yang dihadapinya, informasi pengelolaan sumber daya alam yang berkaitan dengan kondisi lahan, untuk menghilangkan kendala-kendala yang dihadapi petani dalam rangka meningkatkan hasil produksi. Menurut undang-undang, kesejahteraan sosial adalah suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar mereka dapat hidup layak dan berkembang, sehingga dapat menjalankan fungsi sosialnya.38 Tingkat kesejahteraan Keberadaan seseorang dapat diketahui dengan melihat kecakapan hidupnya, semakin mampu seseorang memenuhi berbagai kebutuhan hidup maka dapat dikatakan semakin tinggi pula kesejahteraannya.

Kegiatan sistem kesejahteraan sosial untuk mencapai tujuan meliputi kegiatan yang diselenggarakan untuk sosialisasi anggota dengan norma-norma yang berlaku, peningkatan pengetahuan dan kemampuan menggunakan sumber daya dan peluang yang ada di masyarakat melalui pemberian informasi, motivasi dan bantuan. seperti penggunaan sistem rujukan, fasilitas pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Bantuan sosial. Fungsi kelompok tani sebagai kelompok belajar adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap, serta meningkatkan dan mengembangkan kemandirian dalam bertani sehingga produktivitas meningkat, pendapatan meningkat dan kehidupan menjadi lebih sejahtera. 39 Kelompok Tani merupakan suatu kesatuan produksi pertanian yang dijalankan keluar secara kolektif. Efektivitas merupakan unsur dasar dalam mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan dalam suatu organisasi, kegiatan atau program.

Dengan kata lain, penilaian efektivitas harus dikaitkan dengan masalah tujuan.40 Efektivitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengukuran sejauh mana efektivitas strategi pendampingan yang diterapkan guru ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan. petani di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang.

Kerangka pikir

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian

Luas sawah beririgasi pada masing-masing kecamatan/desa di Kecamatan Mattiro Bulu seperti terlihat pada Tabel 1. Terwujudnya BPP Mattiro Bulu sebagai lembaga penyuluh profesional dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan lingkungan hidup. produktivitas pertanian yang ramah.” Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BPP Mattiro Bulu mempunyai motto “Petani Sukses, Penyuluh Bahagia, Petani Sejahtera, Penyuluh Sukses”.

Luas areal persawahan dan lahan kering di Desa Marannu masing-masing seluas 459,04 ha. Menurut jenis pengairannya, luas sawah yang ditanami padi teknis 459,04 ha, semi teknis Ha, dan tadah hujan ha. Luas lahan sawah dengan jenis pengairan pada masing-masing kelompok tani di desa Marannu antara lain : Di wilayah kerja penyuluh pertanian desa Marannu terdapat beberapa jenis lembaga perekonomian yang dapat membantu petani mendapatkan kebutuhan dan pasarnya. produk mereka.

Gambar 2. Struktur Organisai
Gambar 2. Struktur Organisai

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data

Berdasarkan kriteria pengambilan sampel, data primer dalam penelitian ini diperoleh dari pihak-pihak yang berperan dalam mengatasi permasalahan kelompok tani sebagai narasumber atau informan dengan melakukan observasi dan wawancara. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari literatur-literatur yang berkaitan dengan masalah yang penulis teliti, baik dari kantor statistik maupun dari hasil-hasil penelitian seperti jurnal, artikel, dan disertasi. Data sekunder merupakan sumber data yang tidak disediakan secara langsung untuk pengumpulan data, melainkan melalui orang lain atau diperoleh dari dokumen.43.

Tabel 6. Infroman Penelitian
Tabel 6. Infroman Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik wawancara yang baik kepada Kepala Balai Penyuluhan Mattiro Bulu, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pengawas Desa Marannu dan Ketua Kelompok Tani Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. 57 Subuh Ali, Ketua Kelompok Tani Siammasean, Wawancara Penulis di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, 11 Januari 2022. Daris, Ketua Kelompok Tani Yang Seri, Wawancara Penulis di Desa Marrannu, Mattiro Bulu Kecamatan, Kabupaten Pinrang, 10 Januari 2022.

63 Amiruddin, Ketua Kelompok Tani Reso Pammase Desa Marannu, Wawancara Peneliti di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang, 8 Januari 2022. Peran penyuluh pertanian di lapangan hanya membantu koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian untuk menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh kelompok tani di wilayah tersebut. Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Tahir, Ketua Kelompok Tani Pallaong Rumae Desa Marannu, Wawancara dengan peneliti di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang, 10 Januari 2022.

67 Andi Sukirman, Ketua Kelompok Tani Sepakat Desa Marannu, wawancara dengan peneliti di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Ballong, Ketua Kelompok Tani Mattunru-Tunrue, Desa Marannu, wawancara dengan penulis di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, 10 Januari 2022. Muksin, Ketua Kelompok Tani Resopammase I, wawancara dengan penulis di Desa Marannu, Mattiro Kecamatan Bulu, Kabupaten Pinrang, 8 Januari 2022.

76 Subuh Ali, Ketua Kelompok Tani Siammasean, wawancara penulis di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, 11 Januari 2022. Desa Marannu memiliki sembilan kelompok tani yang dibina oleh 1 orang Penyuluh Pertanian Lapangan. Peran penyuluh pertanian dalam memberikan pendampingan masih belum optimal sehingga berdampak pada penyelesaian permasalahan yang dihadapi kelompok tani di Desa Marannu.

Beberapa pendampingan yang diberikan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu seperti membuat rencana definitif kebutuhan Kelompok Tani, memfasilitasi sarana dan prasarana Kelompok Tani.

Tabel 6. Rencana Kerja Tahunan Penyuluhan Pertanian tahun 2022
Tabel 6. Rencana Kerja Tahunan Penyuluhan Pertanian tahun 2022

Ujian Kebasahan Data

  • Kesejateraan Petani Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten
  • Efektivitas Strategi Pendampingan Penyuluh Dalam Meningkatkan

Pembahasan

Dalam program pendampingan kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu kelompok tani dalam mencari informasi dan menambah pengetahuannya tentang pertanian serta dapat memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Program aksi atau rencana kerja Penyuluhan Lahan Pertanian (PPL) Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Namun permasalahan yang dihadapi kelompok tani di sini adalah terkait hama tikus yang dapat menyebabkan kurangnya produksi pertanian.

Bentuk pendampingannya adalah dengan melakukan koordinasi melalui kelompok diskusi WhatsApp antara petugas pertanian di lapangan dan ketua kelompok tani. Petani merupakan penghasil pangan bagi masyarakat khususnya di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian Lapangan mempunyai beberapa persoalan dengan kelompok tani di desa Marannu yang belum dapat diselesaikan, yaitu pemberantasan serangan tikus karena tidak sejalan dengan keahlian Penyuluh Pertanian Lapangan. pengendalian hama dilakukan oleh kelompok tani sendiri.

Jadi harapan para petani adalah agar penyuluh bekerja sesuai bidang keahliannya sehingga dapat memecahkan permasalahan yang ada dalam kelompok tani. Maka dalam penyelesaian permasalahan pemberantasan serangan tikus ini merupakan inisiatif dari kelompok tani tanpa bantuan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Rencana kerja program penyuluhan telah terbentuk dari berbagai strategi. Dalam program pendampingan kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan berperan sangat penting dalam membantu kelompok tani mencari informasi dan menambah pengetahuannya tentang pertanian serta memecahkan permasalahan yang mereka hadapi.

Dapat disimpulkan bahwa ketiga pendekatan tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena ada beberapa faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga penyuluh, sehingga petugas pertanian lapangan di Desa Marannu Kecamatan Mattiro Bulu tidak semua permasalahan yang biasa terselesaikan, kurangnya pengetahuan yang dimiliki penyuluh, dan kurangnya partisipasi anggota kelompok tani, sehingga rencana tersebut tidak sesuai dengan harapan yang baik dari kelompok tani dan petugas pertanian lapangan di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Memberikan sosialisasi program pendampingan kepada petani agar lebih aktif, tepat sasaran dan seluruh kelompok tani dapat memperoleh manfaat dari pendampingan yang diberikan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia2.

PENUTUP

Strategi untuk membantu penyuluh pertanian adalah: (1) meningkatkan produksi pertanian dengan menggunakan subsidi pupuk, (2) meningkatkan rasa percaya diri kelompok tani dan memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk mengatasi disfungsi sarana penunjang produksi, (3) meningkatkan kemandirian petani. melalui kegiatan penyuluhan partisipatif. Besarnya pendapatan yang akan diperoleh dari kegiatan pertanian tergantung pada beberapa faktor yang mempengaruhi produksi di desa Marannu kecamatan Mattiro Bulu seperti penyediaan modal dan pengetahuan penggunaan teknologi. Tujuan dari program yang dilakukan PPL adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang.

Pendekatan sistem dapat dikatakan efektif jika suatu organisasi mampu mengambil data dan mengolahnya menjadi output sesuai keinginan. Pendekatan Constituency Strategic, pendampingan dapat dikatakan efektif jika suatu organisasi mampu memuaskan konstituen (pelanggan) yang dianggap prioritas oleh organisasi.

Saran

Angraini, Resti, dkk., 'Partisipasi Petani dan Kesuksesan Program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan', Jurnal JIIA, vol. Analisis Efektivitas Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus di Desa Bumi Jaya Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara" Skripsi Sarjana : Jurusan Ekonomi : Lampung,. I Astuti, ndri Widhi, “Peran Penyuluh Lahan Pertanian (PPL) Dalam Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Batu Timbau Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur”.

“Efektivitas Penyuluhan Pertanian Dalam Pengembangan Budidaya Lada Di Desa Sanglepongan Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang”. Tesis diploma: Pertanian: program studi agribisnis. Prasojo, Risky & Luluk Fauziyah, “Peran Pemerintahan Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Sedatige Kecamatan Sedati Kabupaten Siduarjo”, Jurnal Kanal, Vol. Efektivitas Pelaksanaan Program Pembangunan Perdesaan (Studi: Desa Bulude, Kecamatan Kabaaruan, Kabupaten Kepuluan Talaud, Sulawesi Utara', 2019.

“Efektivitas Penerapan Penyuluhan Pada Usaha Tani Kakao Dalam Meningkatkan Produksi Di Desa Ponggi Kecamatan Porehu Kabupaten Kolaka Utara.” Dampak Kebijakan Kartu Tani Terhadap Produksi dan Efisiensi Usaha Tani Padi di Kabupaten Jember', Jurnal PANGAN. Apakah penyuluh pertanian di lapangan mampu mendorong petani untuk memperbaiki dan menyelesaikan permasalahan petani dengan baik?

Gambar

Gambar 1. Kerangka Pikir
Gambar 2. Struktur Organisai
Gambar 2. Struktur Organisai        Kepala Balai Penyuluh Pertanain
Tabel 4. Status Kepemilikan Lahan Sawah Desa Marannu  No  Desa
+5

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan menggambar bebas untuk meningkatkan kreativitas anak di Tk Aisyiyah Salongge sangat bermanfaat bagi anak- anak dan guru karena dapat

360.000,- hektar per musim.9 Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitain yang akan diteiti yakni sama-sama meneliti mengenai pengelola tambak, sedangkan perbedaan penelitan

perbaikan terus-menerus akan memastikan perusahaan akan menemukan cara-cara baru dan melakukan sistem lebih baik, Seperti yang dikatakan oleh ibu Nur Rahmani bahwa” “ Agar target bisa

Tujuan yang akan dicapai pada penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengetahui latar belakang geneologis pemikiran Ibnu Khaldun tentang Produksi dan Distribusi, selanjutnya untuk

Mencukur bulu alis adalah mengikis bulu, alis, alasan mencukur alis karena alis yang tampak tebal tetapi tidak mencukur keseluruhan alis hanya pada bagian yang mengganggu hasil riasan,

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menghasilkan analis sebagai berikut: Menurut Ibu Masryanti, selaku guru agama SMP PGRI Uluway mengenai perspektif masyarakat muslim

ii SISTEM PENGUPAHAN PENGUSAHA JAMBU MENTE’ TERHADAP BURUH PAKKALAKATTI DI BUNGORO KAB.PANGKEP ANALISIS HUKUM EKONOMI ISLAM Oleh : AKRAMULLIZAN NIM : 16.2200.168 Skripsi

Mengelola keuangan merupakan kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari, dimana seseorang harus mengelola keuangan dengan baik agar dapat